Your SlideShare is downloading. ×
0
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Jejak ISLAM di Indonesia (lanjutan)

1,488

Published on

Lanjutan, bagaimana Aceh bisa menerapkan Syariat Islam saat ini, itu karena aceh langsung terhubung dengan Khilafah islam dulu, bagaimana organisasi-organisasi islam indonesia seperti sarikat islam …

Lanjutan, bagaimana Aceh bisa menerapkan Syariat Islam saat ini, itu karena aceh langsung terhubung dengan Khilafah islam dulu, bagaimana organisasi-organisasi islam indonesia seperti sarikat islam pada masa penjajahan belanda terinspirasi dari islam, simak materi beikut ini. Silahkan download, dan jangan lupa si Share ilmu ini ya. Jzk.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,488
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
94
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Jejak SejarahKhilafah Islam di Indonesiaby Salman Iskandar, Predator Buku
  • 2. Omayyad Caliphate 750 M
  • 3. Abbasid Caliphate 900 M
  • 4. Almoravids, Saldjuk, Ghaznavid 1100 M
  • 5. Moslem World 1300 M
  • 6. Ottoman, Safavid, Mughal 1500 M
  • 7. Sejarah Masuknya Islam di Indonesia Teori Gujarat, menjadikan India sebagai pusat dakwah Islam ke Nusantara pada abad ke-13 M.; Teori Makkah, menjadikan Arabia sebagai pusat dakwah Islam ke Nusantara pada abad ke-7 M.; Teori Persia, menjadikan Iran sebagai pusat dakwah Islam ke Nusantara pada abad ke-13 M.;
  • 8. Hubungan dengan Pusat Islam Pada Abad ke-7 M., Raja Ta Cheh (Arab) mengirim utusan ke Ratu Sima di Djawa Dwipa; Pada 654-655 M. Khalifah Mu’awiyah membangun armada laut, berkekuatan 5.000 kapal, di antaranya untuk melindungi perniagaan lautnya; Pada 674 M., Penguasa Jazirah Arabia itu mengirim dutanya ke Kerajaan Kalingga;
  • 9. Hubungan dengan Pusat IslamPada 100 H/718 M, Raja Sriwijaya Jambi bernama Srindravarman mengirim surat kepada Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz dari Khilafah Umayah untuk belajar Islam.
  • 10. Hubungan dengan Pusat Islam Pada 808 H/1404 M, Sultan MuhammadKhan I Jalabi (MehmetHan Celebi) mengutus para duta dakwah keNusantara (Indonesia) yang dikenal dengan walisongo.
  • 11. Wali Songo  Sultan Muhammad I Jalabi mengutus para da’i ke Indonesia, yaitu Maulana Malik Ibrahim (Turki), Maulana Ishaq (Samarqand), Maulana Ahmad Jumadil Kubra (Mesir), Maulana Muhammad al- Maghribi (Maroko), Maulana Malik Israil (Turki), Maulana Hasanuddin (Palestina), Maulana Aliyuddin (Palestina), Syekh Subakir (Persia).  Pada 1349-1406, Maulana Malik Ibrahim & Maulana Ishaq datang ke Jawa diantar Zainal Abidin Bahiyan Syah, penguasa Samudera Pasai.  Pada 1421-1436, datang Sayyid Ali Rahmatullah putra Syaikh Ibrahim dari Putri Raja Campa-Kamboja (Sunan Ampel), Sayyid Jafar Shadiq (Sunan Kudus) dari Palestina & Syarif Hidayatullah (Palestina), cucu Raja Padjajaran (Sunan Gunung Jati) mengganti dai yang wafat.  Pada 1463, banyak dai dari Jawa, yaitu Rd. Paku (Sunan Giri), putra Maulana Ishaq & Dewi Sekardadu, putri Blambangan; Rd. Said (Sunan Kalijaga), putra Bupati Tuban; Rd. Makdum Ibrahim (Sunan Bonang); Rd. Qasim II (Sunan Drajat), putra Sunan Ampel & Dewi Condrowati, putri Majapahit.
  • 12. Masa Kegemilangan Kesultanan Islam di Nusantara Kesultanan Islam di Nusantara menjadi bagian integral Dunia Islam di bawah payung keKhilafahan Islam; Para Sultan di Nusantara dikukuhkan sebagai penguasa oleh amir Hijaz atas restu Khalifah Utsmani; Para Sultan mendapatkan perlindungan politik dan militer dari Khalifah Utsmani; Para Sultan melaksanakan Syari’at Islam dalam menjalankan pemerintahan dan kekuasaannya. dll.
