Your SlideShare is downloading. ×
Majalah Experience Salavie ED : xi 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Majalah Experience Salavie ED : xi 2013

4,922
views

Published on

Majalah

Majalah

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,922
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 1 PELINDUNG: Kepala MA, SMK, dan MTs Salafiyah Kajen PENASEHAT: Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MA, SMK, dan MTs Salafiyah Kajen PENANGGUNG JAWAB: Ketua KPS MA, OSIS SMK, dan MTs Salafiyah Kajen Pembina: Ab- dullah Afiq, S. Pd. KETUA UMUM: Muhammad Khoirul Umam SEKRETARIS: Ahmad Aslam Dhofir, Fais Fatoroni Cholfi BENDAHARA: Sholahudin al-Ayubi, AbdullahSyifaulQolbi KETUA REDAKSI:Ainun Najib REDAKTUR: Muhammad Nurul Anwar, Reza Shodiqin, Muhammad Suluh Ghani Syihab REPORTER: Muhammad Fahrudi, Angga Saputra, Muhammad Fahruddin DISTRIBUTOR: Muhammad Syihabuddin, Wahyudi Nur Anwar, Achmad Sholeh Syarifuddin EDITOR: Muhammad Dicky Maulana, Ahmad Ni’am Ma’ruf GRAPHIC DESIGNER: Khaeron Nadhifan, Tri Susilo, Muhammad syaiful fahmi ILUSTRA- TOR: Ahmad Mudzofar, Ficky Prasetyo Wibowo,Yogi al-Fayed, Muhammad Dwi Kurniawan, Muhammad Faiz Juan. Majalah ini diterbitkan oleh: Yayasan Salafiyah Kajen. SEKRETARIAT: Gedung MA. Salafiyah Kajen Lt. II, Kajen Kec. Margoyoso Kab. Pati 59154 - JAWATENGAH, Telp./ Faks: 0295-415 0750, E-mail: experience-slfmagz@gmail.com, http://experience-salafiyah.tk Untaian doa untuk para pendiri Salafiyah Sebelum kita membaca majalah ini, marilah kitamemanjatkan doa kehadirat Allah SWT. Dengan ber- wasilah kepada Rasulullah SAW., para sahabatnya, para nabi,para rasul, para wali, para syuhada’ dan para ulama’ untuk para pen- diri Madrasah Salafiyah dan guru- guru kita tercinta yang telah men- dahului kita. Semoga Allah SWT. mengampuni segala dosa beliau, menerima amal baik beliau, meli- pat gandakan pahala bagi beliau, menjadikan beliau ahli surge serta semoga kita senantiasa mem- peroleh barokah dan ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat serta dapat meneruskan perjuan- gan beliau. Semoga Allah SWT. menjadikan majalah ini berman- faat dan tetap eksis hingga akhir zaman. Aamiiiin. Al-Fatihah…. KH. Baedlowi Sirodj KH. Faqihuddin KH. AbdulWahab KH. Ali Ajib K. Muafaq Noor KH. M. Muhibbi Hamzawi K. MasrukhinKH. Hadziq Sirodj
  • 2. 2 M anusia hamba allah sudah sepantasnya memanjatkan puja puji sy- ukur kepada Allah SWT, nikmat yang yang kita peroleh begitu kom- pleks dan luas, bahkan kita terkadang lupa. Allah dzat penyayang dan pengasih terhadap hamba-Nya yang senantiasa memberi apa yang kita butuhkan meskipun terkadang kita tidak memintanya. Sholawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada rasul kita, Nabi Muhammad Saw yang telah membuka jalan dari kegelapan menuju terang benderang, zaman jahiliyah ke zaman hurriyah. Kita telah mampu menggu- nakan hati dan akal kita untuk menjadi manusia yang beradab dan berguna untuk masyarakat, menjadi pemimpin dan pengelola alam semesta, bahkan kita selalu berusaha tidak berbuat kerusakan alam dan kemungkaran. Manusia telah diberi oleh tuhan hati, akal, dan jasmani yang sehat agar mau berfikir, berkarya, dan mengadakan kegiatan posistif yang berman- faat untuk diri, organisasi dan masyarakat sekarang dan masa mendata- ng. Sekolah selalu memberi peluang positif bagi siswa untuk meningkat- kan prestansinya, agar selanjutnya kalian memiliki skill dan kemampuan, yang nantinya dapat benar-benar berguna dan bermanfaat bagi sesama, masyarakat, bangsa dan negara. Banyak anak yang belum jelas bahkan tidak tahu kemampuan dan keahl- ian serta potensi yang dimilikinya, umumnya masih meraba-raba dan men- cari potensinya, untuk itu gunakan waktu dan kondisi yang ada, lakukan apa yang sudah kalian miliki guna menemukan jati diri, belajarlah dan pa- parkanlah ilmu kalian dalam wadah yang telah tersedia di lembaga salafiyah ini, agar karya yang telah kamu buat benar-benar bermanfaat dan berguna pada orang lain. Orang yang bertakwa dan berilmu derajatnya akan di naikkan di hada- pan allah dan manusia juga mahluk lain, jika kita mampu menempatkan pada posisi yang seharusnya. Manusia memang selalu berusaha untuk maju dan melakukan pengembangan yang posistif, tentu saja harus melatih diri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Semoga karya dan usaha kamu bisa bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Amin. Sambutan 2 Mengucapkan Selamat Atas Terbitnya Majalah EXPERIENCE edisi XI Dewan GuruYayasan Salafiyah Kajen Dewan GuruYayasan Salafiyah Kajen
  • 3. 33 I stilah negarawan (statesman) merupakan istilah yang cukup populer. Secara ensiklopedis seorang nega- rawan biasanya merujuk pada seorang politisi atau tokoh yang berprestasi (berjasa) satu negara yang telah cukup lama berkiprah dan berkarir di kancah politik na- sional dan internasional (a statesman is usually a politician or other notable figure of state who has had a long and respected career in politics at national and international level). Tokoh yang berjasa (worthy) pada bangsa/negara tentu merupakan tokoh yang mengabdikan pikiran dan tenaganya bagi kemajuan dan kemakmuran bangsanya. Kepemimpinan politik yang negarawan tentu saja amat terkait dengan komitmen kebangsaan dan kenega- raan. Penjelasan yang amat umum dijumpai di sini, terkait dengan kenegarawanan adalah, bahwa sikap tersebutlah yang menuntut para politisi dan untuk meminimalisasi- kan kepentingan pribadi dan kelompok, dan sebaliknya memaksimalisasikan kepentingan bangsa/negara yang lebih besar. Negarawan adalah orang yang berjasa dan berkorban demi bangsa dan negaranya, tidak memandang apa latar- belakang politiknya. Idealnya, ketika kader partai, kemu- dian terpilih menjadi pejabat negara, maka berlakulah adagium “ketika tugas negara dimulai, maka kepent- ingan politik berakhir. Artinya, seorang pejabat negara harus berkonsentrasi untuk mengurus negara dengan benar, walaupun tanpa harus menghapuskan identitas latar-belakang politiknya sama sekali. Karena, identitas politik seorang politisi (negarawan) senantiasa melekat padanya. Yang penting, seorang pemimpin politik yang negarawan adalah yang paham betul skala prioritas: mana yang lebih didahulukan (kepentingan bangsa/ne- gara lebih luas) dan yang tidak. Sebagaiman dikutip dari Filosof Aristoteles di awal tulisan ini, bahwa seorang negarawan memiliki karakter moral yang pasti, di mana para pengikutnya dapat mene- ladaninya dengan sepenuh hati. Seorang negarawan ada- lah yang memiliki watak yang baik dan senantiasa men- jaga citra dirinya dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. Bercermin dari Kenegarawanan Para Pemimpin Ter- dahulu Sejak kemerdekaan dan sepanjang pengelolaan Nega- ra Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dilakukan, maka sesungguhnya telah banyak tercatat teladan-teladan pemimpin negarawan yang semestinya harus kita tiru dan amalkan. Terhadap para Bapak Bangsa (The Found- ing Fathers) dan segenap tokoh yang terlibat tidak lang- sung dalam kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945, kita dapat mencatat adanya semangat mereka yang amat luar biasa di dalam mengorbankan kepentingan diri pribadi dan kelompok bagi berdirinya sebuah negara bangsa: Republik Indonesia. Para pendiri Bangsa adalah negarawan-negarawan sejati, yang satu sama lain saling berkoran dan bekerjasama demi hadirnya sebuah bangsa yang lepas dari penjajahan. Sepanjang era pascakemerdekaan hingga kini, kita tel- ah mencatat beberapa segi baik yang ditinggalkan para negarawan kita, bahwa seorang pemimpin (politik) yang negarawan, memiliki karakter kepemimpinan yang kuat serta komitmen kebangsaan yang tegas; sederhana dan senantiasa berupaya menjadi teladan yang baik bagi yang dimpimpin; mampu memberikan motivasi pada rakyat untuk senantiasa optimis (tidak putus asa) dan mampu memecahkan masalah; mampu mengayomi rakyat secara adil dan tidak sewenang-wenang; dan mampu mengem- bangkan kerjasama secara sinergis antarelemen politik (sosial) yang ada di dalam masyarakat/bangsa yang ma- jemuk. Sudah semestinya sifat-sifat kenegarawanan para pemimpin kita terdahulu perlu diinternalisasikan ke dalam tiap diri para pemimpin dan calon-calon pemimpin kita saat ini. Bangsa ini butuh keteladanan dan sikap-si- kap kenegarawanan yang lain. Mudah-mudahan kita se- lalu mampu mengambil hikmah dari para pemimpin-pem- impin kita di masa lalu, dan menjadi inspirasi bagi masa depan bangsa. MENGEKSPLORASI FIGUR PEMIMPIN editorial
  • 4. 4 sajianmenu BeritaUtama >> 5 hadhoroh >> 1 sambutan >> 2 editorial >> 3 pengetahuan >> 37 problematika >> 44 arsip >> 16 referensi >> 21 language >> 23 lughoh >> 31 Spotinfo >> 32 biografi >> 39 kocak >> 40 sastra >> 46 quiz >> 51 komik >> 52 Kaledioskop >> 27, 30 Kilassalavie >> 28 kreasi>> 18 Kolom >> 12 HikaYat >> 9 Berita >> 11 PEMUDA SEBAGAI PERUBAHAN Mengeksplorasi Figur Pemimpin Ideologi Islam, Abadi dan Dinamis Pacaran Dalam Islam Remaja dan Budaya POP Masa Kini - Bongkar Kebiasaan Lama - Setetes Darah 1000 Kehidupan - Kemanakah Kita Setelah Lulus? - Perubahan Iklim di Indonesia - Berbahasalah Sesuai Dengan EYD KISAH TELADAN Khlaifah Umar bin Khattab r.a Pemuda, pasti hal pertama yang terlintas di kepala kita adalah tentang semangat, enerjik, dan juga idealisme. Memang sederetan kata itulah yang kurang lebih menggambarkan betapa hebatnya kobaran perubahan yang diusung oleh kelompok pemuda ini Suatu masa dalam kepemimpinan Umar, terjadilah Tahun Abu. Masyarakat Arab, mengalami masa paceklik yang berat. Hujan tidak lagi turun. Pepohonan mengering, tidak terhitung hewan yang mati mengenaskan. Tanah tempat berpijak hampir menghitam seperti abu.
  • 5. 55 K ita pun patut menyoroti tentang keadaan pemuda di era modern ini di mana ketika kemungkaran telah merajalela, kemaksiatan hadir di depan mata tanpa jeda, dan tak ketinggalan hedonisme kehidupan yang se- makin terbuka. Miris melihat kenyataan yang tak dapat dielakkan tersebut. Sudah idealkah apa yang selama ini kita seru-serukan bahwa pemuda sebagai pemain utama dalam perubahan? Tentu diantara para sekian juta pemuda yang ada di Indonesia ini tidak semuanya masuk dalam kri- teria yang diharapkan. Pemuda adalah jiwa seorang insan manusia yang me- miliki ketangguhan dan semangat yang tinggi dalam mem- perjuangkan revolusi dan renovasi peradaban bangsanya menuju arah yang lebih baik.Kaum muda merupakan sosok yang penting dalam setiap perubahan, karena kaum muda bergerak atas nilai-nilai idealisme dan moralitas dalam melihat persoalan yang ada, demi tercapainya kesejahter- aan bangsa. Mereka adalah sosok yang merindukan peru- bahan dan sesuatu yang baru dalam hidup ini. Karena itu tidak berlebihan, jika seorang founding father bangsa ini, Ir. Soekarno, berkata: “Berikan aku 1000 orang tua, nis- caya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pe- muda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” Mengapa harus pemuda yang Soekarno pilih? Mungkin jawaban yang tepat adalah karena pemuda merupakan golongan yang selalu bersikap kritis terhadap berbagai situasi yang terjadi di masyarakat, golongan yang penuh semangat dan gairah, seperti yang disebut di muka golon- gan yang memiliki idealisme tinggi demi tercapainya kes- ejahteraan bangsa, serta golongan yang dinamis dan kaya akan kreativitas. Selain itu pemuda juga merupakan golon- gan yang nantinya akan meneruskan kemana negara Indo- nesia ini akan berjalan. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa perubahan merupakan satu hal yang wajar untuk terjadi. Adanya glo- balisasi membawa berbagai macam perubahan dalam jiwa pemuda-pemuda Indonesia calon penerus bangsa. Ada perubahan-perubahan itu yang sifatnya baik, namun tidak sedikit pula perubahan-perubahan yang sifatnya mem- bawa pemuda-pemuda Indonesia pada keterpurukan. Sejarah sesungguhnya telah mengungkapkan satu fak- ta bahwa bangsa Indonesia bukan saja bangsa yang besar karena kekayaan alamnya maupun kestrategisan lokasi geografisnya, melainkan juga karena adanya peranan signifikan dari pemuda-pemuda bangsa. Mungkin tanpa adanya campur tangan pemuda dalam sejarah perjuangan bangsa, saat ini kita tidak dapat merasakan nikmatnya ke- merdekaan, indahnya hidup tanpa adanya penjajahan dan Pemuda sebagai Perubahan Pemuda, pasti hal pertama yang terlintas di kepala kita adalah tentang semangat, enerjik, dan juga idealisme. Memang sederetan kata itulah yang kurang lebih menggambarkan betapa hebatnya kobaran perubahan yang diusung oleh kelompok pemuda ini. Kita ketahui bersama juga bahwa pemuda merupakan tokoh “pertengahan” antara anak-anak dan orang tua. Dengan peranannya yang cukup strategis tersebut, seorang pemuda mampu menyuarakan perbaikan secara lebih kuat dan tegas. Demikianlah adanya, potensi pemuda sungguh tak diragukan lagi .Pemuda memang pantas diharapkan dan diimpikan sebagai salah satu strata yang ada di dalam masyarakat untuk membawa negeri ini menuju ke arah yang lebih baik. beritautama
  • 6. 66 kediktatoran serta ketidakadilan penguasa negeri ini. Kita dapat melihat pada masa lalu pada pertengahan 1923, se- rombongan mahasiswa yang bergabung dalam Perhimpunan Indonesia kembali ke tanah air. Karena kecewa dengan perkem- bangan kekuatan-kekuatan per- juangan di Indonesia, dan meli- hat situasi politik yang di hadapi, mereka membentuk kelompok studi yang dikenal amat ber- pengaruh, karena keaktifannya dalam diskursus kebangsaan saat itu. Dari kebangkitan kaum ter- pelajar, mahasiswa, intelektual, dan aktivis pemuda itulah, mun- culnya generasi baru pemuda Indonesia yang memunculkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda dicetuskan melalui Konggres Pemuda II yang ber- langsung di Jakarta dimotori oleh PPPI. Pada 1945, secara umum kondisi pendidikan maupun kehidupan politik pada zaman pemerintahan Jepang jauh lebih represif dibandingkan dengan kolonial Belanda, antara lain dengan melakukan pelarangan terhadap segala kegiatan yang berbau politik; dan hal ini ditindak lanjuti dengan membubarkan segala organisasi pelajar dan maha- siswa, termasuk partai politik. Salah satu peran angkatan muda 1945 yang bersejarah, yang terpaksa menculik dan mendesak Soekarno dan Hatta agar asecepatnya mem- proklamirkan kemerdekaan, peristiwa ini dikenal kemudi- an dengan peristiwa Rengasdengklok . Pada sekitar tahun 1978, dimana tahun tersebut ada- lah tahun yang menjadi bayang-bayang para mahasiswa karena muncul Normalisasi kehidupan kampus / badan koordinasi kemahasiswaan yang terkenal dengan sebu- tan NKK/BKK, pemerintah pada kebijakan ini melakukan pembekuan atas lembaga Dewan Mahasiswa . Dengan konsep NKK/BKK ini, maka peranan yang dimainkan or- ganisasi intra dan ekstra kampus dalam melakukan ker- jasama dan transaksi komunikasi politik menjadi lumpuh. Ditambah dengan munculnya UU tentang Organisasi Ke- masyarakatan maka politik praktis semakin tidak diminati oleh mahasiswa, karena sebagian Ormas bahkan menjadi alat pemerintah atau golongan politik tertentu. Kondisi ini menimbulkan generasi kampus yang apatis (masa bodoh), sementara posisi rezim semakin kuat. Sebagai alternatif terhadap suasana itu, muncul kelompok-kelompok studi yang dianggap mungkin tidak tersentuh kekuasaan refresif penguasa. Dalam perkemban- gannya eksistensi kelompok ini mulai digeser oleh kehadiran wa- dah-wadah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tumbuh sebagai alternatif gerakan ma- hasiswa. Jalur perjuangan lain ditempuh oleh para mahasiswa dengan memakai kendaraan lain untuk menghindari sikap represif pemerintah, yaitu dengan mel- eburkan diri dan aktif di Organ- isasi kemahasiswaan ekstra kam- pus seperti HMI, PMII , GMNI dll. Mereka juga membentuk kelom- pok-kelompok diskusi dan pers mahasiswa. Beberapa kasus lokal yang disuarakan LSM dan komite aksi mahasiswa antara lain dapat menguak kasus tanah waduk Kedung Ombo, Kacapiring, korupsi di Bapindo, penghapusan perjudian melalui Porkas/TSSB/SDSB. Bila kita melihat betapa semangatnya Dr. Sutomo ke- tika mendirikan organisasi pergerakan yang pertama, Budi Utomo, dalam usianya yang belum genap 20 tahun, bagaimana perjuangan luhur pemuda dalam memperke- nalkan konsep persatuan bangsa pada pelaksanaan sump- ah pemuda, dan bagaimana dahsyatnya Wikana dan Yusuf Kunto dalam Peristiwa Rengasdengklok, sulit bagi kita untuk menemukan semangat semacam itu lagi dalam jiwa pemuda Indonesia di era globalisasi semacam ini. Sebenarnya saat ini masih ada pemuda-pemuda yang masih peduli akan nasib bangsa kita. Yang menjadi per- masalahan adalah bagaimana caranya mengajak pemu- da-pemuda lainnya untuk ikut aktif berkontribusi dalam membangun negeri ini. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi pemuda-pemuda Indonesia saat ini memanglah sangat kompleks, mulai dari masalah pengangguran, krisis mental, hingga krisis moral. Belum lagi banyaknya pemuda yang terjebak dalam lingkaran apatisme atau masa bodoh terhadap lingkun- gannya, hedonisme, yang semuanya mengarah pada satu hal yang disebut antisosial. Padahal permasalahan yang di- hadapi bangsa kita saat ini cukup besar dan sulit diselesai- kan apabila pemuda penerus bangsa bermental antisosial. Masalah yang paling kompleks adalah masalah kepem- impinan. Bagaimana bisa bangsa ini terus mempertahankan eksistensinya apabila pemuda-pemuda Indonesia seba- beritautama
