Your SlideShare is downloading. ×
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Membangun Jaringan Koneksi Internet pada LAN

16,431

Published on

ini adalah p

ini adalah p

Published in: Education
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
16,431
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
236
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Kelompok 4
    By:
    Diana Giani
    JanatikaRomafuyuko
    YeniSaputri
    Yessi Nadia Giatma
  • 2. MembangunKoneksiJaringan Internet Pada LAN
  • 3. BAB I
    MemilihISPyangdiinginkan
  • 4. ISP (Internet Service Provider) adalahperusahaan yang menyediakanlayananke internet agar dapatterhubungkejaringankomputerpenyediainformasi. Sebagacontoh :
    TCP
    Modem
    Dedicated Connection
  • 5. JenisLayanan Internet dari ISP
    Jenis-jenisLayanan Internet Yang DiberikanOleh Internet Service Provider :
    Dial Up
    Dedicated Connection
    Mobile Access
    Wireless
  • 6. 1. Dial Up
    • JenislayananinimengharuskanpenggunamelakukandenganperintahDial Upuntukmengaktifkanakses internet. layananDial Uptidakhanyaberdasarkanwaktu, tetapijugaberdasarkankapasitaspemakaian bandwidth danbahkanada yang tanpabatasanwaktudankapasitaspemakaian bandwidth yang seringdigunakan.
  • 7. 2. Dedicated Connection
    Jenislayananinidiidentikkandengansambungan internet yang terhubungsecaraterusmenerusatau yang dikenaldenganistilahUnlimmited Access.Penggunalayananiniadalahorang yang sudahseringmenggunakan internet. BerdasarkanpembahasanlayananDial Upsebelumnya, makadaricaramengaktifkanakses internet, layananiniada yang menggunakanperintahDial Up.
  • 8. 3. Mobile Access
    Mobile Access adalahlayanan internet yang diaksesmelaluiponselatauperangkat yang sejenisnya. Layananiniditujukanuntukpengguna internet yang mempunyaimobilitastinggi.
    4. Wireless
    WirelessMerupakanlayanan internet denganmenggunakanteknologitanpakabel.
  • 9.
  • 10. Jenis ISP di GPRS
    Jenis ISP di GPRS
    Salahsatubentuknyayaituterhubungke ISP lewat line teleponmenggunakankomputerdan modem (carasepertiinisudahmulaiditinggalkankarenakecepatannyatidakmemadai). Sang ISP kemudianmengaturlalulintas data menuju internet.
  • 11. Wave LAN
    Teknologiuntukkoneksi Internet inicukuppopulerdikalanganwarung Internet danperkantoran. Teknologi yang adapada Wave LAN merupakanteknologitransmisi data menggunakan media radio yang dikenalsebagai Code Division Multiple Access (CDMA). Teknologiinibertumpupadateknologi Direct Squence Spread Spectrum (DS-SS) dariteknologimiliterAmerikaSerikatuntuktransmisi data yang tidakmudahdilacaksertatidakmengganggutransmisi yang ada.
  • 12.
  • 13. GPRS General Packet Radio Service
    adalahsistemkoneksi Internet yang menggunakanperangkat GSM. merupakan value added ataunilaitambahapenggunaanponsel. Dengan GPRS, penggunabisamencapaikecepatan traffic data 170kbps. Nama lain dari GPRS adalah GSM-IP (GSM Internet Protocol), karenamenghubungkanpenggunadengan ISP.
  • 14. BAB 2.
    Perangkat Keras Utama yang Dibutuhkan Untuk Akses Internet
  • 15. Perangkat Keras
    Untuk bisa mengakses Internet, ada beberapa Perangkat keras (Hardware) yang dibutuhkan, yaitu:
    Komputer
    Modem
    Saluran Telepon
  • 16.
    • Processormerupakan otak dari komputer untuk menjalankan aplikasi-aplikasi dalam komputer. Processor minimal pentium III 500Mhz.
