0
KARYA INOVATIF
GURU PAI
Oleh:
Siti Khadijah
(Dosen FITK UIN Jakarta)
APA “KARYA INOVATIF” ?
Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia
terdapat pengertian bahwa;
“Karya adalah kerja (perbuatan ...
”Creativity is defined as
the generation of new
ideas, while innovation is
defined as the translation
of these ideas into ...
Menurut Kamus ilmiah populer, Pius a partanto, M.
Dahlan Al Barry :
1. Inovasi adalah pembaharuan (bidang
pengembangan kem...
Inovasi pembelajaran menurut
G. Simon Devung (2002:5)
Pengembangan unsur-unsur baru
dalam bidang pembelajaran dan
penginte...
Inovasi
Pembelajaran
PAI
Materi
Fasilitas dan
Alat Bantu
Mekanisme
Waktu
Suasana
Input Guru
Siswa
KENAPA “KARYA INOVATIF” ?
Peraturan Menteri No.14 Tahun 2007 penerapan
kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan
pendekatan multistrategi dan multim...
Permendiknas nomor 41 tahun 2007
tentang standar proses untuk satuan
pendidikan dasar dan menengah
APA SAJA JENIS
KARYA INOVATIF
DALAM PEMBELAJARAN ?
3.3 Membuat/
memodifikasi alat
pelajaran/ peraga/
praktikum
3. KARYA
INOVATIF
KARYA INOVATIF?
Lampiran Permenpan No: PER/1...
1. Menemukan Teknologi Tepatguna
Karya Teknologi Tepat Guna yang selanjutnya
disebut karya sains/teknologi adalah karya ha...
2. Menemukan/Menciptakan Karya Seni
Menemukan/menciptakan karya seni adalah
proses perefleksian nilai-nilai dan gagasan
ma...
3. Membuat/Memodifikasi Alat
Pelajaran/Peraga/ Praktikum
a) Subunsur Membuat Alat Pelajaran
Definisi Alat pelajaran adalah...
Kegiatan penyusunan standar/pedoman/soal yang
diselenggarakan oleh instansi tingkat nasional atau
provinsi.
4. Mengikuti p...
Membuat karya sains/teknologi tepat guna;
- Menciptakan karya seni;
- Mengikuti kegiatan pengembangan/ penyusunan
standar,...
2. Penilaian Karya Inovatif untuk kelompok
Karya inovatif dapat dibuat secara berkelompok
dengan aturan sebagai berikut.
1...
– Komplek
– Sederhana
Pengkategorian komplek atau sederhana pada karya seni
dapat ditinjau dari nilai seni atau lingkup se...
Kategori Komplek
- Seni tinggi (pengakuan dari tingkat provinsi/nasional)
- Belum pernah ada sebelumnya.
- Yang dibuat sek...
karya hasil rancangan/pengembangan/ percobaan sains
dan/atau teknologi yang dibuat atau dihasilkan dengan
menggunakan baha...
- Hasil pengembangan model (kepengawasan/ manajemen/
pembelajaran/ pelatihan/pembimbingan).
- Media dan alat bantu pelatih...
a. Bermanfaat untuk tugas kepengawasan,
persekolahan/pendidikan atau masyarakat.
b. Ada unsur modifikasi/inovasi bila sebe...
4. Angka Kredit Karya Sains/ Teknologi
Kategori kompleks = 4
Kategori sederhana = 2
5. Hasil Pengembangan Model
Makalah Mo...
1. Poster yang dibuat rapih dan menarik yang
digunakan untuk pembelajaran
2. Model benda/barang atau alat tertentu yang
di...
Kerangka Isi Laporan Karya Teknologi Tepat Guna
(Karya Sains/ Teknologi)
HALAMAN JUDUL,
memuat jenis laporan (tuliskan Lap...
C. MENCIPTAKAN KARYA SENI
Menemukan/menciptaan karya seni adalah proses
perefleksian nilai-nilai dan gagasan manusia yang
...
2. Kriteria Karya Seni
Karya seni adalah hasil budaya manusia yang merefleksikan
nilai-nilai dan gagasan manusia yang diek...
3. Jenis Karya Seni
Karya seni yang bukti fisiknya dapat disertakan langsung:
- Seni sastra (novel, kumpulan cerpen, kumpu...
4. Kategori Karya Seni
- Karya seni kategori kompleks = lingkup sebaran
publikasi, pameran, pertunjukan, lomba, dan
pengak...