  • 7. 7 gai kader penerus perjuangan bangsa tidak memiliki jiwa kepemimpinan yang baik? Bangsa ini merindukan pemuda- pemuda bermutu. Rindu akan pemuda penerus bangsa yang mampu untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Sudah lama Indonesia mengalami krisis multidimen- sional. Krisis multi dimensional adalah suatu situasi dimana bangsa dan negeri kita dewasa ini sedang dilanda oleh beraneka-ragam pertentangan besar maupun kecil dan berbagai keruwetan di bidang politik, ekonomi, sosial, dan juga kebobrokan moral. Krisis ini telah dan sedang terus memporak-porandakan berbagai sendi-sendi penting ke- hidupan bangsa. Begitu hebatnya krisis yang bersegi ban- yak ini, sehingga banyak orang kuatir akan terjadinya des- integrasi negara dan bangsa, atau membayangkan masa yang serba gelap di kemudian hari. Karena begitu besarn- ya kekacauan di berbagai bidang itu, banyak orang sudah bertanya-tanya: mengapa keadaan bisa menjadi begini? Mulai dari krisis ekonomi, moneter, hukum, moral, dan se- bagainya. Kita sebagai pemuda harapan bangsa, pemuda yang dirindukan ibu pertiwi marilah terus melakukan op- timalisasi diri. Tidak perlu memulai dari hal-hal yang besar, tapi mulailah dari hal-hal yang kecil. Mulailah dari diri kita sendiri, kemudian ajaklah lingkungan sekitar kita. Teruskan sejarah perjuangan bangsa Indonesia karena kita, pemuda Indonesia, merupakan ahli waris cita-cita bangsa yang sah dan sekaligus sebagai generasi penerus. Perjuangan kita saat ini sudah bukan lagi dengan men- gangkat senjata, bergerilya, dan berunding sana-sini, na- mun masih banyak bentuk perjuangan lain yang dapat kita lakukan untuk memaknai kemerdekaan dan menunjukkan nasionalisme kita. Menggunakan produk dalam negeri, berkarya dan berprestasi sesuai bidang masing-masing. Para pemuda juga harus bersatu satu sama lain dan jangan mudah terpecah belah demi keutuhan NKRI. Pemuda sebagai calon pemimpin bangsa diharapkan memiliki pengetahuan, kecakapan, dan sikap yang terkait dengan kepemimpinan, yang akan diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui aktivi- tasnya dalam kegiatan kepemudaan maupun lingkungan masyarakat. Pemberian kesempatan dan kepercayaan ke- pada pemuda adalah salah satu solusi yang patut dilaku- kan sebagai upaya membangun motivasi tokoh muda un- tuk berkarya dari pada debat kusir masalah kemampuan yang tak lebih justru malah menjatuhkan mental. Saat ini permasalahan pemuda bukan pada masalah kemampuan dan keunggulan dari tokoh muda itu sendiri melainkan di- beri atau tidaknya kesempatan dan kepercayaan dari gen- erasi sebelumnya . Peran kita saat ini adalah menjadi bagian dari masyarakat aktif mendorong kemajuan bangsa dengan melakukan berbagai kegiatan yang konstruktif, baik mela- lui organisasi kepemudaan maupun profesi yang digeluti. Peran masa depan dilakukan dengan membekali diri dan mengisi kompetensi. Sehingga ketika nanti mencapai ta- hap dewasa, pemuda dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini dengan baik dan bertanggung jawab. pemuda Indonesia, pemuda harapan bangsa, latihlah terus jiwa kepemimpinan dalam diri kita. Latihlah jiwa pemimpin yang dekat dengan rakyat, karena untuk apa menjadi pemimpin apabila hanya duduk di atas singgasana tanpa memperdulikan nasib rakyat. Suatu perubahan ser- ingkali tidak perlu menunggu orang banyak. Dia akan ber- gulir dengan sendirinya bersama para pemuda yang teguh dengan komitmennya untuk perubahan. [] 7 beritautama
  • 8. 8 beritautama FIGUR PEMIMPIN DALAM SYARA’ Wawancara khusus dengan Bapak Suparman Menurut Bapak, apakah definisi pemimpin dalam syara’? Menurut saya pemimpin adalah seorang yang di jadikan sebagai panutan atau suri ketauladanan di dalam lingkup keluarga atau masyarakat pada umumnya. Karene secara otomatis setiap tindakan yang di lakukan ataupun kebiasaan dari seorang pemimpin adalah sebuah cerminan kepribadian yang umum dari se- orang pemimpin yang memberikan dampak kepada manyarakat atau keluarga. Bagaimana Kriteria dari seorang pemimpin yang ideal itu? Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang dapat mengayomi, melindungi maupun melayani kepentingan atau kebutuhan seluruh anggota yang di pimpin- nya. Di samping itu seorang pemimpin juga harus memilikim empat sifat di bawah ini: 1. Shiddiq artinya benar, seorang pemimpin harus punya sifat benar, baik dalam tutur kata maupun perbuatannya, yakni sesuai dengan statusnya sebagai pemimpin. 2. Amanah (dapat dipercaya), seorang pemimpin harus punya sifat jujur dalam menjalankan segala tugas-tugasnya. 3. Tabligh (menyampaikan), seorang pemimpin harus menyampaikan seluruh informasi dan juga terbuka dalam penyampaiannya kepada masyarakat guna untuk mencapai keharmonisan dan kesejahteraan masyarakatnya. 4. Fathonah (cerdas), seorang pemimpin harus bijaksana dalam semua sikap, perkataan dan perbuatannya atas dasar kecerdasannya. Dengan demikian mustahil mereka dapat dipengaruhi oleh orang lain. Menurut bapak apakah seorang pemimpin itu membutuhkan suatu kharisma kepemimpinan? Menurut saya suatu charisma kepemimpinan itu sangat dibutuhkan oleh se- orang pemimpin, karena tanpa adanya kharisma dari seorang pemimpin dalam memneg suatu program maka akan kurang mendapatkan perhatian dari para anggotanya bahkan mereka akan terasa menyepelekan suatu kebijakan yang di- ambil oleh sorang pemimpin. Dari segi bersosial, bagaimana idielnya hubungan pemimpin terhadap raky- atnya? Menurut saya idealnya hubungan pemimpin dengan rakyatnya adalah lak- sana hubungan seorang ayah dengan anaknya, maksudnya seorang pemimpin harus mampu memenuhi kebutuhan seluruh rakyatnya baik yang bersifat matre- alistik maupun ilmu pengetahuannya. Bagaimana cara seorang pemimpin mengambil kebijakan yang baik dan benar? Menurut saya di dalam menetapkan suatu kebijakan yang baik dan benar seorang pemimpin hendaknyamelakukan musyawarah trlebih dahulu dengan para bawahannya, agar tercipta suatu kebijakan atau keputusan bersama yang didukung oleh semua pihak, sehingga dapat meminimalisir suatu perpecahan yang diakibatkan perbedaan pendapat antara pemimpin dan anggotanya. Bagaimana solusi atau cara agar setiap anggota dalam organisasi mau ikut ser- ta dalam segala kegiatan yang di lakukan oleh organisasi itu? Hendaknya seorang pemimpin harus mampu menkordinir seluruh anggota untuk mau ikut serta dalam segala kegitan organisasi tersebut, dan diperlukan- nya juga kesadaran dari semua pihak tanpa terkecuali. 8
  • 9. 9 hikayat P utus asa mendera di mana-mana. Saat itu Umar sang pemimpin menampilkan kepribadian yang sebenar-benar pemimpin. Keadaan rakyat diperhatikannya saksama. Tanggung jawabnya dijalankan sepenuh hati. Setiap hari ia menginstruksikan aparatnya menyembe- lih onta-onta potong dan menyebarkan pengumuman kepada seluruh rakyat. Berbondong-bondong rakyat datang untuk makan. Semakin pe- dih hatinya. Saat itu, kecemasan menjadi kian tebal. Dengan hati gentar, lidah kelunya berujar, “Ya Allah, jangan sampai umat Muhammad men- emui kehancuran di tangan ini.” Umar menabukan makan daging, minyak samin, dan susu untuk pe- rutnya sendiri. Bukan apa-apa, ia khawatir makanan untuk rakyatnya berkurang. Ia, si pemberani itu, hanya menyantap sedikit roti dengan minyak zaitun. Akibatnya, perutnya terasa panas dan kepada pemban- tunya ia berkata “Kurangilah panas minyak itu dengan api”. Minyak pun dimasak, namun perutnya kian bertambah panas dan berbunyi nyaring. Jika sudah demikian, ditabuh perutnya dengan jemari seraya berkata, “Berkeronconglah sesukamu, dan kau akan tetap menjumpai minyak, sampai rakyatku bisa kenyang dan hidup dengan wajar.” Hampir setiap malam Umar bin Khattab melakukan perjalanan diam- diam. Ditemani salah seorang sahabatnya, ia masuk keluar kampung. Ini ia lakukan untuk mengetahui kehidupan rakyatnya. Umar khawatir jika ada hak-hak mereka yang belum ditunaikan oleh aparat pemerintahan- nya. Malam itu pun, bersama Aslam, Khalifah Umar berada di suatu kam- pung terpencil. Kampung itu berada di tengah-tengah gurun yang sepi. Saat itu Khalifah terperanjat. Dari sebuah kemah yang sudah rombeng, terdengar seorang gadis kecil sedang menangis berkepanjangan. Umar bin khattab dan Aslam bergegas mendekati kemah itu, siapa tahu peng- huninya membutuhkan pertolongan mendesak. Setelah dekat, Umar melihat seorang perempuan tua tengah men- jerangkan panci di atas tungku api. Asap mengepul-ngepul dari panci itu, sementara si ibu terus saja mengaduk-aduk isi panci dengan sebuah sen- dok kayu yang panjang. “Assalamu’alaikum,” Umar memberi salam. Mendengar salam Umar, ibu itu mendongakan kepala seraya men- KISAH TELADAN Khalifah Umar Bin Khattab r.a. Suatu masa dalam kepemimpinan Umar, terjadilah Tahun Abu. Masyarakat Arab, mengalami masa paceklik yang berat. Hujan tidak lagi turun. Pepohonan mengering, tidak terhitung hewan yang mati mengenaskan. Tanah tempat berpijak hampir menghitam seperti abu
  • 10. 10 hikayat jawab salam Umar. Tapi setelah itu, ia kembali pada peker- jaannya mengaduk-aduk isi panci. “Siapakah gerangan yang menangis di dalam itu?” tan- ya Umar. Dengan sedikit tak peduli, ibu itu menjawab, “Anak- ku….” “Apakah ia sakit?” “Tidak,” jawab si ibu lagi. “Ia kelaparan.” Umar dan Aslam tertegun. Mereka masih tetap duduk di depan kemah sampai lebih dari satu jam. Gadis kecil itu masih terus menangis. Sedangkan ibunya terus mengaduk- aduk isi pancinya. Umar tidak habis pikir, apa yang sedang dimasak oleh ibu tua itu? Sudah begitu lama tapi belum juga matang. Ka- rena tak tahan, akhirnya Umar berkata, “Apa yang sedang kau masak, hai Ibu? Kenapa tidak matang-matang juga ma- sakanmu itu?” Ibu itu menoleh dan menjawab, “Hmmm, kau lihatlah sendiri!” Umar dan Aslam segera menjenguk ke dalam panci tersebut. Alangkah kagetnya ketika mereka melihat apa yang ada di dalam panci tersebut. Sambil masih terbela- lak tak percaya, Umar berteriak, “Apakah kau memasak batu?” Perempuan itu menjawab dengan menganggukkan kepala. “Buat apa?” Dengan suara lirih, perempuan itu kembali bersuara menjawab pertanyaan Umar, “Aku memasak batu-batu ini untuk menghibur anakku. Inilah kejahatan Khalifah Umar bin Khattab. Ia tidak mau melihat ke bawah, apakah kebu- tuhan rakyatnya sudah terpenuhi belum. Lihatlah aku. Aku seorang janda. Sejak dari pagi tadi, aku dan anakku belum makan apa-apa. Jadi anakku pun kusuruh berpuasa, den- gan harapan ketika waktu berbuka kami mendapat rejeki. Namun ternyata tidak. Sesudah magrib tiba, makanan be- lum ada juga. Anakku terpaksa tidur dengan perut yang kosong. Aku mengumpulkan batu-batu kecil, memasuk- kannya ke dalam panci dan kuisi air. Lalu batu-batu itu kumasak untuk membohongi anakku, dengan harapan ia akan tertidur lelap sampai pagi. Ternyata tidak. Mungkin karena lapar, sebentar-sebentar ia bangun dan menangis minta makan.” Ibu itu diam sejenak. Kemudian ia melanjutkan, “Na- mun apa dayaku? Sungguh Umar bin Khattab tidak pantas jadi pemimpin. Ia tidak mampu menjamin kebutuhan raky- atnya.” Mendengar penuturan si Ibu seperti itu, Aslam akan menegur perempuan itu. Namun Umar sempat mencegah. Dengan air mata berlinang ia bangkit dan mengajak Aslam cepat-cepat pulang ke Madinah. Tanpa istirahat lagi, Umar segera memikul gandum di punggungnya, untuk diberikan kepada janda tua yang sengsara itu. Karena Umar bin Khattab terlihat keletihan, Aslam berkata, “Wahai Amirul Mukminin, biarlah aku saya yang memikul karung itu….” Dengan wajah merah padam, Umar menjawab sebat, “Aslam, jangan jerumuskan aku ke dalam neraka. Engkau akan menggantikan aku memikul beban ini, apakah kau kira engkau akan mau memikul beban di pundakku ini di hari pembalasan kelak?” Aslam tertunduk. Ia masih berdiri mematung, ketika terseok-seok Khalifah Umar bin Khattab berjuang memikul karung gandum menuju ke tempat wanita dan anak-anakn- ya yang sedang kelaparan. Ketika sampai di tempat wan- ita tersebut kemudian khalifah Umar meletakkan karung berisi gandum dan beberapa liter minyak samin ke tanah, kemudian memasaknya. Tatkala gandum tersebut sudah masak Khalifah Umar meminta sang ibu membangunkan anaknya. “Bangunkanlah anakmu untuk makan.” Anak yang kelaparan tersebut bangun dan makan den- gan lahapnya. Anak tersebut kembali tertidur dengan pe- rut yang telah kenyang. “Wanita itu berkata, terimakasih, semoga Allah mem- balas perbuatanmu dengan pahala yang berlipat.” Sebelum pergi khalifah Umar berkata kepada wanita tersebut untuk datang menemui khalifah Umar bin Khat- tab ra, karena khalifah akan memberikan haknya sebagai penerima santunan negara. Esok harinya pergilah wanita tersebut ke tengah kota Madinah untuk menemui khalifah Umar bin Khattab ra, dan tatkala wanita tersebut bertemu dengan khalifah Umar, betapa terkejutnya wanita tersebut, bahwa khalifah Umar adalah orang yang memanggulkan dan memasakkan gandum tadi malam. 10 sumber http://www.mis- miftahulamin.com/2011/11/ kisah-teladan-khalifah-umar- bin-khattab.htm
  • 11. 11 berita R abu 30 januari 2013 lalu salafiyah kebanjiran orang – orang yang sedang sakit. Ada apakah gerangan mereka datang? Ternyata kedatanagan mereka kes- ini untuk mengikuti pengobatan massal yang diadakan pihak Yayasan Salafiyah untuk memperingati harlah pen- diri yayasan kita tercinta. Dibantu dengan segenap kru PMR, kegiatan berjalan lancar dan tidak ada kendala yang menyulitkan terhadap prosesi pengobatan. Terlihat para segenap calon pasien telah tidak sabar untuk menjalani pengobatan. Tidak hanya dari orang luar saja yang turut berobat, be- berapa kru dan guru juga turut ikut melakukan cek keseha- tan. Salah seorang kru mengatakan bahwa ia melakukan konsultasi terhadap keluhan yang sering dialaminya ke- pada dokter yang menangani pengobatan massal. Selain itu, juga nampak dari beberapa siswa salafiyah yang ber- bondong – bondong ikut melakukakan pengobatan mas- sal, pasalnya mereka ingin memanfaatkan peluang pengo- batan gratis untuk mendapatkan obat agar keluhan yang mereka sering alami dapat teratasi. SALAFIYAH PEDULI KASIH RATUSAN ORANG SAKIT PADATI SALAFIYAH D i Madrasah Salafiyah ini terdapat beberapa organ- isasi. Salah satunya PMR ( Palang Merah Remaja ). Beberapa waktu lalu tepatnya pada hari Rabu, 24 Oktober, PMR Salafiyah baik MA maupun MTs mengada- kan suatu kegiatan sosial yaitu Tes Darah dan Donor Da- rah. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diselanggarakan Madrasah Salafiyah tiap tahunnya seka- ligus menjadi progam kerja PMR Salafiayah yang didasari sebagai wujud kepedulian siswa/siswi salafiyah terhadap masyarakat untuk mendonorkan darahnya. PMR salafi- yah bernegosiasi dengan PMI Pati untuk menjadikan kelancaran sebuah kegiatan ini. Sebelum berjalanya kegiatan Tes Darah dan Donor Darah, PMI pati melakukan sosialisasi di Madrasah kita “Salafiyah” pada hari selasa, 23 Oktober 2012 untuk me- nyampaikan sebuah informasi tentang fungsi dan hal– hal yang harus di penuhi dalam melakukan tes darah dan donor darah yaitu usia pendonor minimal 17 tahun, berat badan minimal 45 kg, dan tekanan darah yang baik, Keg- iatan sosialisasi ini dimulai mulai jam 08.00 – 13.00. Kegiatan tes darah dan donor darah di ikuti banyak siswa/ siswi salafiyah di antaranya 423 siswa/siswi untuk mengikuti tes darah dan 100 siswa/siswi mengikuti donor darah itupun masih ada banyak siswa yang belum ikut do- nor darah dikarenakan habisnya kantong darah dari PMI Pati, hingga bagi sisawa/ siswi yang tak kebagihan kan- tong darah harus sabar satu tahun kembali untuk Mengi- kuti donor darah. Kegiatan semacam itu adalah bentuk dari pada bakti salafiyah untuk negeri. Selalu memberi- kan hal yang positif yang bermanfaat bagi masyarakat umum dan bangsa indonesia. []
  • 12. 12 kolom Tidak perlu khawatir mengenai biaya karena banyak sekali beasiswa yang bisa kita dapatkan. Berkuliah di uni- versitas negeri lebih murah dari segi biaya dibandingkan dengan universitas swasta. Namun demikian, persain- gan untuk memasuki perguruan tinggi tersebut tidak se- mudah yang kita bayangkan. Kita akan bersaing dengan banyak pendaftar yang datang dari berbagai propinsi di Indonesia. Selain dihadapan dengan persaingan ketika memasu- ki perguruan tinggi, kita juga akan dihadapkan pada pe- milihan jurusan. Sebisa mungkin pilihlah universitas yang mempunyai kredibilitas baik, dan pilihlah jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat kalian. Banyak kasus karena memaksakan memasuki jurusan tertentu yang tidak sesuai dengan minat, mengakibatkan menjadi ma- las kuliah. Dan tentunya hal ini tidak baik untuk kelang- sungan belajar. Untuk mengetahui minat dan bakat kalian, mulai sekarang mulailah mencari pelajaran yang menurut ka- lian nyaman. Carilah kegiatan positif yang membuat ka- lian merasa nyaman. Dengan catatan tidak meninggal- kan kewajiban untuk mempelajari pelajaran yang lain. Seharusnya, beberapa pilihan tersebut sudah kita persiapkan ketika masih duduk di bangku SMA. Dengan persiapan lebih awal, tentunya kita lebih siap dan hasil yang didapatpun lebih maksimal. Pilihan apapun yang kita ambil, akan sangat mempengaruhi keberhasilan kita dikemudian hari. Lulus sekolah adalah satu langkah kecil. Sedangkan pilihan yang kita ambil setelah lulus adalah suatu langkah besar untuk menyongsong masa depan kita. Bercita-cit- alah setinggi-tingginya, dan berusahalah sekuat tenaga untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Tiada usaha tanpa berdoa. Manusia wajib berusaha, Allah yang menentukan. Wassalamualaikum Wr. Wb. Assalamualaikum Wr. Wb Anak-anakku semua, sebentar lagi ujian nasional. Tentu kita semua berharap hasil baik yang akan kita da- patkan. Banyak hal yang sering dilakukan untuk mengungka- pkan rasa bahagia setelah mengetahui dirinya lulus. Mu- lai dari mencorat-coret seragam sekolah, konvoi yang mengganggu lalu lintas, bahkan ada yang memanfaat- kan momen tersebut dengan cara yang tidak sesuai den- gan ajaran agama. Sebagai siswa yang berakhlakul kari- mah, saya sangat yakin anak-anakku sekalian tidak akan mengikuti budaya yang seperti itu. Mungkin saja mereka berpikir bahwa lulus dari sekolah menengah atas ada- lah segala-galanya. Mereka tidak sadar bahwa kelulusan adalah awal dari perjuangan hidup yang sesungguhnya. Mengapa saya bisa berkata demikian? Anak-anak per- lu renungkan. Setelah lulus nanti, kita akan dihadapkan pada beberapa pilihan, diantaranya : Kerja : Anak-anakku yang bersekolah di SMK memang sejak awal dipersiapkan untuk masuk di dunia kerja. Mereka dibimbing dengan berbagai macam keahlian dijurusan- nya masing-masing. Sehingga, diharapkan, lulusan SMK menjadi tenaga terampil yang siap pakai. Walaupun de- mikian, anak-anakku yang bersekolah di MA maupun SMA tidak perlu berkecil hati. Banyak hal yang dapat ka- lian lakukan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Misalnya dengan mengikuti organisasi sekolah, mempelajari Aplikasi Office, desain grafis, troubleshoot- ing computer, permesinan kendaraan dan lain-lain. Ketrampilan tersebut bisa didapatkan melalui kegia- tan ekstrakurikuler sekolah maupun kursus. Mulai seka- rang, selain belajar pelajaran sekolah, pelajarilah bebera- pa keahlian tersebut. Kuliah : Kita semua juga berharap agar bisa kuliah di pergu- ruan tinggi favorit baik di dalam maupun di luar negeri. KEMANAKAH KITA SETELAH LULUS? Oleh: Eko Ardhiyanto
