Rasa Ingin Tahu
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Rasa Ingin Tahu

  • 2,297 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,297
On Slideshare
2,297
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
12
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide
  • Rasa ingin tahu yang dimiliki manusia, menyebabkan alam pikiran manusia berkembang ada 2 macam perkembangan yang dapat kita ketahui yak ni Perkembangan alam pikiran manusia sejak dilahirkan sampai akhir hanyat nya : alam pikiran bayi yang baru dilahirkan mengalami perkembangan yang hampir serupa, ketika anak kecil mengamati lingkungan, muncul bermacam – macam pertanyaan dalam pikiranya. Untuk menjawab pertanyaan itu anak kecil mengadakan penyelidikan sendiri atau bertanya kepada ibu, ayah dan kaka atau orang orang yang mengasuh nya. Alam pikiran anak berkembang dengan pesat. Rasa ingin tahu seseorang anak akan melemah, apabila orang orang yang disekeliling nya terlalu sibuk, terlalu malas atau terlalu bodoh untuk memuaskan rasa ingin tahu anak tersebut dengan demikian perkembangan alam pikiran anak akan terhambatPerkembangan alam pikiran manusia sejak jaman purba hingga dewasa ini : pada jaman purba manusia sudah menghadapi berbagai teka teki yakni terbit dan terbenam nya matahari, perubahan bentuk bulan, pertumbuhan dan pembiakan mahluk hidup, adanya angin, petir, hujan dan pelangi. Terdorong dengan rasa ingin tahunya yang sangat kuat manusia purba mulai menyelidiki apa penyebab terjadinya fenomena fenomena itu dan apa akibatnya. Penyelidikan ini menghasilkan jawaban atas banyak persoalan, tetapi kemudian timbul persoalan persoalan baru. Dengan demikaian alam pikiran manusia purba mulai berkembang. Perkembangan itu terjai secara terus menerus sampai sekarang dan akan berlanjut di amasa mendatang. Meskipun semua orang memiliki rasa ingin tahu, tetapi tidak setiap orang mampu dan mau mengadakan penyelidikan nya sendiri. Banyak yang sudah merasa puas dengan memilih jalan pintas yakni bertanya kepada orang lain yang telah menyelidiki atau bertanya kepada orang lain yang sudah bertanya, jadi , dari tangan kedua, ketiga dan seterusnya, cara melalui jalan pintas ini pun menyebabkan alam pikiran manusia berkembang. Pengetahuan yang terkumpul diwariskan dari generasi ke generasi lalu ditambah dengan pengetahuan yang baru didapat.

