Your SlideShare is downloading. ×
Isi buku saku mdg’s final-19-2-2011
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Isi buku saku mdg’s final-19-2-2011

1,336

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,336
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
35
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. TUJUAN 1 : Memberantas Kemiskinan dan KelaparanTARGET 1C : Menurunkan hingga setengahnya proporsi penduduk yang menderita kelaparan dalam kurun waktu 1990-2015INDIKATOR : 1. Prevalensi balita kekurangan gizi 2. Proporsi penduduk dengan asupan kalori di bawah tingkat konsumsi minimumPROGRAM 1 : Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanNasional:Kegiatan 1 : 1. Cakupan balita gizi Persentase anak 0-59 Jumlah Balita gizi buruk 100 100 100 100 -Pembinaan Gizi buruk yang bulan (balita) Gizi (BB/PB atau BB/TB < - 3Masyarakat mendapat Buruk (BB/PB atau SD) yang dirawat inap perawatan BB/TB < - 3 SD) yang maupun rawat jalan dirawat inap maupun sesuai tatalaksana gizi rawat jalan sesuai buruk dalam suatu tatalaksana gizi buruk kabupaten/kota dibagi di fasilitas kesehatan jumlah balita gizi buruk dan masyarakat (BB/PB atau BB/TB < - 3 dalam suatu SD) yang ditemukan di kabupaten/kota kabupaten/kota tersebut pada kurun waktu tertentu dikali 100%. 2. Cakupan balita Persentase anak 0-59 Jumlah anak 0-59 bulan 70 75 80 85 - ditimbang berat bulan (balita) yang (balita) yang ditimbang badannya (D/S) ditimbang berat berat badannya di badannya di posyandu pada suatu posyandu dalam kabupaten/kota dibagi suatu kabupaten/kota jumlah seluruh balita yang ada di kabupaten/kota x 100% 11
  • 2. TUJUAN 1 : Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanDaerah:Kegiatan 1 : 1. Cakupan balita Persentase anak 0-59 Jumlah Balita gizi buruk 100 100 100 100 100Pembinaan Gizi gizi buruk yang bulan (balita) Gizi Buruk (BB/PB atau BB/TB < - 3 SD)Masyarakat mendapat (BB/PB atau BB/TB < - 3 yang dirawat inap maupun perawatan SD) yang dirawat inap rawat jalan sesuai tatalaksana maupun rawat jalan gizi buruk dalam suatu sesuai tatalaksana gizi kabupaten/kota dibagi buruk di fasilitas jumlah balita gizi buruk kesehatan dan (BB/PB atau BB/TB < - 3 SD) masyarakat dalam suatu yang ditemukan di kabupaten/kota. kabupaten/kota tersebut pada kurun waktu tertentu dikali 100%.Sub kegiatan 1.a. Cakupan Persentase Puskesmas 1. Jumlah Puskesmas 30 50 75 100 1001.a: puskesmas perawatan dan RSUD perawatan yang memilikiPelatihan perawatan dan yang memiliki tenaga tenaga kesehatan yang telahtatalaksana gizi RSUD memiliki kesehatan yang telah dilatih Tatalaksana Anak Giziburuk bagi tenaga yang dilatih Tatalaksana Anak Buruk sesuai standarPuskesmas telah dilatih Gizi Buruk sesuai dengan pelatihan 37 Jam Pelajaranperawatan dan tata laksana gizi standar pelatihan 37 Jam (JPL) dalam suatuRSUD buruk. Pelajaran (JPL) dalam kabupaten/kota dibagi suatu kabupaten/kota. jumlah seluruh Puskesmas perawatan yang ada di wilayah dalam suatu kabupaten/kota tersebut pada kurun waktu tertentu dikali 100%. 12
  • 3. TUJUAN 1 : Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 1.a. Cakupan Persentase Puskesmas 2. Jumlah RSUD yang 50 75 90 100 1001.a: puskesmas perawatan dan RSUD memiliki tenaga kesehatanPelatihan perawatan dan yang memiliki tenaga yang telah dilatih Tatalaksanatatalaksana gizi RSUD memiliki kesehatan yang telah Anak Gizi Buruk sesuaiburuk bagi tenaga yang dilatih Tatalaksana Anak standar pelatihan 37 JamPuskesmas telah dilatih Gizi Buruk sesuai dengan Pelajaran (JPL) dalam suatuperawatan dan tata laksana gizi standar pelatihan 37 Jam kabupaten/kota dibagi jumlahRSUD buruk. Pelajaran (JPL) dalam seluruh RSUD yang ada dalam suatu kabupaten/kota. kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100%.Sub kegiatan 1.b. Cakupan Persentase Puskesmas Jumlah Puskesmas non 20 50 75 100 1001.b: puskesmas non non perawatan yang perawatan yang memilikiPelatihan perawatan memiliki tenaga tenaga kesehatan yang telahtatalaksana gizi memiliki kesehatan yang telah dilatih Tatalaksana Anak Giziburuk bagi tenaga yang dilatih Tatalaksana Anak Buruk sesuai standarPuskesmas non telah dilatih Gizi Buruk sesuai dengan pelatihan 37 Jam Pelajaranperawatan tata laksana gizi standar pelatihan 37 Jam (JPL) dalam kabupaten/kota buruk. Pelajaran (JPL) dalam dibagi jumlah seluruh suatu kabupaten/kota. Puskesmas non perawatan yang ada di kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100%. 13
  • 4. TUJUAN 1 : Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 1. c. Cakupan Persentase Puskesmas 1. Jumlah Puskesmas 30 50 75 100 1001.c: puskesmas Perawatan yang perawatan yang memilikiPengadaan alat perawatan memiliki alat dapur alat dapur (homedapur dan yang memiliki (home economic set) dan economic set) yangsarana alat dapur dan sarana yang diperlukan diperlukan untuk sarana untuk merawat anak gizi merawat anak gizi buruk melaksanakan buruk sesuai dengan sesuai tatalaksana anak tatalaksana gizi tatalaksana gizi buruk gizi buruk dalam suatu buruk dalam suatu kabupaten/kota kabupaten/kota. dibagi jumlah seluruh puskesmas perawatan di kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100%. 2. Jumlah Puskesmas 30 50 75 100 100 perawatan yang memiliki sarana yang diperlukan untuk merawat anak gizi buruk sesuai tatalaksana anak gizi buruk dalam suatu kabupatenj/kota dibagi jumlah seluruh puskesmas perawatan di kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100%. 14
  • 5. TUJUAN 1 : Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 1.d. Cakupan kasus Persentase kasus gizi Jumlah kasus gizi buruk yang 100 100 100 100 1001.d: gizi buruk buruk yang memperoleh memperoleh mineral mixPenyediaan yang mineral mix. dibagiobat gizi buruk memperoleh Jumlah seluruh kasus gizi obat gizi buruk di wilayah kerja dalam buruk kurun waktu tertentu dikali 100%.Sub kegiatan 1.e. Cakupan kasus Persentase kasus gizi Jumlah kasus gizi buruk pasca 100 100 100 100 1001.e: gizi buruk buruk pasca perawatan perawatan yang didampingiPendampingan paska yang didampingi kader kader sampai menjadi gizigizi buruk oleh perawatan sampai menjadi gizi baik baik dalam suatukader yang pada suatu kabupaten/kota didampingi kabupaten/kota. dibagi oleh kader jumlah seluruh kasus gizi buruk pasca perawatan di kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100%.Kegiatan 1 : 2. Cakupan balita Persentase anak 0-59 Jumlah anak 0-59 bulan 70 75 80 85 -Pembinaan Gizi ditimbang bulan (balita) yang (balita) yang ditimbang beratMasyarakat berat badannya ditimbang berat badannya di posyandu pada (D/S) badannya di posyandu suatu kabupaten/kota pada suatu dibagi kabupaten/kota. jumlah seluruh balita yang ada di kabupaten/kota tersebut pada kurun waktu tertentu dikali 100 % 15
  • 6. TUJUAN 1 : Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 2.a. Cakupan Persentase puskesmas Jumlah puskesmas 25 50 75 100 1002.a: puskesmas kabupaten/kota yang kabupaten/kota yangPelatihan kabupaten/kota mempunyai tenaga mempunyai tenagapemantauan yang telah dilatih kesehatan (dokter atau kesehatan (dokter atau ahlipertumbuhan dengan ahli gizi atau bidan atau gizi atau bidan atau perawat)bagi petugas pemantauan perawat) yang telah yang telah dilatih ttgpuskesmas dan pertumbuhan dilatih ttg pemantauan pemantauan pertumbuhankabupaten kota baru. pertumbuhan baru. baru dibagi jumlah seluruh puskesmas di kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100%Sub kegiatan 2.b. Cakupan Persentase posyandu Jumlah posyandu yang 30 60 100 100 1002.b: posyandu yang yang melakukan melakukan pelatihan ulangPelatihan ulang melakukan pelatihan ulang tentang kegiatan perbaikankader pelatihan ulang tentang kegiatan giz dalam suatuposyandu kader. perbaikan gizi pada kabupaten/kota dalam kurun suatu kabupaten/kota. waktu tertentu dibagi dengan jumlah seluruh posyandu di kabupaten/kota dikali 100 %Sub kegiatan 2.c. Cakupan Persentase posyandu Jumlah posyandu yang 40 70 100 100 1002.c: posyandu yang yang dikunjungi dan dikunjungi dan dibina tenagaPembinaan dilakukan dibina tenaga kesehatan puskesmas dalamkader pembinaan kesehatan puskesmas suatu Kabupaten/Kota dibagiposyandu kader. dalam suatu jumlah seluruh posyandu di Kabupaten/Kota kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100 % 16
  • 7. TUJUAN 1 : Memberantas Kemiskinan dan Kelaparan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 2.d. Cakupan Persentase posyandu Jumlah posyandu yang 25 50 75 100 1002.d: posyandu yang yang memiliki Buku KIA memiliki Buku KIA atau KMSPenyediaan memiliki sarana atau KMS dan alat dan alat timbang posyandusarana dan dan prasarana timbang posyandu di dalam suatu kabupaten/kotaprasarana pemantauan kabupaten/kota. dibagi dengan jumlah seluruhkader pertumbuhan posyandu di kabupaten/kotaposyandu btersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100%Sub kegiatan 2.e. Cakupan Persentase posyandu Jumlah posyandu yang 100 100 100 100 1002.e: posyandu yang yang memperoleh dana memperoleh danaPenyediaan memperoleh operasional posyandu operasional posyandu dalamdana dana dalam suatu suatu kabupaten/kota dibagioperasional operasional kabupaten/kota. dengan jumlah seluruhposyandu posyandu di kabupaten/kota tersebut dalam kurun waktu tertentu dikali 100% 17
  • 8. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian AnakTARGET 4A : Menurunkan Angka Kematian Balita (AKBA) hingga dua per tiga dalam kurun waktu 1990-2015INDIKATOR : 1. Angka kematian balita per 1.000 kelahiran hidup 2. Angka kematian bayi (AKB) per 1.000 kelahiran hidup 3. Persentase anak usia 1 tahun yang diimunisasi campakPROGRAM 1 : Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanNasionalKegiatan 1: 1. Cakupan Cakupan pelayanan Jumlah BBL (0-28 hari) yg 86 88 89 90 -Pembinaan kunjungan neonatal pertama telah memperolehPelayanan neonatal adalah pelayanan pelayanan KunjunganKesehatan pertama (KN1) kepada neonatus pada Neonatal pada masa 6-48Anak masa 6 jam sampai jam setelah lahir sesuai dengan 48 jam setelah standar di satu wilayah kelahiran sesuai kerja pada satu tahun standar dibagi Jumlah seluruh sasaran bayi disatu wilayah kerja dalam satu tahun yang sama x 100% 2. Cakupan n Cakupan neonatus Jumlah Neonatus dengan Neonatal dengan dengan komplikasi komplikasi yang ditangani Komplikasi Yang yang ditangani oleh oleh tenaga kesehatan Ditangani tenaga kesehatan yang yang terlatih sesuai terlatih sesuai standar dengan standar di satu di suatu wilayah kerja wilayah kerja pada satu pada kurun waktu tahun dibagi 15% dari tertentu sasaran bayi di satu wilayah kerja dalam satu 18 tahun yang sama x 100%
  • 9. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 1: 3. Cakupan Cakupan kunjungan bayi Jumlah bayi post 86 86 87 90 -Pembinaan pelayanan adalah cakupan bayi post neonatal memperolehPelayanan kesehatan neonatal (29 hari - 11 bulan) pelayanan kesehatanKesehatan bayi (K By) yang memperoleh sesuai standar disatuAnak pelayanan kesehatan sesuai wilayah kerja pd kurun dengan standar oleh dokter, waktu tertentu dibagi bidan, dan perawat yang Jumlah seluruh sasaran memiliki kompetensi klinis bayi disatu wilayah kesehatan, paling sedikit 4 dalam kurun waktu kali disatu wilayah kerja satu tahun yang sama pada kurun waktu tertentu. x 100% 4. Cakupan cakupan anak balita (12 – 59 Jumlah anak balita yang 80 81 83 85 - pelayanan bulan) yang memperoleh memperoleh pelayanan kesehatan pelayanan pemantauan pemantauan anak balita (K pertumbuhan minimal 8 x pertumbuhan minimal Bal) setahun, pemantauan 8 x setahun, perkembangan minimal 2 x pemantauan setahun, pemberian vitamin perkembangan minimal A 2 x setahun di satu 2 x setahun dan wilayah kerja tertentu pemberian vitamin A 2 x setahun di wilayah kerja tertentu dalam kurun waktu satu tahun dibagi jumlah seluruh sasaran anak balita di satu wilayah kerja dalam satu tahun yang 19 sama x 100%
  • 10. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Daerah:Kegiatan 1: 1.Cakupan kunjungan 86 88 89 90 -Pembinaan neonatal pertamaPelayanan (KN1)KesehatanneonatalSub Kegiatan Cakupan bayi baru lahir Cakupan bayi baru jumlah bayi baru lahir1a. Pemberian yang mendapatkan lahir yang yang mendapatkanasuhan bayi Inisiasi Menyusu Dini mendapatkan Inisiasi Inisiasi Menyusui Dinibaru lahir Menyusui Dini di satu di satu wilayah kerjasesuai standar wilayah kerja pada pada satu tahun per kurun waktu tertentu Jumlah seluruh sasaran bayi disatu wilayah kerja dalam satu tahun yang sama x 100% Cakupan bayi baru lahir Cakupan bayi baru jumlah bayi baru lahir yang mendapatkan lahir yang yang mendapatkan suntikan vitamin K1 memperoleh suntikan suntikan Vitamin K1 di vitamin K1 di satu satu wilayah kerja pada wilayah kerja pada satu tahun dibagi kurun waktu tertentu Jumlah seluruh sasaran bayi disatu wilayah kerja dalam satu tahun yang sama x 100% 20
  • 11. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Prosentase desa yg prosentase desa yang jJumlah desa yang1b. mempunyai tenaga mempunyai tenaga mempunyai tenagaPemenuhan bidan /perawat bidan/perawat di satu bidan/perawat di satukebutuhan wilayah kerja pada wilayah kerja pada satuperawat dan kurun waktu tertentu tahun dibagi Jumlah seluruhbidan di desa desa di satu wilayah kerjadan faskes ( dalam satu tahun yang samaPKM dan RS) x 100%Sub Kegiatan Prosentase tenaga Persentase tenaga jumlah tenaga kesehatan1c. Pelatihan kesehatan kesehatan (bidan/ (bidan/ perawat) yangManajemen (perawat/bidan) perawat) yang terlatih Manajemen AsfiksiaAsfiksia dan yang terlatih terlatih Manajemen dan BBLR di satu wilayahManajemen manajemen Asfiksia dan BBLR di kerja pada satu tahun dibagiBBLR bagi Asfiksia dan satu wilayah kerja Jumlah tenaga kesehatanperawat/bidan manajemen BBLR pada kurun waktu (bidan/ perawat) di satudi Puskesmas tertentu wilayah kerja pada satu tahun yang sama x 100%Sub kegiatan Prosentase Persentase jumlah Poskesdes/bidan1d. Poskesdes/bidan Poskesdes/bidan desa desa yang mempunyaiDistribusi desa yang yang mempunyai jumlah vaksin HB0 sesuaiVaksin HB O mempunyai jumlah jumlah vaksin HB0 sasaran di satu wilayah kerja vaksin HB 0 sesuai sesuai sasaran di satu pada satu tahun dibagi sasaran ( Lihat dari wilayah kerja pada Jumlah Poskesdes/bidan IMUNISASI) kurun waktu tertentu desa di satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 100% 21
  • 12. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Prosentase Prosentase jumlah Puskesmas PONED1e. Puskesmas PONED Puskesmas PONED yang mempunyai minimal 1Penyediaan yg mempunyai yang mempunyai perinatologi set sesuaiperinatologi minimal 1 minimal 1 standar di satu wilayah kerjaset bagi perinatologi set perinatologi set pada satu tahun dibagiPuskesmas (meja resusitasi sesuai standar di satu Jumlah seluruh puskesmasperawatan dan dengan wilayah kerja pada perawatan di satu wilayahRS Kab/kota penghangat, kurun waktu tertentu kerja dalam tahun yang inkubator, alat sama x 100% resusitasi, KMC set) yang siap pakai dan aman Prosentase RS Persentase RS jumlah RS Kab/kota yg Kab/kota yg Kab/kota yg mempunyai minimal 1 mempunyai mempunyai minimal perinatologi set sesuai minimal 1 1 perinatologi set standar di satu provinsi pada perinatologi set sesuai standar di satu satu tahun dibagi Jumlah (Infant incubator, provinsi pada kurun seluruh RS Kabupaten/kota Baby puff, Bubble waktu tertentu di satu provinsi dalam CPAP, transport tahun yang sama x 100% incubator, alat resusitasi, KMC set, Infant warmer, Ventilator Neonatus) yang siap pakai 22
  • 13. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Prosentase Desa Persentase Desa yang jjumlah desa yang memiliki1f. yang memiliki memiliki Kelompok Kelompok PeminatPemberdayaan Kelompok Peminat Peminat Kesehatan Kesehatan Ibu dan Anak (KP-masyarakat Kesehatan Ibu dan Ibu dan Anak (KP-KIA) KIA) / Kelas Ibu di satutentang Anak (KP-KIA) / / Kelas Ibu di satu wilayah kerja pada satuperawatan BBL Kelas Ibu wilayah kerja pada tahun dibagi kurun waktu tertentu Jumlah seluruh desa di satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 100%Sub Kegiatan Prosentase Persentase Kab/kota jumlah Kab/kota yang1g. Kab/Kota yang yang melaksanakan melaksanakan AMP sesuaiPelaksanaan melaksanakan AMP AMP sesuai standar standar minimal 4 kaliAudit maternal 4 x setahun minimal 4 kali setahun di satu wilayahperinatal setahun di satu kerja pada waktu satu tahun(AMP) di provinsi pada kurun dibagiKab/Kota waktu tertentu Jumlah seluruh Kab/kota di satu provinsi dalam tahun yang sama x 100% 23
  • 14. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 2: 2.Cakupan 85 86 87 90 -Pembinaan pelayananPelayanan kesehatan bayiKesehatan bayiSub Kegiatan Prosentase Persentase kab/kota jumlah kab/kota yang2a. Sosialisasi kab/kota yang yang melakukan melakukan sosialisasipencegahan melakukan sosialisasi mengenai mengenai pencegahanHIV/AIDS dari sosialisasi pencegahan HIV/AIDS HIV/AIDS dari ibu terinfeksiibu terinfeksi mengenai dari ibu terinfeksi HIV/AIDS ke anak di satuHIV/AIDS ke pencegahan HIV/AIDS ke anak di wilayah kerja pada kurunanak HIV/AIDS dari ibu satu wilayah kerja waktu tertentu dibagi terinfeksi HIV/AIDS pada kurun waktu Jumlah seluruh Kab/kota di ke anak tertentu satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 100%Sub kegiatan Cakupan bayi yang Cakupan bayi post jumlah bayi post neonatal2b. mendapat neonatal yang yang memperolehPemberian pelayanan memperoleh pelayanan kesehatan sesuaipelayanan kesehatan sesuai pelayanan kesehatan dengan standar di satukesehatan dengan standar sesuai dengan standar wilayah kerja pada waktupada bayi (Imunisasi dasar di satu wilayah kerja satu tahun dibagi Jumlahsesuai standar lengkap, Vit. A, pada kurun waktu seluruh sasaran bayi disatu SDIDTK 4 x/tahun, tertentu wilayah dalam tahun yang dan perawatan sama x 100% serta penyuluhan 24 pada ibu)
  • 15. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Prosentase Persentase Jumlah Puskesmas yang2c. Puskesmas dengan Puskesmas yang memiliki peralatan rantaiPeningkatan rantai dingin efektif memiliki peralatan dingin yang efektif di satujumlah rantai dingin yang wilayah kerja pada waktuPuskesmas efektif dibandingkan satu tahun dibagidengan rantai jumlah seluruh jumlah seluruh puskesmasdingin yang puskesmas di satu di satu wilayah kerja dalamefektif wilayah kerja pada tahun yang sama x 100% kurun waktu tertentuSub kegiatan Prosentase Persentase Jumlah Puskesmas yang2d. Pelatihan Puskesmas yang Puskesmas yang memiliki minimal 2-3 tenagaPemberian memiliki minimal 2 memiliki minimal 2-3 kesehatan yang terlatihImunisasi -3 tenaga tenaga kesehatan dalam pemberian imunisasiSesuai Standar kesehatan yang yang terlatih dalam sesuai standar di satu terlatih pemberian imunisasi wilayah kerja pada waktu memberikan sesuai standar di satu satu tahun dibagi imunisasi sesuai wilayah kerja pada jumlah seluruh puskesmas standar kurun waktu tertentu di satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 100%Sub kegiatan Prosentase bayi Cakupan Bayi usia 0- Jumlah bayi usia 0-11 bulan2e. Pemberian yang diimunisasi 11 bulan yang yang diimunisasi campak diimunisasi campak diimunisasi campak satu wilayah kerja padacampak pada di satu wilayah kerja waktu satu tahun dibagibayi pada kurun waktu Jumlah seluruh sasaran bayi tertentu bulan di satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 25 100%
  • 16. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Prosentase Persentase Jumlah Puskesmas yang2f. puskesmas yang Puskesmas yang mempunyai semua jenisDistribusi mempunyai semua mempunyai semua vaksin dasar (BCG, DPT-Hb,Vaksinasi Dasar jenis vaksinasi jenis vaksin dasar Polio, Campak) dengan(BCG, dasar (BCG, DPT/ (BCG, DPT-Hb, Polio, jumlah yang cukup di satuDPT/HB1-3, HB1-3, Polio 1-4, Campak) dengan wilayah kerja pada waktuPolio 1-4, Campak) jumlah yang cukup di satu tahun dibagiCampak) satu wilayah kerja jumlah seluruh puskesmas pada kurun waktu di satu wilayah kerja dalam tertentu tahun yang sama x 100%Sub kegiatan Cakupan bayi yang Cakupan Bayi usia 0- Jumlah Bayi usia 0-11 bulan2g. Pemberian mendapat 11 bulan yang telah yang telah mendapatkanimunisasi dasar imunisasi dasar mendapatkan imunisasi dasar lengkap dilengkap lengkap (BCG, DPT/ imunisasi dasar satu wilayah kerja pada HB1-3, Polio 1-4, lengkap di satu waktu satu tahun dibagi Campak) dalam wilayah kerja pada Jumlah seluruh sasaran bayi setahun kurun waktu tertentu di satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 100%Sub kegiatan Cakupan bayi (6-11 Cakupan bayi (6-11 Jumlah Bayi (6-11 bulan)2h. bulan) yang bulan) yang yang telah mendapatkan VitPemberian vit mendapat Vit A mendapat Vit A A 100.000 UI di satu wilayahA 100.000 IU 100.000 UI 100.000 UI di satu kerja pada waktu satu tahunbagi Bayi (6-11 wilayah kerja pada dibagibulan) kurun waktu tertentu Jumlah seluruh sasaran bayi di satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 100% 26
  • 17. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Prosentase Prosentase Jumlah puskesmas yang2i. Puskesmas yang puskesmas yang memiliki minimal 3 orangPelatihan memiliki minimal 3 memiliki minimal 3 tenaga kesehatan terlatihSDIDTK bagi tenaga kesehatan orang tenaga SDIDTK di satu wilayah kerjapetugas terlatih SDIDTK kesehatan terlatih pada waktu satu tahunkesehatan SDIDTK dibagi jumlah seluruh puskesmas di satu wilayah kerja dalam tahun yang sama x 100%Kegiatan 3: 3.Cakupan 80 81 83 85 -Pembinaan pelayananPelayanan kesehatan AnakKesehatan balitaAnak BalitaSub kegiatan Prosentase Desa Prosentase Desa yang Jumlah Bayi & Balita yang3a. Desa yang yang memiliki memiliki Kelompok memiliki buku KIA sejumlahmemiliki Kelompok Peminat Peminat Kesehatan sasaran ibu hamil dan balitakelompok Kesehatan Ibu dan Ibu dan Anak (KP-KIA) pd kurun waktu tertentupeminat KIA Anak (KP-KIA) / dan atau Kelas Ibu dibagi Kelas Ibu Balita, Balita dan atau POS Jumlah seluruh desa disatu PAUD, BKB PAUD dan atau BKB wilayah dalam kurun waktu yang aktif dalam satu tahun x 100% kurun waktu 1 tahun 27
  • 18. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 3b. Prosentase Desa Prosentase Desa yang Jumlah Bayi & Balita yangPenyediaan yang memiliki Buku memiliki Buku KIA memiliki buku KIA sejumlahBuku KIA KIA sejumlah sasaran ibu sasaran ibu hamil dan balita hamil dan balita pd kurun waktu tertentu dibagi Jumlah seluruh desa disatu wilayah dalam kurun waktu satu tahun x 100%Sub kegiatan 3c. Prosentase Prosentase Posyandu Jumlah posyandu yangPenyediaan Posyandu yang yang memiliki memiliki ketersediaan oralitoralit dan zink di memiliki ketersediaan oralit dan dan zinc sesuai sasaran balitaPosyandu ketersediaan oralit zinc selama satu bulan selama 1 bulan dibagi dan zinc bagi balita sesuai sasaran balita di Jumlah seluruh posyandu posyandu tersebut. disatu wilayah dalam kurun waktu satu bulan x 100%Sub kegiatan Cakupan anak balita Cakupan anak balita Jumlah anak balita yang3d. (12-59 bulan) yang (12-59 bulan) yang memperoleh pelayanan sesuaiPemberian mendapatkan mendapatkan standar disatu wilayah kerjapelayanan pelayanan sesuai pelayanan sesuai pd kurun waktu tertentukesehatan pada standar dengan standar dibagianak balita (pertumbuhan (pertumbuhan minimal Jumlah seluruh sasaran anaksesuai standar minimal 8 kali/tahun, 8 kali/tahun dan balita disatu wilayah dalam pemantauan pemantauan kurun waktu satu tahun x pemantauan pemantauan 100% perkembangan perkembangan (SDIDTK) minimal 2 (SDIDTK) minimal 2 kali/tahun dan kali/tahun dan vitamin vitamin A minimal 2 A minimal 2 kali kali tahun) /tahun) di satu wilayah kerja tertentu dalam kurun 1 tahun 28
  • 19. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Cakupan anak Cakupan anak balita yang Jumlah anak balita yg3e. balita yang mendapat Vitamin A mendapat Vitamin A 200.000Pemberian mendapat 200.000 IU pada bulan IU pada bulan Februari danVitamin A Vitamin A Februari dan Agustus di Agustus di satu wilayah200.000 IU 200.000 IU satu wilayah kerja tertentu kerja tertentu dibagibagi Anak pada bulan dalam kurun waktu 1 Jumlah seluruh anak balitaBalita Februari dan tahun. disatu wilayah dalam kurun Agustus waktu satu tahun x 100%Sub kegiatan Prosentase Prosentase Puskesmas Jumlah puskesmas yang3f. Puskesmas yang melayani balita sakit melayani balita sakit denganPelayanan yang melayani dengan pendekatan MTBS pendekatan MTBS di satuMTBS di balita sakit di satu wilayah kerja wilayah kerja tertentu dibagiPuskesmas dengan tertentu dalam kurun Jumlah seluruh puskesmasuntuk balita pendekatan waktu 1 tahun disatu wilayah dalam kurunsakit sesuai MTBS waktu satu tahun x 100%standarSub kegiatan Prosentase Prosentase Puskesmas Jumlah puskesmas yang3g. Puskesmas yang memiliki minimal 3 memiliki minimal 3 orangPelatihan yang memiliki orang Tenaga Puskesmas tenaga puskesmas yangMTBS bagi minimal 3 (bidan, perawat) yang telah mendapatkanperawat dan perawat atau telah mendapatkan pelatihan MTBS di satuBidan bidan terlatih pelatihan MTBS baik dari wilayah kerja tertentu dibagi MTBS Depkes, Dinkes Jumlah seluruh puskesmas provinsi/kab/kota, disatu wilayah dalam kurun organisasi profesi, maupun waktu satu tahun x 100% dari donor di satu wilayah kerja tertentu dalam kurun waktu 1 29 tahun
  • 20. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Prosentase Prosentase Puskesmas Jumlah Puskesmas yang3h. Puskesmas yang memiliki memiliki kecukupan obatPemenuhan yang memiliki ketersediaan obat dan alat esensial untuk MTBS dankecukupan kecukupan sesuai standar MTBM di satu wilayah kerjaobat, alat dan obat, alat dan MTBS/MTBM, serta form tertentu dalam kurun waktuform form MTBS/MTBM berdasarkan satu tahunMTBS/MTBM MTBS/MTBM sasaran balita di satu dibagidi puskesmas wilayah kerja tertentu Jumlah seluruh puskesmas dalam kurun waktu 1 disatu wilayah kerja tertentu tahun dalam kurun waktu satu Kecukupan obat esensial tahun x 100% jika puskesmas mempunyai obat esensial sesuai dengan standar MTBS dan MTBM, dan sesuai dengan jumlah sasaran bayi dan balita di wilayah kerjanya 30
  • 21. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Prosentase RS Prosentase RS Jumlah RS kab/kota yang3i. Pelayanan Kab/Kota yang Kab/Kota yang menerapkan "Buku SakuBalita sakit di menerapkan " Buku menerapkan " Buku Pelayanan Kesehatan AnakPuskesmas Saku Pelayanan Saku Pelayanan di RS" di satu wilayah kerjaPerawatan dan Kesehatan Anak di Kesehatan Anak di RS tertentu dibagiRS Kab/Kota RS " " di satu wilayah Jumlah seluruh RS Kab/Kotasesuai standar kerja tertentu dalam disatu wilayah dalam kurun kurun waktu 1 tahun waktu satu tahun x 100% Prosentase Prosentase Jumlah Puskesmas Puskesmas Puskesmas Perawatan perawatan yang Perawatan yang yang menerapkan " menerapkan "Buku Saku menerapkan " Buku Buku Saku Pelayanan Pelayanan Kesehatan Anak Saku Pelayanan Kesehatan Anak di di RS" di satu wilayah kerja Kesehatan Anak di RS" di satu wilayah tertentu dibagi RS" kerja tertentu dalam Jumlah puskesmas kurun waktu 1 tahun perawatan disatu wilayah dalam kurun waktu satu tahun x 100% 31
  • 22. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Prosentase RS Jumlah RS Kab/Kota yang Jumlah RS kab/kota yang3j. Pemenuhan Kab/Kota yang memenuhi kecukupan memenuhi kecukupan obatkecukupan memenuhi obat dan alat sesuai dan alat sesuai denganobat dan alat di kecukupan obat dengan "Buku Saku "Buku Saku Pelayananpuskesmas dan alat sesuai Pelayanan Kesehatan Kesehatan Anak di RS" diperawatan dan dengan " Buku Anak di RS" di satu satu wilayah kerja tertentuRS Kab/Kota Saku Pelayanan wilayah kerja tertentu dibagisesuai dengan Kesehatan Anak dalam kurun waktu 1 Jumlah seluruh RS Kab/KotaBuku Saku di RS" tahun disatu wilayah dalam kurun waktu satu tahun x 100%Sub kegiatan Prosentase RS Prosentase RS Kab/Kota Jumlah RS kab/kota yang3k. Pemenuhan Kab/Kota yang yang memiliki dokter memiliki dokter spesialiskecukupan memiliki dokter spesialis anak minimal 1 anak min 1 orang di satutenaga dokter spesialis anak orang di satu wilayah wilayah kerja tertentuspesialis anak minimal 1 orang kerja tertentu dalam dibagidi RS Kab/Kota kurun waktu 1 tahun Jumlah seluruh RS Kab/Kota disatu wilayah dalam kurun waktu satu tahun x 100%Sub kegiatan Prosentase Prosentase Puskesmas Jumlah puskesmas3l. Pelaksanaan Puskesmas menggunakan menggunakan kohor bayiPWS KIA di menggunakan kecukupan kohor bayi dan kohor anak balita sesuaipuskesmas kecukupan dan kohort anak balita kebutuhan di satu wilayah kohort bayi dan sesuai kebutuhan di kerja tertentu dibagi kohort anak wilayah kerja puskesmas Jumlah seluruh Puskesmas balita. dalam kurun waktu satu disatu wilayah dalam kurun tahun waktu satu tahun x 100% 32
  • 23. TUJUAN 4 : Menurunkan Angka Kematian Anak Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Prosentase RS Prosentase RS Jumlah RS kab/kota yang3m. kab/kota yang Kab/Kota yang memiliki sistem rujukanPelaksanaan melaksanakan memiliki sistem (protap/pedoman/SOP dansistem rujukan sistim rujukan rujukan instrumen dansecara (protap/pedoman/ (protap/pedoman/SO melaksanakan rujukanberjenjang SOP dan instrumen) P dan instrumen) dan rujukan balita sakit di satu sesuai dengan melaksanakan wilayah kerja tertentu standar rujukan balita sakit dibagi secara cepat sesuai Jumlah seluruh RS Kab/Kota standar dalam kurun disatu wilayah dalam kurun waktu 1 tahun waktu satu tahun x 100% Prosentase Prosentase Jumlah Puskesmas yang Puskesmas yang Puskesmas yang memiliki sistem rujukan melaksanakan memiliki sistem (protap/pedoman/SOP dan sistim rujukan rujukan instrumen dan (protap/pedoman/ (protap/pedoman/SO melaksanakan rujukan SOP dan instrumen) P dan instrumen) dan rujukan balita sakit di satu sesuai dengan melaksanakan wilayah kerja tertentu dibagi standar rujukan balita sakit Jumlah seluruh puskesmas secara cepat sesuai disatu wilayah dalam kurun standar dalam kurun waktu satu tahun x 100% waktu 1 tahun 33
  • 24. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan IbuTARGET 5A : Menurunkan Angka Kematian Ibu hingga tiga per empat dalam kurun waktu 1990-2015INDIKATOR : 1. Angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup 2. Proporsi kelahiran yang ditolong tenaga kesehatan terlatihPROGRAM 1 : Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015 Kegiatan 1: 1. Cakupan ibu Cakupan pertolongan Jumlah ibu bersalin 86 88 89 90 95 Pembinaan bersalin yang persalinan oleh yang ditolong oleh Pelayanan ditolong oleh tenaga tenaga kesehatan tenaga kesehatan di Kesehatan Ibu kesehatan terlatih yang memiliki satu wilayah kerja & Reproduksi kompetensi pada kurun waktu kebidanan adalah ibu tertentu dibagi Jumlah bersalin yang seluruh sasaran di satu mendapat wilayah pertolongan oleh dalam kurun waktu tenaga kesehatan yang sama X 100% yang memiliki kompetensi kebidanan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. 34
  • 25. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1: 2. Cakupan ibu hamil Cakupan ibu hamil Jumlah ibu hamil yang 86 90 93 95 95Pembinaan yang mendapatkan yang mendapatkan memperoleh pelayananPelayanan pelayanan pelayanan antenatal antenatal K4 di suatuKesehatan Ibu antenatal (cakupan (cakupan kunjungan wilayah kerja padadan Reproduksi kunjungan kehamilan ke empat kurun waktu tertentu kehamilan ke (K4) adalah: dibagi Jumlah sasaran empat (K4) persentase ibu hamil ibu hamil di satu yang telah wilayah dalam kurun memperoleh waktu yang sama pelayanan antenatal X 100% sesuai dengan standar paling sedikit 4 kali di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu (sesuai standar=minimal 1 kali pada triwulan I, 1 kali pada triwulan II dan 2 kalipada triwulan III) 35
  • 26. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1: 3. Persentase kriteria fasilitas Jumlah fasilitas 40 75 90 100Pembinaan fasilitas kesehatan yang kesehatan yang telahPelayanan pelayanan memberikan pelayanan memberikan pelayananKesehatan Ibu kesehatan yang KB sesuai standar KB sesuai stardar dibagidan Reproduksi memberikan menjadi empat yaitu: Jumlah seluruh fasilitas pelayanan KB 1. Kategori faskes kesehatan yang sesuai standar sederhana adalah fasilitas memberikan pelayanan yang mampu KB X 100% memberikan pelayanan KB berupa: konseling KB, kondom, pil, suntik dan penanganan efek samping, komplikasi ringan dan rujukan . Yang termasuk faskes sederhana adalah Poskesdes/Polindes dan Pustu. Tenaga kesehatan yang berwenang melakukan pelayanan kesehatan adalah bidan, perawat yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan tentang pelayanan KB. 36
  • 27. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1: 3. Persentase fasilitas 2. Kategori faskes Jumlah fasilitas 40 75 90 100Pembinaan pelayanan lengkap adalah kesehatan yang telahPelayanan kesehatan yang fasilitas yang mampu memberikan pelayananKesehatan Ibu memberikan memberikan KB sesuai stardardan Reproduksi pelayanan KB pelayanan KB berupa : dibagi Jumlah seluruh sesuai standar konseling KB, fasilitas kesehatan yang kondom, pil, suntik, memberikan pelayanan pemasangan/pencabu KB X 100% tan AKDR, pemasangan/pencabu tan implan, penanganan efek samping, komplikasi ringan dan rujukan dan kontrasepsi mantap pria bagi fasilitas yang memenuhi persyaratan. Yang termasuk faskes lengkap adalah Puskesmas, Puskesmas Rawat Inap/PONED. 37
  • 28. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1: 3. Persentase 3. Kategori faskes Jumlah fasilitas 40 75 90 100Pembinaan fasilitas sempurna adalah fasilitas kesehatan yang telahPelayanan pelayanan yang mampu memberikan pelayananKesehatan Ibu kesehatan yang memberikan pelayanan KB sesuai stardardan Reproduksi memberikan KB berupa : konseling KB, dibagi Jumlah seluruh pelayanan KB kondom, pil, suntik, fasilitas kesehatan yang sesuai standar AKDR , memberikan pelayanan pemasangan/pencabutan KB X 100% implan , kontrasepsi mantap pria dan kontrasepsi mantap wanita bagi fasilitas yang memenuhi persyaratan. Yang termasuk faskes sempurna adalah RS . Tenaga kesehatan yang berwenang melakukan pelayanan kesehatan KB adalah dokter spesialis kebidanan/dokter spesialis bedah/ dokter umum yang mendapat pelatihan, bidan terlatih, perawat kesehatan terlatih. 38
  • 29. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 1: 3. Persentase 4. Kategori faskes Jumlah fasilitas 40 75 90 100Pembinaan fasilitas paripurna adalah fasilitas kesehatan yangPelayanan pelayanan yang mampu memberikan telah memberikanKesehatan Ibu kesehatan yang semua jenis pelayanan pelayanan KB sesuaidan Reproduksi memberikan kontrasepsi ditambah stardar dibagi pelayanan KB dengan pelayanan Jumlah seluruh sesuai standar rekanalisasi dan fasilitas kesehatan penanggulangan yang memberikan infertilitas . Yang termasuk pelayanan KB faskes paripurna adalah X 100% RSU Tipe A, RSU kelas B yang sudah ditetapkan sebagai tempat pelayanan rekanalisasi. Tenaga kesehatan yang berwenang melakukan pelayanan kesehatan KB adalah dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter spesialis bedah yang telah mendapat pelatihan infertilitas dan rekanalisasi, dokter spesialis anastesi, dokter spesialis urologi, dokter umum, bidan dan perawat. 39
  • 30. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1: 4. Persentase Puskemas PONED adalah Jumlah puskesmas 70 80 90 100 100Pembinaan Puskesmas rawat Puskesmas rawat inap PONED di satuPelayanan inap yang mampu yang memiliki kemampuan wilayah dalamKesehatan Ibu melaksanakan serta fasillitas PONED siap kurun waktu satudan Reproduksi Pelayanan 24 jam untuk memberikan tahun dibagi Obstetrik pelayanan terhadap ibu Target puskesmas Neonatal hamil, bersalin dan nifas PONED di satu Emergensi dasar dan bayi baru lahir dengan wilayah dalam (PONED) komplikasi baik yang kurun waktu satu datang sendiri atau atas tahun rujukan kader / X 100% masyarakat, bidan di desa, puskesmas dan (Target puskesmas melakukan rujukan ke RS PONED : minimal 4 PONEK pada kasus yang puskemas PONED di tidak mampu ditangani. satu kab/ kota) Target puskesmas PONED : minimal 4 puskesmas PONED di satu kab/kota 40
  • 31. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1: 5. Presentase RS Prosentase Rumah Jumlah RS PONEK di 70 80 90 100 100Pembinaan kabupaten/ kota Sakit yang memiliki satu wilayah dalamPelayanan yang melaksanakan kemampuan dan kurun waktu satu tahunKesehatan Ibu Pelayanan fasillitas PONEK 24 Dibagi Target RS PONEKdan Reproduksi Obstetrik Neonatal jam untuk di satu wilayah dalam Emergensi memberikan kurun waktu satu tahun Komprehensif pelayanan terhadap X 100% (PONEK) ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, Taget RS PONEK : dan bayi baru lahir minimal 1 puskesmas dengan komplikasi PONED di satu kab/ baik yang datang kota sendiri atau atas rujukan kader/ masyarakat, bidan di desa, puskesmas dan puskesmas PONED. 41
  • 32. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanDaerah :Kegiatan 1 : 1. Persentase ibu Cakupan pertolongan Jumlah ibu bersalin Lihat lampiran kesepakatan target masing-Pembinaan bersalin yang persalinan oleh yang ditolong oleh masing provinsi pada pertemuanPelayanan ditolong oleh tenaga tenaga kesehatan tenaga kesehatan di sinkronisasi Dit. Kes Ibu di Bandung tanggalKesehatan Ibu kesehatan terlatih yang memiliki satu wilayah kerja 30 Jan 2011dan Reproduksi (cakupan PN) kompetensi pada kurun waktu kebidanan adalah ibu tertentu dibagi bersalin yang Jumlah seluruh sasaran mendapat di satu wilayah pertolongan oleh dalam kurun waktu tenaga kesehatan yang sama x 100% yang memiliki kompetensi kebidanan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.Sub kegiatan Jumlah Bidan yang Jumlah bidan yang Jumlah bidan yang1.a ; dilatih APN telah mengikuti dilatih APN danPelatihan APN pelatihan dan memiliki kompetensidan Evaluasi mempunyai APN dalam kurunPasca Latih kompetensi APN waktu tertentu ( 1 (APN: Asuhan tahun, Januari- Persalinan Normal Desember) yang dilatihkan sesuai dengan standart yang telah ditetapkan) di 42 satu wilayah kerja.
