Taksonomi dan klasifikasi   • Taxonomy dan Klasifikasi   • TaxonomyPengaturan spesies ke dalam kelompok tertentuSistem phe...
1.Karakteristik morfologi2.Sifat pengecatan3.Sifat fisiologi4.Karakteristik ekologi5.Karakteristik genetik/ molekuler*Berg...
2.Hanging drop Preparat              3.Fixed state: pewarnaanB.Fiksasi   1.   Langkah-langkah fiksasi   2.   Macam fiksasi...
Host - microorganisme:       Normal flora       Patogen       Transmisi penyakit:Portal of entryt/ exit dan vector       P...
• Faktor invasive (kemampuan patogen masuk dan menyebar ke dalam sel/     jaringan host)      Toxigenicity      Eksotoksin...
i.Pemberantasan peny. tuberkulosis paru       a.Strategi DOTS (Directly Observed       b.Treatment, Shortcourse)       c.S...
Bordetellaa.Morfologib.Identifikasic.Kulturd.Struktur Antigene.Patogenesisf.Klinisg.Diagnosah.Spesimeni.Karakteristik Bord...
C.Infeksi akutD.KulturE.Struktur AntigenF.PatogenesisG.KlinisH.DiagnosaI.Pengobatan dan Pencegahanj.beberapa contoh haemop...
STREPTOCOCCIA.Ciri StreptococciB.jenisC.Enterococci
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Mikrobiologi 1

1,976 views
1,911 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,976
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Mikrobiologi 1

  1. 1. Taksonomi dan klasifikasi • Taxonomy dan Klasifikasi • TaxonomyPengaturan spesies ke dalam kelompok tertentuSistem phenetik:* hubungan evolusioner* Sequence 16s rRNANOMENCLATURE• Binomial nomenclature• Genus & spesies• Classification HierarchyKINGDOM 5 Kingdoms (1967: Whittaker) • Animalia • Plantae • Protista (Unicellular Eucaryotes) • Monera/ Procaryotae • Fungi (Multicellular Eucaryotes) 3 Domain (1978: Woses) • Eubacteria: bacteria • Archaebacteria • Eucaryotes: Protista, Fungi, Plantae and AnimaliaDasar Klasifikasi
  2. 2. 1.Karakteristik morfologi2.Sifat pengecatan3.Sifat fisiologi4.Karakteristik ekologi5.Karakteristik genetik/ molekuler*Bergey’s Manual of Systematic Bacteriology 2ndedSeq 16S rRNAphylogenetikVol 1: Archae dan bakteri phototropic dengan cabangnyaVol 2: ProteobacteriaVol 3: Bakteri Gram positif dengan G+C rendahVol 4: Bakteri Gram positif dengan G+C tinggiVol 5: Planctomycetes, spirochaetes, Fibrobacteria, Bacteroides, FusobacteriaStruktur & Morfologi Kumana.Morfologi bakterib.Struktur kuman • Ciri Kuman Gram + • Ciri Kuman Gram -PEWARNAAN KUMANA.Living state: 1.Wet Mount Method
  3. 3. 2.Hanging drop Preparat 3.Fixed state: pewarnaanB.Fiksasi 1. Langkah-langkah fiksasi 2. Macam fiksasi 3. Sifat cat 4. Macam cat 5. Preparasi smear 6. Smear: lesi, exudate, darah, jaringan atauC.Types of Stain • Simple stains • Differential stains • Special stains • General stainsHOST-PARASITE RELATIONSHIP Infectious Disease Infeksi Proses terjadinya penyakit infeksi Cara penyebaran Patogenesis terjadinya penyakit Prevensi dan pengobatan Host- parasite relationship:Mutualisme ,Comensalisme ,Parasitisme
  4. 4. Host - microorganisme: Normal flora Patogen Transmisi penyakit:Portal of entryt/ exit dan vector Pathogenicity: Virulensi Parasit True pathogen: infecting agent dan Oportunistic pathogenTimbulnya suatu penyakit:1. Portal of entry2. Dapat berkembang biak dan invasi3. Portal of exitFaktor yang mempengaruhi derajat patogenisitas1. faktor mikrobia2. Faktor lingkungan/ external3. Faktor hospesKontribusi mikroorganisme1. Survival terhadap kondisi lingkun2. Attachment & adherence3. Motility4. Produksi substansi : siderophore
  5. 5. • Faktor invasive (kemampuan patogen masuk dan menyebar ke dalam sel/ jaringan host) Toxigenicity Eksotoksin Produksi exoenzyme metabolit yang berperan terjadinya penyakit Endositosis parasit HostMekanisme Pertahanan Tubuh 1. Non spesific factor 2. Spesific factor: Natural Immunity Acquired ImmunityMycobacterium tuberculosisa.Penyebabb. Gejalac. Pencegahand.Struktur antigenice.Kekebalan kumanf.Faktor resikog.Patogenesish.Respon imun
  6. 6. i.Pemberantasan peny. tuberkulosis paru a.Strategi DOTS (Directly Observed b.Treatment, Shortcourse) c.Spesimen d. Pelaporan hasil e.Macam-macam specimen j.Diagnosis mikrobiologis 1. Mikroskopis 2. Kultur:Media padatk.Terapi : OAT (obat anti tuberkulosis) 1. INH (isoniazid) : bakterisid 90% kuman awal Tx 2. Rifampicine : bakterisid, membunuh dormant 3. Pirazinamid : bakterisid intrasel/suasana asam 4. Streptomycin : bakterisid 5. Ethambutol : bakteriostatikMycobacterium lepraeA. penyebab lepra / Morbus Hansen / MHB.sejarahC.Faktor resiko → genetik : defect gen DR2 dari HLAD.Patogenesis:natural host sumber infeksi masa inkubasiE.Ridley & Jopling : 5 tipe lepra1. TT : tuberculoid2. BT : borderline tuberculoid3. BB : borderline4. BL : borderline lepromatous5. LL : lepromatous leprosy anergi pd lepromin, sering ENL
  7. 7. Bordetellaa.Morfologib.Identifikasic.Kulturd.Struktur Antigene.Patogenesisf.Klinisg.Diagnosah.Spesimeni.Karakteristik Bordetella spj.Terapik.Karakterisasil.Patogenesis • Corynebacterium laina.Gejala Klinisb.Dx Laboratorisc.TerapiHaemophilusA.MorfologiA.Haemophillus influenza
  8. 8. C.Infeksi akutD.KulturE.Struktur AntigenF.PatogenesisG.KlinisH.DiagnosaI.Pengobatan dan Pencegahanj.beberapa contoh haemophilus:1.H. ducreyi 2.H. aegyptiusSTAPHYLOCOCCUSA.TaksonomiB.MorfologiC.Sifat PertumbuhanD.ResistensiE.Struktur AntigenF.Enzym & ToxinG.IdentifikasiH.Penyakit
  9. 9. STREPTOCOCCIA.Ciri StreptococciB.jenisC.Enterococci

×