Sudut antara 2 bidang
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Sudut antara 2 bidang

on

  • 9,540 views

 

Statistics

Views

Total Views
9,540
Views on SlideShare
9,322
Embed Views
218

Actions

Likes
2
Downloads
192
Comments
1

1 Embed 218

http://cvrahmat.blogspot.com 218

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • whoaaaa jonas brothers *.*
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Sudut antara 2 bidang Sudut antara 2 bidang Presentation Transcript

    • Anggota Kelompok Shely Dinar T.
    • SUDUT ANTARA 2 BIDANG
      • Kemungkinan kedudukan 2 bidang dalam ruang adalah:
      • Dua bidang berimpit
      • Dua bidang sejajar, dan
      • Dua bidang berpotongan .
    • Jika dua bidang berimpit atau sejajar maka sudut yang dibentuk oleh dua bidang yang berimpit atau sejajar sama dengan nol. Tetapi jika dua bidang berpotongan maka terdapat ukuran sudut yang di bentuk oleh dua bidang yang berpotongan itu.
    • MENENTUK AN JARAK TITIK KE BIDANG
    • STEP 1 Ambil sembarang titik P pada garis potong ( α dan β )
    • STEP 2 Melalui titik P, buatlah garis PQ pada bidang α dan garis PR pada bidang β yang masing-masing tegak lurus dengan garis potong ( α , β )
    • STEP 3
      • Sudut QPR ditetapkan sebagai ukuran
      • sudut antara bidang α dan bidang β
      • yang berpotongan
    • Sudut antara dua bidang yang berpotongan adalah sudut yang dibentuk oleh dua garis yang berpotongan (sebuah garis pada bidang pertama dan sebuah garis lagi pada bidang kedua), garis-garis itu tegak lurus pada garis potong antara kedua bidang tersebut.
    • Dalam menentukan sudut antara bidang α dan bidang β yang telah dibicarakan di atas ada beberapa istilah dan ketentuan yang perlu dipahami di antaranya adalah:
      • Sudut QPR yang menyatakan ukuran sudut antara bidang α dan β yang berpotongan dinamakan sebagai sudut tumpuan. Bidang PQRS yang memuat sudut tumpuan dinamakan sebagai bidang tumpuan.
      • Jika α mewakili bidang ABC dan β mewakili bidang BCD maka sudut tumpuan antara bidang itu dituliskan sebagai sudut A.BC.D
      • Jika sudut antara dua bidang yang berpotongan itu bukan sudut istimewa maka yang dihitung cukup nilai perbandingan trigonometri (sin, cos, tan) dari sudut itu
    • CONT OH S OAL
    • 1 Dalam kubus RSTU.VWXY dengan panjang rusuk 12cm, α adalah sudut yang dibentuk oleh bidang SUX dan bidang alas RSTU. Hitunglah tan α !
    • Jawab Perhatikan gambar. Sudut antara bidang SUX dan bidang alas RSTU sudut TOX= α , dengan titik O adalah perpotongan diagonal-diagonal bidang alas ∆OTX siku-siku d T dengan TX= 12cm dan OT= 6√2cm sehingga: Tan α =TX/OT=12/6√2= √2 Tan √2=54,73°
    • 2 Segitiga beraturan T.XVU dengan panjang rusuk-rusuknya 10cm. Hitung besar sudut antara bidang TXV dengan bidang alas XVU
    • Perhatikan gambar berikut titik sudut antara bidang TXV dan bidang XVU adalah sudut TIU dengan titik I adalah titik tengah XV.
    • ∆ TIV siku-siku di I, TV=10cm dan IV= 5cm sehingga: TI²= √ 10² - 5² = √100-25 = √25x3 = 5√3 begitu pula untuk menghitung pada panjang IU
    • Dengan menggunakan rumus cos pada ∆TIU diperoleh: TU²=TI² + IU² - 2TI.IU cos TIU cos TIU= TI²+IU²-TU²/2TI.IU cos TIU= (5√3)² + (5√3)² - (10) ² 2 (5√3)(5√3)
    • Cos TIU = 75 + 75 – 100 2.75 = 50 150 =0,33
    • Dari cos TIU = 0,33 diperoleh sudut TIU = 70,73 °. Jadi besar sudut antara bidang TXV dan bidang alas XVU sama dengan 70,73
    • Wassalam ualaiku m Wr.Wb