OLEH :ARDIAN DWI SAPUTRO    NIM : 100951
A Latar Belakang    Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi kualitas hidup manusia. Jika     individu mengalami ...
     Di indonesia diperkirakan terdapat 100 penderita terbaru untuk setiap 100.000 penduduk       setiap tahun nya. Prave...
B Rumusan Masalah   Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis mengambil rumusan    masalah sebagai berikut Bagaima...
C Ruang Lingkup Penulisan     Lingkup Waktu   Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny “Z”    Dengan Fibroadenoma ma...
D Tujuan Penulisan-     Tujuan Khusus       Untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata dalammelaksanakan Asuhan Kepee...
E Manfaat Penulisan       Bagi Penulis  Agar menambah pengalaman nyata dalam melaksanakan Asuhan Keperawatan   Pada Pasie...
F Metode Penulisan          Data Primer  Pengambilan data primer di dapatkan secara langsung dengan metode   wawancara, ...
G Sistematika Penulisan    BAB I. PENDAHULUANA.   Latar BelakangB.   Rumusan MasalahC.   Ruang Lingkup PenulisanD.   Tuju...
Pengertian   Daya tahan tumbuh tumor jinak ekpansif local, laju pertumbuhan nya relativelambat. Tumor jinak dapat mendesak...
   Fibroadinoma mammae ( FAM ) adalah suatu tumor terdapat pada payudara    dengan konsistensi padat, kenyal, dapat diger...
B Etilogi1.  FAM ini terjadi akibat kelebihan hormon estrogen, biasanya akan meningkat pada    saat menstruasi atau pada s...
C PatofisiologiFibroadenoma mammae bukan merupakan satu-satunya penyakit pada payudara,namun insiden kasus tersebut tinggi...
E Pemeriksaan Penunjang1)  Biopsi2)  Pembedahan3)  Laboratorium seperti LED4)  Hormonal5)  Mammografi6)  Angigrafi7)  PET ...
F Penatalaksanaan   Karena FAM adalah tumor jinak maka pengobatan yang dilakukan tidak harus atautidak perlu pengangkatan ...
B Konsep Proses KeperawatanDalam proses keperawatan terdapat empat tahapan yaitu:1). Pengkajian2). Diagnosa Keperawatan3)....
A Pengkajian Keperawatan Berdasarkan 13 Domain NandaI.          Identitas Pasien    Nama Pasien            : Ny “Z”    Umu...
1.Health Promotiona)Data Subyektif :Pasien mengatakan belum pernah operasi dan dirawat di RS belum tahu hal yang akandilak...
9.Coping/Stress Tolerancea)Data subyektif :Pasien mengatakan merasa cemas dengan masalah penyakitnya sekarang dan operasiy...
12.Kenyamanana)Data Subyektif :Pasien mengatakan nyeri payudara sebelah kiri, timbul nyeri jika kecapekan, skalanyeri 5 da...
B Analisa Data :Nama Pasien :Ny”Z”No RM        :1292299Alamat      :Sundi Kidul Sedayu BantulRuang       :Cendana IIDx med...
C Prioritas Masalah :1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis ditandai dengan DS DO.2. Cemas berhubungan deng...
Pada pembahasan ini penulis, akan membahas proses asuhan keperawatan pada Ny“Z” dengan fibroadenoma mamae mulai dari pengk...
B. Faktor Penghambat dan Pendukung Dalam Pelaksanaan AsuhanKeperawatana). Faktor PendukungFaktor pendukung dari proses pen...
A. KesimpulanDalam memberikan asuhan keperawatan yang dilakukan pada pasien Ny “Z” denganfibroadenoma mamae di ruang Cenda...
c. Perencanaan KeperawatanPerencanaan tindakan keperawatan didasarkan pada data yang muncul baik subyektifmaupun obyektif ...
Mansjoer Arif.2000. Kapita Selekta Kedokteran, Edisi 3, jilid 2Willie Japries.2008.Onkologi Klinis, Edisi 2, Balai Penerbi...