5. Bukti Kegiatan
Karya seni dengan bukti fisik yang dapat
disertakan langsung:
1) Karya sastra à dikirm karya sastranya (...
- Surat keterangan telah dipamerkan/
dipertunjukkan/ dipublikasikan/direkam dan diedarkan
secara luas di tingkat kecamatan...
Karya seni yang bukti fisiknya tidak dapat disertakan langsung:
1) Laporan proses penciptaan dan publikasi
2) Rekaman taya...
b. Desain komunikasi visual:
1) Setiap judul film/sinetron/wayang atau judul
company profile berdurasi minimal 15 menit, d...
c. Seni Musik
1) Setiap 5 judul lagu yang telah direkam oleh
instansi/perusahaan rekaman tertentu atau setiap 5
judul lagu...
d. Seni Busana:
Setiap 10 kreasi busana yang berbeda, diperagakan, dan
diakui oleh masyarakat.e. Seni Rupa:
1) Setiap 5 lu...
f. Seni pertunjukan:
Setiap judul atau maksimal 5 judul drama tari
modern/klasik atau sendratari dengan total durasi
minim...
Kerangka Isi Laporan Portofolio Penciptaan Karya
Seni
SAMPUL DEPAN:
Berisi judul, nama pencipta, NIP, nama dan logo
Sekola...
PUBLIKASI
Berisi deskripsi kegiatan pameran/publikasi/
pertunjukan disertai katalog dan foto-foto dan atau
rekaman audiovi...
D. MENGIKUTI KEGIATAN PENGEMBANGAN/
PENYUSUNAN STANDAR, PEDOMAN, SOAL, DAN
SEJENISNYA
Kegiatan ini meliputi penyusunan
sta...
3. Angka Kredit
Tingkat nasional, diberi angka kredit 1.
Tingkat provinsi, diberi angka kredit 1.
Catatan:
Angka kredit di...
4. CONTOH:
• Penyusunan standar pendidikan dan turunannya
(indikator, deskripsi materi dsb)
• Penyusunan pedoman pelaksana...
Kerangka Isi Laporan Mengikuti Pengembangan
Penyusunan Standar, Pedoman, Soal, dan Sejenisnya
• HALAMAN JUDUL,
• HALAMAN P...
h. Pembuatan media komik pembelajaran
1) Menentukan tema
2) Menentukan karakter tokoh.
3) Desain karakter tokoh
4) Menentu...
TERIMA KASIH
Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)
Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)
Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)
Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)

12,719

Published on

Guru PAI dituntut memiliki karya-karya inovatif sebagai kontekstualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam pembelajaran PAI

Published in: Education
3 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Mksh. smg bermanfaat!
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • terima kasih tentang infio karya inovativenya . smoga Allah memberi kesehatan yang lebih kepada adindai
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • ASSALAMU,ALAIKUM BU KHADIJAH IBERAHIM MAKASIH ATAS INFO BERKENAAN DENGAN KARYA INOVATIF, SEMOGA MENJADI INSPIRASI BAGI KITA SEMUA. BY ABDUL HAMID WIDYAISWARA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN BANJARMASIN
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
12,719
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
329
Comments
3
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Karya Inovatif Guru PAI (Siti Khadijah Ibrahim)"

  1. 1. KARYA INOVATIF GURU PAI Oleh: Siti Khadijah (Dosen FITK UIN Jakarta)
  2. 2. APA “KARYA INOVATIF” ? Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia terdapat pengertian bahwa; “Karya adalah kerja (perbuatan manusia),” sedangkan inovasi berasal dari kata nova atau novel yang berarti pembaharuan atau sesuatu yang baru “inovasi yaitu suatu penemuan terbaru, belum pernah ada”.
  3. 3. ”Creativity is defined as the generation of new ideas, while innovation is defined as the translation of these ideas into new company, products, service, processes, and methods or production.“ (Stoner dan Freeman) Kreativitas di definisikan sebagai suatu penemuan ide baru, dan inovasi diterjemahkan sebagai beberapa ide baru organisasi yang berhubungan dengan produk, pelayanan, proses, dan metode
  4. 4. Menurut Kamus ilmiah populer, Pius a partanto, M. Dahlan Al Barry : 1. Inovasi adalah pembaharuan (bidang pengembangan kemasyarakatan, sains/iptek), 2. Inovatif yaitu mengarah kepada pembaharuan (perbaikan dan pengembangan); bersifat pembaharuan. 3. Inovator adalah pembaharu; orang yang yang mendatangkan hal-hal atau ide-ide metode pembaharuan; perintis ide-ide atau gagasan terbaru.
