Your SlideShare is downloading. ×
0
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Pengantar Manajemen
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pengantar Manajemen

3,549

Published on

Published in: Education
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
3,549
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
150
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PENGANTAR MANAJEMEN
  • 2. OlehProf.Hj.Cucu Adang,Ph.DNIP : 1965092119930712
  • 3. LITERATUR :1. Manajemen (Jilid 1 dan Jilid 2)Harold Koontz/Cyril O’Donnel/Heinz W.2. ManajemenRichard L. Daft3. ManajemenJames A.F. Stoner/Charles Wankel4. ManajemenT. Hani Handoko5. Prinsip Dasar ManajemenIndriyo Gitosudarmo
  • 4. MATERI :1. Pendahuluan2. Manajemen dan Manajer3. Perkembangan Teori Manajemen4. Manajer dan lingkungan Eksternal Organisasi5. Perencanaan Strategis6. Pengorganisasian7. Koordinasi dan Rentang Manajemen8. Wewenang dan Delegasi9. Penyusunan Personalia10. Motivasi11. Komunikasi12. Kepemimpinan13. Manajemen Konflik14. Pengawasan
  • 5. 1. PENDAHULUANSiapa yang membutuhkan manajemen ? Perusahaan (bisnis) Semua tipe organisasi Semua tipe kegiatanMengapa manajemen dibutuhkan ?1. Untuk mencapai tujuan organisasi2. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling bertentangan3. Untuk mencapai efisiensi dan efektifitas
  • 6. Efisiensi♦ Adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatupekerjaan dengan benar♦ Derajat atau tingkat pengorbanan dari suatu kegiatanyang dilakukan untuk mencapai tujuanKonsep matematika : Ratio antara output (keluaran) daninput (masukan)Output :> Hasil> Produktivitas> PerformanceInput :> Tenaga Kerja> Bahan Baku> Uang> Mesin dan Waktu
  • 7. Seorang Manajer Efisien :♦ Manajer yang bisa mencapai Output lebihtinggi dari input yang digunakan♦ Manajer yang dapat meminimumkanbiaya penggunaan sumberdaya–sumberdaya untuk mencapai output yangtelah ditentukan♦ Manajer yang bisa memaksimumkanoutput dengan jumlah input yang terbatas
  • 8. Efektifitas♦ Merupakan kemampuan untuk memilih tujuan yangtepat atau peralatan yang tepat untuk mencapai tujuanyang telah ditetapkan♦ Derajat atau tingkat pencapaian hasil yang diharapkanManajer yang efektif :Dapat memlilih pekerjaan yang harus dilakukan ataumetode/ cara yang tepat untuk mencapai tujuanPeter Drucker mengatakan bahwa:♦ Efektifitas adalah melakukan pekerjaan yang benar(doing the right things)♦ Efisiensi adalah melakukan pekerjaan dengan benar(doing things right)
  • 9. Pengertian Manajemen♦ Manajemen merupakan proses perencanaan(Planning), pengorganisasian (Organizing),pengarahan (Actuating) dan pengawasan(Controlling) usaha-usaha para anggotaorganisasi dan penggunaan sumberdaya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapaitujuan organisasi yang telah ditetapkan♦ Ilmu tentang upaya manusia untukmemanfaatkan semua sumber daya yangdimilikinya untuk mencapai tujuan secaraefektif dan efisien
  • 10. Skema Pengertian ManajemenMANAJEMENPERENCANAAN(PLANNING)PENGORGANISASIAN(ORGANIZING)PENGARAHAN(ACTUATING)PENGAWASAN(CONTROLLING)TUJUANORGANISASI
  • 11. Skema Pengertian ManajemenMemanfaatkan Sumber dayaEfektifEfisienTujuan
  • 12. Manajemen :♦ Sebagai Ilmu (Science)  ilmu terus berkembang utk pembuatan keputsn♦ Sebagai Seni (Art)  perencanaan,kepemimpinan,komunikasi &segala sesuatu yangmenyangkut manusia♦ Sebagai Profesi Profesional : pembuatan keputusanberdasarkan prinsip umum  pendidikanformal Para profesinal mendapatkan status karenaprestasi bukan favorit, suku dan kriteria lain
  • 13. 2. MANAJEMEN DAN MANAJERMANAJER  setiap orang yang mempunyaitanggung jawab atas bawahan dan sumberdaya-sumberdaya organisasi lainnyaManajer diklasifikasikan menjadi 2, yaitu :1. Menurut tingkatannya :* Tinggi (Top Manager)* Menengah (Middle Manager)* Bawah (Lower Manager)2. Menurut tanggungjawab dalam organisasi :* Manajer Umum (General Manager)* Manajer Fungsional (Functional Manager)