Transcript

  • 1. IPA itu bermula dari rasa igin tahu yang merupakan ciri khas manusian. Manusia meiliki rasa ingin tahu tentang benda benda yang ada disekeliling nya, alam sekitar nya baik bulan, bintang matahari nyang di pandang nya bahkan ingin tahu pula terhada dirinya sendiri. Rasa ingin tahu seperti itu tidak dimiliki mahluk lain dan tidak dimiliki oleh benda benda tak bernyawa seperti : angin, batu, air ,udara. dll
  • 2. Bagaimana dengan binatang yang menujukan adanya keinginan berpindah dari tempat satu ketempat lain ? contoh ubur ubur berpindah tidak atas kehendaknya sendiri. Bagaimana dengan binatang tingkat lebih tinggi yang nyata nyata mempunyai kemampuan untuk mengadakan explorasi terhadap alam sekitarnya ? Misalkan ikan, burung, harimau, maupun binatang yang sangat dekat dengan manusia, yakni monyet ? Tentunya burung burung pun bergerak dari satu tempat ketempat yang lain di dorong oleh suatu keinginan, antara lain Rasa Ingin Tahu : yaitu ingin tahu, apakah disuatu tempat cukup aman untuk membuat sarang ? Setelah mengadakan ekplorasi tentu mereka menjadi tahu. Itu lah Pengetahuan dari burung tadi, burung juga memiliki pengetahuan tentang bagaimana caranya membuat sarang di atas pohon, Namun pengetahuan nya itu tidak berubah dari Zaman ke Zaman
  • 3. Bagaimana dengan monyet yang begitu pandai ? Bila kita perhatikan baik- baik prilaku monyet itu ternyata kehendak mereka sendiri untuk mengekplorasi alam sekitarnya sangat besar. Hal itu didorong oleh rasa ingin tahu yang tetap sepanjang zaman atau yang oleh Asimov ( 1972 ) disebut dengan Idle Curiousity atau di buku lain disebut Instinct. Insting itu berpusat pada suatu hal saja yakni untuk mempertahankan kelestarian hidup. Untuk itu mereka pu perlu makan, melindungi diri dan berkembang biak
  • 4. Bagaiman dengan manusia ? Manusia juga memiliki insting seperti yang dimiliki hewan dan tumbuhan. Dengan kemampuanya berbahasa manusia memberikan nama pada setiap benda yang dikenal nya sehingga dalam berkominikasi dengan manusia lain dapat menggunakan pengertian, peristilahan yang sama dari benda-benda alam berdasarkan pengalaman diketahuilah sifat sifat dari kegunaannya bagi kehidupan manusia, Namun dengan pertolongan akal budinya manusia menemukan berbagai cara untuk melindungi diri terhadap pengaruh lingkungan- lingkungan yang merugikan dan juga menimbulkan rasa ingin tahu yang selalu berkembang.
  • 5. Rasa ingin tahu tidak terpuaskaan sebab, jika salah satu soal tidak terpecahkan, maka timbul soal/ masalah lain yang menunggu penyelesaian. Akal budi manusia pun tidak pernah puas dengan pengetahuan yang telah dimilikinya , selalu timbul keinginan untuk menambah pengetahuan. Rasa ingin tahu pula yang mendorong manusia untuk melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mencari jawaban atas berbagai persoalan di dalam pikiranya
  • 6. Tiap individu atau kelompok individu yang mempunyai kebihan yakni kemampuan berpikir atau dengan perkataan lain curiousity- nya tidak idle tidak tetap seperti itu sepanjang zaman ia akan bertanya terus setelah tahu Apanya mereka juga ingin tahu Bagaimana dan Mengapa begitu. Manusia mampu menggunakan pengetahuan nya yang terdahulu untuk dikombinasikan dengan pengethauan yang baru sehingga menjadi pengetahuan yang lebih baru.
  • 7. Hal tersebut berlangsung berabad abad seingga terjadi suatu akumulasi pengetahuan. Sebagai ilustrasi kita bayangkan saja manusia purba jaman dulu yang hidup di gua- gua atau diatas pohon. Namun karena kemampunya berpikirnya tidak semata-mata didorong oleh sekedar kelestarian hidupnya, tetapi juga u ntuk membuat hidupnya lebih menyenangkan mereka mampu membuat rumah diatas tiang-tiang kayu yang kokoh dan bahlan sekarang manusia dapat membuat istana atau pun gedung gedung pencakar langit , Bandingkan dengan burung tempua dengan sarang nya yang indah yang tampak tak mengalami perubahan sepanjang masa demikian dengan harimau atau monyet yang membuat srang diatas pohon yang tidak berubah sepanjan zaman.
  • 8. Rasa ingin tahu yang terus berkembang dan seolah olah tanpa batas itu menimbulkan perbendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri. Rasa ingin tahu manusia pada mulainya mengenai diri sendiri yang akhirnya disadari bahwa dirinya sendiri dari dua unsur , yaitu rohani dan jasmani diketahuinya bahwa roh itu ada dalam tubuh manusia karena adanya pengalaman dan pengertian tentang mimpi dan orang meninggal. Roh dikatakan abadai walaupun telah meninggalkan badan sedangkan tubuh yang ditinggalkan tubuh membusuk.
  • 9. Penguburan atau pembakaran jenazah menunjukan bahwa memang manusia memiliki peradaban yang lebih tinggi dari binatang. Pada binatang, bangkai binatang lain merupakan makan. Keingin tahuannya dalam tahap berikutnya adalah apa yang terdapat dialam sekitarnya. Hal ini tida saja meliputi kebutuhan- kebutuhan praktis untuk hidupnya sehari-hari seperti lebih bercocok tanam, membuat panah atau lembing yang lebih efektif untuk berburu tetapi pengetahuan manusia juga berkembang sampai kepada hal-hal yang menyangkut keindahan.