• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Definisi kontrasepsi
 

Definisi kontrasepsi

on

  • 4,978 views

 

Statistics

Views

Total Views
4,978
Views on SlideShare
4,978
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Definisi kontrasepsi Definisi kontrasepsi Document Transcript

    • Definisi kontrasepsiKontrasepsi adalah pencegahan kehamilan setelah hubungan seksual dengan menghambat spermamencapai ovum matang (metode yang mencegah ovulasi) atau dengan mencegah ovum yang telahdibuahi tertanam pada endometrium (mekanisme yang menyebabkan lingkungan uterus tidak cocokuntuk ovum yang telah dibuahi).12.3 Kontrasepsi hormonalKontrasepsi mengandung kombinasi estrogen dan progesteron sintetik atau hanya progestin. Estrogenmenekan Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan mencegah perkembangan folikel dominant. Estrogenjuga menstabilkan bagian dasar endometrium dan memperkuat kerja progestin. Progestin menekanpeningkatan Luteinizing Hormone (LH) sehingga mencegah ovulasi. Progestin juga menyebabkanpenebalan mukus leher rahim sehingga mempersulit perjalanan sperma dan atrofi endometriumsehingga menghambat implantasi.12.4 Kontasepsi kombinasi ( hormon estrogen dan progesteron).12.4.1 Pil kombinasiDalam satu pil terdapat baik estrogen maupun progesteron sintetik. Pil diminum setiap hari selama tigaminggu diikuti dengan satu minggu tanpa pil atau plasebo. Estrogennya adalah etinil estradiol ataumestranol dalam dosis 0,05; 0,08 ; 0,1 mg pertablet. Progestinnya bervariasi.JenisMonofasikPil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin dalam dosisyang sama, dengan 7 tablet tanpa hormon aktif.Contoh: microgynonKomposisi21 tablet masing-masing mengandung 0.15 mg Levonorgestrel dan 0.03 mg Etinilestradiol serta 7 tabletplasebo.Dosis dan Cara PemakaianSatu tablet diminum tiap hari selama 28 hari berturut-turut. Kemasan berikutnya dimulai setelah tabletpada kemasan sebelumnya habis.Tidak menggunakan kontrasepsi hormon sebelumnya (pada bulan yang lalu). Pemakaian tablet harusdimulai pada hari ke-1 dari siklus alami wanita (yaitu hari pertama menstruasi) dimulai dari bidang birudari kemasan dan pilih tablet sesuai dengan harinya (seperti "Sen" untuk Senin). Mulai pada hari ke 2-5diperbotehkan, akan tetapi selama siklus pertama dianjur¬kan untuk menggunakan metoda pencegahantambahan selama 7 hari pertama minum tablet.
    • Pemakaian selanjutnyaJika kemasan pertama Microgynon telah habis, mulailah kemasan yang baru tanpa terputus pada hariberikutnya, sekali lagi pilih tablet pada bidang biru sesuai dengan hari pada saat itu.BifasikPil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin dalam duadosuis yang berbeda, dengan 7 tablet tanpa hormon aktif.Contoh: Climen 28KomposisiTerdiri dari 16 tablet putih berisi estradiol valerate 2 mg dan 12 tablet pink berisi estradiol valerate 2 mgdan cyproterone acetate 1 mg.Cara pemakaianMinumkan tablet putih satu kali sehari selama 16 hari dilanjutkan dengan tablet pink satu kali seharihingga habis.TrifasikPil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin dalam 3 dosisyang berbeda, dengan 7 tablet tanpa hormon aktif.Contoh: TRINORDIOL*-28KomposisiTiap kemasan Trinordiol*-28 berisi 28 tablet. Tablet-tablet ini disusun dalam kemasan menurut urutansebagai berikut: 6 tablet kuning tua dari 0.03 mg etinilestradiol dan 0.05 mg levonorgestrel, 5 tabletputih dari 0.04 mg etinilestradiol dan 0.075 mg levonorgestrel, 10 tablet kuning dari 0.03 mgetinilestradiol dan 0.125 mg levonorgestrel, 7 tablet innert merah dari 31.835 mg laktosa.Dosis dan Cara PemakaianSatu tablet sehari untuk 28 hari berturut-turut dalam urutan yang tepat seperti diuraikan di atas.Tablet-tablet diminum terus menerus tanpa dihentikan. Segera setelah satu kemasan habis, mulailahdengan kemasan yang baru dan diminum seperti diuraikan di atas. Dianjurkan tablet Trinordiol*-28diminum setiap hari pada waktu yang sama, sebaiknya setelah makan atau pada waktu mau tidur. Bilapemakai merasa mual, sebaiknya tablet diminum dengan susu.