Matur nuwun
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pp

2,935 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,935
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
30
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pp

  1. 1. OLEH :ARDIAN DWI SAPUTRO NIM : 100951
  2. 2. A Latar Belakang  Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi kualitas hidup manusia. Jika individu mengalami gangguan dalm kesehatan nya, maka dapat dipastikan bahwa aktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akan terhambat. Sehingga menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang memerlukan tindakan penanggulan yang efektif baik secara langsung yang digunakan oleh petugas kesehatan maupun masyarakat luas.  Dewasa ini banyak sekali penyakit-penyakit yang di sebabkan oleh hormone, pada pria dan wanita pertumbuhan payudara adalah sama sampai pada masa pubertas, sampai estrogen dan hormon-hormon lainnya mempengaruhi perkembangan pada wanita. Perkembangan payudara ini biasanya terjadi sekitar usia 16 tahun, meskipun rentang luasnya dan dapat beragam dari 9 sampai 18 tahun. Salah satu penyakit yang menyerang payudara pada wanita adalah fibroadenoma mamae (FAM), Fibroadenoma mamae adalah benjolanterdapat pada payudara atau tumor tidak ganas (Mansjoer,A, 2000)
  3. 3.  Di indonesia diperkirakan terdapat 100 penderita terbaru untuk setiap 100.000 penduduk setiap tahun nya. Pravelensi penderita meningkat dari tahun ke tahu akibat peningkatan angka harapan hidup, sosial ekonomi, serta perubahan pola penyakit (Tjindarbumi, 1995). Menurut hasil Survei Kesehtan Rumah Tangga (SKRT) Fibroadenoma mamae atau tumor tidak ganas ini menduduki urutan ke 9 dari 10 penyakit terbesar penyebab utama kematian di indonesia.Etiologi FAM atau kanker tumor tidak ganas bersifat multifaktor yang mencakup faktor-faktorgenetik, lingkungan dan reproduksi yang saling berinteraksi melalui mekanisme yang kompleks(Kubba, 2003). Hasil penelitian dengan konsisten menunjukan bahwa faktor-faktor reproduksiberhubungan dengan resiko tumor payudara tidak ganas pada perempuan (Kelsey et al., 1997:Haile et el ., 2006). Perempuan dengan menarche atau menstruasi dini, terlambat menapouse atauberhentinya menstruasi dan jumlah siklus menstruasi yang lebih banyak, memiliki resiko yanglebih besar untuk mengalami kanker payudara (Kelsey et al., 1997: Haile et el ., 2006).  Dari catatan medik di ruang Cendana 2 RSUP DR SARDJITO Yogyakarta pada tanggal 14 April 2012 sampai dengan 14 Mei 2012, jumlah pasien yang menderita Fibroadenoma mammae (FAM) sebanyak 6 orang pasien. Mengingat masih tingginya angka insiden fibroadenoma mamae di rumah sakit tersebut maka penulis tertarik untuk menyusun studi kasus dengan judul Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny “Z” Dengan Fibroadenoma mammae Di RSUP DR SARDJITO Yogyakarta.
  4. 4. B Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis mengambil rumusan masalah sebagai berikut Bagaimana pelaksanaan Asuhan Keperawatn Pada Ny “Z” dengan Fibroadenoma mamae di RSUP DR SARDJITO, Yogyakarta.
  5. 5. C Ruang Lingkup Penulisan Lingkup Waktu Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny “Z” Dengan Fibroadenoma mamae dilaksanakan dalam waktu 3x7 jam dari tanggal 15 Mei 2012 sampai 18 Mei 2012. Lingkup Tempat Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny “Z” Dengan Fibroadenoma mamae dialaksanakan di ruang Cendana 2 RSUP DR SARDJITO, Yogyakarta. Lingkup Mata Ajar Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny “Z” Dengan Fibroadenoma mamae di ruang Cendana 2 RSUP DR SARDJITO Yogyakarta, termasuk dalam ruang lingkup mata ajar keperawatan medikal bedah.
  6. 6. D Tujuan Penulisan- Tujuan Khusus Untuk mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata dalammelaksanakan Asuhan Kepeerawatan Pada Pasien Ny “Z” DenganFibroadenoma mamae di ruang Cendana 2 RSUP DR SARDJITO ,Yogyakarta.- Tujuan Khusus a. Untuk mengetahui pengkajian keperawatan pada pasien Ny “Z”. b. Untuk mengetahui diagnosa keperawatan pada Ny “Z”. c. Untuk mengetahui perencanaan keperawatan pada Ny “Z”. d. Untuk mengetahui implementasi keperawatan pada Ny “Z”. e. Untuk mengetahui evaluasi keperawatan pada Ny “Z”. f. Untuk mendokumentasikan Asuhan Keperawatan Pada Ny “Z” Dengan Fibroadenoama mamae. g. Untuk mengetahui konsep penyakit FAM.
  7. 7. E Manfaat Penulisan Bagi Penulis Agar menambah pengalaman nyata dalam melaksanakan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny “Z” Dengan Fibroadenoma mamae. Bagi Rumah Sakit Laporan studi kasus ini dimaksudkan agar dapat menambah wawasan khususnya bagi para pelaksana keperawatan di Rumah sakit atau lahan praktek dan pelaksanaan asuahan keperawatan. Bagi Pendidikan Laporan studi kasus ini diharapkan dapat menambah bahan bacaan dan ilmu pengetahuan bagi adik-adik kelas tentang konsep Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny “Z” Dengan Fibroadenoma mamae.
  8. 8. F Metode Penulisan  Data Primer Pengambilan data primer di dapatkan secara langsung dengan metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik.  Wawancara Dilakukan pada klien dan keluarga. Data seperti riwayat kesehatan keluarga dan pola kebiasaan pasien aspek biologis, aspek mental, intelektual, sosial, dan spiritual.  Observasi Observasi yaitu melakukan pengamatan secara langsung kepada pasien, dilakukan selama pelaksanaan asuhan keperawatan untuk mengetahui keadaan dan perkembanagan pasien selama perawatan.  Pemeriksaan Fisik Dilakukan pada saat pengkajian dengan menggunakan tehnik inspeksi, palpasi, auskultasi untuk keadaan umum pasien.
  9. 9. G Sistematika Penulisan BAB I. PENDAHULUANA. Latar BelakangB. Rumusan MasalahC. Ruang Lingkup PenulisanD. Tujuan PenulisanE. Manfaat PenulisanF. Metode PenulisanG. Sistematika Penulisan BAB II. TINJAUAN PUSTAKA BAB III. TINJAUAN KASUS BAB IV. PEMBAHASAN BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
  10. 10. Pengertian Daya tahan tumbuh tumor jinak ekpansif local, laju pertumbuhan nya relativelambat. Tumor jinak dapat mendesak jaringan organ sekitarnya, namun biasanya tidakberinfiltrasi merusak jaringan sekitarnya, juga tidak bermetatasis, sehingga bahayanyarelative kecil (Willie Japries, 2008). Tumor adalah jaringan baru (neoplasma) yang timbul dalam tubuh akibat pengaruhberbagai factor penyebab tumor yang menyebabkan jaringan setempat pada tingkatgen kehilangan kendali normal atas pertumbuhan nya. Berdasarkan karateristik tumordan pengaruh serta ancamannya terhadap tubuh tumor dapat dibagi menjadi dua jenisyaitu : a). Tumor jinak (benigna) b).Tumor ganas (maligna)Fibroadenoma mamae adalah termasuk dalam jenis tomor jinak pada jaringanpayudara.Fibroadinoma mammae ( FAM ) adalah suatu kelainan struktur anatomis yangdisebabkan oleh tumbuhnya jaringan atau neoplasma jinak yang terjadi terutama padawanita muda. ( R. Sjamsuhidajat, 1988 )
  11. 11.  Fibroadinoma mammae ( FAM ) adalah suatu tumor terdapat pada payudara dengan konsistensi padat, kenyal, dapat digerakkan dari jaringan sekitarnya yang mempunyai bentuk bulat atau lonjong dan berbatas tegas. ( Soelarto, 1995 ) Dari pengertian diatas dapat disimpulkan fibroadenoma mamae adalah suatu kelainan struktur anatomis yaitu tumor jinak pada jaringan payudara terutama wanita muda, yang disebabkan oleh jaringan neoplasma jinak
  12. 12. B Etilogi1. FAM ini terjadi akibat kelebihan hormon estrogen, biasanya akan meningkat pada saat menstruasi atau pada saat hamil karena produksi hormon yang meningkat.2. Genetik: payudara.3. Faktor presdiposisi:a) Usia < 30 tahun.b) Jenis kelamin.c) Geografid) Pekerjaane) Hereditasf) Dietg) Stresh) Lesi Prakanker (Mansjoer arif 2000)
  13. 13. C PatofisiologiFibroadenoma mammae bukan merupakan satu-satunya penyakit pada payudara,namun insiden kasus tersebut tinggi tergantung pada jaringan payudara yang terkenaestrogen dan usia permulaan. Tumor terjadi karena mutasi dalam DNA.D Tanda dan Gejala1. Secara makroskopik : tumor bersimpai, berwarna putih keabu-abuan, pada penampang tampak jaringan ikat berwarna putih kenyal.2. Ada bagian yang menonjol kepermukaan.3. Ada penekanan pada jaringan sekitar4. Ada batas yang tegas.5. Bila diameter mencapai 10 – 15 cm muncul fibroadenoma raksasa.6. Memiliki kapsul dan soliter.7. Benjolan dapat digerakkan.8. Pertumbuhannya lambat.9. Mudah diangkat dengan local surgery.10. Bila segera ditangani tidak menyebabkan kematian
  14. 14. E Pemeriksaan Penunjang1) Biopsi2) Pembedahan3) Laboratorium seperti LED4) Hormonal5) Mammografi6) Angigrafi7) PET (Positron Emision Tomografi)8) MRI9) CT – Scan10) Foro rontgen (X – Ray)11) Blood studi
  15. 15. F Penatalaksanaan Karena FAM adalah tumor jinak maka pengobatan yang dilakukan tidak harus atautidak perlu pengangkatan mammae. Tindakan yang bias dilakukan adalah denganeksisi atau pembedahan untuk mengambil jaringan tumor tersebut. Sedangkanpengangkatan mammae harus memperhatikan beberapa faktor yang faktor fisik danpsikologi pasien apabila ukuran dan lokasi tumor tersebut menyebabkan rasa sakit dantidak nyaman. Biopsi eksisional atau eksisi biopsy adalah prosedur lazim yangdilakukan.
