Perkembangan Fisik dan Psikis

3,620 views
3,380 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,620
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
36
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Perkembangan Fisik dan Psikis

  1. 1. Perkembangan Fisik dan Psikis Anak Oleh : Annita Diana Diena Nita Syifa Titi Vivi
  2. 2. Pengertian Perkembangan Perkembangan Fisik Perkembangan Psikis
  3. 3. Perkembangan adalah perubahan yang progresif dan kontinyu (berkesinambungan) dalam diri individu dari mulai lahir sampai menjelang kematian.
  4. 4. Perkembangan Fisik • • • • Perkembangan Bayi Baru Lahir Perkembangan Bayi Perkembangan Masa Awal Anak Perkembangan Masa Akhir Anak
  5. 5. Perkembangan Fisik Bayi Baru Lahir   Ukuran Pada saat dilahirkan berat bayi rata-rata 7,5 pon dan panjangnya 19,5 inchi. Pada janin yang lebih aktif perbandingan berat badan dan tinggi badan lebih kecil. Pada umunya laki-laki lebih lebih berat dan panjang dibandingkan perempuan. Anggota Tubuh Bayi Otot-otot bayi yang baru lahir umumnya halus, kecil, dan tidak terkendali. Pada saat proses kelahiran hanya sedikit perkembangan otot leher dan lengan. Tulangnya halus dan lentur, kulitnya halus dan gampang terkena bisul, dagingnya kuat dan elastic. Sering kali banyak terdapat rambut-rambut halus di kepala dan punggung. Mata bayi berkulit putih biasanya berwarna abu-abu kebiruan, sedangkan bayi dengan kulit gelap memiliki mata hitam coklat.
  6. 6.   Proporsi Fisik kepala bayi seperempat dari panjang tubuhnya. Leher sangat pendek, dan kulit leher biasanya tebal dan berlipat-lipat. Bahu sempit sedangkan perut besar dan buncit. Fungsi Fisiologis Karena susunan saraf belum berkembang pada waktu kelahiran, bayi tidak mampu mempertahankan keseimbangan. Dengan tangisan pada waktu dilahirkan, paru-paru dipompa dan pernapasan dimulai. Denyut jantung bayi yang baru lahir berdenyut lebih cepat dibandingkan orang dewasa karena jantung bayi lebih kecil daripada pembuluh nadi. Gerakan refleks menghisap terjadi bila lapar atau bila bibirnya disentuh. Irama lapar belum berkembang sampai beberapa minggu setelah lahir, maka tuntutan lapar tidak terarur hanya dalam waktu makan tetapi juga ketika banyaknya makanan yang dibutuhkan. Buang air terjadiketika terjaga atau bila bayi tenang.
  7. 7. Kemampuan Sensorik Bayi Baru Lahir : • • • • • • Penglihatan Penglihatan hanya setengah dari penglihatan orang dewasa karena batang mata belum berkembang. Penglihatan warna sama sekali tidak ada atau sangat minim karena sel kerrucut mata belum berkembang. Karena kelemahan otot, bayi tidak dapat memusatkan kedua matanya pada objek yang sama dan akhirnya semua terlihat kabur. b. Pendengaran nada frekuensi rendah dapat lebih cepat didengar dan bayi lebih cepat bereaksi kepada suara manusia. Pendengaran secara normal berkembang dalam 3 atau 4 hari pertama dengan keluarnya cairan amniotic dari telinga tengah. c. Penciuman sel-sel untuk mencium sudah berkembang saat lahir. Bayi dpat membedakan bau terlihat dari usaha untuk menghindari rangsangan yang kurang menyenangkan dengan cara menangis dan terhadap rangsangan yang menyenangkan bayi akan memberikan reaksi mengisap-isapdan badan tenang.
  8. 8.  Pengecapan pengecapan bayi sudah tajam karena pengecapan sangat berpengaruh pada penciuman dan sel-sel pengecapan yang terletak pada permukaan pipi telah berkembang.  Kepekaan Organik kepekaan terhadap rasa lapar sudah berkembang dan terjadi pada hari pertama, rasa haus juga sudah ada.  Kepekaan Kulit Alat indra untuk perabaan,tekanan, dan suhu sudah berkembang saat lahir. Kulit bibir sangat peka, sedangkan kulit tubuh, paha, dan lengan kurang peka. Kepekaan terhadap rasa dingin lebih berkembang dibanding rasa panas. Back
  9. 9. Perkembangan Bayi  Berat disebabkan karena peningkatan jaringan lemak. Pada usia 4 bulan bertambah 2x lipat, pada satu tahun bertambah 3x lipat dari waktu lahir  Tinggi  Proporsi Fisik pertumbuhan kepala berkurang pada masa bayi, sedangkan pertumbuhan badan dan tungkai meningkat.  Tulang ubun-ubun atau daerah otak yang lunak telah tertutup pada usia 18 bulan dan pada tertutup pada 2 tahun.  Otot dan Lemak Urat-otot berkembang lambat pada masa bayi dan lemah. Sebaliknya, jaringan lemak berkembang cepat, sebagian karena tingginya kadar lemak dalam susu.
  10. 10.  Bangun Tubuh 3 bangun tubuh yang paling lazim : a. Ektomorfik, cenderung panjang dan langsing b. Endomorfik, cenderung bulat dan gemuk c. Mesomorfik, cenderungberat, keras, dan empat persegi panjang  Gigi Rata-rata bayi memiliki 4-6 gigi susu pada usia 1 tahun dan 16 gigi susu pada usia 2 tahun. Empat gigi susu terakhir biasanya baru muncul pada tahun pertama masa kanak-kanak.  Susunan Saraf pertambahan berat otak paling pesat pada usia 2 tahun. Otak kecil yang paling berperan penting untuk menjaga keseimbangan dan pengendalian tubuh, pertambahan berat otak kecil bertambah 3x lipat ketika berusia 1 tahun.  Perkemabangan Organ perasa pada usia 3bulan, oto mata sudah cukup terkoordinasi untuk melihat sesuatu hal dengan lebih dan nyata. Sel-sel kerucut sudah mulai berkembang baik sehingga bisa melihat warna. Pendengaran berkembang pesat. Penciuman dan pengecapan yang sudah berkembang baik terus membaik. Bayi sangat tanggap terhadap semua perangsang kulit karena kulitnya yang masih tipis dan organ perasa yang berhubungan dengan peraba, tekanan, rasa sakit, dan suhu berkembang dengan baik. Back
  11. 11. Perkembangan Masa Awal Anak  Tinggi: Pertambahan tinggi badan setiap tahunnya rata-rata tiga inci. Pada usia enam tahun tinggi anak rata-rata 46,6 inci.  Berat: Pertambahan berat badan setiap tahunnya rata-rata tiga sampai lima pon. Pada usia enam tahun berat anak harus kurang lebih tujuh kali berat pada waktu lahir. Anak perempuan rata-rata beratnya 48,5 pon dan anak laki-laki 49 pon.  Perbandingan tubuh: Wajah tetap kecil tetapi dagu tampak lebih jelas dan leher lebih memamjang. Gumpalan pada bagian-bagian tubuh berangsur-angsur berkurang dan tubuh cenderung berbentuk kerucut, dengan perut yang rata (tidak buncit), dada yang lebih bidang dan rata, dan bahu lebih luas dan lebih persegi. Lengan dan kaki lebih panjang dan lebih lurus, tangan dan kaki tumbuh lebih bear.  Postur tubuh: Postur tubuh pada awal kanak-kanak ada yang posturnya gemuk, lembek atau endomorfik, ada yang kuat berotot atau mesomorfik, dan ada yang relative kurus atau ektomorfik.
