Kelebihan dan kekurangan bauran pemasaran

10,956 views

Published on

Semoga Bermanfaat .....

Published in: Economy & Finance
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
10,956
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
84
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kelebihan dan kekurangan bauran pemasaran

  1. 1. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 1 Kelebihan dan Kekurangan Bauran Komunikasi Pemasaran Disusun oleh : Yusuf Herlambang Syah 1M121926 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BANK BPD JATENG SEMARANG
  2. 2. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 2 Kelebihan dan Kekurangan Bauran Komunikasi Pemasaran 1. Iklan Iklan atau periklanan (advertising) adalah media komunikasi pemasaran yang sudah menjadi bagian integral dari masyarakat dan sistem ekonomi manusia. Dalam kehidupan masyarakat yang sudah maju dan kompleks, iklan berevolusi ke dalam sistem komunikasi vital masyarakat, terutama dunia bisnis. Beriklan perlu metode promosi yang seakurat mungkin karena imbasnya sedemikian dahsyat kepada khalayak, baik dalam hal isi pesan maupun penyampaian (Prisgunanto, 2006:73). Kelebihan Dan Kekurangan Media Iklan A. Media Eletronik 1) Televisi ( TV )  Kelebihan 1. Dapat dinikmati oleh siapa saja. 2. Dapat menjangkau daerah yang luas. 3. Waktu siarannya sudah tertentu. 4. Memiliki daya penyampaian dan pengaruh yang kuat karena dapat memberikan kombinasi antara suara dengan gambar ( yang bergerak ). 5. Memudahkan para audiensnya untuk memahami yang diiklankan. 6. Tidak memerlukan keahlian dan kemampuan membacaseperti pada media cetak. 7. Dengan gambar-gambar, semua orang sudah cukup mengerti maknanya.  Kekurangan : 1. Biaya relatif tinggi. 2. Hanya dapat dinikmati sebentar (pesan berlalu sangat cepat). 3. Khalayak yang selektif (tidak setajam media lainnya kemungkinan menjangkau segmen tidak tepat karena pemborosan geografis). 4. Kesulitan teknis. 5. Tidak semua tempat dapat dicapai gelombang penyiaran televisi. 6. Tidak semua orang memiliki pesawat televisi melihat harganya yang relatif mahal. 2) Radio  Kelebihan : 1. Biayanya relatif rendah (dalam artian hardware-nya serta dalam produksi siarannya) 2. Dapat diterima oleh siapa saja.
  3. 3. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 3 3. Dapat menjangkau daerah yang cukup luas. 4. Bersifat Auditif 5. Lebih leluasa dalam penyampaian pesan-pesannya tanpa banyak varian-variannya. 6. Menimbulkan audio imaginatif. Efek yang ditimbulkan lebih dahsyat dari pada efek visual. 7. Daya tembus yang besar tidak mengenal rintangan. 8. Radio yang menggunakan gelombang SW, MW, mempunyai kemampuan penetrasi area yang luas sehingga pesan yang disampaikan dapat mengatasi jarak, ruang dan waktu. 9. Merupakan sarana yang cepat dalam menyebarluaskan informasi . 10. Radio dapat diterima dan didengar di areal tanpa listrik atau tidak selalu membutuhkan daya listrik. 11. Praktis (portable dapat di bawa kemana-mana) dan audience selectivity. 12. Mengatasi buta huruf artinya para pendengar radio tidak dituntut untuk bisa membaca.  Kekurangan : 1. Waktunya terbatas. 2. Tidak mengemukakan gambar. 3. Pendengar sering kurang mendengarkan secara penuh karena diselingi melakukan pekerjaan lain. 4. Sulit untuk menyampaikan pesan-pesan yang kompleks 5. Alternatif audiance dalam pemilihan stasiun lebih banyak ( persaingan yang ketat ) 6. Sekilas dengar atau bersifat auditif saja sedangkan televii lebih lengkap. 7. Tidak dapat di gunakan untuk menyampaikan acara yang abstrak dan komples (rumit) . B. Media Cetak 1) Koran ( Surat Kabar )  Kelebihan : 1. Biasanya relatif tidak mahal. 2. Fleksibel (lebih luwes dalam menentukan jadwal publikasi iklan dan surat kabar yang mempublikasikan (apakah lokal, regional ataukah nasional) berkaitan dengan khalayak yang dijadikan sasaran iklan). 3. Dapat dinikmati lebih lama. 4. Market coverage ; surat kabar mampu menjangkau daerah-daerah perkotaan sesuai cakupan wilayahnya.
