Asuhan Keperawatan pada Gangguan Sistem Pernafasan

27,363 views

Published on

Ini salah satu Askep tentang keperawatan . Semoga berguna yaaa :)

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
27,363
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
15
Actions
Shares
0
Downloads
204
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Asuhan Keperawatan pada Gangguan Sistem Pernafasan

  1. 1. ASUHAN KEPERAWATAN PADA GANGGUAN SISTEM PERNAFASAN (PARU) PADA KLIEN Ny. “S” dengan TUBERCULOSIS PARU (TBC) di RS HASAN SADIKIN BANDUNG TAHUN 2012 Tanggal Masuk : 12 november 2012 Tanggal Pengkajian : 12 november 2012 IDENTITAS KLIEN Nama : Ny. “S” Umur : 54Tahun Pendidikan : SD Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga (IRT) Status Pernikahan : Nikah Alamat : Jln. Sultan Sharir Diagnosa Medis : TB Paru Medrec : 002757 Penanggung Jawab : Tn. “A” Umur : 27 Tahun Pendidikan : SMA Pekerjaan : Wiraswasta Status Pernikahan : Nikah Hubungan dengan Klien : Menantu PENGKAJIAN Alasan Utama Datang Ke Rumah Sakit Klien mengatakan batuk berdarah dan sesak nafas. Keluhan Utama Saat Pengkajian Saat pengkajian klien mengalami sesak nafas dan batuk berdahak.
  2. 2. Riwayat Penyakit Saat Ini ± 3 hari sebelum masuk rumah sakit, klien mengeluh batuk berdarah dan sesak nafas dengan frekuensi sering. Sputum yang dikeluarkan bercampur darah dan buih.saat sesak klien mengeluh nyeri dibagian dada dan kesulitan untuk tidur dengan KU lemah, TD 120/60 mmHg, Nadi 80/menit serta frekuensi pernafasan 24/menit. Klien mengalami sesak jika beraktivitas berat. Riwayat Kesehatan Lalu ± 5 bulan yang lalu klien pernah menderita penyakit yang sama. Riwayat Kesehatan keluarga ± 2 Tahun yang lalu suami klien pernah menderita penyakit yang sama. Riwayat Alergi Terhadap Pengobatan Klien tidak pernah mengalami alergi terhadap pengobatan. PENGKAJIAN FISIK 1. Keadaan umum : Lemah Kesadaran : Compos Mentis TTV TD : 120/60 mmHg Pols : 80/menit Rr : 24/menit Suhu : 37˚ C TB : 150cm BB : 41 Kg
  3. 3. Status Gizi BB : 41 Kg Tinggi : 150 BB Ideal : 49,9 Kg Masalah Keperawatan : Tidak ada Kebutuhan Sehari - hari No Aktivitas Sebelum MRS Sesudah MRS 1 Pola Aktivitas Makan: Frekuensi Jenis Jumlah Masalah Minum : Frekuensi Jenis 2 x Sehari Nasi,Lauk-Pauk,Sayur 1 Porsi Tidak ada masalah >5 x sehari Air putih 3 x sehari Nasi,Agar,buah,telur,roti dll ½ Porsi Kurang nafsu makan >5 x sehari Air putih 2 Pola Eliminasi BAB Frekuensi Konsistensi Masalah BAK Frekuensi Warna Masalah 2 x sehari Normal Tidak ada masalah >2 x sehari Kuning Tidak ada masalah 2 x sehari Cair Tidak ada masalah >2 x sehari Kuning Tidak ada masalah 3 Pola Istirhat dan Tidur Lama Masalah 6 Jam Gangguan pola istirahat 2 Jam Gangguan pola istirahat
  4. 4. 4 Personal Hygiene Mandi Frekuensi Gigi dan mulut Frekuensi 2x sehari 2x sehari 2x sehari 2x sehari 2. Data Sistemik a. Sistem Persepsi Sensori Pendengaran : Normal Penglihatan : Memakai kacamata saat membaca Penghidu : Normal Peraba : Normal Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah b. Sistem Penglihtan Lapang Pandang : Normal Kesimetrisan Mata : Kedua mata simetris Kelopak Mata : Cekung Konjuntiva : Anemis Skelera : Tidak ikterik Kornea : Hitam Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah c. Sistem Pernapasan Frekuensi : 24/menit Batuk : Batuk berdahak bercampur buih