  • 14. Tingkatan Manajer :1. Manajer PuncakBertanggungjawab atas keseluruhan manajemenorganisasiContoh : Direktur, Presiden, Kepala dsb2. Manajer MenengahMembawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya juga karyawanoperasionalContoh : Kepala Seksi, Kepala Bagian dsb3. Manajer BawahMemimpin dan mengawasi tenaga-tenagaoperasionalContoh : Mandor, pengawas lapangan
  • 15. MANAJER FUNGSIONAL DAN UMUM1. Manajer FungsionalMempunyai tanggungjawab hanya atassatu kegiatan organisasi  produksi,pemasaran, personalia dan keuangan2. Manajer UmumMengatur, mengawasi danbertanggungjawab atas satuan kerjakeseluruhan divisi operasi yangmencakup semua atau beberapa kegiatanfunsional satuan kerja
  • 16. APA YANG DILAKUKAN MANAJER1. Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain2. Manajer memadukan dan menyeimbangkantujuan-tujuan yang saling bertentangan danmenetapkan prioritas-prioritas3. Manajer bertanggungjawab danmempertanggungjawabkan4. Manajer harus berpikir secara analistis dankonseptual
  • 17. 3. PERKEMBANGAN TEORIMANAJEMENAda 3 aliran pemikiran manajemen yaitu1. Aliran Klasik :a. Manajemen Ilmiahb. Teori Organisasi Klasik2. Aliran Hubungan Manusiawi (NeoKlasik)3. Aliran Manajemen Modern
  • 18. I. ALIRAN KLASIK :Kelompok Manajemen Ilmiah, Tokoh-tokohnya antara lain :1. Robert Owen (1771-1858)Menekankan pentingnya :a). Umur manusia dalam produksib). Perbaikan dalam kondisi kerjac). Melalui perbaikan kondisi karyawan akanmenaikkan produksi dan keuntungan daninvestasi paling menguntungkan adalahpada karyawan atau “ vital Machines”
  • 19. 2. Charles Babbage dari Inggris (1792-1871)Menekankan pentingnya :a). Pembagian kerja melalui spesialisasib). Setiap tenaga kerja harus diberi latihanketrampilan sesuai operasi pabrikc). Mengembangkan program-program permainand). Menganjurkan kerjasama yang salingmenguntungkan antara kepentingan karyawandan pemilik pabrike). Merencanakan skema pembagian keuntungan
  • 20. Kelompok Teori Organisasi Klasik,tokohnya :Henry Fayol (1841-1925)Fayol membagi operasi perusahaan menjadi kegiatanyang semuanya saling tergantung satu dengan yanglain :1. Teknik - produksi & manufacturing produk2. Komersial – Pembelian bahan baku dan penjualanproduk3. Keuangan – Perolehan dan penggunaan modal4. Keamanan – Perlindungan karyawan dan kekayaan5. Akuntansi – Pelaporan, pencatatan biaya, laba danhutang, pembuatan neraca, pengumpulan data6. Manajerial – Perencanaan, Pengorganisasian,Pemberian perintah, Pengkoordinasian,dan Pengawasan
  • 21. II. ALIRAN HUBUNGAN MANUSIAWITokohnya yaitu Elton Mayo (1880-1949)Untuk menciptakan hubungan manusiawiyang baik, manajer harus mengerti mengapakaryawan bertindak seperti yang merekalakukan dan faktor-faktor sosial danpsikologi apa yang memotivasi mereka
  • 22. III. ALIRAN MANAJEMEN MODERNPrinsip dasar Perilaku Organisasi daritokoh manajemen modern :♦ Manajemen tidak dapat dipandang sebagai suatuproses teknik secara ketat♦ Manajemen harus sistematik dan pendekatan ygdigunakan harus dgn pertimbangan secara hati-hati♦ Organisasi sebagi suatu keseluruhan danpendekatan manajer individual untukpengawasan harus sesuai situasi♦ Pendekatan motivasional yg menghasilkankomitmen pekerja thd tujuan organisasi sangatdibutuhkan
  • 23. 4. MANAJER DANLINGKUNGAN ORGANISASI1. Lingkungan Internal Organisasi (InternalEnvironment) yaitu Lingkungan yang berada di dalamorganisasi yang terdiri dari karyawan, manajemen danbudaya organisasi2. Lingkungan Eksternal Organisasi/ LingkunganOrganisasi (Organizational Environment) yaitu meliputisemua elemen yang berada di luar organisasi tetapiberpotensi mempengaruhi organisasi. Lingkungan initerdiri atas :a. Lingkungan Umum (General Environment) merupakan Lapisanlingkungan eksternal yang mempengaruhi organisasi secara tidaklangsung. Termasuk dalam lingkungan ini antara lain dimensiinternasional, teknologi, sosiokultur, ekonomi dan legal politik.b. Lingkungan Tugas (Task Environment) yaitu Lapisan lingkunganeksternal yang secara langsung mempengaruhi operasi dankinerja organisasi. Lingkungan ini meliputi pesaing, pemasok,pelanggan dll.
