Oleh :
dr. Aditya Prabawa
Program Internsip Dokter Indonesia
RSUD Bengkulu Tengah – Puskesmas Pekik
Nyaring
Bengkulu 2013
√ LAPORAN KASUS
√ FORMAT PORTOFOLIO
√ TINJAUAN PUSTAKA
IDENTITAS
Nama : Ny.N
Jenis Kelamin: Wanita
Umur : 39 tahun
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Ibu RumahTangga
Agama : Islam
Ala...
ANAMNESIS
 Autoanamnesis, 25 Juni 2013 pukul
08.30 WIB
 Keluhan Utama
◦ Menstruasi dalam jumlah banyak sejak 5 hari
SMRS...
Februari
Maret
Durasi haid 9 hari ,
jumlah 6-8 pembalut
Flek 2 hari
April
Mei
Juni
IGD RSUD Benteng
- Haid dengan jumlah ...
Riwayat menstruasi
Menarche umur 14 thn,
lama 4 hari,
siklus tidak teratur ( 24-30 )
4x ganti pembalut
Dysmenorrea (+)
Riw...
√ Riwayat pernikahan : 1 kali, 1999
√ Riwayat kehamilan dan persalinan
Pasien belum pernah hamil ( Nulipara )
 Riwayat kontrasepsi
 Tidak pernah
menggunakan
kontrasepsi jenis apapun
 Riwayat pengobatan
 Pil KB (-)
 Pengencer da...
PEMERIKSAAN FISIK (1)
Status Generalis
Keadaan umum :Tampak sakit sedang
Kesadaran :Compos mentis (15 )
Tanda Vital :
TD :...
STATUSGINEKOLOGI
Abdomen
 Inspeksi : datar
 Palpasi : supel, nyeri tekan regio hipogastrika dan iliaka kanan,
hepar dan ...
Laboratorium ( 25 Juni 2013 pkl.09.00 )
 Hb : 10,3 gr/dL
 Ht : 33 %
 Leukosit : 5500/mm3
 Trom : 343.000/ mm3
 GDS : ...
♀ 39 tahun
> Haid jumlah banyak
sejak 5 hari
Perdarahan pervaginam,
warna: merah hitam,
jumlah: 6-8
pembalut
Sakit kep...
 Status generalis
 KU/Kes :TSS/CM
 TD: 120/80 mmHg
 N: 88 x/menit
 RR : 20x/m
 S: 36,70C
 Mata: conjungtiva
anemis ...
 1. Suspek Perdarahan Uterus Disfungsional
 2. Infertilitas primer
Diagnosis
Banding
Hiperplasia
Endometrium
Karsinoma
endometrium
Mioma uteri
submukosum
Adenomiosis
Endometriosis
Displasia...
 IVFD Ringer Lactat 30 tetes/menit
 Injeksi Asam traneksamat 1 gram / 8 jam i.v.
 Asam mefenamat 3 x 500 mg per oral
 ...
 Diet Tinggi kalori tinggi protein 1500 Kkalori/hari
 Bedrest total
 Konsultasi ke dokter spesialis Obstetri Ginekologi...
 Penatalaksanaan infertilitas pada prinsipnya
menunggu kondisi pasien stabil ( rawat jalan )
kemudian mencari penyebab ba...
 Saran pemeriksaan yang dilakukan :
 Istri :
 1. Hormon reproduksi ( FSH, LH, Estrogen pada hari ke
3 s/d 7 dan Progest...
PROGNOSIS
 Ad vitam : bonam
 Ad functionam: dubia ad bonam
 Ad sanationam: dubia ad bonam
FOLLOW UP ( 26/06/2013 PKL. 08.30 )
 S : Darah haid berkurang, 5 pembalut,
 nyeri perut berkurang
 O: KU / Kes : baik /...
FOLLOW UP ( 27/06/2013 PKL. 08.15 )
 S : perdarahan berkurang (2-3 pembalut)
 O: KU / Kes : baik / CM
 TD : 110/70
 N ...
FOLLOW UP ( 28/06/2013 PKL. 08.15 )
 S : perdarahan berkurang (1-2 pembalut)
 O: KU / Kes : baik / CM
 TD : 110/80
 N ...
