Makalah sumber daya tambang non logam
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Makalah sumber daya tambang non logam

on

  • 12,723 views

 

Statistics

Views

Total Views
12,723
Views on SlideShare
12,723
Embed Views
0

Actions

Likes
4
Downloads
142
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Makalah sumber daya tambang non logam Document Transcript

  • 1. BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Sumber daya alam adalah semua yang terdapat di alam (kekayaan alam) yangdapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mencukupi segala kebutuhan hidupnya.Sumber daya alam terbagi dua yaitu sumber daya alam hayati dan sumber daya alamnon hayati. Sumber daya alam hayati disebut juga sumber daya alam biotik yaitusemua yang terdapat di alam (kekayaan alam) berupa makhluk hidup. Sedangkansumber daya alam non hayati atau sumber daya alam abiotik adalah semua kekayaanalam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia berupa benda mati. Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya alamnya, baiksumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati. Kekayaan alamIndonesia terdapat di permukaan bumi, di dalam perut bumi, di laut dan di udara.Berdasarkan ketersediaanya sumber daya alam terbagi dalam dua kelompok besaryaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui dan sumber daya alam yang tidakdapat diperbarui.1.2 Rumusan Masalah 1. Apa pengertian Mangan, Batu gamping, Batu marmer, Belerang, Kaolin, Fosfat, dan Pasir Kuarsa? 2. Bagaimana pengelompokan Mangan, Batu gamping, Batu marmer, Belerang, Kaolin, Fosfat, dan Pasir Kuarsa? 3. apa Pemanfaatannya Mangan, Batu gamping, Batu marmer, Belerang, Kaolin, Fosfat, dan Pasir Kuarsa? 4. Bagaimana Penyebarannya Mangan, Batu gamping, Batu marmer, Belerang, Kaolin, Fosfat, dan Pasir Kuarsa? 1
  • 2. 1.3 Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini hanya untuk mengetahui pengertian,pengelompokan,pemanfaatan, dan persebarannya dari Mangan, Batu gamping, Batu marmer, Belerang,Kaolin, Fosfat, dan Pasir Kuarsa1.4 Sistematika Penulisan Kata pengantar, Daftar isi, Bab I terdiri dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan danjuga sistematika penulisan yang terdapat pada makalah ini.Bab II terdiri dari isi yangmembahas mengenai Mangan, Batu gamping, Batu marmer, Belerang, Kaolin, Fosfat, danPasir Kuarsa.Bab III merupakan bab penutup dimana terdapat kesimpulan dan saran dari apayang dibahas pada makalah ini, daftar pustaka. 2
  • 3. BAB II PEMBAHASAN2.1 Mangan Mangan adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Mn dannomor atom 25. Mangan memiliki 25 jumlah proton dalam inti atomnya. Manganditemukan sebagai unsur bebas dalam sifat dasarnya dan seringdicampur dengan besi, seperti mineral -mineral lainnya. Sebagai unsurbebas. Mangan adalah logamyang penting dalam penggunaan dengan campuranlogam-logam industri, terutama di dalam baja-baja anti karat. M a n g a n f o s f a t s e r i n gdigunakan sebagai perawatan dalam pencegahan karatd a n kerusakan di besi. Ion di Mangan mempunyai banyak warna,tergantung dalam keadaanoksida mereka, dan sering digunakan sebagai zat-zat warnadalam industri. Dioksida mangan digunakan sebagai materi penangkap elektron dalamstandar dan komponenkimia bersifat alkali yang mempunyai kelembaban uap airrendah dan bisa dibuang, dan juga baterai-baterai, keramik, gelas, kimia, dan lain-lain. 2.1.1 Pengelompokan Mangan merupakan hasil pengendapan di daerah danau dan pantai yang terjadi pada zaman tersier. 2.1.2 Pemanfaatan Mangan Pemanfaatan mangan di dunia sebagian besar digunakan untuk : a. Produksi besi-baja b. C a m p u r a n A l u m u n i u m c. Untuk industri baterai kering d. Dalam pembuatan keramik dan gelas 3