  4. 4. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 4 5. Comparison shooping ; surat kabar sering digunakan sebagai bahan acuan atau referensi konsumen dalam membeli barang atau jasa. 6. Positive consumer attitude ; aktualitas informasi yang sampaikan digunakan juga sebagai acuan pembaca.  Kekurangan : 1. Mudah diabaikan serta cepat basi. Contoh : Short life span ; meski jangkauannya luas dan massal serta dapat didokumentasikan, pembaca surat kabar hanya butuh waktu kurang lebih 15 menit hingga 30 menit untuk membacanya serta umumnya hanya sekali saja membacanya. 2. Selain itu usia informasinya hanya 24 jam setelah itu sudah dianggap basi. 3. Clutter ; Jika isi dan tata letaknya kacau akan mempengaruhi pemaknaan dan pemahaman isi pesan iklan oleh pembacanya. 4. Limited coverage of certains group ; beberapa kelompok tertentu tidak bisa dijangkau oleh surat kabar, misal kelompok masyarakat menengah ke bawah atau masyarakat usia di bawah 15 tahun. 5. Products that don’t fit ; beberapa produk tidak dapat diiklankan dengan menggunakan surat kabar karena memerlukan demonstrasi atau memerlukan pertimbangan tertentu. Contoh iklan BH atau iklan peralatan olah raga. 6. Jenis bahan yang digunakan biasanya mudah sobek, artinya gangguan mekanis tinggi, sehingga informasi yang diterima tidak lengkap. 2) Majalah  Kelebihan : 1. Dapat dinikamti lebih lama (long life span) 2. Pembacaannya lebih selektif. 3. Dapat mengemukakan gambar yang menarik (Kualitas Visual). Khalayak sasaran; salah satu keunggulan majalah jika dibandingkan dengan media lainnya adalah kemampuannya menjangkau segmen pasar tertentu yang terspesialisasi. 4. Penerimaan khalayak; kemampuan mengangkat produk-produk yang diiklankan sejajar dengan persepsi khalayak sasaran terhadap prestige majalah yang bersangkutan.
  5. 5. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 5  Kekurangan : 1. Biaya lebih relatif tinggi (mahal). 2. Fleksibilitasnya rendah (terbatas). 3. Banyak majalah yang peredarannya lambat sehingga hanya menumpuk di rak-rak toko. 4. Ada juga majalah yang tidak memiliki jaringan distribusi yang tepat. 5. Jenis bahan yang digunakan biasanya mudah sobek, artinya gangguan mekanis tinggi, sehingga informasi yang diterima tidak lengkap. C. Media luar ruang ( Outdoor) 1) Billboard  Kelebihan : 1. Relatif Murah 2. Media luar ruang / billboard sesungguhnya memerlukan pembiayaan yang relatif murah karena berlaku selama 1 tahun untuk sekali kontrak/pembayaran. 3. Penjadwalan Fleksibel 4. Penjadwalan / penempatan media luar ruang relatif fleksibel karena dapat ditempatkan pada lokasi-lokasi yang dianggap paling tepat untuk suatu produk yang akan diiklankan. 5. Mengingatkan produk secara terus-menerus 6. Billboard yang dipasang pada lokasi-lokasi strategis seperti perempatan jalan memiliki terpaan secara terus-menerus bagi pengguna jalan yang melewatinya. 7. Mengajak langsung membeli 8. Dengan ukuran yang besar dan pencahayaan yang sempurna billboard bahkan dapat menarik setiap pengguna jalan. Dampak yang jauh adalah mampu mempengaruhi langsung untuk mencoba atau membeli produk yang diiklankan dalam billboard. 9. Potensi Kreatif 10. Media luar ruang memiliki fleksibilitas pengembangan kreatifitas sesuai dengan kemampuan praktisi-praktisi kreatif.  Kekurangan : 1. Pesan Terbatas 2. Karena waktu baca / penglihatan yang sekelebat, pesan-pesan pada media luar ruang dibuat sangat terbatas atau singkat.