  5. 5. Inovasi pembelajaran menurut G. Simon Devung (2002:5) Pengembangan unsur-unsur baru dalam bidang pembelajaran dan pengintegrasiannya ke dalam KBM yang sudah atau sedang berlangsung.
  6. 6. Inovasi Pembelajaran PAI Materi Fasilitas dan Alat Bantu Mekanisme Waktu Suasana Input Guru Siswa
  7. 7. KENAPA “KARYA INOVATIF” ?
  8. 8. Peraturan Menteri No.14 Tahun 2007 penerapan kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, dengan prinsip alam takambang jadi guru (semua yang terjadi, tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar, contoh dan teladan).
  9. 9. Permendiknas nomor 41 tahun 2007 tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah
  10. 10. APA SAJA JENIS KARYA INOVATIF DALAM PEMBELAJARAN ?
  11. 11. 3.3 Membuat/ memodifikasi alat pelajaran/ peraga/ praktikum 3. KARYA INOVATIF KARYA INOVATIF? Lampiran Permenpan No: PER/16/M.PAN-RB/11/2009 , 10 November 2009 3.4 Mengikuti pengembang an penyusunan syandar, pedoman, soal, dan sejenisnya 3.1 Menemukan Teknologi Tepat guna (Membuat karya sains/ teknologi ) 3.2. Menciptakan Karya Seni 11suhardjono 2011
  12. 12. 1. Menemukan Teknologi Tepatguna Karya Teknologi Tepat Guna yang selanjutnya disebut karya sains/teknologi adalah karya hasil rancangan/ pengembangan/ percobaan dalam bidang sains dan/atau teknologi yang dibuat atau dihasilkan dengan menggunakan bahan, sistem, atau metodologi tertentu dan dimanfaatkan untuk pendidikan atau masyarakat sehingga pendidikan terbantu kelancarannya atau masyarakat terbantu kehidupannya.
  13. 13. 2. Menemukan/Menciptakan Karya Seni Menemukan/menciptakan karya seni adalah proses perefleksian nilai-nilai dan gagasan manusia yang diekspresikan secara estetika dalam berbagai medium seperti rupa, gerak, bunyi, dan kata yang mampu memberi makna transendental baik spriritual maupun intelektual bagi manusia dan kemanusiaan
  14. 14. 3. Membuat/Memodifikasi Alat Pelajaran/Peraga/ Praktikum a) Subunsur Membuat Alat Pelajaran Definisi Alat pelajaran adalah alat yang digunakan untuk membantu kelancaran proses pembelajaran b) Subunsur Membuat Alat Peraga Alat peraga adalah alat yang digunakan untuk memperjelas konsep/teori/cara kerja tertentu yang dipergunakan dalam proses pembelajaran c) Subunsur Membuat Alat Praktikum Alat praktikum adalah alat yang digunakan untuk praktikum sains, matematika, teknik, bahasa, ilmu sosial, humaniora, dan keilmuan lainnya.
  15. 15. Kegiatan penyusunan standar/pedoman/soal yang diselenggarakan oleh instansi tingkat nasional atau provinsi. 4. Mengikuti pengembangan penyusunan standar, pedoman, soal dan sejenisnya
  16. 16. Membuat karya sains/teknologi tepat guna; - Menciptakan karya seni; - Mengikuti kegiatan pengembangan/ penyusunan standar, pedoman, soal, dan sejenisnya. 1. Jenis Karya Inovatif
  17. 17. 2. Penilaian Karya Inovatif untuk kelompok Karya inovatif dapat dibuat secara berkelompok dengan aturan sebagai berikut. 1 orang = 100% 2 orang = 60% dan 40% 3 orang = 50% dan 25%-25% 4 orang = 40% dan 20%-20%-20% 2. Penilaian Karya Inovatif untuk kelompok
  18. 18. – Komplek – Sederhana Pengkategorian komplek atau sederhana pada karya seni dapat ditinjau dari nilai seni atau lingkup sebaran/ publikasinya. Pengkategorian untuk Non Karya Seni dapat ditinjau dari sisi Inovasi atau lingkup penggunaannya. 3. Kategori Karya Inovatif
