• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
penyakit pada sel darah & organ peredaran darah
 

penyakit pada sel darah & organ peredaran darah

on

  • 18,241 views

 

Statistics

Views

Total Views
18,241
Views on SlideShare
18,241
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
190
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    penyakit pada sel darah & organ peredaran darah penyakit pada sel darah & organ peredaran darah Presentation Transcript

    • TUGAS BIOLOGI 21. PENYAKIT PADA SEL-SEL DARAH2. ORGAN-ORGAN PEREDARAN DARAH => JANTUNG => PEMBULUH DARAH DISUSUN OLEH : ~SIVIA NUR AVIVAH (10/ XI IA 4) ~YULIANA DYAH K (30/XI IA 4)
    • 1. BERBAGAI PENYAKIT PADA SEL-SEL DARAH ERITROSIT LEUKOSIT TROMBOSIT
    • 1. PENYAKIT PADA ERITROSIT (SEL DARAH MERAH)A. PENGERTIAN ANEMIA :• Anemia (dalam bahasa Yunani: Tanpa darah) adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal.• Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari paru-paru, dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.• Anemia menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin dalam sel darah merah, sehingga darah tidak dapat mengangkut oksigen dalam jumlah sesuai yang diperlukan tubuh .
    • B. GEJALA ANEMIA : Gejala-gejala yang disebabkan oleh pasokan oksigen yang tidak mencukupi kebutuhan ini, bervariasi. Anemia bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang. Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.C. DIAGNOSA : Pemeriksaan darah sederhana bisa menentukan adanya anemia. Persentase sel darah merah dalam volume darah total (hematokrit) dan jumlah hemoglobin dalam suatu contoh darah bisa ditentukan. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari hitung jenis darah komplit (CBC). Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari hitung jenis darah komplit (CBC).
    • D. PENYEBAB DARI ANEMIA :• Perdarahan hebat• Kronik (menahun)• Akut (mendadak)• Pecah pembuluh darah• Pembedahan• Pendarahan hidung• Kecelakaan• Persalinan• Wasir• Genetik• Kanker disaluran pencernaan• Ulkus peptikum• Tumor ginjal di kandung kemih• Pendarahan menstruasi yg sangat banyak• Berkurangnya pembentukan sel darah merah karena : =>Kekurangan zat besi =>Kekurangan vitamin B12 =>Kekurangan asam folat =>Kekurangan vitamin C =>Penyakit kronik
    • 2. PENYAKIT PADA LEUKOSIT (SEL DARAH PUTIH)A. PENGERTIAN LEUKIMIA :• Leukemia adalah jenis kanker yang mempengaruhi sumsum tulang dan jaringan getah bening. Semua kanker bermula di sel, yang membuat darah dan jaringan lainnya. Biasanya, sel-sel akan tumbuh dan membelah diri untuk membentuk sel-sel baru yang dibutuhkan tubuh. Saat sel-sel semakin tua, sel-sel tersebut akan mati dan sel-sel baru akan menggantikannya.• Tapi, terkadang proses yang teratur ini berjalan menyimpang, Sel-sel baru ini terbentuk meski tubuh tidak membutuhkannya, dan sel-sel lama tidak mati seperti seharusnya. Kejanggalan ini disebut leukemia, di mana sumsum tulang menghasilkan sel-sel darah putih abnormal yang akhirnya mendesak sel-sel lain.
    • B. GEJALA LEUKIMIA :•Demam atau keringat malam•Infeksi yang sering terjadi•Merasa lemah atau letih•Sakit kepala•Mudah berdarah dan lebam (gusi berdarah, bercak keunguan di kulit, atau bintik-bintik merah kecil di bawah kulit)•Nyeri di tulang atau persendian•Pembengkakan atau rasa tidak nyaman di perut (akibat pembesaran limpa)•Pembengkakan, terutama di leher atau ketiak•Kehilangan berat badan
    • C. PENYEBAB DARI LEUKIMIA :Penyebab leukemia belum diketahui secara pasti, namun diketahuibeberapa faktor yang dapat memengaruhi frekuensi leukemia, seperti:a) Radiasi•Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia•Penderita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia•Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atomHiroshima dan Nagasaki, Jepangb) Faktor leukemogenik•terdapat beberapa zat kimia yang telah diidentifikasi dapatmemengaruhi frekuensi leukemia:•Racun lingkungan seperti benzena•Bahan kimia industri seperti insektisida•Obat untuk kemoterapi
    • c) Epidemiologi• Di Afrika, 10-20% penderita LMA memiliki kloroma di sekitar orbita mata• Di Kenya, Tiongkok, dan India, LMK mengenai penderita berumur 20-40 tahun• Pada orang Asia Timur dan India Timur jarang ditemui LLK.d) HerediterPenderita sindrom Down memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.e) Virus• Virus dapat menyebabkan leukimia seperti retrovirus, virus leukimia feline, HTLV-1 pada dewasa.