  6. 6. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 6 3. Tidak efektif bagi pengendara mobil, pengendara mobil yang membutuhkan konsentrasi penuh, kadang-kadang mengesampingkan berbagai hal yang ia lewati, termasuk billboard yang mengiklankan produk tertentu, apalagi membaca secara jelas. 4. Kendaraan umum yang penuh sesak dalam kota-kota besar seperti Jakarta, di mana kendaraan umum adalah sarana transportasi bagi sebagian besar masyarakat, menyebabkan kondisi yang penuh sesak dan menyulitkan untuk sekedar melihat ke luar kendaraan. 5. Media-media luar ruang rentan terhadap pengrusakan dari masyarakat yang tidak menyenangi adanya media iklan yang dipasang. Pendapat : Iklan merupakan media komunikasi yang banyak di pakai oleh perusahaan- perusahaan, karena dianggap efektif dalam mendongkrak penjualan, baik dari media cetak maupun media elektronik, bahkan produk yang diiklankan lebih cepat dikenal oleh banyak masyarakat karena sebagian besar masyarakat lebih sering menonton TV sebagai mengisi waktu luang,ataupun melihat iklan-iklan yang terpampang jelas di jalan-jalan. Namun akhir-akhir ini banyak iklan yang terpasang liar dijalan umum dan itu semua sering mengganggu para pengguna jalan. Iklan akan menjadi bermanfaat apabila diiklankan dengan bijaksana. 2. Promosi Penjualan Pada sarana komunikasi pemasaran, sales promotion adalah memiliki efek yang singkat sebagai upaya menstimulasi tekanan pada sikap pembelian. Asumsi ini berangkat dari kebiasaan orang yang akan membeli sesuatu barang tidak akan merencanakan sesuatu itu secara mendadak, hal inilah yang akan terjadi pada penjualan lewat sarana ini. Mungkin saja penjualan pada saat promosi akan sangat tinggi karena faktor-faktor lain, bukan pada kesadaran pelanggan atau konsumen akan produk tersebut, seperti kebanyakan pengunjung pameran memerlukan barang yang ada demi satu kegunaan, tetapi bukan pada merek yang ditawarkan dalam komunikasi pemasaran (Prisgunanto, 2006:75)  Kelebihan : 1. Komunikatif 2. Mampu menciptakan respon audiens terhadap perusahaan 3. Mempererat hubungan jangka panjang dengan seorang pengecer
  7. 7. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 7 4. Sales promotion menghasilkan tanggapan penjualan yang lebih cepat dan lebih terukur daripada iklan 5. Mendorong konsumen untuk mencoba produk baru  Kekurangan : 1. Hanya untuk pasar baru. 2. Cenderung tidak menghasilkan pembeli baru berjangka panjang dalam pasar mapan 3. Kurang memungkinkan untuk membujuk penguna-pengguna loyal dari merek lain untuk pindah ke merek perusahaan Pendapat: Promosi penjualan merupakan sarana komunikasi dalam pemasaran, dalam promosi penjualan dapat memberikan hal-hal positif mengenai pemasaran suatu produk dimana dapat mendorong konsumen untuk mencoba produk-produk baru dari perusahaan terkait (inovasi produk), hal ini cocok untuk pemasaran produk-produk baru dari perusahaan, dimana tidak perlu repot-repot. Akan tetapi promosi penjualan cenderung tidak menghasilkan pembeli baru, lebih mempertahankan konsumen lama. 3. Personal Selling Sarana personal selling memiliki efek langsung pada proses penjualan berdasarkan sales forces. Memang keandalan personal selling yang paling utama adalah mampu mendekatkan pelanggan dengan penjualan lewat penggunaan jalur-jalur distribusi barang dan produk yang ada. Lewat personal selling ini pelanggan akan tanpa sungkan-sungkan menanyakan dan mencari tahu kemampuan produk tersebut dengan leluasa. Mereka juga akan bisa mendapatkan informasi akurat, sisi kebaikan dan keburukan dari produk secara langsung dari konsumen (Prisgunanto, 2006:74)  Kelebihan : 1. Personal selling melibatkan komunikasi secara langsung dengan konsumen potensial, sehingga lebih bisa membujuk daripada alat-alat promosi lain. 2. Proses komunikasi face-to-face menjadikan konsumen potensial lebih memperhatikan pesan dari komunikator. 3. Personal selling dapat mendesain cara penyampaian pesan yang berbeda sesuai dengan situasi dan kondisi audience.
