Advertising

  • 1,929 views
Uploaded on

“Segala bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.” (Philip Kotler 2000:658) …

“Segala bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.” (Philip Kotler 2000:658)

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,929
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
88
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Dipresentasikan Oleh : Azza Aunillah Nurul Fatima P (3) (15)
  • 2. PENGERTIAN PERIKLANAN “Segala bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.” (Philip Kotler 2000:658) “Pesan-pesan penjualan yang paling persuasif yang diarahkan kepada para calon pembeli yang paling potensial atas produk barang atau jasa tertentu dengan biaya yang semurah-murahnya.” ( Frank Jefkins 1996:05)
  • 3. FUNGSI PERIKLANAN MEMBERI INFORMASI MENCIPTAKAN IMAGE MEMUASKAN KEINGINAN FUNGSI PERIKLANAN MEMPENGARUHI ALAT KOMUNIKASI
  • 4. TUJUAN PERIKLANAN Penetapan tujuan periklanan harus berdasarkan keputusan-keputusan sebelumnya mengenai pasar sasaran, penentuan posisi pasar, dan bauran pemasaran, baru ditetapkan dengan tujuan periklanan yaitu untuk mempengaruhi dan merubah sikap serta tingkah laku, yang pada akhirnya tujuan periklanan ini adalah untuk meningkatkan penjualan yang menguntungkan perusahaan. Menurut M. Suyanto (2004:4) tujuan periklanan menurut sasarannya dapat digolongkan menjadi lima yaitu:
  • 5. Iklan ini bertujuan untuk membentuk permintaan pertama dengan memberitahukan kepada pasar tentang produk baru, mengusulkan kegunaan baru perubahan harga. suatu produk, memberitahukan tentang Menjelaskan cara kerja suatu produk, menjelaskan pelayanan yang tersedia, mengoreksi pesan yang salah, mengurangi kecemasan pembeli dan membangun citra perusahaan. Iklan ini biasa dilakukan besar-besaran pada tahap awal suatu jenis produk IKLAN INFORMATIF
  • 6. Iklan ini bertujuan untuk membentuk permintaan selektif suatu merek tertentu. Ini dilakukan pada tahap kompetitif dengan membentuk prefensi merek. Mendorong alih merek, mengubah persepsi pembeli tentang atribut produk, membujuk pembeli untuk membeli sekarang dan membujuk pembeli menerima kunjungan penjualan IKLAN PERSUASIF
  • 7. Iklan ini bertujuan untuk mengingatkan konsumen produk yang sudah mapan dengan menunjukkan bahwa produk tersebut mungkin akan dibutuhkan kemudian, mengingatkan dimana produk dapat di beli, membuat pembeli tetap ingat produk itu walaupun sedang tidak musim dan mempertahankan kesadaran puncak IKLAN PENGINGAT
  • 8. Iklan ini bertujuan untuk menambah nilai merek pada persepsi konsumen dengan melakukan inovasi, perbaikan kualitas, dan penuatan persepsi konsumen. Iklan yang efektif menyebabkan merek dipandang lebih elegan, lebih bergaya, lebih prestisius dan mungkin super dalam persaingan IKLAN PENAMBAH NILAI
  • 9. Iklan ini bertujuan untuk memantau, memfasilitasi usaha lain perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran misalnya iklan yang membantu pelepasan promosi, penjualan (kupon), membantu wiraniaga dalam memperkenalkan produk, menyempurnakan hasil komunikasi pemasaran yang lain (konsumen dapat mengidentifikasi paket produk lebih mudah setelah melihat iklan ini). IKLAN BANTUAN AKTIVITAS LAIN
  • 10. “Media adalah saluran penyampaian pesan komersial kepada khayalak sasaran.” Fandy Tjiptono (1998:240) Media Iklan adalah saran komunikasi yang digunakan untuk mempromosikan suatu barang atau jasa kepada konsumen. Media merupakan saluran dari pesan dimana produsen menetapkan untuk memilih media iklan sesuai untuk penempatan iklan.
  • 11. MEDIA ABOVE THE LINE Media above The Line Media iklan yang dipasang di tempattempat terbuka seperti di pinggir jalan di pusat keramaian atau tempat-tempat khusus.
  • 12. CONTOH MEDIA ABOVE THE LINE
  • 13. MEDIA BELOW THE LINE 1. Kampanye atau promosi yang dilakukan di tingkat konsumen untuk merangkul lebih banyak konsumen dan meningkatkan brand awareeness. 2. Bentuk iklan yang tidak disampaikan atau disiarkan melalui media massa, dan biro iklan tidak memungut komisi atas penyiarannya/pemasangannya. Kegiatan promosi below the line suatu brand dilakukan melalui beragam event.
  • 14. 1. Event/Pameran/sponsorship 2. Direct mail 3. Marchandising schemes 4. Kalender 5. Brosur 6. Agenda 7. Paper bag 8. Company profil 9. Kartu nama
  • 15. KATALOG PRODUK biasanya berisi informasi gambar produk, harga, serta ukurannya. Konsumen bisa melihat-lihat katalog produk sebelum memutuskan untuk membeli.
  • 16. Kalender Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalender adalah daftar hari dan bulan dalam setahun. Atau sebuah sistem untuk memberi nama pada sebuah periode waktu (seperti hari sebagai contohnya). Perusahaan dapat membuat kalender untuk dibagikan kepada konsumennya. Ini adalah suatu usaha branding yang bagus karena kalender akan dilihat dan dipakai sepanjang tahun.