  5. 5. Bunyi Nafas : Ronkhi basah Sumbatan Jalan Nafas : Adanya sputum Bentuk Dada : Simetris Masalah Keperawatan : Bersihan jalan nafas tidak efektif d. Sistem Kardiovaskular TD : 120/60 mmHg Pols : 80/menit Suhu : 37˚ C I : Bentuk dada Simetris P : Murmur tidak ada P : Tidak terdapat nyeri tekan A : BJ1 dan BJ2 Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah e. Sistem Saraf Kesadaran : Compos Mentis GCS : 15 E (membuka mata) : 4 V (mengikuti perintah) : 5 M (melokalisir nyeri) : 6 Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah f. Sistem Intigumen Warna Kulit : Tidak pucat Luka : Tidak ada Memar : Tidak ada Kemerahan : Tidak ada Turgor Kulit : Kurang Elastis Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
  6. 6. g. Sistem Gastrointestinal Nafsu Makan : Kurang Porsi SMRS : 1 Porsi Porsi MRS : ½ Porsi Kemampuan Mengunyah : Normal Kemampuan Menelan : Normal Perut : Normal Diet : BB Masalah Keperawatan : Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh h. Sistem Muskuloskeletal Rentang Gerak : Bebas gan dan cara jalan : Tidak Seimbang dan dibantu saat berjalan Kemampuan memenuhi aktivitas : Dibantu sebagian Genggaman Tangan : Kuat tangan kanan dan kiri Otot Kaki : Kuat kaki kanan dan kiri Akral : Hangat Fraktur : Tidak ada Kekuatan Otot : 4 4 4 4 Masalah Keperawatan : Intoleransi aktivitas i. Sistem Perkemihan Urine : Kuning Jernih Frekuensi : 2 x sehari Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah
  7. 7. 3. Data Penunjang Tanggal : 20 Februari 2012 No Data Hasil Lab Nilai Normal 1 Sputum BTA + BTA - 2 Thrombosit 282.000 150.000 – 400.000 3 Leuksit 12.300 5.000 – 10.000 4 Hematokrit 32 40 – 50 5 Ureum 27 15 – 40 6 Kalium 3,7 3,5 – 5,0 4. Terapi yang Diberikan · KSR 3x1 · Ambroxol 3x1 · INH 100 2x1 · INH 300 2x1 · Valsartan 1x1 · Retaphyl 2x1 · Pulmicart (digunakan saat sesak) · RL gtt 20x/menit PENGKAJIAN MASALAH PSOKOSOSIO DAN SPIRITUAL Psikologis : Keluarga mengatakan bingung dengan keadaan klien, klien sering marah-marah Sosial : Hubungan klien dengan keluarganya baik, hubungan klien dengan masyarakat sekitar kurang baik sebab klien dijauhi masyarakat karena takut penyakit klien. Spiritual : Klien beragama Islam. Sebelum masuk rumah sakit klien rajin sholat 5 waktu Tetapi setelah klien dirawat di rumah sakit, klien tidak mampu sholat lagi ANALISA DATA
  8. 8. NamaPasien :Ny.“S” DxMedis :Tubsis JenisKelamin :Perempuan NoMedRec :0027457 No Kamar/Bed : 7 / 4 Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Feb 2012 No Data Senjang Etiologi Masalah Keperawatan Paraf 1 DS : Pasien mengatakan di tenggorokanya ada dahak DO : Bunyi nafas Ronkhi Basah Klien tampak sesah nafas Secret berbuih Rr : 24/mnt N : 80/mnt Secret : ada M. Tuberculosis inhalasi droplet bakteri mencapai alveolus muncul reaksi radang terjadi pengeluaran secret/mucus akumuluasi secret dijalan nafas bersihan jalan nafas tidak efektif Bersihan jalan nafas tidak efektif 2 DS : Klien mengatakan kurang nafsu makan DO Klien tampak Respon batuk – batuk Penggunaan otot- otot abdomen Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
  9. 9. tidak menghabiskan makanannya Ada sisa makanan di piring klien Refluk pegal Mual muntah Nutrisi kurang dari kebutuhan 3 DS: Klien mengatakan badannya lemas sehingga susah beraktivitas DO : Klien tampak memanggil keluarga saat butuh sesuatu Klien tampak lemas akumulasi secret dijalan nafas menghalangi proses difusi oksigen kompensasi tubuh meningkatkan gerakan pernafasan sesak pola nafas tidak efektif transportasi oksigen terganggu kelelahan Intoleransi aktivitas
  10. 10. kelemahan fisik otropi otot - otot keterbatasan aktivitas aktivitas kehidupan sehari – hari terganggu 4 DS : Klien mengatakan sangat cemas tentang penyakitnya DO : Klien tampak bingung Klien tampak cemas Klien tampak gelisah Bakteri mencapai alveolus perjalanan penyakit TBC muncul respon tubuh berupa gejala fisik yang menggganggu aktivitas kurang komunikasi, support berlebih Cemas
