Kel 5 plasmodium malariae

9,476 views
8,979 views

Published on

oleh kenanga sari
fakultas sains dan matematika jurusan biologi universitas diponegoro semarang

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
9,476
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
197
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kel 5 plasmodium malariae

  1. 1. Kelompok 5 Beta C.N. Devi Shara Jepri Agung P. Kenanga Sari Moh Khanif N.
  2. 2. Plasmodium malariae
  3. 3. Apa saja yang akan Kita Bahas ?• Klasifikasi, struktur tubuh, siklus hidup Plasmodium malariae• Klasifikasi, Struktur tubuh, siklus hiidup Anopheles Sp.• Malaria, patogenik malaria, gejala-gejala malaria, pencegahan dan pengobatan malaria.
  4. 4. Taksonomi Plasmodium malariae• Kingdom: Protista• Phylum : Apicomplexa• Class : Aconoidasida• Order : Haemosporida• Family : Plasmodiidae• Genus : Plasmodium• Species : Plasmodium malariae
  5. 5. Struktur Tubuh Plasmodium malariae• Plasmodium memiliki struktur tubuh berbentuk bulat panjang yang dapat mencapai 10 mm.• Plasmodium malariae tidak memiliki alat gerak khusus, sehingga gerakannya dilakukan dengan mengubah kedudukan tubuhnya.• Dibagian anterior terdapat kompleks apikal berupa kait, penghisap, atau filamen sederhana untuk melekatkan diri pada inang. Kompleks apikal hanya terlihat dengan mikroskop elektron.
  6. 6. Plasmodium malariae• Plasmodium malariae termasuk dalam phylum Apicomplexa atau Sporozoa. Sporozoa merupakan golongan protista yang dapat membentuk spora untuk menginfeksi inangnya.• Plasmodium malariae merupakan parasit pada manusia (penyebab penyakit malaria quartana, ia mengambil makanan dengan menyerap dari tubuh inangnya.
  7. 7. Anopheles Sp.• Kingdom: Animalia• Phylum : Arthropoda• Class : Insecta• Order : Diptera• Family : Colicidae• Genus : Anopheles• Species : Anopheles Sp.
  8. 8. Karakteristik Anopheles Sp. Anopheles (nyamuk betina) merupakan salah satu anggota darifamily Culicidae. Terdapat 400 spesies nyamuk Anopheles. Namun,hanya 30-40 yang dapat menjadi vektor malaria. Secara alamiAnopheles gambiae paling terkenal akibat peranannya sebagaipenyebar parasit malaria (misalnya Plasmodium malariae). DiIndonesia, ditemukan 80 spesies nyamuk Anopheles tetapi hanya 16spesies sebagai vektor malaria. Ciri nyamuk Anopheles Relatif sulitdibedakan dengan jenis nyamuk lain, kecuali dengan kaca pembesar.Ciri paling menonjol yang bisa dilihat oleh mata telanjang adalah posisiwaktu menggigit menungging, terjadi di malam hari, baik di dalammaupun di luar rumah, sesudah menghisap darah nyamuk istirahat didinding dalam rumah yang gelap, lembab, di bawah meja, tempat tiduratau di bawah dan di belakang lemari
  9. 9. Siklus Hidup Anopheles Sp.
  10. 10. Perbedaan Anopheles dengan Jenis Nyamuk Lainnya
  11. 11. ♂ 200 m
  12. 12. Siklus Hidup Plasmodium malariae Pada manusia
  13. 13. Siklus Hidup Plasmodium malariae pada Anopheles betina
  14. 14. Stadium-Stadium Plasmodiummalariae pada tubuh manusia
  15. 15. Perbedaan Morfologi Pada setiap StadiumPlasmodium vivax Plasmodium falciparumPlasmodium malariae Plasmodium ovale
  16. 16. Proses-Proses Kehidupan Plasmodium malariae• Metabolisme (pertukaran zat)• Pertumbuhan• Pergerakan Plasmodium malariae• Perkembangbiakan• Reaksi terhadap rangsangan
