Your SlideShare is downloading. ×
0
BismiLlaahirRahmaanirRahiim   Perpustakaan Nasional RI: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
                               Yahya,...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                                     Adapun nama pena yang terdi...
TENTANG PENULIS                      SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


memikirkan masalah-masalah mendasar yang   ...
TENTANG PENULIS                       SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   Dalam pada itu, berdasarkan pengalaman-...
TENTANG PENULIS                          SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


Evolution Deceit, Precise Answers to Ev...
TENTANG PENULIS


Satan, Prayer in the Qur’an, The Importance of
Conscience in the Qur’an, The Day of Resur-
rection, Neve...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                                terpengaruh oleh fakta yang dike...
UNTUK PEMBACA


kepada pokok bahasan yang suci, dan tidak
ada uraian bernada pesimistis yang dapat
menimbulkan keraguan da...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                               MANFAAT SEMANGAT DAN KEGEMBIRAAN ...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                              dalam keadaan yang sangat berat se...
PENDAHULUAN


kan sifat yang memperkuat orang-orang
beriman. Pembaca akan memahami rahasia
penting yang membuat orang berh...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                               ketika nafsu keduniaan dibicaraka...
APA ITU SEMANGAT?


baik dalam pengertian material dan spiritual
dengan menggunakan pengetahuannya dan
kemampuannya secara...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                              mendefinisikan orang-orang bodoh s...
KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH           SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   Sebagaimana ditunjukkan dalam aya...
KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH           SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


pengorbanan diri dan menahan segala ...
KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH           SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


♦ Gairah Para Anggotanya Hanyalah   ...
KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH           SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   Orang yang telah bertahun-tahun m...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                                sarana. Alasan yang terpenting i...
SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN              SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   “Sesungguhnya orang-orang mukmin
ha...
SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN                SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


mereka sempurna, sebagaimana dinyata...
SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN               SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   “Kemudian Kitab itu Kami wariskan
...
SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN               SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


diragukan lagi, kondisi mereka di akh...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN




                                                   “Dan saya benar-benar akan ...
USAHA SETAN MEMATAHKAN SEMANGAT              SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   “Setan itu memberikan janji-janj...
USAHA SETAN MEMATAHKAN SEMANGAT


dan dengan demikian, tidak terpengaruh oleh
bisikan setan yang mendorong mereka kepada
k...
SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                               agama yang sejati, atau tahu baga...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


semangat orang-orang beriman, sebagaimana  ...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                           ...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


Allah dengan cara yang terbaik. Bahkan     ...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   Demikian pula, Allah menyatakan dalam   ...
JENIS-JENIS PERILAKU                  SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                          ...
JENIS-JENIS PERILAKU                SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


Nya kepada semua orang sebagai petunjuk di  ...
JENIS-JENIS PERILAKU                   SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


di dunia maupun di akhirat. Itu karena me...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


an bagi moral mereka yang baik dan usaha   ...
JENIS-JENIS PERILAKU                  SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


dengan prinsip moral yang dijelaskan dalam...
JENIS-JENIS PERILAKU                  SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


♦ Menyerahkan Diri dan Harta Mereka       ...
JENIS-JENIS PERILAKU                  SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


dunia ini, apa-apa yang ada di dalamnya da...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


guna mendapatkan ridha Allah. Mereka       ...
JENIS-JENIS PERILAKU                  SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


memperoleh apa yang akan mereka nafkah-
ka...
JENIS-JENIS PERILAKU                SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                            ...
JENIS-JENIS PERILAKU                  SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   “Maka Kami kabulkan doanya, dan Kami   ...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


                                           ...
JENIS-JENIS PERILAKU                 SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


untuk berbuat baik, hamba-hamba-Nya yang
be...
JENIS-JENIS PERILAKU                   SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


   “Yang menjadikan mati dan hidup, supay...
JENIS-JENIS PERILAKU                  SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN


peduli betapapun berat penderitaan, mereka...
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Semangat & Gairah Orang2 Beriman
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Semangat & Gairah Orang2 Beriman

10,117

Published on

Sebelum Anda "Download" Silahkan "Follow" atau Beri "Like" terlebih dahulu. Thx.

Bagi yang membutuhkan INHOUSE TRAINING, Silahkan Hubungi : 0878-7063-5053 (Fast Response). TARIF PELATIHAN SANGAT MURAH !!!

Published in: Spiritual, Business
0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
10,117
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
769
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Semangat & Gairah Orang2 Beriman"

