Your SlideShare is downloading. ×
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Analisis Butir Soal
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Analisis Butir Soal

1,084

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,084
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
101
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 1 ANALISIS BUTIR SOAL UTS PADA PELAJARAN MATEMATIKA PADA KELAS VIII F SMP NEGERI 8 MALANG Disusun untuk memenuhi tugas Program Pengalaman Lapangan Keguruan yang dibina oleh Ibu Hj. Siti Nurlaila, S.Pd Disusun oleh: Yosep Dwi K. (108311417003) Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG SMP NEGERI 8 MALANG Jl. Arjuno No. 19  (0341) 325506 Fax : (0341) 323125 Oktober 2011
  • 2. 2 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................................................................ i DAFTAR ISI ..................................................................................................... ii DAFTAR TABEL ............................................................................................. iii A. Analisis Korelasi Biserial .......................................................................... 1 B. Taraf Kesukaran ....................................................................................... 3 C. Daya Pembeda ........................................................................................... 5 D. Distraktor ................................................................................................... 11 E. Distribusi Distraktor ................................................................................. 13 F. Reliabilitas .................................................................................................. 24 LAMPIRAN ...................................................................................................... 25
  • 3. 3 DAFTAR TABEL Tabel 1 Nilai 𝒓 biserial dan interpretasinya .................................................. 2 Tabel 2 Taraf kesukaran ................................................................................. 4 Tabel 3 Skor kelompok atas (bagian 1) .......................................................... 6 Tabel 4 Skor kelompok atas (bagian 2) .......................................................... 7 Tabel 5 Skor kelompok bawah (bagian 1) ..................................................... 8 Tabel 6 Skor kelompok bawah (bagian 2) ..................................................... 9 Tabel 7 Pembeda dan klasifikasinya .............................................................. 10 Tabel 8 Distraktor ............................................................................................ 12 Tabel 9 Jawaban testee kelompok atas (bagian 1) ........................................ 14 Tabel 10 Jawaban testee kelompok atas (bagian 2) ...................................... 15 Tabel 11 Jawaban testee kelompok bawah (bagian 1) .................................. 16 Tabel 12 Jawaban testee kelompok bawah (bagian 2) .................................. 17 Tabel 13 Jawaban testee kelompok atas dan bawah per butir soal ............ 18 Tabel 14 Kesimpulan ....................................................................................... 22 Tabel 15 Tabel reliabilitas ............................................................................... 25
  • 4. 4 A. Analisis Korelasi Biserial Rumus: 𝑟 𝑏𝑖𝑠 = 𝑀 𝑝 − 𝑀𝑡 𝑆𝑡 √ 𝑝 𝑞 Keterangan: 𝑟 𝑏𝑖𝑠 : Koefisien korelasi biserial 𝑀 𝑝 : Mean skor dari subyek yang menjawab betul bagi butir yang di cari vadilitasnya 𝑀𝑡 : Mean skor total St : Standar deviasi total 𝑝 : Proporsi siswa yang menjawab benar 𝑞 : Proporsi siswa yang menjawab salah (1 − 𝑝) Contoh mencari korelasi biserial pada butir soal nomor 1: 𝑀 𝑝 = 746 41 = 18,2 Berarti jumlah jumlah skor anak yang menjawab soal nomor satu secara benar adalah 746 dan banyak anak yang menjawab betul soal nomor satu adalah 41 anak. 𝑀𝑡 = 782 43 = 18,19 Jumlah skor keseluruhan anak adalah 782 dan banyak anak keseluruhan yang mengikuti tes adalah 43 anak. 𝑆𝑡 = 4,1 Standard deviasi skor totalnya adalah 4,1. Nilai ini diperoleh langsung dari rumus, 𝑆𝑡 = √∑ ( 𝑥 𝑖 − 𝑥̅)243 𝑖=1 𝑛 Dengan, 𝑥 𝑖 : Skor masing-masing anak. 𝑥̅ : Rata-rata skor semua anak. 𝑛 : Banyak anak keseluruhan anak yang mengikuti tes.
