Your SlideShare is downloading. ×
LEBAR MESIODISTAL GIGI DAN PERBEDAAN UKURAN GIGI PADA ORANG ARAB YAMAN : SEBUAH PENELITIAN PERCONTOHAN
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

LEBAR MESIODISTAL GIGI DAN PERBEDAAN UKURAN GIGI PADA ORANG ARAB YAMAN : SEBUAH PENELITIAN PERCONTOHAN

670
views

Published on

I UPLOAD THIS JUST FOR EDUCATION NOT FOR COMMERCIAL …

I UPLOAD THIS JUST FOR EDUCATION NOT FOR COMMERCIAL
Terjemahan Jurnal : Mesiodistal tooth width and tooth size discrepancies of Yemeni Arabians : A pilot study (Journal of Orthodontic Science Vol.1, Issue 2, Apr-Jun 2012) by Talat Al-Gunaid, Masaki Yamaki dan Isao Saito

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
670
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. LEBAR MESIODISTAL GIGI DAN PERBEDAAN UKURAN GIGI PADA ORANG ARAB YAMAN : SEBUAH PENELITIAN PERCONTOHAN Talat Al-Gunaid, Masaki Yamaki dan Isao Saito ABSTRAK Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan ukuran lebar mesiodistal gigi dan perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan Bolton, menemukan kemungkinan perbeaan jenis kelamin,dan penelitian tentang frekuensi dari perbedaan ukuran gigi antara populasi orang Yaman dan jika terdapat perbedaan ukuran gigi antara sisi kanan dan kiri. Bahan dan Metode: 176 sampel berumur 13 – 25 tahun (94 perempuan dan 82 laki-laki) dengan perbedaan tipe maloklusi (94 Klas I Angle, 37 Klas II Divisi I, 36 Klas II Divisi 2, dan 9 Klas III) yang dimasukkan kedalam penelitian ini. Rata – rata ukuran lebar mesiodistal gigi dan perbandingan Bolton telah ditentukan. Hasil : Hasil menunjukkanlaki –laki memiliki ukuran gigi yang lebih besar daripada perempuan. Tingkat prevalensi dari perbedaan klinis lebih besar dari 2 SD sebesar 29,53% an 14,20% pada perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan, secara berurutan. Selanjutnya, hasil menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada ukuran lebar gigi antara sisi kanan dan kiri. Kesimpulan : Pada penelitian ini ditemukan indikasi tidak ada perbedaan yang signifikan antara perbandingan Bolton dan perbandingan pada orang Yaman. Kata kunci : Ukuran gigi, Perbandingan Bolton, Orang Yaman PENDAHULUAN Perawatan ortodonsi didasari oleh diagnosis yang lengkap, rencana perawatan, dan menginterpretasikan semuanya dengan benar dan bijak. Selanjutnya, mengidentifikasi perbandingan ukuran gigi merupakan salah satu kunci untuk memprediksi hasil perawatan, mencapai keseimbangan oklusi, dan memperoleh kestabilan interdigitasi. Namun, analisis ukuran gigi Bolton tetap menjadi metode yang paling dikenal untuk mendeteksi perbedaan ukuran gigi antar lengkung dan dapat diterima di klinik ortodonsia. 1
  • 2. Meninjau kembali literatur yang berkaitan mengatakan bahwa perbedaan ukuran lebar gigi dan perbandingan Bolton antara jenis kelamin, ras dan kelompok etnik. Perbedaan khusus ini menjadi hal menarik bagi peneliti, yang memimpin untuk penegakan standar yang berdasarkan norma untuk perbedaan kelompok etnik. Di wilayah asia timur, banyak peneliti yang mengevaluasi penggunaan perbandingan ukuran gigi Bolton untuk beberapa kelompok penelitian. AlKhateeb dan Abu Alhaija dan Omari dkk, dipenelitian mereka pada pertumbuhan gigi orang – orang Yordania, dilaporkan bahwa perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan sangat mendekati dengan perbandingan Bolton. Selanjutnya, Al – Tamimi dan Hashim melakukan sebuah penelitian pada populasi orang Saudi dan menemukan perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan sangat mirip dengan nilai Bolton. Hal yang sama juga dilaporkan oleh Nourallah dkk. untuk orang Siriah dan juga oleh Mirzakouchaki dkk. Pada orang Siriah dan Azari Iran. Mereka menyimpulkan nilai Bolton dapat digunakan untuk orang Siriah dan Azari Iran. Di sisi yang lain, Uysal dan Sari dipenelitian mereka pada populasi orang Turki ditemukan perbedaan yang signifikan dari nilai Bolton yang mana tidak dapat digunakan pada orang Turki. Jadi, mereka bersikeras menggunakan norma – norma yang berlaku di Tukri dalam melakukan perawatan ortodonsi pada orang Turki. Banyak