  1. 1. BismiLlaahirRahmaanirRahiim Perpustakaan Nasional RI: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Yahya, Harun Semangat dan gairah orang-orang beriman / oleh Harun Yahya. — Surabaya: Risalah Gusti, 2003. SEMANGAT DAN GAIRAH xx+ 207 hlm.; 17,5 cm. ISBN 979-556-141-3 ORANG-ORANG BERIMAN 1. Semangat 2. Al-Qur’an — interpretasi I. Judul ZEAL AND ENTHUSIASM DESCRIBED IN THE QUR’AN Judul Asli : Zeal and Enthusiasm Described in the Qur’an (Abul-Qasim Publishing House, P Box 6156, Jeddah .O. 21442, Saudi Arabia — Telp. (966) 2671-493; Fax. (966) 2672-5523) © Abul-Qasim Publishing House, 2002 Edisi Resmi Indonesia © 2003 pada Risalah Gusti SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Diterjemahkan Syafruddin Hasani Disain Sampul Ed-Adesign Cetakan Pertama, Pebruari 2003 Penerbit Risalah Gusti Jl. Ikan Mungsing XIII/1 Telp. (031) 3539440; Fax. (031) 3529800 Surabaya - 60177. E-mail: risalahgusti@telkom.net
  2. 2. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Adapun nama pena yang terdiri dari Harun dan Yahya adalah untuk mengenang dua orang nabi yang terkemuka, yang memerangi kerusakan iman. Stempel kenabian yang tertera pada sampul depan buku ini melam- bangkan makna yang berkaitan dengan TENTANG PENULIS kandungan buku ini. Stempel tersebut meng- gambarkan al-Qur’an sebagai Kitabullah yang purna, firman-Nya yang purna, dan Nabi kita sebagai penutup para nabi. Di bawah bim- Penulis buku ini, yang menulis dengan nama bingan al-Qur’an dan as-Sunnah, penulis pena HARUN YAHYA, dilahirkan di Ankara menjadikan tujuan utama ditulisnya buku ini pada tahun 1956. Setelah menyelesaikan untuk mematahkan setiap ajaran fundamental pendidikan dasar dan menengah di Ankara, dari ideologi-ideologi tak bertuhan, dan seba- ia belajar seni di Universitas Mimar Sinan di gai “perkataan yang purna”, sehingga dapat Istambul, dan filsafat di Universitas Istambul. benar-benar membungkam keberatan yang Semenjak tahun 1980, penulis telah mener- diajukan terhadap agama. Stempel kenabian, bitkan berbagai buku tentang politik, masa- yang memiliki ketinggian hikmah dan lah-masalah yang berkaitan dengan agama kesempurnaan akhlak, digunakan sebagai dan masalah-masalah ilmu pengetahuan. lambang dari tujuan ini, yakni untuk menya- Harun Yahya terkenal sebagai penulis yang takan perkataan yang purna. telah menulis karya-karya sangat penting Semua karya yang ditulis ini bertumpu yang menyingkap tentang kepalsuan para pada satu tujuan: yakni untuk membawa pendukung teori evolusi, kebohongan pernya- pesan al-Qur’an kepada masyarakat sehingga taan mereka, dan hubungan antara Darwin- dapat menggugah semangat mereka untuk isme dengan ideologi berdarah. v vi
  3. 3. TENTANG PENULIS SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN memikirkan masalah-masalah mendasar yang ga orang yang membacanya ingin membuk- berkaitan dengan keimanan, seperti keber- tikannya. Karya-karya ini tidak pernah adaan Tuhan, Keesaan-Nya, keakhiratan, dan ditolak karena sangat efektif, hasilnya pasti, untuk menunjukkan kepalsuan pijakan dan dan tidak dapat dibantah. Jika masyarakat karya-karya yang menyimpang tentang membaca karya-karyanya ini, kemudian sistem-sistem tak bertuhan. memikirkannya dengan sungguh-sungguh, mereka tentu tidak akan lagi mendukung Harun Yahya pernah mengadakan per- filsafat materialistik, ateisme, dan ideologi jalanan ke berbagai negara, dari India sampai atau filsafat sesat lainnya. Kalaupun mereka Amerika, Inggris sampai Indonesia, Polandia masih mendukungnya, hal itu hanyalah sampai Bosnia, Spanyol sampai Brazil. karena dorongan perasaan saja karena buku- Sebagian dari bukunya telah ditulis ke dalam buku yang ditulisnya telah membantah ideo- bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Italia, logi-ideologi tersebut hingga ke akar-akarnya. Portugis, Urdu, Arab, Albania, Rusia, Serbo- Semua gerakan kontemporer yang menolak Kroasia (Bosnia), Turki Uygur, dan Indonesia, (agama), secara ideologis telah dikalahkan dan semuanya telah dinikmati oleh para pada hari ini berkat kumpulan buku-buku pembaca di seluruh dunia. yang ditulis oleh Harun Yahya. Karya-karya tersebut memperoleh sambut- Dengan mencermati fakta-fakta tersebut, an luar biasa di seluruh dunia, karena bagi mereka yang mendorong orang-orang untuk sebagian orang merupakan sarana untuk membaca buku ini sehingga dapat membuka menanamkan keimanan kepada Allah, dan “mata” hati dan membimbing mereka sehing- bagi sebagian lainnya untuk memperoleh ga dapat menjadi hamba Allah yang taat, pemahaman lebih dalam tentang keimanan. sesungguhnya telah melakukan amal ibadah Buku ini ditulis dengan gaya yang hikmah, yang tidak ternilai harganya. tulus, dan mudah dipahami, menjadikan pembacanya dapat tersentuh hatinya, sehing- vii viii
  4. 4. TENTANG PENULIS SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Dalam pada itu, berdasarkan pengalaman- orang dapat hidup berdasarkan ajaran ini. pengalaman yang lalu, tentunya hanya akan Dengan memperhatikan keadaan dunia pada membuang-buang waktu dan tenaga jika hari ini, yang memaksa orang-orang ter- menyebarluaskan buku-buku yang dapat me- jerumus ke dalam lingkaran kekerasan, nyebabkan kebingungan, yang menjerumus- korupsi, dan konflik, jelaslah bahwa usaha ini kan manusia kepada ideologi yang kacau perlu dilaksanakan dengan lebih cepat dan balau, dan yang jelas-jelas tidak dapat meng- lebih efektif. Jika tidak tentu akan terlambat. hilangkan keraguan dari dalam hati. Orang- Tidaklah berlebih-lebihan jika dikatakan orang yang meragukan masalah ini dapat bahwa kumpulan buku-buku Harun Yahya segera melihat bahwa tujuan utama buku- telah menjalankan peran utama ini. Dengan buku Harun Yahya adalah untuk membasmi kehendak Allah, buku-buku tersebut akan kekufuran dan menanamkan nilai-nilai moral menjadi sarana yang dengannya manusia pada al-Qur’an. Keberhasilan, pengaruh, dan abad ke-21 akan memperoleh kedamaian dan keikhlasan yang telah dicapai oleh usaha ini kegembiraan, keadilan dan kebahagiaan telah terlihat pada keyakinan yang dimiliki sebagaimana dijanjikan dalam al-Qur’an. oleh para pembaca. Karya-karya Harun Yahya meliputi The Satu hal yang perlu diperhatikan adalah: New Masonic Order, Judaism and Freemasonry, Penyebab utama terjadinya tindak kekerasan The Disasters Darwinism Brought to Humanity, dan konflik, dan semua penderitaan yang Communism in Ambush, The Bloody Ideology of dialami oleh umat Muslim adalah karena Darwinism: Fascism, The ‘Secret Hand’ in dianutnya ideologi kafir. Keadaan ini hanya Bosnia, Behind the Scenes of The Holocaust, dapat diakhiri dengan membasmi ideologi Behind the Scenes of Terrorism, Israel’s Kurdish kafir tersebut dan mengusahakan agar setiap Card, Solution: The Morals of the Qur’an, Articles orang mengetahui tentang kehebatan pencip- 1-2-3, A Weapon of Satan: Romantism, Truths taan dan moralitas Qur’ani, sehingga orang- 1-2, The Western World Turns to God, The ix x
  5. 5. TENTANG PENULIS SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Evolution Deceit, Precise Answers to Evolusi- Miracle of the Human Being, The Miracle of onists, Evolutionary Falsehoods, Perished Nations, Man’s Creation, The Miracle of Protein, The For Men of Understanding, The Prophet Moses, Secrets of DNA. The Prophet Joseph, The Golden Age, Allah’s Adapun buku-buku untuk anak-anak Artistry in Colour, Glory is Everywhere, The Truth adalah: Children Darwin was Lying!, The World of the Life of This World, Knowing the Truth, of Animals, The Splendour in the Skies, The World Eternity Has Already Begun, Timeless and the of Our Little Friends: The Ants, Honeybees That Reality of Fate, The Dark Magic of Darwinism, Build Perfect Comb, Skillful Dam Builders: The Religion of Darwinism, The Collapse of the Beavers. Theory of Evolution in 20 Questions, Allah is Karya-karya lain dengan topik dari al- Known Through Reason, The Qur’an Leads the Qur’an meliputi: The Basic Concepts in the Way to Science, The Real Origin of Life, Qur’an, the Moral Values of the Qur’an, Quick Consciousness in the Cell, A String of Miracles, Grasp of Faith 1-2-3, Ever Thought About the The Creation of Universe, Miracles of the Qur’an, Truth?, Crude Understanding of Disbelief, The Design in Nature, Self-Sacrifice and Devoted to Allah, Abandoning the Society of Intelligent Behaviour Models in Animals, The Ignorance, The Real Home of Believers: Paradise, End of Darwinism, Deep Thinking, Never Plead Knowledge of the Qur’an, Qur’an Index, Ignorance, The Green Miracle Photosynthesis, The Emigrating for the Cause of Allah, The Character Miracle in the Cell, The Miracle in the Eye, The of the Hypocrite in the Qur-an, The Secrets of the Miracle in the Spider, The Miracle in the Gnat, Hypocrite, The Names of Allah, Communicating The Miracle in the Ant, The Miracle of the the Message and Disputing in the Qur’an, Answers Immune System, The Miracle of Creation in from the Qur’an, Death Resurrection Hell, The Plants, The Miracle in the Atom, The Miracle in Struggle of the Messengers, The Avowed Enemy the Honeybee, The Miracle of Seed, The Miracle of Man: Satan, The Greatest Slander: Idolatry, of Hormone, The Miracle of the Ternite, The The Religion of the Ignorant, The Arrogance of xi xii
  6. 6. TENTANG PENULIS Satan, Prayer in the Qur’an, The Importance of Conscience in the Qur’an, The Day of Resur- rection, Never Forget, Disregarded Judgements of the Qur’an, Human Characters in the Society of Ignorance, The Importance of Patience in the Qur’an, General Information from the Qur’an, The Mature Faith, Before You Regret, Our Messengers Say, The Mercy of Believers, The Fear of Allah, The Nightmare of Disbelief, Jesus Will Return, Beauties Presented by the Qur’an for Life, A Bouquet of the Beauties of Allah 1-2-3-4, The Iniquity Called “Mockery”, The Mystery of the Test, The True Wisdom According to the Qur’an, The Struggle with the Religion of Irreligion, The School of Yusuf, The Alliance of the Good, Slanders Spread Against Muslims Throughout History, The Importance of Following the Good Word, Why Do You Deceive Yourself?, Islam: The Religion of Ease, Enthusiasm and Excitement in the Qur’an, Seeing Good in Everything, How do the Unwise Interpret the Qur’an?, Some Secrets of the Qur’an, The Courage of Believers, Being Hopeful in the Qur’an, Justice and Tolerance in the Qur’an, Basic Tenets of Islam, Those Who do not Listen to the Qur’an. xiii