  • 5. 5 𝑝 = 41 43 = 0,95 Sehingga banyak anak yang menjawab benar pada soal satu adalah 41 anak dari 43 anak. Dan diperoleh, 𝑞 = 1 − 𝑝 = 1 − 0,95 = 0,05 𝑟 𝑏𝑖𝑠 = 𝑀 𝑝 − 𝑀𝑡 𝑛 √ 𝑝 𝑞 = 18,2 − 18,19 43 √ 0,95 0,05 = 0,01 Tabel 1 Nilai 𝒓 biserial dan interpretasinya Butir 𝑀 𝑝 𝑝 𝑞 𝑟 𝑏𝑖𝑠 Interpretasi 1 18.20 0.95 0.05 0.01 Jelek 2 18.19 1.00 0.00 - - 3 20.78 0.21 0.79 0.33 Kurang baik 4 18.79 0.56 0.44 0.17 Jelek 5 19.76 0.58 0.42 0.45 Cukup 6 18.45 0.88 0.12 0.18 Jelek 7 18.86 0.84 0.16 0.37 Kurang baik 8 18.85 0.79 0.21 0.32 Kurang baik 9 19.93 0.35 0.65 0.31 Kurang baik 10 19.80 0.12 0.88 0.14 Jelek 11 18.68 0.86 0.14 0.30 Kurang Baik 12 20.10 0.23 0.77 0.26 Kurang Baik 13 19.38 0.56 0.44 0.33 Kurang Baik 14 19.52 0.53 0.47 0.35 Kurang Baik 15 19.80 0.23 0.77 0.22 Kurang Baik 16 21.08 0.30 0.70 0.46 Cukup 17 18.32 0.95 0.05 0.14 Jelek 18 19.12 0.79 0.21 0.44 Jelek 19 18.79 0.91 0.09 0.46 Cukup
  • 6. 6 20 20.13 0.35 0.65 0.35 Kurang Baik 21 18.65 0.86 0.14 0.28 Kurang Baik 22 19.61 0.72 0.28 0.56 Cukup 23 20.53 0.44 0.56 0.51 Cukup 24 20.50 0.51 0.49 0.58 Cukup 25 18.75 0.74 0.26 0.23 Kurang Baik 26 18.73 0.51 0.49 0.14 Jelek 27 19.96 0.60 0.40 0.54 Cukup 28 18.74 0.81 0.19 0.28 Kurang Baik 29 19.69 0.37 0.63 0.28 Kurang Baik 30 19.62 0.60 0.40 0.43 Cukup Keterangan: 0,80 < 𝑟 𝑏𝑖𝑠 ≤ 1,00 : Sangat baik 0,60 < 𝑟 𝑏𝑖𝑠 ≤ 0,80 : Baik 0,40 < 𝑟 𝑏𝑖𝑠 ≤ 0,60 : Cukup 0,20 < 𝑟 𝑏𝑖𝑠 ≤ 0,40 : Kurang baik 0,00 ≤ 𝑟 𝑏𝑖𝑠 ≤ 0,20 : Jelek 𝑟 𝑏𝑖𝑠 < 0 (nonpositif) : Sangat jelek B. Taraf Kesukaran Taraf kesukaran dapat diselesaikan dengan Rumus sebagai berikut : 𝐼𝐾 = 𝐵 𝑁 Keterangan: IK : Indeks kesukaran B : Banyaknya siswa yang menjawab benar N : Jumlah siswa yang mengikuti tes Indeks kesukaran diklasifikasikan tiga kelompok yaitu : 0,00 ≤ 𝐼𝐾 ≤ 0,30 : Soal sukar 0,30 < 𝐼𝐾 ≤ 0,70 : Soal sedang 0,70 < 𝐼𝐾 ≤ 1,00 : Soal sulit
  • 7. 7 Dari hasil UTS yang diujikan pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 8 Malang, yaitu terhadap 43 siswa dengan 30 butir, nilai indeks kesukaran (kemudahan) dan klasifikasinya seperti pada tabel: Tabel 2 Taraf kesukaran Butir B IK Taraf Kesukaran 1 41 1.00 Soal sulit 2 43 0.21 Soal sulit 3 9 0.56 Soal sedang 4 24 0.58 Soal sedang 5 25 0.88 Soal mudah 6 38 0.84 Soal mudah 7 36 0.79 Soal mudah 8 34 0.35 Soal sedang 9 15 0.12 Soal sulit 10 5 0.86 Soal mudah 11 37 0.23 Soal sulit 12 10 0.56 Soal sedang 13 24 0.53 Soal sedang 14 23 0.23 Soal sulit 15 10 0.30 Soal sulit 16 13 0.95 Soal mudah 17 41 0.79 Soal mudah 18 34 0.91 Soal mudah 19 39 0.35 Soal sedang 20 15 0.86 Soal mudah 21 37 0.72 Soal mudah 22 31 0.44 Soal sedang 23 19 0.51 Soal sedang 24 22 0.74 Soal mudah 25 32 0.51 Soal mudah
  • 8. 8 26 22 0.60 Soal sedang 27 26 0.81 Soal mudah 28 35 0.37 Soal sedang 29 16 0.60 Soal sulit 30 26 1.00 Soal sulit C. Daya Pembeda (Indeks Diskriminasi) Tes yang baik antara lain bila dapat membedakan antara siswa yang belajar dan siswa yang tidak belajar. Perbedaan hasil tes siswa yang belajar dan siswa yang tidak belajar ditandai dengan daya pembeda. Untuk menghitung aya pembeda, daya hasil uji coba perlu dicari kelompok siswa belajar (kelompok atas) dan kelompok siswa tidak belajar (kelompok bawah). Kelompok atas adalah 27% dari urutan nilai tertinggi siswa, sedang kelompok bawah adalah 27% dari nilai urutan terendah siswa.
