Yoel immanuella ~ makalah minyak bumi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
864
On Slideshare
864
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
53
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YangMaha Esa, karena atas berkat rahmat dan hidayahya sehingga saya dapatmenyelesaikan tugas makalah ini dengan semaksimal mungkin. Di dalam makalah ini dibahas tentang “Minyak Bumi ” danmungkin di dalamnya masih banyak kekurangan. Seperti kata pepatah“Tak ada gading yang tak retak” tak ada sesuatu yang sempurna. Untuk itu, saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulisharapkan guna kesempurnaan di waktu yang akan datang. Tebing Tinggi, April 2012 Yoel Immanuella
  • 2. KATA PENGANTAR.............................................................................................. iDAFTAR ISI............................................................................................................. iiBAB I PENDAHULUAN Latar Belakang ................................................................................................. 1BAB II PEMBAHASANA. Pembentukan Minyak Bumi........................................................................ 2B. Kandungan & Komponen Minyak Bumi.................................................. 7C. Pengolahan/Pemurnian Minyak Bumi................................................... 8D. Fraksi-Fraksi Minyak Bumi & Kegunaannya................................................. 13E. Dampak Penggunaan Bahan Bakar Minyak Bumi..................................... 15BAB III PENUTUP Kesimpulan....................................................................................................... 16DAFTAR PUSTAKA................................................................................................ 17
  • 3. Sumber Hidrokarbon utama di alam adalah minyak bumi . Penggunaanminyak bumi sangatluas , terutama bahan bakar dan juga bahan baku diindustri petrokimia .Bagaimana sebenarnya proses pembentukan minyak dan gas alam serta pengolahan sampai menjadiproduk yang berguna ? Oleh Karena itu , saya memilih minyak dan gas bumi untuk dijadikan bahan makalah ini. Di latarbelakangi dengan keinginan saya untuk lebih mendalami, bukan saja hanya mengetahui. Karena di sekeliling kita telah banyak minyak bumi akan tetapi kita tidak mengetahui sejarah dari minyak bumi itu sendiri. Makalah ini berisikan hal-hal mengenai minyak bumi, dari mulai pembentukannya., kegunaannya , perkembangannya dan lain-lain. 11
  • 4. B. Kandungan & Komponen Minyak BumiKomposisi minyak bumi dikelompokkan ke dalam empat kelompok, yaitu:1. Hidrokarbon Jenuh (alkana)- Dikenal dengan alkana atau parafin- Keberadaan rantai lurus sebagai komponen utama (terbanyak), sedangkan rantai bercabang lebih sedikit- Senyawa penyusun diantaranya:a. Metana CH4b. etana CH3 CH3c. propana CH3 CH2 CH3d. butana CH3 (CH2)2 CH3e. n-heptana CH3 (CH2)5 CH3f. iso oktana CH3 - C(CH3)2 CH2 CH (CH3)22. Hidrokarbon Tak Jenuh (alkena)-Dikenal dengan alkena-Keberadaannya hanya sedikit-Senyawa penyusunnya:a. Etena, CH2 CH2b. Propena, CH2 CH CH3c. Butena, CH2 CH CH2 CH33. Hidrokarbon Jenuh berantai siklik (sikloalkana)- Dikenal dengan sikloalkana atau naftena- Keberadaannya lebih sedikit dibanding alkana- Senyawa penyusunnya :a. Siklopropanab. Siklobutanac. Siklopentanad. Siklopheksana4. Hidrokarbon aromatik- Dikenal sebagai seri aromatik- Keberadaannya sebagai komponen yang kecil/sedikit-Senyawa penyusunannya:a. Naftalenab. Benzenac. Antrasenad. Toluena5. Senyawa Lain- Keberadaannya sangat sedikit sekali- Senyawa yang mungkin ada dalam minyak bumi adalah belerang, nitrogen,oksigen dan organo logam (kecil sekali).
