• Save
Power point : Perbandingan evaluasi mikroflora plak subgingiva pada wanita hamil dan tidak hamil : penelitian klinis dan mikrobiologi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Power point : Perbandingan evaluasi mikroflora plak subgingiva pada wanita hamil dan tidak hamil : penelitian klinis dan mikrobiologi

on

  • 311 views

I UPLOAD THIS JUST FOR EDUCATION NOT FOR COMMERCIAL ...

I UPLOAD THIS JUST FOR EDUCATION NOT FOR COMMERCIAL
Terjemahan jurnal : Comparative evaluation of subgingival plaque microflora in pregnant and non-pregnant women : A clinical and microbiologic study (Journal of Indian Society of Periodontology – Vol 17, Issue 1, Jan – Feb 2013) by Rishi Emmatty, Jayan Jacob Mathew, Jacob Kuruvilla

Statistics

Views

Total Views
311
Views on SlideShare
311
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

CC Attribution-NonCommercial LicenseCC Attribution-NonCommercial License

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Power point : Perbandingan evaluasi mikroflora plak subgingiva pada wanita hamil dan tidak hamil : penelitian klinis dan mikrobiologi Power point : Perbandingan evaluasi mikroflora plak subgingiva pada wanita hamil dan tidak hamil : penelitian klinis dan mikrobiologi Presentation Transcript