    • Sikluspertama:Selama pemakaian siklus pertama, pasien dianjurkan meminum satu tablet setiap hari selama 28 hariberturut-turut, dimulai dari hari pertama dari siklus haid (hari kesatu datangnya haid adalah haripertama). Perdarahan akan terjadi sebelum tablet Trinordiol*-28terakhir diminum.Siklus-siklus Berikutnya:Pemakai hendaknya segera mulai kemasan berikutnya walaupun perdarahan masih berlangsung. Tiap 28hari penggunaan Trinordiol*-28 dimulai pada hari yang samaseperti pada pemakaian pertama kalinyapada bagian foil berwarna merah dan mengikuti jadual yang sama.Meskipun terjadinya kehamilan sangat kecilbila tablet digunakan sesuai petunjuk bila perdarahan tidakterjadi setelah tablet terakhir diminum, kemungkinan hamil harus dipertimbangkan.Bila pasien tidak menuruti cara penggunaan yang tertera (lupa satu atau lebih tablet atau mulai minumtablet yang terlupa pada hari terlambat daripada seharusnya) kemungkinan hamil harusdipertimbangkan pada saat tidak terjadi haid dan dilakukan cara-cara dianostik yang tepat sebelumpengobatan dilanjutkan.Bila pasien telah mengikuti petunjuk pengobatan dan telah minum tablet duasiklus berturut-turut tidak terjadi haid, tidak terjadinya kehamilan harus benar-benar dipastikan olehdokter atau petugas kesehatan yang ditunjuk sebelum penggunaan tablet kontrasepsinya dilanjutkan.Tablet-tablet yang Terlupa DiminumPemakai harus diinstruksikan untuk meminum tablet yang terlupa secepatnya setelah teringat. Bila duatablet berturut-turut terlupakan, keduanya harus diminum setelah teringat. Tablet berikutnya harusdiminum pada waktu yang sama. Tiap saat pasien terlupakan satu atau dua tablet , ia harus jugamnggunakan cara kontraseptiva tambahan non steroidal (misalnya cara mekanis) sampai ia telahmeminum satu tablet tiap hari untuk 7 hari berturut-turut. Bila tiga tablet berturut-turut selain tabletberwarna merah terlupakan, semua pengobatan harus dihentikan dan sisa obat harus dibuang. Siklustablet yang baru harus dimulai pada hari kedelapan setelah tablet terakhir diminum dan suatukontraseptiva tambahan non steroidal (misalnya cara mekanis) sampai ia telah meminum satu tablettiap hari untuk 14 hari berturut-turut.Cara kerjaSecara umum pil kombinasi berkerja dengan cara menekan ovulasi, mencegah implantasi, mengentalkanlendir serviks sehingga sulit dilalui sperma, dan Pergerakan tuba terganggu sehingga transportasi ovumakan tergenggu.
    • ManfaatMemiliki efektifitas yang tinggi (hampir menyerupai efektivitas tubektomi), bila digunakan setiap hari (1kehamilan per 1000 perempuan dalam tahun pertama penggunaan).Risiko terhadap kesehatan sangat kecil.Tidak mengganggu hubungan seksual.Siklus haid menjadi teratur, banyaknya darah haid berkurang (mencegah anemia), tidak terjadi nyerihaid.Dapat digunakan jangka panjang, selama perempuan masih ingin menggunakannya.Dapat digunakan sejak usia remaja hingga menopause.Mudah dihentikan setiap saat.Kesuburan segera kembali setelah pengunaan pil dihentikan.Membantu mencegah kehamilan ektopik, kanker ovarium, kanker endometrium, kista ovarium, penyakitradang panggul, kelainan jinak pada payudara, dismenore, akne.KeterbatasanMahal dan membosankan karena harus menggunakannya tiap hari.Mual terutama pada 3 bulan pertama.Perdarahan bercak atau perdarahan sela terutama 3 bulan pertama.Pusing dan nyeri payudara.Berat badan naik sedikit tetapi pada perempuan tertentu kenaikan berat badan justru memilki dampakpositif.Tidak boleh diberikan pada perempuan menyusui (mengurangi ASI).Pada sebagian kecil perempuan dapat menimbulkan depresi dan perubahan suasana hati sehinggakeinginan untuk melakukan hubungan seksual berkurang.Dapat meningkatkan tekanan darah dan terensi cairan, sehingga risiko stroke dan gangguan pembekuandarah pada vena dalam sedikit meningkat. Pada perempuan usia >35 tahun dan merokok perlu hati-hati.
