Kinerja dan Daya SaingKehutanan IndonesiaAcara Serial Diskusi Nusantara ke-42FORCI Development<br />Dudung Darusman<br />3...
Kasus: Gondorukem, 2008Disertasi Fachrodji (2010)<br />
Kinerja industri gondorukem:<br />Biaya bahan mentah Indonesia jauh lebih rendah, anugrah kondisi lahan dan iklim yang leb...
Kasus: Sutera Alam, 2009.Disertasi Sadapotto (2010)<br />
Kinerja industri sutera alam:<br />Biaya variabel Indonesia jauh lebih rendah, anugrah alam yang baik memberi kemudahan, t...
Tahapan kedewasaan/matangan usaha pemanfaatan SDA<br />
Pelajaran:<br />Indonesia:<br />Proses prod alami (alam anugerah Tuhan) relatif baik/unggul.....keunggulan komparatif !<br...
Bagaimana peran rimbawan..?<br />Kehutanan dan Indonesia ....adalah kita-kita ini ! .... bukan orang lain ! <br />Kita ini...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kinerja dan daya saing indonesia

1,709 views

Published on

Bahan SDN FORCI Dev

Published in: Education, News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,709
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
268
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kinerja dan daya saing indonesia

  1. 1. Kinerja dan Daya SaingKehutanan IndonesiaAcara Serial Diskusi Nusantara ke-42FORCI Development<br />Dudung Darusman<br />30April2011<br />
  2. 2. Kasus: Gondorukem, 2008Disertasi Fachrodji (2010)<br />
  3. 3. Kinerja industri gondorukem:<br />Biaya bahan mentah Indonesia jauh lebih rendah, anugrah kondisi lahan dan iklim yang lebih baik<br />Biaya produksi Indonesia jauh lebih tinggi, terutama dalam biaya pengolahan, terlebih dalam biaya overhead.<br />Biaya dari upaya pemasaran Indonesia lebih rendah.<br />Overall kinerja: harga yang diterima Indonesia lebih rendah, market share rendah tidak sepadan dengan produksinya. <br />
  4. 4. Kasus: Sutera Alam, 2009.Disertasi Sadapotto (2010)<br />
  5. 5. Kinerja industri sutera alam:<br />Biaya variabel Indonesia jauh lebih rendah, anugrah alam yang baik memberi kemudahan, tapi juga tingkat intensifikasi yang rendah.<br />Porsi curahan biaya variabel Indonesia lebih dan terlalu rendah. Sementara porsi curahan biaya tetap lebih dan terlalu tinggi, yang terutama karena biaya penyusutan alat dan fasilitas yang sangat tinggi<br />Overall kinerja Indonesia: produktivitas fisik dan pendapatan yang lebih rendah. <br />
  6. 6. Tahapan kedewasaan/matangan usaha pemanfaatan SDA<br />
  7. 7. Pelajaran:<br />Indonesia:<br />Proses prod alami (alam anugerah Tuhan) relatif baik/unggul.....keunggulan komparatif !<br />Proses produksi buatan manusia relatif buruk/rendah. SDM pengelola berkualitas dan berproduktivitas rendah...ke(tidak)unggulan kompetitif !<br />Manajemen dan teknologi kalah efisisen, ketinggalan<br />Governance: boros, mewah, berlebihan<br />Merasa sudah melaksanakan manajemen yang makin efisien? Tapi menurut ukuran kompetitor: kita ini sudah termasuk boros, mewah dan berlebihan!<br />Indonesia mungkin dari hari ke hari semakin baik, tapi tidak cukup baik untuk “survived”, apalagi untuk menjadi unggul.<br />
  8. 8. Bagaimana peran rimbawan..?<br />Kehutanan dan Indonesia ....adalah kita-kita ini ! .... bukan orang lain ! <br />Kita ini terlibat dalam dan bertanggungjawab thd kinerja pengelolaan kehutanan ! Akankah kehutanan bangkit lagi ? ... tergantung pada diri-diri kita!<br />Dalam mengemban amanat dari para pendahulu: sudahkah kita para pengelola berkapasitas dan berkualitas (produktivitas) tinggi?<br />Dengan kata lain, sudahkah kita masing-masing berkontribusi dalam menekan “biaya tinggi” di kehutanan Indonesia ? <br />

×