  • 4. e. Mangan dioksida (sebagai pirolusit) juga digunakan sebagai pendepolarisasi pada sel k e r i n g b a t e r a i f. U n t u k m e n g h i l a n g k a n w a r n a h i j a u p a d a g e l a s ya n g d i s e b a b k a n o l e h pengotor besi. g. Mangan sendiri bermanfaat memberi warna lembayung pada kaca. h. Dioksidanya berguna u n t u k pembuatan oksigen dan klorin, dan dalam pengeringan cat hitam. i. Pemanfaatan dalam tubuh manusia. Mangan merupakan unsur yang penting untuk penggunaan vitamin B1. Mangan, k a l s i u m , d a n fosfor bersama-sama membentuk sistem tulang dan gigi. Mangan bermanfaat dalam pembentukan hemosianin dalam sistem darah dan enzimatik pada hewan air. 2.1.3 Persebaran Mangan Daerah persebaran magma terdapat di Karangnunggal dan Tasikmalaya bagian selatan (Jawa Barat), Kliripan dan Kulon Progo (Yogyakarta) serta di sekitar Martapura (Kalimantan).2.3 Batu Gamping Batu gamping adalah batuan fosfat yang sebagian besar tersusun oleh mineralkalsium karbonat (CaCo3). Bahan tambang ini biasa digunakan untuk bahan bakuterutama dalam pembuatan semen abu/portland (biasa digunakan sebagai perekatuntuk memplester), industri keramik, obat-obatan, dll. Batu gamping pada umumnya adalah bukan terbentuk dari batuan sedimentseperti yang kita kira, tidak juga terbentuk dari clay dan sand, terbentuk dari batu-batuan bahkan juga terbentuk dari kerangka calcite yang berasal dari organismemicroscopic di laut dangkal. Pulau Bahama adalah sebagai contoh dari daerah dimanaproses ini masih terus berlangsung hingga sekarang. 4
  • 5. Sebagian perlapisan batu gamping hampir murni terdiri dari kalsit, dan padaperlapisan yang lain terdapat sejumlah kandungan silt atau clay yang membantuketahanan dari batu gamping tersebut terhadap cuaca. Lapisan gelap pada bagian atasmengandung sejumlah besar fraksi dari silika yang terbentuk dari kerangkamikrofosil, dimana lapisan pada bagian ini lebih tahan terhadap cuaca. Batu gamping dapat terlarutkan oleh air hujan lebih mudah dibandingkan denganbatuan yang lainnya. Air hujan mengandung sejumlah kecil dari karbon dioksidaselama perjalanannya di udara, dan hal tersebut mengubah air hujan tersebut menjadinersifat asam. Kalsit adalah sangat reaktif terhadap asam. Hal tersebut menjelaskanmengapa goa-goa bawah tanah cenderung untuk terbentuk pada daerah yang banyakmengandung batu gamping, dan juga menjelaskan mengapa bangunan bangunan yangterbuat dari bahan batugamping rentan terhadap air hujan yang mengandung asam.Pada daerah daerah tropis , batu gamping terbentuk menjadi batuan yang kuatmembentuk sejumlah pegunungan-pegunungan batu gamping yang indah. 2.2.1 Pengelompokan Batu Gamping Batu kapur (Gamping) merupakan salah satu mineral industri yang banyak digunakan oleh sektor industri ataupun konstruksi dan pertanian, antara lain untuk bahan bangunan, batu bangunan bahan penstabil jalan raya, pengapuran untuk pertanian dl, terbentuk dari pelapukan makhluk hidup laut, seperti karang dan sarang binatang laut1 2.2.2 Manfaat Batu Kapur (Batugamping) Adapun pemanfaatan dari kapur diantaranya adalah : a. Bahan bangunan Bahan bangunan yang dimaksud adalah kapur yang dipergunakan untuk plester,adukan pasangan bata, pembuatan semen tras ataupun semen merah. b. Bahan penstabilan jalan raya Pemaklaian kapur dalam bidang pemantapan fondasi jalan raya termasuk rawa yang dilaluinya. Kapur ini berfungsi untuk mengurangi plastisitas, mengurangi penyusutan dan pemuaian fondasi jalan raya 5
