Free Open Document For Educational Purposes 1
TEKNOLOGI, KOMUNIKASI DAN
TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Bagaimana Memahami Teknologi
...
Free Open Document For Educational Purposes 2
seseorang atau bahkan terpesona dan terbius untuk memilikinya, akan tetapi
i...
Free Open Document For Educational Purposes 3
(c) Perspektif Berpikir Inovatif
Jika memahami “Teknologi” hanya dari salah ...
Free Open Document For Educational Purposes 4
pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena
itu, kita da...
Free Open Document For Educational Purposes 5
Teknologi Transportasi
Teknologi Visual
Teknologi Energi
Teknologi Bahan
Hak...
Free Open Document For Educational Purposes 6
Metode, fasilitas dan perangkatnya pun sudah berkembang maju
sedemikian mode...
Free Open Document For Educational Purposes 7
1) Encode atau penyandi, yaitu komunikator yang mempunyai informasi
atau pes...
Free Open Document For Educational Purposes 8
jumlah penerima pesan, atau ditujukan guna mengatasi pelbagai macam
hambatan...
Free Open Document For Educational Purposes 9
kepada Siapa dengan efek Apa. Teori ini memberikan suatu pengantar bagi
suat...
Free Open Document For Educational Purposes 10
mengenai peraturan kebersamaan yang bisa mengatur proses interaksi antara
k...
Free Open Document For Educational Purposes 11
implementasinya maka seseorang harus memperhatikan tentang komponen
pokok k...
Free Open Document For Educational Purposes 12
Sirkular Osgood dan Schramm
Model komunikasi menurut Osgood dan Schramm ini...
Free Open Document For Educational Purposes 13
Gb. 2.4 Dance’s Helical Model
Biologi komunikasi
Sebagaimana ditegaskan pad...
Free Open Document For Educational Purposes 14
dan d) memiliki kajian dari perspektif keilmuan yang terkait dengan aspek u...
Free Open Document For Educational Purposes 15
Gb. 2.6 Ilustrasi Model Psikologi Komunikasi
Sosiologi Komunikasi
Model sos...
Free Open Document For Educational Purposes 16
Teknologi komunikasi
Model teknologi komunikasi muncul setelah berkembangny...
Free Open Document For Educational Purposes 17
Gb. 2.8 Ilustrasi Model Teknologi Komunikasi
Hakikat Teknologi Komunikasi
T...
Free Open Document For Educational Purposes 18
Pengelompokkan Teknologi Komunikasi untuk Pemahaman
Dalam memaknai Teknolog...
Free Open Document For Educational Purposes 19
penting lagi adalah orang. Dengan kata lain, komponen utama sistem
teknolog...
Free Open Document For Educational Purposes 20
5) Jaringan komputer interakstif, yang memungkinkan pihak-pihak
berkomunika...
Free Open Document For Educational Purposes 21
seperti yang dikenal dengan sistem belajar jarak jauh (distance learning). ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pengembangan Konsep TIK

583

Published on

Bagaimana Memahami Teknologi

Jika seorang ditanya tentang apa itu “Teknologi”, maka persepsi pikirannya pasti tertuju kepada yang ia lihat dalam bentuk kebendaan, alat, dan kondisi fisik lainnya. Sebagai misal orang akan menunjukkan mobil bagus, motor bagus, televisi bagus, komputer bagus, itu semua dijadikan jawaban atas pertanyaan tadi. Jarang sekali orang berpikir atau melakukan persepsi bahwa “Teknologi” itu mungkin sesuatu yang tidak selamanya dalam bentuk kebendaan atau kondisi fisik tetapi lebih menemukan jawaban secara nonfisik atau software. Misalnya orang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan “Teknologi” diantaranya cara-cara melakukan sesuatu, cara-cara membuat sesuatu dan sejenisnya.

Dari kedua perbedaan jawaban di atas, maka jika keduanya dipadukan maka pemahaman seseorang terhadap apa yang disebut dengan “Teknologi” akan lebih lengkap, baik Teknologi dalam bentuk cara membuat sesuatu (ide) maupun “Teknologi” dalam bentuk kebendaan yang dihasilkannya, misalnya dalam bentuk Sepeda Motor atau pesawat jet (hasil rancang bangun).

Pemahaman terhadap jawaban keduanya akan membekali seseorang untuk selalu mampu memahami dan mengikuti bahkan menemukan dan menciptakan hasil rancang bangunnya di masa depan. Seseorang tidak merasa aneh dengan bentuk kebendaan atau alat yang baru diciptakan seseorang atau bahkan terpesona dan terbius untuk memilikinya, akan tetapi ia akan berpikir bagaimana ia bisa mencontohnya. Pemikiran-pemikiran seperti inilah sebetulnya yang diharapkan dari banyaknya hasil rancang bangun yang ada (Teknologi Rancang Bangun) dan harus dikuasai oleh setiap individu bangsa ini di kemudian hari.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
583
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengembangan Konsep TIK

  1. 1. Free Open Document For Educational Purposes 1 TEKNOLOGI, KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI Bagaimana Memahami Teknologi Jika seorang ditanya tentang apa itu “Teknologi”, maka persepsi pikirannya pasti tertuju kepada yang ia lihat dalam bentuk kebendaan, alat, dan kondisi fisik lainnya. Sebagai misal orang akan menunjukkan mobil bagus, motor bagus, televisi bagus, komputer bagus, itu semua dijadikan jawaban atas pertanyaan tadi. Jarang sekali orang berpikir atau melakukan persepsi bahwa “Teknologi” itu mungkin sesuatu yang tidak selamanya dalam bentuk kebendaan atau kondisi fisik tetapi lebih menemukan jawaban secara nonfisik atau software. Misalnya orang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan “Teknologi” diantaranya cara-cara melakukan sesuatu, cara-cara membuat sesuatu dan sejenisnya. Dari kedua perbedaan jawaban di atas, maka jika keduanya dipadukan maka pemahaman seseorang terhadap apa yang disebut dengan “Teknologi” akan lebih lengkap, baik Teknologi dalam bentuk cara membuat sesuatu (ide) maupun “Teknologi” dalam bentuk kebendaan yang dihasilkannya, misalnya dalam bentuk Sepeda Motor atau pesawat jet (hasil rancang bangun). Pemahaman terhadap jawaban keduanya akan membekali seseorang untuk selalu mampu memahami dan mengikuti bahkan menemukan dan menciptakan hasil rancang bangunnya di masa depan. Seseorang tidak merasa aneh dengan bentuk kebendaan atau alat yang baru diciptakan Pada tulisan ini akan diuraikan mengenai : (a) Bagaimana Memahami Teknologi; (b) Bagaimana memahami Komunikasi; (c) Beberapa Teori Komunikasi; (d) Model- model Komunikasi (e) Hakikat Teknologi Komunikasi; (f) Pengelompokan Teknologi Komunikasi; (g) Karakteristik Teknologi Komunikasi dan Implikasinya.
  2. 2. Free Open Document For Educational Purposes 2 seseorang atau bahkan terpesona dan terbius untuk memilikinya, akan tetapi ia akan berpikir bagaimana ia bisa mencontohnya. Pemikiran-pemikiran seperti inilah sebetulnya yang diharapkan dari banyaknya hasil rancang bangun yang ada (Teknologi rancang Bangun) dan harus dikuasai oleh setiap individu bangsa ini di kemudian hari. Dari uraian di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk memahami apa itu “Teknologi”, maka dapat dilakukan dari empat perspektif yaitu : (a) Perspektif Teknologi sebagai Ide. Individu yang memahami Teknologi sebagai “ide”, ia tidak akan merasa bahwa dirinya “Gaptek”, jika tidak bisa menggunakan sebuah alat yang diproduksi oleh perusahaan tertentu. Namun ia akan merasa besar hati bahwa “Teknologi” itu bukan berarti harus diwujudkan dengan mahirnya menggunakan suatu alat tertentu, akan tetapi cukup dengan memahami bagaimana alat tersebut, ada, dibuat, hingga bisa sampai kepada dirinya sebagai konsumen alat yang dimaksud. Kesimpulannya ia tidak akan merasa pesimis atau rendah diri ketika berdiskusi mengenai “Teknologi” dengan seorang Insinyur. (b) Perspektif Teknologi sebagai Rancang Bangun. Lain halnya dengan individu di atas, bahwa dalam memahami “Teknologi” ini maka dapat pula ditelaah dari sudut pandang Rancang Bangun. Bentuk, model, versi atau tampilan kebedaan lainnya dari sesuatu yang tentunya memberikan manfaat bagi kehidupan manusia oleh individu tertentu dapat dikatakan sebagai hasil pikir seseorang yang tadinya belum ada menjadi ada. Maka individu yang memahami “Teknologi” sebagai rancnag bangun ini juga tidak akan merasa pesimis bahwa apa yang telah diciptakan baik oleh dirinya maupun orang lain sudah menunjukkan dan mewakili bahwa itulah yang yakini sebagai “Teknologi”.
  3. 3. Free Open Document For Educational Purposes 3 (c) Perspektif Berpikir Inovatif Jika memahami “Teknologi” hanya dari salah satu perspektif di atas tentunya seseorang tidak akan merasa yakin dan memahami secara utuh yang dimaksud dengan “Teknologi” itu sendiri. Ada satu perspektif lain yang ditawarkan penulis, yang diharapkan mampu memberikan pemahaman seseorang terhadap “ Teknologi” secara utuh baik memahami Teknologi sebagai ide maupun sebagai Rancang Bangun. Pemahaman ini akan muncul jika seseorang telah memahami keduanya dan mulai merasakan bahwa apa yang ada dari wujud teknologi kebendaan (hasil rancang bangun) ini dirasa masih kurang memberikan manfaat dan kemudahan yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan hidup manusia. Secara hasil keduanya tidak bisa adaptif lagidengan budaya dan kehidupan manusia dari waktu ke waktu. Seseorang yang memahami “Teknologi” dari perspektif ketiga ini diharapkan akan menjadi seorang “Teknolog” yang sejati. Teknologi yang menguasai perspektif ktiga dalam memahami “Teknologi” inilah yang dirasa sangat dibtuhkan oleh bangsa Indonesia di kemudian hari. (d) Perspektif Kebahasaan Dalam perspektif ini ”Teknologi”, misalnya bahwa Teknologi bisa diidentikan dengan pertukangan yang memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai sebelum sains dan teknik. Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Akan tetapi, penemuan yang sangat lama seperti roda dapat disebut teknologi. Definisi lainnya (digunakan dalam ekonomi) adalah teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan
  4. 4. Free Open Document For Educational Purposes 4 pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat. Dalam memahami ”Teknologi” ini maka dalam dunia keilmuan atau ilmiah kadang orang bisa memaknai bahwa teknologi itu adalah milik semua orang yang mampu memahaminya baik dari salah satu perspektif maupun ketiga perspektif yang ada. Sebagai asumsi bahwa jika teknologi yang dimaknai sebagai ide maka posisinya berada pada setiap orang yang sedang memikirkan penciptaan sesuatu atau memikirkan penyelesaian suatu masalah, maka pemikiran-pemikiran tersebutlah yang akan memberikan solusi dalam memecahkan masalah manusia, dan sekaligus pemikiran- pemikiran itu bisa dikatakan sebagai suatu teknologi pada tataran ide. Sampai saat ini perkembangan Teknologi dapat dilihat pada Cabang teknologi masa kini, diantaranya: Bioteknologi Mikroteknologi Nanoteknologi Rekayasa Biomedis Rekayasa Listrik Teknologi Angkasa luar Teknologi Elektronik Teknologi Informasi Teknologi Komputer Teknologi Nuklir Teknologi Penyimpanan energi Teknologi Permesinan Teknologi Persenjataan Teknologi Telekomunikasi Teknologi Pendidikan Teknologi Tepat guna
  5. 5. Free Open Document For Educational Purposes 5 Teknologi Transportasi Teknologi Visual Teknologi Energi Teknologi Bahan Hakikat Komunikasi Komunikasi adalah proses sistematik bertukar informasi di antara pihak- pihak, biasanya lewat sistem simbol biasa. Komunikasi adalah juga disiplin ilmu yang mempelajari komunikasi.Komunikasi secara ilmiah dapat juga berarti proses penyampaian pesan atau informasi dari pengirim (komunikator atau Sender) kepada penerima (komunikan atau receiver) dengan menggunakan simbol atau lambang tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung (menggunakan media) untuk mendapatkan umpan balik (feedback). Komunikasi adalah proses sistematik bertukar informasi di antara pihak-pihak, biasanya lewat sistem simbol biasa. Komunikasi adalah juga disiplin ilmu yang mempelajari komunikasi. Komunikasi secara ilmiah dapat juga berarti proses penyampaian pesan atau informasi dari pengirim (komunikator/Sender)kepada penerima (komunikan/receiver) dengan menggunakan simbol atau lambang tertentu baik secara langsung maupun tidak langsung (menggunakan media) untuk mendapatkan umpan balik (feedback). Dunia semakin cepat berubah, dalam dua dasawarsa terakhir perkembangan teknologi sudah demikian pesatnya memberikan dampaknya yang menyentuh segala aspek kehidupan manusia. Salah satu hal yang berkembang sangat pesat dan menjadi pemicu dari perkembangan yang ada adalah komunikasi. Dalam perkembangan terakhir dimana dunia informasi menjadi sangat penting dalam aspek kehidupan, maka komunikasipun akhirnya tidak dapat ditawar lagi dan menjadi bagian yang sangat penting dalam melengkapi kehidupan manusia.
  6. 6. Free Open Document For Educational Purposes 6 Metode, fasilitas dan perangkatnya pun sudah berkembang maju sedemikian modernnya sehingga sekarang dunia seakan tidak ada batas lagi, manusia dapat berhubungan satu-sama lain dengan begitu mudah dan cepat Komunikasi adalah sebuah proses interaksi untuk berhubungan dari satu pihak ke pihak lainnya, yang pada awalnya berlangsung sangat sederhana dimulai dengan sejumlah ide-ide yang abstrak atau pikiran dalam otak seseorang untuk mencari data atau menyampaikan informasi yang kemudian dikemas menjadi sebentuk pesan untuk kemudian disampaikan secara langsung maupun tidak langsung menggunakan bahasa berbentuk kode visual, kode suara, atau kode tulisan. Harus diakui bahwa kemudahan dan kecepatan komunikasi yang ada sekarang ini memang sangat membantu dan mempermudah serta mendukung perkembangan dan kemajuan budaya yang ada sekarang ini. Tetapi harus kita ingat juga bahwa budaya itu adalah hal yang sangat "luar biasa" dan mempunyai sifat yang unik sehingga mungkin sudah bukan rahasia. Pada dasarnya istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin, yaitu ”Communicare” yang artinya ”memberitahukan”; ”berpartisipasi”, atau ”menjadi milik bersama”. Apabila dirumuskan lebih luas, ternyata komunikasi mengandung makna menyebarkan informasi, berita, pesan, pengetahuan, nilai-nilai dengan maksud untuk menggugah partisipasi agar hal-hal yang diberitahukan itu menjadi milik bersama antara penyampai pesan sebagai komunikator dan penerima pesan sebagai komunikan. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses, yaitu suatu proses pengoperan dan penerimaan lambang-lambang yang mengandung makna. Maksudnya bahwa makna lambang dalam pemahaman secara umum, baik oleh pihak pemakai lambang (komunikator) maupun oleh pihak penerima lambang (komunikan), diartikan sama. Dalam hubungan ini Schramm menjabarkan pengertian umum komunikasi itu ke dalam tiga kategori pokok dengan beberapa istilah khasnya yaitu sebagai berikut.
  7. 7. Free Open Document For Educational Purposes 7 1) Encode atau penyandi, yaitu komunikator yang mempunyai informasi atau pesan tertentu yang disajikan dalam bentuk sandi atau code, seperti bahasa lisan, tulisan, dan rumusan dalam lambang verbal (verbal symbol), atau lambang visual (visual symbol). 2) Sign atau signal, yaitu pesan, berita, atau pernyataan tertentu yang ditujukan kepada dan diterima oleh seseorang atau kelompok orang penerima. Pesan itu dapat dilukiskan dalam bentuk gerak-tangan, mimik, kata-kata lisan atau tulisan, rumusan, gambar, foto, grafik, peta, diagram, dan lain-lain. 3) Decoders, yaitu komunikan yang menerima pesan. Makna decoder adalah pemecah sandi, sebab pesan yang disajikan oleh komunikator dalam bentuk sandi atau lambang itu harus dapat dipecahkan, dipahami, dihayati, disimak, dan dimengerti betul makna isinya. Berikut ini gambaran proses komunikasi yang sederhana, menurut Schramm terdiri dari kategori pokok, sebagaimana dikemukakan di atas. Untuk lebih jelasnya gambar berikut ini menunjukkan proses komunikasi. ENCODER SIGN/SIGNAL DECODER (penyandi) (tanda/lambang) (penerima sandi) Gb. 2.1 Proses Komunikasi Komunikasi sebagai suatu proses dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu proses primer dan proses sekunder. Proses primer adalah proses komunikasi langsung, maksudnya proses komunikasi yang berlangsung tanpa media massa yang dapat melipatgandakan jumlah penerima pesan. Di dalam proses primer ini komunikasi dapat berbentuk bahasa, gerakan-gerakan yang mempunyai makna khusus, dan aba-aba. Sedangkan komunikasi dalam proses sekunder, yaitu komunikasi yang berlangsung dengan bantuan mekanisme yang dapat melipatgandakan
  8. 8. Free Open Document For Educational Purposes 8 jumlah penerima pesan, atau ditujukan guna mengatasi pelbagai macam hambatan fisik yang akan merintangi berlangsungnya proses komunikasi primer. Misalnya untuk mengatasi hambatan geografis, proses komunikasi sekunder ini dilaksanakan dengan melalui radio, televisi, dan bahkan satelit komunikasi dengan stasiun buminya. Sementara untuk mengatasi hambatan waktu dapat diatasi dengan mempergunakan media pita suara, pringan hitam, video cassete, dan buku untuk dapat berkomunikasi dengan generasi berikutnya. Berdasarkan kedua proses komunikasi tersebut, maka terdapat bentuk- bentuk komunikasi. Paling tidak terdapat dua bentuk komunikasi, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Dari kedua bentuk komunikasi tersebut, komunikasi verbal lebih banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi walaupun demikian, komunikasi nonverbal mempunyai peran yang sangat penting, sebab kejelasan makna yang disampaikan dalam komunikasi verbal seringkali diperoleh melalui penggunaan komunikasi nonverbal. Misalnya dalam penyampaian berita kepada penerima agar lebih jelas bagi penerimanya seringkali dipergunakan gerakan tangan atau anggota tubuh lainnya (Gestural), ekspresi muka (proxemics), intonasi dalam mengucapkan kata-kata tertentu. Dengan kata lain, komunikasi verbal akan lebih efektif dan efisien pemakaiannya apabila disertai dengan penggunaan komunikasi nonverbal. Beberapa Teori Komunikasi Harold Laswell Teori ini dikemukakan oleh Harold Laswell dan merupakan teori yang paling awal dalam perkembangan teori-teori komunikasi, yaitu sekitar tahun 1948. Laswell menyatakan bahwa cara yang terbaik untuk menerangkan proses komunikasi adalah dengan cara menjawab beberapa pertanyaan yang dimulai dari huruf ”W”, atau sering dikenal dengan ”5W”. Pertanyaan- pertanyaan tersebut yaitu mulai dari ” Who says; What; Which Channel to ” Whom” ; ”With” ; What :Effect” , yaitu Siapa mengatakan Apa; melalui Apa
  9. 9. Free Open Document For Educational Purposes 9 kepada Siapa dengan efek Apa. Teori ini memberikan suatu pengantar bagi suatu fenomena proses komunikasi di mana pihak yang akan bicara harus memiliki pemikiran yang jelas akan mengatakan apa dan melalui bantuan apa atau melalui media sebagai saluran apa, serta kira-kira harus pasti apa yang ingin disampaikan, kemudian bagaimana ia harus mengenal mamahami juga orang yang diajak bicaranya. Pada akhirnya bagaimana dampak yang akan ditumbulkan akan terjadi dan itu muncul pada diri pihak yang diajak bicaranya tersebut. Jawaan-jawaban bagi pertanyaan 5W tersebut sifatnya paradigmatik, yang bisa dikatakan sebagai unsur atau komponen komunikasi yang cukup lengkap dan mewakili. Komponen menurut teori ini yaitu Komunikator, Pesan, Media, Komunikan, dan Efek. Dari komponen tersebut maka komunikasi yang berlangsung pada dasarnya harus memiliki fungsi dasar, di mana menurut Laswell sendiri yaitu : a. The surveilance of the environment b. The correlation of the parts of society in respondening to the environment. c. The transmission of the social heritage from one generation to the next. Menurut Laswell bahwa surveillance ditujukan kepada kegiatan mengumpulkan dan menyebarkan informasi mengenai peristiwa-peristiwa dalam suatu lingkungan, dengan perkataan lain yaitu penggarapan atau pengolahan berita. Kegiatan correlation sendiri adalah inperpretasi terhadap informasi mengenai peristiwa yang terjadi di lingkungan dimana berita tersebut dalam bentuk peristiwa terjadi. Jika dalam suatu surat kabar biasanya disebut sebagai tajuk rencana atau propaganda. Adapun kegiatan transmission of culture yaitu difokuskan kepada kegiatan mengkomunikasikan informasi, nilai, norma soaial dari generasi ke generasi berikutnya. Dalam prakteknya misalnya kehidupan sehari-hari suatu kelompok menyampaikan nilai dan norma atau aturan dari pengurus kepada angotanya, atau dari kelompok yang satu kepada kelompok yang lainnya
  10. 10. Free Open Document For Educational Purposes 10 mengenai peraturan kebersamaan yang bisa mengatur proses interaksi antara kedua belah pihak selama saling membutuhkan informasi. S-O-R (Stimulus-Organism-Response) Teori ini muncul setelah perkembangan teori-teori komunikasi semakin banyak diperhitungkan dalam praktek komunikasi, khususnya pada unsur komunikator atau komunikan yang lebih difokuskan pemahamannya sebagai organism atau sama-sama memiliki faktor psikologis pada diri keduanya ketika suatu proses komunikasi dilakukan. Teori komunikasi ini memiliki dasar yang kuat dalam menganalisis perilaku manusia dan bagaimana cara mengukurnya. Menurut Hovland, Janis dan Kelly mengatakan bahwa dalam menalaah perilaku manusia maka ada 3 komponen pokok yang harus dipelajari yaitu : a. Perhatian b. Pengertian c. Penerimaan Tiga Komponen ini telah diadaptasikan oleh salah seorang pakar psikologi yaitu Prof. Dr. Mar’at, S.Psi dalam Bukunya yang berjudul ” Manusia, Perubahan serta Pengukurannya. Di mana menurut teori ini bahwa komunikasi tidak mengherankan untuk berhubungan dengan komponen- komponen tersebut karena ketiganya selalu terjadi dan dialami atau dilakukan oleh individu dalam berkomunikasi. Misalnya perhatian akan selalu dilakukan oleh komunikator ketika ia memperhatikan komunikasn sebagai penerimanya atau terlebih dahulu komunikator akan memperhatikan pesan yang ia kemas, bagaimana caranya agar bisa dissampaikan dan cepat mengenai sasaran. Aspek lain yang sangat berhubungan dengan ketiga komponen tersebut adalah komponen pokok dari manusia itu sendiri mencakup : sikap, Opini, Perilaku, Kognisi, afeksi , dan Konasi. Sehingga dalam
  11. 11. Free Open Document For Educational Purposes 11 implementasinya maka seseorang harus memperhatikan tentang komponen pokok komunikasi yang aada di dalamnya, yaitu komponen : a. Pesan (stimulus, S) b. Komunikan (Organism, O) c. Efek (Response, R) Penekanan dari teori ini lebih tertuju kepada perubahan sikap yang disebabkan karena individu telah melakukan proses komunikasi. Jadi dalam komunikasi yang harus diperhatikan adalah ”how”, yaitu yang menjadi tujuan bagaimana perilaku setelah komunikasi bisa berubah. Dalam proses perubahan ini tampak bahwa sikap dapat berubah, hanya jika stimulus yang menerpa benar-benar melebihi semula. Maksudnya bahwa stimulus harus betul-betul diorganisasi jangan sampai tidak ada perubahan dari stimulus sebelumnya. Model-Model Komunikasi Matematikal Shannon dan Weaver Berdasarkan model matematikal ini perkembangan dan penerapan istilah komunikasi berkembang lebih luas. Diantaranya mencakup semua prosedur di mana pikiran seseorang mempengaruhi pikiran orang lain, sebagaimana dikemukakan oleh Denis Mcquail &Sven Windal (1981:12) bahwa dalam model ini komunikasi berlangsung secara linier. Berikut adalah visualisasi dari model tersebut. Gb. 2.2. Shannon and Weaver’s Mathematical Model Signal Receved Signal Information source Transmitter Noise source Message Destination Receiver
  12. 12. Free Open Document For Educational Purposes 12 Sirkular Osgood dan Schramm Model komunikasi menurut Osgood dan Schramm ini bersifat sirkular dan transformasi pesannya, sebagaimana dijelaskan oleh Denis Mcquail &Sven Windal (1981:14),”...we may say that the Osgod-Schramm model is higly circular”. Model ini menitik beratkan pembahasannya pada perilaku pelaku-pelaku utama dalam proses komunikasi. Digambarkan bahwa pelaku utama pada saat tertentu akan bertindak atau berperan sama, yaitu dijelaskan dengan adanya encoding menjadi decoding atau menyandi balik, dan interpreting atau menafsirkan. Adapun secara visual model komunikasi ini adalah sebagai berikut: Gb. 2.3 Osgood and Schramm’s model Helical Dance Denis Mcquail &Sven Windal (1981:16) menjelaskan bahwa ”Proses komunikasi, seperti halnya semua proses sosia, yaitu terdiri dari unsur-unsur, hubungan-hubungan (relations), dan lingkungan-lingkungan yang terus menerus berubah.” Implikasinya terhadap individu yang aktif melakukan komunikasi maka kognitifnya secara tetap membesar atau meluas. Kondisi inilah yang diperlukan dalam proses belajar, di mana suatu informasi pembelajaran tertentu hendaknya dipahami dari berbagai sudut pandang secara luas. Berikut adalah visualisasi dari model komunikasi tersebut. Message Message Encoder Interprester Decoder Encoder Interprester Decoder
  13. 13. Free Open Document For Educational Purposes 13 Gb. 2.4 Dance’s Helical Model Biologi komunikasi Sebagaimana ditegaskan pada beberapa hasil penelitian dan pembahasan, maka model biologi komunikasi ini adalah cabang ilmu komunikasi yang mempelajari gejala-gejala perilaku biologi komunikasi yang mempengaruhi perilaku psikologis yang nampak pada diri individu. Khususnya dalam konteks pembelajaran bahwa model biologi komunikasi ini dapat dijadikan pisau analisis dalam menjelaskan aktivitas belajar peserta didik ketika mengamati, merasa, memahami, dan kecenderungan bertindak berdasarkan ada atau tidak adanya stimulus pembelajaran berbasis teknologi komunikasi dan informasi. Analisis perilaku komunikasi baik dari sudut bioogi komunikasi maupun psikologi komunikasi ini mampu menjelaskan komunikasi intra dan interepersonal. Sebagai salah satu syarat sebuah cabang ilmu komunikasi, maka secara akademik biologi komunikasi ini telah memenuhi persyaratan, yaitu : a) memiliki komponen-komponennya, yaitu berupa bagian-bagian spesifik otak yang mencakup Prefrontal, Frontal, Temporal, Parietal, Central, Occipital dan Parasagital; b) menunjukkan dan menjelaskan proses interaksi yang dilakukan komponen-komponennya; c) menunjukkan proses traksaksi yang terjadi antar komponen-komponennya;
  14. 14. Free Open Document For Educational Purposes 14 dan d) memiliki kajian dari perspektif keilmuan yang terkait dengan aspek uji validasi secara teori maupun praktek. Berikut adalah visualisasi dari model biologi komunikasi, yaitu: Gb. 2.5 Model Biologi Komunikasi Model Psikologi Komunikasi Model psikologi komunikasi ini tumbuh dan berkembang berdasarkan landasan ilmiah psikologi, dimana para pakar aliran psikologi turut mewarnai perkembangan psikologi komunikasi ini. Sebagaimana dijelaskan oleh Jalalludin Rakhmat (1999:2) bahwa dilihat dari sejarah perkembangannya , komunikasi memenag dibesarkan oleh para peneliti psikologi. Diantaranya Wilbur Schramm; Kurt Lewin (psikologi dinamika kelompok); Paul Lazarsfeld (psikoanalisa), dan Carl Hovland (behaviorisme). Jadik psikologi komunikasi adalah ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan behavioral dalam komunikasi. Jika divisualisasikan maka model psikologi komunikasi ini adalah sebagai berikut. Fenomena komunikasi otak yang dilakukan oleh bagian –bagian spesifik nya Prilaku yang nampak secara psikologi Analisis Persyaratan sebuah Kajian Komunikasi Komponen Interaksi Transaksi Perspektif Aktivitas Pembelajaran: Mengamati Merasa Memamhami Kecenderungan Bertindak Menjelaskan Fenomena Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal
  15. 15. Free Open Document For Educational Purposes 15 Gb. 2.6 Ilustrasi Model Psikologi Komunikasi Sosiologi Komunikasi Model sosiologi komunikasi ini tumbuh berdasarkan tuntutan kondisi dan perbedaan latar belakang sosial dan budaya para aktor yang melakukan proses komunikasi pada suatu lingkungan yang memiliki budaya tertentu pula. Dalam hal ini sosiologi komunikasi memiliki komponen yang mencakup: a) latar belakang sosial budaya aktor; b) Hubungan sosial aktor; c) lingkungan sosial aktor; d) prior communication (kesan yang tertanam pada aktor tentang aktor komunikasi lain yang diajaknya) Asep Muhtadi (2004). Secara visual model sosiologi komunikasi ini adalah sebagai berikut. Lingkungan komunikasi Lingkungan komunikasi Lingkungan komunikasi Lingkungan komunikasi Menguraikan Meramalkan Mengendalikan Peristiwa mental Behavioral Proses Komunikasi Prior communication actor Lingkungan sosial aktor Hubungan sosial aktor Latar belakang sosial budaya aktor Gb. 2.7 Model Sosiologi Komunikasi
  16. 16. Free Open Document For Educational Purposes 16 Teknologi komunikasi Model teknologi komunikasi muncul setelah berkembangnya teori difusi inovasi dalam bidang media. Di mana dengan media khususnya media-media elektronik, berbagai alternatif proses komunikasi dapat dapat dilakukan secara mudah baik oleh individu, kelompok, maupun masyarakat luas. Kemunculan teknologi komunikasi ini juga dipengaruhi oleh hasil adopsi inovasi teknologi elektronik. Sebagaimana dikemukakan oleh Everett M. Rogers (1986:2) bahwa: Elektronic technology these day allows us to build virtually any kind of communication device that one might wish, at a price. Lebih lanjut dijelaskan bahwa dampak penggunaan media hasil inovasi dari komunikasi elektronik ini melahirkan teknologi komunikasi baru, seperti teleconference networks, electronic message system, computer bulletin boards, dan interactive cable television. Dalam dunia pendidikan Teknologi komunikasi adalah teknologi pendidikan yang memanfaatkan media komunikasi (Yusufhadi Miarso, 1984:7). Menurut Julia T.Wood (1998:406) bahwa Technology of communication include well-established systems such as the telephone anda television and emerging systems such as the Internet and video conferencing. Secara visual model Teknologi komunikasi adalah sebagai berikut. Dewasa ini penggunaan media komunikasi semakin berkembang, bahkan media sewaktu-waktu dapat menggantikan source, dalam arti media merupakan sumber pengerak suatu proses komunikasi dilakukan oleh para aktor komunikasi dalam berbagai bidang kehidupan. Tentunya hal tersebut bisa berlangsung secara efektif, terkontrol dan pemanfaatan hasil adopsi inovasi teknologi bisa efesien, maka dibutuhkan suatu sistem manajemen teknologi komunikasi dan informasi yang profesional, sebagaimana dewasa ini banyak berkembang dalam bentuk ICT (Information Communication and Technology). Khususnya sebuah institusi yang bergerak di bidang layanan jasa telekomunikasi, maka mutlak harus memiliki sebuah sistem ICT, yang didalamnya terdapat unsur System Information Management, Hardware- Software, dan sumber daya manusia yag profesional dibidangnya.
  17. 17. Free Open Document For Educational Purposes 17 Gb. 2.8 Ilustrasi Model Teknologi Komunikasi Hakikat Teknologi Komunikasi Teknologi komunikasi pada dasarnya merupakan wujud hasil pemikiran dari komunikasi bermedia sebagai salah upaya dalam memenuhi kebutuhan informasi dengan cepat, jelas, dan melampaui batas ruang dan waktu. Rogers (1986) menjelaskan bahwa teknologi komunikasi adalah “ Peralatan perangkat keras dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar informasi dengan individu- individu lain.” Dalam memberikan sedikit perbedaan antara pemahaman terhadap teknologi informasi dan komunikasi dalam hal ini Abrar (2003:3-4) menjelaskan bahwa memberikan analisis pemahaman bahwa “Teknologi komunikasi berkaitan erat dengan informasi. Ada teknologi komunikasi yang berfungsi menyalurkan informasi, teknologi komunikasi yang berfungsi mengolah informasi, teknologi komunikasi yang berfungsi sebagai pengolah dan penyimpan informasi. Tetapi bertolak dari pengertian teknologi informasi yang ditulis Richard Weiner dalam Webster’s New World Dictionary of Media and Communications menyebutkan bahwa teknologi informasi adalah pemrosesan, pengolahan dan penyebaran data oleh kombinasi dan telekomunikasi, maka teknologi informasi lebih merupakan pengerjaan data. Teknologi informasi menitikberatkan perhatiannya pada bagaimana data “ ditukangi” dengan menggunakan komputer dan telekomunikasi”. Source Media Komunikasi hasil adopsi teknologi elektronik dan informasi Audience ICT System ICT System ICT SystemICT System Komunikasi Bermedia
  18. 18. Free Open Document For Educational Purposes 18 Pengelompokkan Teknologi Komunikasi untuk Pemahaman Dalam memaknai Teknologi Komunikasi sebelumnya penulis ingin membawa pembaca sekalian untuk melihat suatu pengelompokan Teknologi Informasi. Di mana Teknologi informasi dikelompokkan menjadi enam teknologi, yakni 1) Teknologi komunikasi; adalah hasil pikir dari sebuah proses komunikasi bermedia; 2) Teknologi masukan; adalah teknologi yang berhubungan dengan peralatan untuk memasukkan data ke dalam sistem komputer, peranti masukan yang lazim dijumpai dalam sistem komputer berupa keyboard dan mouse; 3) Teknologi keluaran; adalah teknologi yang berhubungan dengan segala peranti yang berfungsi untuk menyajikan informasi hasil pengolahan sistem, lazim di jumpai pada komputer berupa monitor dan printer merupakan peranti yang biasa digunakan sebagai peranti keluaran; 4) Teknologi perangkat lunak; dikenal juga dengan sebutan program adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki pembuatnya; 5) Teknologi penyimpan; dibedakan atas dua kelompok yaitu memori internal dan penyimpan eksternal. Memori internal berfungsi sebagai pengingat sementara baik bagi data, program, maupun informasi ketika proses pengolahannya dilaksanakan oleh CPU. Contoh memori intrenal adalah ROM dan RAM. ROM (Read-Only Memory) adalah memori yang hanya bisa dibaca, sedangkan RAM (Random Acces Memory) adalah memori yang isinya bisa diperbaharui; 6) Teknologi mesin pemroses; lebih dikenal dengan sebutan CPU (Central Processing Unit), mikroprosesor atau prosesor. Contoh prosesor yang terkenal saat ini adalah Pentium dan Power PC. Sesuai dengan namanya, CPU merupakan bagian dalam sistem komputer yang menjadi pusat pengolah data dengan cara menjalankan program yang mengatur pengolahan tersebut; 7) Teknologi sebagai sistem, sistem yang terbentuk berdasarkan pengguna teknologi informasi. Suatu sistem teknologi informasi pada dasarnya tidak hanya mencakup hal-hal yang bersifat fisik, seperti komputer, printer dan lain-lain. Tapi juga mencakup hal yang tidak terlihat secara fisik, yaitu software, dan yang lebih