    • D. DIAGNOSIS :• Pemeriksaan fisik – dokter akan memeriksa pembengkakan di kelenjar getah bening, limfa, limpa dan hati.• Tes darah – laboratorium akan memeriksa jumlah sel-sel darah. Leukemia menyebabkan jumlah sel-sel darah putih meningkat sangat tinggi, dan jumlah trombosit dan hemoglobin dalam sel-sel darah merah menurun. Pemeriksaan laboratorium juga akan meneliti darah untuk mencari ada tidaknya tanda-tanda kelainan pada hati dan/atau ginjal.• Biopsi – dokter akan mengangkat sumsum tulang dari tulang pinggul atau tulang besar lainnya. Ahli patologi kemudian akan memeriksa sampel di bawah mikroskop, untuk mencari sel-sel kanker. Cara ini disebut biopsi, yang merupakan cara terbaik untuk mengetahui apakah ada sel-sel leukemia di dalam sumsum tulang.• Sitogenetik – laboratorium akan memeriksa kromosom sel dari sampel darah tepi, sumsum tulang, atau kelenjar getah bening.• Processus Spinosus – dengan menggunakan jarum yang panjang dan tipis, dokter perlahan- lahan akan mengambil cairan cerebrospinal (cairan yang mengisi ruang di otak dan sumsum tulang belakang). Prosedur ini berlangsung sekitar 30 menit dan dilakukan dengan anestesi lokal. Pasien harus berbaring selama beberapa jam setelahnya, agar tidak pusing. Laboratorium akan memeriksa cairan apakah ada sel-sel leukemia atau tanda-tanda penyakit lainnya.• Sinar X pada dada – sinar X ini dapat menguak tanda-tanda penyakit di dada.
    • PENYAKIT PADA TROMBOSIT (KEPING DARAH)A. PENGERTIAN HEMOFILIA :• Hemofilia adalah penyakit genetik/turunan, merupakan suatu bentuk kelainan perdarahan yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya dimana protein yang diperlukan untuk pembekuan darah tidak ada atau jumlahnya sangat sedikit. Penyakit ini ditandai dengan sulitnya darah untuk membeku secara normal. Apabila penyakit ini tidak ditanggulangi dengan baik maka akan menyebabkan kelumpuhan, kerusakan pada persendian hingga cacat dan kematian dini akibat perdarahan yang berlebihan. Penyakit ini ditandai dengan perdarahan spontan yang berat dan kelainan sendi yang nyeri dan menahunB.GEJALA HEMOFILIA:~> Gejala yang mudah dikenali adalah bila terjadi luka yang menyebabkan sobeknya kulit permukaan tubuh, maka darah akan terus mengalir dan memerlukan waktu berhari-hari untuk membeku.~> Gejala akut yang dialami penderita Hemofilia adalah sulit menghentikan perdarahan, kaku sendi, tubuh membengkak, muncul rasa panas dan nyeri pascaperdarahan, Sedangkan pada gejala kronis, penderita mengalami kerusakan jaringan persendian permanen akibat peradangan parah, perubahan bentuk sendi dan pergeseran sendi, penyusutan otot sekitar sendi hingga penurunan kemampuan motorik penderita dan gejala lainnya. Hemofilia dapat membahayakan jiwa penderitanya jika perdarahan terjadi pada bagian organ tubuh yang vital seperti perdarahan pada otak.
    • C, HEMOFILIA DIBEDAKAN MENJADI 2:•Hemofilia A; yang dikenal juga dengan nama : Hemofilia Klasik karena jenishemofilia ini adalah yang paling banyak kekurangan faktor pembekuan pada darah.Terjadi karena kekurangan faktor 8 (Factor VIII) protein pada darah yangmenyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.•Hemofilia B yang dikenal juga dengan nama : Christmas Disease; karena ditemukan untuk pertama kalinya pada seorang bernama Steven Christmas asalKanada. Terjadi karena kekurangan faktor 9 (Factor IX) protein pada darah yangmenyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.D. PENYEBAB DARI HEMOFILIA:Hemofilia paling banyak di derita hanya pada pria. Wanita akan benar-benarmengalami hemofilia jika ayahnya adalah seorang hemofilia dan ibunya adalahpemabawa sifat (carrier).Dan ini sangat jarang terjadi. Sebagai penyakit yang di turunkan, orang akan terkenahemofilia sejak ia dilahirkan, akan tetapi pada kenyataannya hemofilia selaluterditeksi di tahun pertama kelahirannya. Sebagai penyakit yang di turunkan, orangakan terkena hemofilia sejak ia dilahirkan, akan tetapi pada kenyataannya hemofiliaselalu terditeksi di tahun pertamaKelahirannya..
    • 2. ORGAN-ORGAN PEREDARAN DARAHA) Jantung 1.Struktur anatomi 2.Cara kerja jantung 3.Kelainan pada jantungB) Pembuluh darah: Arteri, Vena, Kapiler 1.Struktur anatomi 2.Ciri-ciri
    • 1) STRUKTUR ANATOMI JANTUNG1. Ukuran dan bentukJantung adalah organ berongga berbentuk kerucut tumpul yang memiliki empat ruang yangterletak antara kedua paru-paru di bagian tengah rongga toraks. Dua pertiga jantung terletak disebelah kiri garis midsternal. Jantung dilindungi mediastinum. Jantung berukuran kuranglebih sebesar kepalan tangan pemiliknya (Ethel, 2003: 228).2. Pelapisa. Perikardium adalah kantong berdinding ganda yang dapat membesar dan mengecil,membungkus jantung dan pembuluh darah besar. Kantong ini melekat pada diafragma,sternum dan pleura yang membungkus paru-paru. Di dalam perikardium terdapat dua lapisanyakni lapisan fibrosa luar dan lapisan serosa dalam.b. Rongga perikardial adalah ruang potensial antara membran viseral dan parietal (Ethel,2003: 228-229).3. Dinding JantungTerdiri dari tiga lapisana. Epikardium luar tersusun dari lapisan sel-sel mesotelial yang berada di atas jaringan ikat.b. Miokardium tengah terdiri dari jaringan otot jantung yang berkontraksi utnuk memompadarah. Kontraksi miokardium menekan darah keluar ruang menuju arteri besar.c. Endokardium dalam tersusun dari lapisan endotellial yang melapisi pembuluh darah yangmemasuki dan meninggalkan jantung (Ethel, 2003: 229).4. Tanda – tanda Permukaana. Sulkus Koroner (atrioventrikular) mengelilingi jantung diantara atrium dan ventrikel.b. Sulkus Interventrikular anterior dan posterior, memisahkan ventrikel kanan dan ventrikrlkiri (Ethel, 2003: 230).
    • 5. Rangka Fibrosa Jantung Tersusun dari nodul-nodul fibrokartilago di bagian atas septum interventrikular dan cincin jaringan ikat rapat di sekeliling bagian dasar trunkus pulmonar dan aorta (Ethel, 2003: 230). Ruang Jantung 1. Ada empat ruang, atrium kanan dan kiri atas yang dipisahkan oleh septum intratrial, ventrikel kanan dan kiri bawah dipisahkan oleh septum interventrikular. 2. Dinding atrium relatif tipis. Atrium menerima darah dari vena yang membawa darah kembali ke jantung.a. Atrium kanan terletak dalam bagian superior kanan jantung, menerima darah dari seluruh jaringan kecuali paru-paru. 1) Vena cava superior dan inferior membawa darah yang tidak mengandung oksigen dari tubuh kembali ke jantung. 2) Sinus koroner membawa kembali darah dari dinding jantung itu sendiri.