  • 13. 13 KOLOM Oleh: Ali Mahmudi (Guru Mata Pelajaran Biologi MA. Salafiyah) P erubahan iklim mengancam elemen kehidupan dasar masyarakat diseluruh dunia. Perubahan iklim meru- pakan fenomena global yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Demikian halnya, tidak ada satupun solusi tunggal yang dapat mengatasinya. IPCC (Intergovermen- tal Panel on Climate Change) berkesimpulan tidak ada satu pun solusi tunggal dari sektor ekonomi dan teknologi yang feasible dan dapat mengurangi emisi GRK (Gas Rumah Kaca) dari sektor-sektor lainnya. Maka secara jelas kordi- nasi di tingkat Internasional, ditingkat nasional dan diting- kat lokal sangat dibutuhkan dengan memanfaatkan semua potensi yang ada. MenelaahulangkonvensiperubahaniklimdiKonferensi Tingkat Tinggi (KTT) bumi di Rio de Janeiro pada 1992 tel- ah diratifikasi oleh 175 negara. Demikian halnya Indonesia telah meratifikasi konvensi tersebut dengan Undang-un- dang No. 6 Tahun 1994 dan pada Tahun 2007 telah menjadi tuan rumah Conference on Parties (COP 13 di Bali) sebagai rangkaian kegiatan mensiasati pasca Protokol Kyoto tahun 2012. Namun demikian laju perubahan iklim hingga saat ini tetap memposisikan Indonesia sebagai negara kepulauan paling rawan dan rentan terkena dampak dari perubahan iklim dan pemanasan global. Suhu bumi naik berarti dapat dipastikan terjadi pencairan kutub es, volume air permu- kaan laut bertambah dan Negara-negara kepulauan akan tenggelam secara perlahan-lahan. Allah SWT telah memberikan anugerah bagi Indonesia tentang kekhasan corak geo-bio-sosial yang menjadikan- nya sangat peka terhadap perubahan iklim. Ekosistem terestrial, pesisir, pulau-pulau, dan kelautan Indonesia be- serta keragaman hayatinya yang tinggi sangat rentan pada perubahan dalam variabel-variable klimatik, termasuk ge- jala cuaca dan iklim ekstrim, naiknya permukaan air laut, serta tingginya kandungan karbon atmosferik. Besaran dan sebaran penduduk beserta keragaman sejarah so- sialnya – lebih dari setengahnya masih sangat bergantung pada layanan alam dari sumber daya hayati untuk nafkah dari pertanian, perhutanan, perikanan – dengan sistem kota yang sebagian besar berada pada sabuk pesisir dan dataran rendah, menjadikan Indonesia pada posisi genting di hadapan perubahan iklim. Oleh karenanya, merupakan kewajiban bagi setiap pemeluk agama untuk menjaga ke- PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA
  • 14. 14 lestarian potensi sumberdaya alam dan lingkungan hidup di Indonesia, dengan melakukan tindakan-tindakan sekecil apapun yang bersifat inovasi, mitigasi dan adaptasi. Kesadaran kolektif multipihak atas fenomena peruba- han iklim sangat diperlukan, terutama masyarakat akar rumput.Olehkarenanyaperludilakukanupayapenyadaran dengan pendekatan bahasa tradisi dan pendekatan spir- itual keagamaan yang mudah dipahami oleh masyarakat Indonesia. Sebab, bahasa-bahasa yang digunakan agama, selain memiliki pesan moral yang kuat juga memberikan peringatan yang keras beserta konsekwensi, apabila aja- ran tersebut diabaikan. Oleh karenanya perlu diteguhkan sebuah komitmen bersama secara internasional, nasional dan lokal untuk memposisikan lembaga-lembaga keaga- maan sebagai ujung tombak upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Allah SWT telah memberi rumus bahwa Bumi dan alam Semesta Raya berjalan diatas sunnatullah/Hukum Tuhan (secara ilmiah dikatakan; hukum alam) dan konsekwensi nyata bagi setiap pelanggaran hukum Tuhan. Oleh kare- nanya, Setiap usaha perusakan sumberdaya alam, lingkun- gan hidup dan keanekaragaman hayati termasuk illegal logging, illegal fishing, illegal minning, illegal kawasan milik Negara, dan pencemaran tanah air dan udara dan lain-lain, merupakan tindakan kriminal dan kejahatan besar, yang harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku dan sanksi sosial. Demikian halnya setiap usaha penyelamatan bumi dan jagad alam semesta raya harus mendapatkan apresiasi oleh negara dan penghargaan sosial yang setimpal. Komunitas yang paling miskin akan menjadi yang pal- ing rentan terkena dampak dari perubahan iklim, oleh karenanya diperlukan keberpihakan pemerintah, pelaku bisnis dan multistakeholders lainnya, secara optimal dalam mencegah dan mengatasi dampak dari perubahan iklim se- cara sinergis dan berkelanjutan, sehingga upaya pengen- tasan kemiskinan dan pencapaian target MDGs (Millinium Development Goals) dapat terwujud dengan segera. Sebagai Bangsa yang Beragama, komunitas Religius Leaders Indonesia, perlu membangun kepeloporan untuk menggalang kebersamaan dari seluruh negara dan warga dunia, untuk membangun jejaring aksi penyelamatan bumi dan jagat alam semesta raya secara terpadu dan berkelan- jutan. Falsafah bersama Dalam Rangka Upaya Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Ikilm, kami berkeyakinan bahwa: Fenomena perubahan iklim adalah salah satu perin- gatan dari Allah SWT, akibat keteledoran Umat Manusia dalam Menjaga, Mengelola dan Memanfaatkan Sumber- daya Bumi dan Jagat alam Semesta raya yang telah se- makin Menua Usianya. Demikian halnya sudah menjadi kewajiban bagi setiap manusia sebagai Khalifah di muka bumi untuk menjaga, memberbaiki, memanfaatkan dan mengelola Bumi Seisinya serta Jagat Alam Semesta Raya secara Lestari dan Berkelanjutan. Menjaga agar sumberdaya hutan, sumberdaya air, sungai & laut, sumberdaya pertanian sumberdaya energi dan keseimbangan Lingkungan hidup tetap terjamin ke- beradaannya dan terperlihara kelestariannya, merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi agar dapat menjamin keberlangsungan hidup dan kehidupan di muka bumi. Upaya Inovasi, Mitigasi dan Adaptasi terhadap fenome- na perubahan iklim dan pemanasan global melalui tindakan yang lebih difokuskan pada (1) pengembangan eco-busi- ness (pengembangan ekonomi berbasis ekologi/ pengem- bangan ekologi berdimensi ekonomi), (2) pengembangan renewable energy, (3) pengembangan akses, pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya lahan dan hutan secara lest- ari-berkelanjutan dan (4) pengembangan edukasi perilaku hidup dan pemberantasan terhadap setiap upaya perusa- kan lingkungan hidup, dan (5) pengembangan green mar- ket bagi setiap usaha perdagangan hasil bumi dan seisinya, merupakan syarat penting bagi usaha menjaga kelestarian hidup dan kehidupan di muka bumi dan alam semesta raya. Besarnya tanggung jawab terhadap upaya recovery, restorasi dan rehabilitasi kondisi bumi dan jagat alam se- mesta raya demi keberlangsungan hidup dan kehidupan, maka diperlukan usaha bersama-sama dari semua warga dan negara-negara di dunia, oleh karenanya diperlukan daya dukung dan kualitas sumberdaya manusia yang me- madai. Nilai Spiritual dan potensi sumberdaya hutan, sumber- daya sungai & laut, sumberdaya pertanian sumberdaya en- ergi dan keseimbangan Lingkungan hidup sangat penting bagi hidup dan kehidupan dimuka bumi. Peranan kami dalam menggerakkan kesadaran kognitif afektif dan psikomotorik multipihak, dalam melakukan inovasi, mitigasi dan adaptasi terahadap perubahan iklim, untuk menjamin keberlangsungan hidup dan kehidupan di muka bumi dan jagat alam semesta raya. Keindahan dan kelestarian sumberdaya alam termasuk menjaga keseimbangan ekologi sangatlah esesnial dan harus diingat bahwa kerusakan darat dan lautan akibat dari ulah tangan manusia “dhaharol fasadzi fil bahri wal- bahrie bima kasabat aidzinnasi”. [] kolom
  • 15. 15 S ebagai bahan pendukung kelengkapan tersebut, bahasa berfungsi sebagai media penyampaian infor- masi secara baik dan tepat, dengan penyampaian berita atau materi secara tertulis, diharapkan masyarakat dapat menggunakan media secara baik dan benar. Dalam memadukan satu kesepakatan dalam etika berbahasa, disinilahperanaturanbakutersebut di gunakan, dalam hal ini kita selaku warga Negara yang baik hendaknya selalu memperhatikan rambu-rambu ketatabahasaan Indonesia yang baik dan benar. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah sub materi dalam ketatabahasaan Indonesia, yang memiliki peran yang cukup besar dalam mengatur etika berbahasa secara tertulis sehingga dapat diharapkan in- formasi tersebut dapat disampaikan dan di fahami secara komprehensif dan terarah. Dalam prakteknya di harap- kan aturan tersebut dapat digunakan dalam keseharian masyarakat sehingga proses penggunaan bahasa Indone- sia dapat digunakan secara baik dan benar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahasa meru- pakan system lambing bunyi bebartikulasi (yang di hasil- kan alat-alat ucap) yang bersifat sewenang-wenang dan pikiran ;perkataan-perkataan yang di pakai oleh suatu bangsa. Pada aleniake tiga Sumpah Pemuda menyatakan “Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbahasa satu Bahasa Indonesia” Kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Bahasa Indonesia adalah Bahasa Kesatuan dan Persatuan Indone- KOLOM sia, karena Negara Indonesia merupakan Bhineka Tunggal Ika. Negara yang terdiri dari banyak suku, ras, kebudayaan, bahkan kepercayaan, namun tetap satu bahasa nasional yaitu Bahasa Indonesia. Seiring berkembangnya zaman, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik semakin jarang, apalagi anak-anak muda jaman sekarang. Meskipun disekolah bahkan sampai di perguruan tinggi diajarkan pelajaran Bahasa Indonesia, namun kenyataanya banyak anak bangsa yang menggu- nakan Bahasa Indonesia baik dalam pengucapan maupun penulisannya sangat memprihatinkan. Kenyataan yang kita alami, di jejaring sosial se- peerti Facebook atau Twiter, banyak pengguna akun terse- but yang update status bahasa-bahasa yang bisa dibilang membuat mata kita sakit, atau kering mengkerut, penggu- naan tanda baca yang tidak sesuai pun bisa menghasilkan pemikiran yang berbeda antara pembaca dengan penulis. Coba perhatikan ini, “clLu gguee aang zlLah…hh- heeaaahh. . . . .mrekkac Muahma Ngggugp ddaadiLmasai- iiah… .” Bagaimana anda membacanya? Kalau kita boleh jujur membaca tulisan seperti itu membuat mata sakit, harus berkali-kali diulang, masih untung Cuma sedikit, nah kalau tulisannya panjang dan banyak? Sangat melelahkan. Nah virus seperti inilah yang sekarang sedang menyerang Indonesia , bahkan korbannya bukan hanya anak kecil yang sedang masanya ingin terlihat seperti anak gaul, ma- hasiswapun banyak yang terserap seperti contoh diatas. Jangankan di kota-kota besar, dikampung atau pedesaan pun banyak terjadi hal seperti ini. Oleh sebab itu kita sebagai generasi masa depan dan warga Negara Indonesia, mulailah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD yang terda- pat pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), seperti pemakaian huruf kapital dan huruf miring, penulisan kata maupun pemakaian tanda baca. Sekali lagi, mari kita mu- lai menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan yang mudah dipahami. Bahasa Indonesia adalah Bahasa Nasion- al kita, identitas Negara kita maka lestarikan dan kita wajib mempelajarinya . [] SEMOGA BERMANFAAT... Oleh: Bp. Aby Yaskur Bahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan, karena selain digunakan sebagai alat komunikasi secara langsung, bahasa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi yang tertulis, di zaman era globalisasi dan pembangunan reformasi demokrasi ini, masyarakat di tuntut untuk berperan aktif untuk dapat mengawasi dan memahami informasi di segala aspek kehidupan sosial secara baik dan benar. BERBAHASALAH SESUAI DENGAN EYD
  • 16. 16 A had (10/06) pada jam 21.00 , seperti pada waktu tahun ke tahun seluruh siswa XI MA.SALAFIYAH melakukan study excurse did- ampingi oleh wali kelas masing-masing dan oleh panitia penye- lenggara sendiri. Study excurse sendiri adalah suatu kegiatan mengun- jungi perusahaan dalam rangka kegiatan pembelajaran siswa. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, itu mungkin adalah sebuah ungkapan yang tepat bagi kegiatan kali ini, karena selain ilmu yang di dapat tak lupa refreshing setelah selesai tes semester genap. Awal ke- berangkatan siswa sangat antusias dan telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Saat baru beberapa lama perjalanan tiba- tiba daerah pati bagian selatan mengalami macet total dan beberapa bus rombongan terpaksa harus terkena dampaknya. Akibat dari kema- cetan jadwal yang semula telah diatur sedemikinan rupa untuk study excurse terpaksa harus terlambat dan beberapa jadwal terpaksa harus dibatalkan. (11/06) rombongan sampai di Surabaya setelah terkena macet dalam perjalanan. perusahaan pertama yang dikunjungi oleh para siswa SALAFIYAH adalah “Bursa Efek Indonesia” yang berlokasi di kota Surabaya, pada kesempatan kali itu siswa tampak antusias dalam ber- langsungnya kunjungan. Pada waktu pelaksanaan telah tiba para siswa telah mempersiapkan keperluan untuk meliput dan mencari informasi mengenai “Bursa Efek Indonesia”. Namun, dalam pelaksanaannya kali ini pihak perusahaan hanya dapat menampung sebanyak 90 siswa saja. Dalam kunjungan kali ini pihak perusahaan mengenalkan siswa ten- tang sejarah dari “Bursa Efek Indonesia” serta transaksi yang di laku- kan seperti apa serta hal lain yang mengenai “Bursa Efek Indonesia”. Namun, pada kesempatan kali itu satu rombongan bus terpaksa tidak dapat mengikutinya karena baru tiba di lokasi setelah terjebak macet. Selanjutnya sekitar pukul 13.30 seluruh rombongan melanjutkan 16 arsip STUDY EXCURSE 2011/2012 STUDY EXCURSE 2011/2012
  • 17. 17 perjalanan menuju “Industri Kerajinan Kulit Tanggul An- gin” yang berada di Surabaya juga. 15.00 seluruh rombon- gan sampai di tujuan. Tanpa menunggu waktu lama pihak industri langsung mengijinkan siswa untuk masuk dan meli- hat kegiatan dalam proses produksi. Dina wahyuni (kepala bagian pembelian) langsung mengenalkan tentang produk yang di produksi di sana yang bahannya sendiri berasal dari kulit hewan. Dalam kesempatan yang sama satu persatu siswa mengajukan berbagai pertanyaan kepada Dina wah- yuni mengenai industri yang dikunjungi tersebut. Dari sesi pertanyaan yang siswa lakukan para siswa sempat terpuka setelah mengetahui bahwa produk yang dihasilkan telah mampu ekspor ke berbagai negara utamanya adalah Ma- laysia. Setelah para siswa telah mengajukan berbagai per- tanyaan, kemudian para siswa diperkenankan untuk meli- hat secara langsung proses produksi yang masih dilakukan secara manual dan sedikit bantuan dari mesin. Setelah keg- iatan yang berlokasi di industri telah selesai sekitar 16.00 para siswa dan para guru melaksanakan sholat di masjid setempat. Berikutnya perjalanan dilanjutkan menuru tem- pat penjualan tas yang merupakan produksi dari perusa- haan tas di Surabaya sendiri. Pukul 20.30 rombongan sampai di Maharani ZOO dan Goa setelah berkunjung dari toko penjualan tas. Para siswa tanpa menunggu lama langsung memasuki lokasi. Namun,sebelumnya para siswa harus memaki semacam tiket yang di lingkarkan pada tangan mereka. Sesaat ke- tika mereka memasuki Maharani ZOO siswa langsung di sambut dengan berbagai binatang. Berhubung diwaktu itu malam, sehingga beberapa binatang nampak beristirahat di kandang dan para siswa agak kesulitan untuk mengeta- hui dengan jelas bentuk dari binatang0binatang tersebut. Setelah siswa mengamati beberapa jenis hewan selan- jutnya siswa memasuku galeri Maharani ZOO. Para siswa tampak sangat senang karena bisa melihat secara lang- sung binatang yang di awetkan dan tak segan-segan untuk mengabadikannya. Selanjutnya para siswa diajak untuk memasuku lokasi Goa. Didalam terasa lembab dan mem- buat siswa merasa agak kesulitan untuk bernafas. Didadal Goa juga terdapat berbagai jenis benda yang berhubungan dengan paleontologi yang sangat indah. 23.00 acara terakhir yaitu ziarah di makam Syekh Maul- ana Ibrahim. Kemudian setelahnya siswa bertolak pulang menuju sekolah. 05.00 seluruh rombongan sampai di sekolah,kemudian siswa mengisi daftar peserta kemudian siswa diperkenankan pulang oleh pendamping rombon- gan masing-masing. (Khoirul Umam dan Syaiful Fahmi) arsip
  • 18. 18 kreasi M ulai dari berbagai tokoh seperti Bung Karno dan Soeharto, Beliau adalah gambaran kecil dari tokoh pendahulu sekaligus perintis bangsa ini yang disegani dan dihormati oleh negara besar lain- nya di belahan bumi ini. Kedua tokoh tersebut merupa- kan salah satu potret dari kebesaran seorang pemimpin yang mampu mengendalikan gejolak politik yang terke- nal khas dengan intrik negatif dan segudang problemati- ka yang di monopoli oleh kaum penguasa yang memiliki kekuatan serta dukungan dari partner penguasa lainnya. Kedua tokoh tersebut adalah sebuah inspirator bagi bangsa indonesia saat ini, karena karisma yang dimiliki seoarang pemimpin besar ataupun wakil rakyat saat ini tak lebih dari “serigala berbulu domba”, Disamping ke- inginan yang di gemborkan hingga mengumpulkan mas- sa untuk berkampanye dan membagikan uang kepada rakyat, tak jauh beda dengan penjilat yang berkedok seperti malaikat. Bangsa indonesia merupakan bangsa yang besar. Disamping potensi sumber daya alam yang menunjang kemakmuran dan sumber daya manusia yang melimpah juga berpotensi besar mampu menjadikan bangsa ini kembali disegani oleh negara besar lain, sehinga mampu untuk menjadi salah satu negara maju dan menjadi lebih berkarakteristik serta beretika dalam berbagai hal. Na- mun, penjiwaan dalam proses pembentukan karakter manusia indonesia yang disegani mungkin harus men- jadi impian yang harus menuggu lama untuk bangkit. Pemikiran setiap individu yang hanya ingin selalu men- dahulukan kepentingan pribadi adalah salah satu dari titik kemunduran yang di alami oleh orang indonesia. Se- mangat patriotisme yang ditanamkan oleh para pejuang kemerdekaan perlahan mulai luntur oleh egoisme dan sikap yang hanya monoton untuk selalu mengandalkan hasil dari bangsa lain. Dalam berbagai event SDM indonesia memang ter- bukti mulai melemah dan sulit untuk mengembangkan potensi maksimal yang dimiliki suatu individu karena si- kap malu dan juga rasa percaya diri yang sangat minim melekat dalam diri masing-masing individu. Selain dari faktor kepribadian buruk yang dimiliki oleh individunya, hasil cipta dan kreasi yang di munculkan oleh anak bang- sa juga kurang dihargai dan kurang mendapat perhatian yang intensif dari lembaga terkait. Hal itu merupakan suatu sikap dari instansi terkait yang mampu menurunk- an semangat juang dan kreativitas seorang anak bangsa yang secara realita mampu membawa nama bangsa BONGKAR KEBIASAAN LAMA Dahulu bangsa Indonesia adalah bangsa yang disegani hampir di seluruh dunia. Bukan karena kekayaan alam yang melimpah, namun karena intelektual yang khas dan bisa memegang teguh sebuah perjuangan yang sangat sulit di dapatkan setelah memperjuangkan kemerdekaan selama ratusan tahun. Bangsa indonesia merupakan bangsa yang besar. Disamping potensi sumber daya alam yang menunjang kemakmuran dan sumber daya manusia yang melimpah juga berpotensi besar mampu menjadikan bangsa ini kembali disegani oleh negara besar lain, sehinga mampu untuk menjadi salah satu negara maju dan menjadi lebih berkarakteristik serta beretika dalam berbagai hal.
