• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Teori Hipotesis II
 

Teori Hipotesis II

on

  • 3,036 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,036
Views on SlideShare
3,036
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
71
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Teori Hipotesis II Teori Hipotesis II Presentation Transcript

    • Teori dalam PenelitianFungsi Teori : Mengumpulkan hubungan antara fakta-fakta – sederhana maupun kompleks Sebagai kerangka penelitian – gambaran proses berfikir yang realistis Memberi prediksi atau ramalan tentang fakta yang kemungkinan akan terjadi Sebagai bahan informasi/pengetahuan bagi penelitiPenguasaan teori  memungkinkan peneliti menjalani proses penelitian
    • Studi Kepustakaan Surveiterhadap data yang ada : memperoleh informasi dari penelitian terdahulu, tujuan :  Menggali teori yang telah berkembang  Mencari metode/teknik (pengumpulan atau analisis data) penelitian yang telah digunakan peneliti terdahulu  Memperoleh orientasi yang lebih luas  Menghindari terjadinya duplikasi yang tidak diinginkan
    •  Studi literatur : menelusuri dan menelaah literatur yang yang ada, tujuan :  Sumber data sekunder yang mendukung penelitian  Mengetahui perkembangan ilmu yang berhubungan dengan penelitian  Proses pembelajaran tentang prosedur penelitian ilmiah
    • Hipotesis dalam Penelitian Hipotesis : pernyataan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih Hipotesis selalu mengambil bentuk :  kalimat pernyataan (declarative)  menghubungkan – secara umum/khusus – variabel yang satu dengan variabel lain
    •  Hipotesis & pernyataan hipotesis yg baik :  Hipotesis adalah pernyataan tentang relasi antara variabel-variabel  Hipotesis mengandung implikasi yang jelas untuk pengujian hubungan yang dinyatakan
    • Jenis-jenis hipotesis1. Hipotesis hubungan & perbedaan  Hipotesis hubungan : pernyataan tentang saling hubungan antara dua variabel/lebih – yg mendasari teknik korelasi/regresi Contoh : Ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosi dengan kinerja teamwork  Hipotesis perbedaan :pernyataan ketidaksamaan antar variabel, karena adanya pengaruh variabel yang berbeda – mendasari teknik komparatif Contoh : Ada perbedaan kinerja yang signifikan pada karyawan yang ikut pelatihan dan yang tidak ikut pelatihan
    • 2. Hipotesis kerja & hipotesis nul  Hipotesis nul : pernyataan yang diformulasi untuk ditolak sesudah pengujian statistik - implikasinya “tidak ada perbedaan …”  dengan menolak hipotesis nul, maka hipotesis alternatif diterima  Hipotesis kerja : pernyataan yang yang biasanya diuji untuk diterima – dirumuskan dengan implikasi alternatif
    • 3. Hipotesis ideal & “common sense”  Hipotesis “common sense” : pernyataan tentang dalil & pemikiran sederhana – biasanya menyatakan hubungan keseragaman Misal : Produktivitas dipengaruhi oleh sistem penggajian karyawan  Hipotesis ideal : pernyataan tentang hubungan yang kompleks – menguji adanya hubungan logis antara keseragaman pengalaman empiris Misal : Produktivitas dipengaruhi oleh sistem penggajian, tingkat pendidikan, kepribadian karyawan, dsb …
    • Peranan hipotesis dalampenelitian Mengarahkan penelitian Masalah tidak dapat dipecahkan secara ilmiah kecuali jika direduksi menjadi bentuk hipotesis  hipotesis dapat diuji Hipotesis memajukan pengetahuan ilmiah  membantu peneliti mengukuhkan/tidak mengukuhkan teori Hipotesis mengarahkan kajian  jembatan penting antara teori & kajian empiris
    • Desain Penelitian Desain/rancangan penelitian : rencana & struktur penyelidikan yang disusun untuk memperoleh jawaban untuk pertanyaan2 penelitian Rencana : skema menyeluruh program penelitian  hipotesis – implikasi operasional hipotesis – analisis data Struktur : kerangka/paradigma/model relasi antara variabel-variabel penelitian  persamaan matematik