  19. 19. Free Open Document For Educational Purposes 19 penting lagi adalah orang. Dengan kata lain, komponen utama sistem teknologi informasi adalah berupa perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), orang (brainware). Dari uraian ini diharapkan anda dapat memasuki dimana bidang garapan Teknologi Komunikasi. Untuk selanjutnya jika hal itu masih membingungkan maka berikut penulis akan menyajikan suatu pengklasifikasian Sistem Teknologi Informasi yang akan membawa anda pada pemahaman tentang Teknologi Komunikasi. Karakteristik Teknologi Komunikasi dan Implikasinya Salah satu keunggulan yang ditawarkan teknologi komunikasi sekarang ini adalah kemungkinan bagi sipenerima komunikasi untuk lebih langsung mengendalikan pesan-pesan yang ditransmisikan. Kini penerima komunikasi lebih dapat menentukan pilihan-pilihan yang diinginkan atau dibutuhkannya, seperti memperoleh informasi tentang apa yang diinginkan, serta kapan pun memerlukannya. Bell (Nasution, 2001) menyebutkan beberapa wujud sistem komunikasi yang dihasilkan oleh kemajuan teknologi, yaitu meliputi berikut ini. 1) Jaringan pengolahan data yang memungkinkan orang berbelanja cukup dengan menekan tombol-tombol komputer di rumah masing-masing. Pesanan akan dikirimkan langsung ke rumah pemesan oleh toko tempat berbelanja. 2) Bank informasi dan sistem penelusuran, yang memungkinkan pemakainya menelusuri informasi yang diperlukan serta memperoleh kopi cetakannya dalam sekejap mata. 3) Sistem teleks, yang menyediakan informasi mengenai segala rupa kebutuhan. Seperti berita, cuaca, informasi finansial, iklan terklasifikasi, katalog segala macam produk dan sebagainya, lewat layar televisi di rumah masing-masing. 4) Sistem faksimili, yang memungkinkan pengirimam dokumen secara elektronik.
  20. 20. Free Open Document For Educational Purposes 20 5) Jaringan komputer interakstif, yang memungkinkan pihak-pihak berkomunikasi mendiskusikan informasi melalui komputer. Di negara-negara maju, sistem komunikasi dengan teknologi tersebut telah menjadi kenyataan. Sementara itu sebagian juga telah masuk dan digunakan di negara-negara sedang berkembang. Bahkan beberapa di antaranya sudah dengan mudah ditemukan di Indonesia dengan penggunaan sehari-hari, seperti komputer, telecopy, videocassette, fasilitas telekonferensi, satelit, dan lain-lain. Menurut Ploman (Nasution, 2001) kemajuan teknologi komunikasi ditandai oleh karakteristik berikut ini. (1) Tersedianya keluwesan dan kesempatan memilih di antara berbagai metode dan alat untuk melayani kebutuhan manusia dalam komunikasi. Bila pada masa lalu hanya ada alat peralatan ”berat” yang profesional dan mahal, maka kini tersedia bermacam-macam sarana yang ”ringan”, metode yang hanya memerlukan keterampilan minimal, serta murah. Dengan kata lain, kini kita dapat memilih sendiri tingkat teknologi yang kita perlukan. (2) Kemungkinan mengkombinasikan teknologi, metode, dan sistem- sistem yang berbeda dan terpisah selama ini. Berbagai bentuk baru transfer komunikasi dan informasi telah dimungkinkan dengan pengkombinasian tersebut. (3) Kecenderungan ke arah desentralisasi, individualisasi dalam konsep dan pola pemakaian teknologi komunikasi. Implikasi kemajuan teknologi komunikasi sebagaimana dikemukakan di atas akan meliputi berbagai bidang kehidupan. Khususnya implikasi terhadap lapangan pendidikan, kemajauan teknologi komunikasi ini telah membukakan kesempatan yang amat luas bagi anggota masyarakat untuk memperoleh peluang meningkatkan pengetahuan masing-masing. Teknologi komunikasi memungkinkan orang belajar tanpa terikat oleh jarak dan waktu,
  21. 21. Free Open Document For Educational Purposes 21 seperti yang dikenal dengan sistem belajar jarak jauh (distance learning). Di samping itu juga membantu mengatasi kurangnya tenaga pengajar dan daya tampung sekolah formal dengan sistem belajar terbuka (open learning), belajar dengan bantuan komputer (computer assited learning), kegiatan belajar melalui perangkat elektronik komputer yang tersambungkan ke internet (Elektronic learning/ E-learning) serta bentuk-bentuk kegiatan belajar lain baik formal maupun non-formal, seperti yang dilaksanakan dengan sistem siaran pendidikan melalui radio, televisi dan media komunikasi lainnya.

×