Makalah Komputer Dan Masyarakat
Peran Pendidikan dalam Menangani Bertumbuhnya
Masyarakat Maya (Virtual Community)
Disusun ...
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat dan karunia-Nya, sehi...
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK) saat ini sangat berkembang di
masyarakat. Umu...
1.3 Tujuan
Sejalan dengan rumusan masalah yang ada, makalah ini disusun dengan tujuan untuk
mengetahui dan mendeskripsikan...
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Virtual Community
Istilah virtual bisa kita artikan sebagai “sesuatu yang bersifat maya”,...
2.2 Manfaat Virtual Community
Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari komunitas virtual ini. Yang paling
utama adalah inf...
menjadi kritis tetapi tidak membuat suasana dalam komunitas tersebut menjadi rusak,
melainkan mencapai suatu hasil yang bi...
dunia nyata hanya kadang bahasa yang di gunakan mungkin menjadi kendala.
Sebenarnya explorasi nya lebih kepada user nya se...
Hasil penelitian menunjukan pada forum diskusi antara mahasiswa dengan dosen
dan antar sesama mahasiswa ditemukan tiga pol...
• Efek samping yang dirasakan mahasiswa adalah kemampuan penelusuran bahan
ajar di internet, sehingga dapat diterapkan unt...
• Komunitas virtual para pengacara yang saling mendiskusikan berbagai
kasus-kasus hukum;
• Komunitas virtual para programm...
2. Komunitas virtual bisa dan dapat dijadikan sebagai media untuk komersil,
tetapi dalam komunitas dalam konteks sosiologi...
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Komunitas virtual dapat dikatakan sebagai sekelompok orang di dunia maya
yang memiliki mina...
sosiologis hanya sebagai media pemererat tali persaudaraan, penggunaan nickname
biasa dijadikan sebagai alat interaksi ant...
Daftar Pustaka
http://diarymee.blogspot.com/2009/05/komunikasi-yang-dipahami-sebagai.html
http://sifatahillah.blogspot.com...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

19,24,28 (virtual community)

1,899 views
1,770 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,899
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
58
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

19,24,28 (virtual community)

  1. 1. Makalah Komputer Dan Masyarakat Peran Pendidikan dalam Menangani Bertumbuhnya Masyarakat Maya (Virtual Community) Disusun oleh : Rama Dhuhury Wardana / 123120019 Yuda Septia Putra / 123120024 Muh Rizan Islamiyanto / 123120028 Dosen Pengampu : Yuli Fauziah, S.T., M.T. PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA 2013
  2. 2. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami bisa menyelesaikan penyusunan makalah Komputer dan Masyarakat ini. Makalah ini disusun dan diajukan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Komputer dan Masyarakat. Penyusun menyadari banyak pihak turut serta membantu dalam proses penulisan makalah ini, untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama dosen Mata Kuliah Komputer dan Masyarakat yang telah memberikan arahan sehingga semakin menambah pengetahuan dan wawasan kami dalam proses penyusunan sebuah laporan, semoga amal baiknya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa. Dengan penuh kesadaran kami pun merasa makalah ini belum sempurna masih banyak kekurangan untuk itu kami sangat berharap adanya masukan saran dan kritik untuk perbaikan lebih lanjut. Yogyakarta, Juni 2013 Penyusun
  3. 3. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK) saat ini sangat berkembang di masyarakat. Umumnya Teknologi Informasi adalah sebuah teknologi yang dipergunakan untuk mengelola data, meliputi didalamnya : memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai macam cara dan prosedur guna menghasilkan informasi yang berkualitas dan bernilai guna tinggi. Perkembangan TIK pun terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia. Saat ini tren pengguna e- yang berarti elektronik bermunculan. Seperti e- education, e-government, e-learning dan lainsebaigainya. Teknologi Informasi dan Komuikasi seakan telah mendarah daging didalam diri setiap manusia di era ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah mengglobal mampu mencakupi segala aspek yang ada dalam kehidupan. Dalam bidang pendidikan, TIK banyak memiliki peranan. Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalihfasihan buku, guru dan sistem pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional. Teknologi Informasi menyebebkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang dan berkembang. TIK juga memiliki dampak positif terhadap kehidupan, salah satunya yang menonjol adalah di bidang pendidikan, khususnya forum komunitas online (Virtual Community). 1.2 Rumusan Masalah 1) Apa itu Virtual Community ? 2) Apa manfaat komunitas virtual ? 3) Apa dampak dari komunitas virtual ? 4) Apa Ciri Khas dari komunitas virtual ? 5) BagaimanaPerbedaan Komunitas Virtual dengan Komunitas dalam Konteks Sosiologi?