  8. 8. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 8 4. Dalam personal selling terjadi komunikasi dua arah, sehingga dapat memungkinkan adanya dialog interaktif antara salesperson dengan konsumen. 5. Personal selling lebih memungkinkan untuk menyampaikan pesan yang kompleks mengenai suatu produk yang tidak dapat disampaikan melalui iklan.  Kekurangan 1. Hanya dapat menjangkau sedikit konsumen potensial 2. Relatif mahal 3. Sulitnya mendapatkan sales person yang memiliki kualifikasi sesuai kebutuhan perusahaan. Pendapat : Penjualan pribadi ini cukup menjanjikan dalam pemasaran, karena ada komunikasi 2 arah sehingga ada dialog interaktif antara salesperson dengan konsumen sehingga konsumen bisa mengerti dengan jelas tentang produk perusahaan yang ditawarkan yang nantinya dapat membuat konsumen tersebut menjadi loyal, walaupun demikian penjualan pribadi ini cukup menguras banyak uang ( mahal ), hal ini cukup sepadan dengan hasil yang di dapatka. 4. Pemasaran Langsung ( Direct marketing ) Direct marketing adalah sistem pemasaran yang bersifat interaktif, yang memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk menimbulkan respon yang terukur dan atau transaksi di sembarang lokasi. Dalam direct marketing, komunikasi promosi ditujukan langsung kepada konsumen individual, dengan tujuan agar pesan-pesan tersebut ditanggapi konsumen yang bersangkutan, baik melalui telepon, pos atau dengan datang langsung ke tempat konsumen.  Kelebihan 1. Dengan Direct Marketing diharapkan suatu produk/jasa dapat menjangkau target pasarnya 2. Biaya yang dikeluarkan jauh lebih efektif mengingat penjualan yang dilakukan adalah penjualan yang berulang (repeat sales) dengan target pasar yang cukup jelas 3. Direct marketing dapat dilakukan melalui berbagai jenis bentuk media 4. Dengan Direct Marketing akan mudah dihitung respon yang muncul dari kegiatan marketing disamping dapat mempermudah pembuatan anggaran promosi 5. Dengan direct media, feedback dapat diperoleh langsung dari konsumen
  9. 9. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 9 6. Dengan Direct Marketing, kegiatan riset harga, promosi, dan penentuan waktu dapat dengan mudah dilakukan 7. Dengan menggunakan direct media pesan yang disampaikan dapat dikustomisasi untuk konsumen yang dituju 8. Database konsumen dapat dengan mudah dibentuk dalam Direct Marketing sehingga dapat diraih penjualan yang berulang dari satu pelanggan 9. Kesempatan untuk membentuk hubungan jangka panjang dengan konsumen dapat dilakukan melalui database konsumen yang sudah ada 10. Database konsumen dapat digunakan untuk membuat profil konsumen, membagi konsumen dalam berbagai segment, mengumpulkan informasi tentang suatu produk/jasa dan bahkan mencari alasan seseorang membeli produk/jasa atau tidak  Kekurangan 1. Direct Marketing yang dilakukan lewat pengiriman surat misalnya, konsumen yang ditelepon setiap saat ataupun penawaran lewat sales dapat menimbulkan citra negatif dimata konsumen terutama saat konsumen membutuhkan privacy atau tidak mau diganggu 2. Tingkat ketepatan daftar yang digunakan untuk menunjuk target market yang dituju terkadang terlalu rendah, karena daftar yang digunakan tidak sesuai dengan target market yang disasar oleh perusahaan 3. untuk melaksanakan Direct Marketing diperlukan fasilitas dan sarana yang cukup memadai misalnya fasilitas telepon on-line, SDM yang handal dan menguasai informasi suatu produk/jasa dimana perusahaan mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menyediakan fasilitas tersebut 4. Semakin lama harga-harga untuk iklan yang menggunakan media direct mail makin mahal, sehingga banyak yang beralih menggunakan media internet Pendapat : Pemasaran langsung bentuk komunikasi pemasaran yang dapat digunakan melalui berbagai media sehingga terlihat lebih efektif dalam pemarasan suatu produk, sehingga apa yang diharapkan dari komunikasi pemasaran ini dapat tercapai, namun untuk bisa melakukan ini cukup sulit karena diperlukan fasilitas-fasilitas serta sarana yang memadai, mungkin komunikasi pemasaran ini hanya untuk perusahaan yang cukup besar.
