PENGERTIAN FILSAFAT <ul><li>Prepared by </li></ul><ul><li>Mr. Don Bosco Doho, S.Phil, MM </li></ul>
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>1. Pengertian Filsafat </li></ul><ul><li>Berasal dari kata Yunani Philosophia  Philos : teman, ...
Pengertian Filsafat (continued) <ul><li>Kata  philosophia  digunakan pertama kali oleh Pythagoras ketika ditanya apakah di...
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Secara terminologis, filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk mencapai pengetahuan tentang kebe...
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Objek material adalah hal yang diselidiki atau dikaji oleh suatu disiplin ilmu. Objek material ...
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>3. Metode Filsafat </li></ul><ul><li>Metode adalah cara bertindak atau cara berpikir menurut si...
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>b.  Metode skolastik : Aristoteles </li></ul><ul><li>Bersifat deduktif. Dengan bertitik tolak d...
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>4. Cabang Filsafat </li></ul><ul><li>Aristoteles membagi filsafat ke dalam empat cabang, yaitu ...
PENGANTAR FILSAFAT  <ul><li>c.  Ilmu praktis, yang meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Ilmu etika yang membahas kesusilaan da...
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>5. Sejarah Filsafat </li></ul><ul><li>a. Zaman Yunani dan Romawi kuno </li></ul><ul><li>Filsafa...
PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>c .  Zaman modern (Abad 15 – 19 M) </li></ul><ul><li>Zaman ini dimulai dengan periode yang dise...
PENGANTAR FILSAFAT  I 1. Filsafat dan agama Kita sudah mengetahui arti kata filsafat. Namun kini timbul pertanyaan, adakah...
PENGANTAR FILSAFAT  <ul><li>Apa arti Agama ? </li></ul><ul><li>Ada empat kriteria yang kita dapati dalam  </li></ul><ul><l...
PENGANTAR FILSAFAT  II <ul><li>Kesamaan antara filsafat dan agama : </li></ul><ul><li>Berusaha mencari kebenaran. </li></u...
PENGANTAR FILSAFAT  II <ul><li>Hubungan filsafat dan agama </li></ul><ul><li>Filsafat Yunani muncul terpisah dari agama Yu...
PENGANTAR FILSAFAT  II <ul><li>2.  Filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Filsafat itu berbeda tetapi sekaligus s...
PENGANTAR FILSAFAT  II <ul><li>Perbedaan antara filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Filsafat  Ilmu pengetahuan...
PENGANTAR FILSAFAT  II <ul><li>Hubungan filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Ilmu pengetahuan dapat menjadi obj...
SUMBER <ul><li>Prof. Dr. Kondrad Kebung: Filsafat Itu Indah, Yogyakarta: Prestasi Pustaka, 2008 </li></ul><ul><li>Sony Ker...
<ul><li>Terima Kasih </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Introtophilosophy 100104004216-phpapp01

2,447
-1

Published on

Published in: Technology, Spiritual
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,447
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
1,353
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Introtophilosophy 100104004216-phpapp01

  1. 1. PENGERTIAN FILSAFAT <ul><li>Prepared by </li></ul><ul><li>Mr. Don Bosco Doho, S.Phil, MM </li></ul>
  2. 2. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>1. Pengertian Filsafat </li></ul><ul><li>Berasal dari kata Yunani Philosophia Philos : teman, cinta dan Sophos , sophia :bijaksana, kebijaksanaan. Jadi philosophia artinya cinta kebijaksanaan. Oleh karena itu seorang filsuf adalah orang yg selalu mencintai kebijaksanaan. </li></ul><ul><li>Secara etimologis bila mengacu kepada kata philos , philein maka filsafat artinya mencintai hal-hal yg bersifat bijaksana (kata sifat).Jika mengacu kepada asal kata philos dan sophia maka filsafat artinya teman kebijaksanaan (kata benda) </li></ul>
  3. 3. Pengertian Filsafat (continued) <ul><li>Kata philosophia digunakan pertama kali oleh Pythagoras ketika ditanya apakah dia adalah seorang yang bijaksana. Pythagoras dengan rendah hati menjawab bahwa dia adalah pencinta kebijaksanaan ( lover of wisdom). </li></ul><ul><li>Dalam perkembangan philosophia mengandung arti yg lebih luas daripada kebijaksanaan yakni: </li></ul><ul><li>(1) Kerajinan </li></ul><ul><li>(2) Kebenaran pertama </li></ul><ul><li>(3) Pengetahuan yang luas </li></ul><ul><li>(4) Kebajikan intelektual </li></ul><ul><li>(5) Pertimbangan yang sehat </li></ul><ul><li>(6) Kecerdikan dalam memutuskan hal-hal praktis </li></ul>
