Pelatihan Kepemimpinan dalam Inspeksi

745 views
457 views

Published on

Bagi Perusahaan yang membutuhkan Pelatihan ini dapat menghubungi Kami HARD-Hi SMART CONSULTING di Hotline : 0878-7063-5053 (Fast Response) dengan Bpk. M. Shobrie H.W., SE, CFA, CLA, CPHR, CPTr.

Published in: Business
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
745
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pelatihan Kepemimpinan dalam Inspeksi

  1. 1. DAY THREE
  2. 2. KEPEMIMPINAN DALAM I N S P E K S I
  3. 3.  Tahap DEPENDENCE  Ketergantungan: The Paradigm of “You”  Tahap INDEPENDENCE  Bebas/Merdeka: The Paradigm of “I”  Tahap INTERDEPENDENCE  Saling Bergantung: The Paradigm of “We” Perkembangan INDIVIDU ( sehingga timbulnya Teori2 Kepemimpinan ) Tahap2 Perkembangan menurut Stephen R. Covey :
  4. 4. LEADER is KEY
  5. 5. Just Go straight Ahead…. And See If Anyone is Following You…? LEADER
  6. 6. Definisi KEPEMIMPINAN “KEMAMPUAN UNTUK MEMPENGARUHI PERILAKU ORANG LAIN ATAU SEKELOMPOK ORANG SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA PERILAKU TERSEBUT MENJADI PENDORONG KUAT BAGI TINDAK-TANDUK YANG POSITIF UNTUK MENCAPAI TUJUAN BERSAMA”
  7. 7.  Kemampuan  mempengaruhi orang lain agar bekerja untuk mencapai tujuan dan sasaran ( Hulser, 2000 )  Suatu proses Aktivitas  mempengaruhi dan mengorganisir orang lain / kelompok  penyusunan dan pencapaian tujuan ( Swanburg & Swanburg, 1999 ) KEPEMIMPINAN
  8. 8.  Suatu proses pengarahan dan pemberian pengaruh  saling berhubungan tugasnya ( James F. Stoner )  Yaitu suatu kemampuan untuk memberi inspirasi kepada orang lain untuk bekerjasama dalam suatu kelompok kepemimpinan, agar dapat mencapai tujuan umum (bersama)  Segala hal ikhwal yang bersangkutan dengan pemimpin  menggerakkan, membimbing & mengarahkan orang lain dlm melaksanakan tugas & mewujudkan sasaran ( LAN-RI, 1996 ) KEPEMIMPINAN
  9. 9. Jadi IMPLIKASInya, adalah :  Menyangkut Orang lain : Bawahan atau Pengikut  Kesediaan untuk menerima Pengarahan  Pembagian Kekuasaan  tidak sama antara Para Anggota dan Pemimpin  Menggunakan Pengaruh  bagaimana Bawahan mau melaksanakan Tugas-tugasnya
  10. 10. ASPEK-ASPEK TERKAIT KEPEMIMPINAN Pemimpin :  Nilai, Keterampilan, Gaya Kepemimpinan Pengikut :  Vital, dapat menolak atau menerima Pemimpin Situasi :  Mempengaruhi Kepemimpinan yang diberikan  Sistem pengawasan, jumlah tugas, tingkat interaksi, tersedianya waktu dalam membuat keputusan Proses Komunikasi :  Model Komunikasi (terbuka atau tertutup), verbal & non-verbal, mempengaruhi suatu kepemimpinan Tujuan :  Organisasi maupun Individu
  11. 11. K U A L I T A S P E M I M P I N ( Curtin, 1989 ) Visibility Flexibility Authority Assistance Feedback
  12. 12. Dapat ditemui dengan mudah sehingga dimungkinkan untuk Kontak dengannya Visibility
  13. 13. Lentur, Luwes, Tidak Kaku Flexible
  14. 14. Mampu Menentukan, Membuat & Mengambil Suatu Keputusan Authority