  • 24. Lingkungan dalam Organisasi
  • 25. 5. PROSES PERENCANAAN(PLANNING)Pengertian : Adalah pemilihan sekumpulan kegiatan danpemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan,kapan, bagaimana, dan oleh siapa. Salah satu aspek penting perencanaan adalahpembuatan keputusan (decision making), prosespengembangan dan penyeleksian sekumpulankegiatan untuk memecahkan suatu masalahtertentu
  • 26. EMPAT TAHAP DASAR PLANNINGTahap IMenetapkanTujuanTahap IIMerumuskanKeadaanSekarangTahap IIIMengindentifikasikanKemudahan &HambatanTahap IVMengembangkan KegiatanTUJUAN
  • 27. EMPAT TAHAP DASARPERENCANAAN (PLANNING):Tahap 1, Menetapkan tujuan atauserangkaian tujuan dimulai dengankeputusan-keputusan tentang keinginan ataukebutuhan organisasi atau kelompok kerjaTahap 2, Merumuskan keadaan saat initahap ini memerlukan informasi terutamatentang keuangan dan data statistik, yangdiperoleh melalui komunikasi
  • 28. Tahap 3, Mengidentifikasikan segalakemudahan dan hambatan  segalakekuatan dan kelemahan serta kemudahandan hambatan perlu diidentifikasikan untukmengukur kemampuan organisasi dalammencapai tujuanTahap 4, Mengembangkan rencana atauserangkaian kegiatan untuk pencapaiantujuan  Pengembangan berbagi alternatifkegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaianalternatif-alternatif terbaik dan palingmemuaskan
  • 29. MANFAAT PERENCANAAN1. Membantu manajemen untukmenyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan2. Membantu kristalisasi persesuaian padamasalah-masalah utama3. Memungkinkann manajer memahamikeseluruhan gambaran operasi lebih jelas4. Membantu penempatan tanggungjawablebih cepat
  • 30. lanjutan5. Memberikan cara pemberian perintahuntuk operasi6. Memudahkan dalam melakukan koordinasidi antara berbagai bagian organisasi7. Membuat tujuan lebih khusus, terperincidan lebih mudah dipahami8. Meminimumkan pekerjaan yang tidakpasti9. Menghemat waktu, usaha dan dana
  • 31. KELEMAHAN PERENCANAAN1. Pekerjaan yang tercakup dalam perencanaanmungkin berlebihan pada kontribusi yang nyata2. Cenderung menunda kegiatan3. Terlalu membatasi manajemen untuk berinisiatifdan berinovasi4. Kadang-kadang hasil yg paling baik didapatkanoleh penyelesaian situasi individual5. Ada rencana-rencana yang diikuti cara-cara yangtidak konsisten
  • 32. Rencana operasionalMISITUJUANRENCANASTRATEGISRENCANASEKALI PAKAIPROGRAMPROYEKANGGARANRENCANATETAPKEBIJAKSANAANPROSEDUR &METODE STANDARPERATURAN
  • 33. 6. PENGORGANISASIAN(ORGANIZING)Pengorganisasian  proses penyusunan strukturorganisasi yg sesuai dengan tujuan organisasi,sumberdaya-sumberdaya yg dimiliki danlingkungan yg melingkupinyaAspek utama proses proses penyusunan strukturorganisasi ada 2 (dua) yaitu:* Departementalisasi pengelompokkankerja* Pembagian kerja  pemerincian tugaspekerjaan
  • 34. Pelaksanaan proses pengorganisasian yang sukses,akan membuat suatu organisasi dapat mencapaitujuannya, yg tercermin pada struktur organisasiyg mencakup :1. Pembagian kerja2. Departementalisasi3. Bagan organisasi formal4. Rantai perintah dan kesatuan perintah5. Tingkat-tingkat hirarki manajemen6. Saluran komunikasi7. Penggunaan komite8. Rentang manajemen dan kelompok-kelompokinformal yg tidak dapat dihindarkan
