Class Diagram

1,261 views
1,049 views

Published on

Class Diagram

Published in: Engineering
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,261
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
20
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Class Diagram

  1. 1. CLASS DIAGRAM Sherly Christina, S.Kom., M.Kom
  2. 2. Definisi  Class Diagram/Diagram kelas : menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem.
  3. 3. Ciri-Ciri Kelas 1. Memiliki atribut  Variabel-variabel yang dimiliki oleh suatu kelas 2. Memiliki metode atau operasi  Fungsi-fungsi yang dimiliki oleh suatu kelas
  4. 4. Struktur Class Diagram 1. Kelas Main  Kelas utama, yang memiliki fungsi awal eksekusi saat sistem dijalankan 2. Kelas yang menangani tampilan sistem  Kelas yang mendefinisikan dan mengatur tampilan ke pemakai 3. Kelas yang diambil dari pendefinisian use case  Kelas yang menangani fungsi-fungsi yang didefinisikan dalam diagram use case 4. Kelas yang diambil dari pendefinisian data  Kelas yang digunakan untuk memegang atau membungkus data menjadi satu kesatuan yang diambil maupun disimpan ke basis data. * Struktur Class Diagram yang dianjurkan.
  5. 5. Simbol-Simbol  Class
  6. 6. Simbol-Simbol  Adapun simbol untuk access modifer pada class adalah sebagai berikut:  Public: diberi simbol + sebelum nama atribut/method  Private: diberi simbol - sebelum nama atribut/method  Protected: diberi simbol # sebelum nama atribut/method
  7. 7. Simbol-Simbol 1. Interface : sama dengan konsep interface pada pemrograman berorientasi objek 2. Asosiasi : relasi antar kelas dengan makna umum, biasanya disertai multiplicity 3. Asosiasi Berarah/Directed Association: relasi antar kelas dengan makna kelas yang satu digunakan oleh kelas yang lain, biasanya disertai multiplicity
  8. 8. Simbol-Simbol 4. Generalisasi: Relasi antar kelas dengan makna generalisasi-spesialisasi (umum-khusus) 5. Kebergantungan/Dependency: relasi antar kelas dengan kebergantungan antar kelas 6. Agregasi/aggregation: Relasi antar kelas dengan makna “semua-bagian” (whole-part)
  9. 9. Simbol-Simbol
  10. 10. Simbol-Simbol  Arah panah relasi mengarah pada diagram kelas yang lebih besar kontrolnya.
  11. 11. Bagaimana menggambar Class Diagram? 1. The name of the class diagram should be meaningful to describe the aspect of the system. 2. Each element and their relationships should be identified in advance. 3. Responsibility (attributes and methods) of each class should be clearly identified.
  12. 12. Bagaimana menggambar Class Diagram? 4. For each class minimum number of properties should be specified. Because unnecessary properties will make the diagram complicated. 5. Use notes when ever required to describe some aspect of the diagram. Because at the end of the drawing it should be understandable to the developer/coder. 6. Finally, before making the final version, the diagram should be drawn on plain paper and rework as many times as possible to make it correct.
  13. 13. Contoh Class Diagram
  14. 14. Contoh Aggregation Aggregation = Association with "whole-part" relationship
  15. 15. Kapan menggunakan Class Diagram?  to visualize the static view of the system  to construct the executable code for forward and reverse engineering of any system.  Class diagram is also considered as the foundation for component and deployment diagrams.  Generally UML diagrams are not directly mapped with any object oriented programming languages but the class diagram is an exception.

×