Mtq

401 views

Published on

Published in: Technology, Spiritual
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
401
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Mtq

  1. 1. Segala "Sesuatu" dengan Hitungan yang TelitiPaling tidak, terdapat dua ayat yang memberikan informasi bagi kita bahwa al-Quranditurunkan dengan "hitungan". Pertama, dalam Surat al-Jinn, Tuhan menciptakan segala se-suatu (kejadian dan semua objek di alam semesta) dengan "hitungan yang teliti satu persatu",yaitu dari kata Arab, adad."Suyaya Dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasut-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang sebenarnya ilmuNya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Diamenghitung segala sesuatu satu persatu. (QS al-Jinn 72 : 28).Esensi ayat ini adalah bahwa ilmu Tuhan meliputi segala sesuatu, tidak ada yangtertinggal. Semua kejadian, objek alam, penciptaan di bumi dan langit, dan struktur al-Quran,tidak ada yang kebetulan. Semuanya ditetapkan dengan hitungan yang sangat teliti.Sebenarnya bila diketahui, (sebagian) ilmu tersebut meliputi risalah-risalah yang disampaikandan ilmu yang ada pada para Rasul. Dalam kehidupan modern sekarang pun, kita akanmenjumpai "hitungan tersebut", mulai dari yang sederhana sampai yang paling rumit.Oksigen (O2) memberikan kehidupan kepada semua makhluk di bumi melalui sistempernafasan; sangat vital. Tetapi bila kelebihan hitungan satu atom, ia akan menjadi ozon (O3);yang bila dihirup manusia boleh jadi menyebabkan bencana. Tetapi bila ditempatkan di atasatmosfer bumi, maka ia sangat berguna untuk menyerap sebagian sinar-sinar ultraviolet yangberbahaya (radiasinya) bagi makhluk di bumi. Demikian juga karbon adalah elemen kimiayang sangat penting bagi semua makhluk hidup, karena semua organisme dibangun darisenyawa karbon. Tetapi bila ia bersenyawa dengan oksigen yang sama-sama berguna.Senyawa baru tadi menjadi gas yang berbahaya bagi manusia, yaitu CO2Kedua, al-Quran menjelaskan bahwa untuk menambah keimanan para pembaca kitab(Yahudi, Kristen, Islam, dan lainnya), maka ia memberikan kita "enkripsi" atau "kode"bilangan 19. Dalam bahasa al-Quran disebut "suatu perumpamaan yang sangat aneh", ataumatsal. Berguna untuk menambah keimanan dan keyakinan bagi para pembaca yang serius,berpikir terbuka, dan beriman, tetapi menambah kebingungan bagi orang-orang yangberprasangka, tertutup dan "menentang" kitab.
  2. 2. Keterangan tersebut dimulai ketika kita membaca Surat al Muddatstsir:"Neraka (saqar) adalah pembakar kulit rnanusia. Di atasnya ada sembilan belas (19)penjaga Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklahKami jadikan bilangan mereka itu untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi al-Kitab menjadi yakin, dan supaya orang-orang yang beriman bertambahiman nya, dan supaya orang-orang Mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orangyang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatankan): Apakah yangdikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan? " (al-Muddatstsir 74:29-31)Kisah ini awalnya dimulai ketika-menurut at-Turmudzi, yang meriwayatkan dari sahabatNabi, Jabir ibn Abdillah5 - sebagian orang Yahudi bertanya kepada sekelompok sahabatNabi saw, "Apakah Nabi anda mengetahui jumlah penjaga neraka?" Maka turunlah ayat inikepada Nabi, karena ditanyakan oleh para sahabat. Riwayat lain menyimpulkan, ketika turunayat 30 surat ini, Abu Jahal berkata, "Kalian adalah orangorang kuat dan pemberani, apakahkalian tidak mampu mengalahkan ke-19 penjaga neraka itu? Salah seorang di antara merekayang bernama Abu al-Ayad ibn Kaidah al-Jumahiy, berkata dengan angkuhnya, "Dengantangan kananku kukalahkan sepuluh dan dengan tangan kiriku sembilan".Dari situ, angka 19 menjadi "perumpamaan yang aneh" atau matsa! bagi para ilmuwanyang membaca al-Quran. Karena ditemukan ratusan struktur matematis yang berhubungandengan bilangan prima.Matematika adalah bahasa universal Ilmu Pengetahuan. Ilmuwan Jepang bisaberkomunikasi dengan Ilmuwan Jerman dengan Matematika, tidak perlu pakai bahasainggris. Matematika juga adalah “bahasa tuhan” dalam menciptakan Alam Semesta. Allahmengenkripsikan Matematika dalam Alquran, untuk memelihara komitmen isi dan bacaanserta kandung yang ada didalamnya.Dan mempelajari matematikan dalam alquran,sangat menarik, terutama saat mengupas angkademi angka yang terdapat pada kitab umat muslim ini. Matematika dalam Alquran bukanlahsebuah kebetulan.Sebagai Permulaan kajian Matematika dalam Alquran, sangat mulia jika kita memulainyadengan Basmallah.
  3. 3. Namun harus diingat, ini adalah kalimat Allah, kalimat yang sangat abadi dan mungkinpaling sering diucapkan oleh umat manusia. Mari kita bahas Basmallah dari satu sudutpandang sederhana, namun hasilnya luar biasa....Bismillahi ar rahman ar rahim.....Bismillah terdiri dari 4 kata dalam bahasa arab, yaitu:1. Bismi (dengan nama)2. Allah (Allah)3. Ar Rahman (maha pengasih) dan4. Ar Rahim (maha penyayang).Dan terdiri dari 19 huruf Hijaiyah.Kalimat Basmallah dalam Alquran disebutkan sebanyak 114 kali, sesuai dengan jumlah suratpada Alquran. Untuk diketahui, 114 = 19 x 6. (19 adalah jumlah huruf pada kalimatBasmallah) Tiap surat dibuka dengan kalimat Basmallah, kecuali QS at-Taubah (surat ke 9),yang tidak dibuka dengan Basmallah, tapi dalam QS an-Naml (surat ke 27), Basmallahdisebutkan 2 kali, yaitu pada ayat 30 yang bunyinya: “Sesungguhnya surat itu, dari SuIaimandan sesungguhnya (isi)nya: "....Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagiMaha Penyayang.QS at-Taubah adalah QS nomor 9 dan an-Naml adalah QS nomor 27, yang keduanya punyaselisih 19 surat.Bila tiap angka bulat dari 9 sampai 27 dijumlahkan, maka akan menghasilkan angka 342, atausetara dengan 19 x 18.Angka 342 itu pun jika dijumlahkan akan menghasilkan angka 9 (nomor surat At Taubah).9+10+11+12+13+14+15+16.....+26+27 = 342342 = 19 x 183 + 4 + 2 = 99 adalah nomor QS at-Taubah.
  4. 4. Bismillah sebagai kalimat pembuka, hanya ada pada 113 ayat, dimana angka 113 adalahbilangan prima ke 30(30 adalah ayat surat an-Naml yang mengandung kata Basmallah)Menarik mempelajari matematika pada teknologi informasi, tapi kita tidak pernahmenyangka matematika telah Allah terapkan pada kitab suci Al Quran...pada QS Jin ayat 28, dijelaskan”Supaya Dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalahTuhannya, sedang sebenarnya ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Diamenghitung segala sesuatu satu persatu”.Allah adalah sumber Matematika

×