penelitian yang menyelidiki hubungan antara perbedaan ukuran gigi dan perbedaan kelompok maloklusi. Beberapa laporan menyatakan memiliki perbedaan yang signifikan sebaliknya beberapa laporan menyatakan tidak ada perbedaan yang berarti. Dengan memperhatikan populasi orang Yaman, sebuah pencarian media publikasi yang dilakukan pada bulan Juni2011 dengan menggunakan kata kunci : ukuran lebar gigi, penghitungan ukuran gigi, perbandingan Bolton, dan ketidaksesuaian ukuran gigi. Hasil dari pencarian dinyatakan bahwa tidak ada data yang diterbitkan sesuai dengan kata kunci tersebut. Juga dengan adanya peningkatan yang cepat terhadap komunitas yang menginginkan perawatan ortodonsi dan kekurangan data ortodonsi, seperti informasi yang berkaitan dengan 2
  • 3. praktik diklinik ortodonsi di Yaman adalah hal yang sangat penting dan perlu untuk disebutkan. Penelitian ini dirancang untuk menentukan rata-rata ukuran lebar mesiodistal gigi dan perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan, menemukan kemungkinan perbedaan kelamin, dan penelitian tentang frekuensi dari perbedaan ukuran gigi diantara populasi orang Yaman. BAHAN DAN METODE Bahan pada penelitian ini terdiri dari model studi sebanyak 813 yang dipilih dari mahasiswa kedokteran gigi, Pasien yang menginginkan perawatan gigi di Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Ibb, dan dari klinik ortodonsi penulis di kota Ibb, Yaman. Kriteria sampel adalah: keturunan orang Yaman dengan orang Yaman, model studi dalam keadaan bagus, semua giginya telah erupsi dari molar pertama kanan sampai molar pertama kiri pada rahang atas dan rahang bawah, tidak ada karies proksimal, restorasi atau abrasi, tidak pernah dan akan melakukan perawatan ortodonsi, tidak ada kelainan morfologi gigi, dan tidak ada perbedaan secara transversal seperti crossbite. 176 sampel memenuhi kriteria dan akhirnya dimasukkan kedalam penelitian. Mereka adalah 94 perempuan dan 82 laki-laki dengan perbedaan tipe maloklusi (94 Klas I Angle, 37 Klas II Divisi 1, 36 Klas II Divisi 2, dan 9 Klas III). Rata – rata umur adalah 19,11±3,01 tahun (kisaran 13- 25 tahun). Kaliper digital digunakan untuk mengukur lebar mesiodistal gigi dari molar pertama kanan sampai molar kiri yang mendekati 0,01 mm. Lebar mesiodistal masing – masing gigi diukur pada jarak terlebar antara titik kontak. Perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan dijumlah seperti yang akan diuraikan Bolton. Semua pengukuran dilakukan oleh peneliti. Kesalahan metodologi Untuk menilai kesalahan metode, 30 model dipilih secara acak dan diukur sebanyak dua kali pada interval 1bulan. Hasil dibandingkan dengan menggunakan uji t. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan. 3
  • 4. Analisis statistik Pada data digunakan Shapiro-Wilk untuk tes normalitas. Data yang ditemukan terdistribusi normal. Perbandingan antara jenis kelamin dan antara kelompok normal dan kelompok maloklusi digunakan uji t. Semua analisis statistic dilakukan dengan menggunakan SPSS 17.0 (SPSS versi 17, Chicago, IL, New York). Dengan tingkat signifikan P<0,05. HASIL Sampel didistribusikan berdasarkan jenis kelamin dan tipe maloklusi seperti yang terlihat pada tabel 1. 53,4% sampel memiliki oklusi yang normal dan 46,5% memiliki tipe maloklusi yang berbeda (21% Klas II divisi 1, 20,4% Klas II divisi 2, dan 5,1 % Klas III). Perempuan dominan disetiap tipe maloklusi kecuali pada Klas II divisi 2. Table 2 menunjukkan rata-rata dan standar deviasi (SD) dari ukuran lebar mesiodistal gigi pada 12 gigi dirahang atas dan rahang bawah untuk jumlah sampel dan untuk sisi kanan dan kiri. Hasilnya diindikasikan tidak ditemukan perbedaan ukuran gigi yang signifikan antara sisi kanan dan kiri. Perbandingan antara ukuran lebar mesiodistal gigi antara laki-laki dan perempuan terlihat pada tabel 3. Laki-laki memiliki ukuran gigi yang lebih besar pada insisivus sentralis rahang atas, kaninus, dan premolar pertama (P<0,001) daripada perempuan. Pada rahang bawah, laki-laki memiliki ukuran gigi yang lebih besar pada insisivus lateralis, premolar pertama dan kedua (P<0,05), kaninus dan molar pertama (P<0,001) daripada perempuan. Jumlah ukuran lebar gigi (jumlah lebar masing–masing gigi pada masing-masing lengkung dan termasuk molar pertama permanen) lebih besar pada laki – laki daripada perempuan pada kedua lengkung (atas P<0,05; bawah P<0,001) dan melebihi dari perempuan dengan jumlah 2,04 mm pada rahang atas dan 2,22 mm dirahang bawah. Table 4 menggambarkan perbandingan ukuran lebar mesiodistal gigi antara kelompok normal dan kelompok maloklusi. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. 4