√ LAPORAN KASUS
√ FORMAT PORTOFOLIO
√ TINJAUAN PUSTAKA
FORMAT PORTOFOLIO
 SUBJEKTIF
 OBJEKTIF
 DIAGNOSIS
 PENGOBATAN
SUBJEKTIF
Haid jumlah banyak (5 hari)
Siklus tidak teratur ( 4 bulan )
Belum hamil ( 14 tahun )
Nyeri perut kanan bawah
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Hb :
10.3
gr/dL
GDS : 180
mg/dL
HCG : (-)
USG 2D
normal
DIAGNOSIS
 Suspek perdarahan uterus disfungsional
 Infertilitas
PENGOBATAN
IVFD Ringer Laktat
InjAsam traneksamat
Asam Mefenamat
Progestin
Farmabion
Klomifen sitrate
Diet Tinggi kalori tinggi protein 1500 Kkalori/hari
Bedrest total
Konsultasi ke dokter spesialis Obstetri Ginekologi
Saran...
Analisis penyebab dari faktor suami dan istri
Pengaturan waktu senggama
Induksi ovulasi
Tehnik reproduksi berbantu
√ LAPORAN KASUS
√ FORMAT PORTOFOLIO
√ TINJAUAN PUSTAKA
 Perdarahan uterus abnormal yang terjadi tanpa
kelainan pada saluran reproduksi, penyakit medis
tertentu atau kehamilan.
...
 Hysteroscopy D & C
 IVF
 1. Hendarto H. Gangguan Haid/ Perdarahan Uterus Abnormal. Dalam : Baziad A. Ilmu
Kandungan edisi ketiga. P.T.Bina Pustak...
 12. Schrager S. Abnormal uterine bleeding associated with hormonal
contraception. J Am Fam Physician 2002 ; 65 : 2073 – ...
TERIMA KASIH
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Portofolio perdarahan uterus disfungsional
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Portofolio perdarahan uterus disfungsional

1,487 views
1,303 views

Published on

laporan kasus, analisis kasus dan tinjauan pustaka

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,487
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
43
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Portofolio perdarahan uterus disfungsional

  1. 1. Oleh : dr. Aditya Prabawa Program Internsip Dokter Indonesia RSUD Bengkulu Tengah – Puskesmas Pekik Nyaring Bengkulu 2013
  2. 2. √ LAPORAN KASUS √ FORMAT PORTOFOLIO √ TINJAUAN PUSTAKA
  3. 3. IDENTITAS Nama : Ny.N Jenis Kelamin: Wanita Umur : 39 tahun Pendidikan : SMP Pekerjaan : Ibu RumahTangga Agama : Islam Alamat : Sukarami Tgl. Masuk RS: 25 Juni 2013 pukul 08.30WIB
  4. 4. ANAMNESIS  Autoanamnesis, 25 Juni 2013 pukul 08.30 WIB  Keluhan Utama ◦ Menstruasi dalam jumlah banyak sejak 5 hari SMRS  Keluhan tambahan ◦ Sakit kepala, lemas
  5. 5. Februari Maret Durasi haid 9 hari , jumlah 6-8 pembalut Flek 2 hari April Mei Juni IGD RSUD Benteng - Haid dengan jumlah darah 6-8 pembalut sehari sejak 5 hari - Sakit kepala - Pucat RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG Durasi haid 8 hari, jumlah 8 pembalut Haid (-)
  6. 6. Riwayat menstruasi Menarche umur 14 thn, lama 4 hari, siklus tidak teratur ( 24-30 ) 4x ganti pembalut Dysmenorrea (+) Riwayat penyakit dahulu  Flek paru (-)  Darah tinggi (-)  Kencing manis (-)  Alergi (-)  Keputihan (-)  Penyakit organ kandungan (-) Riwayat penyakit keluarga  Kakek Menderita darah tinggi (+)  Tidak ada anggota keluarga yang mengalami keluhan serupa
  7. 7. √ Riwayat pernikahan : 1 kali, 1999 √ Riwayat kehamilan dan persalinan Pasien belum pernah hamil ( Nulipara )
  8. 8.  Riwayat kontrasepsi  Tidak pernah menggunakan kontrasepsi jenis apapun  Riwayat pengobatan  Pil KB (-)  Pengencer darah ( - )  OAT ( - )  Riwayat kebiasaan  Alkohol (-),  rokok (-),
  9. 9. PEMERIKSAAN FISIK (1) Status Generalis Keadaan umum :Tampak sakit sedang Kesadaran :Compos mentis (15 ) Tanda Vital : TD : 120/80 mmHg, lengan kanan, berbaring N : 88 x/menit, reguler, volume adekuat, equal kanan dan kiri RR : 20x/m, reguler S : 36.7 0C ( aksiler ) BB : 55 kg TB : 160 cm 25/06/2013 pk.08.45
  10. 10. STATUSGINEKOLOGI Abdomen  Inspeksi : datar  Palpasi : supel, nyeri tekan regio hipogastrika dan iliaka kanan, hepar dan lien dalam batas normal  Perkusi : nyeri ketok (-)  Auskultasi : bising usus (+) normal Genitalia:  Inspeksi :Vulva vagina tenang, rambut mons pubis normal, hiperemis (-)  Inspekulo : Rugae vagina (+), hiperemis (-), polip (-), flour albus (-) Portio bulat, licin, hiperemis (-), polip(-), darah (-), OUE tertutup  VT : Pembukaan (-), nyeri goyang portio (-), massa adneksa (-), nyeri tekan (-), parametrium lemas.