  • 35. STRUKTUR ORGANISASIPengertian :Struktur organisasi (desain organisasi):mekanisme formal dengan mana organisasidikelola.menunjukkan kerangka dan susunan perwujudanpola tetap hubungan-hubungan di antara fungsi-fungsi, bagian-bagian atau posisi-posisi maupunorang-orang yg menunjukkan kedudukan, tugaswewenang dan tanggungjawab
  • 36. Faktor-faktor utama yg menentukanperancangan struktur organisasi :1. Strategi organisasi untukmencapai tujuan2. Teknologi yang digunakan3. Anggota/ karyawan dan orang-orang yg terlibat dalam organisasi4. Ukuran organisasi
  • 37. Unsur-unsur struktur organisasi :1. Spesialisasi pekerjaan2. Standardisasi kegiatan3. Koordinasi kegiatan4. Sentralisasi dan desentralisasi5. Ukuran satuan kerja
  • 38. BAGAN ORGANISASIBagan organisasi menggambarkan 5 aspekutama suatu struktur organisasi sbb:1. Pembagian kerja2. Manajer dan bawahan atau rantai perintah3. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan4. Pengelompokan segmen-segmenpekerjaan5. Tingkatan manajemen
  • 39. BENTUK BAGAN ORGANISASIBentuk PiramidBentuk Vertikal
  • 40. Bentuk HorisontalBentuk Lingkaran
  • 41. BENTUK DEPARTEMENTALISASI1. Fungsi : pemasaran, keuangan, produksi2. Produk atau jasa : mesin cuci, TV3. Wilayah : DIY, Jateng, Jabar4. Langganan : pedagang eceran, pemerintah5. Proses atau peralatan : dept pembungkusan6. Waktu : Shift 1, 2, 37. Pelayanan : kelas bisnis, eksekutif8. Alpha –numeral : no Telp9. Proyek dan matriks : perusahaan konstruksi
  • 42. PEMBAGIAN KERJATujuan pembagian kerja  untukmencapai tujuan di manaindividu tidak dapatmencapainya sendiri  synergyTiang dasar pengorganisasianadalah pembagian kerja(division of labor)
  • 43. 7. KOORDINASI DANRENTANG MANAJEMENKOORDINASI  proses pengintegrasiantujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan padasatuan-satuan yang terpisah suatu organisasiuntuk mencapai tujuan organisasi secaraefisienRENTANG MANAJEMEN  jumlahbawahan yang dapat dikendalikan secaraefektif oleh seorang manajer atau atasan
  • 44. Rentang manajemen dan koordinasi salingberhubungan erat :Semakin besar jumlah rentangan semakinsulit untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif.Jumlah bawahan yang melapor ke setiapmanajer lebih banyak, organisasi hanyamembutuhkan sedikit manajer  lebihmudah mengkoordinasi kegiatan-kegiatanantar departemen.
  • 45. BERAPA JUMLAH RENTANGANYG IDEAL ?Ada 2 alasan utama penentuan rentangan yang tepatpenting:1. Rentangan manajemen mempengaruhipenggunaan efisien dari manajer danpelaksanaan kerja efektif dari bawahan mereka.>Terlalu melebar  tidak efisien>Terlalu sempit  manajer tidak digunakansepenuhnya2. Ada hubungan antara rentang manajemen diseluruh organisasi dan struktur organisasi
  • 46. lanjutan♦ Semakin sempit rentang manajemen, strukturorganisasi akan berbentuk “TALL”♦ Semakin lebar rentang manajemen, strukturorganisasi akan berbentuk “FLAT”RUMUS :R = n (2n-1+ n-1 )R = Jumlah hubungann = Jumlah bawahanJika ada 5 bawahan  ada 100 hubungan
  • 47. HUBUNGAN ANTARA RENTANGMANAJEMEN DAN STRUKTUR ORGANISASI1. Rentangan datar (Flat) 1 Tingkatanmanajemen1 Manajer2. Rentangan lebih tinggi  2 Tingkatanmanajemen4 Manajer3. Rentangan tinggi (Tall) 3 Tingkatanmanajemen9 Manajer