    • Yang dapat menggunakan Pil kombinasiPada prinsipnya hampir semua ibu boleh menggunakan pil kombinasi, seperti:Usia reproduksi.Telah memiliki anak ataupu yang belum.Gemuk atau kurus.Setelah melahirkan dan tidak menyusui.Pasca keguguran.Anemia karena haid berlebihan.Nyeri haid hebat.Siklus haid tidak teratur.Riowayat kehamilan ektopik.Kelainan payudara jinak.DM tanpa komplikasi pada ginjal, pembuluh darah, mata dan saraf.Penyakit tiroid, radang panggual, endometriosis atau tumor ovarium jinak.Menderita TB kecuali yang sedang menggunakan rifampisin.Varises vena.Yang tidak boleh menggunakan Pil kombinasi:Hamil atau dicurigai hamil.Menyusui eksklusif.Perdarahan pervaginam yang belum diketahui penyebabnya.Penyakit hati akut.Perokok dengan usia >35 th.Riwayat penyakit jantung, stroke, hipertensi > 180/110 mmHg.Riwayat gangguan faktor pembekuan darah atau DM > 20th.Kanker payudara atau yang dicurigai kanker payudara.
    • Migrain dan gejala neurologis fokal (epilepsi/ riwayat epilepsi).Tidak dapat menggunakan pil secara teratur setiap hari.Waktu mulai menggunakan pil kombinasiSetiap saat selagi haid, untuk meyakinkan kalau perempuan tersebut tidak hamil.Hari pertama sampai hari ke-7 siklus haid.Boleh menggunakan pada hari ke-8 haid, tetapi perlu menggunakan metode kontrasepsi yang lain(kondom) mulai hari 8 sampai hari 14 atau tidak melakukan hubungan seksual sampai telahmenghabiskan paket pil tersebut.Setelah melahirkan: 6 bulan pemberian ASI eksklusif; setelah 3 bulan dan tidak menyusui;pascakeguguran segera atau dalam waktu 7 hari).2.5 Suntikan kombinasi.1Jenis suntikan kombinasi adalah 25 mg Depo medroksiprogesteron asetat dan 5 mg EstradiolSipionat yang diberikan injeksi IM sebulan sekali, dan 50 mg Noretindron Enantat dan 5 mgEstradiol Valerat yang diberikan injeksi IM. Sangat efektif 0,1-0,4 kehamilan per 100 perempuan selamatahun pertama penggunaan.Cara kerjaSecara umum menekan ovulasi, mengentalkan lendir serviks, atrofi endometrium, dan Menghambattransportasi ovum lewat tuba.2.6 Kontrasepsi pil progestin (minipil).1a. Jenis minipilKemasan dengan isi 35 pil: 300ug levonorgestrel atau 350ug noretindron.Kemasan dengan isi 28 pil: 75ug dosegestrel.Cara kerja minipilMenekan sekresi gonadotropin dan sintesis steroid seks di ovarium (tidak begitu kuat).
    • Endometrium mengalami transformasi lebih awal sehingga implantasi lebih sulit.Mengentalkan lendir serviks.Mengubah motilitas tuba sehingga transportasi ovum terganggu.EfektivitasSangat efektif (98,5%). Pada penggunaan minipil jangan sampai terlupa satu-dua tablet karena akibatnyakemungkinan terjadi kehamilan sangat besar. Penggunaan obat-obat mukolitik asetilsistein bersamaandengan minipil perlu dihindari karena dapat meningkatkan penetrasi sperma. Dalam menggunakanminipil sebaiknya jangan sampai ada tablet yang lupa, tablet digunakan pada jam yang sama, senggamasebaiknya dilakukan 3-20 jam setelah penggunaan minipil.KeuntunganCocok untuk perempuan menyusui.Sangat efektif jika digunakan secara benar.Tidak mempengaruhi produksi ASI.Nyaman dan mudah digunakan.Kesuburan cepat kembali.Sedikit efek samping.Tidak mengandung estrogenDapat dipakai sebagai senggama.Mengurangi nyeri haid dan jumlah darah haid.Mencegah kanker endometrium.Sedikit sekali mengganggu metabolisme karbohidrat sehingga relatif aman diberikan pada perempuanDM yang belum mengalami komplikasi.KeterbatasanHampir 30-60% mengalami gangguan haid.Peningkatan/penurunan berat badan.Harus digunakan setiap hari dan pada waktu yang sama.