    • 17. RAM (Random Access Memory)
    berfungsi sebagai media penyimpanan sementara. RAM minimal 64MB
    • Harddiskdigunakan untuk media penyimpanan data secara magnetik. Harddisk minimal 10GB
    • 18. VGA card
    merupakan perangkat keras untuk menampilakan gambar pada layar monitor. VGA card minimal 4MB
    • Monitor
    merupakan perangkat output untuk menampilkan proses kerja dari komputer.
  • 19.
  • 20. Komputer
    Komputer merupakan komponen utama untuk dapat mengkases internet. Spesifikasi komputer yang digunakan dalam koneksi internet sangat menentukan cepat atau lambatnya kinerja akses internet. semakin tinggi spesifikasi sebuah komputer, semakin cepat kinerja akses internet, begitu pula sebaliknya. Spesifikasi minimal sebuah komputer dalam akses internet antara lain sebagi berikut:
  • 21. Modem
    Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Secara singkatnya, modem merupakan alat untuk mengubah sinyal digital komputer menjadi sinyal analog dan sebaliknya. Komputer yang melakukan koneksi dengan internet dihubungkan dengan saluran telpon melalui modem. Berdasarkan fungsinya modem dibagi menjai tiga jenis. Antara lain:
  • 22. Modem Dial Up
    Modem dial Up biasa digunakan oleh Personal Computer (PC) yang langsung dihubungkan melalui saluran telpon. Jenis modem dial up ada 2 macam, yaitu:
    • Modem Internal
    Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama padaslot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.
    • Modem eksternal
    Merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem ekternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.
  • 23. Modem Kabel
    Modem Kabel (Cable Modem), adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan modem dialup atau modem ADSL, kecepatan modem kabel maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Sebelum dapat terkoneksi dengan internet, maka pengguna diharuskan untuk melakukan pendaftaran kepada penyedia jasa TV kabel dan ISP (internet Service Provider).
  • 24. Modem ADSL (asymmetric Digital Subscriber line)
    ADSL atau Asymmetric Digital Subscriber Line adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain. Ide utama teknologi ADSL adalh untuk memecah sinyal line telpon menjadi dua bagian untuk suara dan data. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melakuakn atau meneima panggilan telpon dan melakukan koneksi internet secara simultan tanpa saling menggangu.
  • 25. Line telepon
    Saluran telpon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet.Penggunaan sauran telpon ini juga diikuti dengan penggunan modemdial up. Selain saluran telpon, untuk melakukan akses internet juga bisa dilakukan dengan menggunakan TV kabel. Untuk bisa mengakses internet menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel.
  • 26. Perangkat Keras Pendukung Akses Internet
    1. Hub/Switch
    Hub merupakan perangkat keras yang digunakan untuk menggabungkan beberapa computer. Hub menjadi saluran koneksi sentral untuk semua computer dalam jaringan. Hub dibedakan menjadi dua yaitu, active hub merupkan sebuah repeater elektrik yang dilenggkapi dengan 8 konektor yang berfungsi untuk membentuk sinyal digital yang dikirim dan menyesuaikan impedensinya untuk memelihara data sepanjang jalur yang dilaluinya, yang kedua adalah passive hub merupakan sebuah repeater elektrik yang memiliki 4 konektor yang berfungsi untuk menerima sinyal pada salah satu konektor dan meneruskannya pada tiga konektor lain.
  • 27. 2. RepeaterRepeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya.
    3. BrigeBerige merupakan perangkat lunak menghubungkan dua buah jaringan secara fisik yang menggunakan protocol sama/sejenis. Dengan bridge sebuah paket data mampu dikirim dari satu LAN ke LAN lain.
    4. RouterRouter merupakan perangkat yang berfungsi hamper sama dengan bridge. Namun perangkat ini punya keunggulan selain untuk menghubungkan dua buah LAN dengan tipe sama, router juga bisa untuk menghubungkjan dua buah LAN dengan tipe berbeda.