  • 48. 1. Tingkatan manajemen, 1 Manajer2. Tingkatan manajemen, 4 Manajer
  • 49. 8. WEWENANG DAN DELEGASIWewenang hak untuk melakukan sesuatu ataumemerintah orang lain untuk melakukan atautidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuantertentuAda 2 pandangan berlawanan :1. Teori formal/ pandangan klasik  wewenangadalah dianugerahkan, ada karena dilimpahi2. Teori penerimaan  wewenang muncul hanyajika diterima oleh kelompok atau individu
  • 50. Jenis Wewenang :1. Wewenang Lini (line authority)  wewenangdimana atasan melakukannya atas perintahbawahan langsung yang diwujudkan dalamwewenang perintah dan secara langsungtercermin sebagai rantai perintah, sertaditurunkan ke bawah melalui tingkatanorganisasi2. Wewenang Staf (staff authority)  hak yangdimiliki oleh satuan-satuan staf untukmenyarankan, memberi rekomendasi ataukonsultasi kepada personalia lini3. Wewenang Staf Fungsional (functional staffauthority)  hubungan terkuat yang dapatdimiliki staf dengan satuan-satuan lini
  • 51. DELEGASI  merupakan pelimpahan wewenangdan tanggungjawab formal kepada orang lainuntuk melaksanakan kegiatan tertentuDELEGASI WEWENANG  proses di mana paramanajer mengalokasikan wewenang ke bawahkepada orang-orang yang melapor kepadanya.Ada 4 kegiatan ketika delegasi dilakukan :1. Pendelegasi menetapkan dan memberikan tujuandan tugas kepada bawahan2. Pendelegasi melimpahkan wewenamg yangdiperlukan untuk mencapai tujuan3. Penerimaan delegasi menimbulkan kewajiban dantanggungjawab4. Pendelegasi menerima pertanggungjawabanbawahan untuk hasil-hasil yang dicapai
  • 52. Pedoman Klasik untuk delegasiwewenang, yaitu :1. Prinsip skalar  harus ada gariswewenang yang jelas2. Prinsip kesatuan perintah  setiapbawahan seharusnya melapor kepadaseorang atasan3. Tanggungjawab, wewenang danakuntabilitas
  • 53. 9. PENYUSUNAN PERSONALIAORGANISASISumber daya terpenting suatu organisasiadalah sumber daya manusia, orang-orangyang memberikan tenaga, bakat, kreatifitasdan usaha mereka kepada organisasiPenyusunan Personalia  fungsimanajemen yang berkenaan denganpenarikan, penempatan, pemberian latihandan pengembangan anggota-anggotaorganisasi.
  • 54.  Proses penyusunan personalia (staffingprocess)  serangkaian kegiatan yangdilaksanakan terus menerus untukmenjaga pemenuhan kebutuhanpersonalia organisasi dengan orang-orangyang tepat dalam posisi-posisi tepat danpada waktu yang tepat. Fungsi ini dilaksanakan dalam 2 tipelingkungan yang berbeda, yaitu :1. Lingkungan Eksternal2. Lingkungan Internal
  • 55. LANGKAH-LANGKAH PROSESPENYUSUNAN PERSONALIA1. Perencanaan sumber daya manusia2. Penarikan3. Seleksi4. Pengenalan dan orientasi5. Latihan dan pengembangan6. Penilaian pelaksanaan kerja7. Pemberian balas jasa dan penghargaan8. Perencanaan dan pengembangan karier(promosi, demosi, lateral)
  • 56. PENENTUAN KEBUTUHAN JABATAN1. Penentuan tujuan-tujuan dan rencanaorganisasi2. Penentuan spesifikasi jabatan3. Mengestimasi jumlah karyawan total yangdibutuhkan selama periode tertentu dimasa yang akan datang4. Mempertimbangkan persediaan karyawanyang telah tersedia untuk melaksanakanberbagai pekerjaan.