  7. 7. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN terpengaruh oleh fakta yang dikemukakan dalam buku-buku karyanya dan tidak dapat menyangkal kebenaran isinya. Buku ini dan semua buku lain karya Harun Yahya dapat dibaca secara perorangan atau didiskusikan dalam kelompok. Pembaca yang UNTUK PEMBACA ingin mendapatkan manfaat dari buku-buku ini akan merasakan bahwa diskusi sangat bermanfaat karena mereka akan dapat me- ngaitkan refleksi dan pengalaman mereka Dalam semua buku karya penulis, masalah- sendiri satu sama lain. masalah yang berkaitan dengan iman dije- Di samping itu, merupakan sumbangan laskan dengan merujuk pada ayat-ayat al- besar bagi agama untuk menyajikan dan me- Qur’an, dan orang diajak untuk mempelajari nyebarluaskan buku-buku ini, yang ditulis ayat-ayat Allah dan hidup dengannya. Semua semata-mata untuk mencari ridha Allah. pokok bahasan yang berkenaan dengan ayat- Bukti-bukti yang dikemukakan penulis ayat Allah dijelaskan sedemikian rupa se- sangat meyakinkan, sehingga bagi mereka hingga tidak ada lagi keraguan atau pertanya- yang ingin menyampaikan agama kepada an membekas dalam pikiran pembaca. Gaya- orang lain, salah satu metode paling efektif nya yang jujur, lugas dan fasih memastikan ialah mendorong mereka untuk membaca bahwa semua orang dari segala usia dan dari buku-buku karyanya. semua lapisan masyarakat dapat dengan mudah memahami buku-bukunya. Narasinya Dalam buku-bukunya orang akan memper- yang efektif dan cair memungkinkan pembaca oleh pandangan pribadi penulis, penjelasan untuk membacanya dalam sekali duduk. Bah- yang didasarkan pada sumber-sumber terper- kan mereka yang menolak spiritualitas akan caya, gaya yang mencerminkan penghormatan xv xvi
  8. 8. UNTUK PEMBACA kepada pokok bahasan yang suci, dan tidak ada uraian bernada pesimistis yang dapat menimbulkan keraguan dan menciptakan penyimpangan dalam hati. xvii
  9. 9. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN MANFAAT SEMANGAT DAN KEGEMBIRAAN BAGI ORANG-ORANG BERIMAN, 147 KELALAIAN MEREKA YANG IMANNYA TIDAK SUNGGUH-SUNGGUH, 163 AKIBAT-AKIBAT BERAMAL DENGAN TIDAK SUNGGUH-SUNGGUH, 185 DAFTAR ISI CARA MENGATASI KELOYOAN, 193 KHATIMAH, 201 TENTANG PENULIS, v UNTUK PEMBACA, xv PENDAHULUAN, 1 APA ITU SEMANGAT?, 5 KONSEP GAIRAH DALAM MASYARAKAT JAHILIAH, 9 SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN, 19 USAHA SETAN UNTUK MEMATAHKAN SEMANGAT ORANG BERIMAN, 29 JENIS-JENIS PERILAKU YANG MENUNJUKKAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN, 35 SEPERTI APAKAH GAIRAH DAN SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN, 87 APA YANG MEMBANGKITKAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN, 91 xix xx
  10. 10. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN dalam keadaan yang sangat berat sekalipun, mengucapkan, Hasbunallah (cukuplah bagiku Allah).2 Mereka mendambakan keridhaan Allah. Gairah yang dihasilkan oleh iman merupa- kan kekuatan yang dapat meningkatkan PENDAHULUAN kemampuan fisik dan mental, sehingga dia dapat menjalani setiap saat dalam kehidup- annya dengan sangat baik dan produktif. Semangat yang tumbuh karena kecintaan Orang-orang beriman adalah mereka yang kepada Allah ini memberikan kekuatan menjadikan ridha Allah sebagai tujuan spiritual, kekuatan dan daya tahan yang besar, tertinggi dalam kehidupan mereka dan ber- kemauan dan keberanian yang membaja. usaha keras untuk mencapai tujuan tersebut. Melalui kekuatan spiritual orang-orang ber- Dalam al-Qur’an, Allah menyebut mereka iman mengatasi setiap kesulitan dan terus orang-orang yang berjuang dengan harta dan berusaha keras untuk menuju Allah apa pun jiwa mereka di jalan Allah.1 Karena mereka kondisi dan keadaan yang mereka hadapi. telah mengabdikan hidup mereka untuk Buku ini membicarakan gairah orang- Allah dan bersedia mengorbankan segala orang beriman yang terus meningkat sampai sesuatu yang mereka miliki, harta dan lain- akhir hidup mereka. Tujuan buku ini ialah lainnya, untuk mencari ridha Allah dan mendorong semua Muslim untuk lebih mendapatkan surga-Nya, orang-orang ber- bergairah dengan menunjukkan bahwa gairah iman punya sifat-sifat penting yang memung- merupakan nikmat yang besar dan merupa- kinkan mereka untuk menyibukkan diri, dan Q.s. al-Hujurat: 15. 1 Q.s. Ali Imran: 173 2 1 2
  11. 11. PENDAHULUAN kan sifat yang memperkuat orang-orang beriman. Pembaca akan memahami rahasia penting yang membuat orang berhasil sekali- pun dalam kondisi yang sangat sulit. Di sam- ping itu, dia akan mengetahui karunia yang telah dijanjikan kepada mereka yang tidak pernah kehilangan gairah dan yang mengha- dapi kesulitan dengan bertawakal kepada Allah. Buku ini memberikan semangat kepada manusia untuk mematuhi perintah Allah: “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi.” (Q.s. Ali Imran: 123). Tujuan lainnya adalah memberikan mo- tivasi kepada mereka yang hanya mengikuti jalan tengah ketika menjalankan prinsip- prinsip Islam dan merasa puas dengan ini dan tidak berusaha untuk menjadi pelopor. 3
  12. 12. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN ketika nafsu keduniaan dibicarakan. Sebagian orang berusaha untuk menjadi kaya, untuk memiliki karir yang cemerlang atau jabatan yang prestisius, sementara yang lain berusaha untuk tampil lebih unggul atau untuk meraih prestise, penghormatan, dan pujian. APA ITU SEMANGAT? Sebagai contoh, setiap orang memahami tekad yang ditunjukkan oleh seorang siswa SMU untuk lulus ujian masuk perguruan tinggi negeri (UMPTN), antusiasme sese- Semangat dan gairah adalah perasaan yang orang yang diterima untuk menduduki jabat- sangat kuat yang dialami oleh setiap orang. an yang diinginkan di sebuah perusahaan, Namun, tujuan utama membicarakan konsep atau ambisi dan upaya yang dilakukan untuk semangat dalam buku ini ialah untuk mengu- menggolkan transaksi bisnis yang diharapkan ak perbedaan antara semangat yang dialami akan sangat menguntungkan. Ada satu ciri dalam masyarakat secara umum dan semangat umum yang menonjol dalam semua ini — yang dibicarakan dalam al-Qur’an kepada antusiasme menimbulkan karakter kuat dan manusia. khas pada seseorang yang kecil kemungkin- Semangat, dalam pengertian umum, digu- annya akan muncul jika tidak ada semangat. nakan untuk mengungkapkan minat yang Risiko-risiko yang dalam keadaan normal menggebu dan pengorbanan untuk meraih dihindari akan diambilnya demi mewujudkan tujuan, dan kegigihan dalam mewujudkan- suatu tujuan. Pengorbanan diri yang belum nya. Apakah penting atau tidak, setiap orang pernah dilakukan sebelumnya, dilakukan punya tujuan yang ingin dia raih sepanjang tanpa ragu-ragu. Memang, orang mungkin hidupnya. Antusiasme, yang sering ditujukan akhirnya memperoleh kekuatan yang besar untuk keuntungan material, juga mengemuka 5 6
  13. 13. APA ITU SEMANGAT? baik dalam pengertian material dan spiritual dengan menggunakan pengetahuannya dan kemampuannya secara maksimal. Namun, semangat sebagian besar orang tidak bertahan seumur hidup karena tidak punya landasan yang kuat. Sering kali tidak ada tujuan khusus yang akan mempertahan- kan semangat dalam semua keadaan dan memberikan kekuatan kepada mereka. Satu- satunya orang yang tidak pernah kehilangan semangat di hati mereka sepanjang hidup adalah orang-orang beriman, karena sumber semangat mereka ialah keimanan kepada Allah dan tujuan utama mereka ialah mem- peroleh keridhaan Allah, rahmat-Nya dan surga-Nya. Sebelum meneruskan pembicaraan tentang masalah ini, akan sangat membantu jika kita mendefinisikan konsep semangat yang me- nonjol di masyarakat Jahiliah, di mana orang tidak mengenal al-Qur’an atau hidup dengan- nya. 7
  14. 14. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN mendefinisikan orang-orang bodoh sebagai- mana mereka “agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.” (Q.s. Yasin: 6). Kehidupan orang-orang yang lalai dari al- KONSEP GAIRAH DALAM Qur’an dan tidak mengetahui hakikat kehi- MASYARAKAT JAHILIAH dupan dunia, kebenaran tentang mati, dan pengalaman surga dan neraka setelah mati adalah cocok dengan kebodohan mereka. Akibatnya, masalah-masalah yang membuat ♦ Siapa yang Termasuk Anggota mereka merasa bahagia, bersemangat dan Masyarakat Jahiliah? bergairah didasarkan pada keyakinan yang Kebodohan biasanya dipahami sebagai tak salah. berpendidikan dan tak berbudaya. Namun, ♦ Orang-orang yang Bodoh Hanya Bergai- orang-orang bodoh yang digambarkan sepan- rah Mengenai Tujuan-tujuan Keduniaan jang buku ini adalah mereka yang bodoh me- ngenai agama Islam, mengenai kebesaran dan Sifat-sifat Allah yang menciptakan mereka, dan mengenai al-Qur’an yang telah diwahyu- kan untuk umat manusia. Orang-orang seperti itu hidup sesuai dengan informasi yang “Mereka yang menjadikan agama mereka didiktekan kepada mereka oleh masyarakat sebagai main-main dan senda gurau, dan ke- yang sarat miskonsepsi, dan bukannya fakta- hidupan dunia telah menipu mereka.” (Q.s. fakta yang terdapat dalam al-Qur’an. Allah al-A‘raf: 51). 9 10
  15. 15. KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Sebagaimana ditunjukkan dalam ayat di mendapati kehidupannya, yang dia anggap atas, orang-orang dalam masyarakat jahiliah berada dalam genggaman tangannya, tiba-tiba tertipu oleh kehidupan dunia ini. Meskipun dicabut, dan mungkin, pada waktu yang tak tahu mengenai sifat kehidupan dunia yang diduga-duga, mendapati dirinya telah masuk singkat dan tidak sempurna, mereka lebih ke kehidupan abadi di akhirat, meskipun menyukai kehidupan yang sementara ini selama ini dia menganggapnya sangat jauh. daripada kehidupan abadi di akhirat, karena Orang-orang bodoh dan yang lalai ber- mereka merasa lebih mudah untuk memper- usaha untuk mencari kepuasan sebanyak- oleh kesenangan dunia dan ragu mengenai banyaknya dalam kehidupan dunia, selama kehidupan akhirat. Alasan yang salah ini periode waktu yang singkat ini, ketimbang menganggap bahwa dunia berada dalam berusaha untuk memperoleh ridha Allah dan jangkauan mereka, sementara akhirat jauh surga-Nya. Akibatnya, masalah-masalah sekali. memberinya semangat terbatas pada tujuan- Ini jelas merupakan jenis penalaran yang tujuan kecil menyangkut dunia ini. Faktanya, sangat dangkal dan irasional. Bagaimanapun, perasaan yang mereka bayangkan sebagai kehidupan manusia di dunia ini terbatas pada semangat dan gairah tidak lain adalah kera- periode waktu yang sangat singkat. Kehidup- kusan. Mereka, yang sangat bergairah menja- an manusia yang hanya enam atau tujuh lani kehidupan ini, merasakan kegairahan puluh tahun, separonya dihabiskan di masa besar terhadap segala sesuatu dimana mereka kanak-kanak dan kehidupan lanjut usia, jelas mengharapkan akan memperoleh keuntung- sangat pendek dibandingkan dengan kehi- an dan kondisi kehidupan yang lebih baik. dupan abadi di akhirat. Di samping itu, bah- Maka, orang merasakan hasrat kuat untuk kan sebelum mencapai usia enam atau tujuh menjadi kaya atau memiliki status atau karir puluh tahun, orang mungkin sudah mati yang prestisius. Untuk mencapai tujuan sema- karena berbagai alasan. Setiap saat dia bisa cam itu mereka melakukan semua bentuk 11 12
  16. 16. KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN pengorbanan diri dan menahan segala kesulit- kepentingan mereka. Mereka tidak memper- an. lihatkan ambisi yang sama untuk sesuatu yang akan mendatangkan ridha Allah, dan mem- Kehidupan sehari-hari orang-orang ini ter- perlihatkan ketidakmautahuan jika ke- ikat dengan kejadian-kejadian yang mengung- untungan duniawi tak bisa diharapkan. kapkan pemahaman mereka tentang sema- ngat. Sebagai contoh, untuk memperoleh Mentalitas jahiliah ini, yang hanya dida- diploma, prestisius yang akan membuat diri- sarkan pada keuntungan duniawi, dapat nya memperoleh pengakuan, seorang maha- digambarkan dengan contoh berikut ini. siswa mungkin menenggelamkan dirinya di Seorang eksekutif yang perusahaannya di tengah buku-buku selama bertahun-tahun. ambang kebangkrutan mencurahkan seluruh Sadar bahwa ini kondusif bagi keberhasilan, energinya, pengetahuannya, sarana dan dia rela menghabiskan malam-malam tanpa waktunya untuk menyelesaikan masalah itu. tidur dan menghindari pergaulan, jika perlu. Tetapi karyawannya tidak merasakan kegai- Hari-harinya dimulai dengan suasana pagi di rahan yang sama untuk menyelamatkan per- kendaraan umum yang sesak dan dihabiskan usahaan dan kecil kemungkinannya untuk dalam usaha keras, dimana dia menerima mencari solusi karena dia bukan orang yang dengan senang hati. Namun, dia menolak akan mengalami kerugian langsung ketika untuk melakukan pengorbanan yang sama perusahaan bangkrut. Sebagaimana terlihat, untuk membantu seorang teman karena hal keuntungan duniawi umumnya melandasi itu tidak memberikan keuntungan duniawi. semangat dan tekad yang dirasakan oleh para Apa yang digarisbawahi di sini ialah, bahwa anggota masyarakat jahiliah. Sebesar mana meskipun sebagian besar orang tahu bagai- keuntungannya, sebesar ambisi yang mereka mana menyelesaikan suatu tugas dengan miliki. semangat dan gairah, mereka hanya akan melakukannya jika tugas itu sesuai dengan 13 14
  17. 17. KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN ♦ Gairah Para Anggotanya Hanyalah habiskan hidup sehari-hari, dapat memenuhi Keinginan Sementara kebutuhan-kebutuhan mereka yang dekat, dan memperoleh penghargaan orang lain Konsep semangat dalam masyarakat jahi- sering sudah cukup untuk memuaskan orang- liah terlihat dalam kegairahannya dalam orang ini. Tidak ada sesuatu yang lebih tinggi urusan keduniaan. Orang-orang mungkin dari itu yang bermakna bagi mereka. Karena mengalami gejolak minat dan semangat terha- itu, mereka kadang-kadang memberikan per- dap masalah tertentu dan kemudian suatu hari hatian pada beberapa masalah yang tidak ber- perasaan ini lenyap dengan tiba-tiba. Dalam kaitan dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat jahiliah hampir semua orang mereka sendiri, tetapi tak lama kemudian meluncurkan berbagai proyek dengan antu- kepentingan mereka dikalahkan oleh keje- sias. Namun, mereka meninggalkan proyek nuhan dan kemonotonan. itu tak lama kemudian, hanya karena jenuh dan malas untuk melanjutkan. Sebagai con- Selama orang percaya usahanya akan mem- toh, sebagian besar orang yang ingin bermain berikan kebaikan dan keuntungan baginya, musik segera kehilangan minat dan mening- semangat dan gairahnya tidak pernah padam. galkan kursus. Seseorang yang ingin mem- Namun tidak satu pun tujuan yang hendak bantu orang yang membutuhkan dan segera dicapai oleh orang yang melalaikan akhirat memulai kerja amal, tak lama kemudian, tidak layak untuk diberi semangat terus- mungkin ia akan kehilangan semangat dan menerus. Jika menjumpai kesulitan sedikit menghentikan pekerjaannya. Karena orang- saja, kegagalan atau kritik, dia mungkin tiba- orang semacam itu tidak benar-benar berpe- tiba merasa letih dan meninggalkan tujuan- gang pada cita-cita mulia, membantu orang nya. Di samping itu, dia mungkin menjadi miskin, melakukan perbuatan baik atau mem- putus asa. Pemikiran negatif seperti, “Saya perluas wawasan dalam bidang tertentu ter- sudah bersusah-payah untuk mencapainya bukti hanya merupakan tingkat sesaat. Meng- tetapi gagal,” menyeret dia ke dalam pesi- misme dan memadamkan semangatnya. 15 16
  18. 18. KONSEP GAIRAH MASYARAKAT JAHILIAH SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Orang yang telah bertahun-tahun memen- Namun, orang-orang beriman, yang ter- dam ambisi untuk menjadi seorang arsitek libat dalam perbuatan baik dan membantu mungkin tiba-tiba kehilangan semangat orang lain sebagai alat untuk memperoleh ketika dia menjumpai kesulitan-kesulitan ridha Allah, tidak pernah kehilangan sema- dalam menggambar bangunan. Atau orang ngat mereka. Menghadapi kesulitan tidak yang tertarik untuk melukis mungkin kehi- akan membuat mereka meninggalkan cita-cita langan semua minatnya setelah beberapa kali mereka. Sebaliknya, karena tahu bahwa ada- mencoba. Sering kali, komitmen mereka yang nya kesulitan-kesulitan menjadikan pekerjaan terlibat dalam kerja sukarela di organisasi semacam itu lebih prestisius di mata Allah, amal dipuji di koran-koran dan oleh teman- mereka memperoleh kesenangan dan merasa- temannya. Kesenangan yang diperoleh dari kan semangat yang lebih besar. melakukan kerja amal, perasaan senang yang ditimbulkan oleh prosedur kerja itu, mungkin menarik orang lain. Namun, mereka yang terlibat dalam kerja amal untuk memperoleh prestise di masyarakat mungkin kehilangan minat setelah beberapa lama, dan satu-satu- nya cara untuk mempertahankan semangat ialah menjadikan usaha mereka diketahui publik dan memujinya. Yakni, mereka harus menerima manfaat, sekalipun manfaat psiko- logis; kalau tidak, bahkan bangun pagi di akhir pekan terasa sulit dan menjadi alasan untuk meninggalkan kegiatan-kegiatan seperti itu. 17 18
  19. 19. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN sarana. Alasan yang terpenting ialah bahwa orang-orang beriman mengevaluasi peristiwa- peristiwa dengan kesadaran yang jernih. Mereka sadar bahwa Allah menjaga kehidup- an seseorang setiap saat, bahwa Dia melin- dungi semua makhluk, dan bahwa semua SEMANGAT ORANG-ORANG makhluk bergantung kepada-Nya. Disebab- kan oleh cinta mereka dan ketaatan mereka BERIMAN kepada Allah, mereka berusaha keras untuk memperoleh keridhaan-Nya sepanjang hidup mereka. Hasrat untuk memperoleh ridha ♦ Sumber Semangat Orang-orang Allah merupakan sumber terpenting sema- Beriman: Iman, Cinta, dan Takwa ngat dan kegembiraan bagi orang-orang Mereka kepada Allah beriman. Cita-cita untuk memperoleh ridha Allah dan mencapai surga menjadi sumber Semangat dan gairah orang-orang beriman energi dan semangat dalam diri orang-orang sangat berbeda dari konsep yang banyak beriman. dianut masyarakat jahiliah, yang didasarkan pada kepentingan. Kecintaan orang-orang ♦ Semangat Orang-orang Beriman Tidak beriman kepada Allah dan ketaatan mereka Pernah Padam kepada-Nya adalah penyebabnya. Mereka tidak merasa terikat dengan kehidupan dunia ini seperti para anggota masyarakat jahiliah, tetapi terikat dengan Allah, Yang Maha Penga- sih, yang menciptakan mereka dari bukan apa-apa, dan memberi mereka berbagai 19 20
  20. 20. SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN “Sesungguhnya orang-orang mukmin hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan berjihad dengan harta dan jiwa mereka demi membela agama Allah. “Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa Mereka itulah orang-orang yang benar.” (Q.s. takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat al-Hujurat: 15). Allah amat dekat kepada orang-orang yang Penjelasan ini menunjukkan bahwa sema- berbuat baik.” (Q.s. al-A‘raf: 56). ngat orang-orang beriman bersemayam dalam Makna dari “Rasa takut dan harapan” ialah hati. Hal ini disebabkan karena perjuangan sebagai berikut: Orang beriman tidak pernah untuk mendukung nilai-nilai mereka berlang- dapat yakin apakah Allah ridha dengan mere- sung seumur hidup dan hanya ditopang ka, dan apakah mereka telah memperlihatkan dengan semangat yang bersumber pada ke- perilaku moral yang baik, yang membuat imanan. Kegigihan orang-orang beriman mereka layak mendapatkan surga. Karena dalam usaha mereka yang terus menerus juga alasan ini mereka takut akan hukuman Allah dinyatakan oleh Nabi Muhammad saw: “Per- dan terus-menerus berusaha untuk menyem- buatan yang paling dicintai Allah adalah purnakan moral. Sementara itu, mereka tahu perbuatan yang dilakukan dengan istiqamah.” bahwa melalui gairah dan ketulusan, mereka (H.r. Bukhari). akan berusaha semaksimal mungkin untuk Faktor lain yang membuat semangat memperoleh ridha Allah, cinta-Nya dan orang-orang beriman tetap kuat dan segar rahmat-Nya. Mereka mengalami ketakutan adalah rasa penghargaan yang disertai dengan dan harapan sekaligus; mereka bekerja keras kerinduan dalam hati mereka, yang mereka tetapi tidak pernah merasa usaha mereka alami sepanjang hidup: cukup dan tidak pernah menganggap diri 21 22