  11. 11. stressor keluarga khawatir kondisi anggota keluarga yang sakit kecemasan Prioritas Masalah 1. Bersihan jalan nafas tidak efektif 2. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh 3. Intoleransi aktivitas 4. Kecemasan pasien Diagnosa Keperawatan 1. Bersihan jalan nafas tida efektif b.d. adanya secret 2. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d. anoreksia 3. Intoleransi aktivitas b.d. keadaan umum lemah 4. Kecemasan b.d. kurang pengetahuan INTERVENSI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 0027457
  12. 12. No Kamar/Bed : 7 / 4 Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Feb 2012 No Diagnosa Keperawatan Jam Tujuan (SMART) Rencana Keperawatan Rasional 1 Bersihan jalan nafas tidak efektif b.d. adanya secret. DS : Pasien mengatakan di tenggorokanya ada dahak DO : Bunyi nafas Ronkhi Basah Klien tampak sesah nafas Secret berbuih Rr : 24/mnt N : 80/mnt Secret : ada 05.30 Setelah dilakukan askep 3x24 jam bersihan jalan nafas menjadi efektif, dengan kriteria hasil: Sesak nafas berkurang Rr : 18x/mnt Secret hilang Kaji fungsi pernafasan Catat kemampuan untuk mengeluarkan secret Anjurkan klien untuk latihan batuk efektif dan nafas dalam Anjurkan klien untuk posisi semi fowler Berikan terapi oksigen Pantau TTV Kolaborasi dengan Penurunan bunyi napas atelektasis, ronki akumulasi secret/ketidakmamp membersihkan jalan napas otot aksesori digunakan pernapasan meningkat Pengeluaran sulit bila tebal, sputum berdarah kerusakan paru Batuk efektif m mengeluarkan secret Meningkatkan ekspansi p membuka area atelektasis Membantu suplai oksigen Mengetahui perkembangan p Diperlukan untuk p lanjutan dalam proses penyem
  13. 13. tim medis untuk membantu terapi 2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d. anoreksia DS : Klien mengatakan kurang nafsu makan DO Klien tampak tidak menghabiskan makanannya Ada sisa makanan di piring klien 06.00 Setelah dilakukan askep 3x24jam kebutuhan nutrisi klien terpenuhi, dengan kriteria hasil : Nafsu makan meningkat Catat status nutrisi klien Monitor intake output Catat adanya anoreksia dan mual muntah Anjurkan klien untuk bedrest Anjurkan klien untun makan makanan porsi sedikit tapi sering Berguna dalam mendefinisik dan cairan Mengukur keefektifan nu cairan Menentukan jenis di mendefinisikan pemecahan untuk meningkatkan intake nu Dapat membantu menghema Mencegah irigasi gaster 3 Intoleransi aktivitas b.d. keadaan umum lemah DS: Klien mengatakan badannya lemas sehingga susah beraktivitas DO : Klien tampak memanggil keluarga saat butuh sesuatu 06.20 Setelah dilakukan askep 3x24 jam aktivitas klien dapat terpenuhi, dengan kriteria hasil : Klien tidak kesulitan melakukan aktivitas Klien tidak lemas Dekatkan benda- benda yang dibutuhkan klien Bantu aktivitas klien Libatkan keluarga dalam proses penyembuhan Ciptakan lingkungan yang traupetik Klien dapat dengan mengambil benda yang dibutu Dapat meringankan aktivi tidak bisa dilakukan klien Keluarga dapat membantu k yang tidak bisa dilakukan klie Lingkungan yang mempercepat proses penyemb
