• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kali citarum pkm1
 

Kali citarum pkm1

on

  • 612 views

 

Statistics

Views

Total Views
612
Views on SlideShare
612
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kali citarum pkm1 Kali citarum pkm1 Presentation Transcript

    • Selayang Pandang Kali Citarum
      Presented by Dwi Budi Sulistiyana
      ketua forum PKM kelompokhilir
    • Geografi & Geo-ekonomiKali Citarum
      Geografi Kali Citarum:
      Panjang:
      Lebarterkecil:
      Lebarterluas:
      Kecepatan air terendah/ tertinggi:
      Jumlahpendudukdisepanjang DAS Citarum:
      Potensiekonomi:
    • Komposisi Air
    • DaurHidrologi
      Air tidakdiamstatisdibumitetapibergerakterusmenerusdisebutdenganproses “daurhidrologi”
      Untukmengamatidaurhidrologi, cobabayangkanketikacahayamataharimenerpa air laut/danau, penguapan air terjadikarena air menyerapenergidarimatahari, uap air akanberkumpuldiangkasasampaiterjadikondensasi (membentukawan/ mendung) danselanjutnyaakanturunkebumilagidalambentukhujan air/es/salju
    • Definisi – definisiberkaitandenganpengelolaansumberdaya air
      DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) didefinisikansebagaisuatudaerah yang dibatasiolehtopografialami, dimanasemua air hujan yang jatuhdidalamnyaakanmengalirmelaluisuatusungaidankeluarmelaluisuatu outlet padasungaitsb, ataumerupakansatuanhidrologi yang menggambarkandanmenggunakansatuanfisik-biologidansatuankegiatansosialekonomiuntukperencanaandanpengelolaansumberdayaalam.
      PENDEKATAN DAS menggunakanpengelolaan DAS untukperencanaandanpelaksanaankegiatan-kegiatanpembangunansumberdayaalam. Yang ditanamkandalampendekataniniadalahpengakuanadanyahubunganeratantaralahandan air danantaradaerahhuludanhilir, sertapelaksanaanpraktek yang tepat, sesuaidengansasaran.
      PENGERTIAN PENGELOLAAN DAS yaitumerupakansuatukegiatanmenggunakansemuasumberdayaalam/biofisik yang ada, sosial-ekonomisecararasionaluntukmenghasilkanproduksi yang optimum dalamwaktu yang tidakterbatas (sustainable), menekanbahayakerusakanseminimalmungkindenganhasilakhirkuantitasdankualitas air yang memenuhipersyaratan (N. Sinukaban, 2000).
      TUJUAN PENGELOLAAN DAS adalah Sustainable Watershed Development denganmemanfaatkansumberdayaalamdidalam DAS secaraberkelanjutandantidakmembahayakanlingkungandisekitarnya.
      PRAKTEK PENGELOLAAN DAS adalahsuatukegiatanperubahan / upayapengelolaandalampenggunaanlahan, seperti : penutuptanamandankegiatannonstrukturlainnyasertakegiatanstruktur yang dilakukandidalam DAS untukmencapaisuatutujuan.
      KONSEP DASAR PENGELOLAAN DAS adalahbahwakeberhasilanpengelolaanakanterwujudbilaseluruhpengambilkebijakanseperti : pemerintah, badanpemerintahannegaradaninternasional, lembagakeuangandanmasyarakatsendiriikutberperanansecaraaktipmengelola DAS untukmemperbaikikesejahteraandansosialekonominegaradanmanusia. Setiapkegiatanpengelolaandilakukanberdasarkanpendekatansecarakomprehensifolehsemuapihakterkaitdenganmenggalisemuakemampuanpotensialnyaseperti : pendistribusianmakanan yang merata, luaslahan, produksikayudanbahanbakar, sistemhidrologi, penyediaan air irigasi, mengurangikemungkinanbanjir, kekeringandanbahayaalamlainnyasepertierosi, penggaramandanpenggurunan. Jugakebutuhanakaninfrastruktur (saranadanprasarana), pemasarandanprosesperbaikankondisimasyarakatdanlingkungansosial-ekonomiseperti : fasilitaskridit, koperasi, pelayanankesehatandanpendidikan yang terjangkau.