  • 5. C. Pengolahan atau Pemurnian Minyak Bumi 11Pada pemrosesan minyak bumi melibatkan 2 proses utama, yaitu :1. Proses pemisahan (separation processes)2. Proses konversi (convertion processes)Proses pengilangan (refines) pertama-tama adalah mengubah komponenminyak menjadi fraksi-fraksi yang laku dijual berupa beberapa tipe daridestilasi.Beberapa perlakuan kimia dan pemanasan dilakukan untuk memperbaikikualitas dari produk minyak mentah yang diperoleh. Misalnya pada tahun 1912permintaan gasolin melebihi supply dan untuk memenuhi permintaan tersebut makadigunakan proses "pemanasan" dan "tekanan" yang tinggi untuk mengubah fraksi yangtidak diharapkan. Molekul besar menjadi yang lebih kecil dalam range titik didihgasolin, proses ini disebut cracking.a. Proses Pemisahan (Separation Processes)Unit operasi yang digunakan dalam penyulingan minyak biasanya sederhanatetapi yang kompleks adalah interkoneksi dan interaksinya.Proses pemisahan tersebut adalah :1. DestilasiBensin, kerasin dan minyak gas biasanya disuling pada tekanan atmosfer,fraksi-fraksi minyak pelumas akan mencapai suhu yang lebih tinggi dimanazat-zathidrokarbon mulai terurai (biasanya kira-kira antara suhu 375 -400°C) karena
  • 6. itulebih baik jika minyak pelumas disuling dengan tekanan yang diturunkan.Pengurangan tekanan diperoleh dengan menggunakan sebuah pompa vakum(vacum pump).2. AbsorpsiUmumnya digunakan untuk memisahkan zat yang bertitik didih tinggi dengangas. Minyak gas digunakan untuk menyerap gasolin alami dari gas-gas basah.Gasgas dikeluarkan dari tank penyimpanan gas sebagai hasil dari pemanasan matahari 11yang kemudian diserap ulang oleh tanaman. Steam stripping pada umumnyadigunakan untuk mengabsorpsi hidrokarbon fraksi ringan dan memperbaikikapasitasabsorpsi minyak gas.© 2003 Digitized by USU digital library 8Proses ini dilakukan terutama dalam hal-hal sebagai berikut:- Untuk mendapatkan fraksi-fraksi gasolin alami yang dapat dicampurkan pada bensin- Untuk pemisahan gas-gas rekahan dalam suatu fraksi yang sangat ringan (misalnya fraksi yang terdiri dari zat hidrogen, metana, etana) dan fraksi yang lebih berat yaitu yang mempunyai komponen-komponen yang lebih tinggi.- Untuk menghasilkan bensin-bensin yang dapat dipakai dari berbagai gas ampas dari suatu instalasi penghalus.3. AdsorpsiProses adsorpsi digunakan untuk memperoleh material berat dari gas.Pemakaian terpenting proses adsorpsi pada perindustrian minyak adalah :- Untuk mendapatkan bagian-bagian berisi bensin (natural gasoline) dari gas-gasbuni, dalam hal ini digunakan arang aktif.- Untuk menghilangkan bagian-bagian yang memberikan warna dan hal-hallainyang tidak dikehendaki dari minyak, digunakan tanah liat untuk menghilangkanwarna dan bauxiet (biji oksida-aluminium).4. FiltrasiDigunakan untuk memindahkan endapan lilin dari lilin yang mengandungdestilat. Filtrasi dengan tanah liat digunakan untuk decolorisasi fraksi.5. KristalisasiSebelum di filtrasi lilin harus dikristalisasi untuk menyesuaikan ukuran kristaldengan cooling dan stirring. Lilin yang tidak diinginkan dipindahkan danmenjadi lilinmikrokristalin yang diperdagangkan.6. EkstraksiPengerjaan ini didasarkan pada pembagian dari suatu bahan tertentu dalamdua bagian yang mempunyai sifat dapat larut yang berbeda.
  • 7. b. Proses Konversi (conversion processes) 11Hampir 70% dari minyak mentah di proses secara konversi di USA,mekanisme yang terjadi berupa pembentukan "ion karbonium" dan "radikalbebas.Dibawah ini ada beberapa contoh reaksi konversi dasar yang penting:1. Cracking atau PyrolisisCracking atau pyirolisis merupakan proses pemecahan molekul-molekulhidrokarbon besar menjadi molekul-molekul yang lebih kecil dengan adanyapemanasan atau katalis.C7H15C15H30C7H15 C7H16 + C6H12CH2 + C14H28CH2minyak gas berat gasolin gasalin (anti knock) recycle stockDengan adanya pemanasan yang cukup dan katalis maka hidrokarbon parafinakan pecah menjadi dua atau lebih fragmen dan salah satunya berupa olefin.Semuareaksi cracking adalah endotermik dan melibatkan energi yang tinggi. Prosescracking meliputi:* Proses cracking thermis murniProses ini merupakan proses pemecahan molekul-molekul besar dari zathidrokarbon yang dilakukan pada suhu tinggi yang bekerja pada bahan awalselamawaktu tertentu.© 2003 Digitized by USU digital library 9Pada pelaksanaannya tidak mungkin mengatur produk yang dihasilkan padasuatu proses crackingi, biasanya selain menghasilkan bensin (gasoline) jugamengandung molekul-molekul yang lebih kecil (gas) dan molekul-molekulyang lebihbesar (memiliki titik didih yang lebih tinggi dari bensin).Proses cracking dilakukan untuk menghasilkan fraksi-fraksi bensin yang beratyaitu yang mempunyai bilangan oktan yang buruk karena umunya bilanganoktan itumeningkat jika titik didihnya turun. Maka pada cracking bensin berat akandiperolehsuatu perbaikan dalam kualitas bahan pembakarnya yang disebabkan oleh 2hal,yaitu:- Penurunan titik didih rata-rata- Terbentuknya alkenOleh karena itu bilangan oktan dapat meningkat dengan sangat tinggi,misalnya dari45-50 hingga 75-80.