  • 9. 9 Tabel 3 Skor kelompok atas (bagian 1) Nomor Soal Subyek 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 2 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 3 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 4 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 5 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 6 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 7 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 8 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 1 1 9 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 10 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 11 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 12 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0
  • 10. 10 Tabel 4 Skor kelompok atas (bagian 2) Nomor Soal Subyek 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Jumlah 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 27 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 26 3 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 25 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 24 5 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 23 6 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 23 7 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 23 8 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 22 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 22 10 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 22 11 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 21 12 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 20
  • 11. 11 Tabel 5 Skor kelompok bawah (bagian 1) Nomor Soal Subyek 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 2 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 3 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 4 1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 5 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 6 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 7 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 8 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 9 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 10 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 11 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 12 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0
  • 12. 12 Tabel 6 Skor kelompok bawah (bagian 2) Nomor Soal Subyek 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Jumlah 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 15 2 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 15 3 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 15 4 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 14 5 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 14 6 1 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 14 7 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 1 0 0 13 8 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 13 9 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 12 10 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 12 11 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 12 12 0 1 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 0 9
  • 13. 13 Rumus daya pembeda adalah : 𝐼𝐷 = 𝑈𝑝 − 𝐿𝑜𝑤 𝑛 Keterangan: ID : Daya pembeda Up : Jumlah peserta kelompok atas yang menjawab benar Low : Jumlah peserta kelompok bawah yang menjawab benar N : Jumlah kelompok atas atau bawah (n = 9) Klasifikasi daya pembeda (indeks diskriminasi) adalah sebagai berikut: 𝐼𝐷 < 0 (negatif) : Terbalik, yang pandai menjawab salah dan yang bodoh menjawab benar 0,00 ≤ 𝐼𝐷 ≤ 0,20 : Jelek 0,20 < 𝐼𝐷 ≤ 0,40 : Cukup 0,40 < 𝐼𝐷 ≤ 0,70 : Baik 0,70 < 𝐼𝐷 ≤ 1,00 : Baik sekali Dari tabel skor kelompok atas dan tabel kelompok bawah yang mana tiap kelompok berjumlah 9 siswa, maka dapat dihitung daya pembedanya. Perhitungan dan klasifikasi daya pembeda dilakukan dengan tabel seperti berikut: Tabel 7 Pembeda dan klasifikasinya Butir 𝑈𝑝 𝐿𝑜𝑤 𝐼𝐷 Interpretasi 1 12 12 0.00 Jelek 2 12 12 0.00 Jelek 3 6 2 0.33 Cukup 4 7 4 0.25 Cukup 5 10 3 0.58 Baik 6 11 10 0.08 Jelek 7 11 7 0.33 Cukup 8 12 8 0.33 Cukup
  • 14. 14 9 8 3 0.42 Baik 10 1 0 0.08 Jelek 11 10 8 0.17 Jelek 12 3 1 0.17 Jelek 13 10 4 0.50 Baik 14 10 5 0.42 Baik 15 4 1 0.25 Cukup 16 8 1 0.58 Baik 17 12 11 0.08 Jelek 18 11 6 0.42 Baik 19 12 8 0.33 Cukup 20 9 3 0.50 Baik 21 12 9 0.25 Cukup 22 12 5 0.58 Baik 23 9 2 0.58 Baik 24 9 1 0.67 Baik 25 11 7 0.33 Cukup 26 6 4 0.17 Jelek 27 10 3 0.58 Baik 28 11 9 0.17 Jelek 29 7 4 0.25 Cukup 30 12 5 0.58 Baik D. Distraktor (Jebakan) Kehadiran distraktor pada suatu butir hendaknya dapat menjebak jawaban subyek (testee) yang tidak belajar atau kurang memahami terhadap hal-hal yang diujikan. Oleh karena itu distraktor harus berkemungkinan untuk dipilih sebagai jawaban oleh subyek. Distraktor dikatakan dapat berfungsi apabila bisa menjaring minimal 5% atau 2% dari jumlah subyek. Sebaliknya bila distraktor yang dipilih kurang dari 5% atau 2% dari jumlah subyek maka dikatakan distraktor tidak dapat berfungsi. 𝐷𝑖𝑠𝑡𝑟𝑎𝑘𝑡𝑜𝑟 ≥ 5% × 𝑁 atau 𝐷𝑖𝑠𝑡𝑟𝑎𝑘𝑡𝑜𝑟 ≥ 2% × 𝑁
  • 15. 15 Distraktor dari instrumen tes yang menggunakan 30 butir dengan 4 pilihan jawaban (option) adalah seperti pada tabel berikut ini: Tabel 8 Distraktor Butir Prosentase Anak Keterangan a b c d 1 2.33 95.35 2.33 0.00 d tidak berfungsi 2 0.00 0.00 100.00 0.00 a, b, d tidak berfungsi 3 4.65 11.63 20.93 55.81 semua berfungsi baik 4 55.81 13.95 13.95 16.28 semua berfungsi baik 5 2.33 0.00 58.14 39.53 b tidak berfungsi 6 88.37 4.65 4.65 0.00 d tidak berfungsi 7 0.00 2.33 13.95 83.72 a tidak berfungsi 8 4.65 79.07 9.30 6.98 semua berfungsi baik 9 44.19 6.98 34.88 13.95 semua berfungsi baik 10 4.65 55.81 27.91 11.63 semua berfungsi baik 11 86.05 6.98 6.98 0.00 d tidak berfungsi 12 11.63 20.93 23.26 44.19 semua berfungsi baik 13 6.98 4.65 55.81 32.56 semua berfungsi baik 14 18.60 53.49 25.58 0.00 d tidak berfungsi 15 20.93 9.30 27.91 23.26 semua berfungsi baik 16 18.60 30.23 46.51 4.65 semua berfungsi baik 17 2.33 0.00 2.33 95.35 d tidak berfungsi 18 79.07 2.33 9.30 6.98 semua berfungsi baik 19 4.65 2.33 90.70 2.33 semua berfungsi baik 20 30.23 34.88 16.28 9.30 semua berfungsi baik 21 86.05 11.63 2.33 0.00 d tidak berfungsi 22 72.09 9.30 9.30 9.30 semua berfungsi baik 23 2.33 9.30 37.21 44.19 semua berfungsi baik 24 11.63 2.33 51.16 34.88 semua berfungsi baik 25 11.63 74.42 9.30 0.00 d tidak berfungsi
  • 16. 16 26 51.16 25.58 13.95 4.65 semua berfungsi baik 27 4.65 9.30 60.47 25.58 semua berfungsi baik 28 4.65 6.98 6.98 81.40 semua berfungsi baik 29 37.21 25.58 16.28 16.28 semua berfungsi baik 30 60.47 13.95 9.30 11.63 semua berfungsi baik E. Distribusi Distraktor Pada bagian ini akan dilihat bagaimana distribusi jawaban, terutama jawaban yang tidak benar (distractor). Dengan memperhatikan distribusi jawaban yang tidak benar maka akan diketahui:  Distraktor mana yang terlalu mencolok kesalahannya, sehingga tidak dipilih oleh subyek atau dapat dikatakan mempunyai daya pengecoh yang jelek (tidak dipilih kelompok bawah).  Distraktor mana yang mempunyai daya tarik bagi kelompok siswa yang tidak belajar atau kurang pandai (kelompok bawah).  Distraktor mana yang dappat menyesatkan bagi kelompok siswa yang belajar atau pandai ( kelompok atas).