  • 6. c. Sebagai pembasmi hama Sebagai warangan timbal (PbAsO3) dan warangan kalsium (CaAsO3) atau sebagai serbuk belerang untuk disemprotkan.d. Bahan pupuk dan insektisida dalam pertanian Apabila ditaburkan untuk menetralkan tanah asam yang relatife tidak banyak air, sebagai pupuk untuk menambah unsur kalsium yang berkurang akibat panen, erosi serta untuk menggemburkan tanah. Kapur ini juga dipergunakan sebagai disinfektan pada kandang unggas, dalam pembuatan kompos dan sebagainyae. Penjernihan air Dalam penjernihan pelunakan air untuk industri , kapur dipergunakan bersama-sama dengan soda abu dalam proses yang dinamakan dengan proses kapur soda.f. Batu Gamping (caco3) Sebagai Pupuk Alternatif Penetralisir Keasaman Tanah Semua material yang mengandung senyawa Ca dapat digunakan sebagai bahan pengkapuran untuk menetralisir keasaman tanah, yaitu meningkatkan pH tanah yang pada dasarnya menambahkan Ca dan menurunkan Al.g. Batugamping keprus sebagai campuran agregat pada lapis pondasi agregat kelas b Bertujuan untuk mengkaji kemungkinan pemakaian batugamping keprus sebagai bahan campuran agregat pada lapis pondasi agregat kelas B.h. Batugamping sebagai bahan baku semen Batu gamping sebagai salah satu bahan baku pembuatan semen, dengan eksplorasi yang tidak bijaksana, lambat laun warisan dunia yang unik dan terbentuk ribuan tahun ini akan hilang dan hanya menjadi cerita anak cucu kita kelak, jika kita tidak ikut membantu melestarikannya.2.2.3 Persebaran Batu Gamping Saat ini daerah penghasil marmer di Indonesia sudah tersebar luas, antaralain Lampung, Jawa Tengah, Bandung, Sulawesi, Kalimantan, Bangka, danKupang,namun marmer terbaik terdapat di Sulawesi Selatan 6
  • 7. 2.3 Marmer Batu alam adalah batuan hasil dari proses metamorfosa atau malihan dari batugamping. Pengaruh dari suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogenmenyebabkan terjadinya rekristalisasi pd batuan tersebut membentuk foliasi maupunnon foliasi. 2.3.1 Perkelompokan Batu Marmer Marmer atau batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batu gamping. Pengaruh suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen menyebabkan terjadi rekristalisasi pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi. Akibat rekristalisasi struktur asal batuan membentuk tekstur baru dan keteraturan butir. Marmer Indonesia diperkirakan berumur sekitar 30–60 juta tahun atau berumur Kuarter hingga Tersier. 2.3.2 Pemanfaatan Batu Marmer Batuan Metamorf 1. Dapat digunakan untuk alat menulis(batu sabak) 2. Untuk Lantai (marmer) 3. Untuk Dekorasi bangunan (marmer) 4. Untuk Batu Nisan (marmer) 2.3.3 Persebaran Batu Marmer Saat ini daerah penghasil marmer di Indonesia sudah tersebar luas, antara lain Lampung, Jawa Tengah, Bandung, Sulawesi, Kalimantan, Bangka, dan Kupang,namun marmer terbaik terdapat di Sulawesi Selatan 7
  • 8. 2.4 Belerang Belerang atau sulfur (putar / sʌlfər / sul-fər; lihat ejaan bawah) adalah unsurkimia dengan nomor, atom 16 diwakili oleh S. simbol Ini adalah, berlimpahmultivalen non-logam. Pada kondisi normal, atom belerang membentuk molekulsiklik octatomic dengan rumus kimia S8. Elemen sulfur merupakan padatan kristalinkuning cerah. Kimia, belerang dapat bereaksi baik sebagai oksidan atau mengurangiagen. Ini mengoksidasi logam yang paling dan beberapa nonmetals, termasuk karbon,yang mengarah untuk mengisi negatif dalam senyawa organosulfur kebanyakan,tetapi mengurangi oksidan yang kuat beberapa, seperti oksigen dan fluor. Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni dan sulfida dan mineralsulfat. Kristal elemen sulfur biasanya dicari oleh kolektor mineral untuk bentuk cerahmereka polyhedron berwarna. Menjadi berlimpah dalam bentuk asli, belerang dikenaldi zaman dahulu, disebutkan untuk penggunaan di Yunani kuno, Cina dan Mesir.Asap belerang digunakan sebagai fumigants, dan belerang yang mengandungcampuran obat yang digunakan sebagai balsem dan antiparasitics. Sulfur dirujukdalam Alkitab sebagai belerang dalam bahasa Inggris, dengan nama ini masihdigunakan dalam istilah non-ilmiah beberapa [2] Belerang dianggap cukup pentinguntuk menerima simbol sendiri alkemis nya.. Hal itu diperlukan untuk membuatkualitas terbaik dari mesiu hitam, dan bubuk kuning cerah itu dihipotesiskan olehpara alkimiawan yang mengandung beberapa sifat emas, yang mereka berusaha untukmensintesis dari itu. Pada 1777, Antoine Lavoisier membantu meyakinkanmasyarakat ilmiah bahwa belerang unsur dasar, bukan senyawa. 