  • subgingiva pada wanita hamil dan tidak hamil : penelitian klinis dan mikrobiologi (Comparative evaluation of subgingival plaque microflora in pregnant and non-pregnant women : A clinical and microbiologic study) Rishi Emmatty, Jayan Jacob Mathew, Jacob Kuruvilla Nama : NIM : Pembimbing : Sumber Jurnal Patri Sila J11109294 drg. Nurhayati Siregar : Journal of Indian Society of Periodontology – Vol 17, Issue 1, Jan – Feb 2013 Hari/Tgl baca : Senin, 08 April 2013 Tempat : Ruang seminar bagian periodontologi
  • PENDAHULUAN Perubahan gingiva pada masa kehamilan • awal tahun 1898 Banyak penelitian • meningkatnya progesterone dan jumlah Prevotela intermedia. Tujuan Penelitian • memonitor mikroflora gingiva pada wanita hamil dan tidak hamil untuk menentukan apakah selama kehamilan menghasilkan perubahan pada mikroflora subgingiva dan perubahan klinis
  • BAHAN DAN METODE Pasien 10 wanita tidak hamil Trimester I 30 wanita hamil Trimester II Trimester III
  • Kriteria penelitian Tidak ada riwayat penyakit sistemik Tidak ada riwayat perawatan gigi selama 6 bulan terakhir, termasuk oral prophylaxis Tidak ada riwayat terapi obat antibiotik selama 6 bulan terakhir Tidak ada riwayat penggunaan oral contraceptive (untuk kelompok kontrol)
  • Pemeriksaan klinis Dicatat indeks plak dan indeks gingiva pada permukaan mesial, distal, bukal dan lingual pada semua gigi. Analisis mikrobiologi  Sampel Bakteri Plak supragingival dibersihkan. Sampel plak subgingival dikumpulkan dari poket 3 – 5 mm dengan menggunakan paper point steril yang diletakkan di dalam sulkus selama 30 detik. Pindahkan ke Robertson’s cooked meat medium (RCM)
  •  Prosedur mikrobiologi Paper point dipindahkan ke laboratorium mikrobiologi dalam preheated RCM segera setelah pengumpulan. Isolasi dari bakteri anaerob dilakukan di laboratorium.  Pemeriksaan bakteri spesifik Fusobacterium nucleatum, Aggregatibacter Actinomycetemcomitans, Parviromonas micra, P. intermedia, dan Porphyromonas gingivalis yang dipilih untuk diteliti
  •  Isolasi bakteri anaerob Media transfor dengan paper point dimasukkan kedalam vortex mixer selama 5 – 10 menit. Sampel plak yang telah dikumpulkan secara langsung diinokulasi kedalam media selektif dan non-selektif  Analisis statistik Mann – Whitney U test digunakan untuk membandingkan skor plak dan skor gingiva pada kelompok yang dibandingkan dari berbagai mikroorganisme.
  • HASIL Tabel 1 : Rata – rata ± standar deviasi dari skor plak, skor gingiva, dan kedalaman poket probing Kelompok I Kelompok II Kelompok III Kelompok IV 1.071 0.262 1.071 0.223 0.842 0.323 1.054 0.163 1.101 0.282 1.033 0.254 1.472 0.295 1.45 0.187 3.6 0.516 3.5 0.527 3.7 0.483 3.7 0.483 Skor indeks plak Skor indeks gingiva Kedalaman poket probing
  • Tabel 2 : Perbandingan antar kelompok dari skor indeks gingiva dengan menggunakan Mann – Whitney U test Perbandingan kelompok Nilai Z Nilai P Kelompok I vs II 45 0.731 Kelompok I vs III 17.5 0.014 Kelompok I vs IV 13 0.005 Kelompok II vs III 11 0.003 Kelompok II vs IV 5.5 0.001 Kelompok III vs IV 49.5 0.970
  • Tabel 3 : Frekuensi dari deteksi dari patogen periodontal (persentase dan nilai absolut dihubungkan dengan kelompok). Kelompok I kontrol (n=10) (%) Kelompok II, trimester I (n=10) (%) Kelompok III, trimester II (n=10) (%) Kelompok IV, trimester III (n=10) (%) Provotella intermedia 20 (2) 10 (1) 80 (8) 70 (7) Porphyromonas gingivalis 20 (2) 30 (3) 20 (2) 20 (2) Aggregatibacter Actinomycetemcomitans 30 (3) 30 (3) 30 (3) 30 (3) 70 (7) 50 (5) 60 (6) 60 (6) 20 (2) 10 (1) 20 (2) 30 (3) Parvimonas micra Fusobacterium nucleatum
  • Tabel 4 : Perbandingan antar kelompok dari Porphyromonas gingivalis, Prevotella intermedia, Aggregatibacter Actinomycetemcomitans, Porviromonas micra, dan Fusobacterium nucleatum dengan menggunakan Mann – Whitney U test. Nilai Z dan P Kelompok I vs II P.gingivalis P.intermedia A. Actinomycetemcomitans P. micra F. Nucleatum Z 0.794 P >0.05 NS Z 1.739 P >0.05 NS Z 0.158 P >0.05 NS Z 0.254 P >0.05 NS Z 0.794 P >0.05 NS Kelompok I vs III 1.209 >0.05 NS 2.457 <0.05 S 0.257 >0.05 NS 0.428 >0.05 NS 0.485 >0.05 NS Kelompok I vs IV 1.134 >0.05 NS 2.229 <0.05 S 0.272 >0.05 NS 0.412 >0.05 NS 0.542 >0.05 NS Kelompok II vs III 0.794 >0.05 NS 2.721 <0.01 NS 0.423 >0.05 NS 0.286 >0.05 NS 0.428 >0.05 NS Kelompok II vs IV 0.425 >0.05 NS 2.457 <0.05 S 0.358 >0.05 NS 0.354 >0.05 NS 0.522 >0.05 NS Kelompok III vs IV 0.524 >0.05 NS 0.189 >0.05 NS 0.514 >0.05 NS 0.189 >0.05 NS 0.354 >0.05 NS
  • DISKUSI Destruksi jaringan periodontal dipengaruhi oleh berbagai faktor  Ketidakseimbangan hormon selama masa kehamilan dapat menyebabkan inflamasi yang berlebihan  Hasil penelitian dari Kornman dan Loeshe, Jensen dan kawan - kawan, dan Rabert-Durlacher dan kawan – kawan menunjukkan hasil yang sama yaitu terjadi peningkatan yang signifikan pada skor GI dari wanita hamil dibandingkan dengan wanita tidak hamil dan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kedalaman poket antara wanita hamil dan tidak hamil 
  • Mereka juga meneliti microbial flora subgingiva selama kehamilan dan hasilnya juga melaporkan peningkatan pada P. intermedia selama kehamilan  Peningkatan hormon seks wanita, yaitu progesterone dan estrogen selama masa kehamilan terlihat berhubungan dengan peningkatan skor GI dan peningkatan jumlah P. intermedia pada trimester II dan III  Hal ini didukung dengan ditemukannya kedua hormon tersebut menggantikan naphthaquinone (menadione), yang merupakan makanan untuk P. intermedia dan juga terlihat steroid tersebut mengambil plak selama masa kehamilan yaitu meningkat 
  • SIMPULAN Peningkatan jumlah P. intermedia terjadi di mikroflora plak subgingiva selama masa kehamilan  Respon gingiva yang berlebihan selama masa kehamilan berhubungan dengan peningkatan prevalensi P. intermedia di plak subgingiva  Penelitian selanjutnya dapat mencari hubungan konsentrasi hormon seks wanita pada wanita tidak hamil dan hamil pada ketiga trimester dengan jumlah mikroorganisme dan skor GI pada masa kehamilan 