Balibo widyanto presentasi

465 views
405 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
465
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Balibo widyanto presentasi

  1. 1. Undang-Undang Perfilman Indonesia Anastasia Haryanis Franklin Michael Widyanto Duta Nugroho Wita Dewi Widiastuti MKT13-9C The London School of Public Relation – Jakarta Tuesday, 7 june 2011>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  2. 2. 8>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  3. 3. 7>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  4. 4. 6>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  5. 5. 5>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  6. 6. 4>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  7. 7. 3>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  8. 8. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  9. 9. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  10. 10. PICTURE START>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  11. 11. BALIBO Official Film Trailer, Diunggah oleh FootprintFilmsOz pada 5 Jul 2009>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  12. 12. • Film sebagai karya seni budaya memiliki peran strategis dalam peningkatan ketahanan budaya bangsa dan kesejahteraan masyarakat lahir batin untuk memperkuat ketahanan nasional dan karena itu negara bertanggung jawab memajukan perfilman • Bagi konsumen ketidakpastian dalam keputusan menonton relatif tinggi, karena terbatasnya karakteristik fisik yang dapat dievaluasi konsumen sebelum keputusan (Tjiptono, 2004:18)>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  13. 13. • Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang sudah sangat dikenal. Dengan caranya sendiri, film memiliki kemampuan untuk mengantar pesan secara unik; dapat dipakai sebagai sarana pameran bagi media lain dan juga sebagai sumber budaya yangberkaitan erat dengan buku, film kartun, bintang televisi, film seri, serta lagu (McQuail, 1987 : 14)>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  14. 14. • Dalam perkembangan media komunikasi masa sekarang ini, film menjadi salah satu media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan. • Film berperan sebagai sarana modern yang digunakan untuk menyebarkan hiburan yang sudah menjadi kebiasaan dan diakrabi oleh khalayak umum. • Film menyajikan cerita, peristiwa, musik, drama, komedi, dan sajian lainnya kepada masyarakat umum.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  15. 15. • Efek media dapat mengubah kebiasaan, hasil dari eksploitasi media (Joseph R. Dominick) • Film sebagai salah satu jenis media massa yang menjadi saluran berbagai macam gagasan, konsep, serta dapat memunculkan dampak dari penayangannya.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  16. 16. • Graeme Turner mengungkapkan bahwa film tidak hanya sekedar refleksi dari realitas. Sebaliknya film lebih merupakan representasi atau gambaran dari realitas, film membentuk dan ”menghadirkan kembali” realitas berdasarkan kode-kode, konvensi-konvensi,dan ideologi dari kebudayaannya.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  17. 17. • Salah satu gambaran dari realitas yang berlaku ditengah masyarakat salah satunya adalah kekerasan. • Hampir semua film mengandung unsur kekerasan, bahkan film katun pun syarat dengan adegan kekerasan>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  18. 18. • Muatan-muatan yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk dimasukkan dalam sebuah film sudah diatur jelas dalam Undang-Undang Perfilman maupun peraturan yang dibuat KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Tetapi peraturan tersebut tidak menjadikan beberapa pembuat film untuk melakukan tanggung jawab tersebut.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  19. 19. • Pelanggaran-pelanggaran kekerasan ini ditampilkan tidak hanya berupa bentuk non-verbal tetapi juga dari sisi verbal dalam sebuah film. Kekerasan merujuk pada tindakan agresi dan pelanggaran (penyiksaan, pemerkosaan, pemukulan, dll.)>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  20. 20. Latar Belakang Penggantian UU Perfilman • Undang-undang (UU) perfilman yang baru merupakan penggantian bagi UU sebelumnya yang dinilai tidak cocok lagi baik secara definisi, substansi, serta tidak sesuai dengan perkembangan dunia perfilman sekarang ini, terutama setelah ditemukannya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin luas, seperti tayangan internet dan lain sebagainya, yang tidak dijangkau oleh UU perfilman terdahulu. • Penyusunan UU perfilman ini tentu dilakukan sesuai persyaratan penyusunan Undang-undang, dengan melibatkan seluruh elemen ataupun stake holder yang terlibat dalam dunia perfilman baik itu budayawan kemudian akademisi, praktisi-praktisi perfilman, para pengamat film dan kebudayaan, bahkan juga para artis serta pengusaha-pengusaha perfilman.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  21. 