Bos dan buku murah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Bos dan buku murah

on

  • 179 views

Kebijakan BOS yang seringkali diselewengkan oleh penyelenggara satuan pendidikan.

Kebijakan BOS yang seringkali diselewengkan oleh penyelenggara satuan pendidikan.

Statistics

Views

Total Views
179
Views on SlideShare
179
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bos dan buku murah Presentation Transcript

  • 1. Oleh : ABDI NISURA PURBA NIM. 812613 2043MAGISTER ADMINISTRASI PENDIDIKAN UNIMED
  • 2.  Instruksi Pendidikan No. 1 Tahun 1994 tentang WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR yaitu mewajibkan masyarakat untuk bersekolah minimal hingga tingkat SLTP UU No. 20 Tahun 2003 tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL yaitu menjelaskan setiap warga negara yangberusia 7 – 15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar
  • 3.  Pemerintah harus menanggung semua biaya penyelenggaraan sekolah (Subsidi BOS)- untuk siswa SD besarnya Rp. 235.000,- /thn - untuk siswa SLTP besarnya Rp. 324.500,-/thn [tahun 2009] Dapat mengurangi biaya SPP/Komite, dsb Kebutuhan akan buku
  • 4.  Masih banyak pungutan di sekolahseperti : Pungutan uang LKS dan buku Paket mencapai 64% [Danang Widoyoko, ICW:2009]  Pungutan terkecil hingga terbesar nilainya seperti : uang rapor, uang seragam sekolah dan baju olahraga, uang praktikum, uang ekstrakurikuler, dll
  • 5.  Mahalnya biaya pendidikan yangmengakibatkan orang tua mendorong anaknya bekerja atau kawin  Celah korupsi (yang dilakukan Birokrat, Kepala Sekolah, Guru, Kontraktor Bangunan, Distributor pakaian dan sepatu) yang relatif lunak dan aman
  • 6.  Pemerintah sudah memberi perhatian atas pendidikan  Semangat pendidikan yang harus kita bangun adalah Semangat Kemerdekaan untuk melepaskan „belenggu‟ dari penjajahan era reformasi ini  Tidak ada lagi istilah “PUTUS SEKOLAH”Sumber : Lubis, Gelora Mulia. 2009. Bangganya jadi Guru, Medan : Wal Ashri Publishing