2.4.1 Pengelompokan Belerang Belerang atau sulfur didapatkan dalam 2 bentuk yaitu sebagai senyawa sulfide dan sebagai belerang alam. Sebagai senyawa sulfide didapatakan dalam bentuk galen-PbS, chalkoporit-CuFeS dan Pirit-FeS. Kesemuanya terbentuk akibat proses hydrothermal, kecuali yang yang terakhir dapat pula terjadi karena proses sedimentasi dalam kondisi tertentu. Sedang belerang alam unsure tersebut berbentuk kristal bercampur lumpur atau merupakan hasil sublimasi. Endapan belerang ini terbentuk oleh kegiatan solfatara, fumarola atau sebagai akibat dari gas dan larutan yang mengandung belerang keluar dalam bumi melalui rekahan- rekahan, serta selalu berkaitan dengan rangkaian gunung api aktif. 8
  • 9. 2.4.2 Pemanfaatan Belerang Belerang dapat membunuh kuman-kuman dan bakteri tertentu yang menyerang kulit. Belerang dapat menyembuhkan penyakit kulit karena belerang mempunyai tingkat keasaman yang cukup tinggi Tetapi belerang hanya dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit yang ringan-ringan saja, seperti panu, kadas dan jerawat. Penyakit seperti tumor tidak bisa disembuhkan dengan menggunakan air belerang. Manfaat lain dari air belerang adalah bisa menghilangkan pegal-pegal,rematik dan dapat juga digunakan untuk relaksasi. 2.4.3 Penyebaran belerang Belerang ini terdapat di Kab. Aceh Besar, Aceh Tenggara, Sumatera Utara (Kab. Taput), Sumatera Barat (Kab. Solok), Jambi (Kab. Kerinci), Jawa Barat (G. Papandayan, G. Galunggung, G. Ciremai dan Tangkuban Parahu), Jawa Tengah (G. Dieng, Telaga Terus), Maluku, Sulawesi Utara dll.2.5 Kaolin Kaolin yang disebut oleh masyarakat tanah lempung putih atau tanah liat putihmerupakan endapan residual atau dapat pula terjadi sebagai akibat proses pelapukandan hydrothermal alterasi pada batuan beku yang banyak mengandung feldspardimana mineral potassium alumunium silikat dan feldspar dirubah menjadi kaolin. 2.5.1 Pengelompokan Kaolin kelompok kaolin adalah kaolinit, nakrit, dikrit, dan halloysit (Al2(OH)4SiO5.2H2O), yang mempunyai kandungan air lebih besar dan umumnya membentuk endapan tersendiri. 9
  • 10. 2.5.2 Pemanfaatan Kaolin manfaat kaolin banyak dipakai sebagai bahan pengisi (filler), pelapis (coater), barang-barang tahan api dan isolator. Kegunaan kaolin sangat tergantung pada karakteristiknya karena karakteristik berpengaruh terhadap kualitasnya. Kaolin dipakai di keramik, obat, melapisi kertas, sebagai bahan tambahan makanan, odol, sebagai bahan menyebarkan sinar di bola lampu pijar agar putih, bahan kosmetik 2.5.3 Persebaran Kaolin Persebarannya terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Maluku.2.6 Fosfat Fosfat adalah unsur dalam suatu batuan beku (apatit) atau sedimen dengankandungan fosfor ekonomis. Biasanya, kandungan fosfor dinyatakan sebagai bonephosphate of lime (BPL) atau triphosphate of lime (TPL), atau berdasarkankandungan P2O5. Fosfat apatit termasuk fosfat primer karena gugusan oksidafosfatnya terdapat dalam mineral apatit (Ca10(PO4)6.F2) yang terbentuk selamaproses pembekuan magma. Kadang kadang, endapan fosfat berasosiasi dengan batuanbeku alkali kompleks, terutama karbonit kompleks dan sienit. Fosfat komersil dari mineral apatit adalah kalsium fluo-fosfat dan kloro-fosfatdan sebagian kecil wavellite, (fosfat aluminium hidros). Sumber lain dalam jumlahsedikit berasal dari jenis slag, guano, crandallite [CaAl3(PO4)2(OH)5.H2O], danmillisite (Na,K).CaAl6(PO4)4(OH)9.3H2O. Sifat yang dimiliki adalah warna putihatau putih kehijauan, hijau, berat jenis 2,81-3,23, dan kekerasan 5 H. Fosfat adalah sumber utama unsur kalium dan nitrogen yang tidak larut dalamair, tetapi dapat diolah untuk memperoleh produk fosfat dengan menambahkan asam. 10
  • 11. 2.6.1 Pengelompokan Fosfat Sumber utama pengelompokan fosfor adalah Ca3(PO4)2. Dalam prosesnya, Ca3(PO4)2 dicampur dengan karbon dan silika (SiO2) pada temperature 1400⁰C - 1500⁰C (dengan bunga api listrik). SiO2 bereaksi dengan Ca3(PO4)2 pada temperature tersebut mengahasilkan P4O10 (g). 2.6.2 Persebaran Fosfat Persebarannya terdapat di daerah Aceh yaitu kab. Aceh Besar dan Aceh Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat ( Kab.Bogor, Kab. Sukabumi, Kab. Ciamis, Pangandaran), Jawa tengah (Kab. Tegal, dan Kab. Wonogiri), Blitar, Sumenep, Madura, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Irian Jaya dan Sulawesi Tenggara.2.7 Pasir kuarsa Pasir kuarsa adalah bahan galian yang terdiri atas kristal-kristal silika (SiO2) danmengandung senyawa pengotor yang terbawa selama proses pengendapan. Pasirkuarsa juga dikenal dengan nama pasir putih merupakan hasil pelapukan batuan yangmengandung mineral utama, seperti kuarsa dan feldspar. Hasil pelapukan kemudiantercuci dan terbawa oleh air atau angin yang terendapkan di tepi-tepi sungai, danauatau laut. Dalam kegiatan industri, penggunaan pasir kuarsa sudah berkembang meluas,baik langsung sebagai bahan baku utama maupun bahan ikutan. Sebagai bahan bakuutama, misalnya digunakan dalam industri gelas kaca, semen, tegel, mosaik keramik,bahan baku fero silikon, silikon carbide bahan abrasit (ampelas dan sand blasting). 11
  • 12. Sedangkan sebagai bahan ikutan, misal dalam industri cor, industri perminyakan danpertambangan, bata tahan api (refraktori), dan lain sebagainya. 2.7.1 Pengelompokan Pasir Kuarsa Pasir kuarsa mempunyai komposisi gabungan dari SiO2 , Fe2O3 , Al2O3, TiO2, CaO, MgO, dan K2O. Komposisi yang paling banyak terdapat pada pasir kuarsa adalah Silika Dioksida ( SiO2 ) sebanyak 99,08 %. Oleh sebab itu, pasir kuarsa sering disebut dengan Silika Dioksida (SiO2). Pasir Kuarsa ( SiO2 ) mempunyai warna putih bening atau sering disebut dengan pasir putih. 2.7.2 Pemanfaatan Pasir Kuarsa Sebagai bahan baku utama, pasir kuarsa dimanfaatkan oleh industri manufaktur untuk menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen terutama untuk bahan bangunan dan bahan utama pada disain interior/eksterior serta bahan untuk kebutuhan rumah tangga. Sementara sebagai bahan ikutan, pasir kuarsa dimanfaatkan untuk bahan cetakan pada pengecoran logam, bahan refraktori dan sebagai bahan pengisi pada industri pertambangan dan perminyakan terutama saat melakukan kegiatan pengeboran. 2.7.3 Persebaran Pasir Kuarsa Persebarannya terdapat di Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, Timurdan Selatan juga Sulawesi dan Papua. 12
  • 13. BAB III PENUTUP3.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan di atas kami dapat menarik kesimpulan bahwa di bumiyang kita tempati terdapat berbagai macam sumber daya geologi yaitu terdiri atasbatuan, mineral dan bahan tambang. Dimana terbentuk secara alamiah denganberbagai bentuk tekstur, warna, jenis, sifat-sifat, komposisi dan sebagainya.Sedangkan mineral merupakan padat dgn struktur homogen mempunyai kompisisikimia tertentu, dibentuk oleh proses alam yg anorganik. Mineral juga memilikiberbagai macam jenis dan terbentuk secara alamiah. Kemudian, segala sesuatu yangberada didalam bumi bias dikatakan sebagai bahan galian atau bahan tambang yangmempunyai bermacam-macam nama sebagaimana yang diuraikan didalampemabahasan. Dari semua sumber daya tersebut mempunyai peranan yang sangat penting danmemiliki manfaat bagi kehidupan manusia.3.2 Saran Dalam penulisan makalah ini penulis menyadari bahwa masih banyakkekurangannya atau masih jauh dari kesempurnaannya seperti yang diharapkan olehkarena itu kritik dan saran baik itu dari bapak dosen maupun rekan mahasiswa/i yangbersifat konstruktif sangat diharapkan guna memperbaiki penulisan lebih lanjut. 13
  • 14. DAFTAR PUSTAKAhttp://aghnanisme.blogspot.com/2012/10/fosfor-keberadaan-sifat-fisis-pembuatan.htmlhttp://id.wikipedia.org/wiki/Marmerhttp://tugino230171.wordpress.com/2011/10/29/sumber-daya-alam-dan-pemanfaatannya/http://www.imammurtaqi.com/2012/04/pemanfaatan-sumber-daya-alam.html 14