  21. 21. SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN mereka sempurna, sebagaimana dinyatakan kepada orang-orang beriman kabar gembira dalam ayat: tentang hasil dari semangat yang terus-me- nerus dalam al-Qur’an: “Mereka takut kepada Tuhannya dan takut dengan hisab (perhitungan amal) yang buruk.” (Q.s. ar-Ra‘d: 21). “Dan sampaikanlah berita gembira kepa- da orang-orang mukmin, bahwa sesungguh- Karena itu, mereka memeluk agama Allah nya mereka memperoleh karunia yang besar dengan semangat besar dan melakukan usaha dari Allah.” (Q.s. al-Ahzab: 47). besar untuk kepentingan ini. Rasa takut kepada Allah menyebabkan mereka tidak ♦ Mereka Lebih Dahulu Berbuat lemah-hati atau lalai, dan perasaan ini mendu- Kebaikan kung semangatnya. Karena tahu bahwa Allah Iman dan ketaatan seseorang kepada Allah memberikan kabar gembira tentang surga tidaklah sama. Allah telah menyatakan bahwa bagi mereka yang beriman dan beramal saleh, dalam hal keimanan, orang-orang beriman itu sehingga mendorong mereka untuk terus ber- memiliki tingkatan-tingkatan tertentu: amal dan memperkuat komitmennya. Sebagaimana terlihat, konsep orang ber- iman tentang semangat sangat berbeda dari konsep masyarakat jahiliah. Dibandingkan dengan semangat kontemporer orang-orang kafir, semangat orang beriman merupakan luapan kegembiraan yang dipelihara oleh iman kepada Allah. Dia telah memberikan 23 24
  22. 22. SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih dian- tara hamba-hamba Kami, lalu diantara mere- ka ada yang menganiaya dirinya sendiri dan diantara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada pula yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang “Tidaklah sama antara mukmin yang demikian itu adalah karunia yang amat duduk (yang tidak turut berperang) yang besar.” (Q.s. Fathir: 32). tidak mempunyai uzur dengan orang-orang Apa yang memberikan kekuatan kepada yang berjihad demi membela agama Allah mereka yang “lebih dahulu” ialah ketaatan dengan harta dan jiwanya. Allah melebihkan mereka kepada Allah dan kerendahan hati orang-orang yang berjihad dengan harta dan mereka di hadapan-Nya. Keimanan mereka jiwanya atas orang-orang yang duduk satu yang tulus memberi mereka semangat yang derajat. Kepada masing-masing Allah men- besar untuk berlomba-lomba dalam memper- janjikan pahala yang baik (surga) dan Allah oleh ridha Allah. Dalam al-Qur’an dinyatakan melebihkan orang-orang yang berjihad di atas bahwa mereka yang berusaha dan berjuang di orang yang duduk dengan pahala yang besar. jalan Allah dengan harta dan diri mereka akan Yaitu beberapa derajat daripada-Nya ampun- diberi derajat yang tinggi di sisi Allah: an serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.s. an- Nisa’: 95-6). Mereka yang “pertengahan” adalah orang- orang yang lebih memilih jalan tengah daripada berusaha keras dengan hati dan jiwa mereka untuk memperoleh ridha Allah. Tak 25 26
  23. 23. SEMANGAT ORANG-ORANG BERIMAN SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN diragukan lagi, kondisi mereka di akhirat tidak akan sama dengan mereka yang lebih dahulu dalam beramal. Di samping itu, Allah telah menyebutkan kelompok ketiga di kalangan orang-orang Islam: mereka yang tertinggal dalam hal gairah mereka untuk beramal. “Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad demi agama Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah “Dan sesungguhnya di antara kamu ada orang-orang yang mendapat kemenangan.” orang yang sangat berlambat-lambat (ke (Q.s. at-Taubah: 20). medan pertempuran).” (Q.s. an-Nisa’: 72). Sebagaimana dinyatakan dalam ayat yang dikutip sebelumnya dari Surat Fathir, orang- orang semacam itu menganiaya diri mereka sendiri, dan keadaan mereka di akhirat akan “Mereka itu tidak beriman, maka Allah mencerminkan perbedaan itu. Sementara menghapuskan pahala amalnya. Dan yang mereka yang lebih dahulu dalam beramal demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Q.s. akan memperoleh derajat tertinggi dalam al-Ahzab: 19). pandangan Allah, tetapi mereka yang lalai akan melihat usaha mereka hilang kecuali jika mereka bertobat dan mengganti kelalaiannya. Dua ayat dari al-Qur’an dapat dikutip sebagai contoh tentang masing-masing keadaan: 27 28
  24. 24. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN “Dan saya benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan- angan kosong.” (Q.s. an-Nisa’: 119). Setan mendekati orang-orang beriman USAHA SETAN UNTUK dengan berbagai cara, sebagaimana dilakukan MEMATAHKAN SEMANGAT terhadap semua orang, dan berusaha untuk ORANG BERIMAN menjadikan hal-hal yang baik tampak salah. Dengan menggambarkan masalah-masalah sebagai tak terpecahkan, setan ingin mema- lingkan manusia dan mencegah mereka untuk Di halaman-halaman sebelumnya telah menyelesaikan amal yang baik. Dia berusaha dinyatakan bahwa semangat orang beriman untuk membisikkan keputusasaan, dengan tidak pernah padam dan selalu segar dan kuat mengemukakan bahwa tugas mereka sulit, dan bahwa sumber keberlangsungan dan dan dia menggoda agar lalai, mendorong kegigihan gairah orang beriman adalah iman untuk putus asa dan menginginkan mereka yang tulus. Karena itu, setan berusaha keras memperlihatkan kehendak yang lemah. untuk memperlemah tekad orang beriman Namun, al-Qur’an menekankan bahwa semua dan menggoyahkan gairah dan semangat usaha setan dan rekayasanya gagal: mereka. Tujuan setan di dunia ini ialah menipu orang dan mendorong mereka kepada kehancuran dengan membisikkan saran- saran. Misi jahat setan diceritakan dalam al- Qur’an berikut ini: 29 30
  25. 25. USAHA SETAN MEMATAHKAN SEMANGAT SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN “Setan itu memberikan janji-janji kepada Mereka tahu cara-cara untuk mengalahkan- mereka dan membangkitkan angan-angan nya dan tidak pernah membiarkan setan kosong pada mereka, padahal apa yang di- mematahkan semangat karena mereka mem- janjikan setan hanyalah tipuan belaka.” (Q.s. bentuk kehidupan mereka sesuai dengan an-Nisa’: 120). ajaran al-Qur’an. Sikap tegas dan tulus orang beriman digambarkan sebagai berikut: “Sesungguhnya tipu daya setan itu lemah.” (Q.s. an-Nisa’: 76). Mereka yang dilukiskan al-Qur’an sebagai orang-orang yang tidak punya keimanan yang utuh dapat dengan mudah jatuh ke dalam perangkap setan, karena mereka tidak meng- gunakan ilmu dan kesadaran. Orang-orang “Dan jika kamu ditimpa suatu godaan semacam itu mengaku memiliki iman, tetapi setan, maka berlindunglah kepada Allah. tidak pernah merasakannya jauh di kedalam- Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi an hati mereka. Panggilan setan dan gaya Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang- hidup yang disodorkan tampak menggiurkan, orang yang bertakwa bila mereka ditimpa sehingga mereka mengikutinya dengan was-was dari setan, mereka ingat kepada senang. Namun, sebagaimana biasanya, setan Allah, maka ketika itu juga mereka melihat hanya menipu orang-orang supaya jatuh ke kesalahan-kesalahannya.” (Q.s. al-A‘raf: 200- neraka, tempat hukuman abadi. Orang-orang 1). beriman tahu bahwa tipu daya setan itu lemah Orang-orang beriman meminta perlin- dan mereka juga tahu jenis tipu daya yang dungan kepada Allah dari semua kerusakan, digunakan setan ketika mendekati mereka. 31 32
  26. 26. USAHA SETAN MEMATAHKAN SEMANGAT dan dengan demikian, tidak terpengaruh oleh bisikan setan yang mendorong mereka kepada kemalasan dan kecerobohan. Sebuah contoh tentang doa orang beriman dan permintaan perlindungan kepada Allah tampak dalam doa Nabi Muhammad saw.: “Ya Allah, aku mohon perlindungan-Mu dari kesedihan, dari kegagalan dan kemalasan, dan dari beban utang dan dari dikuasai oleh manusia.” (H.r. Bukhari-Mus- lim). 33
  27. 27. SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN agama yang sejati, atau tahu bagaimana cara bersandar hanya semata kepada Allah. Meski- pun orang-orang yang tidak beriman tidak dapat menunjukkan sumbernya, mereka melihat jenis karakter pemberani dari orang- orang beriman yang tidak terlihat pada orang JENIS-JENIS PERILAKU YANG lain. MENUNJUKKAN GAIRAH Jenis-jenis perilaku yang menunjukkan gairah sangat penting bagi orang-orang ber- ORANG-ORANG BERIMAN iman, karena mustahil untuk membuat kepu- tusan tegas mengenai keunggulan agama lain dan kedekatannya dengan Allah. Hanya Allah Keunggulan orang yang memiliki keiman- yang tahu pasti mana orang yang memiliki an yang teguh di hatinya tampak dalam setiap iman yang dalam dan mana yang munafik, waktu yang dihabiskannya, setiap sikapnya, tetapi Dia telah memberikan petunjuk, yakni dan setiap kata yang diucapkannya. Kegai- gairah dan semangat di dalam diri orang- rahan iman ini melahirkan kesempurnaan orang beriman untuk memperoleh keridhaan dalam perilaku, sehingga orang-orang ber- Allah dan untuk hidup sesuai tuntunan iman lainnya yang memiliki gairah yang sama agama-Nya. Dengan cara ini orang dapat di hatinya segera mengenali semangat yang dengan mudah mengidentifikasi mereka yang dihasilkan dari keimanan dan ketaatan punya iman yang sesungguhnya, yang telah kepada Allah. Orang-orang yang tidak ber- mengabdikan diri untuk Allah. Demikian iman juga melihat semangat, komitmen dan pula, dia akan melihat kelemahan orang- kekuatan spiritual orang-orang beriman. orang yang tidak beriman, kelalaiannya sangat Namun, mereka tidak pernah melihat sumber mencolok ketika dibandingkan dengan komitmen ini, karena mereka tidak mengakui 35 36
  28. 28. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN semangat orang-orang beriman, sebagaimana narnya adalah orang-orang yang percaya dia dapat melihat orang-orang yang kuat dan kepada Allah dan berjanji akan tetap setia bisa diandalkan diantara orang-orang ber- kepada-Nya. Mereka tahu tidak ada apa pun iman. Orang-orang beriman dapat meraih di muka bumi yang lebih berharga daripada kesempatan untuk memperkuat keimanan memperoleh keridhaan Allah, karena mereka orang-orang yang memiliki semangat yang telah paham bahwa satu-satunya yang patut rendah. ditaati ialah Allah Yang Maha Besar. Komit- men orang-orang beriman dilukiskan dalam ♦ Setia kepada Allah sampai Akhir Hayat al-Qur’an sebagai berikut: Sepanjang hidupnya orang menjumpai berbagai peluang yang mendatangkan ke- untungan material atau psikologis bagi mere- ka. Ketika mereka memperoleh kesempatan seperti itu, sebagian besar orang meninggal- kan apa pun yang mereka anggap penting sampai waktu itu, bahkan teman karib, “Diantara orang-orang mukmin itu ada dengan harapan untuk memperoleh keun- orang-orang yang menepati apa yang telah tungan. Tujuan-tujuan yang dengan antusias mereka janjikan kepada Allah; maka dian- mereka kukuhi tiba-tiba menjadi tidak ber- tara mereka ada yang gugur. Dan diantara makna bagi mereka — tujuan-tujuan yang mereka ada (pula) yang menunggu dan mereka telah berjanji tidak akan melepaskan mereka sedikit pun tidak mengubah janji- bagaimanapun keadaannya. Tidak adanya nya.” (Q.s. al-Ahzab: 23). kesetiaan sejati adalah penyebab sikap tak konsisten ini. Satu-satunya orang yang hidup dengan kesetiaan sejati dalam pengertian yang sebe- 37 38
