• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Perpres ri no.76 thn.2012 ttg pelaksanaan paten oleh pemerintah terhadap obat
 

Perpres ri no.76 thn.2012 ttg pelaksanaan paten oleh pemerintah terhadap obat

on

  • 930 views

Peraturan Presiden RI No.76 Thn.2012 ttg PELAKSANAAN PATEN OLEH PEMERINTAH TERHADAP OBAT

Peraturan Presiden RI No.76 Thn.2012 ttg PELAKSANAAN PATEN OLEH PEMERINTAH TERHADAP OBAT

Statistics

Views

Total Views
930
Views on SlideShare
930
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
10
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Perpres ri no.76 thn.2012 ttg pelaksanaan paten oleh pemerintah terhadap obat Perpres ri no.76 thn.2012 ttg pelaksanaan paten oleh pemerintah terhadap obat Document Transcript

    • PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANOMOR 76 TAHUN 2012TENTANGPELAKSANAAN PATEN OLEH PEMERINTAH TERHADAP OBATANTIVIRAL DAN ANTIRETROVIRALDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHASA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa sehubungan dengan kebutuhan yang sangatmendesak dalam upaya penanggulangan penyakitHuman Immunodeficiency Virus-Acquired ImmunoDeficiency Syndrome (HIV/AIDS) dan Hepatitis B diIndonesia perlu melanjutkan dan memperluas kebijakanakses memberikan akses terhadap obat Antiviral danAntiretroviral yang saat ini masih dilindungi Paten;b. bahwa Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 2004tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah TerhadapObat-obat Anti Retroviral sebagaimana telah diubahdengan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2007tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 83Tahun 2004 Pelaksanaan Paten oleh PemerintahTerhadap Obat-obat Anti Retroviral sudah tidak memadailagi sebagai dasar hukum untuk melaksanakankebijakan sebagaimana dimaksud pada huruf a;c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkanPeraturan Presiden tentang Pelaksanaan Paten olehPemerintah Terhadap Antiviral dan Antiretoviral;Mengingat: …
    • - 2 -Mengingat : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945 ;2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001Nomor 109, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4130);3. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentangKesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 5063);4. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2004 tentangTata Cara Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 106,Tambahan Lembaran Negara Nomor 4423);MEMUTUSKAN :Menetapkan : PERATURAN PRESIDEN TENTANG PELAKSANAAN PATENOLEH PEMERINTAH TERHADAP OBAT ANTIVIRAL DANANTIRETROVIRAL.Pasal 1Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah terhadap obat Antiviraldan Antiretroviral dimaksudkan untuk memenuhiketersediaan dan kebutuhan yang sangat mendesak obatAntiviral dan Antiretroviral untuk pengobatan penyakitHuman Immunodeficiency Virus-Acquired Immuno DeficiencySyndrome (HIV/AIDS) dan Hepatitis B.Pasal 2 …
    • - 3 -Pasal 2Nama Zat Aktif, nama Pemegang Paten, nomor Paten danjangka waktu pelaksanaan Paten obat Antiviral dan Anti-retroviral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, tercantumdalam Lampiran Peraturan Presiden ini.Pasal 3Menteri Kesehatan menunjuk Industri Farmasi sebagaipelaksana Paten untuk dan atas nama Pemerintahmelaksanakan Paten obat Antiviral dan Antiretroviralsebagaimana dimaksud dalam Pasal 1.Pasal 4Industri Farmasi memberikan imbalan kepada PemegangPaten sebesar 0,5% (nol koma lima persen) dari nilai jualnetto obat Antiviral dan Antiretroviral.Pasal 5(1) Pemberian imbalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal4, dilaksanakan setiap tahun sesuai nilai jual netto obatAntiviral dan Antiretroviral.(2) Pemberian …
    • - 4 -(2) Pemberian imbalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)dihentikan pada saat paten dimaksud berakhir masaperlindungannya atau berakhir akibat adanyapembatalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.Pasal 6Pada saat berlakunya Peraturan Presiden ini, KeputusanPresiden Nomor 83 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Patenoleh Pemerintah Terhadap Obat-obat Anti Retroviralsebagaimana telah diubah dengan Keputusan PresidenNomor 6 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas KeputusanPresiden Nomor 83 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Patenoleh Pemerintah Terhadap Obat-obat Anti Retroviral, dicabutdan dinyatakan tidak berlaku.Pasal 7Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.Agar …
    • - 5 -Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundanganPeraturan Presiden ini dengan penempatannya dalam LembaranNegara Republik Indonesia.Ditetapkan di Jakartapada tanggal 3 September 2012PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONODiundangkan di Jakartapada tanggalMENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIAREPUBLIK INDONESIA,AMIR SYAMSUDINLEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 NOMOR
    • - 6 -LAMPIRANPERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANOMOR 76 TAHUN 2012TENTANGPELAKSANAAN PATEN OLEH PEMERINTAH TERHADAPOBAT ANTIVIRAL DAN ANTIRETROVIRALNAMA ZAT AKTIF, NAMA PEMEGANG PATEN, NOMOR PATEN, DANJANGKA WAKTU PELAKSANAAN PATEN OBAT ANTIVIRAL DANANTIRETROVIRALNO. NAMA ZAT AKTIFNAMA PEMEGANGPATENNOMOR PATENJANGKA WAKTUPELAKSANAAN PATEN1. Efavirenz Merck & Co, INC ID 0 005 812Sampai berakhirnyajangka waktu Paten,7 Agustus 20132. Abacavir Glaxo Group Limited ID 0 011 367Sampai berakhirnyajangka waktu Paten,14 Mei 20183. DidanosinBristol – MyersSquibbCompanyID 0 010 163Sampai berakhirnyajangka waktu Paten,6 Agustus 20184.KombinasiLopinavir danRitonavirAbbotLaboratoriesID P 0023461Sampai berakhirnyajangka waktu Paten,23 Agustus 20185. Tenofovir Gilead Sciences, Inc ID 0 007 658Sampai berakhirnyajangka waktu Paten,23 Juli 20186.- KombinasiTenofovir danEmtrisitabin- KombinasiTenofovir,Emtrisitabin danEvafirenzGilead Sciences, Inc ID P0029476Sampai berakhirnyajangka waktu Paten,3 November 2024PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO