Cara memperbaiki bootmgr is missing windows 7

  • 26,301 views
Uploaded on

 

More in: Education , Technology
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
26,301
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
160
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Cara Memperbaiki BOOTMGR is Missing Windows 7 bukan kerjaan mudatapi juga bisa dilakukan dengan ketekunan. Jika Windows 7 “BOOTMGR is Missing”, makasebenarnya Anda tidak sendirian. Kerusakan windows ini sangat sering dialami oleh kita semua,bahkan para penemu windows sekalipun. Kerusakan windows 7 ini biasanya muncul ketikakomputer tidak bisa start.Walaupun saya katakan tidak susah namun masalah akan lebih rumit pada netbook dimana tidakmenggunakan cd rom sementara banyak vendor menganjurkan penyelesaian menggunakan cdinstaller. Sebenarnya sebelumnya saya sudah menulis artikel Mengatasi Kesalahan PadaBOOTMGR is Missing pada versi windows XP. Apa arti dari BOOTMGR is Missing? Ini berarti bahwa ketika mencoba start ternyata sistemtidak menemukan file bootmgr yang dibutuhkan oleh sistem untuk bekerja diawal komputerdijalankan. Penyebabnya ada dua yaitu bisa karena kerusakan hardware dan bisa juga karenakerusakan software.Ada beberapa cara bahwa “BOOTMGR is Missing” muncul pada komputer Anda, tetapi yangpaling umum adalah pesan seperti ini; 1. BOOTMGR is missing Press Ctrl Alt Del to restart 2. BOOTMGR is missing Press any key to restart 3. Couldn’t find BOOTMGRBOOTMGR is missing menampilkan pesan kesalahan sesaat setelah komputer dihidupkan,segera setelah Power On Self Test (POST) selesai.Penyebab BOOTMGR is missingJika dilihat lebih jauh, ada beberapa penyebab terjadinya masalah ini; 1. File Windows 7 korup dan atau terkonfigurasi, 2. Kerusakan pada hard drive termasuk bad sector hard drive 3. Masalah pada proses upgrade sistem operasi , 4. BIOS yang sudah ketinggalan jaman, dan 5. Kabel IDE rusak atau longgar. 6. Boot dari flash drive yang tidak sempurnahInilah yang harus dilakukan untuk memperbaiki; 1. Restart PC. BOOTMGR bisa merupakan sesuatu kebetulan. 2. Periksa hard drive dan pengaturan drive lain dalam BIOS dan memastikannya sudah benar. Konfigurasi BIOS akan memberitahu komputer bagaimana menggunakan drive
  • 2. sehingga setting yang salah dapat menyebabkan masalah, termasuk kesalahan BOOTMGR. 3. Buka dan pasang kembali semua data internal isalnya kabel data hard disk, CD Rom dll. Pesan kesalahan BOOTMGR dapat disebabkan oleh kabel controller yang longgar atau kabel rusak. 4. Jika sampai langkah 3 diatas tidak juga selesai masalahnya, lakukan copy file BOOTMGR; 1. Boot dari DVD “WINDOWS 7″; 2. Pilih “Repair computer”; 3. Pilih “Cancel” untuk keluar dari repair wizard; 4. Selanjutnya anda akan masuk ke tampilan; ’command prompt’,system restore’,memory diagnostics’,dll…… 5. Pilih “command prompt”; 6. Ketik drive DVD anda mis; D: pada command prompt, kemudian tekan [ENTER]; 7. Kita anggap bahwa anda menginstall windows pada drive C: maka silahkan ketik “copy bootmgr c:” tanpa tanda petik kemudian tekan [ENTER]; 8. Setelah proses copy selesai, ketik “exit” (tanpa tanda petik) dan tekan [ENTER]; 9. Reboot computer; 10. Pilih “start windows normally”; 5. Jika masih belum tuntas masalahnya, mungkin ada baiknya meng-Update BIOS motherboard Anda. Hati-hati melakukan ini!!! Sebuah versi BIOS usang kadang-kadang dapat menyebabkan “BOOTMGR is missing”. 6. Lakukan install ulang. Jenis perbaikan ini benar-benar akan menghapus Windows dari PC Anda dan menginstal lagi dari awal. Meskipun hal ini hampir pasti akan menyelesaikan setiap kesalahan BOOTMGR, itu memakan waktu proses karena fakta bahwa semua data Anda harus didukung dan kemudian dikembalikan. 