  29. 29. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN untuk Allah Tuhan semesta alam’.” (Q.s. al- An‘am: 162). Dan Allah memberikan kabar gembira bahwa Dia akan memberikan balasan bagi “(Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji orang yang bertakwa: Allah dan tidak merusak perjanjian.” (Q.s. ar-Ra‘d: 20). Kesetiaan orang-orang beriman kepada Allah tampak dalam kesungguhan komitmen mereka pada Islam. Memang, tidak ada keun- tungan duniawi, tidak ada kepentingan ma- terial atau lainnya dapat menggoda mereka “Supaya Allah memberikan balasan untuk meninggalkan ketaatan dan kesetiaan kepada orang-orang yang benar itu karena mereka kepada Allah. Dan tidak ada yang kebenarannya, dan menyiksa orang munafik lebih menarik hati mereka kecuali memper- jika dikehendaki-Nya, atau menerima tobat oleh ridha Allah. Kesetiaan mendorong mere- mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha ka untuk terus bekerja bagi agama dan mela- Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.s. al- kukan perbuatan baik dengan gairah, sebagai- Ahzab: 24). mana ditegaskan Allah dalam al-Qur’an: ♦ Melakukan Perbuatan yang Paling Diridhai Allah Melalui ayat-ayat al-Qur’an, Allah me- nyampaikan kepada manusia jenis moral dan cara hidup yang diridhai-Nya. Hanya orang- “Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, orang beriman yang mau mematuhi perintah ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah 39 40
  30. 30. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Allah dengan cara yang terbaik. Bahkan kepada mereka perilaku yang paling menye- ketika mereka memiliki pengetahuan tentang- nangkan-Nya. Karena itu sepanjang hidup- nya, sebagian besar orang mengabaikan gaya nya, orang-orang beriman dibimbing oleh hidup yang diridhai Allah karena mereka hati nurani yang senantiasa menyarankan tidak punya tujuan untuk menyenangkan- tindakan terbaik dan paling benar. Diantara Nya. Sebaliknya, orang-orang beriman ber- banyak pilihan, hati nurani mengarahkan usaha untuk mematuhi setiap ayat dalam al- manusia ke jalan yang benar yang didasarkan Qur’an dengan sungguh-sungguh dan tidak pada pengetahuan dari al-Qur’an. ada konsesi dalam masalah ini. Bahkan ketika Berikut ini adalah contoh petunjuk Allah mereka menghadapi situasi yang bertentang- dalam masalah tersebut: an dengan kecenderungan duniawi mereka, mereka tidak menampakkan sedikit pun keta- kutan; sebaliknya, mereka memenuhi tugas- “Dan katakanlah kepada hamba-hamba- tugas sulit dengan gairah besar sepanjang Ku untuk mengucapkan perkataan yang lebih hidup mereka. baik.” (Q.s. al-Isra’: 53). Yang menunjukkan gairah orang-orang Allah memerintah manusia untuk meng- beriman untuk mendapatkan ridha Allah ucapkan “perkataan yang lebih baik” kepada ialah usaha mereka untuk menyenangkan satu sama lain. Mengucapkan kata yang baik Allah. Ketika seorang beriman menjumpai adalah suatu tindakan yang akan memperoleh beberapa pilihan, dia memilih yang paling ridha Allah. Namun, mengucapkan “perka- disukai Allah. Dia mendasarkan keputusan- taan yang lebih baik” adalah yang paling di- nya pada kriteria yang ditetapkan al-Qur’an, ridhai Allah dan menambah balasannya Sunah dan kemudian hati nuraninya. Dalam karena Allah memberi tahu kita bahwa itu al-Qur’an, Allah memberi tahu orang-orang merupakan amal yang paling baik. beriman tentang cara hidup yang paling baik dalam pandangan-Nya dan menjelaskan 41 42
  31. 31. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Demikian pula, Allah menyatakan dalam usaha untuk mengendalikan kemarahan dan al-Qur’an bahwa perbuatan jahat bisa dibalas memaafkan orang yang berbuat salah adalah dengan perbuatan yang setimpal dengannya. pertanda kesempurnaan moral. Itu karena Namun, Allah juga menyuruh kita untuk me- orang menolak untuk mematuhi keinginan lihat fakta bahwa memaafkan dan memper- nafsunya dan menampakkan kesabaran yang lihatkan sikap yang baik guna memperbaiki mulia demi memperoleh ridha Allah. Ayat moralitas orang yang berbuat salah adalah berikut ini menyatakan: lebih baik: “Tetapi orang yang bersabar dan mema- afkan, sesungguhnya (perbuatan) yang “Dan balasan suatu kejahatan adalah demikian itu termasuk hal-hal yang diuta- kejahatan yang serupa, maka barangsiapa makan.” (Q.s. asy-Syura: 43). memaafkan dan berbuat baik maka paha- Perbedaan dengan orang-orang yang me- lanya atas (tanggungan) Allah. Sesung- miliki gairah kuat terlihat dari sikap mereka guhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang selalu memilih yang terbaik. Apa pun yang zalim.” (Q.s. asy-Syura: 40). keadaannya, mereka memperlihatkan tekad Sebagaimana dinyatakan dalam ayat itu, untuk melakukan yang paling disenangi membalas kejahatan dengan kejahatan adalah Allah. Sebagai balasannya Allah memberi tindakan yang sesuai dengan hukum Allah. mereka kabar baik bahwa Dia akan menun- Namun, memaafkan adalah tindakan yang jukkan mereka kepada keselamatan: lebih baik dan mendorong orang untuk mem- peroleh ridha Allah. Dalam suatu situasi di mana orang dapat melaksanakan haknya, ber- 43 44
  32. 32. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN tingan, mereka tidak pernah ragu untuk mendahulukan kepentingan mereka sendiri dan, dalam sekejap mata, dapat dengan mudah mengorbankan orang lain bahkan kawannya sendiri. Itu karena mereka mengutamakan diri mereka ketimbang apa pun dan siapa pun. Namun, situasinya berbeda bagi orang- orang beriman. Mereka tidak menetapkan tujuan-tujuan individual dan dengan demi- “Dengan Kitab itulah Allah menunjukkan kian tidak berkonsentrasi hanya pada kepen- orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya tingan pribadi tetapi mempertimbangkan ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu kepentingan orang beriman lain dan Islam. pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu Memang, ketika kepentingan orang beriman dari gelap gulita kepada cahaya yang terang dan Islam dipenuhi, kepentingan mereka benderang dengan seizin-Nya, dan menun- sendiri akan terpenuhi. Mereka tidak dikuasai jukan mereka ke jalan yang lurus.” (Q.s. al- oleh kepentingan duniawi, tetapi yang terpen- Ma’idah: 16). ting bagi mereka dalam hidup ini ialah untuk ♦ Mengutamakan Kepentingan Agama memperoleh perilaku yang paling menye- daripada Kepentingan Mereka Sendiri nangkan Allah, karena itulah yang akan ber- Seperti disebutkan sebelumnya, sebagian guna bagi mereka baik di dunia maupun di besar orang dalam masyarakat jahiliah ber- akhirat. Mereka yang memiliki jenis men- usaha untuk memperoleh keuntungan dari talitas ini selalu bekerja untuk kepentingan masyarakat tempat mereka tinggal melalui Islam dengan penuh gairah. hubungan personal, dan bahkan dari teman- Pada titik ini perlu dijelaskan apa itu “ke- teman karibnya. Jika terjadi konflik kepen- pentingan” Islam. Allah mewahyukan agama- 45 46
  33. 33. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Nya kepada semua orang sebagai petunjuk di Dalam situasi-situasi seperti itu orang atas jalan lurus. Menyampaikan kepada orang beriman mungkin mencela hak mereka keyakinan dan amal agama dan kebahagiaan sendiri. Ketika mereka harus mengutamakan yang muncul dari moralitasnya ditambah orang lain daripada dirinya sendiri, sebagian dengan semua keuntungan spiritual dan orang mungkin menganggapnya sebagai materialnya merupakan kewajiban semua kesalahan konsepsi; mereka mungkin mende- orang beriman. Mereka memenuhi kewajiban finisikan sikap orang beriman ini sebagai ini dengan memberi contoh bagaimana hidup “ketololan”. dengan prinsip-prinsip al-Qur’an dan dengan Ada sebagian orang yang berpikir sesuai menyampaikan kepada manusia melalui kata dengan kondisi masyarakat dan akan berkata, atau menyebarkan publikasi yang relevan. “Apakah anda orang yang akan menye- Orang beriman menganggap mengajak satu lamatkan dunia?” Namun, berbeda dari yang orang kepada keselamatan abadi merupakan mereka bayangkan, orang beriman tidak bentuk ibadah yang penting. Ini merupakan mengabaikan kepentingan pribadi demi aspek utama dari “kepentingan” Islam. Dalam kepentingan akhirat; mereka mengharapkan bidang-bidang yang berkaitan dengan penca- balasan pengorbanannya dari Tuhan. Karena paian perdamaian sosial dan individual dan alasan ini mereka rela berkorban untuk Islam, pencegahan imoralitas, kesengsaraan dan menyampaikan pesan moral yang baik dan ketidakadilan, orang-orang beriman menge- mengajak orang kepada keselamatan abadi. sampingkan kepentingan mereka sendiri. Allah memberikan kabar baik bahwa sebagai Pendekatan ini diambil dari sabda Nabi Mu- balasan bagi tekad kuat mereka Dia akan hammad saw: “Engkau tidak akan benar-benar memberi mereka balasan yang lebih baik dan beriman sampai hawa nafsunya disandarkan lebih tinggi. Akibatnya, seseorang yang kepada agama yang aku bawa.” (An-Nawawi, mengesampingkan kepentingan pribadi dan Hadis No. 41). memenuhi kepentingan agama sebenarnya memperoleh manfaat yang paling baik, baik 47 48
  34. 34. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN di dunia maupun di akhirat. Itu karena mela- Demikian pula, dia akan mudah lui usaha sungguh-sungguh dia memperoleh mengeluarkan uangnya yang telah dia simpan keridhaan Allah dan kehidupan yang baik di guna membiayai proyek amal yang dirancang dunia ini. Mengenai ini Allah berfirman: untuk menyampaikan pesan-pesan moral al- Qur’an kepada umat manusia. Sebagaimana tampak dalam contoh, seorang beriman yang gigih segera mengesampingkan kepentingan pribadinya dan mengabdikan diri untuk kepentingan agama tanpa ragu. Kesadaran seseorang untuk mengabaikan hak-haknya dalam situasi tertentu berkaitan “Barangsiapa mengerjakan amal saleh, dengan kesadarannya, bahwa apa yang dia baik laki-laki maupun perempuan dalam lakukan merupakan sesuatu yang besar imbal- keadaan beriman, maka sesungguhnya akan annya dan bukan suatu kerugian. Dia mung- Kami berikan kepadanya kehidupan yang kin mengabaikan kontrak yang mengun- baik dan sesungguhnya akan Kami beri ba- tungkan, dan bahkan, menimbulkan kerugian lasan kepada mereka dengan pahala yang material yang banyak; tetapi, dia akan mem- lebih baik dari apa yang telah mereka ker- peroleh sesuatu yang jauh lebih tinggi dari itu: jakan.” (Q.s. an-Nahl: 97). keridhaan Allah. Di samping itu, orang ber- Kita dapat melihat perilaku orang beriman iman tahu bahwa yang memberi dan menahan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Sebagai sesuatu adalah Allah. Yang memberi makan- contoh, orang beriman tidak ragu untuk me- an, kekayaan, dan meningkatkan penghasil- ngesampingkan bisnis yang menguntung- annya adalah Allah; karena itu, tak ada guna- kannya, agar dia dapat terlibat dalam tugas nya bersikap rakus atau cemas tentang akibat- lain tanpa imbalan keduniaan jika dia percaya nya. Allah menyatakan bahwa sebagai imbal- hal itu akan lebih menyenangkan Allah. 49 50