  • 28. BAB 3.
    Membangun Koneksi Jaringan Internet Pada LAN(Local Area Network)
  • 29. Router
    Sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.
  • 30. Sound Card
    Suatu komponen yang terdapat dalam PC yang bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.
  • 31. Modulation demodulation. Umumnya alat ini digunakan untuk merubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya. misalnya untuk menghubungkan antara dua komputer melalui dial-up dengan menggunakan line telepon dalam mengakses data melalui jaringan atau internet.
    Modem
  • 32. LAN Card
    Kartu jaringan (Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.
  • 33. Gambar LAN Card
  • 34. Kabel UTP
    Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded Twisted-pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.
  • 35. Gambar Kabel UTP
  • 36. Bridge Jaringan
    Sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge jaringan beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antara media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektu jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet. Bridge akan membuat sinyal yang ditransmisikan oleh pengirim tapi tidak melakukan konversi terhadap protokol, sehingga agar dua segmen jaringan yang dikoneksikan ke bridge tersebut harus terdapat protokol jaringan yang
  • 37. Gambar Bridge Jaringan
  • 38. HUB
    Hub adalah salah satu perangkat dalam Jaringan Komputer yang berguna untuk menghubungkan antar segmen dalam jaringan. Dia bekerja di level fisik (layer pertama) dari model referensi OSI. Dengan adanya hub, maka CSMA/CD yang bertugas untuk mensharing medium (kabel, udara, fiber, dll) agar semua bisa terkoneksi dapat berjalan dengan baik.Hub bertugas mengkoneksikan setiap node agar terhubung dengan sebuah backbone utama dalam proses transmisi data.
  • 39. Gambar HUB
  • 40. BAB 4.PerangkatLunakKoneksi Internet
  • 41. PerangkatLunakuntukKoneksi Internet
    Di dalam menggunakan internet, ada beberapa perangkat lunak yang digunakan untuk berselancar/terhubung ke internet. Beberapa contoh perangkat lunak yang sering digunakan di internet adalah sebagai berikut :
    1. BrowserBrowser adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web. Beberapacontoh browser yang terkenaladalah : Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, dll.
  • 42. 2. Messenger/ChatMessenger/Chat adalah perangkat lunak yang biasa digunakan untuk melakukan obrolan atau berinteraksi sesama pengguna internet. Beberapa contoh messenger yang terkenal adalah : Yahoo Messenger, Google Talk, MSN Messenger, dll.
  • 43. 3. FTP Client FTP Client adalah perangkat lunak yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP dan biasa digunakan untuk mengirim data(upload) dan menerima data(download). Beberapacontoh FTP Client yang terkenaladalah : FileZilla, EFTP, PowerTCP FTP, dll.
  • 44. 4. E-mail ClientE-mail Client adalahperangkatlunak yang digunakanuntukmengelola e-mail. Beberapa E-mail Client yang terkenaladalah : Eudora Mail, Microsoft Outlook Express, Mozilla Thunderbird, dll.
    5. Bitmeter
    Bitmeter adalah Software Untuk Memvisualkan Koneksi Internet Anda. BitMeter 2 merupakan software bandwidth meter, software yang membuat anda untuk memvisualisasi monitor koneksi internet Anda dengan menampilkan sebuah scrolling graph yang menampilkan kecepatan upload dan download setiap saat. Silahkan download perangkatlunaknyadisini.
    6. Download ManagerDownload Manager adalahadalahperangkatlunak yang didedikasikanuntuktugas-download (dankadang-kadangmeng-upload) mungkintidakberdirisendiridari file Internet untukpenyimpanan. Beberapa download manager yang terkenaladalah Free Download Manager, FlashGet, Internet Download Manager, dll.