  16. 16. B Konsep Proses KeperawatanDalam proses keperawatan terdapat empat tahapan yaitu:1). Pengkajian2). Diagnosa Keperawatan3). Intervensi4). EvaluasiC Konsep Asuhan Keperawatan1).Pengkajian2).Diagnosa Keperawatan3).Intervensi4).Evaluasi
  17. 17. A Pengkajian Keperawatan Berdasarkan 13 Domain NandaI. Identitas Pasien Nama Pasien : Ny “Z” Umur : 39 tahun Pendidikan : SMA Pekerjaan : Buruh Agama : Islam Alamat : Sundi Kidul Sedayu Bantul No. Rekam Medis : 1292299 Diagnosa Medis : FAM Tanggal Masuk : 14 Mei 2012 Tanggal Pengkajian : 14 Mei 2012II. Keluhan Utama :(alasan Masuk RS)Saat masuk RS pasien mengatakan nyeri pada payudara sebelah kiri sejak bulan 5 yang lalu.(Riwayat Penyakit Sekarang)Nyeri pada payudara sebelah kiri.Pemeriksaan Tanda- Tanda Vital(Saat Pengkajian) :TD : 110/60 mmHgNadi : 64 x / menitSuhu Badan : 36,40 CelciusRespirasi Rate : 20 x / menit
  18. 18. 1.Health Promotiona)Data Subyektif :Pasien mengatakan belum pernah operasi dan dirawat di RS belum tahu hal yang akandilakukan, kesehatannya akhir-akhir ini menurun tidak ada riwayat penyakit keluarga.Pasien mengatakan tidak tahu penyebab sakitnya saat ini. Tidak ada alergimakanan/obat lainnya, tidak menggunakan alkohol, tembakau dan obat-obatan.b)Data Obyektif :Pasien tampak dalam keadaan cukup baik.c)Masalah keperawatan :Kurang pengetahuan berhubungan dengan keterbatasan paparan.
  19. 19. 9.Coping/Stress Tolerancea)Data subyektif :Pasien mengatakan merasa cemas dengan masalah penyakitnya sekarang dan operasiyang akan dijalani, tidak menggunakan obat atau alcohol untuk kooping.b)Data obyektif :Pasien tampak gelisah.c)Masalah Keperawatan : Cemas berhubungan dengan status kesehatan.
  20. 20. 12.Kenyamanana)Data Subyektif :Pasien mengatakan nyeri payudara sebelah kiri, timbul nyeri jika kecapekan, skalanyeri 5 dan nyeri berkurang jika digunakan untuk istirahat.b)Data Obyektif :Pasien tampak meringis dan memegangi bagian yang nyeri.c)Masalah keperawatan : Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis.