  35. 35. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN an bagi moral mereka yang baik dan usaha kepada tugas yang paling menguntungkan. yang sungguh-sungguh, orang beriman akan Tak diragukan lagi, gairah dan tekad yang memperoleh tambahan pahala: mereka tunjukkan merupakan indikasi dari iman dan keikhlasan. ♦ Komitmen untuk Menjaga Moral yang “Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada Baik pahala yang terbaik (surga) dan tambah- Orang yang ingin memperoleh ridha Allah annya.” (Q.s. Yunus: 26). dalam kehidupan di dunia ini akan memper- Lebih mengutamakan kepentingan Islam lihatkan tekad besar untuk menjaga moral daripada kepentingan pribadi tidak terbatas yang baik yang disukai Allah. Mereka yang pada masalah materi. Mungkin ada kepen- tidak memiliki keimanan yang ikhlas kepada tingan untuk mengorbankan tubuh juga. Allah dan yang tidak bersemangat untuk Sebagai contoh, bantuan mungkin diperlukan memperoleh ridha-Nya, akan merasa bahwa ketika orang merasa letih, lapar atau kurang tugas itu berat. Itu disebabkan karena moral sehat. Pada waktu-waktu seperti itu, orang yang baik meliputi pelaksanaan secara sem- beriman terus memberikan bantuan tanpa purna atas kehendak dan hati nurani. Mereka menunda-nunda. Itu karena mereka meng- yang tidak punya gairah dan semangat ke- anggap pengorbanan materi atau fisik bukan imanan di hatinya tidak akan menampakkan merupakan suatu kesulitan melainkan kesem- kepekaan hati nurani dan kehendak. Kon- patan yang diciptakan oleh Allah. Ini adalah sekuensinya, mereka tidak memperlihatkan kesempatan-kesempatan yang dekat yang moral yang baik dalam pengertian yang sebe- ditunggu oleh orang-orang beriman, yang narnya. sangat merindukan kedekatan dengan Allah Orang-orang beriman yang memeluk dan mendapatkan ridha-Nya. Karena alasan agama dengan gigih, sebaliknya, akan dengan ini, tanpa merasa sedih, mereka berpaling senang hati menjalani kehidupan sesuai 51 52
  36. 36. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN dengan prinsip moral yang dijelaskan dalam dalam keadaan sangat membutuhkan, mereka al-Qur’an dan mendapatkan kesenangan dari tetap bersedekah kepada anak-anak yatim, pengamalan itu. Kadang-kadang mungkin orang miskin, musafir dan senantiasa taat mereka menghadapi situasi-situasi yang kepada perintah Allah. Mereka selalu berbuat menggoda, tetapi ketika mereka menolak adil dan menunjukkan sikap jujur ketika untuk mengikuti naluri hewani, mereka me- memberikan kesaksian, bahkan ketika berten- rasa puas mencapai prestasi moral ini. Mereka tangan dengan kepentingannya sendiri. sering menjumpai kesulitan-kesulitan dan Mereka tidak memata-matai orang lain atau masalah-masalah namun tetap tegar dan berkhianat satu sama lain. Yang terpenting, berani. mereka berpegang teguh pada nilai-nilai al- Qur’an sampai akhir hayat menjemput. Menghadapi sikap agresif yang dapat me- mancing kemarahan, mereka sabar dan mena- Hanya gairah keimanan memberikan han diri. Mereka membalas perbuatan jahat kepada seseorang kemampuan untuk hidup dengan perbuatan baik. Ketika diperlakukan sesuai dengan nilai-nilai al-Qur’an. Komit- tidak adil, mereka lebih suka bermurah hati men orang beriman pada nilai-nilai yang baik dan memaafkan, sekalipun mereka berada mencerminkan kedalaman iman mereka. dalam posisi benar. Dalam situasi-situasi yang Tentu saja ada saatnya ketika orang Islam ber- paling sulit dan menyusahkan pun, mereka juang melawan hawa nafsu dan ketika mereka tetap mengesampingkan kepentingannya tergoda oleh setan. Namun, hamba Allah yang sendiri dengan memberikan prioritas kepada bijaksana selalu menampakkan tekad untuk keinginan orang lain, dan senang berkorban hidup sesuai dengan nilai-nilai moral yang untuk orang-orang beriman lainnya. Ketika akan menyenangkan Allah disebabkan oleh menyadari bahwa mereka berbuat kesalahan, ketaatan kepada-Nya, dan cita-cita mereka mereka berusaha sungguh-sungguh untuk untuk dekat dengan-Nya. memperbaiki. Meskipun mereka mungkin 53 54
  37. 37. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN ♦ Menyerahkan Diri dan Harta Mereka yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang untuk Allah banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Diri dan harta adalah dua konsep yang Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi dianggap sangat penting oleh masyarakat Allahlah tempat kembali yang baik (surga).” jahiliah. Faktanya, bagi banyak orang diri dan (Q.s. Ali Imran: 14). harta merupakan satu-satunya tujuan kehi- dupan. Sepanjang hidup mereka, orang ber- Dalam ayat lain Allah menyatakan bahwa usaha untuk memperoleh status yang dengan- harta dan status tidak lain adalah ujian: nya mereka dapat dihormati dan bisa unggul. Dalam al-Qur’an, Allah menyuruh manusia untuk memperhatikan fakta bahwa memiliki harta dan dihormati di masyarakat adalah nafsu banyak orang-orang bodoh: “Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap diri dan hartamu.” (Q.s. 187). Dengan nafsu yang menyala di hati, orang- orang dalam masyarakat jahiliah bercita-cita untuk memiliki harta yang banyak. Ketakut- an terbesar mereka ialah kerusakan terhadap harta mereka atau sesuatu yang mereka bang- gakan, karena kerusakan itu akan mempenga- ruhi tujuan utama mereka dalam kehidupan. Karena alasan ini mereka mengorbankan segala sesuatu demi melindungi kekayaan, diri, dan kemajuan kepentingan duniawi “Dijadikan indah pada pandangan manu- mereka. Pandangan mereka bahwa kehidupan sia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, 55 56
  38. 38. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN dunia ini, apa-apa yang ada di dalamnya dan Allah, dan gairah dalam hati merekalah yang kesenangan-kesenangannya yang menggoda, menyebabkan mereka berserah diri kepada- adalah lebih bernilai daripada ridha Allah, Nya. Dalam al-Qur’an dinyatakan sebagai menjadi sumber sikap seperti itu. berikut: Sebaliknya, orang-orang beriman segera mengesampingkan keuntungan material (yang diburu oleh orang-orang jahiliah) demi memperoleh ridha Allah dan surga. Mereka sadar bahwa mereka sedang diuji melalui “Sesungguhnya Allah telah membeli diri harta dan diri mereka, dan bahwa Allah ada- dan harta orang mukmin dengan surga.” (Q.s. lah pemilik sesungguhnya atas apa-apa yang at-Taubah: 111). diberikan di dunia ini. Akibatnya, Allah Ayat di atas ditutup dengan: mungkin mengambil kembali apa yang telah Dia amanatkan kapan pun Dia menghendaki, karena Allah memegang kekuasaan mutlak atas segala sesuatu di alam semesta ini. “Diri” seseorang, yang adalah tubuhnya, “Maka bergembiralah dengan jual beli akhirnya akan mengalami proses kemun- yang telah kamu lakukan ini, dan itulah ke- duran yang cepat setelah usia enam puluh atau menangan yang besar.” (Q.s. at-Taubah: 111). tujuh puluh tahun, dan hartanya tidak akan memberi manfaat baginya di akhirat. Tetapi Ayat ini memungkinkan orang-orang ketika seseorang menggunakan hartanya di beriman untuk senantiasa mengalami kebaha- jalan Allah, dia akan menuai kepuasan baik giaan dan gairah di hati mereka. Ketika diper- di dunia ini maupun di akhirat. Orang-orang lukan, mereka dengan bersemangat meng- beriman menyerahkan diri mereka kepada gunakan hartanya untuk tujuan yang baik 57 58
  39. 39. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN guna mendapatkan ridha Allah. Mereka Al-Qur’an juga menceritakan suatu keja- menggunakan diri mereka untuk berbakti dian yang memperlihatkan betapa bergai- kepada agama dan berbuat amal baik untuk rahnya orang beriman menyerahkan harta mendapatkan ridha Allah. Tak diragukan lagi, dan diri mereka untuk Allah. Sekelompok mereka sadar bahwa kadang-kadang harta dan orang beriman di zaman Nabi Muhammad hidup mereka mungkin dalam bahaya, tetapi saw. dengan ikhlas berkeinginan untuk ber- mereka menerima itu dengan senang hati juang di jalan Allah, tetapi keadaan tidak karena mereka menganggap itu sebagai keun- memungkinkan mereka. Allah menghargai tungan dan bukan kerugian. Dalam al- niat tulus mereka dan memaafkan mereka: Qur’an, Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk menghadapi kesulitan dengan tawakal: “Dan tiada dosa atas orang-orang yang “Katakanlah, ‘Sekali-kali tidak akan apabila mereka datang kepadamu, supaya menimpa kami melainkan apa yang telah kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah berkata: ‘Aku tidak memperoleh kendaraan Pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah untuk membawamu’, lalu mereka kembali, orang-orang yang beriman harus berta- sedang mata mereka bercucuran air mata wakal’.” (Q.s. at-Taubah: 51). karena kesedihan, lantaran mereka tidak 59 60
  40. 40. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN memperoleh apa yang akan mereka nafkah- kan.” (Q.s. at-Taubah: 92). Ini merupakan isyarat yang jelas tentang betapa tulusnya orang-orang beriman berke- inginan untuk menggunakan harta dan diri “Siapakah yang mau meminjamkan ke- mereka di jalan Allah dan gairah yang dia pada Allah pinjaman yang baik, maka Allah rasakan untuk tujuan ini. Tak diragukan lagi, akan melipatgandakan balasan pinjaman itu jenis pengabdian yang diberikan seorang yang untuknya, dan dia akan memperoleh pahala beriman akan berubah sesuai dengan waktu yang banyak.” (Q.s. al-Hadid: 11). dan situasi. Di zaman Nabi Muhammad saw. ♦ Berlomba-lomba dalam Kebaikan perang harus dilancarkan untuk melindungi hak-hak orang beriman. Di zaman kita seka- rang ini umat Islam perlu berjuang dalam bidang intelektual, dan mengabdi dalam bi- dang keilmuan. Setiap orang yang melakukan pengorbanan tulus untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai al-Qur’an dan menyampaikan keindahan “Mereka beriman kepada Allah dan hari hidup seperti itu kepada orang lain, semata akhir, mereka menyuruh kepada yang makruf, mengharapkan balasan dari Tuhannya. Balas- dan mencegah dari yang munkar dan berse- an bagi mereka yang menggunakan waktu dan gera kepada amal-amal kebajikan; mereka harta di dunia ini di jalan Allah ditegaskan itu termasuk orang-orang yang saleh.” (Q.s. dalam al-Qur’an sebagai berikut: Ali Imran: 114). 61 62