  14. 14. Klien tampak lemas 4 Kecemasan b.d. kurang pengetahuan DS : Klien mengatakan sangat cemas tentang penyakitnya DO : Klien tampak bingung Klien tampak cemas Klien tampak gelisah 06.45 Setelah dilakukan askep selama 3x24jam kecemasan klien berkurang dengan kriteria hasil : Klien tidak gelisah Klien tidak bingung Klien mengerti tentang penyakitnya Pantau tingkat kecemasan Beri informasi tentang penyakit yang diderita klien Dorong klien mengakui permasalahan dan mengekspresikan perasaan Libatkan keluarga dalam proses penyembuhan Faktor ini mempengaruhi klien terhadap ancaman diri, siklus anxietas Dapat menambah pengetah tentang penyakit yang diderita Klien tidak akan merasa dengan beban pikiran sehing mempercepat proses penyemb Memberi keyakinan pada kl dia tidak menghadapi masalah IPLEMENTASI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 0027457
  15. 15. No Kamar/Bed : 7 / 4 Hari/Tanggal :Minggu,19 Feb 2012 No Diagnosa Keperawatan Jam Tindakan Keperawatan Respon Paraf 1 Bersihan jalan nafas tidak efektif b.d. adanya secret 08.00 08.05 08.10 08.15 08.20 08.25 08.30 Mengkaji fungsi pernafasan Mencatat kemampuan untuk mengeluarkan secret Menganjurkan klien untuk latihan batuk efektif dan nafas dalam Menganjurkan klien untuk posisi semi fowler Memberikan terapi oksigen Memantau TTV Berkolaborasi dengan tim medis untuk membantu terapi : Klien bersedia di periksa dengan hasil : Bunyi nafas ronkhi basah Frekuensi pernafasan : 24x/mnt Klien dapat mengeluarkan secretnya dan dibuang dalam baskom kecil yang sudah diisi air terlebih dahulu Klien mengerti dan mempraktekan batuk efektif dan nafas dalam Klien mau diarahkan ke posisi semi fowler Klien mau dipasang oksigen (2 Liter perjam) Klien bersedia diperiksa dengan hasil: Pols : 80x/mnt TD : 120/60 mmHg T : 37˚C Rr : 24x/mnt Dokter memberikan obat untuk kien, dan klien menerima obat yang diberikan klien
  16. 16. KSR 600 mg Ambroxol 30 mg INH 100 mg INH 300 mg Valsartan 80 mg Retaphyl 300 mg Pulmicart 2 ml 2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d. anoreksia 08.45 08.50 08.55 09.00 Mencatat status nutrisi klien Memonitor intake output Mencatat adanya anoreksia dan mual muntah Menganjurkan klien untuk bedrest Menganjurkan klien Klien bersedia di periksa dengan hasil : Turgor : Kurang Elastis BB : 41 Kg Klien bersedia diperiksa dan menyebutkan makanan yang di dapatnya : INTAKE Makanan : nasi, agar, telur, buah, roti, dll Frekuensi : 3 x sehari Porsi : ½ Porsi Minuman : Air putih >5cangkir perhari OUTPUT BAB : 2 x sehari BAK : >2 x sehari Klien mengatakan mual Klien bersedia untuk beristirahat agar bisa
  17. 17. 09.05 10.00 untun makan makanan porsi sedikit tapi sering Berkolasborasi dalam pemberian diet menghemat energi Klien bersedia untuk makan sedikit demi sedikit Klien dapat diet BB 3 Intoleransi aktivitas b.d. keadaan umum lemah 09.20 09.25 09.30 09.35 Mendekatkan benda – benda yang dibutuhkan klien Membantu aktivitas klien Melibatkan keluarga dalam memenuhi kebutuhan Menciptakan lingkungan yang traupetik dengan cara menjauhkan suara – suara yang berisik, tempat tidur yang bersih, dan lingkungan di sekitar klien nyaman, dan tenang Benda – benda yang dibutuhkan didekatkan pada klien. Klien bersedia dan berkata jika butuh bantuan akan memencet bel pemanggil perawat Keluarga bersedia untuk membantu klien Lingkungan sekitar tampak tenang, nyaman, dan bersih 4 Kecemasan b.d. kurang pengetahuan 10.00 10.05 10.10 Memantau tingkat kecemasan dengan melihat respon pasien Memberikan informasi tentang penyakit yang diderita klien Mendorong klien mengakui permasalahan dan mengekspresikan Pasien terlihat sangat cemas dan gelisah sehingga selalu menyebut nama Tuhan bila sesak nafas Klien mengerti dan memahami tentang penyakitnya setelah dijelaskan Klien mengaku kekurangan dana dan bingung membayar biaya rumah sakit serta klien sedih jika mengingat alm.
