[JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012                                            PENGANGKATAN                              ...
[JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Persyaratan       Untuk dapat diangkat dalam jabatan struktural, seorang Pegawai Neger...
[JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Perpindahan jabatan struktural antar intansi dalam rangka usaha penyebaran tenagaahli ...
[JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Dalam setiap tahun anggaran Pejabat Pembina Kepegawaian merencanakan jumlahPegawai Neg...
[JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Pembayaran tunjangan jabatan struktural diberhentikan mulai bulan berikutnyasejak Pega...
[JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Referensi1. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;2. Peraturan...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pengangkatan dalam jabatan struktural

9,983

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
9,983
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
234
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Pengangkatan dalam jabatan struktural"

  1. 1. [JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012 PENGANGKATAN DALAM JABATAN STRUKTURALPengertian Pegawai Negeri Sipil diangkat dalam jabatan dan pangkat tertentu. PegawaiNegeri Sipil dalam suatu jabatan dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalismesesuai dengan kompetensi, prestasi kerja, dan jenjang pangkat yang ditetapkanuntuk jabatan itu serta syarat obyektif lainnya tanpa membedakan jenis kelamin,suku, agama, ras dan golongan. Jabatan Struktural adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggungjawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangka memimpinsuatu satuan organisasi negara. Jabatan Karier adalah jabatan struktural dan jabatan fungsional yanghanya dapat diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil. Untuk dapat diangkat dalamjabatan struktural, seorang Pegawai Negeri Sipil harus memenuhi persyaratantertentu.Eselon Dan Jenjang Pangkat Jabatan Struktural Eselon adalah tingkat jabatan struktural. Eselon tertinggi sampai denganeselon terendah dan jenjang pangkat untuk setiap eselon sebagaimana tersebutdalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 adalah sebagai berikut : JENJANG PANGKAT NO ESELON GOLONGAN/RUANG TERENDAH TERTINGGI PANGKAT G/R PANGKAT G/R 1 2 3 4 5 6 1 Ia Pembina Utama Madya IV/d Pembina Utama IV/e 2 Ib Pembina Utama Muda IV/c Pembina Utama IV/e 3 II a Pembina Utama Muda IV/c Pembina Utama Madya IV/d 4 II b Pembina tingkat I IV/b Pembina Utama Muda IV/c 5 III a Pembina IV/a Pembina Tingkat I IV/b 6 III b Penata Tingkat I III/d Pembina IV/a 7 IV a Penata III/c Penata Tingkat I III/d 8 IV b Penata Muda Tingkat I III/b Penata III/c 9 Va Penata muda III/a Penata Muda Tingkat I III/b
  2. 2. [JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Persyaratan Untuk dapat diangkat dalam jabatan struktural, seorang Pegawai Negeri Sipilharus memenuhi syarat sebagai berikut :1. Berstatus Pegawai Negeri Sipil;2. Serendah-rendahnya memiliki pangkat 1 (satu) tingkat di bawah jenjang pangkat yang ditentukan;3. Memiliki kualifikasi dan tingkat pendidikan yang diperlukan;4. Semua unsur penilaian prestasi kerja ( Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan – DP3 ) sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir;5. Memiliki kompetensi jabatan yang diperlukan;6. Sehat jasmani dan rohani.7. Pegawai Negeri Sipil yang akan atau telah menduduki jabatan struktural harus mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan untuk jabatan tersebut.Hal-hal lain yang mendapat perhatian adalah :1. Pangkat;2. Usia;3. Pendidikan dan Pelatihan jabatan;4. Pengalaman jabatan;Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural dapat diangkat ke dalamjabatan struktural yang setingkat lebih tinggi, apabila yang bersangkutan sekurang-kuranngnya telah 2 (dua) tahun dalam jabatan yang pernah atau masihdidudukinya, kecuali pengangkatan dalam jabatan struktural yang menjadiwewenang Presiden (Pasal 7A PP No 13/2002).Perpindahan tugas, wilayah kerja, dan perpindahan antar instansi Untuk kepentingandinas dan dalam rangka memperluas pengalaman, kemampuan, dan memperkokohpersatuan dan kesatuan bangsa diselenggarakan perpindahan tugas dan/atauperpindahan wilayah kerja, khususnya bagi pejabat struktural eselon III ke atas.Secara normal perpindahan jabatan dan/atau perpindahan wilayah kerjadilaksanakan secara teratur antara 2 sampai dengan 5 tahun sejak seseorangPegawai Negeri Sipil diangkat dalam suatu jabatan struktural tertentu/terakhirnya.Dalam hal perpindahan wilayah kerja untuk kepentingan dinas, maka biaya pindahdan penyediaan perumahan bagi Pegawai Negeri Sipil beserta keluarganyadibebankan kepada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara bagi Pegawai NegeriSipil Pusat dan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah bagiPegawai Negeri Sipil Daerah.Pegawai Negeri Sipil yang pindah ke instansi lain untuk kepentingan dinas, makabiaya pindah dan penyediaan perumahan bagi Pegawai Negeri Sipil besertakeluarganya dibebankan kepada instansi yang membutuhkan Pegawai Negeri Sipilyang bersangkutan.