  4. 4. 1.3 Tujuan Sejalan dengan rumusan masalah yang ada, makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sebagai berikut : 1) Pengertian Virtual Community ? 2) Manfaat komunitas virtual bagi pendidikan ? 3) Dampak dari komunitas virtual bagi pendidikan ? 4) Ciri Khas dari komunitas virtual ? 5) Perbedaan Komunitas Virtual dengan Komunitas dalam Konteks Sosiologi? 1.4 Manfaat Penulisan Makalah Penyusunan makalah ini semoga dapat memberikan manfaat dengan materi yang disampaikannya, sebagai acuan dalam bidang pendidikan. Secara lebih kompleksnya makalah ini diharapkan bermanfaat bagi : 1) Penulis, sebagai acuan dalam penulisan makalah berikutnya dan menambah pengetahuan tentangpendidikan itu sendiri. 2) Pembaca, sebagai media informasi dalam pembelajaran mengenai peranan pendidikan bagi masyarakat maya.
  5. 5. BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Virtual Community Istilah virtual bisa kita artikan sebagai “sesuatu yang bersifat maya”,tetapi memungkinkan untuk menampilkan kualitas seperti nyata.Virtual disini dapat berupa berbagai macam teknologi, seperti yang sangat banyak diminati adalah internet (interconnected network), yaitu suatu jaringan yang terdiri dari ribuan jaringan independent yang dihubungkan satu dengan lainnya. Melalui internet semua orang dari negara manapun akan saling terhubung. Disinilah komunitas virtual biasa terbentuk. Community atau komunitas, seperti hal nya yang kita jumpai di dunia nyata, adalah sekumpulan individu yang memiliki minat yang sama. Sebuah komunitas biasanya terbentuk karena memiliki kebutuhan yang sama (atau tidak) pada sebuah minat tertentu. Sebuah komunitas atau club atau kelompok atau geng biasanya diawali dengan ngumpul bareng. Dimulai dengan beberapa orang (minimal 2 orang) yang saling kenal, memiliki minat yang sama, dan kemudian berkembang dan bertambah banyak anggota nya. Komunitas virtual adalah sekelompok orang di dunia maya yang memiliki minat yang sama. Anggota dari komunitas ini secara bebas saling bertukar pikiran, pandangan, dan informasi melalui berbagai medium seperti email, chatting, mailing list, atau bulletin boards. Secara terus-menerus sekelompok orang ini mendiskusikan berbagai hal dan topik tertentu mulai dari yang bersifat non formal (misalnya masalah hobby, kegemaran, makanan, dan lain sebagainya) hingga yang bersifat formal (misalnya masalah politik, sosial, agama, dan lain sebagainya). Komunitas ini terbentuk dalam suatu website. Komunitas virtual merupakan sebuah forum dimana para anggotanya saling bebas berhubungan dengan mengeluarkan pendapat. Dalam komunitas tersebut setiap orang yang ingin masuk harus mendaftar dahulu. Saat ini di dunia internet sudah banyak terdapat komunitas virtual dan memiliki banyak anggota didalamnya.
  6. 6. 2.2 Manfaat Virtual Community Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari komunitas virtual ini. Yang paling utama adalah informasi terbaru yang ada bisa langsung tersebar setiap waktu. Anggota komunitas virtual bisa langsung mengetahui bila ada anggota lainnya yang memberi informasi terbaru. Sebuah komunitas virtual bisa saling bertukar pikiran atau hanya sekedar memberi kabar pada sesama anggotanya. Dunia internet yang sudah menjadi bagian dari beberapa kalangan masyarakat, menjadikan komunitas virtual sebagai sarana untuk saling berkomunikasi. Semakin berkembangnya teknologi juga membuat perubahan sosial masyarakat, namun perubahan yang diharapkan menuju ke arah yang lebih baik. Dalam kehidupan seperti ini, keberadaan komunitas virtual sangat diperlukan, meski belum banyak digunakan oleh beberapa lapisan masyarakat. Namun melalui komunitas ini orang-orang bisa melakukan komunikasi tanpa harus langsung bertatap muka. Kecepatan dalam penyampaian suatu informasi menjadi satu keunggulannya. Dalam kehidupan sosial, Indonesia yang terdiri dari banyak kepulauan memiliki keragaman yang sangat khas. Apabila dalam suatu komunitas terdiri dari berbagai anggota yang berasal dari daerah yang berbeda-beda, maka berbagi pengalaman dan pengetahuan akan membuat setiap anggota merasa bermanfaat dengan bergabung dalam komunitas tersebut. Komunitas virtual mampu menciptakan suatu manfaat yang sangat baik bagi setiap penggunanya. Dalam komunitas ini akan tercipta garis sama rata antar para anggotanya. Dimana yang lebih diutamakan adalah pertukaran pengetahuan dan informasi. Dalam komunitas ini jenjang sosial yang sering terlihat jelas di masyarakat kita akan hilang karena siapa saja bisa bergabung. Dalam hal ini pembelajaran bisa terlaksana tanpa melihat status sosial yang ada pada setiap anggotanya. Dalam komunitas fotografi misalnya, anggota di dalamnya bisa saling berbagi pengetahuan dalam hal kamera, teknik foto, ataupun informasi bila ada anggota yang menjual alat-alat fotonya. Komunitas virtual akan membantu memudahkan anggota di dalamnya untuk berkomunikasi, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak berani mengungkapkan pikirannya menjadi berani untuk menyampaikan pendapatnya. Komunitas virtual diharapkan mampu mengubah kehidupan sosial, baik individu ataupun kelompok untuk menjadi yang lebih baik. Manfaat yang bisa didapatkan juga bisa merupakan kepuasan bagi penggunanya. Ketika komunikasi yang terjalin semakin sering terjadi, akan membuat orang-orang di dalam komunitas tersebut
  7. 7. menjadi kritis tetapi tidak membuat suasana dalam komunitas tersebut menjadi rusak, melainkan mencapai suatu hasil yang bisa disetujui bersama oleh anggota komunitas tersebut. Hal lain yang bisa terjadi dari adanya komunitas virtual ini bisa menjauhkan pengguna internet dari sisi negatif dari internet itu sendiri. Seperti yang banyak terjadi, ada beberapa orang yang sengaja melakukan kejahatan dalam dunia internet, yang paling sering terjadi adalah banyaknya situs porno yang paling sering dikunjungi oleh beberapa pengguna internet. Dengan adanya komunitas ini, orang yang biasa membuka situs porno akan meninggalkan kebiasaan tersebut dan lebih aktif dalam komunitas tersebut. Hal ini akan menjadi perubahan yang baik bagi pengguna internet, dari yang biasa membuka situs yang kurang berguna, menjadi pangguna internet yang lebih berguna dengan masuk ke dalam suatu komunitas virtual. Selain semua itu, dalam suatu komunitas virtual setiap anggotanya bisa menjadi lebih mengetahui perkembangan dunia yang semakin maju. Setiap orang yang ingin mencari komunitas, mencari tempat untuk bertukar pikiran, informasi, dan pengetahuan bisa masuk ke dalam suatu komunitas tertentu dalam dunia internet. Saat mereka menjadi bagian dari suatu komunitas, maka keinginan untuk menggunakan internet akan semakin meningkat dan membuat mereka lebih merasa bermanfaat dengan bergabung dalam komunitas tersebut. Fenomena komunitas merek yang berkembang di dunia internet atau virtual akhir-akhir ini semakin marak dan hal ini dapat didayagunakan bagi pemasar produk. terutama bagi produk yang berkaitan dengan teknologi. Bila komunitas virtual diimplementasikan dalam strategi pemasaran, maka dapat berpotensi menimbulkan efek exponensial dalam menyebar luaskan kegiatan pemasaran. Sangat terasa manfaat internet untuk dunia komunikasi melalui dunia virtual dengan berbagai fasilitas yang di tawarkan hanya tinggal bagaimana cara memanfaatkan nya saja ke arah positif dan negatif nya. Banyak hal yang bisa di dapat di dunia virtual dilihat dari desain bangunan yang sesuai dengan dunia nyata di tambah dengan unsur virtual tentu nya untuk menambah fantasi dari penikmat dunia virtual sendiri dan banyak animasi yang bisa dipelajari dari desain karakter avatar dan pergerakan yang ada di dalamnya. Dengan bantuan tools yang dipilih bisa mendapat ruangan agar di atur sesuai keinginan karakter avatar pun bisa di atur sesuai pengguna dari ujung kepala hingga kaki kemudian untuk bergabung ke komunitas mana saja berbagi pengalaman apa saja misal cerita tentang berita-berita terbaru musik yang sedang jadi perbincangan di
  8. 8. dunia nyata hanya kadang bahasa yang di gunakan mungkin menjadi kendala. Sebenarnya explorasi nya lebih kepada user nya sendiri bagaimana memanfaatkan fasilitas nya sehingga menjadi dunia virtual yang di kehendaki tapi bagaimanapun kita punya dunia nyata yang terkadang juga virtual di banding dunia virtual 2.3 Dampak Dari Virtual Community Beberapa orang atau praktisi pendidikan menjadikan interaksi manusia dan komputer sebagai suatu kebutuhan untuk mengakses berbagai informasi yang ada di dunia. Dari mulai informasi lingkungan pendidikan dalam negeri, luar negeri, bahkan hal lain yang berpengaruh terhadap proses pendidikan. Dalam bahasan kali ini akan dibahas tentang pengaruh teknologi terhadap kehidupan manusia serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam interaksi (antarmuka) terhadap sistem. Pengaruh itu sendiri tidak hanya pengaruh positif saja, tetapi ada juga pengaruh negatif nya. Interaksi manusia-komputer memiliki fokus perhatian yang luas dan memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan interaksi manusia dan komputer. DAMPAK POSITIF Sebenarnya ada banyak dampak positif dari kemajuan teknologi yang dapat kita rasakan, tetapi saya batasi hanya dampak positif terhadap dunia pendidikan saja, yaitu memudahkan mahasiswa atau pun pelajar dalam berdiskusi dan berinteraksi dengan sistem pembelajaran online. Kemajuan fenomenal adalah dengan lahirnya pembelajaran online yang sering dikenal sebagai e-learning. Salah satu keunggulan pembelajaran online adalah adanya forum diskusi yang dapat digunakan sebagai saran interaksi antara mahasiswa dengan dosen maupun antara mahasiswa dengan sesama mahasiswa dalam membahas materi perkuliahan. Untuk mendukung fakta akan dampak positif tersebut, maka dilakukanlah sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan terhadap 55 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengetahui tingkat interaksi mahasiswa dalam forum diskusi, sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengetahui pola diskusi dan mendapatkan gambaran yang lebih mendalam tentang apa dan bagaimana interaksi mahasiswa dalam diskusi pada pembelajaran online.
  9. 9. Hasil penelitian menunjukan pada forum diskusi antara mahasiswa dengan dosen dan antar sesama mahasiswa ditemukan tiga pola, yaitu: 1) Pola Tertutup Pada pola tertutup dosen memberikan topik utama dan sub topik yang harus dibahas dalam diskusi, 2) Pola Semi Terbuka Pada pola semi terbuka, dosen memberi topik utama saja, sedangkan sub topik diberikan pada mahasiswa 3) Pola Terbuka Pada pola terbuka, dosen hanya memberi gambaran umum tentang topik yang dibahas, setelah itu mahasiswa sendiri yang menentukan topik dan sub topik. Tingkat interaksi pada masing-masing pola diskusi dari yang paling tinggi adalah Pola Tertutup, kemudian Pola Terbuka, dan terakhir Pola Semi Terbuka. Berikut hasil dari penelitian : • Mahasiswa merasa senang dengan diskusi online, karena semuanya terekam dengan baik, sehingga bisa dibaca berulang-ulang atau di print out oleh mahasiswa. • Mahasiswa lebih menyukai jika materi yang diposting dalam diskusi online disertai dengan alamat link terhadap situs yang menjadi sumber tulisan. • Mahasiswa lebih suka menanggapi tulisan mahasiswa, daripada tulisan dosen. Jika ada mahasiswa yang menuliskan sesuatu, mahasiswa yang lain cenderung untuk mencari bahan yang lain, yang lebih baik. • Mahasiswa merasa sangat senang, jika tulisannya banyak ditanggapi oleh mahasiswa maupun dosen. • Mahasiswa merasa tidak ada hambatan psikologis saat menulis pendapat atau pertanyaannya, tidak dihantui rasa malu seperti pada kelas tatap muka. • Mahasiswa lebih menyukai forum diskusi Pola Tertutup dari pada forum diskusi pola yang lain, karena mahasiswa merasa ada pedoman tentang materi yang harus didiskusikan dari dosen.
  10. 10. • Efek samping yang dirasakan mahasiswa adalah kemampuan penelusuran bahan ajar di internet, sehingga dapat diterapkan untuk matakuliah-matakuliah yang lain. DAMPAK NEGATIF Salah satu dampak negatif yang paling terlihat dari adanya interaksi manusia dan komputer yang dilakukan secara intens adalah berkurangnya proses sosialisasi antar manusia yang menyebabkan manusia lebih bersifat individual dibandingkan sebelumnya. Secara sekilas, mungkin hal tersebut tidak menimbulkan masalah besar. Bahkan mungkin dianggap bukan suatu masalah. Akan tetapi, hal tersebut sebenarnya merupakan benih-benih patologi sosial yang bisa memacu timbulnya beragam konflik sosial. Hal tersebut bisa dibuktikan saat kita berjalan-jalan atau sekedar makan di café. Banyak orang datang bersama- sama, namun pada saat membuka laptop, dunia mereka seperti terpisah. Masing- masing akan asyik dengan gadget mereka, serta tidak perduli lagi akan lingkungan yang ada di sekitar mereka. Padahal, kebutuhan paling utama dari manusia adalah interaksi sosial antar manusia yang membuat munculnya rasa saling menghargai, menghormati, serta saling membutuhkan satu sama lain. Fakta tersebut merupakan bukti nyata bahwa interaksi manusia dan komputer menjadikan manusia bukan lagi sebagai makhluk sosial, melainkan sebagai makhluk komputeris yang hanya mengandalkan produk teknologi untuk hidup, berekspresi, bahkan bersosialisasi. 2.4 Ciri Khas dari Virtual Community Pada prinsipnya komunitas virtual merupakan sebuah forum dimana para anggotanya saling bebas berhubungan dengen mengeluarkan pendapat. Jika dikaji secara sungguh-sungguh, sebenarnya forum ini memiliki nilai komersial tertentu yang dapat dimanfaatkan para pelaku e-business jika yang bersangkutan dapat sungguh- sungguh mempelajari karakteristiknya. Yang terjadi di dalam komunitas virtual adalah sebuah mekanisme pembelajaran (knowledge sharing) karena masing-masing anggotanya berkomunikasi mengenai hal-hal tertentu. Contohnya adalah sebagai berikut:
  11. 11. • Komunitas virtual para pengacara yang saling mendiskusikan berbagai kasus-kasus hukum; • Komunitas virtual para programmer linux yang membahas teknik-teknik pemrograman yang baik dan berkualitas; Jelas terlihat di sini bahwa banyak sekali peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan sehubungan dengan keberadaan beribu-ribu komunitas virtual di dunia maya. Prinsipnya adalah bahwa seseorang biasanya berniat untuk berpartisipasi di dalam sebuah komunitas virtual jika yang bersangkutan memiliki permasalahan tertentu. Dengan berpartisipasi di dalam komunitas virtual, yang bersangkutan biasanya mengharapkan adanya “jawaban” terhadap permasalahan yang dihadapi, melalui interaksi dengan anggota-anggota lain. Karena pada kenyataannya keseluruhan interaksi tersebut dilakukan melalui website, maka tentu saja keberadaan orang-orang tersebut adalah merupakan peluang yang baik bagi perusahaan untuk melakukan proses pemasaran (marketing). Ada sebuah prinsip yang harus dipelajari bagi perusahaan yang tertarik untuk membangun sebuah komunitas virtual, yaitu sebuah hukum “economics of increasing returns”. Hukum ini mengatakan bahwa pada saat-saat awal pembentukan komunitas virtual hanya memberikan manfaat atau keuntungan yang kecil bagi perusahaan, namun semakin tumbuh dan berkembang kuantitas komuntias yang ada, akan semakin tinggi manfaat yang diperoleh perusahaan sampai suatu titik optimal yang kerap disebut sebagai “critical mass”. Walaupun mencoba membentuk sebuah komunitas virtual merupakan usaha yang penuh resiko dan tidak menentu, namun jika berhasil akan mendatangkan keuntungan yang sangat besar bagi sebuah perusahaan e- business, terutama yang berorientasi e-commerce tipe B-to-C. 2.5 Perbedaan Komunitas Virtual dengan Komunitas dalam Konteks Sosiologi 1. Dalam Komunitas virtual membutuhkan cyberspace atau dunia maya sedangkan dalam komunitas dalam konteks sosiologis berada dalam dunia yang sebenarnya.
  12. 12. 2. Komunitas virtual bisa dan dapat dijadikan sebagai media untuk komersil, tetapi dalam komunitas dalam konteks sosiologis hanya untuk keakraban dan senang-senang serta mempererat talipersaudaraan. 3. Komunitas virtual biasanya menggunakan nickname atau nama samaran dalam berinteraksi dengan anggotanya, sedangkan komunitas dalam konteks sosiologis menggunakan nama asli atau mungkin panggilan sayang atau mungkin panggilan ejekan yang tidak berniat untuk mengejek secara sebenarnya. 4. Dalam komunitas virtual model komunikasinya adalah asynchronous karena pengirim dan penerima pesan tidak berada pada waktu dan tempat yang sama sedangkan pada komunitas dalam konteks sosiologis adalah model komunikasi synchronous karena mereka berada dalam waktu dan tempat yang sama ketika sedang melakukan komunikasi dalam bentuk pertemuan-pertemuan dan arisan.