    • Bila lupa satu pil saja maka kegagalan menjadi lebih besar.Payudara menjadi tegang, mual, pusing, dermatitis atau jerawat.Efektivitasnya menjadi lebih rendah bila digunakan bersamaan dengan obat OAT (rifampisin) dan obatepilepsi (fenitoin, barbiturat).KontraindikasiHamil/diduga hamilPerdarahan pervaginam yang belum tahu penyebabnya.Kanker payudara.Mioma uteri.Riwayat stroke, PJK.2.7 Kontrasepsi implan.1a. JenisNorplant. Terdiri dari 6 batang silastik lembut berongga dengan panjang 3,4 cm, diameter 3,4 mm, yangdiisi dengan 36 mg Levonorgestrel dan lama kerjanya 5 tahun.Implanon. Terdiri dari satu batang putih lentur dengan panjang kira-kira 4 mm, dan diameter 2 mm yangdiisi dengan 68 mg 3-keto-dosegestrel dan lamam kerjanya 3 tahun.Jadena dan Indoplan. Terdiri dari 2 batang yang diisi dengan 75 mg Levonorgestrel dengan lamam kerja3 tahun.b. Cara kerjaSecara umum bekerja dengan menekan ovulasi, Mengentalkan lendir serviks, Atrofi endometrium, danmenghambat transportasi ovum lewat tuba. Efektivitas sangat efektif 0,2-1 kehamilan per 100perempuan.2.7 AKDR dengan progestin.1Jenis AKDR yang mengandung levonogestrel.Kontraindikasi absolut
    • Kondisi dengan kecenderungan infeksi termasuk leukemia, AIDS, penyalahgunaan obat, penggunaansteroid.Penyakit katup jantung (KI relatif).Belum pernah melahirrkan (KI relatif).Penyakit Wilson.Alergi terhadap tembaga.KeuntunganKecepatan pelepasan hormon konstan selamam 5 tahun.Mungkin merupakan metode kontrasepsi revesibel yang paling efektif untuk periode 5 tahun.Mengurangi dismenore dan menoragia.2.8 Perbandingan antara obat kontrasepsi oral dan contohnya1. Dosegestrel/Etinil estradiol.2,13Rumus kimia: C23H27Na. IndikasiDosegestrel/etinil estradiol digunakan untuk mencegah kehamilan.b. InteraksiGolongan azole antifungal (itraconazole), barbiturat, carbamazepine, felbarmate, griseofulvin,ritonavir, hidantoin, nevirapine, penisilin, rifampisin, topiramate, dan troglitazone menurunkanefektivitas dosegestrel/etinil estradiol.
    • Efek samping dari obat beta bloker atenolol, selegiline, teofilin, dan troleandomisin ditingkatkanoleh dosegestrel/etinil estradiol.Efektivitas lamotrigin diturunkan oleh dosegestrel/etinil estradiol.c. Sediaan beredarGracial (Organon), Marvelon (Organon), Mercilon (Organon)d. PerhatianResiko kehamilan jika terlupa minum pil, terutama awal siklus. Harus dilakukanpemeriksaan darah tinggi, perabaan hati, gula darah, kadar lemak.e. Efek sampingMual, mastalgia, perdarahan antar haid, sakit kepala ringan, jerawat.f. AbsorbsiPemberian secara oral diabsorbsi dengan cepat dan lengkap dan diubah menjadi etonogestrel.Konsentrasi plasma puncak mencapai 2 ng/ml setelah 1,5 jam setelah minum. Bioavailabilitas 62-81%.g. DistribusiEtonogestrel terikat pada albumin serum dan sex hormone binding globulin (SHBG). Hanya 2-4% daritotal konsentrasi serum berada dalam bentuk steroid bebas, 40-70% berikatan dengan SHBG. Etinilestradiol sendiri menginduksi peningkatan ikatan desogestrel dengan SHBG dan menurunkan ikatandesogestrel dengan albumin. Volume distribusi desogestrel adalah 1,5l/kg.h. MetabolismeEtonogestrel dimetabolisme seperti halnya metabolismesteroid lainnya. Laju klirens metabolik adalah 2ml/menit/kg. Eliminasi Desogestrel dan metabolitnya diekskresikan melalui urindan empedu dalamperbandingan 6:4.2. Mestranol/noretindrone.3,13Nama generik: Mestranol/Norethindrone (MES-tra-nole/nor-eth-IN-drone)Nama dagang: Norinyl 1 + 50 dan Ortho-Novum 1/50a. IndikasiMencegah kehamilan.Mengatur siklus menstruasi.
