Modul 4   konfigurasi router
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Modul 4 konfigurasi router

on

  • 474 views

cisco

cisco

Statistics

Views

Total Views
474
Views on SlideShare
474
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
37
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Modul 4   konfigurasi router Modul 4 konfigurasi router Presentation Transcript

  • 1Konfigurasi RouterPoliteknik Elektronika Negeri SurabayaInstitut Tekonolgi Sepuluh NopemberSurabaya
  • 2Linux Static RoutingKonfigurasi Jaringan Dengan Static Routing Mengg. IP AliasingPada jaringan A, B dan Cifconfig eth0 downifconfig eth0 upifconfig eth0 no_ip netmask no_netmask broadcast no_brodcastuproute add -net default gw no_default_gwJalankan perintah ping di jaringan masing – masing A, B dan CJalankan perintah ping antar jaringan A, B dan CCatat hasilnyaPada Router 1route delifconfig eth0 10.252.10.2 netmask 255.255.255.0broadcast 10.252.10.255 upifconfig eth0 10.252.20.2 netmask 255.255.255.0broadcast 10.252.20.255 upecho 1> /proc/sys/net/ipv4/ip_forwardroute add -net 10.252.30.0.24 gw 10.252.20.3Pada Router 2route delifconfig eth0 10.252.20.3 netmask 255.255.255.0 broadcast10.252.20.255 upifconfig eth0 10.252.30.2 netmask 255.255.255.0 broadcast10.252.30.255 upecho 1> /proc/sys/net/ipv4/ip_forwardroute add -net 10.252.10.0.24 gw 10.252.20.2
  • 3Konfigurasi Dasar Cisco Router Cisco, adalah sebuah merekperusahaan yang bergerak dibidangjaringan. Produkproduk dari CISCO antara lainswitch, router, dan masih banyak lagilainnya Peralatan cisco tidak mempunyailayar, untuk melakukan konfigurasidapat melalui 3 cara• Console : menggunakan cable consoleyang dihubungkan melalui serial portkomputer dan menggunakanhyperterminal (windows) atau minicom(linux)– Telnet : melalui Jaringan, tetapi cara iniharus terlebih dahulu mengaktifkan IPaddress, Telnet login di Cisco device– AUX : dimana CISCO dihubungkandengan modem, kemudian di remoteakses melalui jalur PSTN
  • 4Konfigurasi dasar Cisco Router Konfigurasi perangkat cisco dilakukan denganCommand Line Interface (CLI), seperti dospromptpada windows Untuk melakukan konfigurasi pada perangkat CISCOterdapat beberapa mode prompt :– User Exec mode prompt : dimana ini merupakan awal login diperangkat CISCO (user biasa). Hanya bisa melihatkonfigurasi– Privileged Exexc mode prompt : pada mode ini dapat mencariinformasi dari perangkat CISCO (user admin)– Global Configure mode prompt : pada mode ini dapatdilakukan perubahan terhadap perangkat CISCO, tetapi tidakbisa dilakukan pengambilan informasi (Super Admin)– Specific Configuration mode: Masuk ke dalam interfacekonfigurasi tertentu
  • 5Mode-Mode perintah CLIRouter> enableRouter#configure terminalRouter(config)# interface fastethernet 0/0Router(config-if)#
  • 6exitendKeluar dari satu modeCommand exit, end dan Control-Zdigunakan untuk keluar dari satu mode kemode yang lain
  • 7Konfigurasi IP AddressRouter(config)#interface serial 0/0Router(config-if)#ip address <ip address> <netmask>Router(config-if)#no shutdown• Untuk melakukan konfigurasi IP Address, perlu tahu interface mana yang akankita konfigurasi IP Addressnya …Command no shutdown digunakan untuk mengaktifkan interface yang ada Router mempunyai beberapa interface untuk menghubungkan lebih dari satu jaringan Setiap interface menghubungkan network yang berbeda-beda. Setiap interface mempunyai no IP sebagai default gateway setiap jaringan
  • 8Melihat Hasil Konfigurasi Command show digunakan untuk melihat hasilkonfigurasi yang sudah dilakukan Command show ip interface brief digunakan untukmelihat interface apa yang sudah kita kasih IPRouter# show ip interface briefInterface IP-Address OK? Method Status ProtocolEthernet0 131.108.1.11 YES manual up upSerial0 198.135.2.49 YES manual administratively down downWhat is wrong here? The administrator has either done a“shutdown” on the interface or has forgotten to do a “no shutdown”.
  • 9Command show Command show digunakan untuk melihat hasil konfigurasiyang sudah kita lakukan, beberapa option perintah showsbb :– show interfaces– show controllers– show clock– show hosts– show users– show history– show flash– show version– show ARP– show protocol– show startup-configuration– show running-configuration
  • 10LabReal world Pada koneksi WAN Router digunakan untuk menghubungkan dua daerah yang jauhmenggunakan modem, dengan koneksi serial. Untuk percobaan lab, cisco menyiapkan koneksi berupa kabel simulasi tanpamembutuhkan koneksi modem dan lajur PSTN. Jika memakai kabel simulasi perlu adanya penyediaan sinyal clock pada router denganmenggunakan command clock rate.Router(config)#interface serial 0/0Router(config-if)#clock rate 56000Router(config-if)#no shutdownKonfigurasi Interface Serial
  • 11 Selama kita melakukan konfigurasi router, hasil konfigurasi ditaruh pada RAM,yang akan terhapus jika router mati Untuk menyimpan secara permanen hasil konfigurasi dilakukan denganmenggunakan perintah copy running-config startup-configRouter# copy running-config startup-configcopy running-config startup-config
  • 12Melakukan Reset Configuration Matikan power router dan hidupkan kembali Tekan Break pada keyboard kira-kira 60 detik setelah router nyala Router akan masuk ke mode ROMMON Ketikkan confreg 0x2142 selanjutnya reset–rommon 1 > confreg 0x2142–rommon 2 > reset Router akan melakukan booting ulang, tekan Ctrl−C untuk men-skipprocedure insitail setup Selanjutnya router akan masuk seperti biasa Kembalikan register ke semula supaya bisa menyimpan hasil konfigurasidengan menjalankan command config−register 0x2102(config)#config−register 0x2102 to Selanjutnya lakukan konfigurasi router dan simpan dengan menjalankancommand copy startup−config running−config