  • 17. 17 Tabel 9 Jawaban testee kelompok atas (bagian 1) Nomor Soal Testee 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 B C C A C A D B A B A C C B A 2 B C C D C A D B C B A C C B D 3 B C D A C A D B C D A D C B D 4 B C B C A A D B C B A C A B A 5 B C C D C A D B A B A D C B A 6 B C B A C A D B C B A D D C A 7 B C O A C A D B C C A A C B O 8 B C C D C C D B C B B D C B D 9 B C C D C A B B C B B D C B D 10 B C C A C A D B A C A D C B C 11 B C A A C A D B A C A B C B A 12 B C D A D A D B C B A D C A C ∑ a 0 0 1 7 1 11 0 0 4 0 10 1 1 1 5 ∑ b 12 0 2 0 0 0 1 12 0 8 2 1 0 10 0 ∑ c 0 12 6 1 10 1 0 0 8 3 0 3 10 1 2 ∑ d 0 0 2 4 1 0 11 0 0 1 0 7 1 0 4 Tidak Menjawab 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
  • 18. 18 Tabel 10 Jawaban testee kelompok atas (bagian 2) Nomor Soal Testee 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 B D A C B A A D C B A C D A A 2 B D A C B A A D C B B C D D A 3 C D A C A A A D C B B C D A A 4 B D A C B A A D C B A C D A A 5 B D A C B A A D C B D C D C A 6 C D A C B A A D C B A C D A A 7 A D A C O A A C C B A C D A A 8 B D D C B A A D C B B C D C A 9 B D A C B A A D C B B D D C A 10 B D A C B A A C D C C C D A A 11 B D A C B A A C A B A B B A A 12 C D A C D A A D D B A C D B A ∑ a 1 0 11 0 1 12 12 0 1 0 6 0 0 7 12 ∑ b 8 0 0 0 9 0 0 0 0 11 4 1 1 1 0 ∑ c 3 0 0 12 0 0 0 3 9 1 1 10 0 3 0 ∑ d 0 12 1 0 1 0 0 9 2 0 1 1 11 1 0 Tidak Menjawab 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
  • 19. 19 Tabel 11 Jawaban testee kelompok bawah (bagian 1) Nomor Soal Testee 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 1 B C D A C A D B C C A A D B D 2 B C C C C A C D A B A C B B C 3 B C D A D A D B A C A B D C O 4 B C D C C A C B C C A B C B C 5 B C D A D A D B A B C B D C O 6 B C D C D A D B D B A B D C C 7 B C B A D A D B A B A B D B A 8 B C D C D A C B C C A D C B C 9 B C D B D A D D A B B D C A B 10 B C D B D O D C A B A D D A B 11 B C C C D A C D B B C A D C C 12 B C D D D C C B D C C D C A B ∑ a 0 0 0 4 0 10 0 0 6 0 8 2 0 3 1 ∑ b 12 0 1 2 0 0 0 8 1 7 1 5 1 5 3 ∑ c 0 12 2 5 3 1 5 1 3 5 3 1 4 4 5 ∑ d 0 0 9 1 9 0 7 3 2 0 0 4 7 0 1 Tidak Menjawab 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2
  • 20. 20 Tabel 12 Jawaban testee kelompok bawah (bagian 2) Nomor Soal Testee 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 C D A C A A B C D C C D C B B 2 C D O C O A D D A B O A D A D 3 A D A C A A A O D O A D D A D 4 C D C A C A D C A B B D D B A 5 A D A C A A A O D O A D D A D 6 B D A C C A A C D A B C D D D 7 A A C D C C A D A B A B D C B 8 C D C A C A D C A B B D D B A 9 C D D C B B C B D B B C D B A 10 C D A C B B C B D B B C D B A 11 A D A C B A A C B C C A B A A 12 C D B B C A C A C B A D C B B ∑ a 4 1 6 2 3 9 5 1 4 1 4 2 0 4 5 ∑ b 1 0 1 1 3 2 1 2 1 7 5 1 1 6 3 ∑ c 7 0 3 8 5 1 3 5 1 2 2 3 2 1 0 ∑ d 0 11 1 1 0 0 3 2 6 0 0 6 9 1 4 Tidak Menjawab 0 0 1 0 1 0 0 2 0 2 1 0 0 0 0