  • 45. BAB 5.INSTALASI dan konfigurasi PERANGKAT KERAS
  • 46. L A N
    LAN tersusundaribeberapaelemendasar yang meliputikomponen hardware dan software. Komponen software meliputi: Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC) danKabel. Sedangkankomponen software meliputi : SistemOperasiJaringan, Network Adapter Driver, ProtokolJaringan.
  • 47. Personal Computer
    Tipepersonal komputer yang digunakandidalamjaringanakansangatmenentukanunjukkerjadarijaringantersebut. Komputerdenganunjukkerjatinggiakanmampumengirimdanmengakses data dalamjaringandengancepat. Di dalamjaringantipe Client-Server, komputer yang difungsikansebagai server mutlakharusmemilikiunjukkerjalebihtinggidibandingkankomputer-komputer lain sebagai workstation-nya, karena server akanbertugasmenyediakanfasilitasdanmengelolaoperasionaljaringantersebut.
  • 48. Network Internet Card (NIC)
    Berdasarkantipe bus, adabeberapatipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI. Saatini  jenis network card yang banyakdigunakan, yaitu PCI.
  • 49. Pengkabelan
    Jaringankomputerpadadasarnyaadalahjaringankabel, menghubungkansatusisidengansisi yang lain, namunbukanberartikurvatertutup, bisajadimerupakankurvaterbukadenganterminator diujungnya). Pemilihanjeniskabelsangatterkaiteratdengantopologijaringan yang digunakan.
  • 50. TabelTopologiJaringandanJenisKabelyang
    seringdigunakan
  • 51. A. Instalasi Perangkat Keras
    1.Pastikan kita memiliki ground yang baik, tegangan antara minus dan ground harus tidak lebih dari 1 Volt dan tahanan antara minus dan ground sekitar 1 Ohm (dihitung dengan alat Merger). Ground yang baik akan menjamin kelangsungan peralatan.Lakukan penarikan kabel UTP Cat 5 ke setiap bagian yang memerlukan sambungan akses intranet dan internet.
    2. Sebaiknya, kabel UTP Cat 5 dipasang di dalam tempat yang terlindung dari panas dan hujan, dan jika harus keluar ruangan, sebaiknya gunakan pipa paralon untuk melindungi kabel tersebut.Sebetulnya, untuk peletakan kabel diluar, kita dapat mengggunakan jenis STP yaitu Shielded Twisted Pair yang bagian luarnya dilindung oleh bahan yang tahan terhadap cuaca. Harga STP sekitar dua kali lipat UTP, jadi lebih murah jika kita menggunakan pipa paralon untuk menahan dari panas dan hujan.
  • 52. 3.Berdasarkan standar internasional, bentangan kabel UTP Cat 5 yang diperkenankan, maksimum adalah 100 meter, jadi jika lebih dari 100 meter, kita harus meletakan satu switch sebagai repeater.
    4.Penarikan kabel dilakukan dengan mengikuti topologi star, yaitu seluruh kabel menuju ke satu titik.
    5.Pastikan kita memberikan tanda atau kode yang sama pada kedua titik kabel yang kita tarik, supaya dapat memasang konfigurasi dengan baik.
    6.Letakan Switch, Server, PC Router dan peralatan utama lainnya di satu tempat yang tidak berjauhan, supaya mudah di pelihara dengan baik. Di titik pusat distribusi jaringan (biasanya disebut NOC - Network Operation Centre) dipasang UPS, sebagai perangkat yang akan menyuplai listrik kalau aliran PLN terputus.
  • 53. 7.Kabel UTP Cat 5 yang sudah ditarik ke ruang NOC dapat segera dipasang konektornya dengan menggunakan Crimping Tool.
    8.Pastikan pemasangan konektor mengikuti kaidah-kaidah yang betul, yaitu kabel harus masuk ke badan konektor dengan baik, berikut kabel pelindungnya, lalu kita harus mendorong secara paksa kabelnya, agar kontak dengan pin konektor sempurna, dan kita harus menjepit konektor dengan sekuatnya, supaya kabelnya tidak lepas. Kwalitas bandwidth yang dialirkan kabel akan tergantung pekerjaan yang kita lakukan disamping kwalitas konektor.
    9.Pemasangan konektor ke kabel mengikuti konfigurasi kabel straight-thru.
  • 54. 10.Setelah semua kabel UTP Cat 5 siap untuk dipasang, maka mulai pemasangan dari sisi client-nya, terus berurutan sampai ke switch-nya.
    11.Setelah seluruh jaringan tersambung secara perangkat keras, ikuti langkah di bagian Perangkat Lunak untuk melakukan penomoran IP Address, sekaligus penentuan bandwidth di setiap komputer nantinya.
    12.PC Router dipasang diantara Manageable Switch dan Kabel UTP Cat 5 yang dari operator (sambungan dari Jardiknas Pusat).
    13.PC Router berisi CD ROM program router IPCOP, fungsinya adalah melakukan routing, sehingga IP Address yang dikirim hanya satu dari Jakarta, dapat dilipat gandakan menjadi 254 dan memungkinkan kita memasang 254 komputer dalam jaringan tersebut. Selain menggandakan IP Address melalui fungsi yang disebut NAT (Network Address Translation), fungsi PC Router adalah untuk membatasi pemakaian bandwidth dari setiap komputer, supaya teratur dan tidak saling menerobos jaringan yang ada.
  • 55. BIOS merupakansingkatandari Basic Input Ouput System, Bios adalah program mikroprosesorkomputerpribadi yang digunakanuntukmendapatkansistemkomputerdimulaisetelahkamumengaktifkannya (menyalakannya).
    FungsiBIOS antara lain sebagaiberikut :1. Inisialisasi (penyalaan) sertapengujianterhadapperangkatkeras (dalamproses yang disebutdengan Power On Self Test, POST)2. Memuatdanmenjalankansistemoperasi3. Mengaturbeberapakonfigurasidasardalamkomputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasiproses booting, kinerja, sertakestabilankomputer)4. Membantusistemoperasidanaplikasidalamprosespengaturanperangkatkerasdenganmenggunakan BIOS Runtime Services.
  • 56. Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut: Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS)
    Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
    Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat
    lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
    Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.
  • 57. carasetting bios agar komputerdapat booting dariflashdisk
    Untukmasukkesistem BIOS caranya, ketikakomputeratau laptop barudinyalakanlangsungsajatekantombol keyboard yang khususuntukmasukke BIOS, tombol bios iniuntuksetiapmanufakturberbedabeda, antara lain tombol  F1, F2, F3, ESC, Del. Namun yang seringdijumpaiadalahtombol F2 atau DEL.  Menekantombol BIOS terkadangtidakcukupsatu kali, jaditekanbeberapa kali sampaimasukkesistem BIOS.
    Contoh: BIOS dariPhenonixdan BIOS dari America Megatrends. untukmasuk Bios Pheonixmenggunakantombol F2, sedangkan BIOS America Megatrends menggunakantombol DEL.
  • 58. Bios PheonixUntuksetting bios Pheonix agar booting dariflashdiskadalahsebagaiberikut :
    1.  Setelahtampilhalamanutamasepertigambardibawahini, masukankehalaman Boot dengancaramenekantombolpanahkananpada keyboard kamu.
    Padahalaman Boot akantampilsepertigambardibawahini.  PerhatikandanPilihpada USB HDD, dengancaramenekantombolpanahbawahpada keyboard kamu, sehingga USB HDD menjadiberwarnaputih.
  • 59. langkahselanjutnya, jadikan USB HDD sebagai booting diurutanpertama, caranyatekanTombol  ( + ) pada keyboard kamu, nanti USB HDD akanbergeserkeatas.
    Namunjikaingin booting dari CD, pilih IDE CD, posisikan IDE CD padaurutanpertama
    Jikasudahbergeserkeurutan paling atas, simpan setting konfigurasi bios yang barudilakukan, caranyaklikpadatombol F10, Ketikamunculjendela setup konfirmation, pilih [YES], lalutekan enter, setelahitukomputeratau laptop akanmelakukan restart secaraotomatis.  Sekarang setting bios sudahbisa booting dariflashdisk, (atau booting dari CD jika IDE CD yang diletakkandiurutanpertama)
  • 60.  BIOS AMERICAN MEGATRENS
    Untukcara setting konfigurasi bios american megatrends agar booting dariflashdisktidakjauhberbedadengandi bios Pheonix, yang membuatberbedahanyalahtampilanantarmukanyasaja.
    1.  Masukke bios american megatrends dengantekantombol DEL, akantampakhalamanutama bios sepertigambardibawahini. Masukkehalaman Boot denganmenekantompolpanahkananpadakeyboard
    2.  Pilih menu Boot Device Priority dengancaramenekantombolpanahbawahpada keyboard, kemudiantekan enter
  • 61. 3.  Lalujadikanpilihan [ removable device] menjadiurutanpertama, dengancaramenekantombol (+) pada keyboard kamu. Namunjikakamuinginkomputer booting dari CD, yang diletakkandiurutanpertamaadalah [CD/DVD]
    4.  Jikasudah, silahkantekantombol F10 untukmenyimpan setting konfigurasi bios kamu.
    janganlupatombol (+) biasanyajadisatudengantombol ( = ), jadijanganlupauntukbisamenekantombol + harusdiikutitombol SHIFT.
  • 62. Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut:
    Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
    Driver untuk perangkat-perangkat keras  dasar, seperti video adapter, perangkat input , prosesor , dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit  (dalam hal ini adalah keluarga DOS ).
    Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting  ke dalam sistem operasi  yang terpasang.
  • 63. ROM dan NVRAM
    BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard.
    BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik  atau Flash ROM.
    Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS.
  • 64.
  • 65. BAB 6.
    MengubahPengaturan TCP/IP
  • 66. Mengubahpengaturan TCP / IP
    TCP / IP mendefinisikanbahasa yang menggunakankomputerAndauntukberkomunikasidengankomputer lain. Kamimerekomendasikanmenggunakan Host Configuration Protocol otomatisDinamis (DHCP) untuksecaraotomatismenetapkan Internet Protocol (IP) alamatuntukkomputerdijaringananda, jikajaringanAndamendukungnya. JikaAndamenggunakan DHCP, makaAndatidakperlumengubahpengaturanAndajikaAndamemindahkankomputerAndakelokasi lain, dan DHCP tidakmengharuskanAndauntukmengkonfigurasisecara manual pengaturanseperti Domain Name System (DNS) dan Windows Layanan Internet Nama (WINS ).
  • 67. 1.  Buka Network Connections denganmengkliktombol Start Gambardaritombol Start, klik Control Panel, klik Network dan Internet, klik Network and Sharing Center, dankemudianklik Manage koneksijaringan.  2. Klikkanankoneksi yang inginAndaubah, dankemudianklik Properties. Administrator izin yang diperlukanJikaAndadimintauntuksandi administrator ataukonfirmasi, ketiksandiataumemberikankonfirmasi. 3. Kliktab Networking. Di bawahkoneksiinimenggunakan item berikut, klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6), dankemudianklik Properties.
  • 68. 4. Untukmenentukanpengaturanalamat IP IPv4, lakukansalahsatuberikut:
    Untukmendapatkanpengaturan IP secaraotomatis, klikMendapatkanalamat IP secaraotomatis, dankemudianklik OK.
    Untukmenetapkanalamat IP, klikGunakanalamat IP berikut, dankemudian, dalamalamat IP, Subnet mask, gateway default dankotak, ketikalamat IP pengaturan.
    5. Untukmenentukanpengaturan IPv6 alamat IP, lakukansalahsatuberikut:
    Untukmendapatkanpengaturan IP secaraotomatis, klikMendapatkanalamat IPv6 secaraotomatis, kemudianklik OK.