  12. 12.  Tulang dan otot: Otot menjadi lebih besar, lebih kuat, dan lebih berat, sehingga anak tampak lebih kurus meskipun beratnya bertambah.  Lemak: Anak-anak yang cenderung bertumbuh endomorfik lebih banyak jaringan lemaknya daripada jaringan otot; yang cenderung mesomorfik mempunyai jaringan otot lebih banyak daripada jaringan lemak; dan yang bertubuh ektomorfik mempunyai otototot yang kecil dan sedikit jaringan lemak.  Gigi: Selama empat sampai enam bulan pertama dari awal masa kanak-kanak, empat gigi bayi yang terakhir geraham belakang muncul. Selama setengah tahun terakhir gigi bayi mulai tanggal digantikan oleh gigi tetap. Yang mula-mula lepas adalah gigi bayi yang pertama kali tumbuh yaitu: gigi seri tengah. Bila masa awal kanak-kanan berakhir, pada umumnya bayi memiliki satu atau dua gigi tetap di depan dan beberapa celah di mana gigi tetap akan muncul. Back
  13. 13. Perkembangan Masa Akhir Anak  Tinggi; Kenaikan tinggi per tahun adalah 2 sampai 3 inci. Rata-rata anak perempuan sebelas tahun mempunyai tinggi badan 58 inci dan anak lakilaki 57,5 inci.  Berat: Kenaikan berat lebih bervariasi daripada kenaikan tinggi, yaitu berkisar antara 3 sampai 5 pon per tahun. rata-rata anak perempuan sebelas tahun mempunyai berat badan 85,5 pon dan anak laki-laki 85,5 pon.  Perbandingan tubuh: Perbandingan wajah, diantaranya: Bertambah besarnya mulut dan rahang, dahi melebar dan merata, bibir semakin berisi, hidung menjadi lebih besar dan lebih berbentuk. Badan memanjang dan menjadi lebih langsing, leher menjadi lebih panjang, dada melebar, perut tidak buncit, lengan dan tungkai memanjang (meskipun kelihatannya kurus dan tidak berbentuk karena otot-otot belum berkembang), dan tangan dan kaki dengan lambat tumbuh membesar.
  14. 14. • Kesederhanaan: Perbandingan tubuh yang kurang baik yang sangat mencolok pada masa akhir kanak-kanak menyebabkan meningkatnya kesederhanaan pada saat itu. Di saming itu, kurangnya perhatian terhadap penampilan dan kecenderungan untuk berpakaian seperti teman-teman tanpa memperdulikan pantas tidaknya, juga menambah kesederhanaan. • Perbandingan otot-lemak: Selama akhir masa kanak-kanak, jaringan lemak berkembang lebih cepat daripada jaringan ototyang perkembangannya baru mulai melejit pada awal pubertas. Anak yang berbentuk endomorfik jaringan lemaknya lauh lebih banyak daripada jaringan otot sedangkan pada tubuh mesomorfik keadaannya terbalik. Pada bentuk tubuh ektomorfik tidak terdapat jaringan yang melebihi jaringan lainnya sehingga tampak kurus. • Gigi: Pada akhir masa kanak-kanak, umumnya seorang anak sudah mempunyai dua puluh dua gigi tetap. Back
  15. 15. Perkembangan Psikis • • • • Perkembangan Bayi Baru Lahir Perkembangan Bayi Perkembangan Masa Awal Anak Perkembangan Masa Akhir Anak
  16. 16. Perkembangan Psikis Anak a. Usia 12-18 bulan • Ia kini bukan hanya sekedar berjalan, tetapi bergerak ke sana-ke mari dalam upaya menyalurkan minatnya mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah. • Minta dibantu untuk naik-turun tangga atau memanjat, membuka-tutup lemari, tempat sampah, laci, rak buku, tas sekaligus mengaduk-aduk isinya. Ia juga tampak ahli membongkar barang-barang yang masih dalam kemasan. • Perbendaharaan katanya pun semakin banyak. • Ia gemar meniru dan lebih mengenal serta tambah responsif terhadap orang lain, terutama anggota keluarga. • Mampu memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing.
  17. 17. Perkembangan Psikis Anak b. Usia 18-24 bulan • Urusan naik-turun tangga semakin dikuasainya, kini ia tak butuh bantuan siapapun. • Ia pun sudah ahli menunjuk mata dan hidungnya tau anggota tubuh lainnya. • Antusias untuk makan sendiri, gemar mencoretcoret, dan penuh minat pada apa yang dikerjakan orang-orang yang lebih besar. • Secara bertahap ia pun mulai ingin dekat-dekat atau ikut bermain dengan anak lain.