  • 21. 21 Tabel 13 Jawaban testee kelompok atas dan bawah per butir soal Soal No. 1 Soal No. 11 Soal No. 21 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 0 0 0 A* 10 8 18 A* 12 9 21 B* 12 12 24 B 2 1 3 B 0 2 2 C 0 0 0 C 0 3 3 C 0 1 1 D 0 0 0 D 0 0 0 D 0 0 0  Option a, c, d tidak berfungsi sebagai pengecoh  Option d tidak berfungsi sebagai pengecoh  Option c diminati kelompok bawah  Option d tidak berfungsi  Option b, c kurang berfungsi sebagai pengecoh Soal No. 2 Soal No. 12 Soal No. 22 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 0 0 0 A 1 2 3 A* 12 5 17 B 0 0 0 B 1 5 6 B 0 1 1 C* 12 12 24 C* 3 1 4 C 0 3 3 D 0 0 0 D 7 4 11 D 0 3 3  Option a, b dan d tidak berfungsi  Option d menjebak kelompok atas  Option b memiliki daya tarik kelompok bawah  Option b, c, dan d kurang berfungsi sebagai pengecoh Soal No. 3 Soal No. 13 Soal No. 23 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 1 0 1 A 1 0 1 A 0 1 1 B 2 1 3 B 0 1 1 B 0 2 2 C* 6 2 8 C* 10 4 14 C 3 5 8 D 2 9 11 D 1 7 8 D* 9 2 11
  • 22. 22  Option d diminati kelompok bawah  Option d diminati kelompok bawah  Option c diminati kelompok bawah Soal No. 4 Soal No. 14 Soal No. 24 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A* 7 4 11 A 1 3 4 A 1 4 5 B 0 2 2 B* 10 5 15 B 0 1 1 C 1 5 6 C 1 4 5 C* 9 1 10 D 4 1 5 D 0 0 0 D 2 6 8  Option c diminati kelompok bawah  Option d tidak berfungsi  Option d diminati kelompok bawah Soal No. 5 Soal No. 15 Soal No. 25 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 1 0 1 A 5 1 6 A 0 1 1 B 0 0 0 B 0 3 3 B* 11 7 18 C* 10 3 13 C 2 5 7 C 1 2 3 D 1 9 10 D* 4 1 5 D 0 0 0  Option d diminati kelompok bawah  Option a dan b tidak diminati kelompok bawah  Option a menjebak kelompok atas  Option d tidak diminati kelompok bawah Soal No. 6 Soal No. 16 Soal No. 26 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A* 11 10 21 A 1 4 5 A* 6 4 10 B 0 0 0 B* 8 1 9 B 4 5 9 C 1 1 2 C 3 7 10 C 1 2 3 D 0 0 0 D 0 0 0 D 1 0 1  Option b dan d tidak berfungsi  Option d tidak berfungsi  Option b diminati kelompok
  • 23. 23  Option c diminati kelompok bawah bawah  Option d tidak diminati kelompok bawah Soal No. 7 Soal No. 17 Soal No. 27 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 0 0 0 A 0 1 1 A 0 2 2 B 1 0 1 B 0 0 0 B 1 1 2 C 0 5 5 C 0 0 0 C* 10 3 13 D* 11 7 18 D* 12 11 23 D 1 6 7  Option a tidak berfungsi  Option b tidak diminati kelompok bawah  Option b dan c tidak berfungsi  Option d diminati kelompok bawah Soal No. 8 Soal No. 18 Soal No. 28 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 0 0 0 A* 11 6 17 A 0 0 0 B* 12 8 20 B 0 1 1 B 1 1 2 C 0 1 1 C 0 3 3 C 0 2 2 D 0 3 3 D 1 1 2 D* 11 9 20  Option a tidak berfungsi  Option b dan d kurang berfungsi sebagai pengecoh  Option a tidak berfungsi  Option b kurang berfungsi sebagai pengecoh Soal No. 9 Soal No. 19 Soal No. 29 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 4 6 10 A 0 2 2 A* 7 4 11 B 0 1 1 B 0 1 1 B 1 6 7