    • b. KontraindikasiAlergiSedang hamil atau tersangka hamil.Perdarahan pervaginam yang belum diketahui sebabnya.Kanker payudara, serviks ataupu uterus.Stroke, PJK, trombosis vena.Tumor hati.c. Interaksi ObatAcitretin, aprepitant, azole antifungal seperti ketoconazole, barbiturates seperti fenobarbital),bosentan, karbamazepine, felbamate, griseofulvin, hydantoins seperti fenitoin, modafinil, nevirapine,penicillins seperti amoxicillin, protease inhibitor seperti indinavir, rifamycins seperti rifampin, St. Johnswort, tetrasiklin seperti doksisiklin, topiramate, atau troglitazone menurunkan efektivitasmestranol/norethindron.Beta bloker seperti metoprolol, cyclosporine, theophyllines, atau troleandomycin denganmestranol/ norethindron efek sampingnya ditingkatkan.Kortikosteroid seperti prednisone, efek sampingnya seperti wajah bulan, peningkatan berat badan,retensi cairan, peningkatan tekanan darah, peningkatan gula darah, ditingkatkan oleh mestranol/norethindron.Antikoagulan oral (warfarin) efek sampingnya yaitu perdarahan ditingkatkan olehmestranol/noretindron.Efektivitas dari Lamotrigine diturunkan oleh mestranol/norethindron.3. Depomedroksiprogesteron asetat.4,13Nama generik: Medroksiprogesteron asetat.Nama dagang: Depo-ProveraMerupakan kontrasepsi injeksi yang diberikan tiap 3 bulan sekali. Kontrasepsi ini kurang ideal padapasien yang menghendaki cepat hamil setelah menghentikan kontrasepsi ini. Dari studi didapatkanbahwa hanya 68% saja wanita yang hamil dalam 12 bulan setelah penghentian konrasepsi ini. Lamanya
    • jangka waktu penggunaan kontrasepsi ini tidak mempengaruhi lamanya penundaan kehamilan setelahmenghentikan.a. IndikasiKontrasepsi oral.b. KontraindikasiPerdarahan di vagina atau kelainan patologis yang tidak diketahui penyebabnya,dan kehamilan.c. Efek SampingReaksi anafilaktik, tromboembolik, tromboflebitis, emboli paru, payudara lembekdan galaktore, erosi, dan perubahan sekresi pada leher rahim, hipereksia yangtidak diketahui penyebabnya, wajah bulan, perubahan berat badan, perubahanwarna kulit ditempat suntikan.d. SediaanCyclofem (Tunggal Idaman Abdi), Cyclogeston (Triyasa), Depogeston (triyasa),Deponeo (triyasa), Depo-Progestin (Harsen).4. Linestrenol.5,13a. IndikasiKontrasepsi Oralb. KontraindikasiKehamilan, penyakit hati parah, ikterus, sindrom rotor, dan Dubbin Johnson, danwanita muda dengan siklus belum teratur.c. Efek SampingMual, muntah, sakit kepala, nyeri payudara. Jika timbul perdarahanringan padabulan-bulan awal dapat dilanjutkan tapi jika parah hentikan.d. Perhatian
    • Lakukanpemeriksaan fisik terautue 3 atau 6 bulan sekali. Hentikan jika timbulgejal tromboembolik, hati-hati pada penyakit miokard, ginjal, epilepsi, ataumigran.e. Interaksi obatJangan diberikan bersamaan rimfapisin, barbiturat, obat antiepilepsi tertentu.f. Sediaan beredarExluton (Organon), Lyndiol (Organon), Ovostat (Organon).5. Levonorgestrel.6,13a. IndikasiKontrasepsi hormonal jangka panjang 3 tahun untuk wanitab. KontraindikasiPerdarahan vagina dengan penyebab yang tidak jelas, kanker yang berkaitandengan hormonal, perdarahan uterus dengan sebab tidak jelas, gangguantromboemboli atautrombofleblitis.c. Efek SampingMenstruasi, spotting, menorrahgi, metroragi, amenorea, sakit kepala, gugup,mual, pusing, perubahan selera makan, perubahan libido, hirsutisme, gatal-gatal,rasa nyeri pada tempat pemasangan, anemia dan tekanan darah tinggi.6. Etonogestrel.7,13a. IndikasiKontrasepsi jangka panjnag yang reversibelb. KontraindikasiKehamilan, perdarahan vagina yang tidak terdiagnosis, hipersensitivitas.
