GROUP INVESTIGATION
Present By :
Muhamad
Yogi
NEXT
Faculty of Educational Sciences and Teacher
Training
Nusantara Islamic ...
Pengertian
Model Group investigation seringkali disebut sebagai metode
pembelajaran kooperatif yang paling kompleks. Hal i...
 (Budimansyah, 2007: 7). Group investigation adalah
kelompok kecil untuk menuntun dan mendorong siswa dalam
keterlibatan ...
Ciri Ciri Group Investigation
 1. Pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation
berpusat pada siswa, guru han...
 4. adanya motivasi yang mendorong
siswa agar aktif dalam proses belajar
mulai dari tahap pertama sampai tahap
akhir pemb...
Tujuan Model Pembelajaran
Grup Investigation
1. Group Investigasi membantu siswa untuk melakukan investigasi
terhadap suat...
Manfaat Group
Investigation
1. Meningkatkan hasil belajar peserta didik.
2. Meningkatkan hubungan antar kelompok, belajar ...
Langkah-langkah model
pembelajaran Group
Investigation1. Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang heterogen.
2. G...
Tahap Pengelompokkan
(Grouping)/ Pemilihan topik
Yaitu tahap mengidentifikasi topik yang akan
diinvestigasi serta membentu...
Tahap Perencanaan
kooperatif (Planning)
Siswa dan guru merencanakan prosedur
pembelajaran, tugas, dan tujuan khusus yang
k...
Tahap Penyelidikan
(Investigation)/ Implementasi
Siswa menerapkan rencana yang telah mereka kembangkan di dalam
tahap kedu...
Tahap Pengorganisasian (Organizing)/
Analisis dan sintesis
Siswa menganalisis dan mengevaluasi informasi yang
diperoleh pa...
Tahap Presentasi hasil final
(Presenting)
Beberapa atau semua kelompok menyajikan hasil
penyelidikannya dengan cara yang m...
Tahap Evaluasi (Evaluating)
Dalam hal kelompok-kelompok menangani aspek yang
berbeda dari topikyang sama, siswa dan guru
m...
Kelebihan Model Group
Investigation
Di dalam pemanfaatannya atau penggunaannya
model pembelajaran group investigation juga...
2) Secara Sosial
 meningkatkan belajar bekerja sama
 belajar berkomunikasi baik dengan teman sendiri maupun guru
 belaj...
Kelemahan Model Group
Investigation
Model Pembelajaran Group Investigation selain
memiliki kelebihan juga terdapat beberap...
Group Investigation ppt
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Group Investigation ppt

846

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
846
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
55
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Group Investigation ppt

  1. 1. GROUP INVESTIGATION Present By : Muhamad Yogi NEXT Faculty of Educational Sciences and Teacher Training Nusantara Islamic University
  2. 2. Pengertian Model Group investigation seringkali disebut sebagai metode pembelajaran kooperatif yang paling kompleks. Hal ini disebabkan oleh metode ini memadukan beberapa landasan pemikiran, yaitu berdasarkan pandangan konstruktivistik, demokratic teaching, dan kelompok belajar kooperatif. Berdasarkan pandangan konstruktivistik, proses pembelajaran dengan model group investigation memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan aktif dalam proses pembelajaran mulai dari perencanaan sampai cara mempelajari suatu topik melalui investigasi. Democratic teaching adalah proses pembelajaran yang dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi, yaitu penghargaan terhadap kemampuan, menjunjung keadilan, menerapkan persamaan kesempatan, dan memperhatikan keberagaman peserta didik.
  3. 3.  (Budimansyah, 2007: 7). Group investigation adalah kelompok kecil untuk menuntun dan mendorong siswa dalam keterlibatan belajar. Metode ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok (group process skills). Hasil akhir dari kelompok adalah sumbangan ide dari tiap anggota serta pembelajaran kelompok yang notabene lebih mengasah kemampuan intelektual siswa dibandingkan belajar secara individual.  Eggen & Kauchak (dalam Maimunah, 2005: 21) mengemukakan Group investigation adalah strategi belajar kooperatif yeng menempatkan siswa ke dalam kelompok untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode GI mempunyai fokus utama untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik atau objek khusus.
  4. 4. Ciri Ciri Group Investigation  1. Pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation berpusat pada siswa, guru hanya bertindak sebagai fasilitator atau konsultan sehingga siswa berperan aktif dalam pembelajaran.  2. pembelajaran yang dilakukan membuat suasana saling bekerjasama dan berinteraksi antar siswa dalam kelompok tanpa memandang latar belakang, setiap siswa dalam kelompok memadukan berbagai ide dan pendapat, saling berdiskusi dan beragumentasi dalam memahami suatu pokok bahasan serta memecahkan suatu permasalahan yang dihadapi kelompok.  3. pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation siswa dilatih untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi, semua kelompok menyajikan suatu presentasi yang menarik dari berbagai topik yang telah dipelajari, semua siswa dalam kelas saling terlihat dan mencapai suatu perspektif yang luas mengenai topik tersebut.
  5. 5.  4. adanya motivasi yang mendorong siswa agar aktif dalam proses belajar mulai dari tahap pertama sampai tahap akhir pembelajaran.  5. pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation suasana belajar terasa lebih efektif, kerjasama kelompok dalam pembelajaran ini dapat membangkitkan semangat siswa untuk memiliki keberanian dalam mengemukakan pendapat dan berbagi informasi dengan teman lainnya dalam membahas materi pembelajaran
  6. 6. Tujuan Model Pembelajaran Grup Investigation 1. Group Investigasi membantu siswa untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik secara sistematis dan analitik. Hal ini mempunyai implikasi yang positif terhadap pengembangan keterampilan penemuan dan membentu mencapai tujuan. 2. Pemahaman secara mendalam terhadap suatu topik yang dilakukan melaui investigasi. 3. Group Investigasi melatih siswa untuk bekaerja secara kooperatif dalam memecahkan suatu masalah. Dengan adanya kegiatan tersebut, siswa dibekali keterampilan hidup (life skill) yang berharga dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi guru menerapkan model pembelajaran GI dapat mencapai tiga hal, yaitu dapat belajar dengan penemuan, belajar isi dan belajar untuk bekerjas secara kooperatif
  7. 7. Manfaat Group Investigation 1. Meningkatkan hasil belajar peserta didik. 2. Meningkatkan hubungan antar kelompok, belajar kooperatif memberi kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan teman satu tim untuk mencerna materi pembelajaran. 3. Meningkatkan rasa percaya diri dan memotivasi belajar, belajar kooperatif dapat membina kebersamaan, peduli satu sama lain dan tenggang rasa, serta mempunyai andil terhadap keberhasilan tim. 4. Menumbuhkan realisasi kebutuhan peserta didik untuk belajar berpikir, belajar kooperatif dapat diterapkan untuk berbagai materi ajar, seperti pemahaman yang rumit, pelaksanaan kaijian proyek, dan latihan memecahkan masalah. 5. Memadukan dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan. 6. Meningkatkan perilaku dan kehadiran di kelas. 7. Relatif murah karena tidak memerlukan biaya khusus untuk menerapkannya
  8. 8. Langkah-langkah model pembelajaran Group Investigation1. Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang heterogen. 2. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok yang harus dikerjakan. 3. Guru memanggil ketua-ketuaa kelompok untuk memanggil materi tugas secara kooperatif dalam kelompoknya. 4. Masing-masing kelompok membahas materi tugaas secara kooperatif dalam kelompoknya. 5. Setelah selesai, masing-masing kelompok yang diwakili ketua kelompok atau salah satu anggotanya menyampaikan hasil pembahasannya. 6. Kelompok lain dapat memberikan tanggapan terhadap hasil pembahasannya. 7. Guru memberikan penjelasan singkat (klarifikasi) bila terjadi kesalahan konsep dan memberikan kesimpulan. 8. Evaluasi
  9. 9. Tahap Pengelompokkan (Grouping)/ Pemilihan topik Yaitu tahap mengidentifikasi topik yang akan diinvestigasi serta membentuk kelompok investigasi, dengan anggota tiap kelompok 4 sampai 5 orang. Pada tahap ini: 1. Siswa mengamati sumber, memilih topik, dan menentukan kategori-kategori topik permasalahan 2. Siswa bergabung pada kelompok-kelompok belajar berdasarkan topik yang mereka pilih atau menarik untuk diselidiki 3. Guru membatasi jumlah anggota masing-masing kelompok antara 4 sampai 5 orang berdasarkan keterampilan dan keheterogenan.
  10. 10. Tahap Perencanaan kooperatif (Planning) Siswa dan guru merencanakan prosedur pembelajaran, tugas, dan tujuan khusus yang konsisten dengan subtopik yang telah dipilih pada tahap pertama. Pada tahap ini siswa bersama-sama merencanakan tentang: 1. Apa yang mereka pelajari? 2. Bagaimana mereka belajar? 3. Siapa dan melakukan apa? 4. Untuk tujuan apa mereka menyelidiki topik tersebut?
  11. 11. Tahap Penyelidikan (Investigation)/ Implementasi Siswa menerapkan rencana yang telah mereka kembangkan di dalam tahap kedua. Kegiatan pembelajaran hendaknya melibatkan ragam aktivitas dan keterampilan yang luas dan hendaknya mengarahkan siswa kepada jenis-jenis sumber belajar yang berbeda baik di dalam atau di luar sekolah. Guru secara ketat mengikuti kemajuan tiap kelompok dan menawarkan bantuan bila diperlukan. Pada tahap ini, siswa melakukan kegiatan sebagai berikut:  a) Siswa mengumpulkan informasi, menganalisis data dan membuat simpulan terkait dengan permasalahan-permasalahan yang diselidiki  b) Masing-masing anggota kelompok memberikan masukan pada setiap kegiatan kelompok  c) Siswa saling bertukar, berdiskusi, mengklarifikasi, dan mempersatukan ide dan pendapat.
