Your SlideShare is downloading. ×
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
tekhnik mendongeng untuk pemula
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

tekhnik mendongeng untuk pemula

1,136

Published on

Semoga Bermanfaat..,semata-mata untuk membangkitkan semangat guru TK dan RA di Indonesia untuk menjadi yang terbaik dalam menyajikan cerita. ..

Semoga Bermanfaat..,semata-mata untuk membangkitkan semangat guru TK dan RA di Indonesia untuk menjadi yang terbaik dalam menyajikan cerita. ..

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,136
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
95
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Layaknya, seorang awam METODE BERCERITA UNTUK GURU RA” By : Wiwik Puspitasari,SPd `
  • 2. Cerita , adalah rangkaian peristiwa yang disampaikan, baik secara tertulis maupun secara lisan yang berasal dari kejadian tidak nyata (fiksi) ataupun nyata (non fiksi). Dongeng , adalah hasil karya berdasarkan rekayasa imajinatif (imajinasi) seseorang pendongeng atau penulis yang jalan ceritanya sederhana dan tidak benar-benar terjadi, seperti : Fabel (binatang dan benda mati), Sage (cerita petualangan), Hikayat (cerita rakyat), Legenda (asal usul), Mythe (dewa-dewi, peri, roh halus), Ephos (cerita besar Mahabharata, Ramayana, saur sepuh, tutur tinular). KALAU DEMIKIAN, BISA KITA TARIK KESIMPULAN, BAHWA DONGENG SUDAH PASTI CERITA DAN KALAU CERITA BELUM TENTU DONGENG.
  • 3.
    • Persiapan Sebelum Tampil
    • Pemilihan Tema Cerita
    • Waktu Penyajian Cerita
    • Menentukan cerita berdasarkan suasana.
    4. Berlatih dengan sungguh-sungguh. a. Olah Vocal b. Olah Ekspresi c. Olah Tubuh d. Olah Media e. Olah Komunikasi dan Bahasa f. Pendukung lainnya.
  • 4.
    • Ciptakan suasana akrab sebelum bercerita:
    • Tebak-tebakan yang segar dan menghibur
    • Nyanyian lagu-lagu ringan
    • Ajaklah anak-anak untuk melatih kekompakan.
    • - Tepuk
    • - Simulasi
  • 5.
    • Teknik Membuka Cerita :
    • Menuturkan ringkasan cerita, yang lebih dikenal dengan ‘sinopsis’.
    • Munculkan Tokoh dan Visualisasi
    • Lagu pembuka.
    • Ilustrasi
  • 6.
    • Action !!!!!!!
    • Penghayatan
    • Bersungguh-sungguh
    • Punya malu 13
    • Artikulasi
    • Lakukan dengan tenang
    • Improvisasi
    • Eye contact
    • Memancing emosi anak
    • Insentif pada anak
    • Tataplah anak yang bebas dan merdeka, lakukan dengan bijaksana
  • 7.
    • Untuk yang luar biasa !!!!
    • Latihan
    • Totalitas
    • Jangan malu
    • Cerita adalah bagian hidup
    • Selamat mencoba
  • 8.
    • Lebih Baik Pernah gagal kemudian berhasil daripada tidak pernah gagal karena tidak pernah mencoba
    • Salam Dongeng ,
    • Wiwik Puspitasari, SPd.
    • 081370246975
    • Facebook : puspitasari_wiwik@yahoo.co.
  • 9. BELALANG INGIN PULANG
  • 10. Saat menerima hadiah Umroh jakarta 10 februari 2011
  • 11. In action palladium plaza
  • 12. Menerima anugrah TOTY 2010 jakarta 17 Juni 2010
  • 13. Juara 1 se Indonesia 7 Aprill 2003 jakarta

×