  13. 13. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Komunitas virtual dapat dikatakan sebagai sekelompok orang di dunia maya yang memiliki minat yang sama dalam membuat sebuah wadah (forum) dimana setiap anggota dari komunitas ini secara bebas saling mengeluarkan pendapat, bertukar pikiran, pandangan, dan informasi melalui berbagai medium seperti email, chatting, mailing list, atau bulletin boards yang dilakukan secara terus-menerus dan sekelompok orang ini mendiskusikan berbagai hal dan topik tertentu dalam hal ini mengerucut ke konteks seputar pendidikan. Dalam sebuah komunitas virtual, setiap anggota yang ingin masuk atau bergabung harus mendaftar ke komunitas tersebut sebagai syarat keanggotaannya. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari komunitas virtual ini. Yang paling utama adalah informasi terbaru yang ada bisa langsung tersebar setiap waktu. Dalam komunitas virtual akan tercipta garis sama rata antar para anggotanya. Dimana yang lebih diutamakan adalah pertukaran pengetahuan dan informasi. Dalam komunitas ini jenjang sosial yang sering terlihat jelas di masyarakat kita akan hilang karena siapa saja bisa bergabung. Dalam hal ini pembelajaran bisa terlaksana tanpa melihat status sosial yang ada pada setiap anggotanya. Komunitas virtual berbeda dengan komunitas dalam konteks sosiologi. Komunitas virtual berada dalam dunia maya sedangkan dalam komunitas dalam konteks sosiologis berada dalam dunia yang sebenarnya, komunitas virtual bisa dijadikan sebagai media untuk komersil, tetapi dalam komunitas dalam konteks
  14. 14. sosiologis hanya sebagai media pemererat tali persaudaraan, penggunaan nickname biasa dijadikan sebagai alat interaksi antar anggota dalam komunitas virtual sedangkan komunitas dalam konteks sosiologis lebih menggunakan nama asli, model komunikasi komunitas virtual secara asynchronous sedangkan pada komunitas dalam konteks sosiologis secara synchronous.
  15. 15. Daftar Pustaka http://diarymee.blogspot.com/2009/05/komunikasi-yang-dipahami-sebagai.html http://sifatahillah.blogspot.com/2009/05/fenomena-komunitas-virtual-dan.html http://smamuhammadiyahtasikmalayasosiologi.blogspot.com/2010/01/masyarakat.html http://chitranurulatina.blogdetik.com/2009/02/28/virtual-community-dlm-kehidupan-sehari-hari/ http://mulanovich.blogspot.com/2012/08/kelas-virtual-untuk-pendidikan-di_2090.html http://id.wikipedia.org/wiki/Komunitas_maya http://yulasayo.wordpress.com/2011/11/25/komunitas-virtual/ http://muftionline-mutimania.blogspot.com/2011/01/kaskus-fenomena-komunitas-virtual-di.html http://diarymee.blogspot.com/2009/05/komunikasi-yang-dipahami-sebagai.html http://indoen.blogdetik.com/2009/02/28/what-is-virtual-community/ http://anandashenda.blogspot.com/2009/05/fenomena-komunitas-virtual-dan.html http://rhee-suidz.blogspot.com/2009/05/fenomena-komunitas-virtual-dan.html http://yulasayo.wordpress.com/2011/11/25/komunitas-virtual/ http://rangga-aja.blogspot.com/2009/05/komunitas-virtual.html http://rppangestu.blogspot.com/2012/10/komunitas-virtual.html http://enoki89.blogspot.com/2009/05/komunitas-virtual-dan-dampak-serta.html http://berita501.blogspot.com/2009/05/fenomena-komunitas-virtual-dan.html http://cunguk-kecil.blogspot.com/2009/05/fenomena-komunitas-virtual-dan.html http://www.uinjkt.ac.id/index.php/section-blog/28-artikel/1117-ruang-publik-komunitas- virtual.html http://topikperpus.blogspot.com/2013/01/pustakawan-dan-komunitas-virtual-dimana.html http://vee-99ladies.blogspot.com/2009/05/komunitas-virtual.html http://ayuarrumdany.blogspot.com/2013/04/interaksi-manusia-dan-komputer-dampak.html

×