Your SlideShare is downloading. ×
0
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Uji Publik Kurikulum 2013

1,135

Published on

Published in: Education
3 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Salimin Kartijo, S.Pd., M.Pd.
    Guru SMKN 1 Sintang Alumni Pascasarjana UPI Bandung tahun 2010 Prodi Pengembangan Kurikulum, mendukung kebijakan yang diambil pemerintah dalam inovasi penyempurnaan kurikulum tetapi harus dibarengi dengan kebijakan pemerintah daerah setempat dalam implementasinya dalam bentuk peraturan maupun finansialnya.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Terima kasih atas layanannya
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • pada dasarnya kami setuju dengan kurikulum 2013
    namun kepada pembuat kebijakan mohon dipertimbangkan dengan tetap diberlakukannya UN, sebab faktanya hasil UN menjadi segala-galanya, sehingga mengalahkan konsep dan tujuan diberlakukannya kurikulum 2013.
    masyarakat lebih memilih jalan pintas: melihat lulusan suatu sekolah dengan melihat bagaimana hasil UN mereka meskipun ia tidak menguasai KI 1 dan KI 2
    akibabnya sekolahpun memilih untuk mengejar kompetensi yang memungkinkan siswanya meraih hasil UN setinggi-tingginya meskipun KI 1 dan KI 2 tidak bisa diraih oleh siswa
    Jadi kalo hemat saya lebih baik UN ditiadakan. kalo mau tetap ingin agar ada pemetaan gunakan cara lain
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,135
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
66
Comments
3
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Halaman
  • Transcript

    • 1. Pengembangan Kurikulum 2013KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANDesember 201211Pengantar Uji Publik
    • 2. Daftar IsiUrgensi Pengembangan Kurikulum 20131Mengapa Harus Ada Pengembangan Kurikulum 2013?2Lingkup Utama Perubahan Kurikulum 20133Tema Pengembangan Kurikulum 20134Aspek Yang Berubah Pada Kurikulum 20135Rumusan SKL Pada Kurikulum 20136Seperti Apakah Kompetensi Inti pada Kurikulum 2013?7Faktor Keberhasilan Implementasi Kurikulum 20138Perbaikan Yang Dapat Diharapkan Dari Kurikulum 20139Strategi Implementasi Kurikulum 20131022Jadwal Sosialisasi11
    • 3. Apa Urgensi Pengembangan Kurikulum 2013?133
    • 4. 100 tahun kemerdekaan"Bonus Demografi"Bonus Demografi Sebagai ModalSDMUsia ProduktifMelimpahKompetenTidak KompetenBebanPembangunanModalPembangunanTransformasi Melalui Pendidikan-Kurikulum- PTK-Sarpras-Manajemen44
    • 5. Mempersiapkan Generasi Emas 100 Tahun Indonesia MerdekaKelompokumurJumlah Penduduk (juta)Generasi 100 thn Merdeka(Usia pada tahun 2045)Strukutur Penduduk IndonesiaTahun 201045-54 tahun35-44 tahunPeriode Bonus Demografi2010-2035PaudisasiPendidikan Dasar berkualitas dan merataPendidikan karakterMemastikan semua penduduk usia sekolah bersekolahPendidikan Menengah UniversalPendidikan Tinggi yang berkualitas dan berdaya saingPendidikan Dasar berkualitas dan merataPendidikan karakterMemastikan semua penduduk usia sekolah bersekolahStrategiPembangunanPendidikanGenerasi yangcerdas komprehensif: a.lproduktif, inovatif, damai dlminteraksi sosialnya, sehat danmenyehatkan dalaminteraksi alamnya, danberperadaban unggulSasaran KelompokStrategisSumber: Badan Pusat Statistik, 201155
    • 6. KurikulumStandarIsi StandarProses(Pembelajaran)StandarKompetensiLulusanStandar(Proses)PenilaianStandar Pendidik dan Tenaga KependidikanStandar Sarana-PrasaranaStandar PembiayaanStandar PengelolaanDelapan Standar Nasional Pendidikan66
    • 7. -Rehab Gedung Sekolah-Penyediaan Lab dan Perpustakaan-Penyediaan BukuKurikulum 2013-BOS-Bantuan Siswa Miskin-BOPTN/Bidik Misi (di PT)Manajemen Berbasis Sekolah-Peningkatan Kualifikasi & Sertifikasi-Pembayaran Tunjangan Sertifikasi-Uji Kompetensi dan Pengukuran KinerjaReformasi Pendidikan Mengacu Pada 8 StandarSedang DikerjakanTelah dan terusDikerjakan77
    • 8. Pembangunan EkonomiBerbasis SumberdayaSumber Daya Alam sebagaiModal PembangunanSumber Daya ManusiasebagaiBeban PembangunanPembangunanKesejahteraan BerbasisPeradabanPeradaban sebagaiModal PembangunanSDM BeradabsebagaiModal PembangunanAbad 21 - dsts/d Dekade Akhir Abad 20TransformasiMelaluiPendidikanKekayaan PeradabanKekayaan AlamSDM Beradab: Berpendidikan [berpengetahuan dan berketerampilan] dan Berbudaya[Berkarakter kuat]Penduduk SebagaiPasar/PenggunaPenduduk SebagaiPelaku/ProdusenPergeseran Paradigma Pembangunan88
    • 9. Pembangunan Kesejahteraan Berbasis PeradabanModal SosialModal BudayaModal Pengetahuan/KeterampilanModalPeradabanModalSDM99