  • 8. * Proses cracking thermis dengan katalisatorDengan adanya katalisator maka reaksi cracking dapat terjadi pada suhuyang lebih rendah. Keuntungan dari proses thermis-katalisator adalah:- Perbandingan antara bensin terhadap gas adalah sangat baik karena disebabkan oleh pendeknya waktu cracking pada suhu yang lebih rendah.- Bensin yang dihasilkan menunjukkan angka oktan yang lebih baik.Dengan adanya katalisator dapat terjadi proses isomerisasi, dimana alkena alkenadengan rantai luru dirubah menjadi hidrokarbon bercabang, selanjtnya terjadiaromatik-aromatik dalam fraksi bensin yang lebih tinggi yang juga dapat 11mempengaruhi bilangan oktan.* Proses cracking dengan chlorida-aluminium (AlCl3) yang bebas airBila minyak dengan kadar aromatik rendah dipanaskan dengan AlCl3 bebasair pada suhu 180-2000C maka akan terbentuk bensin dalam keadaan dan waktutertentu. Bahan yang tidak mengandung aromatik (misalnya parafin murni)dengan2 atau 5% AlCl3 dapat merubah sebagian besar (90%) dari bahan itu menjadibensin, bagian lain akan ditingga/ sebagai arang dalam ketel. Anehnya pada prosesini bensin yang dihasilkan tidak mengandung alkena-alkena tetapi masihmemiliki bilangan oktan yang lumayan, hal ini mungkin disebabkan kerena sebagianbesar alkena bercabang. Kerugian dari proses ini adalah :- Mahal karena AlCl3 yang dipakai akan menyublim dan mengurai.- Bahan-bahan yang dapat dikerjakan terbatas.- Pada saat reaksi berlangsung, banyak sekali gas asam garam maka harus memakai alat-alat yang tahan korosi.2. PolimerisasiTerbentuknya polimer antara ikatan molekul yang sama yaitu ikatan bersamadarilight gasoline.C C katalis C CC ± C = C + C ± C = C C ± C ± C ± C = C+ C - C- C- C = C - Csuhu /tekanan C C Crantai pendek tidak jenuh rantai lebih panjangProses polimerisasi merubah produk samping gas hirokarbon yang dihasilkanpada cracking menjadi hidrokarbok liquid yang bisa digunakan sebagai:- Bahan bakar motor dan penerbangan yang memiliki bilangan oktan yangtinggi.- Bahan baku petrokimia.© 2003 Digitized by USU digital library 10Bahan dasar utama dalam proses polimerisasi adalah olefin (hidrokarbontidak jenuh) yang diperoleh dari cracking still.Contohnya: Propilen, n- butilen, isobutilen.CH3 CH3 CH3 H3PO42CH3 ± C - CH2 CH3 - C - CH2 - C = CH2 C12H24CH3 tetramer atau tetrapropilen Isobutelin diisobutilen (campuran isomer)3. AlkilasiProses alkilasi merupakan proses penggabungan olefin dari aromat atauhidrokarbon parafin.C katalis CC=C+C-C-CC-C-C-CCetilen isobutan 2,2-dimetilbutan atau neoheksa(unsaturated) (isounsaturated) ( saturated branched chain)Proses alkilasi adalah eksotermik dan pada dasarnya sama denganpolimerisasi, hanya berbeda pada bagian-bagian dari charging stock need beunsaturated. Sebagai hasilnya adalah produk alkilat yang tidak mengandung
  • 9. olefin dan memiliki bilangan oktan yang tinggi. Metode ini didasarkan padareaktifitas dari karbon tersier dari isobutan dengan olefin, seperti propilen, butilen danamilen.4. HidrogenasiProses ini adalah penambahan hidrogen pada olefin. Katalis hidrogen adalahlogam yang dipilih tergantung pada senyawa yang akan di reduksi dan pada 11kondisihidrogenasi, misalnya Pt, Pd, Ni, dan Cu.C H2 CC±C±C=C-CC-C±C±C-CC katalis C Cdiisobutilen isooktanDisamping untuk menjenuhkan ikatan ganda, hidrogenasi dapat digunakanuntuk mengeliminasi elemen-elemen lain dari molekul, elemen ini termasukoksigen, nitrogen, halogen dan sulfur.5. HydrocrackingProses hydrocracking merupakan penambahan hidrogen pada prosescracking.C17H15C15H30C7H15 + H2 C7H16 + C7H16 + C15H32
  • 10. D. Fraksi Minyak Bumi Minyak mentah (crude oil) sebagian besar tersusun dari senyawa-senyawa hidrokarbon 11jenuh (alkana).Adapun hidrokarbon tak jenuh (alkena, alkuna dan alkadiena) sangat sedikitdkandung oleh minyak bumi, sebab mudah mengalami adisi menjadi alkana.