  12. 12. Tahap Pengorganisasian (Organizing)/ Analisis dan sintesis Siswa menganalisis dan mengevaluasi informasi yang diperoleh pada tahap ketiga dan merencanakan bagaimana informasi tersebut diringkas dan disajikan dengan cara yang menarik sebagai bahan untuk dipresentasikan kepada seluruh kelas. Pada tahap ini kegiatan siswa sebagai berikut: 1. Anggota kelompok menentukan pesan-pesan penting dalam proyeknya masing-masing 2. Anggota kelompok merencanakan apa yang akan mereka laporkan dan bagaimana mempresentasikannya 3. Wakil dari masing-masing kelompok membentuk panitia diskusi kelas dalam presentasi investigasi.
  13. 13. Tahap Presentasi hasil final (Presenting) Beberapa atau semua kelompok menyajikan hasil penyelidikannya dengan cara yang menarik kepada seluruh kelas, dengan tujuan siswa yang lain saling terlibat satu sama lain dalam pekerjaan mereka dan memperoleh perspektif luas pada topik itu. Presentasi dikoordinasi oleh guru. Kegiatan pembelajaran di kelas pada tahap ini adalah sebagai berikut: 1. Penyajian kelompok pada keseluruhan kelas dalam berbagai variasi bentuk penyajian 2. Kelompok yang tidak sebagai penyaji terlibat secara aktif sebagai pendengar 3. Pendengar mengevaluasi, mengklarifikasi dan mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap topik yang disajikan.
  14. 14. Tahap Evaluasi (Evaluating) Dalam hal kelompok-kelompok menangani aspek yang berbeda dari topikyang sama, siswa dan guru mengevaluasi tiap kontribusi kelompok terhadap kerja kelas sebagai suatu keseluruhan. Evaluasi yang dilakukan dapat berupa penilaian individual atau kelompok. Pada tahap ini, kegiatan guru atau siswa dalam pembelajaran sebagai berikut: a) Siswa menggabungkan masukan-masukan tentang topiknya, pekerjaan yang telah mereka lakukan, dan tentang pengalaman-pengalaman efektifnya b) Guru dan siswa mengkolaborasi, mengevaluasi tentang pembelajaran yang telah dilaksanakan c) Penilaian hasil belajar haruslah mengevaluasi tingkat pemahaman siswa.
  15. 15. Kelebihan Model Group Investigation Di dalam pemanfaatannya atau penggunaannya model pembelajaran group investigation juga mempunyai kelemahan dan kelebihan, yakni sebagai berikut: Setiawan (2006:9) mendeskripsikan beberapa kelebihan dari pembelajaran GI, yaitu sebagai berikut: 1. Secara Pribadi  dalam proses belajarnya dapat bekerja secara bebas  memberi semangat untuk berinisiatif, kreatif, dan aktif  rasa percaya diri dapat lebih meningkat  dapat belajar untuk memecahkan, menangani suatu masalah  mengembangkan antusiasme dan rasa pada
  16. 16. 2) Secara Sosial  meningkatkan belajar bekerja sama  belajar berkomunikasi baik dengan teman sendiri maupun guru  belajar berkomunikasi yang baik secara sistematis  belajar menghargai pendapat orang lain  meningkatkan partisipasi dalam membuat suatu keputusan 3) Secara Akademis  siswa terlatih untuk mempertanggungjawabkan jawaban yang diberikan  bekerja secara sistematis  mengembangkan dan melatih keterampilan fisika dalam berbagai bidang  merencanakan dan mengorganisasikan pekerjaannya  mengecek kebenaran jawaban yang mereka buat  Selalu berfikir tentang cara atau strategi yang digunakan sehingga didapat suatu kesimpulan yang berlaku umum.
  17. 17. Kelemahan Model Group Investigation Model Pembelajaran Group Investigation selain memiliki kelebihan juga terdapat beberapa kekurangannya, yaitu: a) Sedikitnya materi yang tersampaikan pada satu kali pertemuan b) Sulitnya memberikan penilaian secara personal c) Tidak semua topik cocok dengan model pembelajaran GI, model pembelajaran GI cocok untuk diterapkan pada suatu topik yang menuntut siswa untuk memahami suatu bahasan dari pengalaman yang dialami sendiri d) Diskusi kelompok biasanya berjalan kurang efektif e) Siswa yang tidak tuntas memahami materi prasyarat akan mengalami kesulitan saat menggunakan model ini (Setiawan, 2006:9).
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×