  • 17. KALENDER SEBAGAI MEDIA IKLAN BELOW THE LINE
  • 18. Kartu Nama Biasanya memuat informasi singkat dan padat dari suatu merk dan orang pemilik kartu nama, meskipun kecil tapi harus memuat informasi yang jelas mengenai brand beserta nomor yang bisa dihubungi, website, email, dan sebagainya.
  • 19. Company Profile Semacam buku yang memuat profil lengkap bisnis / brand, namun dewasa ini Company Profile juga tampil di website atau dibuat dalam bentuk animasi Flash, video company profile. Dengan membaca company profile maka publik bisa mengetahui detail bisnis Anda, produkproduknya, sejarah dan profil lain.
  • 20. Buku Agenda Buku kecil yang bisa digunakan untuk menuliskan jurnal kegiatan harian, biasanya buku agenda dirancang untuk digunakan sepanjang tahun sehingga menampilkan iklan atau informasi brand Anda bisa menjadi sarana iklan yang baik bagi penerima buku agenda.
  • 21. Paper Bag adalah tas yang dibuat dari kertas dan dipakai oleh suatu perusahaan untuk membungkus produk dan atau dagangannya yang dibeli konsumen, jika paper bag bentuk dan desainnya bagus maka bukan tidak mungkin penerimanya akan menyimpan paper bag tersebut untuk dipakai kembali suatu saat. Merk dari sebuah produk akan lebih mudah dipakai pemakai tas. Jika suatu saat orang membutuhkan produk, dia dapat dengan mudah menemukan nomor telepon dan alamat perusahaan.
  • 22. ABOVE THE LINE Target audienr luas BELOW THE LINE Target audiens terbatas Media atau kegiatanya memberikan Lebih untuk menjelaskan suatu kesempatan audiens untuk konsep atau ide. Tidak ada interaksi merasakan, menyentuh, atau langsung dengan audiens. berinteraksi bahkan langsung action (membeli produk) TV, radio, majalah, koran dll. Event, sponsorship, promotion, dll. consumer
  • 23. Dalam memilih media/program periklanan harus memperhatikan 5M (Kotler dan A.B. Susanto) 5M, yaitu: 1) Mission : Apakah tujuan periklanan. 2) Money : Berapa dana yang akan digunakan. 3) Message : Apakah pesan yang ingin disampaikan. 4) Media : Apakah media yang akan digunakan. 5) Measurement : Bagaimana mengevaluasi hasilnya.
  • 24. Mission: Tujuan periklanan dapat di golongkan menurut sasaranya ( Kotler ) : 1. Periklanan informatif perlu diadakan besar-besaran pada tahap awal suatu jenis produk, tujuanya yaitu untuk membentuk permintaan pertama. 2. Periklanan persuasif perlu dilakukan dalam tahap persaingan, yaitu untuk membentuk permintaan selektif akan merk tertentu. 3. Iklan pengingat adalah penting untuk suatu produk yang telah mapan.
  • 25. Money : Setelah menentukan tujuan periklanan, perusahaan kemudian dapat membuat anggaran periklanan untuk tiap produk. Ada lima faktor yang perlu dipertimbangkan saat menetapkan anggaran periklanan: 1) Tahap dalam siklus hidup produk. Produk baru umumnya mendapat anggaran iklan yang besar untuk membangun kesadaran dan membuat pelanggan mencoba produk tersebut. Merek yang sudah mapan biasanya didukung anggaran periklanan yang lebih rendah sebagai rasio penjualan. 2) Pangsa pasar dan basis konsumen. Merek dengan pangsa pasar yang tinggi biasanya membutuhkan lebih sedikit biaya iklan sebagai persentase penjualan untuk mempertahankan pangsanya. Untuk memperbesar pangsa dengan meningkatkan ukuran pasar memerlukan pengeluaran periklanan yang lebih besar.
  • 26. 3) Persaingan dan gangguan. Dalam pasar dengan banyak pesaing maka pengeluaran iklan yang tinggi. 4) Frekuensi periklanan. Jumlah pengulangan yang diperlukan untuk menyampaikan pesan ke konsumen juga sangat menentukan anggaran periklanan. 5) Kemungkinan subtitusi produk. Merek-merek dalam suatu kelas komoditas (misalnya: rokok, bir, minuman ringan) memerlukan iklan besar-besaran untuk membangun citra yang berbeda. Periklanan juga penting jika suatu merek dapat memberikan manfaat atau tampilan fisik yang unik.
  • 27. Message : daya tarik iklan sebaiknya memiliki tiga karakteristik, antara lain: 1) Harus bermakna, menunjukkan manfaat yang membuat produk itu lebih diinginkan atau lebih menarik bagi konsumen. 2) Daya tarik harus dapat dipercaya, konsumen harus percaya bahwa produk atau jasa akan memberikan manfaat yangn dijanjikan. 3) Daya tarik harus khas, yaitu harus menjelaskan mengapa produk itu lebih baik ketimbang merek pesaing.
  • 28. Media : 4 langkah utama dalam menyeleksi media, yaitu: 1. 2. 3. 4. Menentukan jangkauan, frekuensi, dan dampak. Memilih tipe media utama. Menyeleksi wahana media. Menentukan jadwal tayang media
  • 29. Measurement Menurut Buchari Alma, (2004:185) cara mengukur efektivitas iklan adalah : 1) Pre Testing, dilakukan sebelum advertising itu dilaksanakan. Misalnya dengan dengan random konsumen yang disebut pula dengan consumers jury. 2) Test market, yaitu dengan mengambil daerah pasaran tertentusebagai test marketnya. 3) Lihat jumlah penjualan, Jadi ini dilakukan setelah advertising dilaksanakan.