    • c. PerhatiaanKeuntungan penggunaan progesteron harus ditimbang dengan kemungkinanresiko untuk setiap kasus individual dan dibahas dengan wanita calon akseptorsebelum menggunakan implamt.d. Sediaan beredarImplanon (Organon)7. Gestoden.8,13a. IndikasiKontrasepsi oralb. KontraindikasiTromboemboli vena dan arteri, diabetes dengan perubahn vaskular, prankreatitisatau hipertrigleresemia, penyakit hati, gagal ginjal akut.c. Sediaan beredarGynera (Schering)8. Drospirenon.9,13Memiliki efek antimineral kortikoid dengan megabit sistem RAAS dan sebagai anti antiandrogenik yangbermanfaat untuk wanita yang mengalami retensi cairan karena hormon dan wanita yang menderitaakne dan seborea. Bioviabilitas sekitar 76 % dan tidak diikat oleh sex hormon maupun olehkortikosteroid. Akan tetapi diikat oleh protein serum. Pada sebagian orang dapat menyebabkanhiperkalemia jika dikombinasi oleh sprinalaktone.a. IndikasiKontrasepsi oralb. KontraindikasiTromboemboli vena dan arteri, pankreatitis atau hipertrigliseridemia, penyakithati, gagal ginjal akut, tumor hati (jinak atau ganas), keganasan alat genital ayaupayudara, perdarahan pervaginam yang tidak terdiagnostik, kehamilan, dan
    • hipersensitif.c. Sediaan ObatYasmin (Schering)9. Cyproterone Acetat.10,13Nama generik : (3H-Cyclopropa(1,2)pregna-1,4,6-triene 3,20-dione,6-chloro-1-beta,2-beta-dihydro-17-hydroxy-).Nama dagang : Diane 35 (Schering)Cyproterone acetate merupakan derivat dari 17-hydroxyprogesterone Memiliki efek antiandrogenikdengan efek lemah terhadap progestational dan glucocorticoid. Cyproterone acetate dimetabolismeoleh enzim CYP3A4 menjadi bentuk aktif 15β-hydroxycyproterone acetate, Sebagian akan dihidrolisismenjadi cyproterone and acetic acid. Akan tetapi seperti halnya horman steroid esterase lainnya,cyproterone acetate sulit untuk dihidrolisis. Sehingga banyak dalam bentuk cyproterone acetate. Halinilah yang menyebabkan cyproterone acetate memiliki efek antiandrogenik yang kuat.Cyproterone acetate mengahambat steroidogenic enzyme 21-hydroxylase dan 3beta-hydroxysteroiddehydrogenase. Dimana kedua enzim terse but iguana untuk membentukcortisol. Hambatan terhadap21-hydroxylase juga mongering produksi dari aldosterone. Efek terhadap progestational danglucocorticoid mongering hormon gonadotropins, yang menyebabkan turunya kadar testosteronesehingga baik sebagai pengobatan antiandrogen.Selain itu cyproterone acetate dikombinasikan dengan 5-alpha-reductase inhibitorfinasteride dapatmengatasi keluahan hirsutisme. Beberapa studi invitro juga menunjukkan bahwa cyproterone ataucyproterone acetate dapat mengobati benign prostat hyperplasia.a. IndikasiDiindikasikan untuk ca prostat, benign prostat hyperplasia, hirsustisme, terapihormon maupun kontrasepsi oral.b. KontraindikasiWanita hamil, Tromboemboli vena dan arteri, pankreatitis akut, penyakit hati,gagal ginjal akut, tumor hati (jinak atau ganas), keganasan alat genital ataupayudara, perdarahan pervaginam yang tidak terdiagnostik, dan hipersensitif.c. Efek Samping