    • b. Atrium kiri di di bagian superior kiri jantung, berukuran lebih kecil dari atrium kanan, tetapi dindingnya lebih tebal. Atrium kiri menampung empat vena pulmonalis yang mengembalikan darah teroksigenasi dari paru-paru. 3. Ventrikel berdinding tebal. Bagian ini mendorong darah ke luar jantung menuju arteri yang membawa darah meninggalkan jantung. (1) Ventrikel kanan terletak di bagian inferior kanan pada apeks jantung. Darah meninggalkan ventrikel kanan melalui trunkus pulmonar dan mengalir melewati jarak yang pendek ke paru- paru. (2) Ventrikel kiri terletak di bagian inferior kiri pada apeks jantung. Tebal dindingnya 3 kali tebal dinding ventrikel kanan darah meninggalkan ventrikel kiri melalui aorta dan mengalir ke seluruh bagian tubuh kecuali paru-paru. (3) Trabeculae carneae adalah hubungan otot bundar atau tidak teratur yang menonjol dari permukaan bagian dalam kedua ventrikel ke rongga ventrikuler (Ethel, 2003: 229). => Katup Jantung Katup Trikuspid yang terletak antara atrium kanan dan ventrikel kanan. Katup Bikuspid yang terletak antara atrium kiri dan ventrikel kiri. Katup Semilunar aorta dan pulmonary terletak di jalur keluar ventrikular jantung sampai ke aorta ke trunkus pulmonar (Ethel, 2003: 229-230).
    • 2. CARA KERJA JANTUNG• Jantung memompa darah ke paru-paru dan ke seluruh jaringan tubuh dengan kontraksi yang sangat teratur dan berurutan. Ada perbedaan waktu kontraksi atrium dan ventrikel yang menyebabkan darah bisa mengalir dari atrium ke ventrikel. Agar jantung bisa bekerja sempurna, ke empat ruangan jantung mesti berkontraksi secara terorganisasi (tidak bersamaan). Hal ini dimungkinkan karena adanya impuls listrik. Satu ruangan jantung berkontraksi pada saat rangsang listrik melewati ruangan tersebut. Signal dimulai dari suatu tempat yang terletak di atrium kanan disebut sinoatrial node (SA node) atau sinus node. Kegagalan fungsi ini bisa membuat jantung gagal atau lambat untuk berdenyut. Secara normal orang dewasa berdetak sekitar 60 hingga 100 kali permenit. Pada anak kecil/bayi detakannya lebih cepat. Namun aktivitas, emosi dan hormonal bisa mempengaruhi denyut ini, sehingga berubah detakannya. Secara normal, perubahan ini diperlukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan metabolisme tubuh.
    • 3.KELAINAN PADA JANTUNG Penyakit jantung banyak sekali macamnya. Para penderitanya juga seringkali terkena lebih dari satu gangguan (komplikasi). Berikut adalah beberapa jenis penyakit jantung yang perlu Anda diketahui. Daftar ini hanyalah sebagian dari belasan jenis gangguan jantung lain yang dapat mengancam kita. 1. Aterosklerosis. Aterosklerosis adalah penebalan dinding arteri sebelah dalam karena endapan plak (lemak, kolesterol dan buangan sel lainnya) sehingga menghambat dan menyumbat pasokan darah ke sel-sel otot. Aterosklerosis dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Bila terjadi pada dinding arteri jantung, maka disebut penyakit jantung koroner (coronary artery disease) atau penyakit jantung iskemik. Aterosklerosis berlangsung menahun dan menimbulkan banyak gangguan penyakit. Aterosklerosis dimulai dari adanya lesi dan retakan pada dinding pembuluh darah, terutama karena adanya tekanan kuat pada pembuluh jantung. Pada tahap berikutnya, tubuh berusaha memulihkan diri dengan menempatkan zat-zat lemak ke dalam pembuluh darah untuk menutup keretakan. Lambat laun, karena proses peretakan dan penutupan yang berulang, zat-zat lemak itu bisa menutup pembuluh jantung. Salah satu gejala aterosklerosis jantung adalah Angina pektoris, yaitu rasa nyeri/tidak enak di daerah jantung dan dada karena berkurangnya pasokan darah ke otot jantung. Angina bisa terjadi baik saat beraktivitas fisik maupun beristirahat. Bila berlanjut, angina bisa berkembang menjadi infark miokard akut yang berbahaya.