    Untukmenetapkanalamat IP, klikGunakanalamat IPv6 berikut, dankemudian, dialamat IPv6, panjangprefiks subnet, gateway default dankotak, ketikpengaturanalamat IP.
  • 69.  6. Untukmenentukanpengaturanalamat server DNS, lakukansalahsatuberikut:
    Untukmemperolehalamat server DNS secaraotomatis, klikMendapatkanalamat server DNS secaraotomatis, dankemudianklik OK.
    Untukmenentukanalamat server DNS, klikGunakan DNS alamatberikut server, dankemudian, di Preferred DNS server dan Alternate DNS kotak server, ketikalamat server DNS primer dansekunder.
    7. Untukmengubah DNS, WINS, danpengaturan IP, klik Advanced.
  • 70. BAB 7.
    TOPOLOGI yang DIGUNAKAN
  • 71. Pemilihantopologi yang kandigunakandisebuah LAN biasanyadipengaruhiolehfaktor-faktorberikut:
    1.Bentuk fisikruangan yang akandigunakan2.Metode akses yang lebihdisukai3.Kecepatan transfer yang diinginkan4.Loyalitas terhadapmerekproduktertentu.
  • 72. 1. TOPOLOGI BUS
    Padatopologiinidigunakankabeljenistunggalantarakabelpusat yang menghubungkanantara workstation dan server. 
  • 73. Keuntungandaripenggunaantopologi bus :- Hematkabel- Layout kabelsederhana- Dapatdenganmudahmengembanganjaringan (penambahan workstation tanpamengganggu workstation yang lainKerugiandaripenggunaantopologi bus :- Diperlukan repeater untukjarakjauh- Deteksidanisolasisangatkecil- Bilaterdapatgangguandisepanjangkabelpusatmakakeseluruhanjaringanakanmengalamigangguan.
  • 74. 2. TOPOLOGI TOKEN-RING
    Topologiinimembentuksepertilingkaranpadacincin.
  • 75. Keunggulandaritopologiiniadalahtidakterjadinya collision ( tabrakanpengiriman data).SedangkankelemahanyaialahSetiap node dalamjaringanakanselaluikutsertadalammengelolainformasi yang dilewatkandalamjaringan, sehinggajikaterdapatgangguandisuatu node makaseluruhjaringanakanterganggu.
  • 76. 3. TOPOLOGI STAR
    Padatopologiinimasing-masing workstation dihubungkanscaralangsungke server atau HUB.
  • 77. KeunggulandaritopologiiniadalahBahwadenganadanyakabeltersendiripadasetiap workstation ke server, maka bandwidth ataulebarjalurkomunikasidalamkabelakansemakinlebarsehinggaakanmeningkatkankinerjajaringansecarakeseluruhan.Kelemahanyaialahmembutuhkankabel yang lebihbesardibandingkandengantopologi yang lainya.Keuntungan :- Paling fleksibel- Pemasangan station sangatmudahdantidakmengganggujaringan yang lainya- Control oleh server terpusat- Kemudahandeteksidanisolasikesalahn/kerusakanpengelolaanjaringan.Kerugian :- Membutuhkankabel yang lebihbanyak- Perlupenanganankhusus- Control terpusat ( HUB/SWITCH) jadielemenkritis.
  • 78. TopologiHierarkis
    Berbentuksepertipohonbercabang yang terditidarikomputerinduk (host) yang diswitchungkandengansimpulatau node lain secaraberjenjang, jenjang yang lebihtinggiberfungsisebagaipengeturkerjajenjangdibawahnya, biasanyatopologiinidigunakanolehperusahaanbesarataulembagabesar yang mempunyaibeberapacabangdaerah, sehingga data daripusatbisadidistribusikankecabangatausebaliknya. berikutinigambartopologiHierarkissebagaigambaran :
  • 79.