    • Merusak Hati, Hiperkalemi, Trombosis vena dalam, perubahan mood, dapatmenyebabkan osteoporosis.d. DosisUntuk kontrasepsi 2mg cyproterone acetate dikombinasi dengan 35 atau 50 mcgethinylestradiol. Diminum selama 21 hari dan diintervalkan selama 7 hari.10. Marvelon.11,13Marvelon merupakan obat kontrasepsi hormonal yang merupakan kombinasi dari 2 zat aktif yaituetinilestradiol dan desogestrel. Etinilestradiol merupahan hormon sintetik dari estrogen wanita dandesogestrel merupakan generasi ketiga hormon sintetik dari progesteron. Sediaan dalam bentuk tableta. KomposisiMerupakan kontrasepsi oral monofasik. Dua puluh satu tablet besar warna putih mengandung 0,15 mgdesogestrel dan 0,03 mg etinilestradiol. Tujuh tablet putih yang tidak mengandung zat aktif. Yangmengandung silicon dioksida, laktosaa, magnesium stearat, tepung kentang, povidone, asam stearat,alfa tokoferol.b. IndikasiKontrasepsi oral.c. KontraindikasiTrombosis atau riwayat trombosis vena dalam, emboli paru, infark miokard dan stroke.Tia, angina pektoris.Terdapat faktor yang meningkatkan kejadian trombosis seperti hipertensi.Gangguan fungsi hati yang lama dan ireversibel.Tumor hati.Perdarahan pervaginam yang belum jelas sebabnya.Diketahui atau dicurigai hamil.DM dengan komplikasi vaskular.Hipersensitif terhadap komponen.
    • 11. Etinil estradiol.12,13a. AbsorbsiPemberian secara oral diabsorbsi dengan cepat dan lengkap. Konsentrasi plasma puncak dicapai 80pg/ml dalam 1-2 jam setelah pemberian. Biaoavailabilitas setelah mengalami konjugasi presistemik danmetabolisme pintas pertama adalah 60%.b. DistribusiEtinil estradiol berikatan dengan albumin hampir 98,5% dan menginduksi peningkatan kadar SHBGserum. Volume distribusi adalah 5L/kg.c. MetabolismeEtinil estradiol mengalami konjugasi presistemik oleh mukosa usus dan hati. Metabolitnya akandikonjugasi dengan glukoronida dan sulfat. Laju klirens metabolik adalah 5 ml/menit/kg. EliminasiMetabolitnya diekskresikan lewat urin dan empedu dengan rasio 4:6. Waktu paruh ekskresimetabolitnya adalah 1 hari.d. Cara pemberianTablet diminum setiap hari satu tablet sehari.Jika pengguna lupa minum tablet dalam waktu kurang dari 12 jam, efektivitasnya tidak berkurang.Tablet yang terlupa harus segera diminum dan tablet yang akan diminum berikutnya, diminum sesuaidengan waktu biasanya. Jika pengguna lupa minum sampai lebih dari 12 jam maka efektivitasproteksinya berkurang. Hal ini berlaku juga untuk pil KB yang emnggunakan pil 21 tablet.2.9 Standar Operasional Prosedur Pelayanan Keluarga Berencana.1Konseling dan Persetujuan Tindakan Medis merupakan prinsip utama dari pelayanan keluargaberencana.a. KonselingKonseling merupakan aspek yang sangat penting dalam pelayanan Keluarga Berencana (KB) danKesehatan Reproduksi (KR). Dalam melalukan konseling berarti petugas membantu klien dalam memilihdan memutuskan jenis kontrasepsi yang akan digunakan sesuai dengan pilihannya.konseling yang baikakan membantu klien dalam menggunakan kontrasepsinya lebih lama dan meningkatkan keberhasilanKB.b. Persetujuan Tindakan Medik
    • Jika kontrasepsi yang dipilih klien memerlukan tindakan medis, surat tindakan medis diperlukan.Misalnya pada kontrasepsi mantap, amak persetujuan harus dari pasangan suami istri. Setelah calonpeserta dan pasangannya menandatangani persetujuan tindakan medik, pel;ayanan kontrasepsi barudilakukan. Pada halaman belakang lembar persetujuan tindakan medik terdapat catatan tindakan danpernyataan oleh dokter/bidan/perawat yang melakukan tindakan. Catatan tersebut memuat catatantindakan yang dilakukan yaitu metode, keberhasilan tindakan, waktu serta pernyataan dari petugasbahwa pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar.