10 culture

  • 874 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
874
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
147
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide
  • Lingk. Usaha yg penuh persaingan akan mmunculkan perusahaan yang berbudaya agresif, inovatif, orientasi hasil, memperhatikan hal detail

Transcript

  • 1. BUDAYA ORGANISASI ORGANIZATIONAL BEHAVIOR S T E P H E N P. R O B B I N S E L E V E N T H E D I T I O N© 2005 Prentice Hall Inc. WWW.PRENHALL.COM/ROBBINS PowerPoint PresentationAll rights reserved. by Charlie Cook
  • 2. Definisi Budaya OrganisasiDefinisi Budaya OrganisasiBudaya OrganisasiSebuah sistem makna Karakteristik :: Karakteristikbersama yang dianut 1. Inovasi dan 1. Inovasi dan pengambilan resikooleh para anggota yang pengambilan resikomembedakan suatu 2. Perhatian secara rinci 2. Perhatian secara rinciorganisasi dari organisasi 3. Orientasi hasil 3. Orientasi hasillainnya 4. Orientasi orang 4. Orientasi orangSistem makna 5. Orientasi tim 5. Orientasi timbersama: 6. Keagresifan 6. KeagresifanSekumpulan karakteristik 7. Stabilitas 7. Stabilitaskunci yang dijunjungtinggi oleh organisasi
  • 3. Apakah Organisasi mempunyai budaya yang seragam ?Apakah Organisasi mempunyai budaya yang seragam ?Budaya DominanMenggambarkan nilai-nilai intiyang dianut bersama olehsebagian besar anggotaorganisasi.Sub BudayaBudaya kecil didalamorganisasi yang ditentukanoleh tanda-tanda danpemisahan secara geografis.
  • 4. Nilai IntiNilai-nilai utama atau dominan yangditerima secara keseluruhan dalamorganisasi.Budaya KuatSuatu budaya dimananilai inti organisasidipegang secara intensifdan dianut secara luas
  • 5. Ciri -- Ciri Budaya KuatCiri Ciri Budaya Kuat1. Anggota loyal terhadap organisasi2. Pedoman bertingkah laku dipatuhi oleh anggota organisasi3. Nilai-nilai organisasi dihayati dan dilaksanakan dalam tingkah laku sehari-hari4. Menurunnya turnover5. Adanya kepaduan dan komitmen terhadap organisasi6. Memberikan tempat khusus bagi pahlawan perusahaan7. Dijumpai banyak ritual
  • 6. Ciri – Ciri Budaya LemahCiri – Ciri Budaya Lemah1. Terbentuk kelompok-kelompok yang saling bertentangan satu sama lain.2. Kesetiaan kepada kelompok melebihi kesetiaan kepada organisasi.3. Anggota tidak segan-segan mengorbankan kepentingan organisasi untuk kepentingan kelompok atau pribadi.
  • 7. Enam prinsip yang akan membantu mengukur layak/tidaknya sebuahpengambilan keputusan : Menyediakan lingkungan kerja akrab dengan saling menghargai dan menjunjung martabat satu sama lain. Mencakup adanya perbedaan. Keunggulan dalam penjualan, cita rasa dan pengiriman kopi. Semangat dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Kontribusi secara positif terhadap masyarakat. Kesadaran bahwa keuntungan adalah penting untuk kesuksesan masa depan.
  • 8.  Budaya vs Formalisasi – Budaya kuat meningkatkan konsistensi perilaku dan bisa menggantikan formalisasi. Budaya organisasi vs Budaya nasional – Budaya nasional mempunyai dampak yang besar terhadap karyawan daripada budaya organisasi. – Warganegara yang diseleksi untuk bekerja di perusahaan asing adalah orang yang tidak khas dengan anggota negara mereka.
  • 9. Apa yang Dilakukan Budaya?Apa yang Dilakukan Budaya? Fungsi Budaya: Fungsi Budaya: 1. Mengidentifikasi batasan antara organisasi yang 1. Mengidentifikasi batasan antara organisasi yang satu dengan yang lain. satu dengan yang lain. 2. Membawa rasa identitas untuk anggotanya. 2. Membawa rasa identitas untuk anggotanya. 3. Memfasilitasi tumbuhnya komitmen pada sesuatu 3. Memfasilitasi tumbuhnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan pribadi. yang lebih luas daripada kepentingan pribadi. 4. Meningkatkan stabilitas sistem sosial. 4. Meningkatkan stabilitas sistem sosial. 5. Sebagai pembuat makna dan mekanisme kendali 5. Sebagai pembuat makna dan mekanisme kendali untuk membentuk perilaku karyawan. untuk membentuk perilaku karyawan.