  19. 19. Kategori Komplek - Seni tinggi (pengakuan dari tingkat provinsi/nasional) - Belum pernah ada sebelumnya. - Yang dibuat sekarang lebih baik dari sebelumnya (lebih mudah digunakannya, lebih praktis, lebih efisien dsb) - Modifikasi tinggi Kategori Sederhana - Seni biasa/pengakuan dari tingkat kecamatan/ kabupaten/kota - Sudah pernah ada sebelumnya. – Yang dibuat sekarang sama baiknya dari sebelumnya (dari penggunaannya, dari kepraktisannya, dari efisiensinya dsb) - Modifikasi rendah 4. Kategori Karya Inovatif dari sisi Inovasi
  20. 20. karya hasil rancangan/pengembangan/ percobaan sains dan/atau teknologi yang dibuat atau dihasilkan dengan menggunakan bahan, sistem, atau metodologi tertentu dan dimanfaatkan untuk pendidikan atau masyarakat sehingga pendidikan terbantu kelancarannya atau masyarakat terbantu kehidupannya. B. Membuat Karya Sains/Teknologi Tepat Guna
  21. 21. - Hasil pengembangan model (kepengawasan/ manajemen/ pembelajaran/ pelatihan/pembimbingan). - Media dan alat bantu pelatihan/pembimbingan guru/kepala sekolah Bahan ajar mandiri berbasis komputer untuk guru/kepala sekolah. - Program aplikasi komputer untuk kepengawasan/ persekolahan Alat/mesin/konstruksi tertentu yang bermanfaat untuk pendidikan atau masyarakat . 2. Jenis Karya Sains/Teknologi
  22. 22. a. Bermanfaat untuk tugas kepengawasan, persekolahan/pendidikan atau masyarakat. b. Ada unsur modifikasi/inovasi bila sebelumnya sudah pernah ada di sekolah/ madrasah atau di lingkungan masyarakat tersebut. c. Karya sains/teknologi yang digunakan untuk masyarakat harus memiliki surat keterangan dari pihak berwenang minimal dari kepala desa/kelurahan atau instansi tempat karya sains/teknologi digunakan. Ciri Karya Sains/Teknologi
  23. 23. 4. Angka Kredit Karya Sains/ Teknologi Kategori kompleks = 4 Kategori sederhana = 2 5. Hasil Pengembangan Model Makalah Model Pengawasan (disertai video model kepengawasannya) Makalah Model Manajemen (disertai video model manajemennya) Makalah Model Pembelajaran (disertai video model pembelajarannya) Makalah Model Pelatihan (disertai video model pelatihannya) Makalah Model Pembimbingan (disertai video model pembimbingannya)
  24. 24. 1. Poster yang dibuat rapih dan menarik yang digunakan untuk pembelajaran 2. Model benda/barang atau alat tertentu yang digunakan untuk pembelajaran 3. Film/video/animasi komputer yang digunakan untuk memperjelas konsep materi (biasanya ada dalam media presentasi/power point) 4. Alat bantu pembelajaran 6. Media dan alat bantu
  25. 25. Kerangka Isi Laporan Karya Teknologi Tepat Guna (Karya Sains/ Teknologi) HALAMAN JUDUL, memuat jenis laporan (tuliskan Laporan Pembuatan Karya Teknologi), nama karya teknologi, nama pembuat, NIP kalau PNS dan Nama Dinas Pendidikan. HALAMAN PENGESAHAN Berisi pengesahan oleh Korwas KATA PENGANTAR. DAFTAR ISI. DAFTAR GAMBAR. NAMA KARYA TEKNOLOGI. TUJUAN. MANFAAT. RANCANGAN/DESAIN KARYA TEKNOLOGI (dilengkapi dengan gambar rancangan atau diagram alir serta daftar alat dan bahan yang digunakan). PROSEDUR PEMBUATAN KARYA TEKNOLOGI (dilengkapi dengan foto pembuatan). PENGGUNAAN KARYASAINS/TEKNOLOGI DI SEKOLAH/MADRASAH ATAU DI MASYARAKAT (dilengkapi dengan softcopy atau foto pembuatan dan penggunaan).
  26. 26. C. MENCIPTAKAN KARYA SENI Menemukan/menciptaan karya seni adalah proses perefleksian nilai-nilai dan gagasan manusia yang diekspresikan secara estetik dalam berbagai bentuk seperti rupa, gerak, bunyi, dan kata yang mampu memberi makna transendental, baik spriritual maupun intelektual bagi manusia dan kemanusiaan.