  • 24. 24 C* 8 3 11 C* 12 8 20 C 3 1 4 D 0 2 2 D 0 1 1 D 1 1 2  Option a diminati kelompok bawah  Option b kurang berfungsi sebagai pengecoh  Option b dan d kurang berfungsi sebagai pengecoh  Option b diminati kelompok bawah Soal No. 10 Soal No. 20 Soal No. 30 Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah Upper Lower Jumlah A 0 0 0 A 1 3 4 A* 12 5 17 B 8 7 15 B* 9 3 12 B 0 3 3 C 3 5 8 C 0 5 5 C 0 0 0 D* 1 0 1 D 1 0 1 D 0 4 4  Option a tidak berfungsi  Option b diminati kelompok bawah dan menjebak kelompok atas  Option c diminati kelompok bawah  Option d tidak diminati kelompok bawah  Option c tidak berfungsi Keterangan: * Jawaban yang benar
  • 25. 25 Tabel 14 Kesimpulan Butir 𝑟 𝑏𝑖𝑠 Taraf Kesukaran Daya Pembeda Analisis Distraktor Kesimpulan 1 0.01 Jelek 1.00 Soal sulit 0.00 Jelek d tidak berfungsi r bis jelek, daya beda jelek, d tidak berfungsi 2 - - 0.21 Soal sulit 0.00 Jelek a, b, d tidak berfungsi daya beda jelek, a, b, dan d tidak berfungsi 3 0.33 Kurang baik 0.56 Soal sedang 0.33 Cukup semua berfungsi baik valid 4 0.17 Jelek 0.58 Soal sedang 0.25 Cukup semua berfungsi baik r bis jelek 5 0.45 Cukup 0.88 Soal mudah 0.58 Baik b tidak berfungsi b tidak berfungsi 6 0.18 Jelek 0.84 Soal mudah 0.08 Jelek d tidak berfungsi r bis jelek, daya beda jelek, d tidak berfungsi 7 0.37 Kurang baik 0.79 Soal mudah 0.33 Cukup a tidak berfungsi a tidak berfungsi 8 0.32 Kurang baik 0.35 Soal sedang 0.33 Cukup semua berfungsi baik valid 9 0.31 Kurang baik 0.12 Soal sulit 0.42 Baik semua berfungsi baik valid 10 0.14 Jelek 0.86 Soal mudah 0.08 Jelek semua berfungsi baik r bis jelek, daya beda jelek 11 0.30 Kurang Baik 0.23 Soal sulit 0.17 Jelek d tidak berfungsi d tidak berfungsi 12 0.26 Kurang Baik 0.56 Soal sedang 0.17 Jelek semua berfungsi baik daya beda jelek 13 0.33 Kurang Baik 0.53 Soal sedang 0.50 Baik semua berfungsi baik valid 14 0.35 Kurang Baik 0.23 Soal sulit 0.42 Baik d tidak berfungsi d tidak berfungsi 15 0.22 Kurang Baik 0.30 Soal sulit 0.25 Cukup semua berfungsi baik valid 16 0.46 Cukup 0.95 Soal mudah 0.58 Baik semua berfungsi baik valid 17 0.14 Jelek 0.79 Soal mudah 0.08 Jelek d tidak berfungsi r bis jelek, d tidak berfungsi 18 0.44 Jelek 0.91 Soal mudah 0.42 Baik semua berfungsi baik r bis jelek 19 0.46 Cukup 0.35 Soal sedang 0.33 Cukup semua berfungsi baik valid 20 0.35 Kurang Baik 0.86 Soal mudah 0.50 Baik semua berfungsi baik valid