  21. 21. B Analisa Data :Nama Pasien :Ny”Z”No RM :1292299Alamat :Sundi Kidul Sedayu BantulRuang :Cendana IIDx medis :Fibroadenoma mamaeanalisa data.docx
  22. 22. C Prioritas Masalah :1. Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis ditandai dengan DS DO.2. Cemas berhubungan dengan status kesehatan ditandai dengan DS DO.3. Kurang pengetahuan berhubungan dengan keterbatasan paparan ditandai dengan DS DO.Perencanaan Keperawatan.docx
  23. 23. Pada pembahasan ini penulis, akan membahas proses asuhan keperawatan pada Ny“Z” dengan fibroadenoma mamae mulai dari pengkajian sampai dengan dokumentasidengan membandingkan antara kasus nyata dengan teori Doengoes (1993) sertafaktor penunjang dan penghambat yang terjadi dalam pelaksanaan asuhankeperawatan.A. Proses Asuhan Keperawatana. Pengkajian keperawatanb. Pembahasan diagnosa keperawatanc. Perencanaan tindakan keperawatand. Pelaksanaan tindakan keperawatane.Evaluasif.Dokumentasi keperawatan
  24. 24. B. Faktor Penghambat dan Pendukung Dalam Pelaksanaan AsuhanKeperawatana). Faktor PendukungFaktor pendukung dari proses penulisan studi kasus asuhan keperawatan pada pasienNy “Z” dengan fibroadenoma mamae adalah pasien, keluarga pasien dan semuaperawat di bangsal Cendana 2 RSUP DR SARDJITO Yogyakrta yang bisaberkerjasama dengan baikdengan penulis. Pasien, keluarga pasien dan perawatmemberikan informasi jelas dan benar tentang status kesehatan pasienb). Faktor PenghambatFaktor penghambat dalam penyusunan studi kasus ini adalah sumber buku yang masihterbatas di perpustakaan sehingga penulis sulit untuk mencari literatur yang lebihlengkap tentang teori asuhan keperawatan fibroadenoma mamae maupun konsep teoripenyakit fibroadenoma mamar tersebut.
  25. 25. A. KesimpulanDalam memberikan asuhan keperawatan yang dilakukan pada pasien Ny “Z” denganfibroadenoma mamae di ruang Cendana 2 RSUP DR SARDJITO Yogyakarta, penulismendapatkan pengalaman nyata dalam memberikan asuhan keperawatan denganfibroadenoma mamae yang dimulai dari tahap pengkajian, diagnosakeperawatan, perencanaan tindakan keperawatan, pelaksanaan tindakan keperawatan danevaluasia. PengkajianPengkajian yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Data laindiperoleh dari studi dokumentasi yang ada di Rumah sakitb. Diagnosa KeperawatanDiagnosa keperawatan yang ada dalam teori tidak semua muncul pada kasus pasien Ny “Z”dengan fibroadenoma mamae, dengan diagnosa tergantung pada kondisi pasien., penyebabkejadian, gejala, dan tanda gejala yang mucul. Diagnosa yang muncul pada pasien Ny “Z”dengan firoadenoma mamae terdapat 3 (tiga) diagnosa, yaitu :a). Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera biologis.b). Cemas berhubungan dengan status kesehatan.c).Kurang pengetahuan berhubungan dengan keterbatasan paparan.
  26. 26. c. Perencanaan KeperawatanPerencanaan tindakan keperawatan didasarkan pada data yang muncul baik subyektifmaupun obyektif dengan menentukan prioritas tujuan dan menentukan tindakankeperawatan dengan memprioritaskan masalah dari pasien.d. Pelaksanaan Tindakan KeperawatanPelaksanaan tindakan keperawatan berdasarkan pada rencana keperawatan , tetapi dalammelaksanakan asuhan keperawatan tetap memperhatikan kondisi pasien. Keterbatasanwaktu maka tidak semua tindakan dilakukan sendiri oleh penulis tetapi harus dilaksanakanatau didelegasikan oleh tim kesehatan maupun dibantu oleh pihak keluarga pasien.e. EvaluasiEvaluasi dapat dilakukan karena sudah ditetapkan tujuan dari asuhan keperawatan bersertakriteria hasil, evaluasi dilakukan dengan membuat catatan perkembangan sehingga dapatdipantau secara terus-menerus. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x7 jamdidapatkan evaluasi dari ketiga diagnosa keperawatan yaitu, dua diagnosa teratasi dan satudiagnosa teratasi sebagian.f. PendokumentasianPendokumentasian dari asuhan keperawatan yang telah dilakukan mulai daripengkajian, perumusan diagnosa, penetapan rencana tindakan, melakukan tindakan danmengevaluasi asuhan keperawatan.
  27. 27. Mansjoer Arif.2000. Kapita Selekta Kedokteran, Edisi 3, jilid 2Willie Japries.2008.Onkologi Klinis, Edisi 2, Balai Penerbit Fakultas UI, JakartaDoengoes Marlyn.1993. Asuhan Keperawatan. EGC, Jakarta
  28. 28. Matur nuwun

×