  27. 27. 2. Kriteria Karya Seni Karya seni adalah hasil budaya manusia yang merefleksikan nilai-nilai dan gagasan manusia yang diekspresikan secara estetika dalam berbagai medium seperti rupa, gerak, bunyi, dan kata yang mampu memberikan makna transendental baik spiritual maupun intelektual bagi manusia dan kemanusiaan atau makna pendidikan bagi individu dan masyarakatnya. Karya seni yang diakui oleh masyarakat adalah karya seni yang dipertunjukkan /dipamerkan/dipublikasikan kepada masyarakat minimal di tingkat kecamatan/ kabupaten/kota
  28. 28. 3. Jenis Karya Seni Karya seni yang bukti fisiknya dapat disertakan langsung: - Seni sastra (novel, kumpulan cerpen, kumpulan puisi, naskah drama/teater/film) - seni rupa (a.l.: keramik kecil, benda souvenir), seni desain grafis (a.l.: sampul buku, poster, brosur, fotografi), seni musik rekaman, film, dan sebagainya. Karya seni yang bukti fisiknya tidak dapat disertakan langsung: seni rupa (a.l.: lukisan, patung, ukiran, keramik ukuran besar, baliho, busana), seni pertunjukan (a.l: teater, tari, sendratari, ansambel musik), dan sebagainya
  29. 29. 4. Kategori Karya Seni - Karya seni kategori kompleks = lingkup sebaran publikasi, pameran, pertunjukan, lomba, dan pengakuan pada tataran provinsi/nasional/ internasional, - Karya seni kategori sederhana = lingkup sebaran publikasi, pameran, pertunjukan, lomba, dan pengakuan pada tataran kecamatan/ kabupaten/kota.
  30. 30. 5. Bukti Kegiatan Karya seni dengan bukti fisik yang dapat disertakan langsung: 1) Karya sastra à dikirm karya sastranya (buku kumpulan cerpen, naskah cerpen di media masa dll) 2) Karya seni musik/film/seni rupa ukuran kecil à dikirim: - Laporan proses penciptaan dan publikasi - Hasil Karya yang telah dibuat - Surat pernyataan kepemilikan, keaslian, dan belum pernah diusulkan untuk kenaikan pangkat sebelumnya dari Korwas
  31. 31. - Surat keterangan telah dipamerkan/ dipertunjukkan/ dipublikasikan/direkam dan diedarkan secara luas di tingkat kecamatan/kabupaten/kota atau provinsi/nasional/internasional dari panitia/pejabat
  32. 32. Karya seni yang bukti fisiknya tidak dapat disertakan langsung: 1) Laporan proses penciptaan dan publikasi 2) Rekaman tayangan (foto atau video) 3) Lembar pernyataan kepemilikan, keaslian, dan belum pernah diusulkan untuk kenaikan pangkat sebelumnya dari korwas 4) Surat keterangan telah dipamerkan/ dipertunjukkan/ dipublikasikan/ direkam dan diedarkan secara luas di tingkat kecamatan/kabupaten/kota atau provinsi/nasional/internasional, atau 5) Surat pengakuan sebagai karya seni dari masyarakat berupa kliping resensi dari media massa cetak nasional (ber-ISSN), rekomendasi dari dewan kesenian daerah/organisasi profesi kesenian yang relevan minimal tingkat kecamatan/ kabupaten/kota.
  33. 33. b. Desain komunikasi visual: 1) Setiap judul film/sinetron/wayang atau judul company profile berdurasi minimal 15 menit, diedarkan secara luas dan diakui oleh masyarakat. 2) Setiap minimal 5 baliho/poster seni yang berbeda, ukuran minimal 3×5 meter, dipasang di tempat umum dan diakui oleh masyarakat. 3) Setiap minimal 20 poster/ pamflet/brosur seni yang berbeda, ukuran kecil, dicetak berwarna dan diedarkan secara luas dan diakui oleh masyarakat.
  34. 34. c. Seni Musik 1) Setiap 5 judul lagu yang telah direkam oleh instansi/perusahaan rekaman tertentu atau setiap 5 judul lagu yang telah dipublikasikan secara luas dan diakui oleh masyarakat/pihak berwenang (dinas, dewan kesenian, asosiasi seni dan sejenisnya) 2) Setiap 10 naskah aransemen lagu yang telah diedarkan secara luas dan diakui masyarakat atau bila berupa buku telah diterbitkan dan ber-ISBN
  35. 35. d. Seni Busana: Setiap 10 kreasi busana yang berbeda, diperagakan, dan diakui oleh masyarakat.e. Seni Rupa: 1) Setiap 5 lukisan/patung/ukiran/keramik yang berbeda, dipamerkan dan diakui oleh masyarakat. 2) Setiap 10 karya seni fotografi yang berbeda, dipublikasikan/ dipamerkan dan diakui oleh masyarakat 3) Setiap 10 jenis karya seni ukuran kecil yang berfungsi sebagai souvenir, diedarkan secara luas dan diakui oleh masyarakat.
