"Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat

  • 10,768 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
10,768
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
14
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Dewi nawang wulan Ceriata rakyat jawa tengahAl-kisah di pinggir sebuah desa hiduplah seorang janda yang disebut Nyi RandaTarud. Sebernya di tidak bernama demikian , sebagaimana kebiasaan masyarakatJawa, karena dia tinggal di desa Tarud dan orang tau mananya maka dia disebutdengan mana desa dimana dia tinggal. Nyi Randa Tarud memepunyai seorang putradipanggil pula dengan nama JAKA TARUD.Menurut Riwayatnya, Jaka Tarud bukanlah anak kandung anak itu. Dia seorang anakputra Bupati tuban yang bernama yang bernama dewi rasawulan. Jaka tarud diasuholeh Nyi Randa Tarud sejak masih bayi, dan memang tak memepunyai seorang anakpun dari ketika suaminya masih ada hingga mininggal dunia.Setelah meningkat dewasa, Jaka Tarud telah tumbuh menjadi seorang pemuda tampan.ia gemar sekali berburu binatang dengan sumpitan.Hari itu seperti biasanya, pagi-pagi sekali Jaka Tarud sudah berjalan menyusuri hutandimana dia sering berburu. Namun sampai setengah harian Jaka Tarud menjelajahihutan , tak seekor pun buruan tampak. Ketika Jaka Tarud melepas lelah, rasa kecewamembuatnya letih . Tiba-tiba terdengar sayup-sayup beberapa wanita . Dengan ragu-ragu Jaka Tarud beranjak berdiri dan melangkah mencari arah datangnya arah itu.Dan akhirnya jaka tarud tertegun melihat apa yang ada dihadapannya . keempat oranggadis tengah mandi disebuah telaga kecil yang terdapat ditengah-tengah hutan itu.Jaka Tarud keheranan melihat semua itu . “semua gadis-gadis itu cantik . apakah peripenungguh hutan? Ataukah mereka Bidadari yang turun dari kayangan?” Mungkinjuga”! pikiran Jaka Tarud.Pemuda itu terus memperhatikan gadis-gadisyang tengah asiknya mandi di air telaga.Tiba-tiba matanya melihat onggokan pakaian yang terletak ditepian telaga. Didalambenaknya timbul keinginan untuk menyembunyikan pakaian itu.Sebernaya Jaka Tarub sendiri tak tahu, punya maksud apa dirinya berbuat demikian?Pikiran nakal itu tiba-tiba muncul di otaknya. Dengan mengendap-endap diamengambil salah satu dari onggokan pakaian itu.Adik-adik, hari hari segera gelap. Mari kita kembali ke kayangan !” kata salah satugadis itu tak ada , sadar bahwa seperangkat pakaian mereka telah dicuri orang.Jaka Tarud yang mendengar ucapan mereka itu menjadi yakin dengan dugaannya,bahwa meraka itu adalah Bidadari.Para Bidadari itu segera berpakaian dan siap-siap akan kembali ke kayangan. Tapisalah seorang diantaranya yang merasa kehilanagan pakaiannya menjadi panik.“hilang? Bagamana mungkin ? ayo kita cari!” kata Bidadari yang lain. Dengan segeraketiga Bidadari itu ikut mencarikan pakaian yang hilang itu. Sementara Jaka Tarudmemperhatikan kebingungan keempat putri cantik itu dari balik semak-semak.Hinga akhirnya. “oh...... hari sudah sedemikian sore. Kita tak dapat tinggal lebih lamalagi di mayapada. Kita harus cepat-cepat kembali!” kata salah satu bidadari itu.“tapi...... bagamana dengan adiku?” tanaya Nawang Wulan , bidadari yang telahkehilangan pakaiannya. “kami tak dapat berbuat apapun, adik..... kau terpaksa kamitinggalkan.”Tubuh ketiga bidadari itu melambung ke angkasa, meninggalkan seorang temannyayang ratap kebingungan . jerit dan rintihan Nawang Wulan tak dihiraukan olek tigatemannya yang harus melayang ke angkasa hingga lenyap di balik awan.Nawang wulan hanya bisa menangis menyesali nasidnya, dan kemudian muncullahJaka Tarud. Mendekatinya. Betapa terkejutnya Nawang Wulan melihat kehadiran
  • 2. Jaka Tarud . tapi akhirnya denga paksa menceritakan apa yang sudah terjadi, yangsebenarnya sudah tak perlu lagi bagi Jaka Tarud. Karena semuanya telah sudahdisaksikan oleh pemuda itu. “oh, sungguh malang nasipmu...... aku bermakudmenolongmu, kalau kau mau menerimanya,” kata Jaka Tarud.Rasanya tak ada jalan lain bagi Nawang Wulan, selain menerima uluran tanganpemuda itu. Maka akhirnya Dewi Nawang Wulan mengikuti Jaka Tarud untuk tinggaldi rumah Nyi Janda Tarud.Hari-hari berlalu Jaka Tarud pada akhirnya memperistri dewi Nawang Wulan. Dantidak sampai berjalan satu tahun Dewi Nawang Wulan melahirkan seorang bayiperempuan yang diberi nama Nawasih.Jaka Tarud Dewi Nawang Wulan hidup dengan bahagia. Tetapi pada suatu hari terjadiperistiwa yang merupakan sebuah permulaan malapetaka.