  • 19. 19 kreasi Setetes Darah 1000 Kehidupan indonesia melejit di luar negeri dengan hasil cipta anak bangsanya. Maka dari itu, bangsa Indonesia perlu membongkar kembali kebiasaan lama mereka yang telah diwariskan oleh pendahulu mereka yang tak kenal lelah dan pan- tang untuk tunduk oleh penjajah yang menjajah tanah kelahiran mereka dan memperbudak dengan kebodo- han. Walaupun demikian, para pendahulu masih mampu untuk bangkit dari keterpurukan mereka dengan seman- gat juang dan rasa patriotisme tinggi yang dimiliki oleh seluruh individunya. Walaupun secara kebenarannya kita tidak di jajah secara fisik, namun kita merupakan bangsa yang dijajah mentalnya dan diinjak harga dirinya oleh negara lain yang memiliki intelektual yang tangguh dan berkarakter. Oleh karena itu, belum terlambat jika masing-masing individu mulai sadar untuk memperkokoh diri dengan sebuah karakter yang tangguh dan memiliki kreativitas tinggi. Kesadaran dan partisipasi dari masing-masing individu adalah penentu dari keberhasilan suatu peru- bahan yang positif. Peran dari para pemimpin negara dan para wakil rakyat untuk memperjuangkan nasib rakyatnya juga merupakan sebuah semangat tinggi yang mampu untuk mendorong dan mengangkat de- rajat negaranya di kancah internasional, serta mampu menjadikan bangsa yang besar ini menjadi bangsa yang bermetamorfosa menjadi sebuah bangsa yang tangguh dan mampu menundukkan negara lain yang sebelumnya merupakan penjajah dari mendal bangsa ini. Sekarang hanya kepada kita penentu nasib bangsa ini, asalkan dengan semangat dan pantang untuk menyerah. Kita mampu merubah nasib bangsa yang bangga menyan- dang nama “INDONESIA”. [] D arah adalah salah satu dari komponen kehidupan yang sangat vital keberadaannya bagi suatu individu. Bagi manusia darah adalah sebuah komponen yang mangatur keberlangsungan hidupnya. Namun, bagaimana jika seseorang menderita kelainan darah atau membutuh- kan darah baru untuk kebutuhan hidupnya? Tentunya hal tersebut merupakan sebuah kejadian yang tidak dapat diprediksikan oleh manusia. Satu-satunya cara untuk ber- tahan dari hal tersebut adalah menerima darah dari orang lain yang kondisinya sesuai dengan darah yang dimiliki oleh penderita kelainan atau orang yang membutuhkan donor. Donor darah sendiri bagi sebagian orang adalah suatu hal yang menakutkan karena sebagian orang beranggapan bahwa proses pentranfusinya menyakitkan dan mengeri- kan. Namun, disamping anggapan yang kurang beralasan tersebut tranfusi darah adalah suatu hal yang memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar. Seseorang yang me- nyumbangkan setetes darahnya untuk orang lain berarti ia telah memberikan sebuah kesempatan hidup kepada orang yang memerlukannya. Selain itu dengan tranfusi darah juga kita telah mampu untuk saling berbagi dengan
  • 20. 20 sesama yang nilainya melebihi dari harta dan sebuah ke- mewahan. Setetes darah juga memiliki makna yang besar bagi orang lain, yaitu suatu pengorbanan yang membawa pengharapan. Hal itu memang beralasan, karena berbagai kejadian yang dialami oleh manusia hingga menyebabkan ia membutuhkan tranfusi darah dapat ditolong dengan se- tetes darah dari seorang pendonor. Itu artinya setetes da- rah tadi merupakan sebuah pengorbanan yang dilakukan oleh seseorang untuk peduli terhadap keselamatan orang lain dan bersedia untuk memberikan suatu kesempatan hidup dan kesempatan untuk berharap bagi orang yang memerlukannya. Selain dapat memberikan manfaat dari orang lain kita juga memperoleh kesehatan kembali sete- lah melakukan donor darah. Karena, pada proses tranfusi darah secara otomatis darah yang kotor dalam tubuh kita akan keluar dari tubuh. Namun darah yang keluar tadi bu- kanlah darah yang membahayakan bagi orang yang mem- butuhkannya. Karena, sebelum darah di berikan kepada seseorang yang membutuhkannya darah akan diproses oleh pihak medis. Bagi kaum para kaum muda yang memiliki sebuah se- mangat dan masih memiliki tubuh yang sehat, hendaknya mau untuk memberikan setetes darahnya untuk memban- tu bagi orang yang membutuhkan. Selain itu para kaum muda juga harus turut peduli dalam program peduli kema- nusiaan yang biasanya galangkan oleh PMI/PMR Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain itu juga para kaum muda harus peduli tentang darah den- gan cara selalu menjaga diri masing-masing dari hal yang tidak diinginkan serta selalu menjaga pergaulan utamanya untuk mencegah dari penyakit yang biasanya menyerang sistem darah lewat berbagai faktor utamanya lewat per- gaulan bebas yang tidak terkontrol. Oleh karena itu mari kita bersama memberikan setetes darah untuk 1000 ke- hidupan individu lain yang memerlukan dan mari kita ber- sama-sama turut menjaga darah kita masing-masing yang sangat berharga bagi kita. (Abdul Latif) kreasi
  • 21. 21 P ada zaman dahulu perbedaan kebudayaan disetiap bangsa sangatlah jelas, terlihat dari perilaku, paka- ian, bahasa, sistem kepercayaan bahkan kesenian. Kebudayaan dapat menentukan kehidupan manusia yang berada dalam masyarakat tersebut, karena dengan mema- hami unsur-unsur kebudayaan yang ada dapat dijadikan arah perjalanan hidup meraka. Di Indonesia wujud ideal kebudayaan dikenal dengan istilah adat. Masayarakat Indonesia sangatlah memegang teguh adat istiadat yang adasebagai landasan perilaku dan hubungan sosial dalam masyarakat. Oleh karena itu adat yang ada diwariskan dari generasi kegenerasi berikutnya melalui sosialisasi maupun enkulturasi, karena di dalam adat istiadat terdapat nilai- nilai luhur warisan leuhur bangsa Indonesia. Diera yang serba modern seperti saat ini perbedaan kebudayaan di setiap bangsa terlihat samar, yang dahulu terlihat jelas perbedaan ibarat hitam dan putih, tapi seka- rang semua terlihat keseragaman atau bisa dibilang abu- referensi abu. Tak terkecuali di masyarakat Indonesia pun mengala- mi hal tersebut, dilihat dari perilaku masyarakat yang ada sudah tidak lagi mencerminkan kebudayaan Indonesia, mereka sudah terkontaminasi dengan kebudayaan asing, terutama kaum remajanya. Kaum remaja pada saat ini lebih bangga dengan ke- budayaan asing daripada dengan kebudayaan bangsanya sendiri. kebudayaan yang ada dikalang remaja itu benama “budaya POP”. Kebudayaan yang muncul sebagai dampak dari arus Globalisasi yang sudah menerjang batas-batas geografis sebuah bangsa. Budaya yang populer saat ini dan menjadi tren dimasyarakat Internasional dari perko- taan hingga kepelosok desa. Budaya itu seakan-akan su- dah mendarah daging di dalam kehidupan dan perilaku kaum remaja, pengaruh budaya tersebut telah merubah kebiasaan-kebiasaan remaja saat ini, antara lain: 1. Ketergantungan terhada HP Mereka seakan-akan sudah tak bisa lepas dengan namanya HP yang sekarang telah berubah fungsinya tidak lagi sebagai alat komunikasi pada saat penting, tetapi HP sudah menjadi suatu kebutuhan pokok bagi remaja. Mere- ka seakan-akan tak bisa berbuat apa-apa apabila tidak ada HP ditangan. 2. Penggunaan Internet secara tidak sehat Internet telah menawarkan banyak situs-situs yang bisa diakses sehingga memberi kemudahan bagi penggunanya untuk mencari berbagai informasi yang dibutuhkan, den- gan kata lain melalui internet ibarat kita bisa melihat dunia. Akan tetapi selain internet bisa berdampak positif namun tidak sedikit membawa dampak yang negatif dan mampu merubah kebiasaan dan perilaku para remaja. Katakan saja adanya situs jejaring sosial seperti Face book, Twitter, game online dan lain sebagainya, dengan adanya fasilitas tersebut remaja mempunyai kebiasaan baru dan mampu berjam-jam dihadapan komputer untuk melakukan hal tersebut, sehingga waktu kebersamaan kepada sesama secara nyata mulai berkurang dan yang jelas apabila tidak Oleh: Arif Sutoyo, SH REMAJA DAN BUDAYA POP MASA KINI Di dunia ini setiap bangsa memiliki kebudayaan yang berbeda-beda dengan ciri-ciri khusus yang dimilikinya, karena masing-masing bangsa mempunyai latar belakang yang tidak sama sehingga kebudayaan tersebut tumbuh dan berkembang dengan keanekaragamanya. Misalnya kebudayaan bangsa Indonesia berbeda dengan kebudayaan bangsa yang ada di eropa, Amerika, korea dan bangsa lainnya. Menurut Koentjoroningrat, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia melalui belajar.
  • 22. 22 mampu mengontrol diri akan mengurangi waktu belajar karena mereka sudah ketagihan melakukan kegiatan itu. Dengan adanya banyaknya situs-situs porno yang sangat mudah bisa diakses melalu internet jelas akan mampu mer- usak moralitas remaja. Sehingga remaja mudah terimitasi dengan apa yang mereka lihat dalam situs-situs tersebut seperti saat ini mulai marak kasus yang berbau pornografi, free seks, penyalahgunaan narkoba dan lain sebagainya. 3. Menyukai nonton Televisi berlebihan Banyaknya televisi yang menanyangkan acara hiburan yang bersifat tidak mendidik dan jauh dari budaya sendi- ri, juga akan mempengaruhi perubahan perilaku remaja. Dari sekian banyak acara televisi yang berbobot pendidi- kan sangatlah minim dan mayoritas hanya menontonkan acara-acara yang akan membawa dampak negatif. Berikut adalah acara-acara yang hanya berorentasi komersial bela- ka dan mampu merubah budaya remaja, yaitu antara lain: a. Sinetron yang kurang mendidik Hampir setiap stasiun Televisi terdapat acara sinetron, mereka seakan-akan berlomba-lomba untuk menarik per- hatian pemirsa sampai-samapai acara ini mendominasi acara ditelevisi dalam setiap harinya. Acara-acara sinetron hanya berisi cerita hiburan belaka, kehidupan glamaur, hubungan percintaan dari mulai percintaan anak SD, percintaan anak SLTP, SLTA dan anak-anak muda lainnya, juga sering kali dibumbui dengan perselingkuhan, peng- khianatan, dendam dan lain sebagainya. Pakaian yang dikenakan dalam acara tersebut juga tidak memberi con- toh yang baik jauh dari kesopanan. Karena televisi meru- pakan media sosialisasi yang paling efektif, apa yang ada dalam tayangan televisi dijadikan referensi dalam perilaku yang menontonya. Anak-anak remaja sekarang banyak yang terimitasi oleh para artis-artis idolanya yang berada dalam sinetron tersebut, mulai dari pakainya, perilaku, cara berbicara, semua mulai berubah. Sekarang kita tidak lagi bisa membedakan itu anak desa atau anak kota, itu anak santri atau anak rumahan, penampilan mereka sekarang semuanya sama, karena mempunyai referensi yang sama. b. Iklan Tidak bisa dipungkiri, bahwa keberadaan iklan dalam sebuah acara televisi sangat penting, karena berhubungan dengan pembiayaan.dengan adanya iklan-iklan yang ditan- yakan ditelivisi mengakibatkan perubahan terhadap pola kehidupan remaja menjadi lebih konsumtif, tanpa mem- perhatikan dengan kebutuhan yang mereka butuhkan. Bahka sering kali remaja berbelanja barang-barang yang tidak ada manfaatnya. c. Tayangan tindak kekerasan Banyaknya tanyangan yang memuat tindak-tindak kekerasan baik melalui berita maupun film. Contohnya maraknya tawuran pelajar, tindak kekerasan di dalam ling- kunan sekolah yang dilakukan oleh para siswa dan lain se- bagainya. d. Tayangan Infotement yang tidak mendidik Maraknya acara berita yang khusus memuat kehidupan para artis yang disebut Infotement telah menjadi salah satu acara favorit kaum remaja, akan tetapi acara tersebut ser- ing kali memuat tanyangan yang kurang mendidik. Dalam acara tersebut hanya memuat gosip para artis, bahkan tidak sering mengungkap aib seorang artis dalam publik. Dari beberapa contoh diatas telah menggambarkan bahwa kebudayaan bangsa kita sudah mulai tergeserkan oleh budaya baru yang didominasi oleh kebudayaan as- ing. Lunturnya budaya bangsa tercermin munculnya ban- yak sifat dalam perilaku remaja seperti mereka cenderung Hedonis, sekuler, westernisasi, konsumersime dan seba- gainya. Muncul suatu slogan-slogan baru yang cenderung negatif seperti : tampil seksi tapi tetap syar’i, STMJ (Sholat terus Mabuk jalan), santri Rock n Roll. Yang semua itu ada- lah wujud penyimpangan yang melanda kaum remaja pada saat ini. Di era Globalisasi seperti ini, diharapkan kaum remaja menjadi orang cerdas yang mampu menyikapi perkemba- gan dan kemajuan teknologi. Mereka harus mampu mem- bentengi diri dengan berbagai hal, antara lain : 1. Membentengi diri dengan mempertebal iman dan taqwa 2. Menfilter kebudayaan asing yang masuk dengan cara memilah dan memilih kebudayaan yang positif dan ke- budayaan yang negatif. 3. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan berdampak positif. Seperti membentuk kelompok – kelompok diskusi, kelompok pengembangan diri (mi- nat dan bakat), kelompok dibidang kegiatan sosial dan lain sebagainya. Perlu diketahui oleh kita semua “bahwa bangsa Indo- nesia masih bisa menegakkan kepala karena budayanya”. Maka sebagai generasi muda sudah seharusnya untuk tetap mempertahankan eksistensi budaya Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat baik di dalam negeri mau- pun dunia Internasional. [] referensi 22
  • 23. 23 S eeking knowledge is obligatory for eve- ry Muslim, whether male or female, this is based on the hadith of the Messenger of Al- lah: “ ”. “ ” (Seek knowledge even to China). God gave primacy and glory to the people of knowledge as his word in the Holy Qur’an Surah al-Mujaadalah verse 11: “Allah will exalt those who believe among you and those who are given some degree of knowledge.” The people of the Remembrance will also be eased his way into heaven by God and always pray for the angels “Whoever goes to seek knowledge Allah will facilitate for him the way to heaven” (Narrated by Muslim). And there are many more evidences that explain the virtue and glory to those who seek knowledge and have knowledge both the Holy Qur’an and the hadith. Al Imam Al Ghozali in his book Ihya’ ‘ulum al-din divided science into two parts: the shar’i science and non shar’i. Shar’i science is the science that comes from the proph- et through revelation. Shar’i is grouped into fardlu ‘ayn such as theology (tauhid) and Islamic laws (fiqh), such as praying, wudlu etc. And fardlu kifaya such as Arabic syn- language tax (nahwu), Arabic morphology (shorof), inheritance (faroidl). While non shar’i science is classified into good science to be studied due to the interest of the Muslims such as medicine, astronomy or mathematics to determine the beginning of the month and time of praying or science permissibly studied such as history, language etc. and non shar’i science which is forbidden to study such as witch- craft, black magic and things that harm others. Science is like a light, meaning that people who have the knowledge and people who practice the science will get a lot of benefits both for themselves or for others. So the science is illuminating every step of life. Because of the science noble, so to achieve it should pass many ways that will impact to the maximum results. In seeking knowledge, it should consider some manners or behaviours to reach out the knowledge, namely: 1. Intention According to Shaykh al Zarnuji in his book Ta’limu Al- muta’allim Thoriqo Al-ta’allum, the students should in- tend to seek God’s blessing, to go to heaven, eliminate ignorance in himself or others, or turn on and perpetuate Islam. In studying, they should accompany with a sincere heart for God truly, not to brag, showing off their clever- ness, feeling the most clever by themselves but to remove themselves from ignorance and make themselves useful to others and the universe. Prophet Muhammad has re- minded us “ ” (the quality of the chari- table is depending on intentions)” in another hadeeth “ ” (Lots charities look like charities in the world, but be- cause a good intention become into the afterlife charities and so many charities looks like charities into afterlife, but because of the bad intention they become charities in the world). Oleh: Fathur Rohman More and more……. Do not give up Science is like a light, meaning that people who have the knowledge and people who practice the science will get a lot of benefits both for themselves or for others. So the science is illuminating every step of life
  • 24. 24 After straightening the intention of searching science, the student should be aware that knowledge is obtained solely from God’s grace is not just the result of his labors alone. But science must be pursued by way of learning (ikhtiyar). How hard to reach the science, the student must believe that God will provide a way out of the best as his words in surah Al-Insyiroh 5-6 verse “That every trou- ble has an ease / a way out “. It is same as in English prov- erb” Where there is a will, there is a way “ (Dimana ada kemauan, disitu ada jalan keluar) and” If you can dream it, you can do it “ (Jika kamu bisa memimpikannya, kamu bisa melakukannya) and the other proverb “A man without am- bition is like a bird without wings” (Seseorang yang tidak punya cita-cita bagaikan burung tak bersayap). This means that the difficulty in studying both in the understanding, or the steep cost of studying will be resolved. When the stu- dent is in confident and optimistic it can be passed. 2. Mean business In studying the student should learn seriously and never stop. Allah in His words hinted : “And those who strive in our way, We (Allah) will surely show them the way.”. There is an Arabic proverb that says “ ” (Everyone who looks for something and serious he will get it). It is almost synonymous with the English proverb “Suc- cess never comes to the indolence” (Sukses tidak akan da- tang kepada orang yang malas). Besides earnest, in study- ing the student should have lofty ideals so that knowledge can be achieved maximal. because of serious and lofty ide- als is the main capital in studying “Dream the impossible to reach the stars” (Gantungkan cita-citamu setinggi bintang di langit). To do two things above then do not put it off as long as possible now “Do not put off till tomorrow what you can do today” (Janganlah tunda sampai besok apa yang bisa anda lakukan hari ini) and the other saying “Lost time never found” (Waktu yang hilang tidak bisa ditemu- kan lagi) or “Do not wait until tomorrow what you can do today, Because tomorrow maybe too late” (Jangan men- unggu sampai besok untuk melakukan sesuatu yang bisa kamu lakukan hari ini karena mungkin besok sudah sangat terlambat). 3. Study Continuously Seekers of science should not be easily satisfied with the knowledge gained but should continue to look for more “Fall stand up one time and two times” (not known to give up before work) and “Never say never” (Jangan bilang tidak bisa). As the adage delivered by Sofyan bin Uyainah: “Someone is going to remain as long as he’s good at studying. But if he considers himself was knowl- edgeable (be satisfied) then it means he is stupid. “Arabic proverb says “ ” constantly is better than a thousand karama / glory. Allah more like a little practice but is conducted continuously than a lot of practice but it is only done once. 4. Patience in seeking Sciences One commendable patience that must be owned by a student is patient with his teacher. As the story of Prophet Musa and Prophet Khidr peace be upon them (Surat al- Kahf: 66-70). Do not get desperate in their studies if it has difficulty in understanding and learning science. Although it took a long time to understand the science, but it’s nev- er too late “Better late than never” (Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali). Because patience according to Ali bin abi tholib is one of the six keys to seek knowl- edge. Alah will always be with those who are patient and Allah does not love those who despair of His mercy as His words “Allah is always with those who are patient” and “And you all do not despair of the grace of God.” Antoine De Saint said “You have to Endure caterpillars if you want to see butterflies”. (Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat meli- hat kupu-kupu). This means that people who seek knowl- edge to be patient in the face of challenges that patience will pay off later on. 5. Respect and honor to people who deliver our knowl- edge People who seek knowledge must have good behav- iors (akhlaq al-karimah) either to the teacher or anyone else because it is a reflection on their intelligence “A use- less life is fruitless life” (Hidup tak berarti tanpa berbuat sesuatu yang bermanfaat). Prophet Muhammad (Pbuh) was sent to this world, one of the aims is to improve hu- man morality, as his word “ ”. Among the honors student to teacher is silent or ask at the right time and the right place and do not interrupt the teacher, listened solemnly, and watched as he explained, and so on. People who talk a lot without any benefit re- flects the knowledge gaps before others “It’s the empty can that makes the most noise” (Seseorang yang banyak bicara biasanya tidak berilmu/tong kosong berbunyi nyar- ing). Should be asked to remove the doubts and ignorance ourselves, not to belittle, trap, test, humiliating teachers and so on. People who do not want to ask a waste of a lot of knowledge for himself. When the good relationship between teachers and students is the case then there will be a strong bond between them even though separated by distance and time “Out of sight near by heart” (Jauh dimata dekat di hati). [] language