      CIRI-CIRI PENGELOLAAN YANG BAIK yaitumenghasilkanproduktifitas yang tinggidenganmeningkatnya : pendapatan; jumlahdandistribusikualitasdankuantitas yang baik; mempunyaisifatlenturdanazazpemerataan.
      INDIKATOR PENGELOLAAN DAS YANG BAIK adalahproduksi yang berkelanjutan; kerusakanlahandan air minimum; distribusihasil air yang berkualitasdanberkuantitasbaik; teknologi yang dipakaidapatditerima; danmensejahterakanseluruhmasyarakat yang terkait. Untukmenghasilkantujuantsbdiperlukanteknologipengelolaan DAS untukmengurangibahayabanjirdanerosidimusinhujandanmenaikan debit air sungaipadawaktumusimkering. Model-model simulasihidrologidigunakanuntukmendapatkanperubahantsbberdasarkanteknologikonservasitanahberupa : caraagronomi; vegetatip; mekanis; danmanajemen. Keberhasilanpengelolaan DAS bukanhanyasematadaritujuan, namun yang pentingadalahbagaimanacaramencapaitujuantsb. Untukitudiperlukansuatu “usaha/strategipengelolaan DAS secaraberkelanjutan”.
      PRINSIP UMUM PENGELOLAAN DAS diidentifikasikanoleh Black (1970), yaitu :
      Ekologialami DAS merupakansuatusistimdankeseimbangan yang dinamis,
      Mempunyaifaktor-faktor yang mempengaruhi run-off,
      Distribusi air tidakmeratadalamsiklushidrologi, sehubungandenganpraktekpengelolaan DAS.
    • Permasalahan-permasalahan kali citarum
      Berdasarkandiskusikelompokhilirtanggal 21 Oktober 2010 disavoyhoman hotel bandungdisimpulkanbeberapamasalahdi
      wilayahhilircitarumsebagaiberikut :
      • Pendangkalanwadukcipancuhindramayu, perluadanyanormalisasi
      • Jebolnyatangguldisepanjangbantaran kali citarum, 14 kali tangguljeboldimuaragembonghinggalebihdari 2 minggubanjirdanbanjirmelebihidaricibaduyut
      • Segeraperlunyarehabilitasitangguldisepanjang kali citarum
      • Perlunyapemetaan masalah2 secara integral/ menyeluruhdalampenyusunanrancanganpolapengelolaansumberdaya air wilayahsungai yang melibatkanlintassektoral agar dalamPengelolaanmampumendukungproduktifitas optimum bagikepentingankehidupan (indikatorekonomi), memberikanmanfaatmeratabagikepentingankehidupan (sosial), danmempertahankankondisilingkunganuntuktidakterdegradasi (indikatorlingkungan), Pengelolaandenganmenggunakanteknologi yang mampudilaksanakanolehkondisipenghidupansetempat, sehinggamenstimulirtumbuhnyasisteminstitusi yang mendukung (indikatorteknologi) sehinggamenjauhkankesan PKM inidiadakanhanyakarena target sebuahproyek
      • Membuatzonasisasidenganmelihatkeunggulankomparatifwilayahsetempat, sehinggamemberikanmanfaatbagiwilayahtsbt, contohIndramayumungkinzonaperikanan, Purwakarta & Bekasizonawisatadll
      • Kontaminasi/cemaran air sungaiolehkarenacemaran industri2 darihulu, tengahsampaihilir, dmpakini paling dirasakandikawasanhilir
      • Pembuatanteknologikomunikasitanggapdaruratdarihulusampaihiliruntukdeteksidiniakanadanyabencana
      • Perlunyapetugaspada titik2 tertentusebagaisaranainformasi & komunikasi permasalahan2 yang berhubngandengan kali citarum
      • Belumadanyaaruskomunikasi yang baikdalamkoordinasipengelolaan SDA kali citarumantarapemerntahpusat, provinsidandaerah
      • Adanya debit air yang fluktuatifnyasangattajammengakibatkanerosi
      • Belumtermanfaatkanya stakeholder yang dikarenakantidakadanya program yang integral agar stakeholder berperanaktifsehinggamempunyaidampakproduktifbagikehidupansosialekonomidanlingkungan
    • Akibat2 daripermasalahan kali citarum
      Bencanabanjir
      Kemiskinan yang struktural
      Lingkungan yang terkontaminasiolehlimbahindustri
    • STRATEGI DAN TINJAUAN KOMPONEN GEOFISIK DI DALAM PENGELOLAAN  DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM
    • Kesimpulandan saran