LAPORAN AKHIR PKMK
KEBAB CAPRIO : KEBAB IKAN EUTHYNNUS AFFINIS SEBAGAI
ALTERNATIF MAKANAN POKOK SEHAT DAN BERPROTEIN TINGG...
LEMBAR PENGESAHAN
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
LAPORAN AKHIR
1. Judul Kegiatan : Kebab Caprio : Kebab Ikan Euthynnus
affi...
ABSTRAK
Jumlah produksi ikan di Indonesia yang tidak sebanding dengan tingkat konsumsi
ikan masyarakat merupakan permasala...
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
limpahan berkah, rahmat, dan ...
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil perikanan. Produksi ikan
Indones...
menggunakan bahan dasar berupa daging ikan tongkol yang diharapkan mampu
meningkatkan minat masyarakat terhadap konsumsi i...
tersebut, Kebab Caprio membuka gerai berpindah pada lokasi strategis, dan secara
aktif berpartisipasi pada event – event y...
3.2 Aspek Teknis
Gambar 3. Bagan Pembuatan Produk Kebab Caprio
3.3 Aspek Pasar
3.3.1 Segmentasi, Targetting, Positioning
S...
Inovasi dari produk ini adalah penggunaan ikan tongkol sebagai substitusi
daging sapi. Upaya ini merupakan salah satu bent...
dan pemasangan X-Banner di gerai penjualan produk Kebab Ikan “Caprio”. Untuk
memudahkan konsumen, dibuka sistem pemesanan ...
4.2 Tahapan Pelaksanaan/Jadwal Faktual Pelaksanaan
Tabel 3. Tahapan Pelaksanaan Program
No Tahapan Kegiatan
Februari Maret...
V. HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1. Program Kemitraan
Penyediaan bahan produksi dilakukan melalui kerjasama kemitraan dengan
bebe...
dalam dan luar kampus. Seperti dengan menyewa stand penjualan pada Bazar di
Koridor FEMA IPB, Seminar MSIG Indonesia, PKM ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

PKMK - kebab caprio

1,387

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,387
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
82
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PKMK - kebab caprio

  1. 1. LAPORAN AKHIR PKMK KEBAB CAPRIO : KEBAB IKAN EUTHYNNUS AFFINIS SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN POKOK SEHAT DAN BERPROTEIN TINGGI YANG MAMPU MENINGKATKAN KECERDASAN Oleh : Larasati Anggraini F24090097 (2009) Suci Ariyanti H24090108 (2009) Lutfhan Hadhi P H24090009 (2009) Harumi Aini H24090010 (2009) Muhammad Rifqi F24100109 (2010) INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 2011
  2. 2. LEMBAR PENGESAHAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA LAPORAN AKHIR 1. Judul Kegiatan : Kebab Caprio : Kebab Ikan Euthynnus affinis sebagai Alternatif Makanan Pokok Sehat Dan Berprotein Tinggi yang Mampu Meningkatkan Kecerdasan 2. Bidang Kegiatan : ( ) PKMP ( √ ) PKMK ( ) PKMKC ( ) PKMT ( ) PKMM 3. Bidang Ilmu : ( ) Kesehatan ( ) Pertanian ( ) MIPA ( ) Teknologi dan Rekayasa ( √ ) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora ( ) Pendidikan 4. Ketua Pelaksana a. Nama Lengkap : Larasati Anggraini b. NIM : F24090097 c. Jurusan : Ilmu dan Teknologi Pangan d. Universitas/Institut/Politeknik : Institut Pertanian Bogor e. Alamat Rumah / No. HP : DCR Blok O No. 67-68 Darmaga Bogor / 085714554110 f. Alamat email : larasatia0097@gmail.com 5. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 orang 6. Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar : Farida Ratna Dewi,SE,MM b. NIP : 19710307 200501 2 001 c. Alamat Rumah dan No.HP : Perumnas Bantarjati Jl. Wuwung II no.57 Bogor Utara 7. Biaya Kegiatan Total : Rp 5.850.000 a. Dikti : Rp 5.850.000 b. Sumber Lain : - 8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan Menyetujui, Bogor, 20 Juni 2011 Plt Ketua Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Ketua Pelaksana Kegiatan (Dr.Ir. Nurheni Sri Palupi, M.Si) (Larasati Anggraini) NIP. 1961 0802 198703 2 002 NRP. F24090097 Wakil Rektor Bidang Akademik Dosen Pendamping dan Kemahasiswaan (Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, MS) (Farida Ratna Dewi,SE,MM) NIP. 19581228 198503 1 003 NIP. 19710307 200501 2 001
  3. 3. ABSTRAK Jumlah produksi ikan di Indonesia yang tidak sebanding dengan tingkat konsumsi ikan masyarakat merupakan permasalahan yang belum terpecahkan. Selain itu, rendahnya tingkat pengetahuan gizi ikan, terbatasnya keterampilan mengolah hasil perikanan, penyajian ikan yang kurang menarik juga membuat daya tarik masyarakat dalam mengkonsumsi ikan berkurang. Bergerak dari permasalahan tersebut,Kebab Caprio hadir memberikan solusi serta memanfaatkan peluang pasar yang memiliki prospek positif di masa depan. Inovasi dari Kebab Caprio ialah penggunaan ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebagai substitusi daging sapi. Upaya ini merupakan salah satu bentuk usaha meningkatkan nilai jual ikan dan kualitas gizi kebab dengan memanfaatkan sumber daya lokal sebagai inovasi dalam dunia pangan. Sebagai variasi produk, Kebab Caprio menyediakan beberapa varian rasa,yaitu Kebab Ikan rasa Tropical Fruit, Curry Sauce, dan Original. Usaha Kebab Caprio ini bertujuan memanfaatkan potensi ikan tongkol menjadi makanan cepat saji yang bergizi, menghasilkan produk kebab baru yang dapat diterima oleh pasar, menyajikan Kebab Caprio sebagai alternatif sumber protein hewani yang lebih sehat dan ekonomis, meningkatkan nilai jual ikan tongkol dengan inovasi berbagai varian rasa. Proses produksi dan pemasaran dilakukan oleh tim CV. Agrinesia Unggul yang dibantu oleh satu orang karyawan penjualan harian. Media pemasaran produk yang digunakan dalam bentuk promosi langsung, tidak langsung, dan promosi melalui teknologi dan informasi. Metode pemasaran yang menjadi andalan ialah melalui pengadaan kontes Foto : Ekspresikan Gayamu bersama Kebab Caprio. Selama ini tanggapan pasar positif hingga total laba bersih yang dihasilkan sampai minggu ke-4 Mei 2011 mencapai Rp 4.330.950. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bisnis Kebab Caprio ini merupakan usaha yang menjanjikan. Kata Kunci : CV. Agrenesia Unggul, Kebab Ikan, Kewirausahaan, Promosi, Produksi
  4. 4. KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan limpahan berkah, rahmat, dan ridho-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan berjudul “Kebab Caprio : Kebab Ikan Euthynnus Affinis Sebagai Alternatif Makanan Pokok Sehat dan Berprotein Tinggi Yang Mampu Meningkatkan Kecerdasan” dengan baik dan lancar. Produksi ikan di Indonesia yang tidak sebanding dengan tingkat konsumsi ikan di masyarakat merupakan permasalahan yang belum terpecahkan. Rendahnya tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia tersebut perlu mendapatkan solusi terbaik, salah satunya adalah dengan menginovasikan produk olahan ikan yang sesuai dengan perubahan gaya hidup manusia masa kini yang serba praktis. Kebab Caprio hadir memberikan solusi serta memanfaatkan peluang pasar yang memiliki prospek positif di masa depan. Mengingat keterbatasan yang ada, kami menyadari bahwa penulisan ini masih belum sempurna. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik terhadap penulisan laporan ini untuk perbaikan dan kesempurnaan dalam pelaporan selanjutnya. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pembimbing, yaitu Ibu Farida Ratna Dewi,SE,MM yang telah memberikan bantuan, arahan, dan bimbingan selama proses dan penyusunan PKM ini, serta kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga terwujudnya PKM ini. Kami pun berharap laporan ini dapat memberikan manfaat kepada seluruh pembaca. Bogor, 20 Juni 2011 Tim Penyusun
  5. 5. I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara yang kaya akan hasil perikanan. Produksi ikan Indonesia terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Namun hal tersebut tidak sebanding dengan tingkat konsumsi ikan per kapita di Indonesia yang masih tergolong rendah. (Sumber : BPS dan DKP, 2009) Gambar 1. Grafik hasil tangkapan ikan dan konsumsi ikan perkapita Rendahnya tingkat konsumsi ikan per kapita per tahun menunjukkan masih rendahnya budaya makan ikan di masyarakat. Selain itu rendahnya tingkat pengetahuan gizi ikan, terbatasnya keterampilan mengolah hasil perikanan, penyajian ikan yang kurang higienis dan menarik juga membuat daya tarik masyarakat untuk mengkonsumsi ikan berkurang. Tingkat konsumsi ikan perlu ditingkatkan karena manfaat gizi yang besar. Salah satu ikan di Indonesia yang sangat berpotensi untuk terus dikembangkan adalah jenis Euthynnus affinis atau yang lebih kita kenal sebagai ikan tongkol. Ikan tongkol memiliki kandungan gizi yang baik antara lain Omega 3 (EPA dan DHA) yang berguna dalam proses perkembangan dan meningkatkan kecerdasan, Magnesium untuk memperkuat tulang dan otot, zat besi yang penting untuk pembentukan hemoglobin, yodium yang dapat mencegah sakit gondok dan IQ rendah, seng untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka dan yang terakhir adalah selenium yang mencegah kanker dan mempertahankan elastisitas jaringan bersama vitamin E sehingga terhindar dari penuaan dini. Tabel 1. Perbandingan Kandungan Gizi Ikan Tongkol dan Daging Sapi Zat Gizi Ikan Tongkol Daging Sapi Kalori 12,63 Kkal 0,32 Kkal Lemak 1 gr 14 gr Protein 20-113 gr 0,97 gr Sumber : Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI Untuk menjawab masalah kurangnya tingkat konsumsi ikan per kapita di Indonesia, dapat diatasi dengan cara menambah inovasi produk olahan ikan. Perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini yang cenderung menyukai produk praktis dan siap saji menyebabkan pola konsumsi yang tidak sehat. Pola tersebut dapat diatasi dengan produk variasi makanan modern dengan
  6. 6. menggunakan bahan dasar berupa daging ikan tongkol yang diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap konsumsi ikan. Di Indonesia beberapa tahun belakangan ini sedang muncul tren konsumsi makanan siap saji, salah satu yang menjadi favorit adalah kebab. Kebab yang sudah banyak dikembangkan adalah kebab berisi daging sapi atau kambing. Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan ini memanfaatkan peluang pasar melalui inovasi produk Kebab ikan tongkol sebagai pilihan menu praktis yang bergizi dan terjangkau secara ekonomi. 1.2 Perumusan Masalah Produksi ikan di Indonesia yang tidak sebanding dengan tingkat konsumsi ikan di masyarakat merupakan permasalahan yang belum terpecahkan. Untuk meningkatkan minat masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi ikan, perlu adanya inovasi produk olahan ikan yang sesuai dengan perubahan gaya hidup manusia masa kini yang serba praktis. Bergerak dari permasalahan tersebut, Kebab Caprio hadir memberikan solusi serta memanfaatkan peluang pasar yang memiliki prospek positif di masa depan. 1.3 Tujuan Program 1. Memanfaatkan potensi dan mengolah ikan tongkol menjadi makanan cepat saji dan bergizi 2. Menghasilkan produk kebab baru yang dapat diterima oleh pasar 3. Menyajikan Kebab Caprio sebagai alternatif sumber protein hewani yang lebih ekonomis dan sehat 4. Meningkatkan nilai jual ikan tongkol dengan inovasi berbagai varian rasa 1.4 Luaran yang Diharapkan 1. Terciptanya bisnis baru melalui inovasi produk Kebab Caprio 2. Pemasaran yang mampu membidik pasar dengan segmentasi yang tepat 3. Solusi dari rendahnya minat masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi ikan dengan inovasi menu olahan ikan yang praktis, murah dan sehat. 4. Usaha yang layak dijalankan secara finansial dan memiliki prospek positif dimasa depan 1.5 Kegunaan Program Menyediakan penganan siap saji yang sehat dan bergizi berupa produk Kebab Caprio yang dapat diterima oleh pasar. II. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA Usaha yang dijalankan dalam program ini adalah produksi dan pemasaran Kebab Caprio. Kelebihan produk ini adalah penggunaan daging ikan tongkol yang lebih sehat karena rendah lemak, rendah kolesterol dan kaya akan omega 3 dengan harga yang lebih ekonomis sebagai subtitusi daging sapi atau kambing sebagai isi kebab. Selain itu kebab Caprio tersedia dalam berbagai variasi rasa yang inovatif, antara lain Fish Curry kebab, Tropical Fish kebab, dan Original Fish kebab. Sasaran utama dari usaha Kebab Caprio adalah masyarakat kelas menengah, yaitu mereka yang memiliki aktivitas tinggi dan tetap membutuhkan makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Dalam mencapai sasaran konsumen
  7. 7. tersebut, Kebab Caprio membuka gerai berpindah pada lokasi strategis, dan secara aktif berpartisipasi pada event – event yang dihadiri banyak orang untuk memperluas pangsa pasar yang ada. Kebab Caprio ini dikemas dengan kemasan menarik dan berisi pesan edukasi pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan. Berdasarkan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) Kebab Caprio, didapatkan : Faktor Internal Faktor Eksternal Strengths (S) 1. Makanan cepat saji yang sehat dan bergizi 2. Harga produk yang ekonomis 3. Penguasaaan teknik produk yang memadai 4. Teknik promosi yang menarik 5. Kebab dengan varian rasa yang unik Weaknesses (W) 1. citra produk mahal 2. Produk masih sederhana 3. Produk tidak termasuk kebutuhan primer Opportunities (O) 1. Peluang pasar yang baik pada masyarakat kelas menengah ke atas 2. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya pola makanan sehat SO 1.Mempromosikan produk dengan menekankan aspek makanan cepat saji yang bergizi 2. Diversifikasi produk berdasarkan varian rasa 3. Mengiklankan produk di berbagai tempat strategis OW 1. Bantuan dari mitra kerja untuk mengiklankan Kebab Ikan “Caprio” dan memberikan space artikel komersial di media cetak milik mitra kerja Threats (T) 1. Sudah dikenalnya produk Kebab daging yang telah beredar di pasaran ST 1. Optimalisasi kualitas produk dan pelayanan gerai Kebab Caprio 2. Menjaga kekonsistenan produk agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga WT 1. Meningkatkan inovasi produk 2. Strategi promosi yang lebih mapan III. METODE PENDEKATAN 3.1 Aspek Manajemen Nama Usaha : CV. Agrinesia Unggul Nama Produk : Kebab Caprio Pimpinan : Larasati Anggraini Sekretariat : Jl. Perwira No. 11, Dramaga, Bogor 16680 Gambar 2. Struktur organisasi perusahaan Kebab Ikan “Caprio”
  8. 8. 3.2 Aspek Teknis Gambar 3. Bagan Pembuatan Produk Kebab Caprio 3.3 Aspek Pasar 3.3.1 Segmentasi, Targetting, Positioning Segmentasi pasar dari produk Kebab Caprio ini adalah berdasarkan gaya hidup dan Usia. Target usaha Kebab Caprio ini adalah masyarakat kelas menengah. Kebab Caprio memposisikan dan membuat citra merek yang menarik dengan menggunakan nama Kebab Caprio yang mudah untuk diingat dan dilafalkan. Produk Kebab Caprio diposisikan sebagai produk diversifikasi makanan berbahan baku ikan yang kaya akan gizi, enak, praktis, dan dengan harga yang terjangkau. 3.3.2 Bauran Pemasaran  Product Kebab Caprio menyajikan penganan cepat saji yang sehat dan bergizi. Dalam satu porsi Kebab Caprio mengandung berbagai vitamin serta mineral yang baik bagi kesehatan. Tabel 2. Kandungan gizi Kebab Caprio per takaran saji *Varian rasa yang berbeda tidak menyebabkan perubahan nilai gizi yang signifikan
  9. 9. Inovasi dari produk ini adalah penggunaan ikan tongkol sebagai substitusi daging sapi. Upaya ini merupakan salah satu bentuk usaha meningkatkan nilai jual ikan dan kualitas gizi kebab dengan memanfaatkan sumber daya lokal sebagai inovasi dalam dunia pangan. Sebagai variasi produk, Kebab Caprio kami produksi dalam beberapa varian rasa, yaitu : 1. Kebab Ikan rasa Tropical Fruit : Roti kebab dengan isi daging ikan gurih dipadu dengan potongan buah-buahan tropis asam yang eksotis 2. Kebab Ikan rasa Curry Sauce : Roti kebab dengan isi daging ikan dan saus curry kaya rempah dipadu dengan sayuran segar 3. Kebab Ikan Original : Roti Kebab dipadu dengan daging ikan gurih, semakin lezat dengan mayonnaise dan sayuran segar  Price Harga yang ditawarkan kepada konsumen untuk satu porsi Kebab Caprio adalah Rp 6.000,- dengan perhitungan Harga Pokok Produksi sebesar Rp 4.769,4 . Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan produk kebab yang dijual oleh kompetitor kebab daging sapi atau kambing yang berkisar antara Rp 9.000 – Rp 20.000  Place Tempat pemasaran yang dipilih yaitu di lokasi strategis di Jalan Raya Dramaga, dengan membuka gerai berpindah. Potensi pasar di kalangan civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus sangatlah menjanjikan karena kebutuhan makanan praktis, sehat dan murah. Gambar 4. Gerai berpindah “Kebab Caprio”  Promotion  Promosi secara langsung Pemberian informasi secara langsung dilakukan oleh para anggota tim ketika melakukan direct selling yakni dari mulut ke mulut. Awalnya pada kerabat dekat dan kenalan. Dengan begitu, diharapkan dapat memberi kejelasan produk yang lebih efektif dan setelah itu, diharapkan konsumen akan dapat menyebarkan keunggulan produk kami kepada lebih banyak orang.  Promosi secara tidak langsung Pemberian informasi secara tidak langsung dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan, diantaranya penyebaran brosur dan leaflet, kartu nama, penempelan poster,
  10. 10. dan pemasangan X-Banner di gerai penjualan produk Kebab Ikan “Caprio”. Untuk memudahkan konsumen, dibuka sistem pemesanan dengan menyertakan nomor telepon dan alamat yang dapat dihubungi. Gambar 5. Pamflet promosi dan kartu nama  Promosi melalui teknologi dan informasi Sarana teknologi dan informasi merupakan media yang efektif untuk melakukan promosi karena jangkauan penggunanya yang luas. Produk ini dipromosikan melalui jejaring sosial (twitter : @KebabCaprio , Facebook : Kebab Caprio, dan blog : http://www.kebabcaprio.co.cc)  Kontes Foto : Ekspresikan Gayamu bersama Kebab Caprio Sebagai salah satu cara promosi produk yang dapat menarik minat konsumen, diselenggarakan kontes foto “Ekspresikan Gayamu bersama Kebab CaprioKontes ini dapat diikuti oleh siapapun yang membeli produk Kebab Caprio, setiap pembeli berkesempatan untuk mengirimkan foto ekspresi mereka. Pemenang akan mendapatkan hadiah berupa voucher yang dapat digunakan dioutlet – outlet belanja maupun café – café terkemuka di Indonesia. Gambar 6. Beberapa Peserta Lomba Kontes Foto IV. PELAKSANAAN PROGRAM 4.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Gerai berpindah Kebab Caprio mulai beroperasi pada bulan Maret 2011 dan berlokasi di Jalan Raya Darmaga Bogor.
  11. 11. 4.2 Tahapan Pelaksanaan/Jadwal Faktual Pelaksanaan Tabel 3. Tahapan Pelaksanaan Program No Tahapan Kegiatan Februari Maret April Mei Juni 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Pemesanan gerai berpindah dan penyediaan alat dan bahan 2 Pencarian mitra usaha 3 Pembuatan media publikasi 4 Bazaar Makanan Koridor FEMA 5 Promosi Pra-Produksi 6 IPB Entrepreneur Days 7 Produksi 8 Seminar MISG Indonesia 9 Promosi dan Pemasaran 10 Evaluasi Bulanan 11 Laporan Akhir PKMK 4.3 Instrumen Pelaksanaan Dalam pembuatan Kebab Caprio ini dibutuhkan alat – alat produksi seperti kompor, pisau, panci, penggorengan, talenan, spatula, piring, mangkuk, baskom, dll. Pelaksanaan program ini ditunjang pula dengan laptop, kamera digital, alat tulis, alat komunikasi (telepon selular), dan alat transportasi (sepeda motor dan angkutan umum). 4.4 Rancangan dan Realisasi Biaya Komponen Biaya Nominal Total Pemasukan Dana DIKTI 5.850.000 Total Biaya Investasi 3.385.000 Total Biaya Produksi 2.157.000 Total biaya Operasional 261.500 TOTAL BIAYA 5.803.500 Analisis R/C R/C = Total Pendapatan Total Biaya Produksi = 4.320.000/3.433.968 = 1,258 Return of Investment (ROI) ROI = Laba Usaha x 100% Modal produksi = 886.032 x 100% = 25.80 % 3.433.968 Jangka Waktu Pengembalian Modal = Biaya investasi x masa produksi Keuntungan = 3.385.000 x 1 bulan = 3.8 bulan 886.32
  12. 12. V. HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1. Program Kemitraan Penyediaan bahan produksi dilakukan melalui kerjasama kemitraan dengan beberapa supplier sayur, ikan, dan kulit kebab. Sehingga dihasilkan penerapan Supply Chain Management yang baik. 5.2. Ketercapaian Penjualan Komersialisasi produk dimulai pada bulan Maret 2011. Sejak melakukan produksi komersil, setiap akhir bulan dilakukan evaluasi rutin untuk menjaga kualitas produk maupun untuk perbaikan sistem manajemen usaha Kebab Ikan “Caprio” ini. Laba dari penjualan Kebab Ikan “Caprio” selama tiga bulan tersebut adalah sebagai berikut : Uraian Februari 2011 Maret 2011 April 2011 Mei 2011 Total Inflow Rp 5.850.000 Rp 2.634.000 Rp 2.520.000 Rp 2.604.000 Total Outflow Rp 3.580.000 Rp 2.033.650 Rp 1.650.500 Rp 2.012.900 Laba Rp 2.270.000 Rp 600.350 Rp 869.500 Rp 591.100 Laba Kumulatif Rp 2.270.000 Rp 2.870.350 Rp 3.739.850 Rp 4.330.950 5.3. Ketercapaian Target Hingga saat ini targetan yang telah tercapai, yaitu: a. Telah berhasil membuat makanan siap saji modern yang praktis dengan merek “Kebab Caprio” yang memiliki kandungan gizi tinggi, kaya akan protein, omega-3, berkualitas tinggi, serta ekonomis. b. Memberikan edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan konsumsi ikan melalui pesan edukasi pada kemasan Kebab Caprio c. Memasarkan produk dengan metode promosi langsung, tidak langsung, pengadaan kontes Foto : Ekspresikan Gayamu bersama Kebab Caprio dan juga promosi melalui teknologi dan informasi. Selain itu untuk lebih memperkenalkan produk, pemasaran juga dilakukan dengan mengikuti pameran-pameran dan event yang diadakan di