7. Jika sampai langkah 6 dan proses install ditolak maka berarti anda harus mengganti hard drive dan kemudian menginstal salinan baru Windows. Jika semua telah gagal, termasuk instalasi bersih dari langkah terakhir, Anda kemungkinan besar menghadapi masalah hardware dengan hard disk Anda.BOOTMGR is Missing adalah sebuah masalah yang lumayan rumit. Namun sebelum bicaralebih jauh mengenai BOOTMGR (bagian dari boot sector), ada baiknya mungkin memahami apaitu boot sector. Sebuah boot sector merupakan sektor/daerah dari hard disk drive atau perangkatpenyimpanan lain yang berisi kode komputer yang diperlukan untuk memulai proses boot. Adabanyak file-file yang diawali dengan kata boot walaupun ekstensi berbeda, misalnya master boot,boot.cfg, boot.ini dan lain-lain.Ada beberapa cara “BOOTMGR is missing” menampilkan pesan di komputer Anda, sepertidibawah ini; 1. BOOTMGR is missing, Press Ctrl Alt Del to restart 2. BOOTMGR is missing, Press any key to restart 3. Couldn’t find BOOTMGR
  • 3. “BOOTMGR is missing” akan tampil setelah komputer dihidupkan, segera setelah Power OnSelf Test (POST) selesai pada Windows XP. Sementar Windows 7 atau Windows Vista akanlangsung mendeteksi dan memberi pesan kesalahan BOOTMGR pada bagian awal. Adabeberapa kemungkinan penyebab kesalahan BOOTMGR, termasuk pesan kesalahan yang palingumum “BOOTMGR is missing”; 1. Alasan paling umum untuk kesalahan BOOTMGR adalah kesalahan konfigurasi file dan file korup, masalah pada hard disk drive dan masalah upgrade sistem operasi, korup pada sektor hard disk drive, BIOS sudah usang, dan rusak atau longgarnya kabel IDE. 2. Alasan lain adalah jika PC Anda sedang mencoba untuk boot dari hard drive atau flash drive yang tidak benar menurut aturan first boot. Dengan kata lain, komputer mencoba untuk boot dari sumber non-bootable.Perbaikan untuk Kesalahan BOOTMGR 1. Cobalah Restart PC sekali lagi, kesalahan BOOTMGR bisa saja suatu kebetulan. 2. Melakukan repair startup Windows, caranya lihat diartikel ini; step 7 Melakukan Recovery Console Dengan CD Windows XP 3. Setelah Anda sampai pada step 7 recovery console, silakan ketik [chkdsk c: /r] tetapi penulisannya tanpa tanda []. Ingat ada jarak spasi satu kali antara c: dan tanda slash “/”. Setelah itu tekan [ENTER]. Jika proses repair sudah selesai, restart komputer Anda untuk melihat apakah masalah sudah hilang. 4. Jika masalah belum selesai, periksa hard drive dan pengaturan drive lain dalam BIOS dan memastikan mereka sudah benar. Konfigurasi BIOS memberitahu komputer bagaimana menggunakan pengaturan drive yang tidak benar sehingga dapat menyebabkan masalah, termasuk kesalahan BOOTMGR. Catatan: Biasanya ada pengaturan Auto di BIOS untuk konfigurasi hard disk dan optical drive yang biasanya lebih aman jika Anda tidak yakin apa yang harus dilakukan. 5. Buka lalu pasang kembali semua kabel data internal dan kabel power. Pesan error BOOTMGR dapat disebabkan oleh longgar atau yang dicurigai rusak, terutama kabel IDE dan SATA. 6. Update BIOS Motherboard Anda. BIOS yang sudah ketinggalan jaman kadang-kadang dapat menyebabkan “BOOTMGR is Missing” error. 7. Jika masalah belum teratasi, lakukan penginstalan ulang Windows XP (asal semua data penting didrive system C: sudah di-backup sebelumnya. Install ulang akan menghapus semua data/file di-drive C: 8. Jika Anda dalam proses instal ulang Anda tidak dapat menginstall Windows, misalnya malah muncul pesan Blue Screen of Death, maka penyebabnya adalah CD instalasi rusak atau CD ROM Drive rusak, ataukah hard disk drive rusak/kerusakan kecil. 9. Jika CD instalasi baik, CD ROM drive Anda pastikan baik tetapi tetap, maka dipastikan kerusakan pada masalah hardware yaitu hard disk drive Anda.Pernahkah Anda menjumpai masalah tersebut?