  15. 15. Mampu Membantu Memecahkan Masalah dalam Pekerjaan Assistance
  16. 16. Memberi Umpan Balik dari Hasil Kerjanya Feedback
  17. 17. KOMPETENSI PEMIMPIN (Murphy & De Back, 1991)  Mempunyai impian ke masa depan  Mampu melakukan perubahan  Mampu menentukan desain organisasi  Mau & Mampu belajar & belajar lagi  Mempunyai inisiatif yg besar utk berbuat  Menguasai interdependensi (Prinsip : The Paradigm of “We“)  Mempunyai integritas & standar yg tinggi  Mampu mengambil keputusan dengan acuan perspektif yang sangat luas (One Step Ahead)
  18. 18. TEORI KEPEMIMPINAN Teori Bakat (Trait Theory) Great Man Theory Setiap orang  adalah Pemimpin (LEADER) Merupakan bawaan sejak lahir dan mempunyai karakteristik tertentu yang membuat mereka lebih baik dari orang lain ( Marqus & Huston, 1998, dalam Nursalam, 2002 )
  19. 19. TEORI PERILAKU  Menekankan pada apa yang dilakukan pemimpin dan bagaimana seorang pemimpin menjalankan fungsinya  Perilaku sering dianggap sebagai suatu rentang dari sebuah perilaku otoriter kepada perilaku demokratik atau fokus pada suatu produksi kepada pegawai
  20. 20. CIRI-CIRI PEMIMPIN INTELIGENSIA KEPRIBADIAN PERILAKU Pengetahuan Keputusan Kelancaran bicara Adaptatif Kreatif Kooperatif Siap siaga Percaya diri Integritas Emosi seimbang Independen Tenang Kemampuan Bekerjasama Kemampuan Interpersonal Kemampuan Diplomasi Partisipasi Sosial Prestise
  21. 21. TIPE-TIPE KEPEMIMPINAN KEPEMIMPINAN FORMAL  Diangkat secara resmi berdasarkan Surat Keputusan (SK) resmi  Duduk dalam jabatan tertentu dalam Organisasi dan memiliki Hak-hak dan Kewajiban tertentu  Ciri-cirinya :  Ada Legitimasi  Ada Kekuasaan dan Wewenang yang jelas  Memenuhi Persyaratan Formal  Mendapat Imbalan (reward) atau Penghargaan  Bisa memperoleh Promosi, Demosi atau Mutasi  Bisa dikenakan Sanksi secara Organisasi
  22. 22. KEPEMIMPINAN INFORMAL  Tidak diangkat Resmi tapi punya Keunggulan yg dimiliki  Dapat diterima oleh berbagai Kalangan / Pihak  Ciri-cirinya :  Tidak memiliki Legitimasi  Ditunjuk dan Diakui oleh Kalangan Masyarakat  Belum tentu dapat Dukungan Organisasi Formal  Tidak mendapat Imbalan Jasa secara Nyata  Tidak dapat Dipromosi, Didemosi atau Dimutasi  Tidak memerlukan Persyaratan tertentu secara Formal  Tidak dapat dihukum secara Formal Keorganisasian  Biasanya berdasarkan Status Sosial ybs : keturunan, kekayaan, pendidikan, pengalaman hidup, kharisma, karakteristik keturunan, dan berjasa / tanda jasa TIPE-TIPE KEPEMIMPINAN
  23. 23. 1. Know Your Power Focus on your strong value, eliminate your weakness 2. Convince Yourself Make yourself feel comfortable before you convince others 3. Visualize Make a strong description of what you want to do/be 4. Affirmative Be sure of you think already set in your mind. State! 5. Use The Convincing Words Magnify your strong point to be delivered 6. Involved Your Arsenal Non verbal communication to emphasize your words HOW TO PERSUADE OTHERS?
