7   kekuasaan dan politik - power-politics
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

7 kekuasaan dan politik - power-politics

on

  • 2,278 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,278
Views on SlideShare
2,278
Embed Views
0

Actions

Likes
3
Downloads
158
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

7   kekuasaan dan politik - power-politics 7 kekuasaan dan politik - power-politics Presentation Transcript

  • Organizational BehaviorPOLITIK DAN KEKUASAAN
  • Definisi Kekuasaan Definisi Kekuasaan Power Kapasitas yang dimiliki seseorang (A) untuk mempengaruhi perilaku orang lain (B), sehingga B mau berbuat seperti yang diinginkan oleh A. B A Dependency Keterikatan seseorang (B) kepada orang lain (A), karena A menguasai/ memiliki sesuatu yang diinginkan oleh B.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Perbandingan Kepemimpinan dan Kekuasaan Perbandingan Kepemimpinan dan Kekuasaan Leadership  Power – Fokus pada – Digunakan sebagai alat pencapaian tujuan untuk mencapai tujuan. – Menghendaki – Menghendaki ketergantungan pengikut. kesesuaian tujuan dengan pengikut. – Digunakan untuk memperoleh pengaruh – Fokus dalam secara lateral dan keatas pengaruh ke bawah.  Research Focus Research Focus – Taktik kekuasaan untuk – Gaya kepemimpinan memperoleh kepatuhan. dan hubungan dengan pengikut.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Darimana datangnya kekuasaan?Apa yang menyebabkan kelompok/individu memiliki pengaruh kekuasaan terhadap pihak lain?© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Dasar-Dasar Kekuasaan Formal Dasar-Dasar Kekuasaan Formal Kekuasaan Formal Dibentuk oleh posisi individu di dalam organisasi; Menampilkan kemampuan untuk memaksa atau memberi penghargaan, dari wewenang formal atau dari kontrol informasi. Kekuasaan Paksaan Kekuasaan berdasarkan rasa takut. Kekuasaan Imbalan Kepatuhan diperoleh berdasarkan kemampuan untuk memberikan imbalan yang berharga.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Kekuasaan yang Sah Kekuasaan yang diterima seseorang karena posisinya dalam hirarki organisasi. Kekuasaan Informasi Kekuasaan yang berasal dari mengakses dan mengontrol informasi.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Dasar-Dasar Kekuasaan Individu Dasar-Dasar Kekuasaan Individu Kekuasaan Ahli Pengaruh berdasarkan kemampuan atau pengetahuan khusus. Kekuasaan Rujukan Pengaruh berdasarkan kepemilikan sumber daya yang diinginkan atau karakter individu. Kekuasaan Karismatik Perluasan kekuasaan rujukan yang berasal dari kepribadian individu dan hubungan antar pribadi.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • MANA YANG PALING EFEKTIF? MANA YANG PALING EFEKTIF?© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Ketergantungan :: Kunci Menuju Kekuasaan Ketergantungan Kunci Menuju KekuasaanPostulat Ketergantungan Umum – Semakin besar ketergantungan B terhadap A, semakin besar kekuasaan A terhadap B. – Kepemilikan sumber daya langka yang dibutuhkan orang lain membuat seorang manager sangat berkuasa.Apa yang menciptakan Ketergantungan? – Pentingnya nilai sumber daya organisasi – Kelangkaan sumber daya – Sumber daya yang tidak dapat tergantikan© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Bagaimana individu menggunakan kekuasaannya?Cara apa saja yang dapat dilakukan seorang individu untuk mempengaruhi orang lain agar orang lain mau melaksanakan apa yang diinginkannya?© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Taktik Kekuasaan Taktik Kekuasaan Cara-cara individu Taktik Pengaruh: : Taktik Pengaruh dalam menerjemahkan dasar-dasar kekuasaan • • Legitimacy Legitimacy ke suatu tindakan yang • • Rational persuasion Rational persuasion spesifik. • • Inspirational appeals Inspirational appeals • • Consultation Consultation • • Exchange Exchange • • Personal appeals Personal appeals • • Ingratiation Ingratiation • • Pressure Pressure • • Coalitions Coalitions© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Taktik Kekuasaan Berdasarkan Arah Pengaruh Taktik Kekuasaan Berdasarkan Arah Pengaruh Upward Influence Downward Influence Lateral Influence Rational persuasion Rational persuasion Rational persuasion Inspirational appeals Consultation Pressure Ingratiation Consultation Exchange Ingratiation Legitimacy Exchange Personal appeals Legitimacy Coalitions© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Faktor yang Mempengaruhi Pilihan dan Faktor yang Mempengaruhi Pilihan dan Keefektifan Taktik Kekuasaan Keefektifan Taktik Kekuasaan  Urutan Taktik  Kemahiran Penggunaan Taktik  Kekuatan relatif pengguna taktik  Tipe permintaan dan bagaimana permintaan dirasakan?  Budaya organisasi  Faktor budaya spesifik suatu negara© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Kekuasaan dalam Kelompok :: Koalisi Kekuasaan dalam Kelompok Koalisi Koalisi • • Mencoba memperbesar Mencoba memperbesar ukuran mereka untuk ukuran mereka untuk Kumpulan individu yang memperoleh pengaruh. memperoleh pengaruh. bergabung untuk • • Mencoba keluar dan Mencoba keluar dan mencapai tujuan tertentu. mencari pemilih yang mencari pemilih yang beraneka untuk beraneka untuk mendukung tujuan mendukung tujuan mereka. mereka. • • Lebih sering terjadi pada Lebih sering terjadi pada organisasi dengan tugas organisasi dengan tugas yang banyak dan sumber yang banyak dan sumber daya yang saling daya yang saling bergantung. bergantung. • • Lebih sering terjadi jika Lebih sering terjadi jika ada standarisasi tugas ada standarisasi tugas© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved. dan rutin. dan rutin.