  18. 18. Perkembangan Psikis Anak c. Usia 2-3 tahun: • Ia mulai belajar meloncat, pertama dengan dua kaki kemudian dengan satu kaki. • Urusan memanjat semakin lihai dan semakin tinggi tempat yang dicapainya. • Ia juga sudah pandai menyusun kalimat, sudah mengerti bila diajak ‘ngobrol’, sudah penuh minat mendengarkan cerita dan coret-coretnya kini lebih memiliki bentuk. Bahkan membuat lingkaran pun ia sudah mampu. • Bermain dengan anak lain, sekarang menjadi keinginan yang sulit dibendung
  19. 19. Emosi awal masa kanak-kanak • • • • Amarah: Penyebabnya adalah pertengkaran mengenai permainan, tidak tercapainya keinginan dan serangan yang hebat dari anak lain. Anak mengungkapkan rasa marahnya ditandai dengan menangis, berteriak, menggertak, menendang, melompat lompat atau memukul. Takut: Penyebabnya adalah Pembiasaan, peniruan dan ingatan pengalaman yang kurang menyenangkan. Reaksi anak terhadap rasa takut adalah panik, kemudian lari, menghindar, bersembunyi bahkan menangis dan menghindari situasi yang menakutkan. Cemburu: Anak menjadi cemburu bila mengira bahwa minat dan perhatian orang tua beralih kepada orang lain di dalam keluarga. Reaksinya adalah menunjukkan kembali berprilaku seperti anak kecil, seperti: menggompol, pura-pura sakit atau menjadi nakal, perilaku tersebut bertujuan untuk menarik perhatian. Ingin tahu: Anak mempunyai rasa ingin tahu terhadap hal-hal yang baru dilihatnya, termasuk juga mengenai tubuhnya sendiri dan tubuh orang lain. Reaksinya adalah dalam bentuk penjelajahan sensomotorik, kemudian sebagai akibat dari tekanan sosial dan hukuman ia bereaksi dengan bertanya
  20. 20. • Iri hati: Anak-anak sering iri hati mengenai kemampuan atau barang yang dimiliki orang lain. Reaksinya adalah mengeluh tentang barangnya sendiri, dengan mengungkapkan keinginan untuk memiliki barang seperti orang lain. • Gembira: Anak-anak merasa gembira karena sehat, bunyi yang tibatiba, membohongi orang lain, dan berhasil melakukan tugas yang dianggap sulit. Reaksinya dengan tersenyum dan tertawa, bertepuk tangan, dan melompat-lompat. • Sedih: Penyebabnya karena kehilangan sesuatu yang dicintai atau yang dianggap penting bagi dirinya. Reaksinya adalah menangis dan kehilangan nafsu makannya. • Kasih sayang: Anak-anak belajar mencintai orang, binatang atau benda yang menyenangkannya. Reaksinya adalah menyatakannya secara fisik dengan memeluk, menepuk dan mencium objek kasih sayangnya.
  21. 21. Perkembangan kepribadian pada masa awal kanak-kanak • Pola kepribadian mulai terbentuk pada masa kanak-kanak. Menurut Glasner bahwa konsep diri anak terbentuk di dalam rahim hubungan keluarga, artinya bahwa bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak dan perasaan orang tua terhadap anak. Dengan berjalannya periode awal masa kanak-kanak, anak semakin banyak berhubungan dengan teman-teman sebayanya, baik dilingkungan tetangga, di lingkungan prasekolah atau di pusat perawatan anak. Selaian itu sikap teman-teman memperlakukannya mulai membawa pengaruh dalam konsep diri, pengaruh tersebut dapat mendorong atau melawan dan bertentangan dengan pengaruh-pengaruh dari keluarga.
  22. 22. Pola emosi yang umum pada akhir masa kanak-kanak • Perbedaan pola emosional awal masa kanak-kanak dan akhir kanak-kanak terdapat dalam dua hal, yaitu pertama jenis situasi yang membangkitkan emosi, dan kedua bentuk ungkapannya. • Cara mengungkapkan emosi: Dengan bertambah besarnya badan, anak-anak mulai mengungkapkan amarah dalam bentuk murung, menggerutu dan berbagai ungkapan kasar. Ledakan amarah menjadi jarang karna anak mengetahui bahwa tindakan itu dianggap seperti perilaku bayi. • Situasi yang membangkitkan emosi: Anak yang lebih besar lebih cepat marah kalau dihina daripada anak yang lebih muda yang tidak sepenuhnya mengerti apa arti setiap komentar yang bersifat merendahkan.

×