  • 33. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah ibu nifas yang Jumlah ibu nifas yang Jumlah ibu nifas yang1.b ; dikunjungi dilakukan kunjungan dilakukan kunjunganKunjungan rumah untuk rumah untukrumah untuk mendapatkan mendapatkanmeningkatkan pelayanan nifas oleh pelayanan nifas olehcakupan ibu tenaga kesehatan tenaga kesehatannifas sesuai standar ( 6 jam sesuai standar di satu setelah bayi lahir wilayah kerja pada sampai dengan 42 kurun waktu tertentu hari sesuai dengan (1 tahun, Januari - buku Pedoman Desember) Teknis) di satu wilayah kerja.Sub kegiatan Jumlah pertemuan Jumlah pertemuan Jumlah pertemuan1.c ; advokasi pembentukan advokasi advokasi pembentukanAdvokasi Rumah Tunggu bagi pembentukan Rumah Rumah Tunggu bagi ibupembentukan Bumil Risti dan seluruh Tunggu bagi bumil hamil dan Bumil Risti diRumah Tunggu bumil di daerah risti dan seluruh daerah geografis sulitbagi bumil risti geografis sulit tanpa bumil di daerah tanpa fasilitasdan seluruh fasilitas kesehatan di geografis sulit tanpa kesehatan di satubumil di kabupaten fasilitas kesehatan di wilayah kerja dalamdaerah satu wilayah kerja. kurun waktu tertentugeografis sulit (1 tahun, Januari-tanpa fasilitas Desember). Keterangankesehatan di : 2 x dalam 1 tahun 43Kabupaten
  • 34. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah Dukun yang Jumlah dukun bayi Jumlah dukun bayi1.d ; bermitra dengan Bidan yang masih aktif dan yang masih aktif danOrientasi dan bermitra dengan bermitra dengan bidanpeningkatan bidan di satu wilayah di satu wilayah kerjapelaksanaan kerja . dalam kurun waktuKemitraan tertenu (1 tahun,Bidan dan Januari - Desember)DukunSub kegiatan Jumlah Puskesmas yang Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas yang1.e. mempunyai ruang yang memiliki ruang memilik ruang danPenyediaan bersalin dan peralatan. dan peralatan peralatan persalinanfasilitas persalinan normal normal yang sesuaipertolongan yang sesuai standar di standar di satu wilayahpersalinan di satu wilayah kerja . kerja dalam kurunPuskesmas waktu tertentu (1 tahun, Januari - Desember)Sub kegiatan Jumlah SK Bupati SK Jumlah kab/ kota yang1f. Walikota/Perda tentang Bupati/Walikota/Perd mempunyai SKFasilitasi Persalinan, Rumah a adalah SK yang Bupati/Walikota/PerdaPembuatan SK tunggu dan PONED mengatur tentang tentang Persalinan diBupati Persalinan di fasilitas fasilitas kesehatan,Walikota/ kesehatan, Rumah Rumah tunggu danPerda tunggu dan Puskesmas PONED diPersalinan, Puskesmas PONED suatu wilayah kedalamrumah tunggu kurun waktu tertentu 44dan PONED (1 tahun)
  • 35. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah kampanye KIE Jumlah kampanye Jumlah kampanye KIE1.g. persalinan di fasilitas Persalinan di fasilitas persalinan di fasilitas diKampanye KIE yang dilakukan yang dilakukan di satu satu wilayah kerja yangpersalinan di wilayah kerja dilakukan dalam kurunfasilitas waktu tertentu (1kesehatan dan tahun, Januari -kesiapan Desember)menghadapikomplikasipersalinanSub kegiatan Jumlah Bidan Jumlah Bidan Jumlah Bidan1.h. koordinator yang Koordinator yang Koordinator yangOrientasi Bikor melaksanakan Supervisi melaksanakan melaksanakandalam Fasilitatif pembinaan tehnis dan pembinanaan tehnismelaksanakan managemen dan managemenSupervisi (supervisi fasilitatif) (supervisi fasilitatif)Fasilitatif pada bidan di satu pada bidan di satu wilayah kerja. wilayah kerja dalam kurun waktu tertentu (1 tahun, Januari - Desember). 45
  • 36. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas yang Jumlah Puskesmas yang1.i. Pembinaan yang melaksanakan melaksanakan melaksanakanPuskesmas PWS Pemantauan Wilayah Pemantauan Wilayahdalam Setempat (PWS-KIA) di Setempat (PWS-KIA) dipelaksanaan satu wilayah kerja. satu wilayah kerja padaPemantauan kurun waktu tertentu (Wilayah 1 tahun, Januari -Setempat Desember).(PWS)termasuklayanan swastaKegiatan 1 : 2. Cakupan ibu Cakupan ibu hamil yang Jumlah ibu hamil yang Lihat lampiran kesepakatan target masing-Pembinaan hamil yang mendapatkan pelayanan memperoleh pelayanan masing provinsi pada pertemuanPelayanan mendapatkan antenatal (cakupan antenatal K4 di suatu sinkronisasi Dit. Kes Ibu di Bandung tanggalKesehatan Ibu pelayanan kunjungan kehamilan ke wilayah kerja pada 30 Jan 2011dan Reproduksi antenatal empat (K4) adalah: kurun waktu tertentu (cakupan persentase ibu hamil Dibagi Jumlah sasaran kunjungan yang telah mem-peroleh ibu hamil di satu kehamilan ke pelayanan antenatal wilayah dalam kurun empat (K4) sesuai dengan standar waktu yang sama paling sedikit 4 kali di x100% suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu (sesuai standar= minimal 1 kali pada triwulan I, 1 kali pada triwulan II dan 2 46 kalipada triwulan III)
  • 37. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas yang Jumlah Puskesmas yang2.a; yang dibina dalam mendapat bimbingan mendapat bimbinganPembinaan pemanfaatan buku teknis minimal 1 kali dalam teknis minimal 1 kaliPuskesmas KIA setahun dari Dinas dalam setahun daridalam Kesehatan Kabupaten/Kota Dinas Kesehatanpemanfaatan dalam pemanfaatan Buku Kabupaten/Kota dalamBuku KIA KIA sebagai alat pencatatan pemanfaatan Buku KIA pelayanan kesehatan ibu pada kurun waktu 1 dan anak, sejak ibu hamil tahun (Januari- sampai usia 5 tahun Desember)Sub kegiatan Jumlah desa yang Jumlah desa yang telah Akumulasi desa yang2.b ; melaksanakan melaksanakan pendataan telah melaksanaanPendataan Ibu pendataan Ibu ibu hamil melalui P4K kegiatan pendataan ibuHamil Hamil dengan stiker hamil di wilayahnya (masukan SD 3)Sub kegiatan Jumlah Paket kelas Jumlah paket kelas ibu Akumulasi paket kelas2.c. ibu yang diadakan hamil (yang tdd: Lembar ibu hamil yang telahPengadaan balik Kelas Ibu Hamil, disediakanPaket Kelas Ibu Pegangan fasilitator kelasuntuk Ibu Hamil, PedomanPuskesmas Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil , Leaflet KIA) yang 47 telah disediakan
  • 38. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 2.d. Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas Akumulasi PuskesmasOrientasi yang melaksanakan yang sudah dengan kelas Ibu Hamilpembentukan kelas ibu membentuk dankelas Ibu di melaksanakan kelasPuskesmas ibu hamil dengan fasilitator yang sudah terlatihSub kegiatan 2.e. Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas Akumulasi PuskesmasOrientasi ANC PONED yang PONED yang sudah PONED yang sudahterpadu bagi melaksanakan ANC menerapkan menerapkan pelayananpuskesmas PONED terpadu pelayanan antenatal antenatal terpadu kepada seluruh ibu hamil secara terpadu dengan program lain yang intervensinya diperlukan selama kehamilanSub kegiatan 2.f. Provinsi : Jumlah Jumlah Jumlah Kab/Kota yangFasilitasi kab/kota yang Kabupaten/Kota yang telah melaksanakanperencanaan melaksanakan DTPS sudah mempunyai DTPS di wilayahterpadu kab/kota dokumen propinsi dalam kurundalam pecepatan perencanaan yang waktu satu tahunpenurunan angka responsif genderkematian ibu yang melalui DTPSresponsif gender 48(DTPS)
  • 39. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 2.g; Provinsi : Jumlah Jumlah Kabupaten Jumlah KabupatenPembentukan kabupaten DTPK DTPK yang sudah DTPK yang sudahmobile team yang mempunyai mempunyai mobile mempunyai mobile timuntuk memberikan mobile tim tim untuk di wilayah propinsipelayanan memberikan dalam kurun waktukesehatan ibu di pelayanan kesehatan satu tahunDTPK ibu.Kegiatan 1 : 3. Persentase Jumlah peserta KB Jumlah PUS yang Lihat lampiran kesepakatan target masing-Pembinaan cakupan peserta KB aktif dibagi jumlah menggunakan masing provinsi pada pertemuanPelayanan aktif (Contraceptive pasangan usia subur kontrasepsi di satu sinkronisasi Dit. Kes Ibu di Bandung tanggalKesehatan Ibu dan prevalence Rate = (PUS) di suatu wilayah wilayah kerja pada 30 Jan 2011Reproduksi CPR) kerja pada kurun kurun waktu tertentu waktu tertentu dikali dibagi Seluruh PUS di seratus persen satu wilayah kerja dalam kurun waktu yang sama x 100%Sub kegiatan 3.a ; Jumlah Faskes dasar Jumlah fasilitasPenyediaan Kit yang mendapat Kit kesehatan dasar yangpelayanan KB di Pelayanan KB mendapat KITfaskes dasar yang pelayanan KBmemberikanpelayanan KB 49
  • 40. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah dokter dan bidan Jumlah dokter atau3.b ; yang telah mengikuti bidan di fasilitasUpdate update ketrampilan kesehatan dasar yang(pemutakhiran) pelayanan KB telah mengikutiketerampilan update ketrampilanpelayanan KB pelayanan KB di suatubagi Dokter wilayah kerjadan Bidan ditingkatpelayanandasarSub kegiatan Jumlah bidan Jumlah bidan3.c ; Pustu/Poskesdes yang pustu/poskesdes yangOrientasi ABPK telah mengikuti telah mengikutibagi Bidan orientasi ABPK orientasi ABPK -KB diPustu/Poskesd suatu wilayah kerjaesKegiatan 1 : 4. Persentase yang tidak Wanita usia subur Lihat lampiran kesepakatan target masing-Pembinaan terpenuhi kebutuhan yang berstatus kawin masing provinsi pada pertemuanPelayanan alokon Unmet need KB yang tidak ingin sinkronisasi Dit. Kes Ibu di Bandung tanggalKesehatan Ibu punya anak lagi dan 30 Jan 2011dan Reproduksi atau ingin menjarangkan kelahiran tetapi tidak menggunakan 50 kontrasepsi
  • 41. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah Puskesmas yang Jumlah puskesmas4.a. mengikuti orientasi yang telah mengikutiOrientasi pelayanan KB pasca orientasi pelayananPelayanan KB persalinan KB pascapersalinanpascapersalinanSub kegiatan Jumlah alokon buffer Jumlah alokon4.b. stock yang diadakan di sebagai bufferstockPengadaan Propinsi yang diadakan dibuffer stock Provinsialokon ditingkat ProvinsiKegiatan 1 : 5. Tingkat kelahiran Jumlah kelahiran Lihat lampiran kesepakatan target masing-Pembinaan pada remaja pada remaja per masing provinsi pada pertemuanPelayanan seribu perempuan sinkronisasi Dit. Kes Ibu di Bandung tanggalKesehatan Ibu usia 15-19 tahun 30 Jan 2011dan Reproduksi 51
  • 42. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub Kegiatan Jumlah Puskesmas yang Kriteria mampu Persentase 60 70 80 90 1005.a melaksanakan PKPR laksana PKPR: 1) Kabupaten/kota yangOrientasi/pelat Melakukan mempunyai 4ihan fasilitas pembinaan pada puskesmas mampupelayanan yang minimal 1 sekolah laksana PKPRramah remaja (sekolahbagi Puskesmas umum/berbasisdi Kab/Kota agama) per tahun; 2) Melatih kader kesehatan remaja di sekolah minimal 10% dari jumlah murid di sekolah binaan;3) Memberikan pelayanan konseling pada semua remaja yang memerlukan konseling yang kontak dengan petugas PKPR; 4) Melaksanakan kegiatan KIE di sekolah binaan minimal 2 kali dalam se tahun 52
  • 43. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Cakupan sekolah Sekolah menengah Jumlah sekolah 60 70 80 90 1005.b menengah atas/MA/ atas/ MA/ sederajat menengah atas/MA/Pembinaan di sederajat yang binaan puskesmas sederajat binaansekolah mendapat informasi PKPR yang mendapat puskesmas PKPR yanglanjutan oleh kesehatan reproduksi informasi kesehatan mendapat informasipuskesmas reproduksi minimal 2 kesehatan Jumlah x/ tahun sekolah lanjutan di wilayah kerja puskesmas reproduksi minimal 2 x/ tahunKegiatan 1 : 6. Presentase Puskesmas Persentase Kab/Kota Jumlah Kab/Kota yang 60 80 100 100 100Pembinaan rawat inap yang mampu yang memiliki memiliki PuskesmasPelayanan melaksanakan minimal 4 PuskemasKesehatan Ibu Pelayanan Obstetrik rawat inap yangdan Reproduksi Neonatal Emergensi mampu memberikan dasar (PONED) PONEDSub kegiatan Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas6.a; Rawat Inap yang dilatih rawat inap yang telah rawat inap yang telahPelatihan PONED memiliki tenaga memiliki tenagaPONED kesehatan terlatih kesehatan terlatihtermasuk dalam kemampuan PONED dalam satuevaluasi pasca pelayanan obstetri wilayah kab/ kotalatih bagi tim neonatal emergensi dalam kurun waktuPONED di dasar (PONED). satu tahun. Tim PONEDpuskesmas terlatih terdiri dari : dokter, bidan dan 53 perawat.