  18. 18. 10.15 perasaan Melibatkan keluarga dalam proses penyembuhan Suaminya yang meninggal 2 tahun yang lalu Keluarga bersedia mendampingi, membimbing, dan tidak akan berhenti untuk mensuport klien IPLEMENTASI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 0027457 No Kamar/Bed : 7 / 4 Hari/Tanggal : Senin, 20 Feb 2012 No Diagnosa Keperawatan Jam Tindakan Keperawatan Respon Paraf 1 Bersihan jalan nafas tidak efektif b.d. adanya secret 08.00 08.05 08.10 11.00 Mengkaji fungsi pernafasan Menganjurkan klien untuk latihan batuk efektif dan nafas dalam Memberikan terapi oksigen Memantau TTV Klien bersedia di periksa dengan hasil : Bunyi nafas vesikular Frekuensi pernafasan : 20x/mnt. Klien melakukan batuk efektif dan nafas dalam untuk mengeluarkan secret Klien bersedia dipasang oksigen (2 liter /jam) Klien bersedia diperiksa dengan hasil: Pols : 80x/mnt TD : 120/70 mmHg T : 36,6˚C Rr : 20x/mnt 2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d. 08.20 Mencatat status nutrisi klien Klien bersedia di periksa dengan hasil : BB : 41 Kg
  19. 19. anoreksia 08.25 08.30 08.35 08.40 Memonitor intake output Mencatat adanya anoreksia dan mual muntah Menganjurkan klien untuk bedrest Menganjurkan klien untun makan makanan porsi sedikit tapi sering Klien bersedia diperiksa dan menyebutkan makanan yang di dapatnya : INTAKE Makanan : nasi, agar, telur, buah, roti, dll Frekuensi : 3 x sehari Porsi : ½ Porsi Minuman : Air putih >5cangkir perhari OUTPUT BAB : 2 x sehari BAK : >2 x sehari Klien mengatakan masih mual Klien bersedia untuk beristirahat Klien mulai terbiasa makan sedikit demi sedikit 3 Intoleransi aktivitas b.d. keadaan umum lemah 09.30 09.35 09.40 Mendekatkan benda – benda yang dibutuhkan klien Membantu aktivitas klien Melibatkan Keluarga dalam memenuhi kebutuhan Benda – benda yang dibutuhkan didekatkan pada klien. Klien bersedia dan berkata jika butuh bantuan akan memencet bel pemanggil perawat Keluarga bersedia untuk membantu aktifitas klien 4 Kecemasan b.d.09.45 Memantau tingkat Pasien tidak terlalu cemas
  20. 20. kurang pengetahuan kecemasan dengan melihat respon pasien lagi IPLEMENTASI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 0027457 No Kamar/Bed : 7 / 4 Hari/Tanggal : Selasa, 21 Feb 2012 No Diagnosa Keperawatan Jam Tindakan Keperawatan Respon Paraf 1 Bersihan jalan nafas tidak efektif b.d. adanya secret 08.30 08.35 08.40 11.00 Mengkaji fungsi pernafasan Menganjurkan klien untuk latihan batuk efektif dan nafas dalam Memberikan terapi oksigen Memantau TTV Klien bersedia di periksa dengan hasil : Bunyi nafas vesikular Frekuensi pernafasan : 20x/mnt. Klien melakukan batuk efektif dan nafas dalam untuk mengeluarkan secret Klien bersedia dipasang oksigen (2 liter /jam) Klien bersedia diperiksa dengan hasil: • Pols : 80x/mnt • TD : 120/80 mmHg • T : 37˚C