21. Kontroversi yang dibuat-buat • Undang-Undang perfilman yang baru, selain mengatur tentang bagaimana proses pembuatan film, juga mengatur tentang masalah-masalah yang berkenaan dengan pendidikan atau skill tentang perfilman, kemudian juga menyangkut isi cerita, cara penayangannya, tata edar, dan lain sebagainya.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  22. 22. • Selain itu, sebagai implikasi pengaturan terhadap masalah-masalah yang sifatnya isi, maka peran Lembaga Sensor Film (LSF) diperkuat pula dalam Undang-Undang ini.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  23. 23. Salah Kaprah Mengenai Kebebasan Berekspresi • Setiap kebudayaan tentu memiliki akar budaya. Akar budaya ini sebenarnya hanya ada dua saja, yang satu bersifat wahyu, yaitu agama. Sementara satu lagi bersifat ideologis buatan manusia. Jika film diyakini sebagai produk kebudayaan, seharusnya tidak boleh bertentangan dengan akar kebudayaannya tersebut. • Harus dibedakan antara kreativitas pembuatan film dengan penayangan film di depan umum. Ada aturan-aturan umum yang diatur dalam UUD dan harus ditaati. Dalam UUD, selain memperjuangkan hak asasi sendiri, juga dituntut untuk menghormati hak asasi manusia yang lainnya, serta harus berada dalam koridor hukum, jadi tidak bisa menerapkan kebebasan yang sebebas-bebasnya.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  24. 24. • Undang-Undang baru ini menetapkan tidak adanya pengguntingan film, jadi akan digalakkan apa yang disebut self sensor. Untuk para sineas, silakan membuat film seperti apa pun, akan tetapi ketika diajukan ke lembaga sensor, nantinya akan dinilai apakah film tersebut sesuai dengan kriteria. Jika tidak sesuai, maka akan dikembalikan dan diminta untuk memperbaikinya sendiri, tidak digunting oleh LSF.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  25. 25. Menjadi Tuan di Negeri Sendiri • Tujuan disusunnya Undang-Undang perfilman • Pertama, Untuk melindungi film Indonesia, agar film produksi anak bangsa menjadi tuan di negerinya sendiri. • Kedua, membentengi masyarakat dari pengaruh budaya asing yang negatif, yang masuk melalui film. • Ketiga, UU mengharuskan kepada pemerintah, maupun pemerintah daerah untuk mewajibkan peningkatan kualitas kemampuan para insan perfilman. • Keempat adalah adanya keadilan tata edar.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  26. 26. Film Balibo • Film Balibo Five asal Australia gagal tayang di bioskop ditahun 2009, sebelumnya Film Balibo Five ini sempat ditayangkan di Festival Film International Melbourne. Film Balibo Five bercerita mengenai kejadian di Timor Leste yang terjadi beberapa tahun lalu yang melibatkan 5 orang wartawan Australia. ditanggapi serius oleh lembaga sensor Film kita, tidak seperti Film air terjun pengantin, meski mengadung adegan dewasa tetep losos sensor. Film tersebut dirilis di Australia awal tahun ini, hanya seminggu sebelum Kepolisian Australia (AFP) mengumumkan mereka akan membuka kembali penyelidikan kasus tersebut.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  27. 27. Meski sepi di Indonesia, isu Balibo Five kembali ramai di Australia. Apalagi setelah Kepolisian Federal Australia (AFP) membuka kembali kasus kasus dugaan kejahatan perang tersebut pada 20 Agustus 2009. Beberapa petinggi TNI diincar atas dugaan keterlibatannya dalam kematian lima wartawan tersebut, dua diantaranya masih hidup. Sejumlah mantan petinggi TNI diduga terlibat, termasuk Yunus Yosfiah, anggota Komisi Keuangan dan Anggaran Dewan dari Fraksi PPP. Nama-nama lain yang disebut adalah Benny Moerdani, Dading Kalbuadi, dan Cristoforus da Silva. Benny dan Dading telah meninggal dunia.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  28. 28. • Sinopsis atau cerita Film balibo Five ini menjadi kontoversi sehingga gagal tayang dikarenakan pada akhir Cerita ke-5 wartawan australia tersebut meniggal karena dibunuh oleh militer Indonesia. Namun pihak Indonesia penyebab meninggalnya ke-5 wartawan tersebut, karena adanya baku tembak yang terjadi pada saat itu., cerita wartawan yang mencoba mendapat gambar di garis depan tersebut menjadi topik utama film yang di Sutradarai oleh Robert Connolly.>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  29. 29. • Dengan diputaran Film balibo Five ditakutkan akan menimbulkan perselisihan diantara kedua negara yakni Indonesia - Australia dimana hubungan bilateral kedua negara sekarang ini sendang dalam keadaan baik. Pemerintah Indonesia sendiri menganggap kasus Balibo sudah selesai dan meyakini bahwa pembuatan Film Balibo Five tersebut merupakan imajinasi dari sutradara yang ingin menggambarkan kejadian balibo tersebut kedalam sebuah film. • l • Dengan gagal tanyangnya Film balibo Five ini maka membuat banyak pihak yang mencari link free download atau video trailer Film balibo Five ini, meskipun penonton di Indonesia mengunggu Film ini dengan antusias dan dikatakan bahwa masyarakat yang pengen nonton Film balibo Five ini membludak akan tetepi film ini kemungkianan besar tidak akan tayang di Indonesia>> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>
  30. 30. >> 0 >> 1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

×