  • 10. Apa yang Dilakukan Budaya?Apa yang Dilakukan Budaya? Budaya sebagai beban :: Budaya sebagai beban 1. Hambatan untuk berubah 1. Hambatan untuk berubah 2. Hambatan untuk perbedaan 2. Hambatan untuk perbedaan 3. Hambatan untuk akuisisi dan merger 3. Hambatan untuk akuisisi dan merger
  • 11. Asal mula BudayaAsal mula Budaya Pendiri menyewa karyawan yang berpikir dan merasakan dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan. Pendiri mengindoktrinasi dan mensosialisasikan pemikiran dan perasaan mereka kepada karyawan Perilaku pendiri merupakan suatu model peran yang menganjurkan karyawan untuk mengenal mereka dan kemudian memasukkan kepercayaan, nilai dan asumsi-asumsi mereka.
  • 12. Unsur – Unsur Pembentuk BudayaUnsur – Unsur Pembentuk Budaya1. Lingkungan Usaha2. Nilai – nilai3. Pahlawan4. Ritual5. Jaringan budaya
  • 13. Bagaimana Budaya Terbentuk Bagaimana Budaya Terbentuk ImplementasiPendiriOrganisasi Artifak Budaya Ide Nilai Asumsi OrganisasiKelompok / Pembelajaranperorangandalamorganisasi Seleksi Manajemen Puncak Sosialisasi
  • 14. Menjaga Budaya agar Tetap HidupMenjaga Budaya agar Tetap Hidup Seleksi – Menaruh perhatian tentang bagaimana calon akan menyesuaikan dengan organisasi. – Menyediakan informasi kepada calon tentang organisasi. Manajemen Puncak – Senior executives Membantu penetapan norma-norma perilaku yang dipakai organisasi. Sosialisasi – Proses yang membantu karyawan baru beradaptasi dengan budaya organisasi.
  • 15. Tahapan dalam Proses SosialisasiPre-arrival StagePeriode Pembelajaran yang terjadi sebelum karyawan baru bergabung dalam organisasi.Encounter StageTahapan dimana karyawan baru melihat apa yang diinginkan organisasi dan menghadapikemungkinan penyimpang antara harapan dan realitasMetamorphosis StageTahapan dimana karyawan baru berubah dan menyesuaikan diri dengan pekerjaan,kelompok kerja dan organisasi.
  • 16. Penciptaan Budaya Organisasi yang PantasPenciptaan Budaya Organisasi yang Pantas Karakteristik Organisasi yang mengembangkan Standar Etika yang Tinggi – Toleransi yang tinggi terhadap resiko – Keagresifan yang rendah sampai sedang – Fokus pada cara seperti pada hasil Tindakan Manajerial dalam mengenalkan Budaya – Model Peran yang nyata – Mengkomunikasikan harapan yang pantas – Penyediaan pelatihan etika. – Penghargaan Tidakan etis dan hukuman bagi yang tidak etis. – Penyediaan mekanisme perlindungan .
  • 17. Menciptakan kultur tanggapMenciptakan kultur tanggappelangganpelanggan
  • 18. Tindakan Manajerial :: Tindakan Manajerial•• Seleksi karyawan baru dengan kepribadian dan Seleksi karyawan baru dengan kepribadian dan sikap yang konsisten terhadap orientasi pelayanan sikap yang konsisten terhadap orientasi pelayanan yang tinggi yang tinggi•• Latih dan sosialisasi karyawan untuk lebih fokus Latih dan sosialisasi karyawan untuk lebih fokus kepada pelanggan kepada pelanggan•• Rubah struktur organisasi untuk memberikan Rubah struktur organisasi untuk memberikan karyawan lebih banyak kendali. karyawan lebih banyak kendali.•• Berikan kekuasaan kepada karyawan untuk Berikan kekuasaan kepada karyawan untuk membuat keputusan mengenai pekerjaan mereka. membuat keputusan mengenai pekerjaan mereka.
  • 19. Tindakan Manajerial (Lanjutan) :: Tindakan Manajerial (Lanjutan)•• Pimpin dengan penyampaian visi dan perlihatkan Pimpin dengan penyampaian visi dan perlihatkan komitmen terhadap pelanggan. komitmen terhadap pelanggan.•• Adakan penilaian kinerja berdasarkan customer- Adakan penilaian kinerja berdasarkan customer- focused employee behaviors. focused employee behaviors.•• Sediakan Pengakuan untuk karyawan yang Sediakan Pengakuan untuk karyawan yang membuat usaha tertentu untuk menyenangkan membuat usaha tertentu untuk menyenangkan pelanggan. pelanggan.
  • 20. Bagaimana Budaya Organisasi Berdampak Bagaimana Budaya Organisasi Berdampakterhadap Kinerja dan Kepuasan terhadap Kinerja dan Kepuasan