  • 11. Oleh karena minyak bumi berasal dari fosilorganisme, maka minyak bumi mengandungsenyawa-senyawa belerang(0,1 sampai 7%), nitrogen (0,01 sampai0,9%), oksigen (0,6-0,4%) dansenyawalogam dalam jumlah yang sanagt kecil. Minyak mentah dipisahkan menjadi sejumlahfraksi-fraksi melalui proses destilasi (penyulingan).Pemisahan minyak mentah ke dalam komponen-komponen murni (senyawa tunggal) tidakmungkindilakukan dan juga tidak prakstis sebab terlalu banyak senyawa yang ada dalam minyaktersebut dansenyawa hidrokarbon memiliki isomer-isomer dengan titik didih yang berdekatan.Fraksi-fraksi yangdiperoleh dari destilasi minyak bumi adalah campuran hidrokarbon yangmendidih pada trayek suhutertentu. Misalnya fraksi minyak tanah (kerosin) tersusun daricampuran senyawa-senyawa yangmendidih antar 1800C-2500C. Proses destilasi dikerjakan denganmenggunakan kolom atau menaradestilasi.Proses pertama dalam pemrosesan minyak bumi adalah fraksionasi dari minyak mentahdenganmenggunakan proses destilasi bertingkat, adapun hasil yang diperoleh adalah sebagaiberikut:Minyak bisa menguap : minyak-minyak pelumas, lilin, parafin, dan vaselin.2.Bahan yang tidak bisa menguap : aspal dan arang minyak bumiKegunaan Fraksi Minyak BumiKegunaan fraksi-fraksi yang diperoleh dari minyak bumi terkait dengan sifat fisisnya seperti titikdidihdan viskositas, dan juga sifat kimianya. 11
  • 12. E. Dampak Penggunaan Bahan Bakar Minyak Bumi Minyak bumi merupakan campuran senyawa hidrokarbonsehingga pembakarannya menghasilkan oksida karbon (CO danH2O) dan uap air.Pembakaran bensin dalam mesin kendaraan mengakibatkanpelepasan berbagai zat yangdapat mengakibatkan pencemaran udara.Langkah-langkah mengatasi dampak dari pembakaran bensin:- Produksi bensin yang ramah lingkungan, seperti tanpa aditif Pb.- Penggunaan EFI (Electronic Fuel Injection) pada sistem bahan bakar.- Penggunaan konverter katalitik pada sistem buangan kendaraan- Penghijauan atau pembuatan taman dalam kota- Penggunaan bahan bakar alternatif yang dapat diperbaharui dan yang lebih ramah lingkungan, seperti tenaga surya dan sel bahan bakar (fuel cell).
  • 13. Kesimpulan: 111. Minyak bumi terbentuk dari mahluk hidup yang mati ratusan juta tahun yang terperangkap dalam batuan.2. Salah satu cara menemukan lokasi minyak bumi adalah dengan melihat di permukaan bumi dengan pesawat, lalu melakukan survei seismik.3. Cara memperoleh minyak bumi dengan cara : pengeboran, menanam jalur pipa, dan membuat anjungan.4. Pengolahan minyak bumi bisa dilakukan dengan cara destilasi bertingkat5. Beberapa contoh kegunaan minyak bumi adalah : sebagai bahan bakar LP, bahan bakar kendaraan bermotor, pembuatan detergen, pembuatan lilin dan lain-lain.
  • 14. 111. poedjiblog.blogspot.com/2007/09/minyak-bumi.html2. http://library.usu.ac.id/download/fmipa/kimia-fatimah2.pdf3. http://www.ccitonline.com/mekanikal/tiki-print_article .php?articleId=504. http://id.wikipedia.org/wiki/Eksplorasi_minyak5. http://id.wikipedia.org/wiki/Eksplorasi_minyak_bumi6. http://www.scribd.com/doc/16576360/Proses-Pengambilan- Minyak-Bumi?secret_password=&autodown=doc7. http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=200904 25051457AAfnlDr8. http://arghainc.wordpress.com
  • 15. 11