  4. 4. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Secara terminologis, filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk mencapai pengetahuan tentang kebenaran yang asli. </li></ul><ul><li>2. Objek Filsafat </li></ul><ul><li>Objek adalah sesuatu yang menjadi pokok pembahasan. Dalam penjabarannya objek tersebut terdiri dari objek material dan objek formal. </li></ul>
  5. 5. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Objek material adalah hal yang diselidiki atau dikaji oleh suatu disiplin ilmu. Objek material mencakup hal-hal yang konkret maupun yang abstrak. Contohnya : Manusia, negara, Tuhan dll. </li></ul><ul><li>Objek formal adalah sudut pandang dari mana objek material itu diselidiki atau dikaji. </li></ul><ul><li>Contoh : Manusia ditinjau dari sudut pandang sosiologi, antropolgi, psikologi dll. </li></ul>
  6. 6. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>3. Metode Filsafat </li></ul><ul><li>Metode adalah cara bertindak atau cara berpikir menurut sistem aturan tertentu. </li></ul><ul><li>a. Metode dialektika : Socrates & Plato </li></ul><ul><li>Metode ini bersifat praktis dan dijalankan dalam berbagai percakapan (dialog). Tidak menyelidiki fakta, melainkan menganalisa pendapat. Dengan cara dialog ini Socrates menemukan suatu cara berfikir induktif yaitu dari hal-hal khusus diperoleh kesimpulan yang bersifat umum. </li></ul>
  7. 7. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>b. Metode skolastik : Aristoteles </li></ul><ul><li>Bersifat deduktif. Dengan bertitik tolak dari definisi atau prinsip-prinsip yang jelas lalu ditarik kesimpulan. </li></ul><ul><li>c. Metode dialektis : Hegel & Karl Marx </li></ul><ul><li>Jalan untuk memahami kenyataan bagi Hegel adalah dengan mengikuti gerakan pemikiran atau konsep. Dialektis di sini dipadatkan dalam tiga konsep, yaitu dua pengertian yang bertentangan kemudian didamaikan (tesis – anti tesis – sintesis). </li></ul>
  8. 8. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>4. Cabang Filsafat </li></ul><ul><li>Aristoteles membagi filsafat ke dalam empat cabang, yaitu : </li></ul><ul><li>a. Logika: Teori tentang penyimpulan. </li></ul><ul><li>b. Filsafat teoritis, yang meliputi : </li></ul><ul><ul><ul><ul><li>Ilmu fisika yang mempelajari materi dari alam nyata. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Ilmu matematika yang mempersoalkan benda-benda alam dalam kuantitasnya. </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>Ilmu metafisika yang membahas hakikat segala sesuatu. Ini adalah intinya filsafat. </li></ul></ul></ul></ul>
  9. 9. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>c. Ilmu praktis, yang meliputi : </li></ul><ul><ul><li>Ilmu etika yang membahas kesusilaan dan kebahagiaan dalam hidup seseorang. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ilmu ekonomi yang membahas kesusilaan dan kemakmuran dalam keluarga. </li></ul></ul><ul><ul><li>Ilmu politik yang membahas kesusilaan dan kemakmuran dalam negara. </li></ul></ul><ul><ul><li>d. Ilmu poetika (kesenian). </li></ul></ul>
  10. 10. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>5. Sejarah Filsafat </li></ul><ul><li>a. Zaman Yunani dan Romawi kuno </li></ul><ul><li>Filsafat lahir di Yunani pada abad ke-6 SM. </li></ul><ul><li>Nama tokoh filsafat saat itu antara lain </li></ul><ul><li>Socrates, Plato, dan Aristoteles. </li></ul><ul><li>b. Abad pertengahan (Abad 9 – 14 M) </li></ul><ul><li>Dalam periode ini filsafat akrab dengan agama. </li></ul><ul><li>Mula-mula dengan Islam. Tokohnya : Ibnu Sina </li></ul><ul><li>(980-1037) dan Ibnu Rusyd (1126-1198), </li></ul><ul><li>Kemudian dengan Kristen. Tokohnya : Thomas </li></ul><ul><li>Aquinas (1225-1274). </li></ul>
  11. 11. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>c . Zaman modern (Abad 15 – 19 M) </li></ul><ul><li>Zaman ini dimulai dengan periode yang disebut renaissance . Tokoh-tokohnya : Rene Descartes (abad 17), Immanuel Kant (abad 18), serta Hegel dan Marx (abad 19). </li></ul><ul><li>d. Zaman abad 20 </li></ul><ul><li>Salah satu tokohnya adalah John Dewey (1859-1914) dengan filsafat pragmatismenya. </li></ul>
  12. 12. PENGANTAR FILSAFAT I 1. Filsafat dan agama Kita sudah mengetahui arti kata filsafat. Namun kini timbul pertanyaan, adakah hubungan esensial antara filsafat dan agama ?