    • 10. Perkembangan Kurikulum di Indonesia1947Rencana Pelajaran →Dirinci dalam RencanaPelajaran Terurai1964Rencana PendidikanSekolah Dasar1968Kurikulum SekolahDasar1973Kurikulum ProyekPerintis SekolahPembangunan(PPSP)1975KurikulumSekolah Dasar1984Kurikulum 19841994Kurikulum 19941997Revisi Kurikulum 19942004RintisanKurikulumBerbasisKompetensi (KBK)2006KurikulumTingkat SatuanPendidikan(KTSP)1945 1965 20151955 1975 20051985 19952013‘Kurikulum 2013’1010
    • 11. Mengapa Harus AdaPengembangan Kurikulum 2013?21111
    • 12. Alasan Pengembangan KurikulumTantangan Masa Depan• Globalisasi: WTO, ASEAN Community, APEC,CAFTA• Masalah lingkungan hidup• Kemajuan teknologi informasi• Konvergensi ilmu dan teknologi• Ekonomi berbasis pengetahuan• Kebangkitan industri kreatif dan budaya• Pergeseran kekuatan ekonomi dunia• Pengaruh dan imbas teknosains• Mutu, investasi dan transformasi pada sektorpendidikan• Hasil TIMSS dan PISAKompetensi Masa Depan• Kemampuan berkomunikasi• Kemampuan berpikir jernih dan kritis• Kemampuan mempertimbangkan segi moral suatupermasalahan• Kemampuan menjadi warga negara yang bertanggungjawab• Kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadappandangan yang berbeda• Kemampuan hidup dalam masyarakat yang mengglobal• Memiliki minat luas dalam kehidupan• Memiliki kesiapan untuk bekerja• Memiliki kecerdasan sesuai dengan bakat/minatnya• Memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkunganFenomena Negatif yang Mengemuka Perkelahian pelajar Narkoba Korupsi Plagiarisme Kecurangan dalam Ujian (Contek, Kerpek..) Gejolak masyarakat (social unrest)Persepsi Masyarakat• Terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif• Beban siswa terlalu berat• Kurang bermuatan karakter1212
    • 13. PerkembanganAkademikIndustriSosial-BudayaPerubahanKebutuhanPengetahuanKeterampilanSikapSDM yangKompetenPengetahuanKeterampilanSikapPedagogi, PsikologiDinamika Kurikulum1313
    • 14. Hanya 5% siswa Indonesia yang dapat mengerjakan soal-soal dalam katagori tinggi dan advance[memerlukan reasoning], sedangkan 71% siswa Korea sanggup. Dalam perspektif lain, 78% siswaIndonesia hanya dapat mengerjakan soal-soal dalam katagori rendah [hanya memerlukan knowing, atauhafalan], Perlunya mengembangkan kurikulum yang menuntut penguatan reasoningRefleksi dari Hasil TIMSS 2007KnowingApplyingReasoning
    • 15. Refleksi dari Hasil PISA 2009Hampir semua siswa Indonesia hanyamenguasai pelajaran sampai level 3 saja,sementara negara lain banyak yang sampai level4, 5, bahkan 6. Dengan keyakinan bahwa semuamanusia diciptakan sama, interpretasi dari hasilini hanya satu, yaitu: yang kita ajarkan berbedadengan tuntutan zaman  penyesuaiankurikulumMatematika IPABahasa1515
    • 16. Informasi(tersedia dimana saja, kapan saja)Komputasi(lebih cepat memakai mesin)Otomasi(menjangkau segala pekerjaan rutin)Komunikasi(dari mana saja, ke mana saja)Pembelajaran diarahkan untuk mendorongpeserta didik mencari tahu dari berbagai sumberobservasi, bukan diberi tahuPembelajaran diarahkan untuk mampumerumuskan masalah [menanya], bukan hanyamenyelesaikan masalah [menjawab]Pembelajaran diarahkan untuk melatih berfikiranalitis [pengambilan keputusan] bukan berfikirmekanistis [rutin]Pembelajaran menekankan pentingnyakerjasama dan kolaborasi dalam menyelesaikanmasalahPergeseran Paradigma Belajar Abad 21Model PembelajaranCiri Abad 211616
    • 17. Pembelajaran dan Inovasi• Kreatif dan inovasi• Berfikir kritis menyelesaikan masalah• Komunikasi dan kolaborasiInformasi, Media andTeknologi• Melek informasi• Melek Media• Melek TIKKehidupan dan Karir• Fleksibel dan adaptif• Berinisiatif dan mandiri• Keterampilan sosial dan budaya• Produktif dan akuntabel• Kepemimpinan&tanggung jawabSumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008Kerangka Kompetensi Abad 21Kerangka ini menunjukkan bahwaberpengetahuan [melalui coresubjects] saja tidak cukup, harusdilengkapi:-Berkemampuan kreatif - kritis-Berkarakter kuat [bertanggungjawab, sosial, toleran, produktif,adaptif,...]Disamping itu didukung dengankemampuan memanfaatkaninformasi dan berkomunikasiPartnership: Perusahaan, Asosiasi Pendidikan, Yayasan,... 1717
    • 18. Sumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008Kerangka Kompetensi Abad 21•Mendukung Keseimbanganpenilaian: tes satandar sertapenilaian normatif dan sumatif•Menekankan pada pemanfaatanumpan balik berdasarkan kinerjapeserta didik•Membolehkan pengembanganportofolio siswa•Menciptakan latihan pembe-lajaran,dukungan SDM dan infrastruktur•Memungkinkan pendidik untukberkolaborasi, berbagi pengala-mandan integrasinya di kelas•Memungkinkan peserta didik untukbelajar yang relevan dengankonteks dunia•Mendukung perluasan keterlibatankomunitas dalam pembelajaran,baik langsung maupun onlinePerlunya mempersiapkan proses penilaian yang tidakhanya tes saja, tetapi dilengkapi dengan penilaian laintermasuk portofolio siswa. Disamping itu dierlukandukungan lingkungan pendidikan yang memadai1818
    • 19. Apa Lingkup Utama Perubahan Kurikulum 2013?31919
    • 20. 6 9 120 SD SMPWajar Dikdas 9 TahunSMPMU+4-6jam/mingguLamaTinggal di SekolahEfektivitasPembelajaran(Kurikulum,Guru, ....)Mulai 2013Periode 1994-2012Pembelajaransiswa aktifberbasiskompetensiStrategi Peningkatan Capaian Pendidikan2020
    • 21. Kurikulum 2013 Untuk Peningkatan Efektivitas PembelajaranSistem Nilai:-Universal-Nasional-LokalEfektivitasPemahamanEfektivitasInteraksiEfektivitasPenyerapanTransformasiNilaiIklim akademik,budayasekolah/kampus, ....Pembelajaran yang mengedepankanpengalaman personal melalui Mengamati(menyimak, melihat, membaca, mendengar),Menanya, Menalar, Mencoba,Mengkomunikasikan, ....ManajemendanKepemimpinanPenilaian padakemampuan proses,nilai danpengetahuan, sertakemampuan menilaisendiriKesinambunganPembelajaransecara horisontaldan vertikal2121
    • 22. Rasionalitas Penambahan Jam Pelajaran2222No Rasionalitas1 Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadisiswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berfokus padapengetahuan melalui penilaian output menjadi berbasis kemampuanmelalui penilaian proses dan output] memerlukan penambahan jampelajaran2 Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jampelajaran [KIPP (Knowledge Is Power Program) dan MELT(Massachusetts Extended Learning Time) di AS, Korea Selatan]3 Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jampelajaran di Indonesia relatif lebih singkat4 Walaupun pembelajaran tatap muka di Finlandia relatif singkat,tetapi didukung dengan pembelajaran tutorial
    • 23. 1. Minimum number of hours per year.2. Estimated because breakdown by age is not available.3. "Ages 12-14" covers ages 12-13 only.Countries are ranked in descending order of the total number of intended instruction hours.Source: OECD. Table D1.1. See Annex 3 for notes (www.oecd.org/edu/eag2012).= 15%2323Jumlah Jam Belajar di Sekolah Negeri untuk Usia 7-14 Tahun
    • 24. Apa Tema Pengembangan Kurikulum 2013?42424
    • 25. Peran Pendidikan dan KebudayaanIntelektualSpiritualSosialKinestesisProduktifInovatifKultural Afektif2525Kreatif
    • 26. Tema Pengembangan Kurikulum 2013Kurikulum yang dapat menghasilkan insan indonesia yang:Produktif, Kreatif, Inovatif, Afektifmelalui penguatanSikap, Keterampilan, dan Pengetahuanyang terintegrasi2626
    • 27. Posisi Kurikulum 2013ProduktifKreatifInovatifAfektif2727
    • 28. 28Proses Pembelajaran yang Mendukung KreativitasDyers, J.H. et al [2011], Innovators DNA, Harvard Bus. Review:•2/3 dari kemampuan kreativitas seseorang diperoleh melalui pendidikan,1/3 sisanya berasal dari genetik.•Kebalikannya berlaku untuk kemampuan intelijensia yaitu: 1/3 daripendidikan, 2/3 sisanya dari genetik.•Kemampuan kreativitas diperoleh melalui:- Observing [mengamati]- Questioning [menanya]- Associating [menalar]- Experimenting [mencoba]- Networking [Membentuk jejaring]PersonalInter-personalPerlunya merumuskan kurikulum yang mengedepankan pengalaman personal melaluiproses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba [observation based learning] untukmeningkatkan kreativitas peserta didik. Disamping itu, dibiasakan bagi peserta didik untukbekerja dalam jejaringan melalui collaborative learning2828
    • 29. 29Proses Penilaian yang Mendukung KreativitasSharp, C. 2004. Developing young children’s creativity: what can we learnfrom research?:Guru dapat membuat peserta didik berani berperilaku kreatif melalui:• tugas yang tidak hanya memiliki satu jawaban tertentu yang benar [banyak/semuajawaban benar],• mentolerir jawaban yang nyeleneh,• menekankan pada proses bukan hanya hasil saja,• memberanikan peserta didik untuk mencoba, untuk menentukan sendiri yang kurangjelas/lengkap informasinya, untuk memiliki interpretasi sendiri terkait denganpengetahuan atau kejadian yang diamatinya• memberikan keseimbangan antara yang terstruktur dan yang spontan/ekspresifPerlunya merumuskan kurikulum yang mencakup standar penilaian yang mencakuppertanyaan yang tidak memiliki jawaban tunggal, memberi nilai bagi jawaban nyeleneh,menilai proses pengerjaannya bukan hanya hasilnya, penilaian spontanitas/ekspresif, dll2929
    • 30. 30Membentuk Kemampuan Pikir Order Tinggi Sejak DiniCenter on the Developing Child, Harvard University [2011]. Building theBrain ‘ATC’ System: How Early Experiences Shape the Development ofExecutive Function.•Arsitektur otak dibentuk berdasarkan lapisan-lapisan yang berisi jaringan-jaringan neuronyang terkait satu sama lain•Jejaringan tersebut terbentuk mulai masih anak-anak, walaupun masih berkembangsampai umur 30 tahun tetapi penambahannya tidak secepat pada saat anak-anak•Kompleksitas jaringan tersebut menentukan tingkat kemampuan berfikir seseorang [loworder of thinking skills untukpekerjaan rutin sampai high order of thinking skills untukpekerjaan pengambilan keputusan eksekutif ]•Untuk itu diperlukan sistem pembelajaran yang dapat membangun kemampuan highorder thinking skill tersebut [melalui mencari tahu bukan diberi tahu] sejak dini melaluipemberian kebebasan untuk menentukan apa yang harus dilakukanPerlunya merumuskan kurikulum yang mengedepankan proses mengamati, menanya,menalar, menyimpulkan sampai memutuskan sehingga peserta didik sejak kecil sudahterlatih dalam berfikir tingkat tinggi yang nantinya diperlukan untuk pengambilankeputusan 3030
    • 31. PembelajaranPeran Kurikulum sebagai IntegratorSistem Nilai, Pengetahuan dan KeterampilanSistemNilaiKompetensi:-Sikap-keterampilan-PengetahuanPengetahuan&KeterampilanAktualisasi(Action)Internalisasi(Reflection)Watak/PerilakuIndividuKurikulumPTK dan dukungan lain: SarPras,...-Produktif-Inovatif-Peduli-...Watak/Perilaku Kolektif3131
    • 32. Kesiapan:-Fisik-Emosional-Intelektual- SpiritualKerangka Kerja Pengembangan KurikulumPembelajaranKurikulum(SKL, Struktur Kurikulum, Standar-standar: Isi, Proses, dan Penilaian)Pribadi beriman, bertakwa, berakhlak muliaPembelajar yang Sukses *Individu yang Percaya DiriWN yang Bertanggung JawabKontributor Peradaban yang Efektif* tidak pernah berhenti belajarKebutuhan:-Individu-Masyarakat, Bangsa, Negara, Dunia-PeradabanKelayakan:-Materi-Metode Penyampaian-Metode PenilaianBuku Pegangan (Buku Babon)(Buku Pegangan Siswa, Buku Pegangan Guru)Rumusan Kompetensi Guru dan Penyiapan GuruPsikologi Pedagogi Sosio-eko-kultural3232
    • 33. Apa Saja Yang Berubah Pada Kurikulum 2013?53333
    • 34. Elemen Perubahan pada Kurikulum 2013Elemen Perubahan3434
    • 35. Elemen PerubahanElemen DeskripsiSD SMP SMA SMKKompetensiLulusan• Adanya peningkatan dan keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputiaspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuanKedudukan matapelajaran(ISI)• Kompetensi yang semula diturunkan dari matapelajaran berubah menjadimatapelajaran dikembangkan dari kompetensi.Pendekatan(ISI)Kompetensi dikembangkan melalui:• Tematik Integratifdalam semuamata pelajaran• Matapelajaran• Mata pelajaranwajib dan pilihan• MataPelajaranwajib, pilihan,dan vokasi3535
    • 36. Elemen PerubahanElemenDeskripsiSD SMP SMA SMKStrukturKurikulum(Matapelajarandan alokasiwaktu)(ISI)• Holistik danintegratif berfokuspada alam, sosial,dan budaya)• Pembelajarandilaksanakandengan pendekatansains• Jumlahmatapelajaran dari10 menjadi 6• Jumlah jambertambah 4JP/minggu akibatperubahanpendekatanpembelajaran• TIK menjadi mediasemuamatapelajaran• Pengembangan diriterintegrasi padasetiapmatapelajaran danekstrakurikuler• Jumlahmatapelajaran dari12 menjadi 10• Jumlah jambertambah 6JP/minggu akibatperubahanpendekatanpembelajaran• Perubahansistem: adamatapelajaranwajib dan adamatapelajaranpilihan• Terjadipenguranganmatapelajaranyang harusdiikuti siswa• Jumlah jambertambah 2JP/mingguakibatperubahanpendekatanpembelajaran• Penyesuaian jeniskeahlianberdasarkanspektrum kebutuhansaat ini• Penyeragaman matapelajaran dasarumum• Produktifdisesuaikan dengantren perkembanganIndustri• Pengelompokkanmata pelajarnproduktif sehinggatidak terlau rincipembagiannya363636
    • 37. Elemen PerubahanElemenDeskripsiSD SMP SMA SMKProsespembelajaran• Standar Proses yang semula terfokus pada Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasidilengkapi dengan Mengamati, Menanya, Mengolah, Menalar, Menyajikan,Menyimpulkan, dan Mencipta.• Belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah danmasyarakat• Guru bukan satu-satunya sumber belajar.• Sikap tidak hanya diajarkan secara verbal, tetapi melalui contoh dan teladan• Tematik danterpadu• IPA dan IPSmasing-masingdiajarkansecaraterpadu• Adanya matapelajaran wajibdan pilihansesuai denganbakat danminatnya• Kompetensi keterampilanyang sesuai denganstandar industri3737
    • 38. ElemenDeskripsiSD SMP SMA SMKPenilaian hasilbelajar• Penilaian berbasis kompetensi• Pergeseran dari penilain melalui tes [mengukur kompetensi pengetahuanberdasarkan hasil saja], menuju penilaian otentik [mengukur kompetensi sikap,keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil]• Memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajardidasarkan pada posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal)• Penilaian tidak hanya pada level KD, tetapi juga kompetensi inti dan SKL• Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utamapenilaianEkstrakurikuler • Pramuka (wajib)• UKS• PMR• Bahasa Inggris• Pramuka (wajib)• OSIS• UKS• PMR• Dll• Perlunya ekstra kurikuler partisipasi aktif siswa dalampermasalahan kemasyarakatan (menjadi bagian daripramuka)Elemen Perubahan3838
    • 39. Keliling persegi panjang ini = ....461.-Hanya ada satu jawaban-Hafalan rumus-Mekanistis-Tidak terlihat prosesnya-Kebenaran dilihat dari jawaban-Pemahaman hanya biner, bukan spektrumHitung keliling persegi panjang inidengan jawaban terstruktur462. -Banyak cara menjawab-Algoritmis-Terlihat prosesnya-Kebenaran dilihat dari cara berfikirnya, bukanjawabannya-Dapat diukur spektrum pemahamannya1. Diketahui:-panjang = 6-Lebar = 42. Ditanya:-Keliling3. Rumus yang digunakan:- Keliling = (panjang + lebar) x 24. Penyelesaian:Keliling = (6 + 4 ) x 2= 10 x 2= 205. Jawab: 20Mudah untuk Membuat Anak Berpikir Sistematis dan Kreatif3939
    • 40. 3. 20a. Persegi panjang yang dapatdibentuk dari kawat ini adalah....-Banyak jawaban-Paham konsep persegi panjang-Kreatif, bahkan ada yang nyelenehb. Bandingkan luas persegipanjang yang dibuat dan cariyang luasnya terbesar dan yangbentuknya beda tetapi luasnyasama-Banyak jawaban-Paham konsep luas-Kreatif, bahkan ada yang nyeleneh-Mengamati perilaku  observationbased learning-Mencoba-Menyimpulkan  discovery learningc. Apa bisa dipakai membuat ini -Mengerjakan tanpa menghitung,dengan informasi kurang lengkap-Menalar / asosiasi-Menyimpulkan  discovery learning64d. Apa bisa dipakai membuat ini -Mengerjakan tanpa menghitung,dengan informasi kurang lengkap-Menalar / asosiasi-Menyimpulkan64Mudah untuk Membuat Anak Berpikir Sistematis dan Kreatif4040
    • 41. Mudah untuk Membuat Anak Berpikir Sistematis dan Kreatif4. Paman memiliki kebun di belakangrumahnya. Denahnya memperlihatkanbahwa kebun tersebut melintang dariutara ke selatan sepanjang 6 meter danmembujur dari timur ke barat sepanjang4 meter. Paman akan memasang tigalapis kawat mengelilingi kebun tersebutuntuk menjaga agar tanamannya tidakterinjak-injak. Cari panjang kawat yangharus disiapkan paman dengan jawabanterstruktur.-Memahami banyak konsep: bahasa,geografi, matematika-Pembelajaran terintegrasi-Penerapan pada permasalahanfaktual-Melatih berfikir jernih/clarity-Mampu merumuskan masalah-Mampu membayangkan,menggambarkan dan menyajikan4141
    • 42. Seperti Apa Rumusan SKL Pada Kurikulum 2013?64242
    • 43. Ruang Lingkup SKLDunia (Peradaban) GlobalNegaraSosial-Ekonomi-BudayaSatPendidikanPesertaDidikFaktualKonseptualProseduralMeta-kognitifSDSMPSMA/KPTSDSMPSMA/KPT 4343
    • 44. Gradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;1.Perkembangan psikologis anak2.Lingkup dan kedalaman materi3.Kesinambungan4.Fungsi satuan pendidikan5.LingkunganSTANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINCI4444
    • 45. Gradasi antar Satuan Pendidikan memperhatikan;1.Perkembangan psikologis anak2.Lingkup dan kedalaman materi3.Kesinambungan4.Fungsi satuan pendidikan5.LingkunganSTANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) - RINGKAS4545
    • 46. No Komponen Rancangan1 Berbasis tematik-integratif sampai kelas VI2 Menggunakan kompetensi lulusan untuk merumuskan kompetensi inti pada tiap kelas3 Menggunakan pendekatan sains dalam proses pembelajaran [mengamati, menanya, mencoba, mengolah,menyajikan, menyimpulkan, mencipta] semua mata pelajaran4 Menggunakan IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua mata pelajaran5 Meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 10 dapat dikurangai menjadi 6 melaluipengintegrasian beberapa mata pelajaran:-IPA menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia , Matematika, dll-IPS menjadi materi pembahasan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dll-Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga danKesehatan-Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran6 Menempatkan IPA dan IPS pada posisi sewajarnya bagi anak SD yaitu bukan sebagai disiplin ilmu melainkansebagai sumber kompetensi untuk membentuk sikap ilmuwan dan kepedulian dalam berinteraksi sosial dandengan alam secara bertanggung jawab.7 Perbedaan antara IPA/IPS dipisah atau diintegrasikan hanyalah pada apakah buku teksnya terpisah atau jadisatu. Tetapi bila dipisah dapat berakibat beratnya beban guru, kesulitan bagi bahasa Indonesia untuk mencarimateri pembahasan yang kontekstual, berjalan sendiri melampaui kemampuan berbahasa peserta didiknyaseperti yang terjadi saat ini, dll8 Menambah 4 jam pelajaran per minggu akibat perubahan proses pembelajaran dan penilaianUsulan Rancangan Struktur Kurikulum SD4646
    • 47. Alasan Usulan Pemisahan IPA dan IPS di SD• Masalah fokus pembelajaran: ada istilah-istilah IPA yang memiliki arti berbeda dengan istilah-istilah umum pada matapelajaran Bahasa Indonesia, misalnya: “gaya”, “usaha”, “daya”, dll.• Tiap matapelajaran memiliki indikator pencapaian masing-masing. Jika indikator BahasaIndonesia dan IPA digabung, maka pelajaran Bahasa Indonesia menjadi IPA.• Jika materi IPA dipaksakan bergabung dengan Bahasa Indonesia, akan terjadi pendangkalanmateri IPA (terhapusnya beberapa bagian materi IPA), dampak negatifnya:– Prestasi kita di TIMSS dan PISA akan menurun– Anak tidak banyak mengerti istilah-istilah IPA, sehingga tidak suka membaca suratkabar/majalah yang mempunyai kolom sains.• Peserta didik kelas IV – VI (usia 10 – 12 tahun) sudah masuk pada tahap berpikir abstrak(operasi formal ), sehingga sudah mampu memahami konsep-konsep keilmuan secarasederhana• Dengan matapelajaran IPA/IPS yang terpisah, proses pembelajaran di SD tetap dapatdilaksanakan dengan pendekatan tematik-terintegrasi.IPA dan IPS sebagai Mapelterpisah untuk Kelas IV – VIIPA dan IPS sebagai Mapelterpisah untuk Kelas V – VI 4747
    • 48. PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SDStruktur Kurikulum Sekarang Usulan Struktur Kurikulum BaruNo Komponen I II III IV V VIA Matapelajaran1 Pend. Agama 3 3 32 Pend. Kewarganegaraan 2 2 23 Bahasa Indonesia 5 5 54 Matematika 5 5 55 IPA 4 4 46 IPS 3 3 37 Seni Budaya & Ketrpln. 4 4 48 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4B Muatan Lokal 2 2 2C Pengembangan Diri 2 2 2Jumlah 26 27 28 32 32 324848No Komponen I II III IV V VIA Kelompok A1 Pend. Agama 4 4 4 4 4 42 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 6 6 63 Bahasa Indonesia 8 8 10 10 10 104 Matematika 5 6 6 6 6 6B Kelompok B1 Seni Budaya & Prakarya 4 4 4 6 6 62 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 4 4 4Jumlah 30 32 34 36 36 36TematikFenomena Alam, Sosial dan Budaya sebagai obyekpembelajaran. Oleh karena itu, secara substantiftetap diajarkan.meskipun tidak ada Mapel IPA, IPS.
    • 49. PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SDStruktur Kurikulum Sekarang Usulan: Pemisahan IPA dan IPS (Kelas IV-VI)49No Komponen I II III IV V VIA Matapelajaran1 Pend. Agama 3 3 32 Pend. Kewarganegaraan 2 2 23 Bahasa Indonesia 5 5 54 Matematika 5 5 55 IPA 4 4 46 IPS 3 3 37 Seni Budaya & Ketrpln. 4 4 48 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4B Muatan Lokal 2 2 2C Pengembangan Diri 2 2 2Jumlah 26 27 28 32 32 324949No Komponen I II III IV V VIA Kelompok A1 Pend. Agama 4 4 4 4 3 32 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 6 4 43 Bahasa Indonesia 8 8 10 10 7 74 Matematika 5 6 6 6 6 65 IPA - - - - 3 36 IPS - - - - 3 3B Kelompok B1 Seni Budaya & Prakarya 4 4 4 6 6 62 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 4 4 4Jumlah 30 32 34 36 36 36TematikNo Komponen I II III IV V VIA Kelompok A1 Pend. Agama 4 4 4 3 3 32 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 4 4 43 Bahasa Indonesia 8 8 10 7 7 74 Matematika 5 6 6 6 6 65 IPA - - - 3 3 36 IPS - - - 3 3 3B Kelompok B1 Seni Budaya & Prakarya 4 4 4 6 6 62 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 4 4 4Jumlah 30 32 34 36 36 36TematikUsulan: Pemisahan IPA dan IPS (Kelas V-VI)
    • 50. Seperti Apakah Kompetensi Inti pada Kurikulum2013?75050
    • 51. Prosedur Penyusunan Kompetensi Inti dan DasarSK-KD Lama Mapelper kelasSK-KD Lama Mapelper kelasStandar KompetensiLulusan BaruStandar KompetensiLulusan Baru• Mempertahankan SK KD lama yangsesuai dengan SKL Baru• Merevisi SK KD lama disesuaikandengan SKL Baru• Menyusun SK KD BaruEvaluasiSumber Kompetensi [Mapel per kelas]Sumber Kompetensi [Mapel per kelas]Kompetensi IntiKompetensi IntiKompetensi Dasar BaruKompetensi Dasar Baru5151
    • 52. Standar Kompetensi Lulusan SD Kompetensi Inti Kelas I SDMemiliki [melalui menerima, menjalankan, menghargai,menghayati, mengamalkan] perilaku yangmencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia,percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksisecara efektif dengan lingkungan sosial dan alam , disekitar rumah, sekolah, dan tempat bermainMenerima dan menjalankan ajaran agamadan kepercayaan yang dianutnya.Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan percaya diri dalamberinteraksi dengan keluarga, teman, danguru.Memiliki [melalui mengamati, menanya, mencoba,mengolah, menyaji, menalar, mencipta] kemampuanpikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranahabstrak dan konkret sesuai dengan yang ditugaskankepadanya.Menyajikan pengetahuan faktual dalambahasa yang jelas dan logis, dalam karyayang estetis, dalam gerakan yangmencerminkan anak sehat, dan dalamtindakan yang mencerminkan perilaku anakberiman dan berakhlak mulia.Memiliki [melalui mengetahui, memahami, menerapkan,menganalisis, mengevaluasi] pengetahuan faktual dankonseptual dalam ilmu pengetahuan, teknologi,seni,budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dankejadian di lingkungan rumah, sekolah, dan tempatbermainMemahami pengetahuan faktual dengancara mengamati berdasarkan rasa ingintahu tentang dirinya, makhluk ciptaanTuhan dan kegiatannya, dan benda-bendayang dijumpainya di rumah dan di sekolah5252SKL dan Kompetensi Inti Kelas I SD
    • 53. IV (K)Menyajikan pengetahuanfaktual dalam:•Bahasa yg jelas dan logis•Karya yg estetis•Gerakan yang sehat•Tindakan akhlak mulia+ secara sistematis+ pengetahuan konseptual+ secara kritisIII (P)Memahami pengetahuanfaktualMengamati & MenanyaDi rumah dan sekolah+ tempat bermain+ konseptual+ MencobaII (S)Jujur, disiplin, tanggung jawab,santun, peduli, percaya diri(keluarga, teman, guru)(+tetangga)(+ cinta tanah air)I (S)Menerima dan menjalankanajaran agamanya+ menghargaiI II III IV V VIKIKelasTabel Peningkatan Kompetensi Inti Kelas I-VI SDPenguatanPenguatanPenguatan PenguatanPenguatan Penguatan5353S: Sikap (I: Sikap Spiritual, II: Sikap Sosial), P: Pengetahuan, K: Keterampilan
    • 54. TEMA KELAS I WAKTU1.Diri sendiri: jujur, tertib dan bersih 4 Minggu2.Kegemaranku 4 Minggu3. Kegiatanku 4 Minggu4. Keluargaku 4 Minggu5. Pengalamanku 4 Minggu6. Lingkunganku Bersih dan Sehat 4 Minggu7. Benda, Binatang, dan Tanaman di Sekitarku 4 Minggu8. Peristiwa Alam 4 MingguDaftar Tema dan Alokasi Waktu5454Catatan: Setiap tema memuat kompetensi sikap yang ditekankan pada anak kelas I SDterutama jujur, disiplin, dan peduli.
    • 55. Contoh Jaringan Tema SD Kelas IDiri Sendiri: jujur, tertib dan bersih5555Diri Sendiri: jujur,tertib dan bersihDiri Sendiri: jujur,tertib dan bersihPPKn:•Menunjukan perilaku baik (jujur, disiplin,tanggung jawab, santun, peduli/kasihsayang, dan percaya diri) dalamberinteraksi dengan keluarga, teman, danguru sebagai perwujudan nilai dan moralPancasila (KI-2)•Mengetahui tata tertib dan aturan yangberlaku dalam kehidupan sehari-hari dirumah dan sekolah (KI-3, KD-2)•……PPKn:•Menunjukan perilaku baik (jujur, disiplin,tanggung jawab, santun, peduli/kasihsayang, dan percaya diri) dalamberinteraksi dengan keluarga, teman, danguru sebagai perwujudan nilai dan moralPancasila (KI-2)•Mengetahui tata tertib dan aturan yangberlaku dalam kehidupan sehari-hari dirumah dan sekolah (KI-3, KD-2)•……Matematika:•Menunjukan perilaku rapi denganmenata benda-benda di sekitarruang kelas berdasarkan dimensi(bangun datar, bangun ruang),beratnya, atau urutan kelompokterkecil sampai terbesar dengan rapi(KI-2, KD-1)•…..Matematika:•Menunjukan perilaku rapi denganmenata benda-benda di sekitarruang kelas berdasarkan dimensi(bangun datar, bangun ruang),beratnya, atau urutan kelompokterkecil sampai terbesar dengan rapi(KI-2, KD-1)•…..Pendidikan Jasmani, Olahraga danKesehatan:•Mengetahui dan mampu memilihjajanan sehat (1)•Mengetahui cara menjagakebersihan diri yang meliputikebersihan badan, kuku, kulit, gigidan rambut dan pakaian (1)•……..Pendidikan Jasmani, Olahraga danKesehatan:•Mengetahui dan mampu memilihjajanan sehat (1)•Mengetahui cara menjagakebersihan diri yang meliputikebersihan badan, kuku, kulit, gigidan rambut dan pakaian (1)•……..Seni, Budaya dan Desain:•Menunjukan rasa ingin tahuuntuk mengenal alam dilingkungan sekitar sebagai ideuntuk berkarya (KI-2, KD-2)•Mengenal pola irama lagubervariasi dengan alat musikritmis (KI-3, KD-2)•…..Seni, Budaya dan Desain:•Menunjukan rasa ingin tahuuntuk mengenal alam dilingkungan sekitar sebagai ideuntuk berkarya (KI-2, KD-2)•Mengenal pola irama lagubervariasi dengan alat musikritmis (KI-3, KD-2)•…..Bahasa Indonesia:•Menunjukan perilaku baik dan sopan dalammendengarkan dan berbicara pada saatmemperkenalkan identitas diri, bercakap-cakap dengan keluarga, guru dan teman (KI-2, KD-1)•Menerapkan cara menulis (permulaan)dengan benar (cara duduk, cara memegangpensil, cara meletakkan buku, jarak mata danbuku, dan memilih tempat dengan cahayayang terang) (KI-4, KD-9)•…..Bahasa Indonesia:•Menunjukan perilaku baik dan sopan dalammendengarkan dan berbicara pada saatmemperkenalkan identitas diri, bercakap-cakap dengan keluarga, guru dan teman (KI-2, KD-1)•Menerapkan cara menulis (permulaan)dengan benar (cara duduk, cara memegangpensil, cara meletakkan buku, jarak mata danbuku, dan memilih tempat dengan cahayayang terang) (KI-4, KD-9)•…..