  10. 10. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 10 5. Experiantial Contact: Events, Sponsorship Konsep pemasaran yang menarik perhatian konsumen dengan cara menciptakan pengalaman dalam menggunakan produk kita, atau dengan kata lain yang dtonjolkan bukan lagi produknya, melainkan “pengalaman” menggunakan produk tersebut. Contoh : Saung Mang Ujo Bandung yang menjual pengalaman menyaksikan pertunjukan sekaligus memainkan angklung sebagai sarana untuk menarik konsumen datang ketempatnya, bahkan sejak saung mang ujo memploklamirkan diri sebagai Pusat kebudayaan angklung Indonesia, konsumen nya tidak hanya datang dari dalam negri bahkan dari seluruh penjuru dunia, padahal saung mang ujo tidak pernah beriklan besar-besaran.  Kelebihan : 1. Konsumen dengan cepat akan tertarik untuk membeli sebab pengalaman menggunakan atau mengkomsumsi produk tersebut membuat mereka rela membayar sekalipun mahal  Kekurangan : 1. Dengan menjual pengalaman atau lifestyle maka segmentasi pasar akan terbatas hanyak kepada konsumen yang sesuai dengan segmen tersebut. Pendapat : Dalam komunikasi pemasaran ini dengan konsep memberikan pengalaman yang tidak menonjolkan produk yang ditawarkan namun “pengalaman“ produk tersebut,dengan konsep ini dapat menarik perhatian dari konsumen sehingga dapa meningkatkan penjualan, namun untuk menggunakan konsep ini harus kreatif dalam “membuat pengalaman”, apabila pengalaman yang ditampilkan tidak menarik dapat menjadi boomerang yang justru membuat konsumen enggan datang, memang diperlukan daya kreatif yang tinggi serta harus hati-hati dalam menawarkan “pengalaman”. 6. Hubungan Masyarakat Sarana komunikasi pemasaran ini bisa dikatakan bersifat konstan. Sarana ini akan membangun efek pemasaran yang sangat lambat sebagai pendukung fungsi-fungsi komunikasi yang lain kepada pelanggan sebagai reinforce kredibilitas produk. Misalnya, perusahaan memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar lingkungan perusahaan dengan ikut membantu kesejahteraan mereka dengan kegiatan kemanusiaan dan lain-lain.
  11. 11. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 11 Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut: 1. Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan konsumen. 2. Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan. 3. Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation. 4. Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek. 5. Mendukung bauran pemasaran.  Kelebihan 1. Lebih terpercaya karena berasal dari lembaga formal atau orang yang dikenal 2. Mampu menciptakan Susana yang dramatif  Kekurangan 1. Karena sumber informasi bukan dari internal, maka sulit dikendalikan perusahaan Pendapat : Dalam komunikasi pemasaran yang menggunakan konsep Hubungan Masyarakat (HUMAS) lebih kepada bentuk formal sehingga lebih terpercaya karena berasal dari lembaga formal atau orng yang dikenal, namun sullit dalam pengendalian iformasi. 7. Word of Mouth Konsep Pemasaran yang jenius adalah pemasaran yang bisa menciptakan kondisi dimana yang menjual suatu produk bukan lagi si penjual, akan tetapi produk itu sendirilah yang menjual dirinya. Bagaiman caranya? Tentu dengan menciptakan kondisi yang dimana kita berhasil memuaskan keinginan pelanggan sehingga timbul loyalitas lalu kemudian pelanggan-pelanggan tersebut mengundang pelanggan yang lain lewat isu dari “mulut ke mulut” inilah yang dinamakan “word of mouth” dan ini lebih efektif daripada menghabiskan dana yang besar hanya untuk beriklan lewat media massa. Sebab rekomendasilah yang bisa sangat berpengaruh terhadap keputusan pelanggan untuk membeli. Contoh : Barack Obama yang dengan cepat mendongkrak popularitasnya dalam pemilu presiden AS kemarin dengan konsep kampanye mulut ke mulut.  Kelebihan : 1. produk dengan cepat laris manis di pasaran serta menciptkan daya beli yang besar
  12. 12. MANAJEMEN PEMASARAN | BAURAN KOMUNIKASI PEMASARAN 12  Kekurangan : 1. produk juga dengan cepat dapat ditingglkan pelanggan manakala isu yang dibicarakan dari mulut ke mulut tersebut merusak imej perusahaan atau produk kita. Pendapat : Konsep komunikasi pemasaran Word of Mouth (WOM) cukup mudah, dalam konsep ini WOM menciptakan kondisi dimana yang menjual suatu produk bukan lagi si penjual, akan tetapi produk itu sendirilah yang menjual dirinya,WOM memberikan efek positif bila yang disampaikan dalam WOM adalah hal positif dari produk serta perspektif (sudut pandang) kepuasan konsumen yang di dapatkan dari produk tersebut, tetapi harus hati-hati dengan konsep ini, karena bisa saja apa yang disampaikan konsumen adalah hal-hal negatif dari produk sebagai bentuk pelampiasan ketidakpuasaan konsumen. Demikian beberapa penjelasan konsep bauran pemasaran yang saat ini sedang terjadi dan di jalankan oleh hampir semua korporat modern untuk tetap bisa bersaing dalam merebut hati pelanggan. Namun adapula yang collapse sebab tidak pekanya korporat-korporat tersebut terhadap perkembangan ilmu pemasaran

×