  • 57. SUMBER PENAWARANPERSONALIAEksternal InternalLamaranPribadiOrganisasiBuruhKantorPenempatanTKSekolahSekolahPerusahaanPesaingMigrasi &imigrasiManajerPersonaliaPromosiTransferPenataran
  • 58. PENARIKAN PERSONALIAPenarikan (recruitment)pencarian dan penarikansejumlah karyawan potensial yang akan diseleksiuntuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasiMetode penarikan :1. Pengiklanan2. Rekomendasi dari karyawan yang sedang bekerja3. Penarikan lewat lembaga pendidikan4. Kantor penempatan TK5. Serikat buruh6. Penggunaan komputer atau internet
  • 59. SELEKSI PERSONALIASeleksi  pemilihan seseorang tertentu darisekelompok karyawan potensial untukmelaksanakan suatu jabatan tertentuProsedur seleksi :1. Wawancara pendahuluan2. Pengumpulan data pribadi3. Pengujian4. Wawancara5. Pemeriksaan referensi-referensi prestasi6. Pemeriksaan kesehatan7. Keputusan pribadi8. Orientasi jabatan
  • 60. METODE LATIHAN DANPENGEMBANGAN1. ON THE JOB> Coaching> Planned progression> Rotasi jabatan> Penugasan sementara> Penilaian prestasi2. OFF THE JOB> Program-program pengembangan eksekutif> Latihan laboraturium> Pengembangan organisasi
  • 61. PEMBERIAN KOMPENSASIKOMPENSASI  pemberian kepada karyawandengan pembayaran finansial sebagai balas jasauntuk pekerjaan yang dilaksanakan dan sebagaimotivator untuk pelaksanaan kegiatan di waktu yangakan datangPenentuan Kompensasi1. Kesediaan membayar2. Kemampuan membayar3. Persyaratan-persyaratan pembayaranBentuk-bentuk pembayaran :1. Upah harian2. Gaji tetap mingguan3. Upah insentif (bonus, komisi)
  • 62. 10. MOTIVASIMOTIVASI  keadaan dalam pribadi seseorangyang mendorong keinginan individu untukmelakukan kegiatan-kegiatan tertentu untukmencapai tujuanPandangan tentang motivasi :1. Model Tradisional2. Model Hubungan Manusiawi3. Model Sumber Daya Manusia
  • 63. MODEL TRADISIONAL1. Bekerja pada dasarnya tidak disukai banyak orang2. Jarang yang dapat menangani pekerjaan yangsifatnya memerlukan kreatifitas, disiplin danpengendalian diri3. Manajer harus mengawasi dan mengendalikanbawahan4. Tugas terperinci dan operasi mudah dipelajari5. Orang bersedia bekerja jika balas jasanyamemadai6. Berproduksi sesuai standar
  • 64. MODEL HUBUNGAN MANUSIAWI1. Orang ingin merasa berguna dan penting2. Orang ingin memiliki dan diakui sebagaiindividu3. Kebutuhan lebih penting dari uang dalammemotivasi orang untuk bekerja4. Manajer harus membuat setiap karyawan merasaberguna dan penting5. Pembagian informasi kepada bawahan danketerlibatan keputusan rutin sangat penting6. Pemuasan kebutuhan akan meningkatkansemangat kerja
  • 65. MODEL SUMBER DAYA MANUSIA1. Bekerja pada dasarnya menyenangkan2. Sebagian besar orang lebih kreatif, disiplin diri3. Manajer harus memanfaatkan potensi sumberdaya manusia4. Manajer menciptakan lingkungan yangmenyenangkan5. Manajer mendorong partisipasi penuh6. Kepuasan kerja akan meningkat sejalan denganpemanfaatan SDM secara penuh
  • 66. TEORI-TEORI MOTIVASIAda 3 kelompok :1. TEORI PETUNJUK> Mengemukakan bagaimana memotivasi para karyawan> Teori ini didasarkan atas pengalaman coba- coba2. TEORI ISI> Disebut teori kebutuhana. Hirarki kebutuhan dari Abraham Maslowb. Teori Motivasi dari Frederick Herzbergc. Teori prestasi dari David Mc Cleland3. TEORI PROSESa. Teori Pengharapanb. Pembentukan perilakuc. Teori Porter-Lawlerd. Teori Keadilan
  • 67. TEORI HIERARKI KEBUTUHAN DARIMASLOW5. Aktualisasi diri4. Harga diri3. Sosial2. Keamanan & rasa aman1. Fisiologis
  • 68. TEORI HIERARKI KEBUTUHANDARI MASLOWDari tingkatan tertinggi ke tingkatan terendah1. Kebutuhan aktualisasi diri dan pemenuhan diriContoh : penggunaan potensi diri2. Kebutuhan harga diriContoh : status atau kedudukan, prestasipenghargaan dan kehormatan diri3. Kebutuhan sosialContoh : Cinta, persahabatan4. Kebutuhan keamanan dan rasa amanContoh : perlindungan dan stabilitas5. Kebutuhan fisiologisContoh : makan, minum, perumahan, seks, istirahat
  • 69. 11. KOMUNIKASI DALAMORGANISASIMengapa komunikasi penting ?1. Komunikasi adalah proses melalui fungsi-fungsi manajemen perencanaan,pengorganisasian, pengarahan danpengawasan dapat dicapai2. Komunikasi adalah kegiatan di mana paramanajer mencurahkan sebagian besarproporsi waktu mereka