  • 13.  Kesultanan Banten termasuk Dar al-Islam dibawah kepemimpinan Khalifah Utsmani di Istanbul. Sultan Ageng Tirtayasa mendapat gelar "Sultan" dari Syarif Makkah. Pada akhir abad 20, Konsul Turki di Batavia membagi- bagikan Al-Qur’an a.n. Sultan Turki. Sultan Turki juga memberikan beasiswa kepada 4 orang anak keturunan Arab di Batavia untuk sekolah di Turki. Pada 1048 H/1638 M, Abdul Qadir dari Kesultanan Banten dianugerahi gelar ”Sultan Abulmafakir Mahmud Abdul Kadir” oleh Syarif Zaid; Hubungan dengan Khilafah
  • 14. Hubungan dengan Khilafah  Pada 1563 dan Jumadil Akhir 973 H./7 Januari 1566, Sultan Alauddin Syah dari Aceh mengirim utusan ke Istanbul untuk meminta bantuan melawan Portugis.  Khalifah Utsmani mengirim 19 kapal perang dan sejumlah kapal lainnya pengangkut persenjataan dan persediaan.  Perlindungan perjalanan ibadah haji oleh Armada Laut Khilafah Utsmani bagi jama’ah haji Indonesia.
  • 15. Hubungan dengan KhilafahPada 1051 H/1641 M, Pangeran Rangsang dari Kesultanan Mataram digelari ”Sultan Abdullah Muhammad Maulana Matarami” dari Syarif Makkah;
  • 16. Hubungan dengan Khilafah Khalifah Utsmani mencetak tafsir Al- Qur’an berbahasa Melayu karya Abdur Rauf as-Sinkili di Istanbul dengan mencantumkan "dicetak oleh Sultan Turki, raja seluruh orang Islam". Khalifah Utsmani menyuarakan jam’iyah Islamiyah dengan seruan jihad al-akbar pada PD I untuk membebaskan negeri- negeri Islam dari imperialisme & kolonialisme, di antaranya membebaskan Nusantara (Malayu & Jawi) dari penjajahan Inggris & Belanda.
  • 17. Utsmani & SI
  • 18. The Last Caliph Halife Abd el-Mecid II
  • 19. The Traitor of Islam Namanya Mustafa Effendi, dipanggil “Kemal” (Kamal: menyeluruh) oleh para Jenderal Utsmani karena kejeniusannya dalam akademi militer dan saat dinas ketentaraan; Mendapatkan pangkat “Agha” (perwira militer) dan “Pasha” (gelar kehormatan bangsawan) dari Sultan Utsmani; Digelari ”al-Ghazi” (jagoan tempur) dan “Yildirim/Yildriz” (halilintar) seperti Sultan Bayazid I karena kecepatannya dalam strategi dan operasi militer; Digelari “At-Taturk” alias “Bapak Turki” karena dianggap berhasil membangun Turki Modern pasca kekalahan Khilafah Utsmaniyah pada Perang Dunia I; Pernah diminta oleh Jama’ah al-Khilafah dari Asia Selatan untuk diba’iat sebagai khalifah (amir al-mukminin); Ternyata, dia adalah seorang Yahudi Dunamah, Penghancur Khilafah Islam.
  • 20. The Traitor of Moslem  Syarif Husain bin Ali (1856-1931), Gubernur Makkah yang diangkat pada 1908 oleh Sultan Utsmani. Dia pun diakui sebagai Raja Hijaz pada 1916- 1924 oleh Kerajaan Inggris;  Pada Juni 1916, bersama Pangeran Faysal & Pangeran Abdullah, dia memberontak terhadap Khilafah Utsmani dan mendeklarasikan dirinya sebagai Raja bagi seluruh bangsa Arab di Jazirah Arabia;  Pada 5 Maret 1924, Syarif Husain mendakwakan diri sebagai khalifah dan berkuasa atas wilayah Arab yang pernah dikuasai oleh Khilafah Utsmani. Namun, pada tahun itu juga, Abdul Aziz bin Saud dengan Pasukan Wahabbi yang didukung Inggris menyerang dan mengalahkannya sehingga dia melarikan diri ke Cyprus.
  • 21. The Next Caliph? Raja Fuad I, Dinasti Muhammad Ali Pasha; Kaisar Hiro Hito dari Jepang; Raja Faisal bin Abdul Aziz al-Saud.