“kakang Jaka, aku sedang menanak nasi tolong kau jaga . Nawangsih buang air, akuakan membersikannya ke sungai . dan jangan kau buka tutup kukusan itu !” kataNawang Wulan berpesan kepada suaminya, yang kemudian melangkah menujusungai. Sepeninggalan istrinya. Jaka Tarud sedikit terheran dengan pesan itu. Rasaherannya menjadi rasa ingin tahu. Perlahan-lahan dibuka kukusan itu. Alakahterkejutnya Jaka Tarud ketika mengetahui isi dalam kukusan itu, ternya serangkaipadi.Jaka Tarud terus dilipti rasa keheranan. Selama ini padi dilumbungnya memangseperti tak berkurang. Mungkin itu sebuanh ilmu yang dibawa istrinya dari kayangan .menanak serangkai padi, cukup dimakan untuk satu keluarga. Pikir jaka tarudSetelah kembali dari sungai, Dewi Nawang Wulan tahu bahwa suaminya telahmembuka tutup kukusan itu, ia menjadi terkejut dan marah. Ia menyesal ataskelancangan suaminya, yang telah melanggar pesannya untuk tidak membuka tutupkukusan itu hingga kesaktiannya musnah.“sekarang aku harus bekerja keras......! aku harus menumbuk padi ! untuk itu kauharus membuatkan aku peralatan guna menumbuk padi......” kata Dewi NawangWulan harus menumbuk padi dengan lesu.Sejak saat itu, Dewi Nawang Wulan harus menumbuk apdi dan menampinya. JakaTarud menyesal karena kelancangnya itu istrinya harus bekerja keras.Karena setiap hari harus ditumbuknya, maka padi dalam lumbung biasanya tidakhabis dimakan dalam masa sekian belas panen, kini tentu saja cepat menjadi susut.Dan pada suatu hari ketika, ketika Dewi Nawang Wulan mengambil padi dalamlumbung, pandangannya menatap sebuah benda. Benda itu diambilnya dan alangkahterkejutnya ketika ketika ia ketahui benda itu.“oh, pakaian ! ini pakaianku yang hilang ketika aku mandi di telaga dalam rimba itudulu ..... apa kakang jaka yang mengambilnya ? tapi ia pura-pura tak tahu?’Dewi Nawang Wulan segera mengenakan pakaian itu. Yang memang pas ditubuhnya.Sementara itu Jaka Tarud tengah terheran-heran, kenapa istrinya demikian lamaberada di lumbung padi. Dan lebih heran lagi ketika Dewi Nawang Wulan munculdengan wujud yang lain. Wujud seorang Bidadari!.“kakang Jaka... aku mohon pamit akan kembali ke kayangan !”kata Dewi NawangWulan tiba-tiba. Jaka Tarud menatap istrinya dengan pandangan kosong. Ia menyadiriapa yang telah terjadi.“dewi ..... tunggu dulu ! memang aku salah .... tapi kuminta maafmu! Lagi pula kauharus akan anak kita!”“kau telah menipuku sekian lama , kakang! Apa kira kakang akan dapat dapat berbuatdemikian selamanya ? aku memang tak sampai hati meninggalkan Nawangsi. Tapi...
  • 3. aku terpaksa,”Dewi Nawang Wulan menunduk lesu. “namun demikian, aku akantetap mejalankan kewajibanku, kakang.... anak itu masi belum lepas menyusii padaku,maka setiap malam aku akan datang . kau buatkan dangau dekat pondok kita ini dantaruhlah Nawangsih disana, setia malam aku tak boleh mendekati dangau itu!”“oh, Nawang Wulan ! apa hal ini tak dapat dibicarakan dengan baik-baik ?” JakaTarud mencoba menahan istrinya. Dewi Nawang Wulan hanya mengelengkankepalanya,Ia mengambil Nawangsih yang dalam gendongan Jaka Tarud. Dicium anak itu.Berurai air mata.“tidak, kakang..... kodratku adalah sebagai bidadari dan aku harus kembali padakayangan.”Dengan hati teriris jaka tarud menyaksikan istrinya terbang ke angkasa. Dewi NawangWulan membalikan tangannya sampai hilang dibalik awan.Setelah kejian itu, Jaka Tarud segera memenuhi permintaan istrinya untuk mendirikandangau dekat pondoknya. Dan sejenak itu setiap malam dia melihat Dewi NawangWulan datang menyusui anaknya dan bercengkerama sampai anak itu tertidur.Demikianlah kisah jaka tarud dan Dewi Nawang Wulan. Ada versi lain dari kisah inimenceritakan bahwa Dewi Nawang Wulan tidak diterima menetap di kayangansebagai seorang Bidadari, karena sudah menikah dengan manusia dan melahirkanbayi manusia. Dia kemudiann disuruh pergi dan supaya menempati lautan sebelahselatan tanah jawa.Dewi Nawang Wulan menjelma jadi Nyai Roro Kidul. Sampai saatin, kesaktian Nyai Roro Kidul sebagai ratu penguasa lautan salatan masih dipercayaiorang.Dan Dewi Nawangsih setelah dewas akhirnya menikah dengan seorang berwarnalembut peteng atau bondan kejawan putra Raja Brawijaya darii Majapahit.