  • 44. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 6.b. Jumlah PuskesmasPelatihan PONED yangpelayanan pasca dilatih Pelayanankeguguran untuk Pasca Kegugurantim PONED (Post Abortion Care)Sub kegiatan 6.c ; Jumlah PuskesmasPenyediaan sarana PONED yang& prasarana untuk memiliki saranaPONED , KB, dan prasaranaPelayanan pasca untuk PONED, KBkeguguran dan pelayanan pasca keguguranSub kegiatan 6.d. Jumlah Puskesmas Jumlah puskesmas PONED Jumlah puskemasPenyediaan PONED yang yang memiliki kemampuan PONED yangAmbulans PONED memiliki ambulans dan fasillitas memiliki ambulansuntuk mendukung PONED mobilisasi/angkutan untuk PONED di saturujukan PONED menunjang pelayanan wilayah dalam kurun obstetri neonatal waktu satu tahun. emergensi dasar (PONED).Sub kegiatan 6.e Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas yang Jumlah PuskesmasOrientasi PKRE PONED yang sudah mendapatkan PKRET di satuterpadu di mampu pelatihan PPKtP dan wilayah dibagiPuskesmas PONED tatalaksana PP-KtP mengimplementasikannya dengan target Puskesmas PKRET satu wilayah di 54 kalikan 100%
  • 45. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 6.f Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas PP-Orientasi PP-KtP PONED yang mampu yang sudah KtP di satu wilayahterpadu di tatalaksana PP-KtP mendapatkan dibagi dengan targetPuskesmas PONED pelatihan PPKtP dan Puskesmas PP-KtP satu mengimplementasika wilayah di kalikan 100% nnyaSub kegiatan 6.g. Jumlah AMP Jumlah AMP Jumlah pelaksanaanOrientasi termasuk surveilans termasuk surveilans AMP termasukSurveilans kematian ibu yang kematian ibu ( surveilans kematian ibukematian ibu dan dilaksanakan serangkaian kegiatan di satu kab/ kota dalamAMP bagi tim AMP penulusuran dan kurun waktu satu tahun.di kab/kota analisis secara sistematis sebab kematian atau kesakitan ibu, perinatal, dan neonatal guna mencegah kesakitan atau kematian ibu di masa yang akan datang).Sub kegiatan 6.h. Jumlah rekapitulasiPengolahan data data kematian ibukematian ibu dikab/kota 55
  • 46. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 1 : 7. Presentase RS Persentase Rumah Jumlah RS PONEK dalam 85 90 95 100 100Pembinaan kabupaten/ kota Sakit yang memiliki wilayah Kab/KotaPelayanan yang melaksanakan kemampuan dan dibagiKesehatan Ibu dan Pelayanan Obstetrik fasillitas PONEK 24 Target Jumlah RS PONEDReproduksi Neonatal Emergensi jam untuk x 100% Komprehensif memberikan (PONEK) pelayanan terhadap Target: Setiap Kab/Kota ibu hamil, ibu minimal mempunyai 1 bersalin, ibu nifas, RS PONEK dan bayi baru lahir dengan komplikasi baik yang datang sendiri atau atas rujukan kader/ masyarakat, bidan di desa, puskesmas dan puskesmas PONED. Untuk dapat memberikan pelayanan PONEK, maka RS tersebut harus mempunyai: 1) SDM terlatih PONEK, 2) Alat & obat PONEK, dan 3) Biaya 56 operasional PONEK
  • 47. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 7.a; Jumlah RS yang Persentase RS PONEK yang Jumlah RS yang telah di 45 60 75 90 100Bintek Tim PONEK melaksanakan telah dilakukan standarisai standarisasi melaluiRS di Kab/Kota PONEK sesuai pelayanan melalui lokakarya PONEK dibagi standar Lokakarya PONEK Jumlah RS di Kab/Kota X 100%Sub kegiatan 7.b. Jumlah RS yang Jumlah RS yang telah Jumlah RS yang telah di 20 40 60 80 100Evaluasi pasca melaksanakan dilakukan evaluasi, 3 bulan evaluasi dalam kurunpelatihan tim PONEK sesuai pasca mengikuti waktu 1 tahun dibagiPONEK RS (On the standar Lokakarya/ Pelatihan Jumlah RS yang telahJob Training) PONEK (OJT) mengikuti lokakarya PONEK (OJT) dalam kurun waktu yang sama X 100%Sub kegiatan 7.c ; Jumlah Jumlah kunjungan Tim Jumlah kunjungan RS 20 40 60 80 100Pembinaan 4 kunjungan PONEK RS untuk PONEK ke PuskesmasPuskesmas oleh pembinaan Tim melakukan pembinaan ke 4 dalam kurun waktu 1Tim PONEK RS PONEK RS ke Puskesmas yang berada tahun dibagi(minimal 4 kali Pkm PONED dalam wilayah Kab/Kota Jumlah RS PONEK x 16setahun per PKM) atau wilayah regionalisasi X100% sistem rujukan. Target: Minimal 4 kali setahun melakukan pembinaan ke setiap Puskesmas 57
  • 48. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 7.d. Jumlah RS Jumlah RS yang telah mengikuti Jumlah RS yang telahPelatihan klinis yang dilatih pelatihan klinis pelayanan KB mengikuti pelatihan Klinikpelayanan KB di RS klinis sesuai standar KB sesuai standar dalamkab/kota pelayanan KB kurun waktu 1 tahun sesuai dibagi Jumlah RS Kab/Kota standar. X 100%Sub kegiatan 7.e. Jumlah Jumlah kunjungan Tim PONEK RS Jumlah kunjungan RSPembinaan RS dan kunjungan untuk melakukan pembinaan ke RS PONEK ke RS lain danklinik swasta oleh RS pembinaan lain & Klinik swasta yang berada klinik swasta dalam kurunPONEK (RS dan klinik tim PONEK dalam wilayah Kab/Kota atau waktu 1 tahun dibagiyang ada di sekitar wilayah regionalisasi sistem Jumlah RS PONEK x 2PONEK) rujukan. X 100% Target: Minimal 2 kali setahun melakukan pembinaan ke RS & klinikSub kegiatan 7.f; Jumlah RS Sarana RS PONEK meliputi: Jumlah RS PONEK di 20 40 60 80 100Pemenuhan standar PONEK di Gedung/ ruangan, Tempat tidur, kab/kota yang memilikisarana dan peralatan kab/kota yang Meja tindakan (persalinan normal sarana dan peralatanRS PONEK di memiliki & tindakan), Air bersih mengalir, sesuai standarkab/kota sarana dan Pembuangan air limbah Peralatan Jumlah RS PONEK dibagi peralatan RS PONEK meliputi: Peralatan jumlah RS PONEK X 100% sesuai ambulasi pasien (kereta dorong, standar. rostul/ kursi dorong), Resusitasi ibu, Persalinan normal, Persalinan operatif pervaginam (Ekstraksi Forseps & Ekstraksi Vakum), Seksio sesarea, Resusitasi neonatus, 58 Inkubator, Perawatan BBLR
  • 49. TUJUAN 5 : Meningkatkan Kesehatan Ibu Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 7.g; Jumlah RS yang SK Tim PONEK RS adalah Jumlah RS yang sudah 85 90 95 100 100Pembuatan SK Tim sudah memiliki SK yang menentukan memiliki SK Tim PONEKPONEK Kab/kota SK Tim PONEK RS keberadaan Tim PONEK RS dibagi Jumlah RS RS. Dapat dikeluarkan PONEK X 100 % oleh Gubernur, Bupati/ Walikota, Kadinkes, atau Direktur RSSub kegiatan 7.h. Jumlah kab/kota SK Regionalisasi Sistem Jumlah kab/kota yang 20 40 60 80 100Regional sistem yang Rujukan Maternal & melaksanakanrujukan maternal melaksanakan Neonatal adalah SK yang regionalisasi sistemneonatal di regionalisasi menentukan RS PONEK rujukan maternalkab/kota sistem rujukan dan wilayah binaannya neonatal (memiliki SK maternal (RS belum PONEK, Regionalisasi sistem neonatal Puskesmas PONED, rujukan) dibagi Jumlah Puskesmas). Dapat Kab/Kota X 100% dikeluarkan oleh Gubernur, atau Bupati/ Walikota 59
  • 50. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular LainnyaTARGET 6A : Mengendalikan penyebaran dan mulai menurunkan jumlah kasus baru HIV dan AIDS hingga tahun 2015INDIKATOR : 1. Prevalensi HIV pada penduduk usia 15-49 tahun 2. Penggunaan kondom pada hubungan seks terakhir 3. Proporsi penduduk usia 15-24 tahun yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV dan AIDSPROGRAM 1 : Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015NasionalKegiatan 1 : 1. Prevalensi kasus HIV Persentase penduduk Jumlah Penduduk laki- <0,5 <0,5 <0,5 <0,5 -Pengendalian laki-laki dan laki dan perempuanPenyakit perempuan usia 15- usia 15-49 Tahun yangMenular 49 Tahun yang terinfeksi HIV dibagiLangsung terinfeksi HIV Jumlah Penduduk laki- laki dan perempuan usia 15-49 Tahun dikali 100% 60
  • 51. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 1 : 2. Persentase Persentase penduduk usia Jumlah responden usia 75 85 90 95 -Pengendalian penduduk 15 15-24 thn yang menjawab 15-24 thn yangPenyakit - 24 tahun dengan benar untuk 5 menjawab denganMenular yang pertanyaan sebagai berikut : benar 5 pertanyaanLangsung mempunyai 1. Bisakah seseorang tersebut dibagi jumlah pengetahuan mengurangi risiko tertular responden usia 15-24 komprehensi HIV dengan cara thn yang memberi f tentang HIV menggunakan kondom jawaban (termasuk dan AIDS dengan benar setiap kali tidak tahu) terhadap melakukan seks ? semua pertanyaan 2. Apakah dengan saling tersebut dikali 100% setia pada pasangan dapat mengurangi risiko tertular HIV ? 3. Bisakah seseorang tertular HIV dengan cara menggunakan alat makan atau minum secara bersama dg seseorang yg sudah terinfeksi HIV ? 4. Bisakah seseorang tertular virus HIV melalui gigitan nyamuk/serangga ? 5. Dapatkah Anda mengetahui seseorang sudah terinfeksi HIV hanya 61 dgn melihatnya ?