    • 56. Apa Saja Faktor Keberhasilan ImplementasiKurikulum 2013?85656
    • 57. Penguatan peranpemerintah dalampembinaan danpengawasanPenguatan peranpemerintah dalampembinaan danpengawasanPenguatanmanajemen danbudaya sekolahPenguatanmanajemen danbudaya sekolahKesesuaian kompetensiPTK dengan kurikulumdan buku teksFaktor Keberhasilan Implementasi Kurikulum5757KurikulumKetersediaan buku sebagaibahan ajar dan sumber belajaryang mengintegrasikanstandar pembentuk kurikulumKetersediaan buku sebagaibahan ajar dan sumber belajaryang mengintegrasikanstandar pembentuk kurikulumFaktor PenentuFaktorPendukung
    • 58. IKLIM DAN BUDAYA SEKOLAHKURIKULUMSaranaPrasaranaLulusanyangKompetenSistem Implementasi KurikulumPendidik danTenagaKependidikanMANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN5858PesertaDidik
    • 59. TIM PENGEMBANGKURIKULUMGURU UTAMAGURUINSTRUKTUR DIKLATUnsur Dinas Pendidikan, Dosen,Widyaiswara, Guru Inti, Pengawas,Kepala SekolahGuru Inti, Pengawas, Kepala SekolahGuru kelas, guru mata pelajaran, SD,SMP, SMA, SMKStrategi Penyiapan Guru5959
    • 60. Perbaikan Apa Yang Dapat Diharapkan DariKurikulum 2013?96060
    • 61. No EntitasPendidikanPerubahan Yang Diharapkan1 Peserta Didik Lebih produktif, kreatif, inovatif, afektifLebih bergairah dan senang di sekolah dan belajar2 Pendidik danTenagaKependidikanLebih bergairah dalam mengajarLebih mudah dalam memenuhi ketentuan 24 jam per minggu3 ManajemenSatuanPendidikanLebih mengedepankan layanan pembelajaran termasuk bimbingandan penyuluhanAntisipasi atas semaraknya variasi kegiatan pembelajaran4 MasyarakatUmumMemperoleh lulusan sekolah yang kompetenKebutuhan pendidikan dapat dipenuhi oleh sekolahDapat meningkatkan kesejahteraannya5 Negara danBangsaMeningkatkan reputasi internasional dalam bidang pendidkanMeningkatkan daya saingBerkembangnya Peradaban BangsaDampak Pengembangan Kurikulum 20136161
    • 62. Bagaimana Strategi Implementasi Kurikulum 2013?106262
    • 63. Penataan Kurikulum Implementasi KurikulumPerangkatKurikulumPerangkat Pembelajarandan Buku TeksImplementasiTerbatasImplementasiMeluasReflective Evaluation (Validitas Isi,Akseptabilitas. Aplikabilitas, Legalitas) melalui:diskusi internal Tim Inti, Tim Internal, Tim PakarFormative Evaluation Summative Evaluation• Kerangka Dasar• StrukturKurikulum danBeban Belajar• Kompetensi(SKL, KI,SKMP/K,KDMP)Implementasi TerbatasPenilaian menyeluruhterhadap pelaksanaankurikulum baru secaranasionalJuni 2013Des 2012 Juni 2016Kerangka Implementasi Kurikulumpelatihan guru dan tenaga kependidikanAlternatif :1. Dipilih beberapa kelas (I, IV, VII, X) untuk seluruh sekolah2. Dipilih beberapa kelas (I, IV, VII, X) untuk beberapa sekolah• Buku Babon Guru(Silabus,PanduanPembelajarandan PenilaianMata Pelajaran)• Buku TeksPelajaranMar 2013Uji Publik dan Sosialisasi6363
    • 64. No JenjangSatuanKelas Tahun2013 2014 20151 SD IIIIIIIVVVI2 SMP VIIVIIIIX3 SMA/SMK XXIXIIJadwal Implementasi6464
    • 65. Pengembangan Kurikulum ini adalahMomentum Terbaik DalamMempersiapkan Generasi Menyongsong100 Tahun Kemerdekaan RI (2045)6565
    • 66. Terima Kasih
    • 67. Sumber: Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential (McKinsey Global Institute, 2012)....Indonesia’s economy has enormous promise....... Indonesia’s recent impressive economic performance is not widely understood ....6767
    • 68. 6868

    ×