10.konsep taqwa dlm islam

6,619 views
6,354 views

Published on

Slide apekah itu taqwa yg sebenarnya..

Published in: Spiritual
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
6,619
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
99
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

10.konsep taqwa dlm islam

  1. 1. TAQWA DALAM ISLAM December 08, 2010 Fakultas Farmasi & Psikologi Universitas Pancasila
  2. 2. Pengertian <ul><li>Secara bahasa: menjaga, memelihara </li></ul><ul><li>Secara istilah: </li></ul><ul><ul><li>Memelihara diri dari segala sesuatu yang dinilai buruk dalam pandangan agama, dan memelihara diri untuk senantiasa mengerjakan perintah. </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah swt. </li></ul></ul>
  3. 3. a. Menjalankan Perintah <ul><li>Jenis perintah: wajib dan sunnah </li></ul><ul><li>Terhadap perintah wajib, harus dilaksanakan. Jika ditinggalkan berdosa, kecuali jika memang belum mampu (untuk ibadah tertentu  haji). </li></ul><ul><li>Untuk perintah sunnah, ada ruang (kesempatan) memilih. </li></ul><ul><li>Wajib: sholat, puasa, zakat </li></ul><ul><li>Sunnah: sholat rawatib, sholat dhuha, </li></ul>
  4. 4. b. Menjauhi Larangan <ul><li>Mutlak harus dilaksanakan tanpa kecuali </li></ul><ul><li>Tidak ada pilihan </li></ul><ul><li>Status hukumnya SEMUA haram, sehingga jika dilaksanakan memberi konsekuensi dosa/ hukuman </li></ul><ul><li>Misal: </li></ul><ul><ul><li>Menjauhi minuman keras </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjauhi berbohong </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjauhi menjauhi khianat </li></ul></ul>
  5. 5. So, <ul><li>Mengerjakan perintah dan menjauhi larangan merupakan dua hal yang integral dan tidak terpisahkan. </li></ul><ul><li>Tidak bisa mengerjakan dua-duanya dan atau meninggalkan dua-duanya. </li></ul><ul><li>Serugi-ruginya manusia: amar munkar nahi makruf . </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Mengerjakan kejahatan diikuti kebaikan </li></ul><ul><li>“ Ikutilah perbuatan jahatmu dengan perbuatan baik, karena perbuatan baik akan membakar perbuatan buruk.” </li></ul><ul><li>Konteks  taubat nasukha, bukan taubat sambal </li></ul>
  7. 7. QS. Al-Hujurat: 13 <ul><li>Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Kami (Allah) telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. </li></ul>
  8. 8. Kandungan <ul><li>Manusia berasal dari seorang laki-laki dan seorang perempuan. </li></ul><ul><li>Manusia diciptakan terdiri dari berbagai macam bangsa dan suku </li></ul><ul><li>Tidak ada perbedaan antara bangsa/ suku yang satu dengan bangsa/ suku yang lain </li></ul><ul><li>Ketaqwaan mendapat posisi mulia </li></ul>
  9. 9. Tafsir <ul><li>Islam mengakui fakta pluralitas (keragaman) suku, ras, dan bangsa di dunia. </li></ul><ul><li>Pluralitas diciptakan bukan dengan maksud kompetitif/ rival namun agar saling mengenal dan melengkapi (komplementer). </li></ul><ul><li>Islam mengakui persamaan derajat semua manusia tanpa memandang ras, suku, dll. </li></ul><ul><li>Di hadapan Allah, tidak ada kelebihan atas yang lain selain ketaqwaan, meskipun… </li></ul>
