Nonrenewable energy resources (energi tak terbarukan)

3,788 views
3,627 views

Published on

Sumber energi tak terbarukan

Published in: Education
1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,788
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
746
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Nov 26, 2012
  • Nov 26, 2012
  • Nov 26, 2012
  • Nov 26, 2012
  • Nonrenewable energy resources (energi tak terbarukan)

    1. 1. 1
    2. 2. Sumber energi terbagi atas dua: yaitu sumberenergi terbarukan(yang dapat diperbaharui) dansumber energi tak terbarukan(yang tidak dapatdiperbaharui).Sumber energi yang terbarukan adalahsumber energi yang dapat terus ada selamapenggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan.Sumber energi yang tak terbarukan adalahsumber energi yang jumlahnya terbatas karenapenggunaanya lebih cepat daripada prosespembentukannya dan apabila digunakan secaraterus-menerus akan habis. 2
    3. 3. Energi terbarukan misalnya: panas sinarmatahari, air (ombak, air terjun),bahan bakar nabati (biofuel), kelapasawit, jarak dan panas bumi(geothermal).Sedangkan energi tak terbarukan ialahenergi yang tidak dapat diperbaharuikembali misalnya: batu bara, minyakbumi (minyak tanah, bensin, dan solar), gas bumi serta energi nuklir. 3
    4. 4. 4
    5. 5. BatubaraBatubara Minyak Bumi Gas Alam Energi Nuklir Energi Nuklir 5
    6. 6. 6
    7. 7. 7
    8. 8. 8
    9. 9. Proses pembentukan batubara daritumbuhan melalui dua tahap,yaitu :a. Tahap pembentukan gambut (peat) daritumbuhan yang disebut prosesPeatificationb. Tahap pembentukan batubara dari gambutyang disebut proses Coalification 9
    10. 10. Alur pembentukan batubara 10
    11. 11. Pengaruh tekanan , panas dan waktu pada pembentukan batubara 11
    12. 12. a) Teori Insitub) TeoriDrifts 12
    13. 13. Distribusi cadangan batubara 13
    14. 14. 14
    15. 15. K N PA A AM NG D BA A M A RAPEN TUB BA1. Dampak Terhadap Lingkungan Dampak 2. Terhadap  Manusia Dampak Terhadap  Sosial 3. Dan Kemasyarakatan 15
    16. 16. Pertambangan Batubara Di Kalsel n a jua em K g rah ban A m Ta g F illin Back Daerah Reklamasi 16
    17. 17. 17
    18. 18. 18
    19. 19. 19
    20. 20. 20
    21. 21. 21
    22. 22. 22
    23. 23. Minyak bumi Minyak bumi adalah minyak mentah yang terbentuk secara alami dalam batuan endapan dan sebagian besar terdiri dari hidrokarbon. Istilah minyak bumi diterjemahkan dari bahasa latin (petroleum), artinya petrol (batuan / karang) dan oleum (minyak). Minyak bumi juga dijuluki sebagai emas hitam, yaitu cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi. 23
    24. 24. Pembentukkan minyak bumi Teori Teori OrganikAnorganik 24
    25. 25. EksplorasiMinyak Bumi 25
    26. 26. 26
    27. 27. 27
    28. 28. 28
    29. 29. 29
    30. 30. 30
    31. 31. Komponen minyak bumi 31
    32. 32. 32
    33. 33. Destilasi Destilasi Destilasi Penyulingan Penyulingan (Destilasi (Destilasi atau atau Bertingkat BertingkatBertingkat)Bertingkat) Minyak Bumi Minyak Bumi AA RR TT II Proses pemisahan fraksi-fraksi Proses pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi berdasarkan minyak bumi berdasarkan perbedaan titik didih. perbedaan titik didih. 33
    34. 34. MenaraDestilasi 34
    35. 35. Fraksi Minyak BumiNo Fraksi Jumlah Titik Didih (o Kegunaan Atom C)1 Gas C1 – C4 < 30 LPG & produk Petrokimia2 Petrolium Eter C5 – C6 30 - 60 Pelarut non-polar & pembersih3 Ligronin / Nafta C6 – C7 60 – 100 Pelarut non-polar & zat aditif bensin4 Bensin (gasoline) C5 – C10 40 - 200 Bahan bakar motor5 Kerosin (minyak C12 – C18 175 – 325 Kompor & mesin jet tanah) (avtur)6 Solar > C12 250 – 400 Mesin diesel7 Oli > C20 350 – 500 Pelimas8 Residu > C25 > 500 Lilin,paraffin,aspal 35
    36. 36. Cracking Pengubahan Pengubahan Cracking Cracking Contoh Contoh solar menjadi solar menjadi (perengkahan) (perengkahan) minyak tanah minyak tanah AA RR TT II Proses pemecahan Proses pemecahanhidrokarbon molekul-molekul hidrokarbon molekul-molekul besar dalam fraksi minyak besar dalam fraksi minyak bumi menjadi molekul yang bumi menjadi molekul yang lebih kecil. lebih kecil. 36
    37. 37. Reforming Pengubahan Pengubahan molekul bensin molekul bensinReformingReforming ARTI yang bermutu yang bermutu ARTI rendah menjadi rendah menjadi FF bermutu baik. bermutu baik. U U N N G G S S II Mengubah hidrokarbon rantai Mengubah hidrokarbon rantai lurus menjadi hidrokarbon lurus menjadi hidrokarbon rantai bercabang. rantai bercabang. 37
    38. 38. Polimerisasi Proses Proses penggabungan penggabunganPolimerisasiPolimerisasi molekul-molekul kecil molekul-molekul kecil ARTI ARTI dalam minyak bumi dalam minyak bumi menjadi molekul yang menjadi molekul yang besar besar CC oo nn tt oo hh Penggabungan isobutena Penggabungan isobutena dengan isobutana dengan isobutana menjadi isooktana yang menjadi isooktana yang merupakan bensin merupakan bensin bermutu tinggi. bermutu tinggi. 38
    39. 39. TreatingTreatingTreating AR AR Proses pemurnian minyak Proses pemurnian minyak TI I T bumi dengan bumi dengan menghilangkan zat-zat menghilangkan zat-zat pengotornya, yaitu pengotornya, yaitu pengotor yang pengotor yang menimbulkan bau tak menimbulkan bau tak sedap, lumpur, belerang sedap, lumpur, belerang dsb. dsb. 39
    40. 40. Blending Blending Blending AA RR TT IIProses pencampuranProses pencampuranminyak bumi dengan minyak bumi dengan zat-zat aditif agar zat-zat aditif agar kualitasnya baik. kualitasnya baik. 40
    41. 41. 41
    42. 42. 42
    43. 43. Bensin dan Bilangan Oktan campuran senyawa- campuran senyawa- senyawa hidrokarbon senyawa hidrokarbon BENSIN BENSIN yang terdiri dari isomer- yang terdiri dari isomer- isomer heptana (C77H16) isomer heptana (CH16) dan oktana (C88H18). dan oktana (CH18). Kualitas bensin Kualitas bensin dapat ditentukan dapat ditentukan berdasarkan berdasarkan jumlah ketukan jumlah ketukan dan dinyatakan dan dinyatakan dengan bilangan dengan bilangan oktan. oktan. 43
    44. 44. BILANGAN OKTAN BILANGAN OKTAN bilangan yang bilangan yangdinyatakan dengan dinyatakan dengan menyatakan presentase menyatakan presentase angka 0 sampai angka 0 sampai isooktana yang isooktana yang 100. 100. dikandung dalam bensin dikandung dalam bensin sedang sisanya adalah sedang sisanya adalah presentase n-heptana. presentase n-heptana. 44
    45. 45. Mengurangi Ketukan Pada Bensin Bensin yang dihasilkan dari Ditambah zat aditif pengolahan minyak ditingkatkan berupa TEL (tetraethylbumi (bilangan oktan lead) <60) T E L Cairan seperti minyak Senyawa timbal merupakan berwarna dan sangat dengan rumus Pb beracun yang berfungsi (C2H5)4. sebagai zat anti ketukan pada bensin 45
    46. 46. Industri Minyak MentahHarga minyak West Texas Intermediate di New YorkMercantile Exchange, 1996–2010 46
    47. 47. m si n su ko ik at istS t Emisi karbon global, indikator dari konsumsi minyak mentah dari tahun 1800-2007. Untuk keseluruhan, warnanya hitam, sedangkan untuk minyak saja warna biru. 47
    48. 48. Konsumsi minyak mentah per harinya, dari tahun 1980 to 2006 48
    49. 49. 49
    50. 50. Konsumsi minyak mentah tahun 2010 didunia dan berdasarkan wilayah 50
    51. 51. 51
    52. 52. 52
    53. 53. Seminggu setelah tumpahan minyak,pasang naik lift minyak darisebuah pulau di Prince WilliamSuara, Alaska, 1989. 53
    54. 54. Luasnya tumpahan (panah hitam). air arusmenyebabkannya menyebar dengan cepat untuk ratusan kilometer 54
    55. 55. Pekerja mencoba untuk membersihkan pantai berbatu Eleanor Island, Alaska, beberapa bulan setelah tumpahan. 55
    56. 56. 56
    57. 57. 57
    58. 58. GAS ALAM adalah gas yangterbentuk dari jasad renik air (alga danprotozoa) yang telah mati dantertimbun selama berjuta-juta tahunyang lalu dan mengandung zat metana(CH4) atau gas-gas yang mudahterbakar dan sebagian besar terdiridari hidrokarbon. Gas alam biasanyaditemukan bersama denganditemukannya minyak bumi. 58
    59. 59. ASAL MULA GAS ALAM 59
    60. 60. 60
    61. 61. Komponen-komponen utama didalam gasalam adalah 85 % Metana (CH4) yangmerupakan molekul hidrokarbon rantaiteringan dan terpendek. Gas alam jugamengandung molekul-molekul hidrokarbonseperti 10% etana (C2H6),sedikit propana(C3H8) dan butana (C4H10) dan jugamengandung gas lain seperti karbondioksida, hidrogen sulfida,sebagian kecilhelium. 61
    62. 62. Gas alam diolah dalam Gas alam diolah dalam suatu proses ekstraksi suatu proses ekstraksi untuk untuk menghilangkan menghilangkan senyawa-senyawa senyawa-senyawa non- non- hidrokarbon, khususnya hidrokarbon, khususnya hidrogen sulfida (H2S). hidrogen sulfida (H2S).ABSORPSIADSORPSI 62
    63. 63. sumber energi komersial sangat bergantung padaminyak, batu bara, dan gas alam. "Alternatif" termasukpanas bumi, surya, angin, dan kayu listrik. 63
    64. 64. Dampak PembakaranBahan Bakar Terhadap Lingkungan 64
    65. 65.  Pencemaran Udara Peningkatan Kadar Komponen Udara tertentu seperti: a. Karbon Monoksida (CO) b. Karbon Dioksida (CO2) c. Oksida Nitrogen (NO dan NO2) d. Oksida Belerang (SO2 dan SO3) e. Partikel Timbel Efek Rumah Kaca Hujan Asam 65
    66. 66. Energi nuklir adalah penggunaanberkelanjutan fisi nuklir untukmenghasilkan panas dan listrik 66
    67. 67. Energi nuklir dapat dihasilkanmelalui dua macammekanisme, yaitu :pembelahan inti atau reaksifisipenggabungan beberapa intimelalui reaksi fusi 67
    68. 68. Sebuah inti berat yang ditumbuk oleh Fisi Nuklir partikel (misalnya neutron) dapat membelah menjadi dua inti yang lebih ringan dan beberapa partikel lain reaksi berantai tak reaksi berantai terkendali terkendaliContoh reaksi fisi adalah uranium yang ditumbuk (atau menyerap) neutron lambat. 68
    69. 69. Reaksi berantai tak terkendali 69
    70. 70. Reaksi berantai terkendali 70
    71. 71. Uranium pelet dioksida mengandung sekitar 3 persen uranium-235,bahan bakar fisi dalam reaktor nuklir. Setiap pelet berisienergi setara dengan 1 ton batubara. 71
    72. 72. Pelet uranium dimuat ke batang bahan bakar yang panjang, yangdikelompokkan ke dalam perangkat bahan bakar persegi seperti yang 72sedang diperiksa oleh teknisi.
    73. 73. 73
    74. 74. KOMPONEN REAKTOR NUKLIRKomponen-komponen reaktor nuklirantara lain :1. Bahan bakar nuklir/bahan dapatbelah2. Bahan moderator3. Pendingin reaktor4. Perangkat batang kendali5. Perangkat detektor 74
    75. 75. 75
    76. 76. REAKTOR NUKLIR Pressurized Water Reactor TURBIN UAP Pembangkit Listrik CONTROL ROD penekan Kondenser/ Air pomp Pengembun pendingin aTABUNG REAKTOR Pembangkit uap pompaCourtesy :Arthur Beiser, Concepts OfModern Physics, 1981 76
    77. 77. 77
    78. 78. 78
    79. 79. Terowongan ini menyediakan akses ke penyimpanan limbah nuklir diGunungYucca, daerah, kering, jarang penduduknya di Nevada. 79
    80. 80. 80
    81. 81. 81
    82. 82. Jumlah prosentase energi di dunia 82
    83. 83. 83
    84. 84. Ledakan Reaktor Nuklir Chernobyl, Pripyat, Ukraina 84
    85. 85. 85
    86. 86. Ledakan Reaktor Nuklir Fukushima,Jepang 86
    87. 87. 87
    88. 88. 88
    89. 89. 89
    90. 90. 90
    91. 91. 91
    92. 92. 92
    93. 93. 93
    94. 94. 94
    95. 95. 95
    96. 96. 96
    97. 97. 1. Kanker2. Penuaan dini3. Gangguan sistem saraf dan reproduksi4. Mutasi genetik 97
    98. 98. 1. Mual muntah2. Diare3. Sakit kepala4. Demam5. Pusing, mata berkunang-kunang6. Disorientasi atau bingung menentukan arah7. Lemah, letih dan tampak lesu8. Kerontokan rambut dan kebotakan9. Muntah darah atau buang air besar mengeluarkan darah10. Tekanan darah rendah11. Luka susah sembuh 98
    99. 99. 99
    100. 100. 100
    101. 101. 101
    102. 102. 102
    103. 103. 103

    ×