    • Desain penelitian terbagi atas :1. Desain sampel  Mendefinisikan populasi  Menentukan besarnya sampel  Menentukan sampel1. Desain instrumentasi atau alat  Alat : untuk pengumpulan data (kuesioner atau wawancara)  Pemilihan alat harus sesuai dengan informasi yang ingin diperoleh
    •  Desain analisis  Secara paralel dikembangkan dari perumusan hipotesis  Hipotesis baik jika konsisten dengan analisis  Dalam analisis, hipotesis & data harus cocok  Diperlukan alat bantu : penggunaan statistik Desain administrasi  Susunan anggota peneliti  Jadwal pelaksanaan penelitian  Anggaran biaya
    • Jenis desain penelitian Tujuan Studi: Tipe Hubungan antar Variabel Lingkungan (setting) studi Unit Analisis Horison Waktu Pengukuran Construct
    • I. Berdasarkan Tujuan Studi Studi Eksplorasi : studi penjajakan terhadap masalah penelitian tertentu yang belum banyak diteliti Studi Deskriptif : menjelaskan karakteristik fenomena tertentu Pengujian Hipotesis : menjelaskan fenomena antar variabel
    • 2. Desain BerdasarkanLingkungan (Setting) Studi Studi Lapangan : menguji hubungan korelasional antar variabel dengan kondisi lingkungan penelitian yang natural & tingkat keterlibatan peneliti yang minimal Eksperimen Lapangan : penelitian eksperimen yang dilakukan pada lingkungan penelitian alamiah Eksperimen Labarotorium : penelitian yang menguji hubungan sebab akibat pada lingkungan artifisial (buatan)
    • 3. Desain Berdasarkan HorisonWaktu Studi Satu Tahap (One Shot Study) : penelitian yang datanya dikumpulkan sekaligus Studi Cross Sectional : studi untuk mengetahui hubungan komparatif beberapa subyek yang diteliti (satu tahap) Studi Time Series : penelitian dengan data berupa data data rentetan waktu (sepanjang waktu tertentu
    • 4. Desain BerdasarkanPengukuran Construct=> Merupakan penjelasan mengenai cara-cara tertentu yang dibunakan peneliti untuk mengoperasionalkan construct menjadi variabel yang dapat diuji. Construct yang dioperasionalkan menajdi variabel dapat diukur dengan menggunakan angka atau atribut yang menggunakan skala tertentu. Skala Pengukuran  Skala Nominal  Skala Ordinal  Skala Interval  Skala Rasio Metode Pengukuran Sikap  Skala Sederhana  Skala Kategori  Skala Likert  Skala Perbedaan Semantis  Skala Numeris  Skala Grafis
    •  Skala Nominal Skala pengukuran yang menyatakan kategori (penamaan; nomos=nama), kelompok atau klasifikasi dari konstruk yang diukur dalam bentuk variabel Contoh: jenis kelamin merupakan variabel yang terdiri dari dua ketegori: Pria dan wanita. Skala pengukuran jenis kelamin dapat dinyatakan dengan angka: 1 Pria, 2. Wanita. Skala Ordinal Skala yang selain mengandung unsur kategori/penamaan juga menunjukkan peringkat/urutan (order=urut) Skala ini tidak menunjukan jarak dan interval Contoh: Sebutkan peringkat wilayah pemasaran di wilayah jateng bagin utara yang potensi untuk mengembangkan usaha: ….. Kodia Semarang …...kab. Demak …...Kab. Kendal …... Kab. Semarang
    •  Skala Interval Skala yang menyatakan kategori, peringkat dan jarak konstruk yang diukur. Skala ini dinyatakan dengan angka 1 sampai dengan 5, atau 1 sampai dengan 7. Skala ini menggunakan konsep jarak yang sama (equality interval)karena skala ini tidak menggunakan angka nol sebagai titik awal perhitungan. contoh skala interval. Jumlah hari antara 1 sampai dengan 4 adalah sama dengan jumlah hari antara tanggal 21 sampai dengan 24
    •  SkalaRasio Skala yang menunjukan kategori,peringkat, jarak dan perbandingan construct yang diukur. Skala rasio menggunakan nilai absolut Contoh Skala Rasio Berapa total penjualan bersih bapak/ibu dalam setahun? … Antara Rp 500 juta s/d 1 Milyar ….Lebih dari Rp 1 Milyar s/d 100 milyar ….Lebih dari Rp 100 milyar s/d Rp 500 milyar. …Lebih dari Rp 500 Milyar Contoh lain: berat badan, jumlah pendapatan
    • Jenis dan Sumber Data Penelitian