  13. 13. dalam dan luar kampus. Seperti dengan menyewa stand penjualan pada Bazar di Koridor FEMA IPB, Seminar MSIG Indonesia, PKM EXPO IPB Entrepreneur Day. d. Memperoleh penghargaan tiga besar Nominasi Produk PKM dengan teknik pemasaran terbaik dalam IPB Entrepreneur Day e. Memperoleh penghargaan Stand Terbaik dalam Communication Days 2011 FEMA IPB a. Terbentuknya tim marketing Kebab Caprio yang terdiri dari 3 orang. Tim marketing ini mempromosikan dan mencari pelanggan yang ingin memesan Kebab Caprio melalui sistem personal selling. Tim Marketing akan mendapatkan komisi 10% dari tiap pemesanan yang berhasil mereka dapatkan. 5.2 Pengembangan Usaha Perencanaan untuk pengembangan usaha Kebab Caprio ini antara lain : b. Perluasan pangsa pasar yaitu dengan mengoperasikan 2 buah cabang penjualan yang berlokasi di pusat kota Bogor. Lokasi tersebut antara lain SMAN 1 Bogor dan Taman Kencana. Pengoperasian cabang ini akan dilakukan pada bulan Oktober 2011. c. Pengajuan PIRT, ijin usaha dan label halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Kebab Caprio. Pengajuan awal izin sudah mulai dilakukan pada bulan Juni 2011 selanjutnya akan mengikuti pelatihan sanitasi pada bulan Agustus 2011. d. Pengembangan menjadi sistem waralaba untuk menjangkau pasar lebih luas lagi dilakukan pada bulan Oktober 2011 IV. KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan Telah ditemukan sebuah inovasi produk makanan siap saji yang sehat dan bergizi bernama Kebab Caprio. Produk ini merupakan pemanfaatan ikan Euthynnus affinis sebagai salah satu potensi perairan Indonesia yang memiliki kandungan protein dan omega-3 yang tinggi serta berkualitas tinggi, serta ekonomis. Hal ini akan membantu untuk meningkatkan kecerdasan dan memberikan makanan modern yang praktis dan sehat bagi masyarakat. Media pemasaran produk yang digunakan menggunakan bentuk promosi langsung, tidak langsung, pengadaan kontes Foto : Ekspresikan Gayamu bersama Kebab Caprio dan juga promosi melalui teknologi dan informasi. Selain itu, untuk lebih memperkenalkan produk, pemasaran juga dilakukan dengan mengikuti pameran-pameran dan event yang diadakan di dalam dan luar kampus. Pemasaran dari produk ini dilakukan dengan membuka stand di kampus dan menjadi pemasok konsumsi event – event yang ada. Dari seluruh kegiatan pemasaran, telah berhasil dilakukan penjualan sekitar 1293 buah kebab (tiga bulan penjualan) dengan keuntungan sebesar Rp. 1230,6 per porsinya dan laba kumulatif sebesar Rp 4.330.950 6.2. Saran Untuk mengurangi biaya produksi maka akan dilakukan kerjasama dengan pemasok-pemasok bahan baku dari pusat. Bahan baku produksi yaitu ikan tongkol akan dilakukan pemesanan langsung dari Sukabumi yang memiliki kualitas bahan baku yang lebih baik dan lebih murah.

×