  • 25. 25 Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan, hal ini didasarkan hadits dari Rasulullah saw : “ ”(menuntut ilmu wajib bagi muslim laki-laki dan perem- puan).” ” (Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina). Allah memberikan keutamaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang berilmu sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur`an surat Al-Mujaadalah ayat 11 : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa de- rajat”. Orang-orang yang berilmu akan pula dimudahkan jalannya ke surga oleh Allah dan senantiasa didoakan oleh para malaikat “Barangsiapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syurga” (HR. Muslim). Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang men- jelaskan keutamaan dan kemuliaan bagi orang yang men- untut ilmu dan orang yang berilmu baik alqur’an maupun hadits. Al Imam Al Ghozali dalam bukunya Ihya’ ‘ulum al-din membagi ilmu kedalam dua bagian : ilmu syar’i dan non syar’i. Ilmu syar’i yaitu ilmu yang berasal dari para nabi melalui wahyu. Ilmu syar’i dikelompokkan fardhu ‘ain sep- erti ilmu tauhid dan fiqih seperti tata cara sholat, wudlu dll. Dan dikelompokkan fardhu kifayah seperti nahwu, shorof, faroidl. sedangkan ilmu non syar’i diklasifikasikan ilmu yang bagus untuk dipelajari karena untuk kepentin- gan orang muslim seperti ilmu kedokteran, astronomi atau matematika untuk mengetahui awal bulan dan waktu sho- lat ataupun ilmu yang mubah dipelajari seperti sejarah, ba- hasa dll dan ilmu non syar’i yang dilarang dipelajari seperti ilmu sihir, ilmu santet dan hal-hal yang merugikan orang lain. Ilmu bagaikan sebuah cahaya, artinya orang yang me- miliki ilmu dan orang lain yang mengamalkan ilmu tersebut akan mendapatkan manfaat yang banyak baik bagi dirinya sendiri Maupun bagi orang lain. Sehingga ilmu tersebut menerangi setiap langkah kehidupan. Karena mulianya ilmu tersebut maka dalam meraihnya pun harus melalui berbagai cara yang akan berdampak pada maksimalnya hasil yang dicapai. Dalam menuntut ilmu perlu diperhati- kan beberapa adab atau sopan santun untuk menggapa- inya, yaitu : 1. Niat Menurut syaikh al Zarnuji dalam bukunya Ta’limu Al- muta’allim Thoriqo Al-ta’allum, dalam menuntut ilmu hen- daknya pencari ilmu berniat untuk mencari ridho Allah, supaya masuk surga, menghilangkan kebodohan didalam dirinya atau orang lain, atau menghidupkan dan mengekal- kan agama islam. Dalam menuntut ilmu hendaknya diiringi dengan hati yang ikhlas benar-benar karena Allah. Bukan untuk menyombongkan diri, pamer kepandaian, merasa dirinya yang paling pandai tetapi untuk mengeluarkan diri dari kebodohan dan menjadikan diri kita bermanfaat bagi orang lain maupun alam semesta. Nabi Muhammad telah mengingatkan kita “ ” (kualitas amal tergantung pada niatnya)” dalam hadits yang lain “ ”(Banyak sekali amal kelihatan seperti amal dunia namun karena niat yang bagus menjadi amal akhirat dan Banyak sekali amal kelihatan seperti amal akhirat namun karena niat yang jelek menjadi amal dunia)”. Setelah meluruskan niatnya pencari ilmu haruslah sadar bahwa ilmu yang diraih hanyalah semata-mata anugerah dari Allah bukan Cuma hasil jerih payahnya sendiri saja. Namun ilmu harus diraih dengan jalan belajar(ikhtiyar). Betapapun sulitnya meraih ilmu tersebut, sang penuntut ilmu harus yakin bahwa Allah akan memberi jalan keluar yang terbaik sebagaimana firmannya dalam surat Al-In- syiroh ayat 5-6 “Sesungguhnya dalam kesulitan terdapat kemudahan/jalan keluar” hal ini semakna dengan periba- hasa dalam bahasa Inggris “Where there is a will, there is a way” (Dimana ada kemauan, disitu ada jalan keluar) dan “If you can dream it, you can do it”(Jika kamu bisa mem- impikannya, kamu bisa melakukannya) dan pepatah yang lain “A man without ambition is like a bird without wing” (Seseorang yang tidak punya cita-cita bagaikan burung tak bersayap).Ini artinya kesulitan dalam menuntut ilmu baik dalam pemahaman, biaya ataupun jalan terjal menuntut ilmu akan teratasi bila yakin dan optimis hal itu bisa terle- wati. Ilmu bagaikan sebuah cahaya, artinya orang yang memiliki ilmu dan orang lain yang mengamal- kan ilmu tersebut akan menda- patkan manfaat yang banyak baik bagi dirinya sendiri Maupun bagi orang lain. Sehingga ilmu terse- but menerangi setiap langkah kehidupan 25 language
  • 26. 26 2. Bersungguh-sungguh Dalam menuntut ilmu haruslah bersungguh-sungguh dan tidak per- nah berhenti. Allah mengisyaratkan dalam firman-Nya yang berbunyi : “Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami(Allah) pastilah akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan Kami.”. Ada sebuah pepatah arab mengatakan “ ” (Barangsiapa mencari sesuatu dan bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkannya). Hal ini hampir sama artinya dengan pepatah Inggris “Success never comes to the indolence” (Sukses tidak akan datang kepada orang yang malas). Selain bersung- guh-sungguh, dalam menuntut ilmu haruslah memiliki cita- cita yang luhur sehingga ilmu yang diraihnya bisa maksi- mal. karena bersungguh-sungguh dan cita-cita yang luhur merupakan modal utama dalam menuntut ilmu “Dream the impossible to reach the stars” (Gantungkan cita-cita- mu setinggi bintang di langit). Untuk melakukan kedua hal diatas maka jangan menundanya selama bisa dilakukan sekarang “Don’t put off till tomorrow what you can do to- day” (Janganlah tunda sampai besok apa yang bisa anda lakukan hari ini) dan pepatah yang lain “Lost time never found”(Waktu yang hilang tidak bisa ditemukan lagi) atau “Don’t wait until tomorrow what you can do today, be- cause tomorrow maybe too late” (Jangan menunggu sampai besok untuk melakukan sesuatu yang bisa kamu lakukan hari ini karena mungkin besok sudah sangat terlambat). 3. Terus-menerus Pencari ilmu sebaiknya tidak mudah puas atas ilmu yang didapatkan melainkan harus terus menerus mencari lebih banyak lagi “Fall one time and stand up two times” (Tak kenal menyerah sebelum berhasil)dan “Never say never” (Jangan bilang tidak bisa). Seperti pepatah yang disampai- kan oleh Sofyan bin Uyainah : “Seseorang akan tetap pan- dai selama dia menuntut ilmu. Namun jika ia menganggap dirinya telah berilmu (cepat puas) maka berarti ia bodoh.” Pepatah arab mengatakan “ ” terus-menerus lebih baik dari seribu karomah/kemuliaan. Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi dilakukan secara terus menerus dibandingkan amalan yang banyak tetapi hanya dilakukan sekali saja. 4. Sabar dalam menuntut Ilmu Salah satu kesabaran terpuji yang harus dimiliki oleh seorang penuntut ilmu adalah sabar terhadap gurunya seperti kisah Nabi Musa as dan Nabi Khidr as (QS Al Kahfi : 66-70). Jangan cepat putus asa dalam menuntut ilmu jika mendapatkan ke- sulitan dalam memahami dan mem- pelajari ilmu. Meskipun membutuhkan waktu yang lama dalam memahami ilmu namun tidak ada kata terlambat “Better late than never” (Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali). Karena kesabaran menurut sayyidina Ali bin abi tholib merupakan salah satu dari enam kunci mencari ilmu. Allah akan senantiasa bersama orang yang sabar dan Allah tidak menyukai orang yang berputus asa dari rahmat- Nya seperti firman-Nya “ Allah selalu bersama orang-orang yang sabar” dan “ Dan janganlah kalian berputus asa dari rahmatnya Allah.” Antoine De Saint mengatakan “You have to endure cat- erpillars if you want to see butterflies”. (Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat meli- hat kupu-kupu).Ini artinya orang yang mencari ilmu harus sabar dalam menghadapi tantangan yang dihadapi sehing- ga kesabarannya akan membuahkan hasil di kemudian hari. 5. Menghormati dan memuliakan orang yang menyam- paikan ilmu kepada kita Orang yang mencari ilmu harus memiliki akhlak yang mulia baik kepada gurunya atau orang lain karena hal ini merupakan cerminan atas kepandaiannya “A fruitless life is useless life” (Hidup tak berarti tanpa berbuat sesuatu yang bermanfaat). Nabi Muhammad diutus kedunia ini salah satunya untuk memperbaiki moral manusia seba- gaimana sabda beliau “ ”. Di antara penghormatan murid terhadap gurunya adalah ber- diam diri maupun bertanya pada saat yang tepat dan tidak memotong pembicaraan guru, mendengarkan dengan pe- nuh khidmat, dan memperhatikan ketika beliau menerang- kan, dan sebagainya. Orang yang banyak bicara tanpa ada manfaatnya mencerminkan kekosongan ilmunya dihada- pan orang lain “It’s the empty can that makes the most noise” (Seseorang yang banyak bicara biasanya tidak ber- ilmu/tong kosong berbunyi nyaring). Bertanya hendaknya untuk menghilangkan keraguan dan kebodohan diri kita, bukan untuk meremehkan, menjebak, mengetes, mem- permalukan guru dan sebagainya. Orang yang tidak mau bertanya berarti menyia-nyiakan ilmu yang banyak bagi di- rinya sendiri. Bila hubungan yang baik antara guru dan mu- rid ini terjadi maka akan ada ikatan batin yang kuat dian- tara keduanya meskipun dipisahkan oleh jarak dan waktu “Out of sight near by heart” (Jauh dimata dekat di hati). [] 26 language
  • 27. 2727 kaledioskop Class Meeting Pembukaan Class meeting oleh Bapak Abi Yaskur Class Meeting Salah satu siswa sedang menunjukkan kemampuannya dalam berceramah di hadapan juri Class Meeting Beberapa siswa tampak sedang sedang mengikuti lomba kreasi siswa Class Meeting Tampak siswa penuh semangat mengiku- ti class meetingsebagai wahana pengem- bangan minat dan bakat Class Meeting Tampak beberapa kelompok siswa sedang berdebat adu ketangkasan dalam lomba cerdas tangkas Class Meeting Tampak salah satu dewan juri dalam lomba kreasi siswa Class Meeting Peserta Classmeeting untuk kategori olahraga badminton Class Meeting salah satu siswa peserta lomba menulis kaligrafi sedang asyik menggoreskan penanya di atas lembaran kertas Class Meeting Tampak salah satu siswa sedang meny- ampaikan pidatonya di hadapan para juri
  • 28. 2828 kilassalavie Tes Baca Kitab Kuning Pelatihan Tayamum Aksi Sosial Pembagian Sembako Aksi Sosial Pembagian Sembako Peringatan Haul Pendiri Salafiyah Pelantikan Pengurus Osis yang Baru Pelatihan Manasik Haji Pelatihan Manasik Haji Berziarah ke Para Ulama di Kajen Pengobatan Massal Pengobatan Massal Upaca Bendera dalam rangka Hari Kemerdakaan RI
  • 29. 2929 kilassalavie Aksi Sosial Pembagian Sembako Seminar Management dan Leadership Study Tour merupakan kegiatan rutin untuk siswa Sosialisasi Perguruan Tinggi yang dilakukan para alumni Study Tour merupakan kegiatan rutin untuk siswa Study Tour merupakan kegiatan rutin untuk siswa Study Tour merupakan kegiatan rutin untuk siswa PRAMUKA merupakan salah satu kegiatan extrakurikuler untuk siswaMarching Band Salafiyah sedang melakukan latihan Para siswa sedang latihan beladiri di halaman madrasah
  • 30. 3030 kaledioskop Class Meeting Tampak beberapa anak TEASA sedang berakting di hadapan peserta classmeeting Class Meeting Salah seorang siswa sedang serius mengikuti lomba baca kitab kuning Class Meeting Pemain bulu tangkis ganda putra sedang beradu taktik dan teknis agar jadi juara Class Meeting Tampak salah seorang siswa sedang mengikuti lomba baca kitab kuning Class Meeting Ayo... tetap semangat..!! teriak beberapa penonton memberikan semangat Class Meeting Belum...belum, jangan ditarik dulu, begi- tu teriak juri dalam lomba tarik tambang Class Meeting Tampak salah seorang siswa sedang mengikuti lomba baca kitab kuning Class Meeting Tampak siswa sedang mengikuti lomba Tenis meja Class Meeting 1..2..tigaaaa ayo tariiiiiik. riuhnya penon- ton saat menyaksikan tarik tambang
  • 31. 31 lughoh
  • 32. 32 M enurut serat pramono sidhi yang telah diterje- mahkan, terkandung kutipan masa yang akan ter- jadi di pulau jawa. Masa tersebut merupakan se- buah perkiraan atau sebuah ramalan dari orang terdahulu yang dipercaya sakti mandraguna. Diantara masa tersebut adalah: PULAU JAWA JAMAN PERTENGAHAN: Dinamakan: - Jaman serasikan artinya jaman PEPATUT. Umur tanah jawa menurut tahun masehi berumur 700tahun sedangkan menurut kalender jawa berumur 703 tahun.Dijaman KALA YOGA terdapat 7 masa lagi.Dan setiap masanya terdiri dari 100tahun. - Jaman KALA BRATA. Artinya jaman LAMPAH LAKU.Saat itu orang jawa ban- yak melakukan laku NGESTHI kepada Tuhanya. Tanah jawa berumur 800tahun. - Jaman KALA WIGNYA. Artinya jaman lumprah.Orang jawa saat itu melumprah- kan ilmunya.Tanah jawa berumur 900tahun. - Jaman KALA YUDA. Artinya jaman perang.Ditanah jawa mulai banyak pep- erangan.Umur tanah jawa 1000tahun. - Jaman KALA WISESA. Artinya jaman menangnya sendiri2.Mulai berkurang- nya keadilan ditanah jawa yang sudah tertata. Tanah jawa berumur 1100 tahun. - Jaman KALA WISAYA. Artinya banyak kemaksiatan dan perselisihan. Tanah jawa berumur 1200tahun. - Jaman KOLO JANGGA. Artinya jaman memuja kerongkongan.Orang ditanah jawa mulai mengejar materi.Tanah jawa berumur 1300ta- hun. - Jaman KALA SAKTI. Artinya jaman kesaktian.Orang ditanah jawa mulai mengolah kesaktian.Tanah jawa berumur 1400tahun. LALU MENGINJAK JAMAN AKHIR ATAU DISEBUT JA- MAN KALI SANGORO Artinya jaman WEKASAN/Akhir.Yang didalamnya ada 7 masa pula: - Jaman KALA JAYA. Artinya jaman UNGGUL tanah jawa mencapai kemak- muran.Tanah jawa berumur 1500tahun. - Jaman KALA BENDHU. Artinya jaman murka.Penduduk tanah jawa mendapat murka dari tuhan.Mulai banyak perselisihan dan egois menuruti keinginan individu.Tanah jawa berumur 1600ta- hun. - Jaman KALA MARTA. Artinya ketentraman.Orang tanah jawa mendapatkan ketentraman karena dipimpin oleh RATUNING HAMBEG PARAMARTA disebut juga RATU ADIL.Tanah jawa berumur 1700tahun. - Jaman KALA ASMARA. Artinya jaman KASMARAN. Raja dan orang tanah jawa spotinfo
  • 33. 33 mulai berpoligami.Tanah jawa berumur 1800tahun. - Jaman KALA BRASMA. Artinya jaman kepanasan RATUNING ONCAT SAKING PENGADILAN/rajanya dapat lepas dari jerat hukum .(tam- bahan: yaitu masa orde baru).Tanah jawa berumur 1900ta- hun. - Jaman KALA SINELA. Artinya jaman KASELAN/DISELINGI/JEDA.Ditanah jawa diselingi pemimpin yang bukan keturunan raja.”Ing tanah jawi kaselan ratu sanes dharahipun ratu jawi.Inggih puniko ratu sabrang ing nuswa sarenggi utawi saking sabrang ngatas angin.Wekasan dadosaken susahing tiyang alit”. Tanah jawa berumur 2000tahun (tambahan: tanah jawa mulai dipimpin oleh pemimpin bukan dari keturunan raja dia berasal dari luar jawa/sa- brang.Berasal dari negri ngatas angin yaitu dari asalnya angin mamiri=Bpk.BJ.HABIBIE.Rakyat kecil mulai mender- ita sampai batas waktu yang ditentukan. sudah kodratnya jaman harus begitu). - Jaman KALA TINATA. Artinya jaman lagi dibenahi. Mulai masa itu tanah jawa dibenahi. Rajanya raja yang baik dan mendatangkan kebai- kan bagi rakyat. Hilangnya agama dan keyakinan lama dan timbulnya agama baru yang akhirnya/wekasan tiba hari KIAMAT dengan ditandai datangnya BAB BATU ARLI ber- perang melawan IMAM MAHDI. Tanah jawa berumur 2100 tahun masehi.Kalau menurut kalender jawa berumur 2163 tahun.Artinya hari kiamat didahului adanya pertanda mus- nahnya agama muhamad SAW. Jadi sudah tidak ada SALAT SEMBAHYANG, PITEKUR PUJO dan OLAH BROTO(sudah tidak ada orang sholat, tafakur dzikir dan orang bertapa). Ing ngriku kanjeng nabi NGISA tumurun puniko pasemon dados ing jaman wekasan sampun angrasuk agami kristen sedoyo (lalu disitu Turunya nabi ISA as. Yang merupakan pertanda ditanah jawa diakhir jaman sudah beragama kris- ten semua). Tambahan: coba kita cocokan dg hari kiamat yg bersumber dari hadits: tidak akan terjadi hari kiamat bila masih ada orang islam walau hanya satu orang saja. Mung- kinkah kiamat sudah sangat dekat ditahun 2100? Wallohu ‘alam. [] 33 spotinfo
  • 34. 34 Di masa sekarang ini, jarang kita jumpai binatang yang mempunyai ukuran lebih besar kecuali Paus Biru. Tapi tahukah kamu, ternyata pada masa jaman Dinosaurus tepatnya. Banyak binatang yang ukuran tubuhnya sangat besar bahkan ekstra besar dibandingkan dengan hewan- hewan jaman sekarang. Dan berikut beberapa binatang terbesar sepanjang sejarah. Argentinosaurus, Terbesar di Daratan Sepanjang Masa Merupakan hewan darat terbesar sepanjang masa. Hewan ini memiliki panjang sekitar 45 meter dan berat kurang lebih 95 ton atau 30 kali berat gajah afrika. Mahluk ini hidup pada masa Cretaseous atau 100 juta tahun yang lalu. Mereka hidup berkelompok dan sering kali menjadi mangsa dari predator raksasa seperti Giganotosaurus. Ornithocheirus, Terbesar yang pernah terbang Merupakan mahluk ter- besar yang pernah terbang. Sayap mahluk ini dari ujung ke ujung sepanjang 46 kaki atau 18 meter. Bahkan di sayapnya ini cukup untuk menampung 2 mobil kelu- arga. Ornithocheirus mema- kan ikan. Mahluk sebesar ini dapat terbang karena tubuhnya dibuat berongga sehingga mudah untuk terbang. Meskipun mahluk ini besar, sering- kali mahluk ini menjadi santapan Deinosuchus atau Sarcho- sucus. Giganotosaurus, Predator Darat Terbesar Sepanjang Masa Giganotosaurus dinobat- kan sebagai predator darat terbesar yang pernah ada. Struktur tubuh Gigan mirip dengan t-rex. Tetapi t-rex lebih pendek dan tubuhnya ‘hanya’ sekitar 9 meter, se- dangkan Gigan dewasa bisa mencapai 13 meter. Raksasa ini hidup berkelompok dalam menjatuhkan mangsa be- sarnya seprti seekor Argentinosaurus dewasa. Liopleurodon, Predator Laut Terbesar Sepanjang Masa Liopleurodon disebut-sebut merupakan predator ter- besar sepanjang masa. Mahluk ini memiliki gigi sepanjang 30cm, dan tengkorak sepanjang 5 meter. Panjang maksi- mal tubuh monster ini adalah 25 meter. Makanan monster ini tentu saja tubuh paus dan berbagai mahluk berdaging banyak lainnya. Hidup 140 juta tahun lalu. Megalodon Megalodon adalah se- jenis hiu yang hidup di masa purba. Hiu ini merupakan nenek moyang hiu dan ten- tunya memiliki ukuran yang luar biasa besar. Megalodon kecil berukuran sekitar 6 meter panjangnya. Sedan- gkan Megalodon dewasa berukuran sekitar 18 meter atau sebesar kapal. Ma- BINATANG TERBESAR SEPANJANG MASA BINATANG TERBESAR SEPANJANG MASA spotinfo
