4 teori-produksi-1

3,879 views
3,500 views

Published on

teori produksi

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,879
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
86
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

4 teori-produksi-1

  1. 1. BIAYA PRODUKSIBIAYA PRODUKSI
  2. 2. KONSEP DASAR BIAYA PRODUKSI Biaya produksi adalah jumlah kompensasi yang diterima pemilik faktorproduksi yang dipergunakan dalam proses produksi yang bersangkutan Konsep biaya sangat erat hubungannya dengan jumlah produk yangdihasilkan, sehingga dikenal ada Biaya Total, Biaya Tetap, BiayaVariabel, Biaya Rata-tata dan Biaya Marjinal Biaya total (total cost) adalah seluruh biaya yang dibutuhkan untukmemproduksi tiap tingkat output. Biaya total (TC) dibagi atas dua bagianyaitu Biaya Tetap atau Fixed Cost (FC) dan biaya variabel atauvariable cost (VC). Secara matematis dapat dituliskan:  TC = FC + VC
  3. 3.  Biaya tetap (fixed cost) adalah biaya yang tidak berubah denganberubahnya produksi.Biaya ini sering pula disebut sebagai biaya prasarana atau biaya takterhindarkan. Dalam suatu usahaternak, biaya ini umumnya untukmembeli faktor produksi yang tidak habis pakai dalam satu kaliproses produksi, misalnya kandang, mesin perah susu, kendaraan,sapi perah dan lain-lain (Ilustrasi 4.6.) Biaya variabel (variable cost) adalah seluruh biaya yang berubahlangsung mengikuti perubahan produk, bila produk naik maka biayavariabel akan naik dan sebaliknyaDalam usahaternak pada umumnya berasal dari faktor produksiyang habis dalam satu kali proses produksi, misalnya pakan, bahanbakar, obat-obatan dan lain-lain (Ilustrasi 4.6.)
  4. 4. Cost (Rp)TCVCOutput0Ilustrasi 4.6. Kurva Biaya tetap (FC), Biaya variabel (VC) danBiaya Total (TC)FC
  5. 5. •Kurva biaya tetap merupakan garis lurus sejajarsumbu x (output) karena besarnya tidak dipengaruhibesarnya produk.•Kurva biaya variabel tampak melengkung mengikutiefisiensi penggunaan faktor produksi .Apabila secarateknis penggunaan faktor produksi efisien (yangdigambarkan oleh elastisitas produksi) maka biayavariabelnya akan rendah, sehingga bila ada kenaikanefisiensi penggunaan faktor produksi akan ada penurunanbiaya variabel dan sebaliknya bila ada penurunan efisiensifaktor produksi menyebabkan kenaikan biaya variabel.•Kurva biaya total merupakan penjumlahan biaya tetapdan biaya variabel.
  6. 6. YTCATC =YVCAVC =YFCAFC =dimana Y = total produkBiaya rata-rata (average cost) adalah biaya keseluruhan untukmenghasilkan suatu output tertentu dibagi dengan jumlah unit produkyang dihasilkan atau merupakan biaya per unit produksi.Biaya rata-rata dapat dibedakan atas Biaya Total Rata-rata (ATC),Biaya tetap Rata-rata (AFC) dan Biaya Variabel Rata-rata (AVC).Biaya variabel rata-rata adalah total biaya variabel dibagi dengantotal jumlah produksi atau biaya variabel per satu satuan output.Apabila faktor produksi variabel adalah X ,dan harganya Hx,maka biaya variabel adalah VC = X.Hx.
  7. 7. YHxXMC∆∆=.MPXY=∆∆MPHxMC =Apabila output adalah Y, maka AVC = X.Hx / Y.  = X/Y . HxY/X = produksi rata-rata, maka AVC = Hx / Produksi Rata-rata atau (= Hx /PR)Oleh karena itu apabila: PR meningkat  AVC akan turunPR max  AVC minimumPR turun  AVC naikBiaya variabel rata-rata akan turun dan naik bila produksi ditingkatkan (ilustrasi4.7.), tetapi biaya tetap rata-rata akan terus menerus turun bila jumlah produkditingkatkan (ilustrasi 4.8.).Biaya marjinal (manginal cost) adalah besarnya tambahan biaya sebagaiakibat bertambahnya satu satuan produk yang dihasilkan.karena(Marginal Product)MakaOleh karena itu apabila: MP meningkat  MC turunMP maksimum  MC minimumMP turun  MC naik