  • 52. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 3. Jumlah Jumlah orang yang jumlah orang yang 400.000 500.000 600.000 700.000 800.000Pengendalian orang yang berumur 15 th keatas berumur 15 thPenyakit berumur yang telah atau lebih yangMenular 15 tahun menerima konseling telah menerimaLangsung atau lebih (pre tes konseling) konseling (pre tes yang dan test HIV konseling) dan menerima test HIV. konseling dan test HIV 62
  • 53. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan .....Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target PencapaianKegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015Tindakan 4. Persentase Persentase kabupaten/kota yang jumlah kab/kota 60 70 80 100 100 kabupaten/kot melaksanakan paling sedikitnya 2 yang melaksanakan a yang program pencegahan utama dari paling sedikit 2 melaksanakan seluruh kabupaten/kota di seluruh program pencegahan Indonesia. Program pencegahan pencegahan utama penularan HIV utama adalah: (Inpres 3/2010) sesuai 1. Program pencegahan penularan dibagi Jumlah pedoman melalui hubungan seksual yaitu kab/kota di adanya klinik IMS ,dan Indonesia dikali 2. Program penggunaan kondom, 100% atau 3. Program pengurangan dampak buruk/Harm Reduction (HR), atau 4. Program pencegahan penularan dari ibu ke anak (PMTCT) Keterangan: 2. Prog peningkatan penggunaan kondom, suatu wilayah dinyatakan mempunyai program peningkatan penggunaan kondom apabila minimal telah melaksanakan paling tidak 2 kegiatan dari beberapa kegiatan dibawah ini dalam periode waktu tahun berjalan, yaitu: 63
  • 54. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan .....Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Target PencapaianKegiatan/ PerhitunganTindakan 2011 2012 2013 2014 2015 4. Persentase a. sosialisasi prog penggunaan kondom jumlah 60 70 80 100 100 kabupaten/kota b. advokasi kepada pemangku kab/kota yang yang kepentingan terkait penggunaan kondom melaksanakan melaksanakan c. adanya kegiatan distribusi kondom paling sedikit pencegahan d. tersedianya outlet kondom 2 program penularan HIV e. adanya peraturan lokal mengenai pencegahan sesuai pedoman penggunaan kondom utama 1. Program Pencegahan penularan HIV (Inpres melalui hubungan Seksual yaitu adanya 3/2010) klinik IMS dibagi Jumlah a. Adanya layanan IMS kab/kota di 3. Program HR; Suatu wilayah dinyatakan Indonesia mempunyai program HR apaila minimal dikali 100% melaksanakan 1 kegiatan diantara 12 program kegiatan HR secara komprehensif dibawah ini, yaitu: a. Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) b. Kegiatan penjangkauan dan pendampingan c. Pendidikan sebaya d. Konseling pengurangan risiko e. Konseling dan testing HIV f. Penyuci hamaan jarum suntik (bleaching) 64
  • 55. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan .....Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Target PencapaianKegiatan/ PerhitunganTindakan 2011 2012 2013 2014 2015 4. Persentase g. Layanan jarum alat suntik steril (LJSS) jumlah kab/kota 60 70 80 100 100 kabupaten/ h. Pemusnahan peralatan jarum suntik yang kota yang bekas pakai melaksanakan melaksanak i. Layanan terapi substitusi paling sedikit 2 an j. Layanan terapi ketergantungan napza program pencegahan k. Layanan kesehatan dasar pencegahan penularan l. Layanan perawatan dan pengobatan HIV utama HIV sesuai dan AIDS (Inpres 3/2010) pedoman 4. program PMTCT; Suatu wilayah dibagi Jumlah dinyatakan mempunyai kegiatan PMTCT kab/kota di apabila minimal melaksanakan salah 1 Indonesia dikali prong dari 4 prong dibawah ini, yaitu: 100% a. Prong 1: mencegah terjadinya penularan HIV pada perempuan usia produktif b. Prong 2: mencegah kehamilan yang tdk direncanakan pada ibu HIV positif c. Prong 3: mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu hamil positif ke bayi yang dikandungnya d. Prong 4: Memberikan dukungan psikologis, sosial dan perawatan kepada ibu HIV positif beserta bayi dan keluarganya 65
  • 56. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan .....Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target PencapaianKegiatan/Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015 5. Persentase Persentase populasi berisiko Jumlah populasi berisiko 35 45 55 65 Penggunaan ( WPS, dan laki - laki (WPS, dan laki - laki (Perem (Pere (Pere (Pere kondom pada potensial pelanggan WPS) potensial pelanggan puan) mpua mpu mpua usia 15 th keatas yang 20 n) 30 an) n) 50 kelompok WPS) usia 15 th ke atas SELALU menggunakan (Laki- (Laki- 40 (Laki- hubungan seks yang menyatakan SELALU laki) laki) (Laki- laki) berisiko tinggi kondom pada hubungan seks menggunakan kondom laki) (berdasarkan dalam sebulan terakhir. pada hubungan seks pengakuan dalam sebulan terakhir pemakai) dibagi jumlah populasi berisiko (WPS dan laki laki potensial pelanggan WPS) usia 15 th ke atas yang melakukan hubungan seks dikali 100% 66
  • 57. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanDaerah :Kegiatan 1 1. Prevalensi Persentase penduduk laki- Jumlah Penduduk laki- <0,5 <0,5 <0,5 <0,5 <0,5 kasus HIV laki dan perempuan usia laki dan perempuan usia (Indikator 15-49 Tahun yang terinfeksi 15-49 Tahun yang Nasional) HIV terinfeksi HIV dibagi Jumlah Penduduk laki- laki dan perempuan usia 15-49 Tahun dikali 100%Sub kegiatan Jumlah Jumlah kab/kota yang Jumlah kab/kota yang1a .Sero kabupaten/kota melaksanakan sero survey, melaksanakan serosurveilans yang melaksanakan yaitu pengambilan surveilans. sero surveilans spesimen darah dari populasi berisiko untuk diperiksa HIV dan Sifilis. Termasuk dalam populasi berisiko antara lain : WPS langsung, WPS tak langsung, pasien IMS pria, waria, penasun, ibu hamil, narapidana. Pemilihan sampel dilakukan sesuai pedoman yang diterbitkan 67 Ditjen PP & PL.
  • 58. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah orang Jumlah petugas yang dilatih Jumlah orang1b. yang dilatih surveilans HIV, yaitu pengelola yang dilatih seroPelatihan surveilans program dan petugas laboratorium surveilans.surveilansKegiatan 1 2. Persentase Persentase penduduk usia 15-24 thn Jumlah 75 85 90 95 95 penduduk 15 yang menjawab dengan benar untuk responden usia - 24 tahun 5 pertanyaan sebagai berikut : 15-24 thn yang yang 1. Bisakah seseorang mengurangi menjawab memiliki risiko tertular HIV dengan cara dengan benar 5 pengetahuan menggunakan kondom dengan pertanyaan komprehensi benar setiap kali melakukan seks ? tersebut dibagi f tentang HIV 2. Apakah dengan saling setia pada jumlah dan AIDS pasangan dapat mengurangi risiko responden usia tertular HIV ? 15-24 thn yang 3. Bisakah seseorang tertular HIV memberi dengan cara menggunakan alat jawaban makan atau minum secara bersama (termasuk tidak dg seseorang yg sudah terinfeksi HIV tahu) terhadap ? semua 4. Bisakah seseorang tertular virus pertanyaan HIV melalui gigitan tersebut dikali nyamuk/serangga ? 100% 5. Dapatkah Anda mengetahui seseorang sudah terinfeksi HIV 68 hanya dgn melihatnya ?
  • 59. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Target Pencapaian Kegiatan/ Perhitungan Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub Propinsi : Jumlah Jumlah kab/kota yang Jumlah kab/kotakegiatan 1a. kabupaten/kota melaksanakan semua yangPromosi yang hal terkait promosi melaksanakanpencegahan melaksanakan kesehatan tentang HIV promosiHIV dan promosi kesehatan dan AIDS. Contoh kesehatan HIVAIDS tentang HIV dan kegiatan promosi adalah dan AIDS AIDS penyuluhan, sosialisasi, kampanye, penyebar luasan informasi pada usia 15 - 24 tahun melalui berbagai macam media cetak dan elektronik.Kegiatan 1. 3. Jumlah orang Jumlah orang yang jumlah orang 400.000 500.000 600.000 700.000 800.000 yang berumur berumur 15 th keatas yang berumur 15 15 tahun atau yang telah menerima th atau lebih lebih yang konseling (pre tes yang telah menerima konseling) dan test HIV menerima konseling dan konseling (pre test HIV tes konseling) dan test HIV. 69
  • 60. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah tim yang tim KT (Konseling dan Test) terdiri Jumlah tim yang1a. dilatih KT dari konselor, petugas laboratorium dilatih KTPelatihan KT Tenaga konselor dapat berlatar(Konseling dan belakang dokter, psikolog,Test) bagi tim profesional kesehatan masyarakat,di fasilitas perawat, bidan atau pekerja sosial.kesehatanSub kegiatan Jumlah layanan Jumlah layanan KT yang memiliki Jumlah layanan1b. KT yang memiliki sarana dan operasional untuk KT yang memilikiDukungan sarana dan mendukung layanan konseling, dan sarana dansarana dan operasional test HIV. operasionaloperasionaluntuk layananKTSub kegiatan Jumlah populasi Populasi rawan yang dberi informasi Jumlah populasi1c. rawan yang diberi tentang layanan KT, melalui antara rawan yang diberiPenjangkauan informasi tentang lain penjangkauan, sosialisasi, informasi layanan KT rujukan layanan, layanan lanjutan. (Konseling dan Sosialisasi dapat melalui media cetak Test HIV) dan elektronik. Prioritas populasi rawan antara lain : WPS langsung, WPS tidak langsung, Penasun dan pasangan penasun, Waria, LSL, 70 Narapidana, laki-laki berisiko, dll
  • 61. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 1. 4. Persentase Persentase kabupaten/kota yang jumlah kab/kota 60 70 80 100 100 kabupaten/kota melaksanakan paling sedikitnya 2 yang yang program pencegahan utama dari melaksanakan melaksanakan seluruh kabupaten/kota di seluruh paling sedikit 2 pencegahan Indonesia. Program pencegahan program penularan HIV utama adalah: pencegahan sesuai pedoman 1. Program pencegahan penularan utama melalui hubungan seksual yaitu (Inpres 3/2010) adanya klinik IMS ,dan dibagi Jumlah 2. Program penggunaan kondom, kab/kota di atau Indonesia dikali 3. Program pengurangan dampak 100% buruk/Harm Reduction (HR), atau 4. Program pencegahan penularan dari ibu ke anak (PMTCT) Keterangan: 2. Prog peningkatan penggunaan kondom, suatu kab-kota dinyatakan mempunyai program peningkatan penggunaan kondom apabila minimal telah melaksanakan paling tidak 2 kegiatan dari beberapa kegiatan dibawah ini dalam periode waktu tahun berjalan, yaitu: a. sosialisasi prog penggunaan 71 kondom
  • 62. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1. 4. Persentase b. advokasi kepada pemangku jumlah kab/kota 60 70 80 100 100 kabupaten/kota kepentingan terkait penggunaan yang yang kondom melaksanakan melaksanakan c. adanya kegiatan distribusi kondom paling sedikit 2 pencegahan d. tersedianya outlet kondom program penularan HIV e. adanya peraturan lokal mengenai pencegahan sesuai pedoman penggunaan kondom utama 1. Program Pencegahan penularan (Inpres 3/2010) HIV melalui hubungan Seksual yaitu dibagi Jumlah adanya klinik IMS kab/kota di a. Adanya layanan IMS Indonesia dikali 3. Program HR; Suatu kab-kota 100% dinyatakan mempunyai program HR apabila minimal melaksanakan 1 kegiatan diantara 12 program kegiatan HR secara komprehensif dibawah ini (sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada), yaitu: a. Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) b. Kegiatan penjangkauan dan pendampingan c. Pendidikan sebaya d. Konseling pengurangan risiko e. Konseling dan testing HIV 72
  • 63. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 1. 4. Persentase f. Penyuci hamaan jarum suntik jumlah kab/kota 60 70 80 100 100 kabupaten/kota (bleaching) yang yang g. Layanan jarum alat suntik steril (LJSS) melaksanakan melaksanakan h. Pemusnahan peralatan jarum suntik paling sedikit 2 pencegahan bekas pakai program penularan HIV i. Layanan terapi substitusi pencegahan sesuai pedoman j. Layanan terapi ketergantungan napza utama k. Layanan kesehatan dasar (Inpres 3/2010) l. Layanan perawatan dan pengobatan dibagi Jumlah HIV dan AIDS kab/kota di 4. program PMTCT; Suatu kab-kota Indonesia dikali dinyatakan mempunyai kegiatan PMTCT 100% apabila minimal melaksanakan salah 1 prong dari 4 prong dibawah ini, yaitu: a. Prong 1: mencegah terjadinya penularan HIV pada perempuan usia produktif b. Prong 2: mencegah kehamilan yang tdk direncanakan pada ibu HIV positif c. Prong 3: mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu hamil positif ke bayi yang dikandungnya d. Prong 4: Memberikan dukungan psikologis, sosial dan perawatan kepada ibu HIV positif beserta bayi dan 73 keluarganya
  • 64. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub Propinsi : Jumlah jumlah kab/kota yang melaksanakan Jumlah kab/kotakegiatan 1a. kabupaten/kota advokasi dan sosialisasi pencegahan yangAdvokasi yang penularan ke stakeholder melalui melaksanakandan melaksanakan berbagai cara. Salah satu cara efektif advokasi dansosialisasi advokasi dan adalah melakukan advokasi dan sosialisasi sosialisasi sosialisasi untuk seluruh komponen pencegahan pencegahan stakeholder di wilayah masing-masing. penularan. penularan Stakeholder itu meliputi lembaga legislatif, lembaga pemerintahan, petugas kesehatan, lintas sektor/lintas program, masyarakat umum, remaja, populasi berisiko, LSM. Kegiatan di dalam sosialisasi pencegahan penularan dapat dilakukan melalui Intervensi Perubahan Perilaku yang didukung dengan distribusi media KIE, distribusi dan sosialisasi buku pedoman pencegahan penularan, iklan layanan masyarakat, dsb.Sub Jumlah kondom Total jumlah kondom yang diadakan Jumlah kondomkegiatan yang diadakan melalui berbagai sumber pendanaan yang diadakan.1b. dalam setahunPengadaankondom 74
  • 65. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 1c. Jumlah tim Termasuk dalam tim IMS adalah: Jumlah tim yangPelatihan IMS yang dilatih dokter, perawat/bidan, petugas lab dilatih IMSbagi tim di IMS dan petugas pencatatan danfasilitas pelaporankesehatanSub kegiatan 1d. Jumlah Jumlah layanan IMS yang memiliki Jumlah layanan IMSDukungan sarana layanan IMS sarana & operasional untuk yang mempunyaidan operasional yang memiliki mendukung layanan IMS. sarana danuntuk sarana dan operasionalpembentukan operasionallayanan IMS bagifasilitaskesehatanSub kegiatan 1e. Jumlah orang Petugas /orang HR yang dimaksud Jumlah orang yangPelatihan yang dilatih disini adalah petugas yang berasal dilatih penguranganpengurangan program dari pemerintah dan atau dampak buruk (HR)dampak buruk pengurangan LSM/organisasi keagamaan, dan di suatu kab/kota(harm reduction) dampak buruk sejenisnya di kab/kota. Petugas inibagi petugas di (HR) dilatih tentang paket kegiatan HR.sarana kesehatan 75
  • 66. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanDukungan sarana Jumlah Jumlah layanan HR yang berada di Jumlah kegiatandan operasional kegiatan kab/kota melalui berbagai sumber dalam Programuntuk program dalam pendanaan dan memilki dana penguranganpengurangan Program operasional. Faskes layanan HR dampak buruk (HR)dampak buruk pengurangan tidak terbatas pada layanan jarum yang mempunyai(HR) dampak buruk suntik steril (LJSS) dan PTRM, tetapi sarana dan (HR) yang juga layanan lain misalnya layanan operasional di suatu mempunyai KT, layanan kesehatan, layanan kab/kota sarana dan pengobatan arv dapat terintegrasi operasional di dg layanan kesehatan lainnya suatu Layanan PTRM adalah layanan yang kab/kota mampu memberikan metadon sebagai substitusi opioid dan melakukan pengawasan bagi pasien. Layanan LJSS adalah layanan yang memberikan jarum suntik steril kepada penasun dan memiliki tempat wadah jarum suntik bekas (sharp bin container).Layanan Jumlah Layanan Kesehatan Yang Jumlah layanankesehatan yang layanan yg Melakukan Program PTRM PTRM yangmelakukan melakukan mempunyai saranalayanan PTRM program dan operasional 76 PTRM
  • 67. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Pelatihan petugas Jumlah Termasuk dalam tim PMTCT Jumlah petugas yangpelaksana petugas yang adalah: dokter spesialis anak, dilatih PMTCT dikegiatan PMTCT dilatih PMTCT dokter spesialis kandungan, suatu kab/kotadi sarana di suatu bidan/perawat yang juga berfungsikesehatan kab/kota sebagai petugas pencatatan dan pelaporan.Dukungan sarana Jumlah jumlah layanan yang mampu Jumlah layanandan operasional layanan melaksanakan PMTCT termasuk PMTCT yanguntuk PMTCT yang pemeriksaan HIV, serta memilki mempunyai saranapembentukan mempunyai dukungan operasional. dan operasionallayanan PMTCT sarana dan Layanan PMTCT tidak perlu operasional terpisah dari layanan yang sudah ada. Oleh karena itu sarana dan dukungan operasional bisa terintegrasi dengan layanan yang sudah ada. 77
  • 68. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular LainnyaTARGET 6B : Mewujudkan akses terhadap pengobatan HIV dan AIDS bagi semua yang membutuhkan sampai dengan tahun 2010INDIKATOR : Proporsi penduduk yang terinfeksi HIV lanjut yang memiliki akses pada obat antiretroviralPROGRAM 1 : Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Nasional :Kegiatan 1 : 1. Persentase ODHA Persentase ODHA Jumlah ODHA yang 75 80 85 90 90Pengendalian yang mendapatkan yang mendapatkan mendapatkanPenyakit pengobatan Anti pengobatan ARV pengobatan ARV dibagiMenular Retroviral Treatment ODHA yang layak untukLangsung (ART) mendapatkan pengobatan ARV dikali 100% 78
  • 69. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanDaerah :Kegiatan 1 : 1. Presentase ODHA 1. Presentase ODHA Jumlah ODHA yang 75 80 85 90 90Pengendalian yang mendapatkan yang mendapatkan mendapatkanPenyakit pengobatan Anti pengobatan Anti pengobatan ARV dibagiMenular Retroviral Treatment Retroviral Treatment ODHA yang layak untukLangsung (ART) (ART) mendapatkan pengobatan ARV dikali 100%Sub kegiatan Jumlah sarana Tim Petugas yang Jumlah sarana1a. kesehatan yang dilatih dilatih untuk kesehatan yang dilatihPelatihan Tim untuk melakukan melakukan untuk dapat melakukanCST bagi pengobatan ARV pengobatan ARV pengobatan ARVpetugas di terdiri dari doktersarana spesialis penyakitkesehatan dalam/dokter umum, perawat, Manajer Kasus, petugas farmasi serta petugas pencatatan dan 79 pelaporan.