  11. 11. Laboratorium ( 25 Juni 2013 pkl.09.00 )  Hb : 10,3 gr/dL  Ht : 33 %  Leukosit : 5500/mm3  Trom : 343.000/ mm3  GDS : 180 mg/dL  Urinalisis : makroskopis dan mikroskopis dalam batas normal  Tes kehamilan : β-HCG (-)
  12. 12. ♀ 39 tahun > Haid jumlah banyak sejak 5 hari Perdarahan pervaginam, warna: merah hitam, jumlah: 6-8 pembalut Sakit kepala, lemas, nyeri perut 25 Juni 2013 08.30 Februari : Menometrorrhagia Maret : Menometrorrhagia April : perdarahan bercak Mei : Amenorrhea  Mengeluh perdarahan banyak dari kemaluan RSUD Kakek Hipertensi Menarche 14 tahun, siklus tidak teratur Infertilitas 14 tahun Kontrasepsi (-) Riwayat leukorrhea (-) Hipertensi (-) DM (-) Penyakit ginekologi (-) Pengobatan (-)
  13. 13.  Status generalis  KU/Kes :TSS/CM  TD: 120/80 mmHg  N: 88 x/menit  RR : 20x/m  S: 36,70C  Mata: conjungtiva anemis +/+  Status Ginekologi  Abdomen : nyeri tekan regio hipogastrika dan illiaka dekstra  Genitalia eksterna : Dalam batas normal  LAB Hb : 10, 3 gr/dL
  14. 14.  1. Suspek Perdarahan Uterus Disfungsional  2. Infertilitas primer
  15. 15. Diagnosis Banding Hiperplasia Endometrium Karsinoma endometrium Mioma uteri submukosum Adenomiosis Endometriosis Displasia serviks Servisitis Polip serviks Karsinoma serviks Trombositopenia Defisiensi faktor pembekuan
  16. 16.  IVFD Ringer Lactat 30 tetes/menit  Injeksi Asam traneksamat 1 gram / 8 jam i.v.  Asam mefenamat 3 x 500 mg per oral  Norethisterone acetat 1 x 5 mg peroral ( selama 14 hari kemudian stop 14 hari, ulangi selama 3 bulan)  Farmabion 1 x 1 tablet peroral  Klomifene sitrate 1 x 50 mg ( dimulai dari hari ke-5 siklus haid selama 5 hari )
  17. 17.  Diet Tinggi kalori tinggi protein 1500 Kkalori/hari  Bedrest total  Konsultasi ke dokter spesialis Obstetri Ginekologi  Saran pemeriksaan lebih lanjut meliputi :  Ultrasonografi 3D TA/TV,  Hemostasis ( BT, CT, PT, aPTT, fibrinogen, d-dimer),  Pap smear, IVA,  fungsi tiroid ( TSH, T3, T4),  fungsi hati ( SGOT,SGPT ),  fungsi ginjal ( ureum, kreatinin ),  prolaktin,  DHEAs.
  18. 18.  Penatalaksanaan infertilitas pada prinsipnya menunggu kondisi pasien stabil ( rawat jalan ) kemudian mencari penyebab baik dari faktor istri maupun suami.