  • 35. 35 kanan hiu ini biasanya seekor paus. Cara mereka makan pun sama dengan hiu modern. Sarcoshucus, Predator Amphibi Terbesar Sepanjang Masa Sarcosuchus, keluarga dekat buaya merupakan jenis buaya yang paling besar dalam keluarga buaya. Panjang tubuh monster raksasa ini sekitar 50 kaki dengan berat sekitar 8-10 ton, atau hampir sama dengan ukuran sebuah bus. Sarcosuchus kadang bisa memakan seekor dinosaur- us raksasa yang senang meminum air di sungai tempat sar- cosuchus tinggal. Deinosuchus Mahluk ini merupakan nenek moyang dari kelu- arga buaya. Jika pada sarco- suchus mulutnya panjang, tidak pada deinosuchus. Deinosuchus disinyalir me- miliki gigi sepanjang 10 cm, dan mulutnya memiliki kekuatan gigitan 10.000 pon atau 2 kali kekuatan gig- itan singa. Mahluk ini memiliki panjang 45 kaki dan berat sekitar 12 ton. Walaupun ukuran tubuhnya besar, mahluk ini juga memiliki loncatan yang tinggi. Deinosuchus bisa memakan seekor Pterodactyl ukuran dewasa. Blue Whale, Hewan Terbesar di Dunia (sekarang) Blue Whale atau biasa disebut paus biru bisa dibi- lang sebagai mahluk terbe- sar di dunia saat ini. Dengan panjang sekitar 100 kaki dan berat lebih dari 50 ton tentu saja menobatkan paus biru sebagai mahluk terbesar di dunia. Tapi mungkin ada sesuatu yang janggal den- gan mahluk ini, meskipun ukurannya yang tergolong san- gat besar, paus ini hanya memakan plankton dan organ- isme kecil di air. 35 Sekedar informasi, bahwa experience tidak hanya sebuah majalah yang diterbitkan untuk hiburan dan rutinitas bacaan tiap tahunnya. Lebih dari itu experience adalah majalah yang memberikan nilai edukasi berupa wawasan yang menarik yang mungkin kebanyakan siswa belum pernah menya- darinya. Selain sebagai media aspirasi untuk menampung cipta dan karya dari remaja salavie, experience juga adalah wadah untuk mencetak seorang jurnalis yang handal dan memiliki wawasan yang cemerlang. Banyak dari materi yang diterbitkan experience tiap tahunnya adalah sebuah gagasan yang sangat unik dan menarik untuk dikonsumsi para pembaca. Padahal hampir semua isi yang terdapat dalam experience adalah hasil dari cipta serta kerja team khusus yang di galang experience untuk mengabdi menampilkan sebuah wacana yang ber- edukasi dengan selingan hal yang menarik. Jadi tentunya experience adalah “the great magazine of salavie” artinya experience adalah buletin yang diakui kelayakannya dalam penerbitan dan tentunya merupakan produk dari remaja salavie yang patut diakui jempol keberadaannya. Jadi sep- ertia apa experience dari awal muncul sampai sekarang? Tentunya banyak dari kita yang akan menanyakan hal tersebut. Tentunya majalah experience yang dulu mung- kin sedikit lebih baik dari tahun sekarang. Mulai dari perc- etakannya, topik yang di gagas sampai ukurannya pun kini sudah mengalami banyak kemajuan. Hal ini tentunya tidak serta merta terjadi. Pencapaian eksistensi yang dicapai oleh experience saat ini tentunya merupakan berkat team pendahulu yang telah bekerja sama untuk membuat experience ini. Ber- cermin dari masa lalu, experience terus mengalami meta- morfosa dan terus terjadi pembaharuan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan tehnologi saat ini. Hal ini tentunya merupakan sebuah kunci dari kesuksesan ex- perience. Karena dengan selalu melakukan pembaharuan dalam kajian serta layoutnya membuat majalah experi- ence tidak ketinggalan jaman/”jadul”. Sehingga para pem- bacanya pun juga akan ikut terbawa oleh pembaharuan experience dan akan lebih tertarik untuk mengkonsumsi wacana experience tentunya. (Redaksi Expi) LEBIH DALAM TENTANG Experience spotinfo
  • 36. 36 Jambu biji Rasa sepat pada daun jambu biji karena adanya kandungan tanin yang bermanfaat untuk bisa mem- perlancar sistem pencernaan dan sirkulasi darah, serta untuk meng- hambat pertumbuhan bakteri E- Colli penyebab diare. Selain itu, jambu biji juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol & hi- pertensi, mengobati Demam berd- arah, Diare, Maag, Disentri, dan penguat jantung. Kunyit Kandungan aktif curcumin yang terdapat dalam kunyit berkhasiat mencegah dan mengobati luka lambung. Parut kunyit dan minum sarinya untuk obat sakit mag. Campuran kunyit dan asam juga berkhasiat meredakan sakit perut saat menstruasi. Lengkuas/Laos Kandungan minyak atsiri dalam laos/lengkuas berfungsi untuk membantu memperlancar sirku- lasi darah dan proses pengeluaran sisa metabolisme termasuk koles- terol dalam tubuh yang dianggap berlebihan. Laos/lengkuas biasa direbus bersama daun salam ke- mudian diminum untuk mengo- bati hipertensi dan diabetes. Laos dan lengkuas juga dapat digunakan sebagai obat gosok pada panu-kadas-kurap. Jeruk nipis Campuran jeruk nipis dan kecap biasa digunakan untuk meredakan batuk. Sedangkan campuran jeruk nipis dan madu biasa digunakan sebagai masker untuk wajah ber- jerawat. Bawang putih Selain berkhasiat untuk menurunk- an tekanan darah tinggi dan koles- terol tinggi, serta menghancurkan penggumpalan darah. Parutan bawang putih yang dicampur den- gan garam berkhasiat untuk men- gobati sakit gigi bila ditempelkan di gigi yang sakit, karena senyawa sulfidanya ampuh membunuh ku- man gigi. Bawang putih juga da- pat digunakan sebagai obat gosok pada panu-kadas-kurap. Daun sirih Daun sirih sangat terkenal karena khasiatnya yang dapat menyem- buhkan berbagai macam penyakit, yaitu dari mimisan (keluar darah dari hidung) sampai dengan diare dan sakit gigi. Air kelapa muda Kandungan elektrolit yang tinggi dalam air kelapa membuatnya bisa digunakan sebagai pengganti in- fus dalam dunia medis. Selain itu air kelapa muda juga berkhasiat untuk mengurangi dehidrasi, per- tolongan pertama pada keracu- nan, mengurangi mual, mening- katkan sistem imun, dan lain-lain. Jahe Selain dapat mengurangi gejala masuk angin, jahe juga dapat membunuh sel kanker dengan dua jalan, yaitu proses penghancuran yang dinamakan apoptosis dan au- tophagy, proses pemakanan sel. Back to Nature spotinfo
  • 37. 37 pengetahuan “Dan kami tidak mengutusmu kecuali untuk seluruh manusia sebagai pemberi harapan dan ancaman”. [QS. Al-Anbiya’ (21): 107] IDEOLOGI ISLAM, ABADI DAN DINAMIS I slam adalah agama masyarakat dunia. Ia tidak dipe- runtukkan kepada bangsa manusia tertentu. Ia tidak terbatas pada satu kawasan bumi. Ia diturunkan hanya untuk seluruh umat manusia, di seluruh pelosok dunia. “Ia tidak lain hanyalah dzikr (peringatan) bagi semua alam”. [QS. Shaad (37): 87] Islam adalah agama terakhir untuk umat manusia. Mereka tidak akan lagi menerima misi dari langit selain misi Islam, sampai dunia ini menemui hari ke- hancurannya. Maka itu, nabi Islam adalah khotamul an- biya, nabi terakhir yang diutus Allah swt. “Sesungguhnya Muhammad bukanlah ayah seorangpun dari kalian, tetapi dia adalah rosul Allah dan nabi terakhir”.[QS. Al-Ahzab (33): 40] Islam adalah agama yang peduli pada manusia dengan segenap kapasitasnya; sebagai raga ataupun ruh, sebagai individu, kepala keluarga, ataupun anggota masyarakat, sebagai pengusaha yang mempertahankan dan mencuku- pi hidupnya, ataupun budak yang tulus pada Tuhannya, se- bagai penegak perdamaian di antara sesamanya ataupun pengobar api peperangan. Islam adalah agama yang meng- atur dan menata semua aspek kehidupan. Dalam pada itu, disepakati atau tidak bahwa kehidupan manusia sendiri tidak statis, tidak jumud, tetapi bergerak dan berubah- ubah. Pergerakan dan perubahan ini mencakup seluruh sisi dzahir kehidupan manusia, sisi-sisi fisikal dan hubungan interaktif antarmanusia, serta dialog antarpikiran mereka. Sesungguhnya pergerakan dan perubahan itu pula yang mengantarkan makhluk-makhluk hidup dan aspek-aspek dzahir kehidupan mereka kepada kemajuan pada suatu saat, dan kepada kemunduran pada saat lain. Dengan demikian, kalau benar Islam ini agama global yang memperdulikan kehidupan manusia dengan segenap aspeknya, tentunya ia harus menunjukkan sikap yang jelas dan tegas terhadap setiap perubahan yang mengarah pada kemajuan ataupun pada kemunduran. Jadi, permasalahan- ya cukup jelas, apakah sikap Islam? Sekali lagi, Islam adalah agama terakhir umat manusia. Maka, ia abadi selama ada manusia yang tersisa di muka bumi ini. Kendati demikian, keabadian Islam tidak berarti bahwa agama ini selalunya mengambil sikap pasif atau negatif terhadap setiap perubahan yang terjadi pada umat manusia dan aspek-aspek kehidupannya. Islam bahkan berperan aktif dan positif di dalam semua itu. Islam akan menampung dan mengembangkan sekup dan skalanya jika perubahan itu benar-benar membantu manusia dan hidupnya untuk kemajuan dan pencerahannya. Begitu pula, Islam akan menolak dan melawan segala arus peru- bahan yang benar-benar memisahkan manusia dari tujuan- tujuan luhur yang dikehendaki oleh Allah swt untuknya. Maka, Islam tidak membekukan kehidupan manusia dari segala bentuk, jalur, dan caranya, selama tidak mela- mpaui batas-batas tertentu. Bahkan, ia memberikan kes- empatan luas kepada manusia untuk melangsungkan pengembangan, pembangunan dan kemajuan. Dua Macam Perubahan Perubahan yang terjadi pada aspek-aspek dzahir ke- 37
  • 38. 38 hidupan manusia kadangkala menyentuh alam materi yang menghampari manusia, dan kadangkala menyentuh tatanan sosial, ekonomi dan politik hidupnya. Perubahan pertama tampak jelas pada usaha-usaha ma- nusia jaman sekarang ini untuk kemajuan dan terobosan- terobosan luar biasa dalam tehnik-tehnik pemanfaatan dan pemberdayaan alam materi. Penguasaan dan eksploi- tasi manusia atas alam ini diusahakan guna melengkapi sa- rana-sarana hidup kesehariannya. Di sini, Islam tidak men- unjukkan pandangan negatif terhadap kemajuan material yang dicapai manusia sekarang ini, bahkan mengajak ma- nusia muslim untuk memanfaatkannya dan berpartisipasi serta berkreasi dalam bidang-bidangnya, karena kemajuan itu bukanlah musuh bagi perkembangan dan pembangu- nan peradaban. Perubahan macam kedua terjadi pada tatanan-tatanan sosial, sistem-sistem ekonomi dan politik modern yang melahirkan peradaban Barat dan mengilhamkan serangka- ian konsep ke dalam pikiran manusia di sana tentang du- nia, kehidupan dan hakikat manusia. Sikap Islam terhadap tatanan-tatanan tersebut, dengan segala perubahan dan pengubahan yang terjadi atas mere- ka, bukan penolakan mutlak, juga bukan perestuan mut- lak. Karena, Islam adalah agama yang –sekali lagi- datang untuk menata semua aspek hidup. Untuk itu, segala pe- rubahan yang terjadi pada kehidupan manusia dari sudut bidang-bidang tersebut mesti diajukan kepada prinsip- prinsip Islam, dan ditimbang oleh hukum-hukumnya yang berhubungan dengan bidang yang mengalami perubahan. Ketika itu, segala kasus dan isu yang bertentangan dengan hukum-hukum Islam harus ditolak secara habis, tegas dan pasti. Adapun kasus atau isu yang sesuai dengan hukum– hukum Islam, atau tidak bertentangan dengannya –mis- alnya dalam suatu kasus yang tidak ditemukan batasan yang konkret dari sumber hukum, juga ia bukan berupa rincian dari prinsip Islam yang umum- maka Islam akan menyambutnya ahlan wasahlan setelah ia menuangkann- ya ke dalam wataknya yang islami dan mengisinya dengan ruh dan citranya yang khas. Misalnya, Islam tidak mungkin menerima cara pandang Barat yang menekankan kebinatangan manusia, materiali- tas, seksualitas, legalitas riba, dsb. Akan tetapi, dalam Is- lam tidak ada sesuatu yang menghalangi kaum buruh dari cara mereka mengatur urusan diri sendiri, yakni memper- cayakan urusan tersebut kepada suatu badan yang mere- ka bentuk untuk mengawasi dan menjamin kepentingan mereka. Akar perbedaan sikap Islam di sini dengan sikapnya di sana ialah bahwa persepsi Barat mengenai permasala- han-permasalahan pertama itu bertolak belakang dengan hukum-hukum Islam, sementara mengenai permasalahan terakhir tadi, prinsip kebebasan pekerja dalam kerja dan usahanya merupakan prinsip utama dalam Islam. Prin- sip inilah yang memberikan hak kepada pekerja untuk menggunakan sarana-sarana yang legal, sehingga memu- dahkannya dalam memperbaiki dan meningkatkan taraf hidupnya. Selama prinsip Islam dalam usaha itu adalah kebebasan, kita tidak berhak melarang demikian itu han- ya karena kasus tersebut tidak pernah terjadi pada jaman Nabi saww.Ijtihad Dalam pada itu, ijtihad –yaitu derajat pengetahuan yang tinggi tentang hukum-hukum Islam dan prinsip- prinsip umumnya dengan alat-alatnya yang khas- adalah sebuah perangkat yang disediakan untuk para faqih (ahli hukum) kaum muslim. Mereka menggunakan ijtihad ini untuk mengisi kehidupan manusia dengan karakter serta cirta islami, sejauh otoritas yang mereka miliki. Dengan demikian, Islam ialah agama sepanjang jaman dan dinamis; Ia abadi dan utuh dalam prinsip-prinsip dan hukum-hukumnya yang terkandung di dalam Al-Qur’an dan hadis yang otentik, ia dinamis dalam hukum-hukum tsanawiyyah (sekunder), yaitu hukum agama yang di dalamnya otoritas hukum (musyarri’) tidak menetapkan atas kita bentuk dan modus tertentu, juga (dinamis) dalam subjek-subjek yang mempunyai hukum umum yang men- cakup segala macam bentuk suatu kasus. [] pengetahuan
  • 39. 39 35 Tahun yang lalu telah lahir seorang bayi lelaki mungil lucu dan mengge- maskan, Abdulloh Machin namanya, ia dilahirkan dari pa- sangan suami istri, bapak H. Muhsin dari desa ngerang tambak romo pati dan ibu Hj Umi Sa’adah dari bulumanis kidul margoyoso pati. Dia merupakan anak tertua dari lima bersaudara yai- tu Aly Ichwan, Danial Ahmad S.TH.I MM., Siti hadlirotun Nikmah, dan yang paling bungsu adalah siti Rohmatin Chusbah S.H.I Machin dilahirkan dari keluarga yang sederhana dan taat beragama. Dari faktor lingkungan keluarga itulah ter- bentuk dalam dirinya karakter qona’ah, santun, sabar dan mandiri, sebagian kemandiriannya terbukti. ketika masa Sekolah dasar (SDN I sekarjalak). Ia tak pernah berharap uang saku dari orang tuanya. Namun Alhamdulillah den- gan perantara teman sekelasnya ia membantu orang tua temannya tersebut untuk mengantar dan mengambilkan jajan dari rumahnya kemudian dititipkan di koperasi se- kolah, lumayaan dapat pemasukan! namun upah yang diperoleh tidaklah dihabiskannya, sebagian ditabung dan digunakan keperluan sekolah. Itu dilakukan hingga lulus. Setamat SD ia melanjutkan sekolah Diniyyah, Tsanawi- yyah, dan Aliyah salafiyah Kajen. Banyak kenangan indah ketika di Salafiyah, diantaranya menjadi sopir sepeda ontel Almarhum KH. Husein Muzaqqin Al Gesingi, mengantarkan pada saat beliau mengajar di Khoiriyyah atau mengaji di pondok pesantren Al hamidiyyah Bulumanis kidul. “mugo- mugo wae barokah”. Setelah tamat Aliyah dia berkeingi- nan kerja diluar jawa, namun taqdir berbicara lain, saat mengemukakan maksud tersebut pada orang tuanya apa yang ia dapatkan ‘dia dimarahi habis-habisan, diantara ka- limat yang mendalam terasa dilubuk hati sampai sekarang “kue iku lho umpomo kerjo pirang – pirang tahun durung karuan mesti iso tuku sepeda, tapi kue nek golek ilmu iku bakale iso urep nek endi panggonan. Sebab wong urip iku butuh ilmu, ilmu iku luweh utomo karo opo wae. Wes sesuk siap-siap arep tak pondokke neng jawa timur” biografi Dia setia mendengarkan sambil meneteskan air mata. Orang tuanya punya keinginan agar mempunyai anak yang soleh serta tahu tentang ilmu agama. Tepat pada hari Rabu, Juli 1992 dia berangkat mondok di Jawa Timur, pondok pesantren terbesar di Jawa Timur. Yaitu pondok pesantren Lirboyo Kediri yang diasuh oleh banyak kiai. Semula hanya ingin mendalami kitab-kitab Kuning (kitab salaf) namun kurangnya pengetahuan ilmu alat (Nahwu Shorof) maka dia terdorong dan memutuskan untuk sekolah.madrasah yang berada di lingkungan pon- dok pesantren bernama Madrasah Hidayatul Mubtadi’in (MHM). tidak gampang masuk sekolah disitu banyak per- syaratannya. masuk Tsanawiyyah. Harus hafal alfiyah 500 bait serta tes baca kitab gundul, Alhamdulillah dapat masuk Tsanawiyyah walau harus ikut sekolah I’dadiyyah 3 bulan dulu dan melanjutkan aliyah sampai lulus pada ta- hun 1998. Saat mondok dan sekolah dia juga berusaha memenuhi kebutuhanya sendiri, mondok sambil kerja tanpa menge- sampingkan belajar, mengaji, tolabul ilmi yes nganggur no! kerja salah satu riyadhoh atau tirakat lo…! Sedangkan kiri- man uang dari orang tuanya ia gunakan untuk membeli kitab dan peralatan sekolah.. setelah tamat diberi tugas mengajar di MDHY, MAM, MADIN. disela- sela mengajar dia masuk kuliah 2002 Di IAIT Kediri Fakultas Dakwah prodi KPI yang telah dulu menda- pat restu dan doa dari kyainya. Tahun 2006 resmi mendapat gelar S 1. dan disuruh pu- lang kampung ayahnya pada tahun 2007 menikah dengan seorang gadis purwodadi “Ida Kumala”, ayahnya asli dari kajen keturunan masyayeh kajen dan dikaruniai seorang putri “Arik Inta Tsuroyya “ berumur satu setengah tahun. Dan sekarang mengabdi di MA salafiyyah kajen serta menjadi salah seorang bapak yang memiliki karakter hu- moris. Banyak hal yang sering dia sharingkan kepada murid –murid nya. Selain itu pula karena dia adalah seorang yang sangat ramah maka tak heran bahwa siswa cenderung en- joy ketika mendapatkan materi dari dia karena dianggap sebagai salah satu dari bagian mereka sendiri. [] Abdullah Machin:
  • 40. 40 M ungkin seumur hidupku aku harus terpaksa men- jomblo. Itu tidak mustahil selama aku tetap me- makai nama belakang keluarga sialan ini. “Jono Pradipta” bahkan dari nama belakangku tersebut ada kepanjangannya yaitu PeRAnakan Dukun Indonesia Paling TAmpan. Setiap kali aku menyebut nama itu maka orang akan langsung menghubungkannya dengan ayahku. Oke, beliau bukan pengusaha terkaya di Indonesia. Sama sekali bukan. Bukan juga aktor senior Roy Martin yang memang sudah terkenal dari sananya. Dan pekerjaan ayahku memang sedikit lebih mulia dari koruptor yang berkedok sebagai wakil rakyat yang ada di Senayan. Tapi itu benar-benar membuat aku menderita selama hampir 20 tahun usiaku ini. “Karena apa.. KARENA AKU ANAK DUKUN.” Bagaimana nggak menderita kalau setiap kali mau dekat dengan cewek reaksi yangku terima adalah ekpresi- ekpresi takut dan ngeri, dan langsung saja bisik-bisik kejam pun beredar dibalik punggungku begitu aku berbalik. Sekedar ilustrasi saja : Cewek 1 : Dia memang ganteng.... tapi sayang dia anak dukun Cewek 2 : Terus kenapa, masalah buat loe... Cewek 1 : Gila loe ya,,, loe nggak takut kena pelet ya? nggak takut kalau ternyata wajah gantengnya Jono itu karena di pasangin susuk sama bokapnya. Entar kalau loe nikah sama dia baru Ketahuan kalo dia itu aslinya nggak setampan itu betekan mendingan nggak usah deh. Cewek 2 : Tapi lumayan kalau buat iseng-iseng. Cewek 1 : Gila loe,,, coba pikir lagi kalau loe mau di santet bokapnya Jono sebab loe ketahuan main-main sama anaknya… mending kalau perut loe di masukin paku sama rambut doang… kalau loe dimasukin baskom sama kain pel bagaimana ? loe mau..? Cewek 2 : (menggeleng ketakutan). Cewek 1 : Makanya gak usah deket-deket sama Jono. Cewek 2 : (mangut-mangut nurut). Benar-benar gossip yang kejamkan !!!. Seperti aku tidak dengar aja. Apa maksudnya coba den- gan wajahku ini ganteng hanya karena di pasangin susuk,,, “sialan, ini wajah Made In Father And Mother tahu ???”. Dari segi manapun aku cowok ganteng dengan nilai rata- rata 10, atau bisa dikata nyaris sempurna sih hehehe. Tapi itu dulu, sejak dua minggu yang lalu semuanya berubah. Semua berkat kehadiran seorang cewek super resek? yang mengacak-acak hidupku seenaknya sendiri. Aku sedang melangkah disepanjang koridor ruang demi ruang di dalam kampusku. Ketika melihat sesosok tu- buh yang sudah khas muncul dari ujung koridor yang ber- seberangan dari tempatku berdiri. Terlambat bagiku untuk kabur atau sembunyi pada salah satu ruangan kosong. Dia sudah melihatku dan langsung tersenyum lebar dan mulai berlari dan menghambur kearahku. “Sayaaaang..“ Serunya (kencang kedua tangannya langsung menggayuti lengan kiriku). Siap-siap ini gue minum obat Bodrex migrain, aku mulai sakit kepala. Aku kembali meneruskan langkahku dengan separuh menyeret anggota tubuhku yang terasa berat ka- rena diberati oleh tubuhnya. “Eh sayang... kita ke kantin yuk.. aku mau makan ar- em-arem kamu tau sendiri kan selama tinggal di Paris aku nggak pernah makan itu, tadi Dewi beri ke aku enak loh...“ kocak
  • 41. 41 “Tanpa kamu kasih tau juga aku sudah tau arem-arem itu enak“ sahutku acuh. “Oke, jadi kamu mau !!!“ sahutnya. Aku menoleh kear- ahnya, “Siapa yang bilang aku mau arem-arem, minggir sana... aku mau pulang.“ Sahutku “Pulang ??“ (matanya yang bulat menatapku heran) “Pulang kerumah kamu maksudnya, waaahhh... aku ikut ya..aku mau ketemu papa dan mama mertua.“ Ucapnya. Aku memelototinya dengan geram, sedangkan dia mengacuhkan begitu saja wajah teraniaya hmm...mak- sudku terganggu karena tingkah lakunya yang aneh itu. Tetapi mungkin ini satu-satunya cara untuk membuatnya menjauh dariku. “Boleh, asal kamu tau bapakku itu dukun loh..“ ucapku. (dahinya mengeryit keheranan) “Dukun ???“ tanyanya. Hisss... aku lupa dia kan besar di Paris dia pasti nggak tau apa itu dukun... “Paranormal maksudku, kalau kamu mau ngebuat orang sakit, cacat, gila dan mati datang tuh ke Bapakku“ Aku tersenyum ramah sementara itu aku yakin kalau se- bentar lagi dia pasti ketakutan dan menjauh dariku. “Wow...that great.“ ucapnya “APA !!!! gila ini cewek ya ???“ ucapku “Aku juga dengar dari anak-anak katanya ayahmu yang bikin wajahmu jadi ganteng kayak gini ya ??? “ dia mengatakannya sambil mencubiti ked- ua pipiku dengan gemas. “Aku juga mau jadi lebih cantik lagi bisa nggak ya ???“ ucapnya Astaga !!! Dia pikir Bapak gue dokter bedah plastik apa ??? Argghh masa bodohlah aku mau pulang, aku tidak memperdulikannya lagi dan memilih untuk melanjutkan langkahku kearah parkiran kampus tempat di mana aku memakirkan motor kesayanganku SI JALU. “Sayang jangan cepet-cepet ah.“ teriaknya Suara manja itu lagi aku benar-benar muak, aku mau berbalik dan menatapnya dingin. “Pulang sana ke rumahmu sendiri..aku tidak sudi di ikuti bule aneh dan nggak jelas seperti Kamu.“ Makiku. Natasha memang keturunan orang indonesia, dengan kulit putih bersih dan wajah yang cantik serta penampilan- nya semakin sempurna dengan rambut hitam yang panjang lurus di milikinya. Setiap kali aku jalan dengannya maka semua mata lelaki memandang iri, dan bertanya-tanya bagaimana cowok nggak laku di kampus ini bisa ngegaet cewek secantik Natasha. Dan Gosip jahat lagi-lagi beredar di belakang pung- gungku, seperti artis di infotaiment saja yang sering di go- sipkan. Kali ini diriku di gosipkan telah mewarisi ilmu pelet tingkat tinggi milik bapakku. “Aaaaa...sayang aku mau ikutttt... “ bibir tipisnya mengerucut membentuk ekpresi ngambek yang imut. kepalaku langsung pusing melihat wajahnya yang sep- erti itu. “Terserah kamulah.... “ sahutku geram “Jono sayang memang paling baik deh.“ katanya sam- bil kembali menggandeng tanganku. Hisss masa bodo-lah dengan gosip-gosip murahan itu terserah dengan puluhan cowok yang iri dengan keberun- tunganku ini. Anggap saja ini bonus atas penderitaanku se- lama 20 tahun ini. Kami melangkah bersebelahan di bawah terik matahari siang menuju keparkiran, di iringi tatapan berpuluh-puluh pasang mata yang mengiringi kepergian kami. Aku baru saja hendak menghidupkan motor, ketika jendela mobil Ferrari Sport berwarna merah terparkir tepat di sebelah motorku terbuka, seraut wajah tampan milik cowok yang di kenal sebagi pangeran kampus muncul dari balik jendela. “Hai Sshaa... mau kemana ?? “ sapa ramahnya “Hai...Malik, ini nih aku mau ikut Jono kerumahnya mau kenalan sama papa dan mama mertua he he he.“ jawabnya tatapan antagonis Malik kemudian tertuju kepadaku, kocak 41
  • 42. 42 walau aku tak melihatnya secara langsung karna aku berdi- ri memunggunginya aku tahu karena aku melihat kaca spi- on motorku. aku yakin dia mau cari ribut denganku. “Kerumah Jono !!! emangnya nggak salah ??? ucapnya “Memang kenapa ???“ Natasha masih bertanya dengan tampang bego’nya yang nggak ketulungan itu. “Bapaknya kan dukun !!! entar kamu kenapa-kenapa.. atau malah mungkin selama ini kamu Justru sudah kena pelet sama dia.“ Malik tersenyum memuakkan sambil me- natapku. Aku menoleh dan menatap kearah mereka berdua nyaris tanpa memperlihatkan ekpresi berarti dari wajahku. Bohong kalau aku nggak marah dengan kalimatnya ba- rusan. Aku sangat ingin menghajar wajahnya yang sok gan- teng itu, tapi sejak dulu aku selalu menyadari setiap amu- kan atau emosi kecil yang kuperlihatkan pada orang lain justru akan membuat gosip-gosip mengenai diriku sebagai anak dukun semakin meluas dan tak terkendali. Saat aku sedang berusaha menekan emosiku yang ter- jadi malah Natasha adalah kebalikannya. Natasha murka, dengan kilat dia menarik rambut jabrik Malik dan membenturkan kepalanya ke jendela mobilnya yang terbuka. Aku melongo melihat reaksinya itu. Malik meraung kesakitan sambil memegangi bibirnya yang berd- arah dan membengkak. “Itu harga yang pantas buat cowok bermulut jahat kay- ak kamu.“ Maki Natasha dengan suaranya yang kini terdengar kejam, dan tak ada lagi rengekan manja seperti biasa di lakukannya setiap kali ada di dekatku. “Jono memang anak dukun, so whatt !!! “ dia menatap pada orang-orang yang mengelilingi kami dengan tatapan penuh kemarahan. “Aku suka Jono apa adanya bukan karena di pelet atau kekonyolan yang kalian pikirkan oleh otak ber IQ rendah milik kalian itu.“ Teriaknya. Ups...kurasa ini agak kelewatan, berpuluh-puluh pa- sang mata menatap benci pada Natasha. “Kenapa nggak suka loe ???” tantangnya pada seorang cewek yang langsung berbalik ketakutan karena ketahuan mencibir ke arah Natasha. “Kalau nggak suka lapor polisi sana, yang jelas aku bisa pastikan kalau aku justru bisa bikin kalian yang masuk penjara.“ ucapnya. “Sombong banget loe...“ Malik berkata sambil tangan masih menutup mulutnya yang berdarah. Natasha tertawa mencemooh “jelaslah.. kepala Kapolri kan kakek gue.. kenapa loe ? kaget ya ? jangan hanya kaget mati sana seka- lian.“ Aduuuuhh.. lama-lama nih cewek bisa kena amuk masa juga. Aku segera menggandeng tangan kanannya yang membuat dia menoleh, saat menatapku bisa kulihat ma- tanya mulai berkaca-kaca. Aku memasangkan helm ca- danganku ke kepalanya “Ayo kita pulang !!” ajak ku me- nyeretnya untuk segera naik ke motorku dia menuruti saja permintaanku tanpa membantah. Begitu mesin motor hidup aku segera memacu Si Jalu untuk berlalu dari keru- munan didepan kampus kami. Setelah sampai di rumahku dia kusuruh duduk di ru- ang santai milik keluargaku “Sudah jangan nangis.” Aku berkata padanya sambil menyodorkan segelas es lemon tea kepadanya. “kalau berani menghajar seseorang jangan di rusak dengan menangis juga dong.” “Aku kesal kepadanya !!!” katanya. “Kenapa ???” tanyaku “Karena kamu nggak membela diri di perlakukan be- gitu.” “untuk apa ?? gosip-gosip malah akan bertambah ban- yak kalau aku marah tadi” aku menyahutinya sambil tidak menunjukkan emosiku kepadanya. Bisa kurasakan arah pandangannya tertuju kepadaku, tapi saat ini aku tidak mau membalas menatapnya. aku yakin semua akan kacau kalau melakukannya. Bisa-bisa detik ini juga aku memintanya untuk jadi pacarku. Ya aku luluhlah karena pembelaannya tadi. “Mana papa dan mama mu ???” tanyanya kemudian. “Bapakku sedang mengobati pasiennya di Jepang dan ibuku sedang arisan di rumah temannya.” Jawabku. “Oh,,” Sialan aku baru sadar kalau kami hanya tinggal berdua saja di rumah ini, semoga dia tidak melakukan tindakan macam-macam yang bisa membuat aku tergoda. “Boleh aku bertanya ?” katanya memecah kebisuan di sekeliling kami. Aku menoleh untuk menatapnya hanya sekilas “Silah- kan” ucapku. “Kamu masih ingat sejak kapan kamu jadi bulan-bula- nan orang karena kamu anak dukun ?” tanyanya. Sialan...untuk apa dia menanyakan itu. Aku benar-be- nar nggak sudi mengingat bagaimana hal-hal buruk ini mu- lai terjadi padaku. Semua hanya mengingatkanku kepada seorang teman berjiwa setan yang menjadi penyebab se- muanya. Teman yang sudah melakukan kejahatan besar padaku tapi tak bisa membuatku merasa benci kepadanya. Tiba-tiba saja Natasha merapatkan tubuhnya ke tu- buhku memelukku dari samping dan merebahkan kepalan- ya di bahuku. Dia ini, apa dia tidak berpikir aku bisa gila kalau dia melakukan ini lebih lama lagi. “Maafkan aku” bisiknya di telingaku. Dahiku mengerut “ Untuk apa ??” tanyaku. “Menjadi penyebar gosip kalau kau adalah anak dukun, dulu.” Aku mendengar kata-katanya seakan dia telah me- naruh bom mikron di dalam otakku dan sebentar lagi mau meledakkannya. kocak
  • 43. 43 kocak “Apa maksudmu ?” Tanyaku ragu “kau bukan dia kan ?” Dia menarik kepalanya dari bahuku untuk menatap lu- rus ke dalam mataku. “kau tidak mengingatku lagi ya ???” katanya sedih. “apa kita pernah bertemu sebelumnya ?” tanyaku. Dia mengangguk lemah “Aku Natasha Sandy Auliya, te- man masa kecilmu yang pindah saat kelas 3 SD.” “Auliya ???” aku menyebutnya nama gadis sialan itu. Dia mengangguk. Oke kepalaku benar-benar mau pecah sekarang. Rasan- ya aku mau meledak oleh rasa amarah mendengarnya mengakui siapa dirinya yang sebenarnya di hadapanku. “Oh ! Shit !!! seruku linglung “Sialan !!!!” “Maafkan aku” pintanya memohon maaf “Aku tahu apa yang kulakukan dulu jahat, tapi aku harus melakukan- nya.” “kau kejam” bisikku gelisah entak kenapa aku justru tak bisa marah di hadapannya. Aku memang marah dan aku juga merasa senang karena mengetahui dia telah kembali. Dia mengerucutkan bibirnya lagi “maaf Jono tapi aku benar-benar terpaksa.” “Hal terpaksa macam apa yang membuatmu tega me- nyebarkan kalau bapakku dukun santet. geramku sambil menatapnya tajam. Dia menundukkan kepalanya, entah kenapa bagiku dia sedang salah tingkah. “Aku...” “Apa ?” “Aku nggak mau kamu direbut orang lain, kau kan sejak kecil sudah ganteng dan pintar semua cewek suka sama kamu, kalau aku pergi pasti kamu akan melupakan aku dan pacaran dengan banyak cewek aku nggak tahan mikirin itu.” Rasanya aku mau terbahak mendengar pengakuannya itu yang mampu membuat hatiku seketika terasa hangat. “Dasar aneh ! saat itu kita kan masih kecil.” “Tapi aku hanya ingin kamu jadi milikku.” Hisss...siapa yang nggak luluh coba dengan mendengar pengakuan seperti itu, hanya orang gila kurasa. “Jadi kau mau memaafkan aku nggak ?” tanyanya pe- nuh harap. Tanpa membuat perhitungan dulu ku jawab “NGGAK- KKK...” “Jonoooo...please maafkan aku ya..ya..ya..!” “Aku bilang nggak ya nggak !! kecuali...” Matanya membesar oleh rasa antusias “Apa...apa..?” Aku tersenyum licik. benakku mengingat-ingat huku- man yang selalu kulakukan setiap kali dia salah menger- jakan PR matematika dulu. Aku merapatkan ujung jari tengah tanganku ke ujung ibu jariku “ini..” kataku sambil mengajungkan tangan kananku ke depan wajahnya. Dia menatapku dengan mata membelalak kemudian dia ter- tawa mencemooh. “Cemong kita bukan anak kecil lagi kan ?” “Terserah mau apa nggak” sahutku lagi. “iya..iyaaa.” dia memejamkan matanya sambil men- gangkat poninya yang menutupi dahinya dengan tangan- nya yang lain. Natasha, benar-benar cewek bego’ yaang menggemaskan. “Siap-siap ya !” kataku bersemangat. “Iyaaa..cepetan ah..pelan-pelan ya awas kalau sampai merah.” “oke !!!” Aku menyahuti kebawelannya dengan tenang merapat- kan jemariku ke dahinya.. mengukur jarak yang pas untuk mendaratkan jepretan dari jariku ke dahinya yang lebar. Di saat yang sama mataku melihat yang lebih menarik dari da- hinya dan tanpa sadar aku begitu saja mendaratkan bibirku ke atas bibir manisnya. Benar-benar gerakan singkat tapi berefek besar. Hatiku bagai meledak dan dia masih memejamkan matanya rapat- rapat terdiam bagai boneka Barbie yang sempurna. Hisss sial.. kalau dia membuka matanya saat kejadian ini bisa membuat aku menjadi salting. Dan benar saja telat..telat sekali bagiku untuk kabur darinya. Natasha membuka matanya dan menatapku melongo. Sedetik kemudian dia berteriak keras tepat di depan telingaku. “HAAAAAAA KAU MENCIUMKU .....” “BERISIK...” aku membalasnya berteriak. “Kau menciumku...kau menciumku..kau menciumku..” dia mengulang-ulang kalimat itu bagai menyenandungkan sebuah lagu, tapi di telingaku terdengar lebih mirip dengan tuduhan telah melakukan kejahatan besar. “Lalu kenapa ?” aku menatapnya menantang dengan geram. Dia tersenyum lalu dia memutuskan segalanya dengan seenak hatinya. “Jadiiii....mulai sekarang kau pacarku..” Ucapnya. Hisss..mungkin aku akan suka status baruku itu. Mung- kin ! “JAWAB AKU ANAK DUKUN !!!” dia berteriak dengan sengaja di telingaku. Dengan geram aku menarik lehernya dengan lenganku “IYYAAAA MENANTU DUKUN...” Balasku keras tepat di telinganya.
  • 44. 44 G imana sich sebenernya pacaran itu, enak ngga’ ya? Bahaya ngga’ sich? Apa bener pacaran itu harus kita lakukan kalo mo nyari pasangan hidup kita? Apa me- mang bener ada pacaran yang Islami itu, dan bagaimana kita menyikapi hal itu? Memiliki rasa cinta adalah fitrah Ketika hati udah terkena panah asmara, terjangkit virus cinta, akibatnya...... dahsyat man...... yang diinget cuma si dia, pengen selalu berdua, akan makan inget si dia, waktu tidur mimpi si dia. Bahkan orang yang lagi fall in love itu rela ngorbanin apa aja demi cinta, rela ngelakuin apa aja demi cinta, semua dilakukan agar si dia tambah cinta. Sam- pe’ akhirnya....... pacaran yuk. Cinta pun tambah terpupuk, hati penuh dengan bunga. Yang gawat lagi, karena pen- gen bukti’in cinta, bisa buat perut buncit (hamil). Karena cinta diputusin bisa minum baygon. Karena cinta ditolak .... dukun pun ikut bertindak. Sebenarnya manusia secara fitrah diberi potensi ke- hidupan yang sama, dimana potensi itu yang kemudian selalu mendorong manusia melakukan kegiatan dan men- untut pemuasan. Potensi ini sendiri bisa kita kenal dalam dua bentuk. Pertama, yang menuntut adanya pemenuhan yang sifatnya pasti, kalo ngga’ terpenuhi manusia bakalan binasa. Inilah yang disebut kebutuhan jasmani (haajatul ‘udwiyah), seperti kebutuhan makan, minum, tidur, ber- nafas, buang hajat de el el. Kedua, yang menuntut adanya pemenuhan aja, tapi kalo’ kagak terpenuhi manusia ngga’ bakalan mati, cuman bakal gelisah (ngga’ tenang) sampe’ terpenuhinya tuntutan tersebut, yang disebut naluri atau keinginan (gharizah). Kemudian naluri ini di bagi menjadi 3 macam yang penting yaitu : Gharizatul baqa’ (naluri untuk mempertahankan diri) misalnya rasa takut, cinta harta, cinta pada kedudukan, pengen diakui, de el el. Gharizatut tadayyun (naluri untuk mensucikan sesuatu/ Pacaran dalam Islam problematika
  • 45. 45 naluri beragama) yaitu kecenderungan manusia untuk melakukan penyembahan/ beragama kepada sesuatu yang layak untuk disembah. Gharizatun nau’ (naluri untuk mengembangkan dan melestarikan jenisnya) manivestasinya bisa berupa rasa sayang kita kepada ibu, temen, sodara, kebutuhan untuk disayangi dan menyayangi kepada lawan jenis. Pacaran dalam perspektif islam In fact, pacaran merupakan wadah antara dua insan yang kasmaran, dimana sering cubit-cubitan, pandang- pandangan, pegang-pegangan, raba-rabaan sampai per- gaulan ilegal (seks). Islam sudah jelas menyatakan: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang bu- ruk.” (Q. S. Al Isra’ : 32) Seringkali sewaktu lagi pacaran banyak aktivitas laen yang hukumnya wajib maupun sunnah jadi terlupakan. Sampe-sampe sewaktu sholat sempat teringat si do’i. Pokoknya aktivitas pacaran itu dekat banget dengan zina. So....kesimpulannyaPACARAN ITU HARAM HUKUMNYA, and kagak ada legitimasi Islam buatnya, adapun beribu atau berjuta alasan tetep aja pacaran itu haram. Adapun resep nabi yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud: “Wahai generasi muda, barang siapa di antara kalian telah mampu seta berkeinginan menikah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pan- dangan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa diantara kalian belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penghalang untuk mela- wan gejolak nafsu.”(HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi). Jangan suka mojok atau berduaan ditempat yang sepi, karena yang ketiga adalah syaiton. Seperti sabda nabi: “Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat (berd- uaan di tempat sepi), sebab syaiton menemaninya, jangan- lah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali disertai dengan mahramnya.” (HR. Imam Bukhari Muslim). Dan untuk para muslimah jangan lupa untuk menutup aurotnya agar tidak merangsang para lelaki. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka mena- han pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah me- nampakkan perhiasannya.” (Q. S. An Nuur : 31). Dan juga sabda Nabi: “Hendaklah kita benar-benar me- mejakamkan mata dan memelihara kemaluan, atau benar- benar Allah akan menutup rapat matamu.”(HR. Thabrany). Yang perlu di ingat bahwa jodoh merupakan QADLA’ (ketentuan) Allah, dimana manusia ngga’ punya andil nen- tuin sama sekali, manusia cuman dapat berusaha men- cari jodoh yang baik menurut Islam. Tercantum dalam Al Qur’an: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah un- tuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang men- uduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (sur- ga).” Wallahu A’lam bish-Showab. [] problematika
  • 46. 46 S astra Melayu atau Kesusastraan Melayu adalah sas- tra yang hidup dan berkembang di kawasan Melayu. Sastra Melayu mengalami perkembangan dan pen- ciptaan yang saling mempengaruhi antara satu periode dengan periode yang lain. Situasi masyarakat pada jaman sebelum Hindu, jaman Hindu, jaman peralihan dari Hindu ke Islam, dan jaman Islam, berpengaruh kuat pada hasil- hasil karya sastra Melayu. Terjadi hubungan yang erat anta- ra tahap perkembangan, kehadiran genre, dan faktor lain di luar karya sastra. Sastra Melayu berkembang pesat pada jaman Islam dan sesudahnya, karena tema-tema yang diangkat seputar kehidupan masyarakat Melayu, meskipun beberapa ada pengaruh asing. Sebelum jaman Islam, konteks pencer- itaannya lebih berorientasi ke wilayah di luar Melayu, yaitu India dengan latar belakang kebudayaan Hindu. Melayu Klasik Yang dimaksud dengan Sastra Melayu Klasik adalah sastra yang hidup dan berkembang di daerah Melayu pada masa sebelum dan sesudah Islam hingga mendekati ta- hun 1920-an di masa Balai Pustaka. Masa sesudah Islam merupakan zaman dimana sastra Melayu berkembang be- gitu pesat karena pada masa itu banyak tokoh Islam yang mengembangkan sastra Melayu. Kesusastraan Melayu sebelum Islam tidak ada nuansa Islam sama sekali dan bentuknya adalah sastra lisan. Isi dan bentuk sastranya lebih banyak bernuansa animisme, dinamisme, dan Hindu-Budha, dan semua hasil karya terse- but dituangkan dalam bentuk prosa dan puisi. Untuk puisi, tampak tertuang ke dalam wujud pantun, peribahasa, te- ka-teki, talibun, dan mantra. Bentuk yang terakhir ini (man- tra), sering dikenal dengan jampi serapah, sembur, dan seru. Sedangkan bentuk prosa, tampak tertuang dalam wujud cerita rakyat yang berisi cerita-cerita sederhana dan berwujud memorat (legenda alam gaib yang merupakan pengetahuan pribadi seseorang), fantasi yang berhubun- gan dengan makhluk-makhluk halus, hantu dan jembalang. Perkembangan kesusastraan Melayu sesudah keda- tangan Islam ditandai dengan penggunaan Huruf Arab yang kemudian disebut Tulisan Jawi atau Huruf Jawi, yang dalam perkembangannya dikenal dengan istilah Arab Mel- ayu. Hal ini dikarenakan masyarakat Melayu merasa bahwa tulisan tersebut telah menjadi milik dan identitasnya. Hu- ruf Jawi ini diperkenalkan oleh para pendakwah Islam un- tuk membaca al-Qur`an dan menelaah berbagai jenis kitab dari berbagai disiplin ilmu. Perkembangan penulisan ini sangat pesat karena Islam memperbolehkan semua orang untuk menulis dalam berbagai bidang. Sastra Lisan Sastra lisan adalah bagian dari tradisi yang berkembang di tengah rakyat jelata yang menggunakan bahasa seba- gai media utama. Sastra lisan ini lebih dulu muncul dan berkembang di masyarakat daripada sastra tulis. Dalam kehidupan sehari-hari, jenis sastra ini biasanya dituturkan oleh seorang ibu kepada anaknya, seorang tukang cerita pada para pendengarnya, guru pada para muridnya, atau- pun antar sesama anggota masyarakat. Untuk menjaga kelangsungan sastra lisan ini, warga masyarakat mewaris- sastra SASTRA LISAN Dalam Seni & Budaya Melayu Klasik