  24. 24. Add POSITIVE Behavior ! Influence Your Environment • Sprinkle some “+” on the “-” • Focus on the good of each day • Stay out of the “feeding frenzies” • Say “please” and “thank you” • Practice EMPATHY • Evaluate YOUR BEHAVIOR • Never miss an opportunity to complement • Spread a SMILE around REPLACE THE BAD HABITS with THESE : BEHAVIOR
  25. 25.  Memulai  Mengatur  Memberitahu  Mendukung  Menilai/Meninjau  Menyimpulkan Tugas Pemimpin (LEADER) To Choose The Right Actions to be Accomplished:
  26. 26.  Merencanakan (Planning)  Menyusun (Organizing)  Memilih Orang (Staffing)  Memimpin (Leading)  Mengarahkan (Directing)  Mengendalikan (Controlling) Tugas Pengelola (MANAGER) To Accomplish The Chosen Right Actions :
  27. 27. Tugas Kepemimpinan yang berhubungan dengan Kerja Kelompok adalah :  MEMULAI  MENGATUR  MEMBERITAHU  MENDUKUNG  MENILAI  MENYIMPULKAN TUGAS KEPEMIMPINAN
  28. 28. Tugas Kepemimpinan yang berhubungan dengan Kekompakan Kelompok adalah :  MENDORONG  MENGUNGKAPKAN PERASAAN  MENDAMAIKAN  MENGOLAH  MEMPERLANCAR  MEMBUAT ATURAN MAIN TUGAS KEPEMIMPINAN
  29. 29. GAYA KEPEMIMPINAN D O M I N A N Otokratik Demokratik Paternalistik Kharismatik Laissez Faire
  30. 30. OTOKRATIK  Menuntut ketaatan penuh dari anggota / bawahannya  Disiplin kerja tinggi dan kaku, ketaatan dgn rasa takut  Nada keras dalam memberikan instruksi, egois, tidak mau menerima saran, pendapat dan kritik bawahan  Tujuan organisasi identik dengan tujuan pribadi pemimpinnya  Organisasi adalah alat untuk mencapai tujuan pribadi  Kekuasaan tersentralisasi  Membenarkan segala cara untuk tujuan organisasi  Bawahan hanya sebagai alat  Sangat berorientasi pada tugas  Perilaku kekuasaan formal
  31. 31. DEMOKRATIK  Peran  sebagai koordinator dan integrator  Pendekatan  holistik dan integratik  Prinsip bahwa perbedaan perlu ada untuk menjamin kelangsungan kebersamaan  Melakukan/memandang bawahan secara manusiawi dan sadar akan kebutuhan bawahan  Mengambil keputusan secara bersama-sama  Dihormati, bukan ditakuti  Menumbuh-kembangkan kreatifitas dan inovasi dari para bawahan  Bertanggungjawab terhadap kesalahan yang diperbuat para bawahan  Memberikan penghargaan bagi prestasi  Mengutamakan kepentingan bersama  Pendelegasian wewenang dan tanggung- jawab dilakukan dgn praktis dan realistis
  32. 32.  Rasa hormat pada orang tua dan keteladanan  Sikap melindungi  bawahan takut untuk bertindak  Terdapat pada lingkungan yg tradisional kedaerahan  Persepsi pemimpin dipengaruhi oleh harapan-harapan dari para bawahannya  Harapan bawahan : pemimpin tidak hanya memikirkan / mementingkan diri sendiri saja  Mengutamakan kebersamaan, fokus pada keadilan dan sama rata sama rasa  Pemimpin bersikap kebapakan, hubungan atasan dan bawahan bersifat informal kekeluargaan  Bawahan dianggap belum matang  Pemimpin merupakan sumber informasi yang paling diandalkan  Pengambilan keputusan tanpa harus melibatkan para bawahan PATERNALISTIK
  33. 33.  Daya tarik untuk memikat dan mampu memperoleh pengikut dalam jumlah yang sangat banyak / besar  Penampilan fisik, usia dan harta bukan merupakan prasyarat  Memiliki kekuatan magis / ajaib / aneh  Mampu menggunakan berbagai gaya kepemimpinan dalam prakteknya KHARISMATIK