  21. 21. • Rr : 20x/mnt 2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d. anoreksia 09.00 09.05 09.10 1. Mencatat status nutrisi klien 2. Memonitor intake output 3. Mencatat adanya anoreksia dan mual muntah Klien bersedia di periksa dengan hasil : • BB : 41 Kg Klien bersedia diperiksa dan menyebutkan makanan yang di dapatnya : INTAKE • Makanan : nasi, agar, telur, buah, roti, dll Frekuensi : 3 x sehari Porsi : 1 Porsi • Minuman : Air putih >5cangkir perhari OUTPUT • BAB : 2 x sehari BAK : >2 x sehari Klien mengatakan tidak mual lagi 3 Intoleransi aktivitas b.d. keadaan umum lemah 09.30 09.35 09.40 Mendekatkan benda – benda yang dibutuhkan klien Membantu aktivitas klien Melibatkan Keluarga dalam memenuhi kebutuhan Benda – benda yang dibutuhkan didekatkan pada klien. Klien bersedia dan berkata jika butuh bantuan akan memencet bel pemanggil perawat Keluarga bersedia untuk membantu aktifitas klien 4 Kecemasan b.d. kurang 09.45 Memantau tingkat kecemasan dengan melihat Pasien cemas dan sudah tenang
  22. 22. pengetahuan respon pasien EVALUASI Nama Pasien : Ny. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 0027457 No Kamar/Bed : 7 / 4 Hari/Tanggal : Rabu, 22 Feb 2012 No Diagnosa Keperawatan Jam Evaluasi Paraf 1 Bersihan jalan nafas tidak efektif b.d. adanya secret. DS : Pasien mengatakan di tenggorokanya ada dahak DO : Bunyi nafas Ronkhi Basah Klien tampak sesah nafas Secret berbuih Rr : 24/mnt N : 80/mnt Secret : ada 14.30 S : Klien mengatakan sesak nafas berkurang O : Klien tidak tampak sesak lagi setelah di pasang oksigen Tidak terdengar suara ronkhi basah RR : 20x/menit Secret : masih ada A : MasalahTeratasi sebagian P : Tindakan yang diteruskan : Kaji frekuensi pernafasan Berikan klien terapi oksigen Anjurkan klien untuk batuk efektif dan nafas dalam Pantau TTV 2 Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d. anoreksia 14.40 S : Klien mengatakan sudah nafsu makan O :
  23. 23. DS : Klien mengatakan kurang nafsu makan DO Klien tampak tidak menghabiskan makanannya Ada sisa makanan di piring klien Tidak tampak sisa makanan di piring klien Klien menghabiskan makanannya A : Masalah teratasi P : Intervensi dihentikan 3 Intoleransi aktivitas b.d. keadaan umum lemah DS: Klien mengatakan badannya lemas sehinggasusah beraktivitas DO : Klien tampak memanggil keluarga saat butuh sesuatu Klien tampak lemas 15.00 S : Klien mengatakan badannya lemas sehingga aktivitasnya terganggu O : Klien tampak masih lemah Klien tampak masih memanggil keluarganya saat butuh sesuatu A : Masalah teratasi sebagian P : Intervensi yang diteruskan : Dekatkan benda- benda yang dibutuhkan klien Bantu aktivitas klien Libatkan keluarga dalam proses penyembuhan 4 Kecemasan b.d. kurang pengetahuan DS : Klien mengatakan sangat cemas tentang penyakitnya DO : 14.45 S : Klien mengatakan tidak cemas lagi Klien mengatakan paham tentang penyakitnya O : Klien tampak tidak bingung lagi Klien tampak tidak cemas lagi Klien tampak tidak gelisah lagi
  24. 24. Klien tampak bingung Klien tampak cemas Klien tampak gelisah A : Masalah teratasi P : Intervensi dihentikan DAFTAR PUSTAKA Pearce, Evelyn C.2002.Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis.Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama. Doenges, Marilynn E.dkk.1999.Rencana Asuhan Keperawatan.Jakarta:EGC www.scribd.com/doc/17186413/askep-TBC

×