  10. 10. <ul><li>“ Kalian adalah umat terbaik yang pernah ada” </li></ul><ul><li>“ Sebaik-baik kaum adalah Arab” (Hadits) </li></ul><ul><li>“ Sebaik-baik umat adalah umatku. Sebaik-baik muslim adalah mereka yang hidup pada masaku, kemudian sesudahnya dan sesudahnya” (Hadits Nabi SAW): </li></ul><ul><ul><li>Sahabat </li></ul></ul><ul><ul><li>Tabi’in </li></ul></ul><ul><ul><li>Tabi’it tabi’in </li></ul></ul><ul><ul><li>Umat zaman pertengahan </li></ul></ul><ul><ul><li>Umat masa kini = zaman akhir? </li></ul></ul>
  11. 11. Mengapa penting?
  12. 12. 1. Nasehat Utama Khutbah Jumat <ul><li>“ Bertaqwalah kalian kepada Allah di manapun kalian berada” </li></ul><ul><li>Pada dasarnya manusia memiliki potensi/kecenderungan “ingkar”: </li></ul><ul><ul><li>Pernyataan malaikat:”Tidakkah KAU khawatir bahwa manusia hanya akan berbuat kerusakan di muka bumi?” </li></ul></ul><ul><ul><li>Al-Qur’an:Kerusakan di darat & laut karena ulah tangan manusia. </li></ul></ul>
  13. 13. 2. Bukti keimanan <ul><li>Iman: meyakini dengan hati, Mengucapkan dengan lisan, Mengamalkan dalam perbuatan nyata. </li></ul><ul><li>Orang yang meyakini bahwa akan datang masa pertanggungjawaban tentang apa yang pernah dilakukan, kecil maupun besar. </li></ul><ul><li>Banyak ayat al-Qur’an setelah kata “iman” diikuti “wa’amilu sholihaat”  berbuat baik. </li></ul>
  14. 14. 3. Pembeda manusia <ul><li>Kaya > < miskin </li></ul><ul><li>Kulit hitam > < kulit putih </li></ul><ul><li>Jawa > < non Jawa </li></ul><ul><li>Arab > < non Arab </li></ul><ul><li>Majikan > < Budak </li></ul><ul><li>Hidung mancung > < hidung pesek </li></ul><ul><li>HANYA TAQWA yang membedakannya </li></ul>
  15. 15. Ruang Lingkup Taqwa
  16. 16. 1. Kepada Allah <ul><li>Ibadah mahdhah </li></ul><ul><li>Dzikir </li></ul><ul><li>Sholat </li></ul><ul><li>Puasa </li></ul><ul><li>etc </li></ul>
  17. 17. 2. Taqwa Kepada Sesama <ul><li>Seagama </li></ul><ul><ul><li>Muamalah </li></ul></ul><ul><ul><li>Jinayat </li></ul></ul><ul><ul><li>Munakahat (hub. kekeluargaan), terutama ibu </li></ul></ul><ul><li>Berbeda agama: </li></ul><ul><ul><li>Toleransi </li></ul></ul><ul><ul><li>Saling menghormati </li></ul></ul><ul><ul><li>Tidak memaksakan keyakinan </li></ul></ul>
  18. 18. 3. Taqwa Kepada Lingkungan <ul><li>Lingkungan hidup </li></ul><ul><ul><li>Menjaga kebersihan </li></ul></ul><ul><ul><li>Reboisasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Membuang sampah pada tempatnya </li></ul></ul><ul><li>Mahluk lain </li></ul><ul><ul><li>Hewan </li></ul></ul><ul><ul><li>Tumbuhan </li></ul></ul><ul><ul><li>Bahkan benda mati (sepeda motor, mobil). </li></ul></ul>
  19. 19. 4. Taqwa kepada diri sendiri <ul><li>Optimis: “janganlah kalian berputus asa terhadap rahmat Allah” </li></ul><ul><li>Sabar: “dirikanlah sholat dan bersabarlah” </li></ul><ul><ul><li>Sabar dalam menjalankan perintah </li></ul></ul><ul><ul><li>Sabar dalam menerima musibah/ cobaan </li></ul></ul><ul><li>Qona’ah </li></ul><ul><li>Tawakal </li></ul><ul><li>dll… </li></ul>
  20. 20. Enclosure <ul><li>All we know that entirely! </li></ul><ul><li>What about the actus ???? </li></ul><ul><li>Bring “ das sein ” to “ das solen ”! </li></ul>

×