  17. 17. Malaria• Penyakit malaria adalah penyakit menular yang menyerang dalam bentuk infeksi akut ataupuan kronis. Penyakit ini disebabkan oleh protozoa genus plasmodium bentuk aseksual, yang masuk ke dalam tubuh manusia dan ditularkan oleh nyamuk Anhopeles betina. Istilah malaria diambil dari dua kata bahasa italia yaitu mal = buruk dan area = udara atau udara buruk karena dahulu banyak terdapat di daerah rawa – rawa yang mengeluarkan bau busuk. Penyakit ini juga mempunyai nama lain seperti demam roma, demam rawa, demam tropik, demam pantai, demam charges, demam kura dan paludisme Di dunia ini hidup sekitar 400 spesies nyamuk anopheles, tetapi hanya 60 spesies berperan sebagai vektor malaria alami.
  18. 18. Kasus yang terjadi dalam Malaria1. Kasus Rekrudesensi Rekrudesensi adalah berulangnya gejala klinik dan parasitemia dalam masa 8 minggu sesudah berakhirnya serangan primer.2. Kasus Relaps Relaps dinyatakan sebagai berulangnya gejala klinik setelah periode yang lama dari masa laten, sampai 5 tahun.
  19. 19. Patogenesis MalariaPatogenesis malaria akibat dari interaksikompleks antara parasit, inang dan lingkungan.1. Penghancuran eritrosit2. Mediator endotoksin-makrofag.3. Sekuestrasi eritrosit yang terluka
  20. 20. Gejala-Gejala Penyakit Malariaa. Periode dingin Dimulai dengan menggigil, kulit dingin, dan kering, penderita sering membungkus dirinya dengan selimut atau sarung pada saat menggigil, sering seluruh badan gemetar, pucat sampai sianosis seperti orang kedinginan. Periode ini berlangsung antara 15 menit sampai 1 jam diikuti dengan meningkatnya temperature.
  21. 21. b. Periode Demam Wajah penderita terlihat merah, kulitpanas dan kering, nadi cepat dan panastubuh tetap tinggi, dapat sampai 40 °Catau lebih, respirasi meningkat, nyerikepala, nyeri retroorbital, muntah-muntah dan dapat terjadi syok. Terjadinya demam pada penyakitmalaria adalah berhubungan erat dengankerusakan dari generasi merozoit danrupturnya sel darah merah yang berisimerozoit tersebut. Terjadinya demamjuga dirangsang oleh produk exkresi dariparasit yang dikeluarkan pada waktuerytrocyt lysis
  22. 22. • c. Periode berkeringat Penderita berkeringat mulai dari temporal, diikuti seluruh tubuh, penderita merasa capek dan sering tertidur. Bila penderita bangun akan merasa sehat dan dapat melakukan pekerjaan biasa. Anemia merupakan gejala yang sering ditemui pada infeksi malaria, dan lebih sering ditemukan pada daerah endemik. Kelainan pada limpa akan terjadi setelah 3 hari dari serangan akut dimana limpa akan membengkak dan nyeri.
  23. 23. Penularan Penyakit Malariaa. Alamiah Terjadi melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang mengandung spororzit Plasmodium malariae.a. Nonalamiah penularan malalui transfusi darah, masa inkubasinya tergantung pada jumlah parasit yang turut masuk bersama darah dan tingkat imunitas penerima darah. Masa inkubasi merupakan rentang waktu sejak sporozoit masuk sampai timbulnyagejala klinis yang ditandai dengan demam. Masa inkubasi Plasmodium malariae yaitu 28-30 hari.
  24. 24. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyebaran Malaria1.Lingkungan Fisik (suhu, kelembaban udara, hujan , angin, Sinar Matahari, arus air)2. Lingkungan kimia (Oksigen, Kadar garam, pH)3. Lingkungan Biologis (misalnya, Bakau dan Algae).4. 4. Lingkungan Sosial Budaya
  25. 25. Pencegahan Penyakit Malaria• Penyemprotan dengan insectisida• Larviciding• Biological control• Pengolahan lingkungan (Source reduction)• Pemakaian Kelambu
  26. 26. Pengobatan penyakit Malaria• obat antimalaria biasanya yang dipakai adalah Chloroquine, Namun ada beberapa penderita yang resisten dengan pemberian Chloroquine, maka beberapa dokter akan memberikan antimalaria lainnya seperti Artesunate- Sulfadoxine/pyrimethamine, Artesunate - amodiaquine, Artesunat-piperquine, Artemether-lumefantrine,dan Dihidroartemisinin-piperquine.
  27. 27. Ada yang diatanyakan ?

×