  8. 8. Ilustrasi 4.7. Kurva Biaya Tetap Rata-rata(AFC)Ilustrasi 4.8. Kurva Biaya VariabelRata-rata (AVC)Cost (Rp)AFCOuOutputtput (RP)0Cost (Rp)AP . maxOutput0AVCCost (Rp)MP maxOutput (RP)0MMC CIlustrasi 4.9. Kurva Biaya Marjinal (MC)OutputAVC
  9. 9. (20)(10)-1020304050607080901001101201301401501601701801902002102202302402502601 2 3 4 5 6 7 8 9 10Input Produksi (X)Output(Y)(20)(10)-1020304050607080901001101201301401501601701801902002102202302402502601 2 3 4 5 6 7 8 9 10Input Produk s i (X)Output(Y)Ilustrasi 4.10. Hubungan Kurva Produksi dan Kurva BiayaMCAVCATC
  10. 10. Bagaimana hubungan antara kurva produksi dan biaya produksidapat digambarkan pada ilustrasi 4.10 .Pada saat saat kurva TP mencapai titik balik dari increasing kedecreasing return, saat itu kurva PM mencapai maksimum dan kurvaMC mencapai minimum.Pada saat EP=1 (membentuk sudut α maksimum), maka kurva PMberpotongan dengan AP (PM=AP) dan pada saat itu pula kurva MCberpotongan dengan AVC (MC=AVC) dimana pada saat itu AP adapada tingkat maksimum dan AVC ada pada tingkat minimum.Pada saat kurva TP mencapai maksimum, maka kurva ATCmencapai minimum. Pada saat itu PM =0 dan kurva ATCberpotongan dengan MC
  11. 11. KAPASITAS PRODUKSI, HARGA DANKEUNTUNGAN MAKSIMUM  Kapasitas produksi suatu perusahaan sangat ditentukan olehperkembangan harga produk di pasar. Perusahaan yang rasional akan menentukan kapasitas produksidengan tujuan untuk memperoleh keuntungan maksimum. Kurva biaya produksi diturunkan dari kurva produksi oleh karena itupenentuan kapasitas produksi dapat didekati melalui pendekatankurva biaya dimana keuntungan maksimum akan dicapai pada saatMC = MR dan = Hy (Ilustrasi 4.11)
  12. 12. Untuk memperoleh keuntungan maksimum maka kapasitas produksiharus diatur sebagai berikut (berdasarkan ilustrasi 4.11):•Bila harga produk (Y) = H1 kapasitas produksi harus sebesar Y1(saat MC=MR=Hx) , pada posisi demikian dengan ATC sebesar Y1Katau OB1Berarti penerimaan = OY1.Y1L atau OY1.OH1Biaya = OY1.OK atau OY1.OB1Keuntungan = (OY1.OH1) – (OY1.OB1) atau B1H1. B1K.•Bila harga Y = H2(saat ATC = MC)Maka kapasitas produksi harus Y2agar keuntungan maksimum yaitusaat (MC = MR=Hx).Berarti penerimaan = OY2.Y2M atau OY2.OH2Biaya = OY2.Y2M atau OY2.OH2Keuntungan = 0 (Normal profit) artinya tidak ada keuntungan dantidak ada kerugian.Oleh karena itu mulai titik M (ATC = MC) ke kanan, atau kapasitasproduksi > Y2dimulainya kurva penawaran.
  13. 13. Ilustrasi 4.11. Hubungan antara Biaya Produksi, Kapasitas Produksi danKeuntungan
  14. 14. • Bila harga Y = H3(AVC = MC)Agar keuntungan maksimum kapasitas produksi harus Y3Penerimaan = OY3.Y3Q atau OY3.OH3Biaya = OY3.Y3P atau OY3.OH5 biaya lebih besardari penerimaanBesar kerugian= H3QPH5Dalam keadaan tersebut perusahaan masih bisa berproduksimeskipun tidak mampu bayar AFC, karena seluruh penerimaanhanya cukup untuk menutup seluruh biaya variabel saja.• Bila harga Y = H4(saat AFC = MC)Agar keuntungan maksimum maka kapasitas produksi harus Y4Penerimaan = OY4.Y4R atau OY4.OH4Biaya = OY4.Y4S atau OY4.OH6Dalam keadaan tersebut, bagaimana kondisi usaha ?

×