  13. 13. PENGANTAR FILSAFAT <ul><li>Apa arti Agama ? </li></ul><ul><li>Ada empat kriteria yang kita dapati dalam </li></ul><ul><li>sebuah agama : </li></ul><ul><li>a. Agama adalah sebuah sistem yang datang </li></ul><ul><li>dari langit. </li></ul><ul><li>b. Tujuan agama adalah mengarahkan dan </li></ul><ul><li>membimbing akal manusia. </li></ul><ul><li>c. Dasar beragama adalah kebebasan pilihan. </li></ul><ul><li>d. Agama membawa kebaikan hidup di dunia </li></ul><ul><li>dan akhirat. </li></ul>
  14. 14. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Kesamaan antara filsafat dan agama : </li></ul><ul><li>Berusaha mencari kebenaran. </li></ul><ul><li>Perbedaan antara filsafat dan agama </li></ul><ul><li>Filsafat Agama </li></ul><ul><li>a. Bersumber dari a. Bersumber dari </li></ul><ul><li>akal. wahyu. </li></ul><ul><li>b. Kebenarannya b. Kebenarannya </li></ul><ul><li>bersifat relatif. bersifat mutlak. </li></ul>
  15. 15. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Hubungan filsafat dan agama </li></ul><ul><li>Filsafat Yunani muncul terpisah dari agama Yunani yang penuh dengan mitos. </li></ul><ul><li>Para ahli kalam di dunia Islam dan para ahli teologi di Barat telah menjadikan filsafat sebagai “ tameng “ pertahanan keyakinan agama dengan segala argumentasi rasionalnya, selain untuk menopang keimanan. </li></ul>
  16. 16. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>2. Filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Filsafat itu berbeda tetapi sekaligus sama dengan ilmu pengetahuan. Ada beberapa ciri filsafat yang sekaligus menjadi ciri ilmu pengetahuan. </li></ul><ul><li>Ciri-ciri yang sama antara lain : </li></ul><ul><li>a. Rasional : berdasarkan pada akal. </li></ul><ul><li>b. Metodis : mempunyai cara untuk </li></ul><ul><li>mengungkapkan kebenaran </li></ul><ul><li>sesuatu. </li></ul><ul><li>c. Sistematis : sifat uraian yang menyeluruh. </li></ul>
  17. 17. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Perbedaan antara filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Filsafat Ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>a. Metode a. Metode </li></ul><ul><li>meta empiris empiris / eksperimental </li></ul><ul><li>b . Kajiannya b. Kajiannya seluruh </li></ul><ul><li>kenyataan seluruh kenyataan yang dapat </li></ul><ul><li>yang ada maupun ditangkap panca indera </li></ul><ul><li>yang mungkin ada </li></ul>
  18. 18. PENGANTAR FILSAFAT II <ul><li>Hubungan filsafat dan ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Ilmu pengetahuan dapat menjadi objek kajian filsafat. Cabang filsafat yang membahas hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan seperti metode, kebenaran, dll disebut filsafat ilmu pengetahuan atau epistemologi. </li></ul><ul><li>Sebaliknya, penemuan-penemuan baru dalam ilmu pengetahuan ikut menyumbang dalam pemikiran filsafat. </li></ul>
  19. 19. SUMBER <ul><li>Prof. Dr. Kondrad Kebung: Filsafat Itu Indah, Yogyakarta: Prestasi Pustaka, 2008 </li></ul><ul><li>Sony Keraf dan Mikhael Dua, Ilmu Pengetahuan sebuah Tinjauan Filosofis, Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2005 </li></ul><ul><li>Prof. Keiz Bertens, Ringkasan Sejarah Filsafat, Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1998 </li></ul><ul><li>James S. Stramel, Cara Menulis Makalah Filsfat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002 </li></ul>
  20. 20. <ul><li>Terima Kasih </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×