  3. 3. [JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Perpindahan jabatan struktural antar intansi dalam rangka usaha penyebaran tenagaahli atau untuk kepentingan dinas dilaksanakan dengan cara pindah instansi,dipekerjakan, atau diperbantukan.Perpindahan antar instansi ditetapkan dengan surat keputusan Kepala BadanKepegawaian Negara atas usul pimpinan instansi yang memerlukan tenaga PegawaiNegeri Sipil tersebut.Perpindahan jabatan dapat dilakukan secara :1. Horizontal, yaitu perpindahan jabatan struktural dalam jabatan eselon yang sama;2. Vertikal, yaitu perpindahan dari eselon yang lebih rendah ke eselon yang lebih tinggi3. Diagonal, yaitu perpindahan dari jabatan struktural kedalam jabatan fungsional atau4. sebaliknya.PelantikanPegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan struktural, termasuk PegawaiNegeri Sipil yang ditingkatkan eselonnya (dipromosikan ke dalam jabatan strukturalyang lebih tinggi), selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak penetapanpengangkatannya wajib dilantik dan diambil sumpahnya / janjinya oleh PejabatPembina Kepegawaian atau pejabat yang berwenang.Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural yang mengalami perubahannama jabatan dan atau perubahan fungsi dan tugas jabatan, wajib dilantik dandiambil kembali sumpah/janji jabatannya.Pada setiap pengambilan sumpah/janji jabatan dibuat Berita Acara Sumpah/JanjiJabatan menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Tembusan Berita Acara Sumpah/Janji Jabatan disampaikan kepada Kepala BadanKepegawaian Negara/Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara yangbersangkutan.Diklat KepemimpinanPegawai Negeri Sipil yang akan atau telah menduduki jabatan struktural harusmengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan sesuai dengankompetensi yang ditetapkan untuk jabatan tersebut.Pegawai Negeri Sipil yang telah memenuhi persyaratan kompetensi jabatanstruktural tertentu dapat diberikan sertifikasi sesuai dengan pedoman yangditetapkan oleh instansi pembina dan instansi pengendali serta dianggap telahmengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan untuk jabatan tersebut.
  4. 4. [JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Dalam setiap tahun anggaran Pejabat Pembina Kepegawaian merencanakan jumlahPegawai Negeri Sipil di lingkungannya untuk mengikuti Diklatpim sesuai dengankebutuhannya. Dalam perencanaan tersebut diprioritaskan Pegawai Negeri Sipil yangtelah diangkat dalam jabatan struktural tetapi belum mengikuti Diklatpim sesuaidengan persyaratan jabatan struktural yang didudukinya.Pemberhentian Dari Jabatan StrukturalPegawai Negeri Sipil diberhentikan dari jabatan struktural karena :a. Mengundurkan diri dari jabatannya;b. Mencapai batas pensiun;c. Diberhentikan sebagai Pegawai Negeri Sipil;d. Diangkat dalam jabatan struktural lainnya atau jabatan fungsional;e. Cuti di luar tanggungan negara, kecuali cuti di luar tanggungan negara karena persalinan;f. Tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan;g. Adanya perampingan organisasi pemerintah;h. Tidak memenuhi persyaratan kesehatan jasmani dan rohani;i. Meninggal dunia;j. Hal-hal lain yang menyebabkan seorang Pegawai Negeri Sipil diberhentikan dari jabatannya antara lain adalah dinyatakan hilang oleh pihak yang berwajib, apabila dikemudian hari diketemukan dalam keadaan sehat jasmani/rohani maka pegawai negeri sipil yang telah dinyatakan hilang tersebut dapat diangkat kedalam jabatan semula atau jabatan lain yang setingkat sesuai persyaratan jabatan. Hak-hak kepegawaian selama dinyatakan hilang sampai dengan diketemukan kembali diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlakuPengangkatan, pemindahan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dari dan dalamjabatan struktural eselon II ke bawah pada Kabupaten / Kota ditetapkan olehBupati/Walikota.Untuk menjamin kualitas dan obyektivitas dalam pengangkatan, pemindahan danpemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan struktural eselon ke IIke bawah dibentuk Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).Tunjangan Jabatan StrukturalPegawai Negeri Sipil yang diangkat dalam jabatan struktural berhak mendapatkantunjangan jabatan struktural setiap bulan sesuai dengan tingkat eselonnya. Besarnyatunjangan jabatan struktural ditetapkan dengan Keputusan Presiden, tunjanganjabatan struktural diberikan terhitung mulai tanggal 1 (satu) bulan berikutnyasetelah pelantikan.
  5. 5. [JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Pembayaran tunjangan jabatan struktural diberhentikan mulai bulan berikutnyasejak Pegawai Negeri Sipil :a. Diberhentikan dari jabatan struktural;b. Diberhentikan sementara;c. Menjalani cuti di luar tanggungan negara;d. Menjalani cuti besar;e. Dijatuhi hukuman penjara atau kurungan berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap;f. Menjalani tugas belajar lebih dari 6 bulan.ProsedurProsedur pengangkatan/pemindahan Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam jabatanstruktural meliputi :a. Penelusuran nominator Pegawai Negeri Sipil yang akan diangkat/dipindahkan dari dan dalam jabatan struktural, dapat diperoleh melalui 2 (dua) sumber yaitu database kepegawaian dan usulan dari SKPD;b. Nominator yang diusulkan harus memenuhi persyaratan baik aspek administrasi, aspek sikap/perilaku, prestasi kerja dan aspek kompetensi;c. Nominator yang telah terpilih diajukan kepada Tim Baperjakat untuk mendapatkan pertimbangan;d. Nominator dan hasil pertimbangan terhadap masing-masing calon terpilih disampaikan kepada pejabat yang berwenang untuk mendapatkan persetujuan;e. Penetapan Surat Keputusan;f. Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah.Bagan Memenuhi syarat Persetujuan Database/Usulan Tim Baperjakat Bupati SKPD Surat Keputusan Pelantikan/Sumpah
  6. 6. [JABATAN STRUKTURAL] Doc. Yudhi 2012Referensi1. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;2. Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural;3. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000;4. Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 13 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural Sebagaimana Telah Diubah Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002.

×