  • 5. Tabel 5 dan 6 menunjukkan rata–rata dan SD dari perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan untuk jumlah sampel, perbandingan antara laki– laki dan perempuan, dan antara kelompok normal dan kelompok maloklusi. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin, kelompok normal dan kelompok maloklusi pada perbandingan anterior atau perbandingan keseluruhan. Table 7 menunjukkan distribusi sampel pada perbandingan anterior dan perbedaan ukuran gigi keseluruhan melebihi 2 SD dari rata–rata Bolton. 29,53% dari sampel (52 dari 176 sampel) memiliki perbandingan ukuran gigi anterior lebih besar dari 2 SD dari rata–rata Bolton (9,65% melebihi -2 SD dan 19,88% melebihi +2 SD), diamana prevalensi secara klinis ditemukan signifikan pada perbedaan ukuran gigi secara keseluruhan di 14,20% dari sampel (25 dari 176 sampel) (1,70% melebihi -2 SD dan 12,5% melebihi +2 SD). DISKUSI Telah dilaporkan bahwa gigi permanen muda merupakan masa yang dipilih untuk mendapatkan pengukuran ukuran gigi yang akurat karena pada masa ini terdapat sedikit kerusakan dan atrisi pada masing-masing. Untuk alasan ini, kisaran umur sampel yang dimasukkan pada penelitian ini adalah 13 dan 25 tahun, sebagai upaya untuk mengurangi pengaruh dari beberapa faktor pada pengukuran ukuran gigi yang sebenarnya. Pada penelitian ini, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada ukuran lebar mesiodistal gigi antara sisi kanan dan kiri. Hal yang sama dilaporkan oleh Hattab dkk, Yordania dan Hashim dan Al-Ghamdi merupakan populasi orang Arab yang memiliki latar belakang etnis yang sama. Penelitian ini juga mendukung penelitian lain yang mengangkat tentang kelompok ras lain. Disisi lain, penemuan ini tidak sama dengan hasil dari penulis lain yang menemukan perbedaan antara pengukuran gigi sisi kanan dan kiri. Berdasarkan penelitian ini, bisa juga dikatakan pengukuran sisi kanan dan kiri bisa diambil untuk menggambarkan ukuran gigi pada populasi ini. Hasil pada penelitian ini menujukkan bahwa laki-laki memiliki ukuran lebar gigi yang lebih besar daripada perempuan pada rahang atas dan bawah. 5
  • 6. Perbedaan ini juga dilihat pada jumlah ukuran lebar gigi, dimana laki-laki melebihi jumlah pada perempuan sebesar 2,04 mm pada rahang atas dan 2,22 mm pada rahang bawah (tabel 3). Penemuan ini sesuai dengan laporan yang untuk kelompok arab lainnya di Irak, Yordania, dan Saudi Arabia, dan juga kelompok ras lainnya. Ghose dan Baghdady mengatakan hal itu lebih tepat untuk membandingkan data yang diperoleh dari kelompok spesifik yang diambil dari kelompok etnik lain yang sama dari area tempat tinggal yang sama pada lokasi geografis yang berbeda. Karena data kami diambil dari orang Yaman-penduduk disemenanjung arab, yang sebenarnya, menurut sejarah, yang berasal dari arab, kami percaya itu akan menarik untuk membandingkan hasil kami dengan kelompok arab lainnya yang tinggal pada kondisi geografis sama dan kemudian dengan kelompok ras lainnya. Ghose dan Baghdady membandingkan ukuran gigi orang Irak, orang Badui, dan orang Yaman (Yaman beragama yahudi yang pindah ke Israel pada tahun 1948 dan seterusnya). Semua kelompok yang tinggal disemenanjung arab. Mereka menemukan pengurangan yang signifikan pada ukuran lebar gigi dari utara ke selatan, dan orang Yaman memiliki ukuran gigi yang terkecil, diikuti oleh orang badui, dan orang Irak. Ini sebenarnya terlihat pada penelitian kami ketika lebar gigi orang Arab Yaman dibandingkan dengan orang Saudi dan Yordania yang memiliki kondisi geografis sama (table 8). Hal ini menarik untuk diteliti yaitu tentang peningkatan ukuran gigi dari selatan ke utara, dengan orang Yaman (wilayah selatan) menunjukkan ukuran gigi yang lebih kecil, diikuti oleh orang saudi (wilayah tengah) dan orang yordania (wilayah utara). Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata perbandingan anterior Bolton pada orang Yaman adalah 78,08±3,22% dimana rata-rata perbandingan keseluruhan Bolton adalah 92,16±2,46%. Walaupun perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan untuk orang Yaman pada penelitian ini sangat dekat dengan nilai Bolton yaitu 77,2±1,65% dan 91,3±1,91%. Namun,SD pada perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan dari hasil kami lebih besar daripada hasil Bolton. Hal ini mungkin disebabkan karena 46,5% sampel kami 6
  • 7. (82/176) memiliki kelainan maloklusi dan sampel Bolton memiliki oklusi yang baik. Berdasarkan hasil pada penelitian ini, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada perbandingan anterior dan perbandingan keseluruhan antara lakilaki dan perempuan. Penemuan ini sesuai dengan penelitian sebelumnya pada populasi yang lain. Selanjutnya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara perbandingan ukuran gigi dan kelompok maloklusi. Penelitian ini sama dengan yang dilaporkan oleh Al-Khateeb dan Abu Alhaija, Crosby dan Alexander, dan Alkofide dan Hashim, yang gagal menemukan perbedaan yang signifikan pada perbandingan Bolton dengan perbedaan maloklusi. Disisi lain, beberapa peneliti menujukkan adanya hubungan antara perbedaan ukuran gigi dengan kelompok maloklusi. Bolton mengatakan perbandingan yang lebih besar dari 1 SD pada laporannya nilai rata-rata mengindikasikan kebutuhan terhadap pertimbangan diagnostik. Baru-baru ini, perbandingan rata-rata Bolton melebihi 2 SD telah diterima sebagai perbandingan klinis yang signifikan untuk menentukan perbedaan ukuran gigi. Pada penelitian ini perbandingan melebihi 2 SD dari ratarata Bolton yang digunakan sebagai nilai yang mengindikasikan perbedaan ukuran gigi signifikan. Penelitian ini menemukan 29,53% dari sampel (52 dari 176 sampel) memiliki perbandingan lebar gigi anterior yang lebih besar dari 2 SD dari rata-rata Bolton. Penemuan ini sama dengan laporan Santoro dkk. (28%) dan Freeman dkk. (30,6%) dan lebih tinggi daripada Crosby dan Alexander (22,9%), Araujo dan Souki (22,7%), Bernabe dkk. (20,5%), Othman dan Harradine (17,4%), Al-Omari dkk. dan Endo dkk. (14,4%) dan lebih kecil dari pada Othman dkk. untuk populasi orang Malaysia (47,5%). Prevalensi perbedaan ukuran gigi keseluruhan dari sampel 14,2% (25 dari 176 sampel). Angka ini relative sama dengan Freeman dkk. (13,4%) dan Santoro dkk. (11%) untuk orang Amerika, lebih tinggi dari Bernabe dkk. (5%) untuk orang Peru, Othman dan Harradine (5,4%), Endo dkk.(7,6%) untuk orang Jepang 7
  • 8. dan Al-Omari dkk. untuk orang Yordania, dan lebih kurang dari Akyalcin dkk (48%) untuk orang Turki. Sebagai dasar kedepan, sudah jelas bahwa perbandingan Bolton dapat diaplikasikan dan digunkan untuk pasien ortodonsi orang Yaman. Namun, itu mungkin perlu untuk dilakukan analisis ukuran gigi karena ukuran yang lebih besar pada orang Yaman dimasukkan kedalam penelitian ini memiliki perbedaan ukuran yang mungkin mempengaruhi hasil perawatan akhir. Selain itu, penelitian selanjutnya diperlukan untuk memisahkan kemungkinan penyebab dari perbedaan dengan memasukkan ukuran gigi yang besar pada orang Yaman, secara umum, dan juga memasukkan lebih banyak sampel disetiap tipe maloklusi secara teliti. KESIMPULAN 1. Hasil penelitian ini menetapkan rata-rata ukuran lebar mesiodistal gigi dan perbandingan Bolton dapat digunkan untuk praktek ortodonsi di Yaman 2. Tidak ada perbedaan yang signifikan pada ukuran lebar gigi antara sisi kanan dan kiri 3. Laki-laki menunjukkan ukuran gigi yang lebih besar daripada perempuan 4. Prevalensi dari perbedaan klinis lebih besar dari 2 SD yaitu 29,53% dan 14,20% pada perbandingan anterior dan perbandingan ukuran gigi keseluruhan, secaraberurutan. 5. Pada penelitian ini ditemukan indikasi bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara perbandingan Bolton dan populasi orang Yaman. 8