  • Pelecehan Seksual :: Kekuasaan yang Tidak Pelecehan Seksual Kekuasaan yang Tidak Seimbang di Tempat Kerja Seimbang di Tempat KerjaPelecehan Seksual Permintaan untuk melakukan tindakan seksual yang tidak diinginkan dan tingkah laku seksual lain baik verbal atau fisik.Bentuk pelecehan seksual : Pandangan atau komentar yang tidak diinginkan, lelucon mesum dan artifak seksual.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • POLITIK POLITIK© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Politik Politik Perilaku Politik Aktifitas yang tidak diperlukan sebagai bagian dari satu aturan formal organisasi, tetapi mempengaruhi atau mencoba untuk mempengaruhi distribusi keuntungan dan kerugian dalam organisasi. Perilaku Politik yang Sah Politik sehari-hari yang normal. Perilaku Politik yang Tidak Sah Perilaku politik yang ekstrim yang melanggar aturan organisasi.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • REALITAS POLITIK REALITAS POLITIKMUNGKINKAH SEBUAH ORGANISASI TERBEBAS DARI POLITIK? – Sumber daya tidak terbatas – Kepentingan dan tujuan yang sama – Evaluasi kinerja jelas dan objektif© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Politik di Mata Anggota Politik di Mata Anggota Politik Manajemen Efektif 1. Menyalahkan orang lain vs. Tanggung jawab tetap 2. Menjilat vs. Pengembangan hubungan kerja 3. Memuji-muji vs. Menunjukkan loyalitas 4. Melempar tanggung jawab vs. Pendelegasian wewenang 5. Menciptakan konflik vs. Mendorong Perubahan dan inovasi 6. Membentuk koalisi vs. Memfasilitasi tim kerja 7. Melaporkan kesalahan vs. Meningkatkan efisiensi 8. Perencanaan licik vs. Membuat perencanaan 9. Tindakan berlebihan vs. Kompeten dan memiliki kapabilitas 10. Ambisius vs. Berorientasi karir 11. Oportunis vs. Cerdik 12. Kelicikan vs. Berpikiran praktis 13. Sombong vs. Percaya diri 14. Perfeksionis vs. Perhatian secara penuh© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Faktor yang Faktor yang Mempengaruhi Mempengaruhi Perilaku Politik Perilaku Politik© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Respon Karyawan Respon Karyawan Terhadap Politik Terhadap Politik Organisasi Organisasi© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Menghindari aksi: Perilaku PerilakuMenghindari aksi:• • Terlalu tunduk pada Defensif Defensif Terlalu tunduk pada aturan aturan• • Melempar tanggung Melempar tanggung jawab jawab Menghindari Menghindari• • Membisu (pura-pura Membisu (pura-pura disalahkan: disalahkan: tidak tahu/mampu) tidak tahu/mampu) • • Memoles Memoles• • Mengulur waktu Mengulur waktu • • Bermain aman Bermain aman• • Menipu (dukungan Menipu (dukungan • • Membenarkan Membenarkan palsu) palsu) • • Mencari kambing hitam Mencari kambing hitam • • Misrepresentasi (tidak Menghindari Menghindari Misrepresentasi (tidak perubahan: menunjukkan yang menunjukkan yang perubahan: sebenarnya) sebenarnya) • • Pencegahan Pencegahan • • Perlindungan diri Perlindungan diri (menutup-nutupi (menutup-nutupi informasi) informasi) © 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Impression Management (IM) Impression Management (IM) Impression Management Proses dimana individu mencoba untuk mengontrol IM Techniques: : IM Techniques kesan orang lain mengenai • • Keselarasan Keselarasan mereka • • Alasan Alasan • • Permintaan maaf Permintaan maaf • • Promosi diri Promosi diri • • Pujian PujianSource: Based on B. R. Schlenker, Impression Management (Monterey, CA: • • Sesuatu yang Sesuatu yangBrooks/Cole, 1980); W. L. Gardner and M. J. Martinko, “ImpressionManagement in Organizations,” Journal of Management, June 1988, p. 332; menyenangkan menyenangkanand R. B. Cialdini, “Indirect Tactics of Image Management Beyond Basking,”in R. A. Giacalone and P. Rosenfeld (eds.), Impression Management in theOrganization (Hillsdale, NJ: Lawrence Erlbaum Associates, 1989), pp. 45–71. • • Asosiasi Asosiasi© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • Apakah Tindakan Politik itu etis? Apakah Tindakan Politik itu etis?UtilitarianismUtilitarianism Rights Rights Justice JusticeSource: Adapted from G.F. Cavanagh, D. Moberg, and M. Valasquez,“The Ethics of Organizational Politic,” Academy of Management Review,July 1981, p. 368. Reprinted with permission.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.
  • TUGAS TUGASCarilah sebuah artikel/tulisan mengenai contoh nyata perilaku politik di tempat kerja.Analisislah dengan teori-teori yang telah anda dapatkan selama perkuliahan.© 2005 Prentice Hall Inc. All rights reserved.