  34. 34.  Konsep : organisasi berjalan lancar dengan sendirinya  Berperan pasif dan tidak mau ikut campur tangan  Falsafah : manusia memiliki solidaritas dan kesetiaan  Mempunyai nilai-nilai untuk saling mempercayai  Bersikap pesimis, menganggap para bawahan adalah sebagai rekan kerja  Kepentingan dan tujuan organisasi tetap difokuskan  Pendelegasian sangat ekstensif dan frekuentif  Pengambilan keputusan oleh pimpinan tingkat bawah  Status quo organisasi tidak merasa terganggu  Pertumbuhan & perkembangan organisasi  para bawahan  Intervensi pimpinan sangat sedikit sekali dan minimal LAISSEZ FAIRE
  35. 35. FAKTOR2 YANG MEMPENGARUHI GAYA KEPEMIMPINAN  Kompleksitas Tugas  Ketersediaan Waktu  Besarnya Kelompok kerja  Pola-pola Komunikasi  Tingkat Pendidikan bawahan  Kebutuhan untuk Berprestasi dan untuk Kebersamaan
  36. 36. PERILAKU PEMIMPIN Fungsi-fungsi Kepemimpinan :  Fungsi yang berhubungan dengan Tugas (task related) atau Pemecahan Masalah  Fungsi yang berhubungan dgn Kelompok (group-maintenace) atau Sosial
  37. 37. PERILAKU BAWAHAN Douglas McGregor Menurut Teori X  Manusia pada dasarnya memiliki Sifat Malas  Tidak mempunyai Keinginan  Mendiskriminasikan Tanggungjawab  Fokus dan Peduli hanya pada Diri sendiri  Tidak bisa membedakan antara Kebutuhan Organisasi dengan Kebutuhan Diri Sendiri, serta Rentan terhadap Kebutuhan
  38. 38. Menurut Teori Y  Mempunyai kemampuan Fisik dan Mental  Manusia bisa Mandiri  Memiliki Kontrol Diri dalam mencapai Tujuan Organisasi  Cepat dalam Belajar bila memang Berminat  Tidak hanya Menerima atau Menuntut, tetapi bersedia Bertanggungjawab dan Kreatif PERILAKU BAWAHAN
  39. 39. OUCHI berdasarkan Teori X & Y Mengembangkan Teori Z Teori X Teori Y Teori Z  Menghindari pekerjaan jika ada kesempatan  Tidak senang bekerja, tetapi harus diarahkan  Hanya punya sedikit ambisi  Menghindari tanggungjawab  Memerlukan ancaman untuk memotivasinya  Memerlukan supervisi ketat  Dimotivasi dengan hukuman dan hadiah  Senang untuk bekerja  Mandiri  Mempunyai tanggung jawab, kreatif dan bisa berkembang  Menggunakan pendekatan ilmiah  Memerlukan supervisi seperlunya  Berminat membantu menyelesaikan masalah orang lain  Menekankan pada teori humanistik  Fokus : motivasi yang lebih kepada faktor manusia untuk meningkatkan kepuasan kerja dan hasil produksi  Karakteristik : Pengambilan keputusan secara bersama  Masa kerja lama : promosi jabatan lambat / bertahap  Supervisi secara tidak langsung  Menekankan pada pendekatan holistic / spiritual
  40. 40. 1. Energy 2. Energized Power 3. Edge/Bound 4. Execution LEADER Must Have :
  41. 41. Kepemimpinan dapat dipengaruhi oleh Faktor-faktor sebagai berikut :  FAKTOR YANG BERASAL DARI DALAM (INTERNAL) DIRINYA SENDIRI  PANDANGAN SESEORANG TERHADAP /TENTANG DIRI MANUSIA  KEADAAN/KONDISI DARI KELOMPOK ORANG-ORANG YANG DIPIMPINNYA FAKTOR2 yg mempengaruhi K E P E M I M P I N A N
  42. 42. KEPEMIMPINAN :  MEMBUTUHKAN BAKAT TERTENTU  BUKAN SUATU ANUGERAH YANG JATUH / DATANGNYA DARI LANGIT  DAPAT DICIPTAKAN ATAU DILATIH  MEMERLUKAN UMPAN BALIK DARI ORANG-ORANG YANG DIPIMPINNYA MENYEMPURNAKAN K E P E M I M P I N A N
  43. 43. DAPAT DIUKUR DARI : Kemampuan dan Kemahiran dalam mengambil suatu keputusan yang Rasional, Logis, Realistis & Fragmatis KEPUTUSAN YANG BAIK HARUS DILIHAT DARI SEGI : Pertama : MUTUNYA Apakah secara Objektif tepat dalam rangka Mencapai Tujuan Organisasi/Kelompok ? Kedua : PENERIMAAN KEPUTUSAN OLEH ORANG2 YANG TERLIBAT DALAM PEMBUATANNYA, UNTUK MELAKSANAKAN KEPUTUSAN TSB EFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN
  44. 44. Sampai Jumpa Lagi… dalam Sesi Pelatihan Berikutnya . . .

×