  • 70. KOMUNIKASIproses pemindahan pengertian dalamgagasan atau informasi dari seseorang keorang lainproses dengan mana orang-orangbermaksud memberikan pengertian melaluipengiriman berita secara simbolis, dapatmenghubungkan para anggota berbagaisatuan organisasi yang berbeda dan bidangyang berbeda pula, sehingga sering disebutrantai pertukaran informasi
  • 71. PROSES KOMUNIKASIModel Komunikasi Antar PribadiProses Komunikasi Sederhana :Pengirim  Berita  PenerimaProses Komunikasi terperinci :1. Sumber (source)2. Pengubahan berita ke dalam sandi /kode (encoding)3. Pengiriman berita (transmitting the massage)4. Penerimaan berita5. Pengartian atau penterjemahan kembali berita(decoding)6. Umpan balik (feedback)
  • 72. TIPE-TIPE SALURAN DASARKOMUNIKASI1. Komunikasi Vertikal> Komunikasi ke bawah  dari manajemenpuncak mengalir ke karyawan bawah  untukmemberi pengarahan, informasi, instruksi, nasehatdan penilaian kepada bawahan> Komunikasi ke atas  untuk mensuplaiinformasi kepada tingkat manajemen atastentang apa yang terjadi pada tingkat bawah2. Komunikasi Lateral> Komunikasi diantara para anggota dalamkelompok kerja yang sama> Komunikasi yang terjadi antara dan di antaradepartemen-departemen pada tingkatan yangsama
  • 73. 3. Komunikasi Diagonalmerupakan komunikasi yang memotong secaramenyilang diagonal rantai perintah organisasiPERANAN KOMUNIKASI♦ Pemuasan kebutuhan-kebutuhanmanusiawi, seperti kebutuhan untukberhubungan dengan orang lain♦ Perlawanan terhadap pengaruh-pengaruhyang monoton atau membosankan
  • 74. Hambatan-hambatan terhadap komunikasi efektif :♦ Hambatan organisasional♦ Hambatan-hambatan antar pribadiPedoman Komunikasi yang efektif :1. Cari kejelasan gagasan-gagasan terlebih dulusebelum dikomunikasikan2. Teliti tujuan sebenarnya setiap komunikasi3. Pertimbangkan keadaan phisik dan manusiakeseluruhan kapan saja komunikasi akandilakukan4. Konsultasikan dengan pihak-pihak lain, bila perludalam perencanaan komunikasi
  • 75. 5.Perhatikan tekanan nada dan ekspresi lainnyasesuai dasar berita selama berkomunikasi6.Ambil kesempatan, bila timbul, untukmendapatkan segala sesuatu yang membantu atauumpan balik7.Ikuti lebih lanjut komunikasi yang telah disediakan8.Perhatikan konsistensi komunikasi9.Tindakan atau perbuatan harus mendorongkomunikasi10.Jadilah pendengar yang baik
  • 76. 12. KEPEMIMPINANKepemimpinan : Seorang pemimpin diharapkan akan dapat mempengaruhi prosessuatu transaksi sosial. Dalam proses kepemimpinan/transaksi sosial meliputi unsur:1. orang yang mempengaruhi2. metode mempengaruhi3. orang yang dipengaruhi. Bila orang yang dapat dipengaruhi untuk diberlakukan atau bertindakdengan cara tertentu atau menyetujui sikap dan pendapat yangmempengaruhi (pemimpin) dapat menendalikan yang dipengaruhi. Adapun metode mempengaruhi dapat berupa :1. kekuatan fisik,2. penggunaan sanksi3. usaha menunjukkan keahlian4. kharisma (daya tarik)
  • 77. Hakekat Kepemimpinan♦ Dalam kepemimpinan, orang yang dipengaruhilambat laun akan selalu saling mempengaruhi,sehingga terjadilah hubungan pemimpin danpengikut (leader Followerrelation).♦ Hakikat kepemimpinan adalah bahwa atasanmempengaruhi perilaku orang lain dan dalamkerjanya dengan menggunakan kekuasaan.♦ Kekuasaan adalah kemampuan seseorang yangbersangkutan menerjakan apa yang dikehendaki.♦ Dalam model kepemimpinan, ada kepemimpinanformal, yang terjadi karena manajer mengarahkanberstandar pada wewenang formal sedangkepemimpinan informal terjadi karena seseorangyang tanpa wewenang formal berhasilmempengaruhi perilaku orang lain.
  • 78. Sumber Kekuasaan dan PenerimaanPengarahan Seseorang punya peranan sebagai pemimpin karena mempunyaikekuasaan Sumber kekuasaan adalah dari kedudukan yang berupa imbalan,paksaan, dan hukuman, serta dari orang berupa keahlian danrujukan. Orang menerima (teori penerimaan) atau acuh tak acuh(indiferent) atas segala sesuatu yang mereka harus lakukan danmereka tunduk untuk melaksakannya dan tak dapat menyatakantidak (berbuat tak menurut) pada wewenang yang lebih tinggi Oleh karena itu syarat seseorang diterima pengarahannya :1. jangan menyiakan wewenang formal,2. jangan takut menciptakan kewajiban pada seseorang3. ciptakan rasa bergantung seseorang pada anda4. manfaatkan keahlian yang dimiliki5. berikan kesempatan orang lain menghargai anda.