  • 22. Reaksi Terhadap Runtuhnya Khilafah  HOS Cokroaminoto (SI): Khilafah adalah hak bersama muslimin bukan dominasi bangsa tertentu, karenanya, bila umat tidak memiliki khilafah, seperti badan tidak berkepala.  Suryopranoto (SI), KH. Fachruddin (Muhammadiyah) dan KH. A. Wahab H. (Pendiri NU) menjadi utusan Indonesia dalam Kongres Dunia Islam yang membahas keruntuhan Khilafah.  13-19 Mei 1926 Kongres Dunia Islam di Kairo membahas upaya mewujudkan kembali Khilafah; H. Abdullah Ahmad dan H. Rosul (tokoh Sumatera) mewakili Indonesia.  1 Juni 1926: Kongres Khilafah di Makkah; HOS Cokroaminoto (SI) dan KH. Mas Mansur (Muhammadiyah) mewakili Indonesia.  Tahun 1927: Kongres Khilafah di Makkah, H. Agus Salim mewakili Indonesia.
  • 23. The Last Ottoman Pangeran terakhir Dinasti Utsmani, Osman Ertugrul Effendi lahir pada 1912; Cucu Sultan Abdul Hamid II ini akan menjadi ”Sultan Utsman IV” atau ”Sultan Ertugrul I” jika Turki tetap merupakan kesultanan; Sejak 3 Maret 1924, Osman diasingkan dari Turki dengan semua keluarga Utsmani. Selama 60 tahun, Osman hidup di AS; Pada 1992, Osman baru diizinkan mengunjungi Turki di bawah amnesti PM Necmettin Erbakan; Pada 2004, Osman diberi kewarganegaraan Turki oleh PM Recep Tayyip Erdogan; Pada 2006, Osman bertemu dengan PM Recep Tayyip Erdogan di New York. Osman diberi paspor Turki yang mengakhiri penderitaannya di pengasingan; Pada 25 September 2009, The Last Ottoman ini wafat di Istanbul. Osman dimakamkan di Distrik Cemberlitas setelah mendapat izin dari Dewan Menteri dan Parlemen Turki.
  • 24. Peran Pemuda & Pahlawan Muslim dalam Revolusi Kemerdekaan Perang Sabil di Serambi Makkah; Perang Paderi di Ranah Minang; Perang Diponegoro di Jawa Dwipa; Perang Pattimura di Jazirah al-Mulk; Perang 10 November 1945; dll.
  • 25. Peran Muslim dalam Merumuskan Kemerdekaan Indonesia Berdirinya Sjarikat Dagang Islam; Kongres Jong Islamieten Bond; National Congres Sjarikat Islam I; Lasjkar Santri  PETA; Djakarta Charter  Teks Proklamasi; dll.
  • 26. Fakta Sejarah Indonesia yang Tersembunyi & Disembunyikan Proklamasi Kemerdekaan? Hari Kebangkitan Nasional? Hari Pendidikan Nasional? Siapakah Kapitan Pattimura? Siapakah Si Singamangaraja XII? dll.
  • 27. Konspirasi AntiIslam Tokoh-tokoh Islam berhasil menetapkan pemerintah wajib menjalankan syariat Islam bagi umatnya dalam Piagam Djakarta. Tokoh-tokoh Islam itu adalah KH. Abikoesno Tjokrosujoso (PSII), KH. Abdul Kahar Muzakir (Muhammadiyah), H. Agus Salim (Partai Penyadar), dan KH. A. Wahid Hasyim (NU). Kemudian, diproklamasikanlah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Namun, usianya ternyata hanya sehari karena pada 18 Agustus 1945, tujuh kata, ”dengan kewadjiban mendjalankan sjariat Islam bagi pemeluk-pemeluknja” dicoret dalam Piagam Djakarta.
  • 28. Konspirasi AntiIslam Selama Orde Lama dan Orde Baru, Islam dimarjinalkan. Orde Reformasi makin sekuleristik kapitalistik, bahkan pro liberal. Pada saat yang sama, gairah menerapkan Syari’ah Islam demikian besar. Cengkeraman negara-negara asing semakin besar dan kuat. Menentang perjuangan penegakkan syari’ah Islam merupakan suatu tindakan ahistoris.
  • 29. Konspirasi Anti Syari’ahbi idzniLlah kemenangan Islam & Kaum Muslim akan segera tiba
  • 30. Wassalam….Barang siapa yang menolong (agama) Allah niscaya Allah akan menolongnya dan meneguhkan (kedudukan)nya di atas muka bumi… Amiiin…. Allaahuma ya Rabbal ‘Alamiiin….

×