  36. 36. f. Seni pertunjukan: Setiap judul atau maksimal 5 judul drama tari modern/klasik atau sendratari dengan total durasi minimal 1 jam dan diakui oleh masyarakat
  37. 37. Kerangka Isi Laporan Portofolio Penciptaan Karya Seni SAMPUL DEPAN: Berisi judul, nama pencipta, NIP, nama dan logo Sekolah/madrasah KATA PENGANTAR PENCIPTA DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL/GAMBAR BAGIAN I: PENDAHULUAN (latar belakang ide penciptaan, makna dan tujuan) BAGIAN II PROSES PENCIPTAAN Berisi deskripsi bahan, alat, ukuran, lama pengerjaan, deskripsi proses kreatif dari prapenciptaan hingga pascapenciptaan dikuatkan dengan foto-foto dan atau rekaman audio/audiovisual,
  38. 38. PUBLIKASI Berisi deskripsi kegiatan pameran/publikasi/ pertunjukan disertai katalog dan foto-foto dan atau rekaman audiovisual BAGIAN III: PENUTUP SURAT KETERANGAN DAN BUKTI FISIK LAINNYA FOTO ATAU VIDEO KARYA SENI, BAGI KARYA SENI YANG TIDAK DAPAT DIKIRIM KARYA ASLINYA KARYA SENI ASLINYA, BAGI KARYA SENI YANG DAPAT LANGSUNG DIKIRIM BENDANYA
  39. 39. D. MENGIKUTI KEGIATAN PENGEMBANGAN/ PENYUSUNAN STANDAR, PEDOMAN, SOAL, DAN SEJENISNYA Kegiatan ini meliputi penyusunan standar/pedoman/soal yang diselenggarakan oleh instansi tingkat nasional atau provinsi. Bukti Kegiatan Laporan kegiatan. Hasil kegiatan yang berupa standar/ soal/ pedoman tingkat nasional/provinsi atau ekivalen kegiatan pada tingkat kabupaten/ kota Surat Tugas dari kepala dinas pendidikan Surat keterangan/sertifikat dari panitia
  40. 40. 3. Angka Kredit Tingkat nasional, diberi angka kredit 1. Tingkat provinsi, diberi angka kredit 1. Catatan: Angka kredit diberikan setiap jenis kegiatan Apabila dalam penyusunan standar/soal/ pedoman tersebut memerlukan beberapa kali kegiatan hingga menghasilkan, maka dinilai hanya satu kali kegiatan. Kegiatan pada tingkat kabupaten/kota dapat disetarakan dengan kegiatan tingkat provinsi dengan syarat memiliki jenis dan bobot kegiatan yang sama.
  41. 41. 4. CONTOH: • Penyusunan standar pendidikan dan turunannya (indikator, deskripsi materi dsb) • Penyusunan pedoman pelaksanaan program tertentu di direktorat (pusat) atau di dinas provinsi, untuk kegiatan di kabupaten/kota yang memiliki jenis dan bobot yang sama juga dapat diberikan nilai, seperti: penyusunan petunjuk teknis pelaksanaan uian nasional di kabupaten/kota. • Penyusunan soal Ujian Nasional, untuk tingkat provinsi dapat berupa kegiatan penyusunan soal ujian sekolah atau soal try out.
  42. 42. Kerangka Isi Laporan Mengikuti Pengembangan Penyusunan Standar, Pedoman, Soal, dan Sejenisnya • HALAMAN JUDUL, • HALAMAN PENGESAHAN • KATA PENGANTAR • DAFTAR ISI • NAMA KEGIATAN • TUJUAN • MANFAAT • PELAKSANAAN KEGIATAN • HASIL KEGIATAN • LAMPIRAN
  43. 43. h. Pembuatan media komik pembelajaran 1) Menentukan tema 2) Menentukan karakter tokoh. 3) Desain karakter tokoh 4) Menentukan setting 5) Membuat naskah 6) Penyusunan dan perbaikannya i. Uji Coba 1) Uji coba kalangan sendiri. 2) Uji aspek media komik 3) Uji kelayakan komik untuk media pembelajaran. 4) Uji penerapan pembelajaran menggunakan komik j. Revisi dan Validasi: k. Produk jadi
  44. 44. TERIMA KASIH
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×