  41. 41. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN guh. Dengan menggunakan akal budi, hati nurani, dan kemampuan fisiknya secara mak- simal, dia berusaha untuk hidup sesuai “Maka berlomba-lombalah berbuat keba- dengan al-Qur’an dalam cara sesempurna jikan.” (Q.s. al-Ma’idah: 48). mungkin. Allah memberi tahu kita, bahwa Allah memerintahkan kepada orang-orang usaha tulus merekalah yang membuat orang- beriman untuk berlomba-lomba dalam orang beriman unggul dalam pandangan berbuat kebaikan. Namun berlomba-lomba Allah. ini bukanlah seperti dalam masyarakat jahi- liah untuk tujuan mengalahkan orang lain. Sebaliknya, ini adalah berlomba untuk mem- perbanyak kebajikan dan amal. Tujuan orang- orang beriman berlomba-lomba bukanlah “Mereka itu bersegera untuk mendapat untuk memperoleh keuntungan dunia atau kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang- untuk mengungguli orang lain. Sebaliknya, orang yang segera memperolehnya.” (Q.s. al- mereka berlomba-lomba untuk taat kepada Mu’minun: 61). perintah Allah, untuk hidup sesuai dengan Sikap Nabi Zakaria dijadikan sebagai nilai-nilai yang disenangi Allah, dan untuk contoh: mencapai ridha Allah. Keterlibatan mereka dalam lomba seperti itu adalah manifestasi dari ketakutan dan iman mereka kepada Allah. Memang, usaha yang dilakukan sese- orang merupakan ukuran tentang keikhlasan dan komitmennya. Dia ingin Allah ridha, memberi rahmat, dan surga, maka dia mela- kukan segala upaya dengan sungguh-sung- 63 64
  42. 42. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN “Maka Kami kabulkan doanya, dan Kami berlomba dalam beramal kebajikan. Dengan anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami demikian, orang beriman berlomba-lomba jadikan istrinya dapat mengandung. Sesung- dengan waktu untuk berbuat baik lebih guhnya mereka adalah orang-orang yang banyak lagi, dan selama mereka masih diberi selalu bersegera dan mengerjakan perbuatan- kesempatan untuk hidup di dunia ini. Mereka perbuatan yang baik dan mereka berdoa dengan bersemangat menggunakan setiap kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan kesempatan untuk berbuat baik. Sebuah doa mereka adalah orang-orang yang khusyuk orang-orang beriman yang mukhlis dikutip kepada Kami.” (Q.s. al-Anbiya’: 90). dalam al-Qur’an sebagai berikut: Di sini, Allah meminta perhatian kita kepada fakta bahwa bersegera kepada amal ke- baikan juga merupakan sifat para nabi. Sepan- jang hidupnya para nabi berusaha untuk memperoleh ridha Allah, maka orang beriman menjadikan para nabi sebagai teladan. “Dan orang-orang yang berkata, ‘Ya Alasan lain orang-orang beriman ber- Tuhan kami, anugerahkan kepada kami istri- lomba-lomba untuk berbuat kebaikan ialah istri kami dan keturunan kami sebagai mereka sadar bahwa kehidupan dunia ini penyenang hati kami, dan jadikanlah kami sangat singkat dan kematian sangat dekat. imam bagi orang-orang yang bertakwa’.” Mereka tahu kematian dapat menimpanya (Q.s. al-Furqan: 74). kapan pun, dan bahwa mereka akan merasa menyesal jika tidak berusaha sungguh-sung- Dengan gairah dan tekad orang-orang guh untuk memperoleh ridha Allah. Karena beriman memenuhi perintah Allah: begitu seseorang masuk alam akhirat, musta- hil untuk kembali ke alam dunia lagi untuk 65 66
  43. 43. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN Sadar bahwa pengorbanan fisik dan mental di jalan Allah mendatangkan balasan yang besar, mereka tidak pernah menganggap kele- tihan sebagai hal yang mengganggu, sebagai- mana anggapan masyarakat jahiliah. Mereka “Maka apabila kamu telah selesai dari memandang ini sebagai kesempatan penting suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh- untuk keuntungan di akhirat, dan segera sete- sungguh urusan yang lain. Dan hanya kepada lah pekerjaan selesai, mereka dengan berse- Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.” mangat melakukan pekerjaan lain untuk (Q.s. asy-Syarh: 7-8). menyenangkan Allah. Dinyatakan dalam al- Mereka tidak menyia-nyiakan waktu dan Qur’an: bersegera berbuat kebaikan dengan gairah besar, karena tahu bahwa manusia tidak pernah dapat menganggap usahanya sudah cukup. Mereka tidak pernah lupa bahwa mereka harus memberikan pertanggung- jawaban atas setiap detik waktu yang diguna- kan di dunia ini, dan bahwa mereka akan ber- “Dan barangsiapa menghendaki kehidup- tanggung jawab atas setiap detik yang tidak an akhirat dan berusaha ke arah itu dengan mereka gunakan untuk menuruti hati nurani sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, atau terlibat dalam kegiatan yang tidak maka mereka itu adalah orang-orang yang berguna di saat mereka dapat berbuat lebih usahanya dibalas dengan baik.” (Q.s. al-Isra’: baik lagi. Di luar waktu yang digunakan 19). untuk memenuhi kebutuhan pokok pribadi- nya, mereka terlibat dalam usaha terus- Sebagai imbalan bagi usaha mereka yang menerus untuk melakukan hal-hal yang lebih sungguh-sungguh dan komitmen mereka baik. 67 68
  44. 44. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN untuk berbuat baik, hamba-hamba-Nya yang beriman akan ditempatkan oleh Allah di rumah-rumah besar dan megah dan menik- mati karunia yang besar untuk selamanya: “Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluar- kan darinya.” (Q.s. al-Hijr: 48). “Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di “Dan orang-orang yang paling dahulu dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada beriman. Mereka itulah orang yang didekat- pula merasa lesu.” (Q.s. Fathir: 35). kan kepada Allah. Berada dalam surga-surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang- ♦ Tetap Sabar Menghadapi Kesulitan orang terdahulu, dan segolongan kecil dari Dalam al-Qur’an, Allah menggambarkan orang-orang yang kemudian. Mereka berada Dirinya sendiri sebagai berikut: di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya ber- hadap-hadapan.” (Q.s. al-Waqi‘ah: 10-6). Allah telah menyampaikan kabar gembira bahwa mereka yang berletih-letih dalam kehi- dupan dunia ini demi meraih ridha Allah tidak akan merasa letih di akhirat: 69 70
  45. 45. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya menghadapi apa pun, mereka menampakkan Dia menguji kamu, siapa diantara kamu ketegaran dan bertawakal kepada Allah sesuai yang lebih baik amalnya.” (Q.s. al-Mulk: 2). perintah-Nya: Dia menyuruh manusia memperhatikan fakta bahwa kehidupan dunia ini adalah saat ujian. Memang, peristiwa-peristiwa yang keli- “Maka bersabarlah kamu dengan sabar hatannya baik atau tidak baik dalam kehi- yang baik” (Q.s. al-Ma‘arij: 5). dupan ini penting dalam menyingkap watak Al-Qur’an juga menyatakan: aslinya seseorang. Bencana, secara khusus, akan menyingkap derajat keikhlasan sese- orang. Salah satu kualitas paling mencolok dari orang-orang beriman ialah karakter mereka yang stabil. Baik di saat sejahtera atau susah, “Allah tidak membebani seseorang melain- mereka memperlihatkan semangat dan kan sesuai dengan kesanggupannya. Ia men- keikhlasan yang sama. Ini timbul dari persepsi dapat pahala dari kebajikan yang diusaha- yang unik tentang konsep “kesulitan”, karena kannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan mereka menganggap saat-saat sulit sebagai yang dikerjakannya.” (Q.s. al-Baqarah: 286). kesempatan untuk membuktikan ketaatan Orang beriman merasa aman dan nyaman kepada Allah dan kekuatan imannya. Mereka karena tahu bahwa Allah tidak membebani mengakui bahwa saat-saat sulit adalah situasi mereka melebihi apa yang dapat mereka tang- khusus yang diciptakan oleh Allah untuk gung. Dalam menghadapi kesusahan, mereka membedakan antara “mereka yang dalam ingat bahwa ini adalah kejadian yang akan hatinya ada penyakit” dan “mereka yang tulus dapat mereka atasi, dan karena itu mereka ikhlas dalam beriman kepada-Nya.” Dalam menghadapinya dengan sabar. Maka, tak 71 72
  46. 46. JENIS-JENIS PERILAKU SEMANGAT DAN GAIRAH ORANG-ORANG BERIMAN peduli betapapun berat penderitaan, mereka Seorang beriman memenuhi janjinya berusaha untuk menunjukkan sikap berserah kepada Allah. Dia menghadapi kelaparan, diri kepada Allah. kemiskinan, ketakutan, cedera atau kematian dengan teguh, menerimanya dan memperli- Di samping itu, mereka tahu bahwa pen- hatkan sikap bersyukur kepada Tuhannya. deritaan-penderitaan telah menimpa orang- Bahkan jika berbagai kesulitan menimpanya orang beriman di masa lalu, dan bahwa cobaan terus menerus dan seluruh hidupnya dijalani yang dihadapi orang di masa lalu akan mereka dalam kesulitan, dia tahu bahwa ketika mene- hadapi juga. Seseorang beriman sadar akan rima kesulitan dalam kehidupan ini (yang fakta ini, siap sejak lama sebelum dia benar- hanya berlangsung puluhan tahun) dengan benar menghadapi kesulitan; dia telah ber- kesabaran, maka kelak dia tidak akan meng- tekad bahwa dia akan tetap setia kepada alami kesulitan dalam kehidupan abadi — Tuhannya, dan dengan demikian, bertekad tidak sedetik pun. Perilakunya yang teguh, untuk menunjukkan kesabaran dan tawakal dengan izin Allah, akan memberikan kepada- kepada Allah dalam keadaan apa pun. nya karunia yang indah: kesenangan dan rah- mat Allah dan surga-Nya. Kabar gembira ini disampaikan dalam al-Qur’an: “Dan sesunguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah dahulu bahwa mereka tidak akan berbalik ke belakang. Dan adalah perjanjian dengan Allah akan dimin- ta pertanggungjawabannya.” (Q.s. al-Ahzab: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan 15). kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kela- paran, kekurangan harta, jiwa, dan buah- 73 74
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×