  • 70. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah layanan Jumlah layanan Jumlah layanan1b. pengobatan ARV yang pengobatan ARV yang pengobatan ARV yangDukungan mempunyai sarana dan dapat melakukan mempunyai sarana dansarana dan operasional pengobatan ARV serta operasionaloperasional memiliki dukunganoperasional operasionaluntukpembentukanlayanan CSTSub kegiatan Jumlah Kab-kota yang Jumlah kab - kota Jumlah Kab-kota yang1c. mampu akses untuk yang mempunyai RS mampu akses untukPemeriksaan pemeriksaan CD4 yang dapat pemeriksaan CD4CD4 melakukan pengobatan ARV, yang telah mempunyai akses untuk pemeriksaan CD4.Sub kegiatan Jumlah propinsi yang Jumlah propinsi yang Jumlah propinsi yang1d. mampu akses untuk telah mempunyai mampu akses untukPemeriksaan pemeriksaan Viral Load akses untuk pemeriksaan Viral LoadViral Load pemeriksaan Viral Load. 80
  • 71. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular LainnyaTARGET 6B : Mewujudkan akses terhadap pengobatan HIV dan AIDS bagi semua yang membutuhkan sampai dengan tahun 2010INDIKATOR : Proporsi penduduk yang terinfeksi HIV lanjut yang memiliki akses pada obat antiretroviralPROGRAM 2 : Pembinaan Upaya Kesehatan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Nasional :Kegiatan 1 : 1. Persentase RS persentase RS RS pemerintah yang 70 80 90 100 100Pembinaan Pemerintah yang pemerintah yang sudah dilatihUpaya menyelenggarakan menyelenggarakan perawatan dukunganKesehatan pelayanan rujukan pelayanan rujukan dan pengobatan (PDP)Rujukan bagi Orang dengan untuk ODHA sesuai untuk ODHA dibagi HIV dan AIDS dengan ketentuan Jumlah RS pemerintah (ODHA) yang ditetapkan di Indonesia dikali 100%Daerah : 1. Persentase RS persentase RS 70 80 90 100 100 Pemerintah yang pemerintah yang menyelenggarakan menyelenggarakan pelayanan rujukan pelayanan rujukan bagi Orang dengan untuk ODHA sesuai HIV dan AIDS dengan ketentuan (ODHA) yang ditetapkan 81
  • 72. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular LainnyaTARGET 6C : Mengendalikan penyebaran dan mulai menurunkan jumlah kasus baru Malaria dan penyakit utama lainnya (TB) hingga tahun 2015INDIKATOR : 1. Angka kejadian tuberkulosis (insiden semua kasus/ 100.000 penduduk/ tahun) 2. Tingkat prevalensi tuberkulosis (per 100.000 penduduk) 3. Tingkat kematian karena tuberkulosis (per 100.000 penduduk) 4. Proporsi jumlah kasus Tuberkulosis yang terdeteksi dalam program DOTS (CDR) 5. Proporsi kasus Tuberkulosis yang berhasil diobati dalam program DOTS (success rate)PROGRAM 1 : Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanNasional :Kegiatan 1 : 1. Jumlah kasus TB Jumlah semua kasus TB RS Pemerintah yang 231 228 226 224 -Pengendalian per 100.000 yang ditemukan diantara sudah dilatihPenyakit penduduk 100.000 penduduk perawatan dukunganMenular da pengobatan (PDP)Langsung untuk ODHA dibagi jumlah RS Pemerintah di Indonesia dikali 100% 2. Persentase kasus Persentase jumlah pasien Jumlah pasien baru TB 75 80 85 90 - baru TB Paru baru BTA positif yg BTA positif yg (BTA positif) ditemukan dan diobati dilaporkan dalam TB.07 yang ditemukan dibanding jumlah pasien dibagi perkiraan jumlah baru BTA positif yg pasien baru TB BTA diperkirakan ada dalam positif dikali 100% wilayah tersebut 82
  • 73. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 Tindakan 3. Persentase kasus Persentase pasien baru TB Jumlah pasien baru TB 86 87 87 88 - baru TB Paru paru BTA positif yg BTA positif yang (BTA positif) menyelesaikan menyelesaikan yang pengobatan (baik yg pengobatan (baik disembuhkan sembuh maupun sembuh dan pengobatan lengkap) pengobatan lengkap) diantara pasien baru TB dibagi jumlah pasien paru BTA positif yg tercatat baru TB BTA positif yg diobati dikali 100%Daerah :Kegiatan 1 : 1. Jumlah kasus Jumlah semua kasus TB 231 228 226 224 - TB per 100.000 yang ditemukan diantara penduduk 100.000 pendudukSub kegiatan Indikator: 1) Persentase kab/ kota 1) Jumlah kab/kota1a. 1) Persentase yang melaksanakan yang melaksanakanAdvokasi kab/kota yang kegiatan advokasi advokasi melaluiPengendalian melaksanakan pengendalian TB melalui Gerdunas/wadah lainPenyakit TB Kegiatan advokasi Gerdunas/ wadah lain yang yang ada minimal 2 kalimelalui pengendalian TB ada minimal 2 kali setahun setahun dibagi denganGerdunas/ melalui jumlah seluruhwadah Gerdunas/wadah kab/kota dikali 100%koordinasi lain lain yang adayang sudah ada minimal 2 kali 83 setahun,
  • 74. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan 2) Persentase 2) Persentase kab/ kota/ 2) Jumlah kab/ kota/1a. Kab/Kota/Prov. prov yang menyediakan prov yang menyediakanAdvokasi yang menyediakan dana pengendalian TB dana pengendalian TBPengendalian dana pengendalian Gerakan Terpadu Nasional dibagi jumlah seluruhPenyakit TB TB (Gerdunas) atau wadah kab/ kota/ provinsimelalui koordinasi lainnya adalah dikali 100%Gerdunas/ forum yang salah satu Target :wadah tugasnya asalah Tahun 2011 : 50% dankoordinasi lain pengendalian TB lintas tahun 2015 : 100%.yang sudah ada sektor yang dapat Angka absolut melakukan Advokasi ke nominator dan Pemerintah Daerah denomintor dicantumkan.Sub Indikator: Persentase kab/ kota yang Jumlah kab/kota yangkegiatan1b. Persentase melaksanakan pertemuan melaksanakanMonitoring dan kab/kota yang monev dan atau validasi pertemuan monev dansurveilens melaksanakan data setiap 6 bulan sekali atau validasi datapenyakit pertemuan monev setiap 6 bulan dibagi dan atau validasi jumlah seluruh data setiap 6 bulan kab/kota di kali 100% Target : Tahun 2011-2015 range 80%-100% Angka absolut nominator dan denomintor 84 dicantumkan.
  • 75. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Persentase fasilitas Persentase fasilitas Jumlah fasilitas1c. pelayanan pelayanan kesehatan yang pelayanan kesehatanTerlaksananya kesehatan yang melaksanakan diagnostik (Rumah Sakit dandiagnostik TB melaksanakan TB anak dengan tuberkulin puskesmas) yanganak dengan diagnostik TB anak tes. melaksanakantuberkulin test dengan tuberkulin Uji tuberkulin tes adalah diagnostik TB anak tes salah satu parameter dengan tuberkulin tes sistem skoring untuk dibagi dengan jumlah diagnosis TB anak-anak seluruh RS dan yang mempunyai nilai skor puskesmas dikali 100% yang paling tinggi. Target : Tahun 2011 : 10%, tahun 2015 : 50% Angka absolut nominator dan denomintor dicantumkan.Kegiatan 2 : 2. Persentase kasus Persentase jumlah pasien Jumlah pasien baru TB 75 80 85 90 - baru TB Paru (BTA baru BTA positif yg BTA positif yg positif) yang ditemukan dan diobati dilaporkan dalam TB.07 ditemukan dibanding jumlah pasien dibagi perkiraan jumlah baru BTA positif yg pasien baru TB BTA diperkirakan ada dalam positif dikali 100% wilayah tersebut 85
  • 76. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Indikator: Persentase fasilitas Jumlah Fasilitas Pelayanan2a. Persentase fasilitas pelayanan kesehatan Kesehatan (puskesmas danFasilitas pelayanan (puskemas dan Rumah Rumah Sakit) yangPelayanan kesehatan dengan Sakit) yang telah dilatih mempunyai tenaga terlatihKesehatan melaksanakan dan melaksanakan dan melaksanakan layananyang layanan DOTS. pelayanan TB sesuai DOTS dibagi denganmelaksanakan strategi DOTS jumlah seluruh fasililtaslayanan TB pelayanan kesehatan dikaliDOTS 100% Target : Tahun 2011-2015 : range 80-100% Angka absolut nominator dan denomintor dicantumkan.Sub kegiatan Indikator: Persentase pengelola Jumlah Pengelola Program2b. Persentase Program TB (wasor) TB (wasor) kab/ kota yangPelatihan pengelola Program kabupaten/kota yang sudah dilatih Program TBpengelola TB (wasor) kab/ sudah dilatih Program dibagi jumlah seluruhProgram TB kota yang sudah TB Pengelola Program TB(wasor) kab/ dilatih Program TB Jumlah wasor yang (wasor) kab/kota yangkota dibutuhkan sesuai dibutuhkan. dengan jumlah Target : 100% puskemas di kab/kota Angka absolut nominator tersebut (1 wasor untuk dan denomintor ≤ 10 puskemas, 2 wasor dicantumkan. ≥ 10 puskesmas) 86
  • 77. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Indikator : Persentase Rumah Sakit Jumlah Rumah Sakit2c. Persentasi Rumah Pemerintah yang Pemerintah yang memilikiPelatihan Sakit Pemerintah memiliki tim DOTS tim DOTS terlatih dibagiTeknis yang memiliki tim terlatih dengan jumlah RS dikaliPelayanan TB DOTS terlatih Tim yang terdiri dari 100% .di RS dengan dokter, perawat dan Target :Strategi DOTS petugas Lab) di Rumah Tahun 2011 : 40% dan Sakit yang telah dilatih Tahun 2015 : 80% untuk melaksanakan Angka absolut nominator Pengendalian TB dan denomintor dengan strategi DOTS dicantumkan.Sub kegiatan Persentase rumah Persentase rumah sakit Jumlah RS yang2d. sakit yang yang melaksanakan melaksanakanPelaksanaan melaksanakan Pengendalian infeksi pengendalian infeksipengendalian Pengendalian airborne dalam airborne dibagi dengan RSinfeksi di RS infeksi airborne implementasi DOTS yang sudahdalam dalam Rumah sakit yang mengimplementasiimplementasi implementasi DOTS melaksanakan strategi DOTS dikali 100%DOTS. Pengendalian infeksi Target : airborne dalam Tahun 2011-2014 range implementasi DOTS 50%-100% adalah RS yang Angka absolut nominator melaksanakan minimal dan denomintor salah satu pilar dari 4 dicantumkan. pilar pengendalian infeksi airborne dalam 87 implementasi DOTS
  • 78. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Persentase Persentase Jumlah Laboratorium RS2d. laboratorium RS laboratorium RS yang yang melaksanakanPelaksanaan yang melaksanakan melaksanakan pengendalian infeksi TBpengendalian pengendalian pengendalian infeksi TB dalam pemeriksaan kulturinfeksi di RS infeksi TB dalam dalam pemeriksaan dibagi dengan RS yangdalam pemeriksaan kultur kultur sudah mengimplementasiimplementasi strategi DOTSDOTS. Target : Tahun 2011- 2014 = 50%- 100% Angka absolut nominator dan denomintor dicantumkan.Sub kegiatan Indikator: Persentase Rumah Sakit Jumlah Rumah Sakit2e. Persentase Rumah Pemerintah yang Pemerintah yang telahAdvokasi Sakit Pemerintah memiliki SK Direktur memiliki SK Direkturmanajemen yang memiliki SK tentang pembentukan tentang pembentukan timRumah Sakit Direktur tentang tim DOTS TB DOTS dibagi denganuntuk pembentukan Tim jumlah Rumah Sakit yangmembangun DOTS. mengimplementasi DOTS.komitmen Target :dalam strategi Tahun 2011-2015 : 100%DOTS melalui Angka absolut nominatorLokakarya dan denomintorpelayanan TB dicantumkan.oleh Tim DOTS 88RS
  • 79. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Operasional 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Indikator: Persentase Rumah Jumlah Rumah Sakit Pemerintah2f. Persentase Sakit Pemerintah kab/kota yang memiliki saranaPengadaan Rumah Sakit kab/kota yang yang dapat memberi pelayananSarana dan Pemerintah memiliki sarana TB (ruang rawat inap TB, rawatPrasarana Kab/Kota yang yang dapat jalan khusus TB, Lab denganPelayanan TB memiliki sarana memberi pelayanan sarana pemeriksaan BTA,sesuai standar yang dapat TB (ruang rawat pelayanan OAT) dibagi jumlah memberi inap TB, rawat jalan Rumah Sakit Pemerintah kab/ Pelayanan TB khusus TB, Lab kota yang implementasi strategi dengan strategi dengan sarana DOTS dikali 100% DOTS pemeriksaan BTA, Target : pelayanan OAT) Sesuai dengan jml RS yang dikembangkan dengan strategi DOTS Angka absolut nominator dan denomintor dicantumkan.Sub kegiatan Indikator: Persentase Rumah Jumlah Rumah Sakit Pemerintah2g. Persentase Sakit Pemerintah kab/kota yang memilikiPenyediaan Rumah Sakit kab/kota yang formularium obat TB sesuaiObat TB Pemerintah memiliki paduan standar pengobatan TBdengan kab/kota yang formularium obat strategi DOTS dibagi denganStrategi DOTS yang memiliki TB sesuai paduan seluruh RS Pemerintah kab/kota formularium standar pengobatan yang sudah mengimplementasi obat TB sesuai TB strategi DOTS strategi DOTS dikali 100% paduan standar Target: 100% pengobatan TB Angka absolut nominator dan 89 strategi DOTS denomintor dicantumkan.