  19. 19.  Saran pemeriksaan yang dilakukan :  Istri :  1. Hormon reproduksi ( FSH, LH, Estrogen pada hari ke 3 s/d 7 dan Progesteron, Prolactin pada hari ke-22)  2. Hidrotubasi, histerosalpingografi.  Suami :  Analisis sperma lengkap ( jumlah sperma/mL, bentuk, gerakan, persentase sperma hidup serta pencairan air mani )  Jika tidak ditemukan kelainan dan dengan pengobatan induksi ovulasi tidak berhasil, maka pasangan disarankan untuk teknik reproduksi berbantu ( TRB )
  20. 20. PROGNOSIS  Ad vitam : bonam  Ad functionam: dubia ad bonam  Ad sanationam: dubia ad bonam
  21. 21. FOLLOW UP ( 26/06/2013 PKL. 08.30 )  S : Darah haid berkurang, 5 pembalut,  nyeri perut berkurang  O: KU / Kes : baik / CM  TD : 110/70  N :84x/m  RR : 20x/m  S : 36o C  Status generalis  Mata : conjungtiva anemis +/+  Thorax:  Cor: S1-S2 reguler Gallop (-) Murmur (-)  Pulmo: SN vesikuler Ronchi -/- Wheezing -/-  Abdomen : nyeri tekan (+)  Status ginekologi  Darah pada pembalut (+) A : - Anemia e.c. susp. Perdarahan uterus disfungsional - Infertilitas primer P : Observasi Tanda vital IVFD RL 20 tpm Injeksi Asam Traneksamat 1 gram / 8 jam i.v. Asam mefenamat 3 x 500 mg per oral Norethisterone acetat 1 x 5 mg( hari ke -2) Farmabion 1 x 1 tablet per oral Klomifene sitrate 1 x 50 mg Bed rest Diet TKTP
  22. 22. FOLLOW UP ( 27/06/2013 PKL. 08.15 )  S : perdarahan berkurang (2-3 pembalut)  O: KU / Kes : baik / CM  TD : 110/70  N :76x/m  RR : 20x/m  S : 36o C  Status generalis  Mata : conjungtiva anemis +/+ ( slight anemis )  Thorax:  Cor: S1-S2 reguler Gallop (-) Murmur(-)  Pulmo: SN vesikuler Ronchi -/- Wheezing -/-  Abdomen : nyeri tekan (+)  Status ginekologi  Darah pada pembalut (+)  Konsul dr. Deddy Fitri, Sp.OG ( 10.30 ) : dilakukan Ultrasonografi 2-D Hasil USG : Uterus antefleksi, ukuran 6,6 cm, bentuk normal, tebal dinding endometrium 8 mm, kedua ovarium normal, cairan bebas minimal. A : - Anemia e.c. susp. Perdarahan uterus disfungsional - Infertilitas primer P : Observasi Tanda vital IVFD RL 20 tpm Injeksi Asam Traneksamat 1 gram / 8 jam i.v. Asam mefenamat 3 x 500 mg per oral Norethisterone acetat 1 x 5 mg( hari ke -2) Farmabion 1 x 1 tablet per oral Klomifene sitrate 1 x 50 mg Bed rest Diet TKTP
  23. 23. FOLLOW UP ( 28/06/2013 PKL. 08.15 )  S : perdarahan berkurang (1-2 pembalut)  O: KU / Kes : baik / CM  TD : 110/80  N :80x/m  RR : 20x/m  S : 36o C  Status generalis  Mata : conjungtiva anemis +/+ ( slight anemis )  Thorax:  Cor: S1-S2 reguler Gallop (-) Murmur(-)  Pulmo: SN vesikuler Ronchi -/- Wheezing -/-  Abdomen : nyeri tekan (+)  Status ginekologi  Darah pada pembalut (+)  Hb : 11 gr/dL A : - Anemia e.c. susp. Perdarahan uterus disfungsional perbaikan klinis - Infertilitas primer P : Observasi Tanda vital IVFD RL 20 tpm Asam Traneksamat 3 x 500 mg per oral Asam mefenamat 3 x 500 mg per oral Norethisterone acetat 1 x 5 mg( hari ke -2) Farmabion 1 x 1 tablet per oral Klomifene sitrate 1 x 50 mg Bed rest Diet TKTP Pasien rencana rawat jalan
  24. 24. √ LAPORAN KASUS √ FORMAT PORTOFOLIO √ TINJAUAN PUSTAKA
  25. 25. FORMAT PORTOFOLIO  SUBJEKTIF  OBJEKTIF  DIAGNOSIS  PENGOBATAN
  26. 26. SUBJEKTIF Haid jumlah banyak (5 hari) Siklus tidak teratur ( 4 bulan ) Belum hamil ( 14 tahun ) Nyeri perut kanan bawah
  27. 27. PEMERIKSAAN PENUNJANG Hb : 10.3 gr/dL GDS : 180 mg/dL HCG : (-) USG 2D normal
  28. 28. DIAGNOSIS  Suspek perdarahan uterus disfungsional  Infertilitas
  29. 29. PENGOBATAN IVFD Ringer Laktat InjAsam traneksamat Asam Mefenamat Progestin Farmabion Klomifen sitrate
  30. 30. Diet Tinggi kalori tinggi protein 1500 Kkalori/hari Bedrest total Konsultasi ke dokter spesialis Obstetri Ginekologi Saran pemeriksaan lebih lanjut meliputi : • Ultrasonografi 3D TA/TV, • Hemostasis ( BT, CT, PT, aPTT, fibrinogen, d-dimer), • Pap smear, IVA, • fungsi tiroid ( TSH, T3, T4), • fungsi hati ( SGOT,SGPT ), • fungsi ginjal ( ureum, kreatinin ), • prolaktin, • DHEAs.