  • 26. 26 21 0.28 Kurang Baik 0.72 Soal mudah 0.25 Cukup d tidak berfungsi d tidak berfungsi 22 0.56 Cukup 0.44 Soal sedang 0.58 Baik semua berfungsi baik valid 23 0.51 Cukup 0.51 Soal sedang 0.58 Baik semua berfungsi baik valid 24 0.58 Cukup 0.74 Soal mudah 0.67 Baik semua berfungsi baik valid 25 0.23 Kurang Baik 0.51 Soal mudah 0.33 Cukup d tidak berfungsi d tidak berfungsi 26 0.14 Jelek 0.60 Soal sedang 0.17 Jelek semua berfungsi baik r bis jelek, daya beda jelek 27 0.54 Cukup 0.81 Soal mudah 0.58 Baik semua berfungsi baik valid 28 0.28 Kurang Baik 0.37 Soal sedang 0.17 Jelek semua berfungsi baik daya beda jelek 29 0.28 Kurang Baik 0.60 Soal sulit 0.25 Cukup semua berfungsi baik valid 30 0.43 Cukup 1.00 Soal sulit 0.58 Baik semua berfungsi baik valid
  • 27. 27 F. Reliabilitas Ada beberapa prosedur dan rumus yang dapat digunakan sebagai alat untuk melihat apakah suatu tes reliabel. Dalam hal ini digunakan Relax model. Rumus: 𝑟𝑦𝑦 ′ = 𝜎𝑥1 𝑥2/𝜆1 𝜆2 𝜎𝑦2 Dimana, 𝜎𝑥1 𝑥2 = ∑ 𝑋1 𝑋2 − (∑ 𝑋1)(∑ 𝑋2) 𝑛 𝜎𝑦2 = 𝜎𝑥1 2 + 𝜎𝑥2 2 + 2𝜎𝑥1 𝑥2 𝜆1 = 𝑛1 𝑁 𝜆2 = 𝑛2 𝑛 Kriteria harga rekiabilitas (𝑟𝑦𝑦 ′ ) 0,00 ≤ 𝑟𝑦𝑦 ′ ≤ 0,20 : Sangat rendah 0,20 < 𝑟𝑦𝑦 ′ ≤ 0,40 : Rendah 0,40 < 𝑟𝑦𝑦 ′ ≤ 0,70 : Sedang 0,70 < 𝑟𝑦𝑦 ′ ≤ 0,90 : Tinggi 𝑟𝑦𝑦 ′ > 0,90 : Sangat tinggi Makin tinggi koefisien reliabilitas yang diperoleh akan semakin rendah kesalahan pengukuran yang terjadi. Atau dapat dikatakan kecilnya standar kesalahan pengukuran akan bergantung pada besarnya reliabilitas. 𝑆𝑒 = √1 − 𝑟𝑦𝑦 ′ 𝑆𝑡 Untuk menghitung reliabilitas dengan model Relax ini, terlebih dulu dicari skor total jawaban benar pada kelompok butir ganjil dan skor total jawaban benar pada kelompok butir genap dalam setiap subyeknya. Dengan kata lain jumlah yang dijawab benar pada butir ganjil dan jumlah yang menjawab benar pada butir genap.
  • 28. 28 Tabel 15 Tabel reliabilitas Subyek Butir Ganjil 𝑋1 Butir Genap 𝑋2 𝑋1 𝑋2 1 11 13 143 2 14 11 154 3 14 12 168 4 12 11 132 5 13 9 117 6 11 11 121 7 12 11 132 8 13 14 182 9 8 7 56 10 7 5 35 11 7 5 35 12 5 8 40 13 9 6 54 14 9 6 54 15 8 10 80 16 6 6 36 17 11 11 121 18 10 11 110 19 9 10 90 20 11 9 99 21 11 8 88 22 11 9 99 23 10 8 80 24 10 10 100 25 9 10 90 26 5 4 20 27 8 12 96 28 7 11 77 29 7 6 42
  • 29. 29 30 8 6 48 31 8 10 80 32 9 9 81 33 6 8 48 34 12 7 84 35 10 5 50 36 8 9 72 37 12 11 132 38 11 8 88 39 11 9 99 40 7 7 49 41 10 8 80 42 10 6 60 43 7 8 56 ∑ 𝑋1 = 407 ∑ 𝑋2 = 375 ∑ 𝑋1 𝑋2 = 3678
  • 30. 30 Penghitungan reliabilitas. 𝜎𝑥1 = 2,30 (Standar deviasi populasi kelompok 𝑥1) 𝜎𝑥2 = 2,40 (Standar deviasi populasi kelompok 𝑥2) ∑ 𝑥1 𝑥2 = ∑ 𝑋1 𝑋2 − (∑ 𝑋1)(∑ 𝑋2) 𝑛 ∑ 𝑥1 𝑥2 = 3678 − 407 × 375 43 = 128,58 𝜎𝑥1 𝑥2 = ∑ 𝑥1 𝑥2 𝑛 = 128,58 43 = 2,99 𝜎𝑦 2 = 𝜎𝑥1 2 + 𝜎𝑥2 2 + 2𝜎𝑥1 𝑥2 𝜎𝑦 2 = (2,30)2 + (2,40)2 + 2 ∙ 2,99 = 16,80 𝜆1 = 𝑛1 𝑁 = 15 30 = 0,50 𝜆2 = 𝑛2 𝑁 = 15 30 = 0,50 𝑟𝑦𝑦 ′ = 𝜎𝑥1 𝑥2/𝜆1 𝜆2 𝜎𝑦2 = 2,99/0,50∙ 0,50 16,80 = 0,71 Jadi, reliabilitas tes ini masuk kategori sangat rendah.
  • 31. 31 LAMPIRAN

×