  • 79. Tipe KepemimpinanDari studi berbagai tipe kepemimpinan muncul:1. pendekatan sifat (fokus: pada karakteristik pribadi pemimpin)2. pendekatan perilaku (fokus: pada perilaku pemimpin dihadapkandengan pengikutnya)3. pendekatan situasional (fokus: pada kesesuaian antara perilakupimpinan dengan karakteristik situasional).Teori lain, yaitu teori jalur tujuan menyatakan bahwa ada :1. kepemimpinan direktif; memberitahu bawahan memberikan arahan,memberikan jadwal, dan mempertahankan standar kinerja;2. kepemimpinan yang mendukung, yang memperhatikan bawahan,semua diperlakukan sama, semua teman dan mudah didekati3. kepemimpinan yang berorentasi pada hasil yang menetapkan tujuanyang menantang, mengharapkan bawahan bekerja keras, mengharapkanselalu penyempurnaan4. kepemimpinan partisipatif yang selalu berkonsultasi dg bawahanmemperhatikan saran bawahan sebelum mengambil keputusan.
  • 80. 13. MANAJEMEN KONFLIKPenyebab konflik :1. Komunikasi  salah pengertian, informasi tidaklengkap2. Struktur  pertarungan kekuasaan antardepartemen dengan kepentingan yangbertentangan3. Pribadi  ketidak sesuaian tujuan atau nilai-nliai sosial pribadi karyawan dengan perilakupada jabatan
  • 81. JENIS KONFLIK1. Konflik dalam diri individu  individumenghadapi ketidak pastian tentangpekerjaan yang diharapkan2. Konflik antar individu3. Konflik antara individu dan kelompok4. Konflik antar kelompok dalam organisasi5. Konflik antar organisasi
  • 82. METODE PENGELOLAAN KONFLIK1. Stimulasi konflik dalam satuan-satuan organisasi pemasukan pihak ketiga, penyusunankembali organisasi, penawaran bonus dll,pemilihan manajer yang tepat, perlakuan yangberbeda dengan kebiasaan2. Pengurangan konflik jika terlalu tinggi ataumenurunkan produktifitas  pendinginansuasana3. Penyelasaian konflik  penekanan dengan cara:kekerasan (forcing), penenangan (smothing)dan penghindaran (avoidance) kompromi danpemecahan masalah
  • 83. Tiga Jenis Metode Penyelesaian Konflik:1. Konsensus, pihak yang sedang bertentanganbertemu bersama untuk mencari penyelesaianterbaik tentang masalh mereka2. Konfrontasi, pihak-pihak yang salingbertentangan menyatakan pendapatnya secaralangsung satu sama lain dan ada kesepakatanuntuk menerima penyelesaian3. Penggunaan tujuan-tujan yang lebih tunggi(superordinate goals)
  • 84. 14. PENGAWASAN(CONTROLLING)Pengawasan  suatu usaha sistematik untukmenetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan-tujuan perencanaan, merancang sistem informasiumpan balik, membandingkan kegiatan nyatadengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya,menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan serta mengambil koreksi yangdiperlukan untuk menjamin bahwa semua sumberdaya perusahaan dipergunakan dengan cara yangpaling efektif dan efisien dalam pencapaiantujuan-tujuan perusahaan
  • 85. TIPE-TIPE PENGAWASAN :1. Pengawasan pendahuluan/ feedforwardcontroll2. Pengawasan concurrent3. Pengawasan umpan balik/ feedbackcontroll
  • 86. PenetapanStandarpelaksanaanPenetapanPengukuranPelaksanaankegiatanPengukuranPelaksanaankegiatanPerbandinganDenganStandar ;evaluasiPengambilanTindakanKoreksi,Bila perlu
  • 87. TAHAP-TAHAP PENGAWASAN1. Penetapan standar pelaksanaan(perencanaan)2. Penentuan pengukuran pelaksanaankegiatan3. Pengukuran pelaksanaan kegiatan4. Pembandingan dengan standar, evaluasi5. Pengambilan tindakan, koreksi bila perlu
  • 88. KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK PENGAWASAN1. Akurat2. Tepat waktu3. Obyektif dan menyeluruh4. Terpusat pada titik-titk pengawasan strategik5. Realistik secara ekonomis6. Realistik secara organisasional7. Terkoordinasi dengan aliran kerja organisasi8. Fleksibel9. Bersifat sebagai petunjuk dan operasional10. Diterima para anggota organisasi

×