  31. 31. Analisis penyebab dari faktor suami dan istri Pengaturan waktu senggama Induksi ovulasi Tehnik reproduksi berbantu
  32. 32. √ LAPORAN KASUS √ FORMAT PORTOFOLIO √ TINJAUAN PUSTAKA
  33. 33.  Perdarahan uterus abnormal yang terjadi tanpa kelainan pada saluran reproduksi, penyakit medis tertentu atau kehamilan.  Diagnosis perdarahan uterus disfungsional (PUD) ditegakkan per ekslusionam.
  34. 34.  Hysteroscopy D & C  IVF
  35. 35.  1. Hendarto H. Gangguan Haid/ Perdarahan Uterus Abnormal. Dalam : Baziad A. Ilmu Kandungan edisi ketiga. P.T.Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta.2011. Hal 162-185.  2. Wiknjosastro, Hanifa. Fisiologi Haid. Ilmu Kebidanan edisi ketiga. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Jakarta.1999.hal 45-51.  3. Gill G. Dysfunctional Uterine bleeding. available at www.emedicine.com. Accessed at May 8, 2013.  4. Badziad, A. Perdarahan uterus disfungsional. Endokrinologi Ginekologi edisi kedua. Media Aesculapius FKUI. Jakarta 2003.  5. Huanv I, Gibson N. Endocrine Disorders. In : Berek, J. Berek and Novak’s Gynecology 14th Ed. Williams and Wilkins. California. 2004. P.1070-79.  6. The Royal College of Obstetricians and Gynecologist. The management of heavy menstrual bleeding ; 2007.  7. The Royal College of Obstetricians and Gynecologist. The initial management of menorrhagia ; 1999.  8. Behera M, Elia G, Price, T, Queenan J. Dysfunctional uterine bleeding. eMedicine. June 2006.  9. Vilos G, Lefebvre G, Allaire C, Fortier M, Gilliland B, Jeffrey J, Murdock W, Fredericton. Guidelines for the management of abnormal uterine bleeding. J Soc Obstet Gynecol Can, 2001 ; 106 : 1 – 6.  10. Munro M. Dysfunctional uterine bleeding. Curr Op in Obstet Gynecol 2001 ; 13 : 475 – 89.  11. Ely J, Kennedy C, Clark E, Browdler C. Abnormal uterine bleeding: a management algorithm. J Am Board Fam Med 2006 ; 19 : 590 – 602.
  36. 36.  12. Schrager S. Abnormal uterine bleeding associated with hormonal contraception. J Am Fam Physician 2002 ; 65 : 2073 – 80.  13. Albers J, Hull S, Wesley R. Abnormal uterine bleeding. J Am Fam Physician 2004 ; 69 : 1915 – 26.  14. The Royal College of Obstetricians and Gynecologist. The management of menorrhagia in secondary care ; 1999.  15. Walden M. Primary care management of dysfunctional uterine bleeding. JAAPA 2006 ; 19 : 32 – 39.  16. Slap G. Menstrual disorders in adolescence. Best Pract Res 2003 ; 17 : 75 – 92.  17. Irvine G. Medical management of dysfunctional uterine bleeding. Best Pract Res 1999 ; 13 : 189 – 202.  18. Strickland J, Wall J. Abnormal uterine bleeding in adolescents. Obstet Gynecol Clin N Am 2003 ; 30
  37. 37. TERIMA KASIH

×