  • 80. KelebihanKoneksisecaralangsung (point to point) padasegmenjaringantunggal.Topologijaringaninididukungolehbeberapa vendor hardware dan software.KelemahanCakupansegmenjaringantergantungdarikabel.Jikajalur backbone putus, seluruhsegmenjaringanakanputus.Pengimplementasiannyasulit.
  • 81. BAB 8.
    Skema LAN
  • 82. LAN ( Local Area Network)
    jaringanatau network dapatdiartikansebagaikumpulanperangkat (seringdisebutdengan node) yang dihubungkanmelaluisebuah media atausalurankomunikasi. Node dapatberupakomputer, printer, atauperalatan lain yang mampumengirimkandan/ataumenerima data yang dibangkitkanoleh node lain yang jugatersambungdalamsebuahjaringan . Metode access token ring
  • 83. Jaringanlokalatau local Area Network (LAN) biasanyamerupakanjaringanpribadihanyamenghubungkankomputer-komputerdalamsatukantor, gedungataukampus. Jaringan LAN dapatberupakomunikasiduabuah PC dansebuah printer ataujaringan yang lengkapdengandilengkapifasilitaskomunikasisuara (voice), gambar (image), dam gambarbergerak (video). Jarakjangkauan LAN dibatasihanyabeberapakilomtersaja. Selainitu, medium dantopologi yang digunakanuntukjaringan LAN biasanyahanyauntuksatujenis.Jaringnkomputer LAN hanyadirancanguntukmelakukanpemakaianbersamasebuahperangkatantar PC misalnya, dalamsatujaringan LAN sebuahruangan yang terdiridari 3 PC cukupdisediakan 1 buah printer untukdipakaibersama.
  • 84. Karakteristik LAN (Local Area Network)
    Mempunyaipesat data yang lebihtinggi
    Meliputiwilayahgeografi yang lebihsempit
    Tidakmembutuhkanjalurtelekomunikasi yang disewadari operator telekomunikasi
  • 85. Biasanyasalahsatukomputerdiantarajaringankomputerituakandigunakanmenjadi server yang mengatursemuasistemdidalamjaringantersebut.
  • 86. Untukmenghubungkanantarkomputerdi LAN adabeberapacara
    Antarakomputerdengankomputer
    Antarakomputerdengan Switch (hub)
    Antara Switch dengan Switch
    Skema LAN Padateknologi IEEE 802.3
  • 87. DalampemasanganjaringanLanpadasuatujaringanberbasispadateknologi IEEE 802.3 yang kitabutuhkanadalah :
    Kabel UTP atau yang disebutkabel LAN
    Switch (Hub)
    RJ 45
    Crimping Tools
  • 88. Ada 2 jeniscara connecting kabel Straight dan Cross
    Straight digunakanuntukkoneksidarikomputer - switch
    Cross digunakanuntukkoneksidarikomputer - komputer, Switch-switch, Modem-switch
  • 89. Untukjenisstraigthurutankabelnyaadalah:
    orange-putih
    orange
     hijau-putih
     biru
     biru-putih
     hijau
     cokal-putih
     coklat
  • 90. sedangkanpadaujungkabellainnyaurutankabelnyaadalah:
      orange-putih
      orange
      hijau-putih
      biru
      biru-putih
      hijau
      cokal-putih
      coklat
  • 91. seperti gambar di bawah ini:
  • 92. SedangkanPadaconneting Cross urutankabelnya  adalah:
     orange-putih
     orange
     hijau-putih
     biru
     biru-putih
     hijau
     cokal-putih
     coklat
  • 93. sedangkanpadaujungkabellainnya, urutankabelnyaadalah:
    hijau-putih
    hijau
    orange-putih
     biru
     biru-putih
     orange
     cokal-putih
     coklat
  • 94. seperti contoh gambar di bawah ini
  • 95. THANKS FOR YOUR ATTENTION

×