  • 4. Masalah tersebut sebenarnya adalah masalah sepele namun bisa membuat pusing orang. Haltersebut dapat terjadi karena file yang digunakan untuk booting telah hilang atau tidakditemukan.Pernah saya mengalami hal tersebut, ceritanya begini, ada laptop titipan teman yang terkenavirus dan suruh untuk mempartisi hardisknya, naah setelah virus-virus yang membandel tersebutsaya basmi, selanjutnya saya bermaksud untuk mempartisi laptop tersebut. Masalah selanjutnyaada disitu, karena laptop tersebut sudah diisi oleh pabrikan (baca: sistem operasi) yaitu Windows7, saya tidak tahu kalau partisi untuk booting adalah partisi yang terpisah, bukan partisi C. Partisitersebut adalah partisi D dan bernama Recovery.Saya berpesan, jangan sekali2 mengubah bahkan memformat partisi tersebut karena dapatmenyebabkan muncul tulisan BOOTMGR is missing Press Ctrl+Alt+Del to Restart.Congratulations! Anda sudah tidak dapat masuk ke sistem operasi Windows Anda.Untuk kasus saya, hal tersebut terjadi dikarenakan saya mengubah Drive Letter dari yangsemula adalah D saya ubah menjadi G sehingga tidak bisa untuk booting.
  • 5. Sempat bingung juga karena bagaimana mengembalikan Drive Letter tersebut padahal sudahtidak bisa lagi masuk ke Windows. Sempat menemukan artikel untuk mengatasi kasus tersebutDISINI dengan melakukan repair menggunakan fasilitas recovery di Windows 7, namun padawaktu tersebut saya tidak memiliki DVD kosong bahkan master Windows 7, ditambah lagilaptop yang bermasalah tersebut adalah notebook, jadi tidak memiliki CD/DVD Rom.Kemudian disaat bingung tersebut muncul sebuah ide untuk menggunakan Ubuntu Live CDnamun dengan menggunakan Flash Disk. Karena tidak mungkin memindahkan Drive Letterlangsung dari Ubuntu, saya menggunakan cara yang lain. Setelah masuk menggunakan USBStartup Disk, saya segera memindahkan isi dari partisi Recovery ke drive C. (Sebenarnyalangkah ini tidak tidak penting hehee).Langkah pertama yang saya lakukan adalah masuk ke GParted lewat System --> Administration--> GParted. Setelah itu saya unchecked flag boot dari partisi Recovery. Dan kemudian flag bootsaya gantikan ke partisi C Windows.
  • 6. Dan. . . . . . . .TADA.................. sudah bisa masuk ke Windows lagi.Memang cara ini terbilang memaksakan karena menggunakan Recovery lebih umum digunakan.Namun cara ini menjawab bagaimana jika akan menghapus partisi yang digunakan untuk bootingtersebut dan memindahkannya ke partisi C sekalian.Dan, saya pun lega karena laptop teman saya tersebut baik-baik saja.