  • 47. 47 kannya secara turun temurun dari generasi ke generasi. Sastra lisan sering juga disebut sebagai sastra rakyat, ka- rena muncul dan berkembang di tengah kehidupan rakyat biasa. Sastra lisan ini dituturkan, didengarkan dan dihayati se- cara bersama-sama pada peristiwa tertentu, dengan mak- sud dan tujuan tertentu pula. Peristiwa-peristiwa tersebut antara lain berkaitan dengan upacara perkawinan, upacara menanam dan menuai padi, kelahiran bayi dan upacara yang bertujuan magis. Sastra lisan sangat digemari oleh warga masyarakat dan biasanya didengarkan bersama-sa- ma karena mengandung gagasan, pikiran, ajaran dan hara- pan masyarakat. Suasana kebersamaan yang dihasilkan dari sastra lisan berdampak positif pada menguatnya ika- tan batin di antara anggota masyarakat. Dalam konteks ini, bisa dilihat bahwa sastra lisan juga memiliki fungsi sosial, disamping fungsi individual. Dengan demikian, bisa dikata- kan bahwa memudarnya tradisi sastra lisan di masyarakat merupakan salah satu indikasi telah memudarnya ikatan sosial di antara mereka, dan sebaliknya. Secara historis, jumlah karya sastra yang bersifat lisan lebih banyak dibanding dengan sastra tulis. Di antara jenis sastra lisan tersebut adalah pantun, peribahasa, nyanyi panjang, dodoi, koba dll. Gurindam, dongeng, legenda dan syair pada awalnya juga merupakan bagian dari tradisi lisan. Namun, perkembangannya mengalami perubahan ketika jenis sastra ini menjadi bagian dari kehidupan di istana–istana Melayu yang telah terbiasa dengan tradisi tulis. Sehingga gurindam, dongeng, legenda dan syair berkembang menjadi bagian dari tradisi tulis. Tampaknya, ini adalah bagian dari wujud interaksi positif antara sastra lisan dan tulisan. Dalam portal ini, berbagai jenis sastra lisan dibahas secara lebih rinci. Pantun Pantun adalah bentuk puisi yang terdiri atas empat baris yang bersajak bersilih dua-dua (pola ab-ab), dan bi- asanya, tiap baris terdiri atas empat perkataan. Dua baris pertama disebut sampiran (pembayang), sedangkan dua baris berikutnya disebut isi pantun. Ada dua pendapat mengenai hubungan antara sampiran dan isi pantun. Pen- dapat pertama dikemukakan oleh H.C. Klinkert pada tahun 1868 yang menyebutkan bahwa, antara sampiran dan isi terdapat hubungan makna. Pendapat ini dipertegas kem- bali oleh Pijnappel pada tahun 1883 yang mengatakan bahwa, hubungan antara keduanya bukan hanya dalam tataran makna, tapi juga bunyi. Bisa dikatakan jika sam- piran sebenarnya membayangkan isi pantun. Pendapat ini dibantah oleh van Ophuysen yag mengatakan bahwa, sia-sia mencari hubungan antara sampiran dan isi pantun. Menurutnya, yang muncul pertama kali dibenak seseorang adalah isi, baru kemudian dicari sampirannya agar bersajak. Dalam perkembangannya, Hooykas kemudian memadukan dua pendapat ini dengan mengatakan bah- wa, pada pantun yang baik, terdapat hubungan makna tersembunyi dalam sampiran, sedangkan pada pantun yang kurang baik, hubungan tersebut semata-mata hanya untuk keperluan persamaan bunyi. Pendapat Hooykas ini sejalan dengan pendapat Dr. (HC) Tenas Effendy yang me- nyebut pantun yang baik dengan sebutan pantun sempur- na/penuh, dan pantun yang kurang baik dengan sebutan pantun tak penuh/tak sempurna. Karena sampiran dan isi sama-sama mengandung makna yang dalam (berisi), maka kemudian dikatakan, “sampiran dapat menjadi isi, dan isi dapat menjadi sampiran.” Dalam kehidupan masyarakat Melayu sehari-hari, pan- tun merupakan jenis sastra lisan yang paling populer. Penggunaannya hampir merata di setiap kalangan: tua- muda, laki-laki-perempuan, kaya miskin, pejabat-rakyat bi- asa dst. Dalam prkatiknya, pantun ini diklasifikasi ke dalam beberapa jenis yaitu: Pantun Nasihat, Pantun Berkasih Say- ang, Pantun Suasana Hati, Pantun Pembangkit Semangat, Pantun Kerendahan Hati, Pantun Pujian, Pantun Teka-teki, Pantun Terhadap Perempuan, dan Pantun Jenaka. Pantun juga berfungsi sebagai bentuk interaksi yang saling berbalas, baik itu dilakukan pada situasi formal maupun informal. Pantun pada masyarakat Melayu men- galir berdasarkan tema apa yang tengah diperbincangkan. Ketika seseorang mulai memberikan pantun, maka rekan lainnya berbalas dengan tetap menjaga tali perbincangan. sastra Sastra lisan ini dituturkan, didengarkan dan dihayati secara bersama-sama pada peristiwa tertentu, dengan maksud dan tujuan tertentu pula. Peristiwa-peristiwa tersebut antara lain berkaitan dengan upacara perkawinan, upacara menanam dan menuai padi, kelahiran bayi dan upacara yang bertujuan magis, Sastra lisan sangat digemari oleh warga masyarakat dan biasanya didengarkan bersama-sama karena mengandung gagasan, pikiran, ajaran dan harapan masyarakat
  • 48. 48 Dalam interaksi pantun berbalas ini berlatar belakang pada situasi formal maupun situasi informal. Pada situasi formal semisal ketika meminang atau juga membuka sebuah pida- to, sedangkan pada situasi informal seperti perbincangan antar rekan sebaya. Pantun adalah genre sastra tradisional yang paling di- namis, karena dapat digunakan pada situasi apapun. Seba- gaimana dikatakan bahwa: “Di mana orang berkampung disana pantun bersam- bung. Di mana ada nikah kawin disana pantun dijalin. Di mana orang berunding di sana pantun bergandeng. Di- mana orang bermufakat di sana pantun diangkat. Di mana ada adat dibilang, di sana pantun diulang. Di mana adat di bahas di sana pantun dilepas”. Contoh Pantun : Berisikan syarak beserta sunnah Berisikan petuah dengan amanah Berisikan jalan mengenal Allah Berisikan ilmu memahami aqidah Di situ disingkap benar dan salahnya Di situ dicurai halal dan haramnya Di situ dibentang manfaat mudaratnya Di situ didedahkan baik buruknya Di situ ilmu sama disimbah Di situ tempat mencari tuah Di situ tempat menegakkan marwah Menyebarkan Islam dengan akidahnya Supaya hidup ada kiblatnya Apabila mati ada ibadatnya. Peribahasa Peribahasa adalah ungkapan tradisional yang terdiri dari kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perump- amaan, nasehat, prinsip hidup ataupun aturan tingkah laku. Dalam ungkapan lain, Carvantes mendefinisikannya sebagai kalimat pendek yang disarikan dari pengalaman yang panjang; Bertrand Russell mendefinisikannya sebagai kebijaksanaan orang banyak, tapi kecerdasan seseorang. Biasanya, kelompok kata atau kalimat dalam peribahasa memiliki struktur susunan yang tetap, dan merupakan kiasan terhadap maksud tertentu. Kalimat dalam periba- hasa biasanya mengesankan, dengan arti yang luas dan isi yang bijak. Dalam peribahasa, tersirat unsur sistem budaya masyarakat yang berkaitan dengan nilai-nilai, pandangan hidup, norma, petunjuk dan aturan yang menjadi acuan bagi anggota masyarakat. Biasanya, peribahasa ini mun- cul dalam pembicaraan sehari-hari, upacara adat, acara keramaian dll. Dalam kehidupan sehari-hari, bisa dikatakan bahwa peribahasa merupakan salah satu sarana enkultura- si dalam proses penanaman nilai-nilai adat dari generasi ke generasi dalam kebudayaan Melayu. Sebagai sastra lisan, maka perkembangannya sangat dipengaruhi oleh peruba- han yang terjadi di masyarakat pendukungnya. Setiap pe- rubahan di masyarakat, biasanya juga diiringi dengan len- yapnya peribahasa yang tidak lagi sesuai dengan keadaan yang telah berubah. Ada dua jenis peribahasa, yaitu peribahasa yang memi- liki arti lugas dan yang memiliki arti simbolis. Peribahasa yang berarti lugas ada dua: bidal dan pepatah, sedangkan yang berarti simbolis adalah perumpamaan. Peribahasa jenis bidal memiliki irama dan rima, sehingga sering juga digolongkan ke dalam bentuk puisi, contohnya adalah: bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau. Peribahasa jenis pepatah mengandung isi yang ringkas, bijak, benar dan seolah-olah dimaksudkan untuk mema- tahkan ucapan orang lain, contohnya: biar lambat asal se- lamat; sedikit demi sedikit, lama lama jadi bukit. Berkaitan dengan perumpamaan, ungkapannya mengandung arti simbolik, dan biasanya didahului kata seperti, bagai atau bak, contohnya: seperti katak di bawah tempurung; bagai pungguk merindukan bulan; datar bak lantai papan, licin bak dinding cermin. Cerita Rakyat Cerita rakyat dapat diartikan sebagai ekspresi budaya suatu masyarakat melalui bahasa tutur yang berhubungan langsung dengan berbagai aspek budaya, seperti agama dan kepercayaan, undang-undang, kegiatan ekonomi, sistem kekeluargaan, dan susunan nilai sosial masyarakat tersebut. Dahulu, cerita rakyat diwariskan secara turun- sastra Dalam peribahasa, tersirat unsur sistem budaya masyarakat yang berkaitan dengan nilai-nilai, pandangan hidup, norma, petunjuk dan aturan yang menjadi acuan bagi anggota masyarakat. Biasanya, peribahasa ini muncul dalam pembicaraan sehari-hari, upacara adat, acara keramaian dll. Dalam kehidupan sehari-hari, bisa dikatakan bahwa peribahasa merupakan salah satu sarana enkulturasi dalam proses penanaman nilai-nilai adat dari generasi ke generasi dalam kebudayaan Melayu
  • 49. 49 temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam masyarakat tertentu. Menurut Djames Danandjaja, di anta- ra ciri-ciri cerita rakyat, antara lain: • Penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan. • Bersifat tradisional, yakni hidup dalam suatu kebu- dayaan dalam waktu tidak kurang dari dua generasi. • Bersifat lisan, sehingga terwujud dalam berbagai versi. • Bersifat anonim, yakni nama penciptanya sudah tidak diketahui lagi. Maka, ia menjadi milik bersama dalam masyarakatnya. • Mempunyai fungsi tertentu dalam masyarakatnya, misalnya sebagai media pendidikan, pengajaran moral, hiburan, proses sosial dan sebagainya. • Bersifat pralogis, yakni mempunyai logika tersendiri yang tidak sesuai dengan logika ilmu pengetahuan, mis- alnya seorang tokoh adalah keturunan dewa atau pros- es kelahirannya tidak wajar seperti Karna dalam epos Mahabharata yang dilahirkan melalui kuping ibunya. • Pada umumnya bersifat sederhana dan seadanya, ter- lalu spontan dan kadang kala kelihatan kasar, seperti yang terlihat pada anekdot dan sebagian cerita jenaka. Namun dalam perkembangannya, sebagian cerita raky- at telah disusun dalam bentuk bahasa yang lebih tera- tur dan halus. Pada umumnya, cerita-cerita rakyat mengisahkan ten- tang terjadinya berbagai hal, seperti terjadinya alam se- mesta, manusia pertama, kematian, bentuk khas binatang, bentuk topografi, gejala alam tertentu, tokoh sakti yang lahir dari perkawinan sumbang, tokoh pembawa kebu- dayaan, makanan pokok (seperti padi, jagung, sagu, dsb.), asal-mula nama suatu daerah atau tempat, tarian, upaca- ra, binatang tertentu, dan lain-lain. Adapun tokoh-tokoh dalam cerita rakyat biasanya ditampilkan dalam berbagai wujud, baik berupa binatang, manusia maupun dewa, yang kesemuanya disifatkan seperti manusia. Cerita rakyat sangat digemari oleh warga masyarakat karena dapat dijadikan sebagai suri teladan dan pelipur lara, serta bersifat jenaka. Oleh karena itu, cerita rakyat bi- asanya mengandung ajaran budi pekerti atau pendidikan moral dan hiburan bagi masyarakat pendukungnya. Pada masa sebelum tersedianya pendidikan secara formal, sep- erti sekolah, cerita-cerita rakyat memiliki fungsi dan per- anan yang amat penting sebagai media pendidikan bagi orang tua untuk mendidik anak dalam keluarga. Meskipun saat ini pendidikan secara formal telah tersedia, namun ce- rita-cerita rakyat tetap memiliki fungsi dan peranan pent- ing, terutama dalam membina kepribadian anak dan mena- namkan budi pekerti secara utuh dalam keluarga. Saat ini, cerita-cerita rakyat tidak hanya merupakan ce- rita yang dikisahkan secara lisan dari mulut ke mulut dan dari generasi ke generasi berikutnya, akan tetapi telah banyak dipublikasikan secara tertulis melalui berbagai me- dia. Peranan para tukang cerita sebagian besar telah diam- bil alih oleh media cetak maupun elektronik. Meskipun de- mikian, ciri-ciri kelisanannya tetap melekat padanya. Media cetak dan elektronik hanya merupakan alat penyebar dan pelestari cerita rakyat tersebut. Dodoi / Nyanyi Budak Lagu dodoi (lullabies) adalah bagian dari genre tradisi lisan orang Melayu di nusantara. Ada yang mengatakan bahwa, lagu dodoi adalah nyanyian rakyat paling tua, yang lahir dari tengah kehidupan rakyat biasa, karena itu, tema-tema lagu juga berkaitan dengan kehidupan harian mereka. Dalam lagu dodoi tercermin kepercayaan, pikiran, keinginan dan harapan rakyat. Secara umum, terdapat empat aspek utama dalam lagu dodoi yaitu: pembelajaran bahasa; permainan anak-anak; pesan nilai dan norma kehidupan; dan aspek keagamaan. Dalam masyarakat Melayu, lagu ini dinyanyikan oleh se- orang ibu (terkadang kakak atau saudara) dengan suara yang lemah-lembut, merdu, mendayu-dayu dan berulang- ulang sambil mengayun atau membuai anak yang berada dalam ayunan (buaian) hingga tertidur. Usia anak yang ditidurkan dengan lagu dodoi ini biasanya masih bayi, be- lum mengerti bahasa formal. Ketika mendendangkan lagu dodoi, pergerakan tangan, mimik muka dan nada suara sang ibu menggambarkan seolah-olah ia sedang bercakap- cakap dengan anaknya. Terkadang, ibu juga mencium dan menepuk-nepuk punggung anaknya, mengangguk-ang- sastra Pada umumnya, cerita-cerita rakyat mengisahkan tentang terjadinya berbagai hal, seperti terjadinya alam semesta, manusia pertama, kematian, bentuk khas binatang, bentuk topografi, gejala alam tertentu, tokoh sakti yang lahir dari perkawinan sumbang, tokoh pembawa kebudayaan, makanan pokok (seperti padi, jagung, sagu, dsb.), asal-mula nama suatu daerah atau tempat, tarian, upacara, binatang tertentu, dan lain-lain
  • 50. 50 gukkan kepala dan mengeluarkan suara tertentu yang su- dah dikenal dengan baik oleh anaknya, sehingga anak akan cepat tertidur. Bisa dikatakan bahwa, lagu ini adalah sim- bol dari limpahan kasih sayang dan keikhlasan orang tua terhadap anaknya; media komunikasi antara anak dan ibu bapak; media perdidikan perdana tentang nilai-nilai luhur dan keagamaan; dan pengganti teman bagi si anak. Nyanyi Panjang / Koba Nyanyi panjang merupakan jenis sastra lisan bercorak naratif (cerita) yang dipertunjukkan oleh tukang nyanyi panjang dengan cara dinyanyikan atau dilagukan. Dari namanya, nyanyi panjang, terdapat dua kata: nyanyi dan panjang. Nyanyi merujuk pada cara sastra lisan itu diper- tunjukkan, dan panjang merujuk pada waktu yang diper- lukan dalam penyampaiannya. Dalam pertunjukan nyanyi panjang, ada empat unsur yang saling berkaitan dan mem- pengaruhi yaitu: tukang cerita, cerita, suasana pertunjukan dan penonton. Nyanyi panjang ini murni hasil kreatifitas masyarakat dan menjadi milik bersama, kemudian diwar- iskan secara turun temurun dengan cara berguru pada tu- kang cerita. Tidak ada buku rujukan yang mereka jadikan pegangan, karena itu, nyanyi panjang termasuk kategori kelisanan primer (primary oral). Di antara ciri nyanyi pan- jang adalah: gaya bahasa bercorak prosa lirik atau prosa berirama; banyak pengulangan; struktur cerita seperti hi- kayat Melayu lainnya yaitu: pengenalan, pengembaraan dan penyelesaian; dan diawali dengan pantun bebalam. Disebut bebalam, karena nyanyian pantunnya mirip den- gan suara burung balam. Dalam kehidupan sehari-hari, ter- dapat lebih kurang 97 nyanyi panjang. Sebenarnya, ada dua jenis nyanyi panjang yaitu: nyanyi panjang tombo dan nyanyi panjang biasa. Tombo adalah jenis nyanyi panjang yang berisi tentang sejarah, hukum dan aturan adat. Oleh sebab itu, tombo ini dianggap sakral dan merupakan salah satu sumber hukum di masyarakat. Tukang cerita Tombo disebut pebilang tombo, statusnya sangat dihormati dalam kehidupan sehari-hari. Tombo ini dalam bentuk prosa berirama dan dinyanyikan dalam ben- tuk yang baku (tetap), tidak boleh diubah. Dalam tombo tersebut, terdapat banyak formula puitis kuno, petuah dan amanat moral. Isi nyanyi panjang tombo bersifat partiku- lar, hanya berkaitan dengan pesukuan tertentu, sedang- kan nyanyi panjang biasa bersifat umum, milik semua war- ga masyarakat dari semua pesukuan. Mantra Mantra bisa diartikan sebagai susunan kata yang berun- sur puisi (seperti rima dan irama) yang dianggap mengand- ung kekuatan gaib, biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yang lain (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 2001). Dalam sastra Melayu lama, kata lain untuk mantra adalah jampi, serapah, tawar, sem- bur, cuca, puja, seru dan tangkal. Mantra termasuk dalam genre sastra lisan yang populer di masyarakat Melayu, se- bagaimana pantun dan syair. Hanya saja, penggunaannya lebih eksklusif, karena hanya dituturkan oleh orang tert- entu saja, seperti pawang dan bomoh (dukun). Menurut orang Melayu, pembacaan mantra diyakini dapat menim- bulkan kekuatan gaib untuk membantu meraih tujuan- tujuan tertentu. Secara umum, mantra dapat dibagi ke dalam empat jenis berdasarkan tujuan pelafalannya, yaitu: (1), mantra untuk pengobatan; (2), mantra untuk ‘pakaian’ atau pelindung diri; (3), mantra untuk pekerjaan; dan (4), mantra adat-istiadat (Majelis Peperiksaan Malaysia: 2005). Dari segi bentuk, mantra sebenarnya lebih sesuai dig- olongkan ke dalam bentuk puisi bebas, yang tidak terlalu terikat pada aspek baris, rima dan jumlah kata dalam setiap baris. Dari segi bahasa, mantra biasanya menggunakan ba- hasa khusus yang sukar dipahami. Adakalanya, dukun atau pawang sendiri tidak memahami arti sebenarnya mantra yang ia baca; ia hanya memahami kapan mantra tersebut dibaca dan apa tujuannya. Dari segi penggunaan, mantra sangat eksklusif, tidak boleh dituturkan sembarangan, karena bacaannya dianggapa keramat dan tabu. Mantra biasanya diciptakan oleh seorang dukun atau pawang, kemudian diwariskan kepada keturunan, murid ataupun orang yang ia anggap akan menggantikan fungsinya seba- gai dukun. Kemunculan dan penggunaan mantra ini dalam masyarakat Melayu, berkaitan dengan pola hidup mere- ka yang tradisional dan sangat dekat dengan alam. Oleh sebab itu, semakin modern pola hidup masyarakat Melayu dan semakin jauh mereka dari alam, maka mantra akan se- makin tersisihkan dari kehidupan mereka. Berikut ini satu contoh mantra yang sering dibaca oleh suku Laut ketika mereka melempar pancing ikan ke dalam air: Air pasang telan ke insang; Air surut telan ke perut; Renggutlah!; Biar putus jangan rabut. sastra Mantra termasuk dalam genre sastra lisan yang populer di masyarakat Melayu, sebagaimana pantun dan syair. Hanya saja, penggunaannya lebih eksklusif, karena hanya dituturkan oleh orang tertentu saja, seperti pawang dan dukun. Pembacaan mantra diyakini dapat menimbulkan kekuatan gaib untuk membantu meraih tujuan-tujuan tertentu
  • 51. 51 Mendatar : 1. Beristri lebih dari satu 2. Ibu dari orang tua 3. Tempat tinggal 4. Tidak 5. Jemu 6. Not ke empat 7. Kata yang biasanya di- lakukan dengan menggu- nakan jempol 8. Nada dering 9. Dan (Inggris) 10. Janji 11. Ibu Kota Kolombia 12. Penyanyi lagu ‘Heal the world’ 13. Merk mobil yang berasal dari Jepang 14. Negara yang perekono- miannya menggunakan sistim koperasi 15. Kecanduan (Inggris) Menurun : 1. Hewan yang memiliki pu- nuk 2. Daerah yang terkenal dengan buah apel 3. Kereta Api 4. Kendaraan roda tiga yang dikayuh 5. Lawan kata ‘Sunset’ 6. Lokasi menarik yang be- rada di Bukittingi, Sumbar 7. Jumat (Inggris) 8. Lawan kata ‘Haram’ 9. Zodiak yang berlambang ikan 10. Bekas pacar 11. Pilek 12. Hewan yang menghasil- kan benang wol 13. Judul salah satu film yang dibintangi oleh Kate Win- slet 14. Pilihan quiz 51 1. Hanya berlaku untuk siswa Madrasah Salafiyah Kajen 2. Tidak berlaku bagi segenap anggota Redaksi Majalah Ex- perience 3. Jawaban ditulis dan dikirim melalui email: experience. slfmgz@gmail.com atau dikirim langsung ke kantor Redaksi Majalah Experience, Gedung MA. Salafiyah Kajen lantai 2 pada jam istirahat sekolah 4. Jawaban harus disertai kupon Quiz dan identitas yang se- benarnya (KTA) 5. Pengiriman selambat-lambatnya diterima Redaksi bulan Mei 6. Pengumuman pemenang akan ditempel di Majalah Dind- ing (Mading) 7. Dapatkan beasiswa Rp. 100.000,- untuk 2 (dua) orang pemenang. SYARAT DAN KETENTUAN:
  • 52. 5252 komik
  • 53. 53 komik
  • 54. 54 komik
  • 55. 55 komik
  • 56. 56 komik