    • 2. Infark Miokard Akut Infark miokard adalah kematian otot jantung karenapenyumbatan pada arteri koroner. Otot-otot jantung yang tidak tersuplaidarah akan mengalami kerusakan atau kematian mendadak.3. Kardiomiopati Kardiomiopati adalah kerusakan/gangguan otot jantung sehinggamenyebabkan dinding-dinding jantung tidak bergerak sempurna dalammenyedot dan memompa darah. Penderita kardiomiopati seringkaliberisiko terkena arritmia dan gagal jantung mendadak. Kardiomiopatimasih dibagi lagi jenisnya menjadi kardiomipati kongestif, hipertrofik,restriktif dan peripartum.4. Arritmia Arritmia berarti irama jantung tidak normal, yang bisadisebabkan oleh gangguan rangsang dan penghantaran rangsang jantungringan maupun berat.5. Gagal Jantung Kongestif. Gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk memompadarah secara efektif ke seluruh tubuh. Jantung dikatakan gagal bukankarena berhenti bekerja, namun karena tidak memompa sekuat yangseharusnya. Sebagai dampaknya, darah bisa berbalik ke paru-paru danbagian tubuh lainnya.6. Fibrilasi Atrial Fibrilasi atrial adalah gangguan ritme listik jantung yangmengganggu atrial. Gangguan impuls listrik ini menyebabkan kontraksiotot jantung tidak beraturan dan memompa darah secara tidak efisien.Akibatnya, atrium jantung tidak sepenuhnya mengosongkan darahmenuju ke serambi (ventrikel). Fibrilasi atrial biasanya terkait denganbanyak gangguan jantung lainnya, termasuk kardiomiopati, koroner,hipertropi ventrikel, dll. Hipertiroid dan keracunan alkohol juga bisamenyebabkan fibrilasi atrial.
    • 7. Inflamasi Jantung Inflamasi jantung dapat terjadi pada dinding jantung(miokarditis), selaput yang menyelimuti jantung(perikarditis), atau bagian dalam (endokarditis). Inflamasijantung dapat disebabkan oleh racun maupun infeksi.8. Penyakit Jantung Rematik Penyakit jantung rematik adalah kerusakan padakatup jantung karena demam rematik, yang disebabkanoleh bakteri streptokokus.9. Kelainan Katup Jantung Katup jantung berfungsi mengendalikan arah alirandarah dalam jantung. Kelainan katup jantung yang dapatmengganggu aliran tersebut, antara lain karena pengecilan(stenosis), kebocoran (regurgiasi), atau tidak menutupsempurna (prolapsis). Kelainan katup dapat terjadi sebagaibawaan lahir maupun karena infeksi dan efek sampingpengobatan.
    • B. PEMBULUH DARAH 1. ARTERI a) struktur anatomi : Lapisan terluar disebut tunika adventitia yang tersusun dari jaringa penyambung. Di lapisan selanjutnya terdapat tunika media yang tersusun atas otot polos dan jaringan elastis. Lapisan terdalam adalah tunika intima yang tersusun atas sel endothelial. Darah mengalir di dalam pada lumen. b) ciri-ciri :• Terletak di dalam permukaan tubuh• dindingnya kuat, tebal, dan elastis• Denyut nya terasa• Katub nya terletak di pangkal jantung• Aliran darahnya keluar / meninggalkan jantung• jika terluka akan memancar• membawa oksigen
    • 2. VENAa) Struktur anatomi :Dinding arteri lebih tebal dari pada dinding vena. Dinding arteri dan vena mempunyai tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam yang terdiri dari endothelium, lapisan tengah yang terdiri atas otot polos dengan serat elastis dan lapisan paling luar yang terdiri atas jaringan ikat ditambah dengan serat elastis. Cabang terkecil dari arteri dan vena disebut kapiler.b) Ciri-ciri :• Terletak di permukaan tubuh• Dindingnya tidak elastis dan tipis• Denyutnya tidak terasa• Menuju / kembali ke jantung• Katubnya terletak di sepanjang pembuluh• Jika terluka akan menetes• Membawa CO2
    • 3. KAPILER a) Struktur anatomi: Pembuluh kapiler memiliki diameter yang sangat kecil dan hanya memiliki satu lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal. b) Ciri- ciri : – Tersebar di seluruh permukaan tubuh – Dindingnya terdiri dari 1 sel – denyutnya tidak terasa – Aliran darahnya menuju dan meninggalkan jantung – Tidak memiliki katub – jika terluka akan menetes – membawa O2 dan CO2