  • 80. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Indikator: Persentase Rumah Sakit Persentase Rumah Sakit2h. Persentase Rumah Pemerintah kab/ kota Pemerintah kab/ kota yangPertemuan Sakit Pemerintah yang melaksanakan melaksanakan pertemuanjejaring kab/ kota yang pertemuan jejaring jejaring internal daninternal dan melaksanakan internal dan eksternal eksternal masing-masingeksternal RS pertemuan masing-masing minimal minimal 2 kali setahundalam jejaring internal 2 kali setahun dibagi dengan jumlahimplementasi dan eksternal Pertemuan jejaring Rumah Sakit Pemerintahstrategi DOTS masing-masing internal adalah kab/kota yang minimal 2 kali pertemuan koordinasi melaksanakan strategi setahun antara seluruh layanan DOTS dikali 100% yang terkait dengan TB Target: 50% di RS, sedangkan Angka absolut nominator pertemuan jejaring dan denomintor eksternal adalah dicantumkan. pertemuan koordinasi antara RS dengan Dinas Kesehatan setempat yang melibatkan seluruh fasyankes DOTS di suatu wilayah 90
  • 81. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Persentase Persentase PMO terlatih Jumlah PMO terlatih2i. PMO terlatih diantara seluruh pasien TB diantara seluruh pasien TBPelatihan diantara yang ditemukan. yang ditemukan dibagiPengawas seluruh PMO terlatih adalah orang dengan jumlah PMO yangMinum Obat pasien TB yang dipercaya untuk tercatat dalam kartu(PMO) dalam yang memantau dan menjamin penderita TB01 dikali 100%rangka ditemukan keteraturan berobat pasien Target : 100%memantau TB (dapat berasal dari Angka absolut nominatorKepatuhan petugas kesehatan, kader, dan denomintorPasien TB guru dan tokoh masyarakat dicantumkan. atau anggota keluarga) yang telah mendapat penjelasan dari petugas dan mampu menjelaskan tugas dan fungsinya, 1 (satu) orang PMO untuk mengawasi 1 (satu) orang pasienSub kegiatan Indikator : Persentase Rutan/Lapas yang Jumlah Klinik Rutan/Lapas2j. Persentase memiliki tim DOTS terlatih. yang mempunyai tim DOTSPelatihan Rutan/Lapas Tim yang terdiri dari dokter terlatih dibagi denganPetugas yang memiliki dan/atau perawat dan jumlah klinik Rutan/LapasKesehatan di tim DOTS petugas Lab) di Klinik dikali 100%Lapas/rutan terlatih Rutan/Lapas yang telah Target :dalam dilatih untuk melaksanakan Tahun 2011: 40%, tahunpelayanan TB strategi DOTS 2015 : 80%DOTS Angka absolut nominator dan denomintor 91 dicantumkan.
  • 82. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Indikator: Presentase tenaga Lab Jumlah tenaga Lab yang2k. Presentase tenaga yang dilatih dan dilatih dan mengirimkanPelatihan Lab yang dilatih mengirimkan slide slide untuk dilakukan crosstenaga dan mengirimkan untuk dilakukan cross check secara teratur setiaplaboratorium slide untuk check secara teratur triwulan dibagi jumlahdalam dilakukan cross setiap triwulan di seluruh laboratoriummeningkatkan check secara seluruh laboratorium diagnosis TB (PPM dankualitas teratur setiap TB (PPM dan PRM). PRM) dikali 100%diagnostik TB triwulan di seluruh Tenaga Laboratorium Target 100% laboratorium TB di Fasilitas Pelayanan Angka absolut nominator (PPM dan PRM) Kesehatan adalah dan denomintor tenaga dilatih dan dicantumkan. melaksanakan Quality Assurance (QA) lab. Laboratorium TB yang dimaksud adalah PPM dan PRM 92
  • 83. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Indikator: 1) Persentase Puskesmas 1) Jumlah Puskesmas2l. 1) Persentase Rujukan RujukanKetersediaan Puskesmas Rujukan Mikroskop/Puskesmas Mikroskop/Puskesmasmikroskop dan Mikroskop/Puskes Pelaksana Mandiri/Lab RS Pelaksana Mandiri/Labbahan mas Pelaksana yang memiliki mikroskop RS yang memilikilaboratorium Mandiri/Lab RS standar dan berfungsi baik mikroskop standar yangyang sesuai yang memiliki berfungsi dengan baikstandard mikroskop standar dibagi dengan seluruh(reagen, pot dan berfungsi baik jumlah Puskesmassputum, slide, rujukanbox slide) Mikroskopis/Puskesmasuntuk Pelaksana Mandiri/Labpemeriksaan RS dikali 100%sputum Target : 100% 2) Persentase 2) Persentase fasilitas 2) Jumlah fasilitas fasilitas pelayanan pelayanan kesehatan yang pelayanan kesehatan kesehatan yang DOTS memiliki bahan Lab yang DOTS memiliki DOTS memiliki sesuai dengan fungsinya bahan Lab yang cukup bahan Lab sesuai dalam jumlah yang cukup untuk 3 bulan kedepan dengan fungsinya Mikroskop dan bahan dibagi dengan jumlah dalam jumlah yang laboratorium (reagensia Zn) seluruh fasilitas cukup yang sesuai standar untuk pelayanan kesehatan pemeriksaan dan diagnosis dikali 100%. TB dalam jumlah yang Target : 90% cukup. Untuk bahan Angka absolut nominator laboratorium angka dan denomintor kecukupannya minimal dicantumkan. 93 untuk 3 bulan kedepan
  • 84. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah RS yang Ruang isolasi adalah2m. memiliki ruang ruangan rawat inap khususRuang Isolasi isolasi untuk TB- yang disediakan untukuntuk pasien HIV pasien TB-HIV d di RumahTB-HIV dan Sakit yang mempunyaiMDR-TB kaidah pencegahan dan pengendalian infeksi TB Jumlah RS yang Ruang isolasi adalah memiliki ruang ruangan rawat inap khusus isolasi untuk MDR- yang disediakan untuk TB pasien TB-MDR di Rumah Sakit yang mempunyai kaidah pencegahan dan pengendalian infeksi TBKegiatan 3 : 3. Persentase kasus Persentase pasien baru TB Jumlah pasien baru TB 86 87 87 88 - baru TB Paru paru BTA positif yg BTA positif yang (BTA positif) menyelesaikan pengobatan menyelesaikan yang (baik yg sembuh maupun pengobatan (baik disembuhkan pengobatan lengkap) sembuh dan pengobatan diantara pasien baru TB lengkap) dibagi jumlah paru BTA positif yg tercatat pasien baru TB BTA positif yg diobati dikali 100% 94
  • 85. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Persentase fasilitas Persentase fasilitas Jumlah fasilitas3a. pelayanan pelayanan kesehatan DOTS pelayanan kesehatanPenyediaan kesehatan DOTS yang memiliki stok OAT DOTS yang memiliki stokObat Anti yang memiliki stok OAT adalah paduan obat OAT dibagi denganTuberkulosis OAT yang disediakan dalam jumlah seluruh fasilitas(OAT) sesuai bentuk paket. Satu (1) paket pelayanan kesehatanstandard untuk satu (1) orang dalam DOTS dikali 100% 1 masa pengobatan Target : 100% (intensif = 2 bulan, lanjutan Angka absolut nominator = 4 bulan) dan denomintor dicantumkan.Sub kegiatan Persentase fasilitas Persentase fasilitas Jumlah fasilitas3b. pelayanan pelayanan kesehatan pelayanan kesehatanPromosi kesehatan pemerintah yang memiliki pemerintah yangkesehatan pemerintah yang media KIE untuk program memiliki media KIE untuktentang TB memiliki media KIE TB. program TB dibagi untuk program TB Media KIE TB seperti poster, dengan jumlah seluruh leaflet, brosur dan lembar Fasilitas pelayanan balik yang dapat digunakan kesehatan dikali 100% promosi kesehatan tentang Target: 100% TB untuk meningkatkan Angka absolut nominator penemuan kasus TB dan denomintor dicantumkan. 95
  • 86. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanNasionalKegiatan 2 : 1. Angka Jumlah penderita/kasus Jumlah kasus malaria 1,75 1,5 1,25 1 -Pengendalian penemuan malaria positif per 1000 positif dibagi denganPenyakit kasus Malaria penduduk pada satuan jumlah pendudukBersumber per 1.000 wilayah berisiko atau tinggal diBinatang penduduk provinsi/kab/kota/kec/des daerah endemis a daerah endemis malaria malaria selama periode 1 (satu) dikalikan 1000 dalam tahun yang didapat dari periode 1 (satu) tahun Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Penduduk berisiko adalah penduduk yang tinggal di daerah endemis malaria atau ada penularan malaria. Daerah endemis malaria adalah daerah yang ditemukannya kasus malaria beberapa tahun (2-3 tahun) dan ada penularan setempat (daerah reseptif, terdapat 96 vector)
  • 87. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanDaerahKegiatan 2 : 1. Angka Jumlah penderita/kasus Jumlah kasus malariaPengendalian penemuan malaria positif per 1000 positif dibagi denganPenyakit kasus Malaria penduduk pada satuan jumlah pendudukBersumber per 1.000 wilayah berisiko atau tinggal diBinatang penduduk provinsi/kab/kota/kec/des daerah endemis a daerah endemis malaria malaria selama periode 1 (satu) dikalikan 1000 dalam tahun yang didapat dari periode 1 (satu) tahun Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Penduduk berisiko adalah penduduk yang tinggal di daerah endemis malaria atau ada penularan malaria. Daerah endemis malaria adalah daerah yang ditemukannya kasus malaria beberapa tahun (2-3 tahun) dan ada penularan setempat (daerah reseptif, terdapat vector) 97
  • 88. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Provinsi : Jumlah Jumlah Kabupaten/kota Jumlah Kabupaten/Kota1a. Kabupaten/kota dalam 1 (satu) provinsi yang melaksanakanKampanye yang melaksanakan yang melaksanakan Kampanye PembagianPembagian Kampanye kampanye pembagian Kelambu secara massalKelambu Pembagian kelambu secara massal pada desa endemisMassal daerah Kelambu Massal di pada desa endemis malaria malaria dalam satuendemis daerah endemis dalam 1 (satu) tahun. wilayahmalaria tinggi malaria tinggi provinsi/kabupaten/kot a selama periode 1 (satu) tahun.Sub kegiatan Jumlah Jumlah Jumlah pembagian1b. Pengadaan pengadaaan/pemb pengadaan/pembelian kelambu berinsektisidaKelambu elian Kelambu kelambu berinsektisida kepada sasaran Ibuberinsektisida berinsektisida untuk dibagikan kepada hamil dan bayi melaluidi kab/kota penduduk di daerah kegiatan rutinendemis endemis malaria secara (Antenatal care ataumalaria massal atau rutin dalam pelayanan Imunisasi) periode 1 (satu) tahun dalam satuan wilayah Provinsi/kabupaten/kota endemis malaria dalam 1 (satu) tahun 98
  • 89. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah pembagian Jumlah pembagian Jumlah pembagian1c. Kelambu kepada kelambu berinsektisida kelambu berinsektisidaPembagian Ibu Hamil dan Bayi kepada sasaran Ibu hamil kepada sasaran Ibukelambu dan Bayi pada daerah hamil dan bayi melaluiberinsektisida endemis malaria dalam kegiatan rutinibu hamil dan periode 1 (satu) tahun (Antenatal care ataubayi pelayanan Imunisasi) dalam satuan wilayah Provinsi/kabupaten/kot a endemis malaria dalam 1 (satu) tahunSub kegiatan Jumlah Jumlah pengambilan dan Jumlah pembagian1d. pengambilan dan pemeriksaan sediaan kelambu berinsektisidaPengambilan pemeriksaan darah (SD Diperiksa) kepada sasaran Ibudarah massal sediaan darah (SD melalui kegiatan Mass hamil dan bayi melalui(sero survey) Diperiksa) Blood Survey, Mass Fever kegiatan rutin(MBS, MFS, Survey, Team Mobile (Antenatal care atauMSE, TMC, dll) Clinic, dll, dalam periode 1 pelayanan Imunisasi) (satu) tahun. dalam satuan wilayah Provinsi/kabupaten/kot a endemis malaria dalam 1 (satu) tahun 99
  • 90. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah pembelian Jumlah pengadaan/ Jumlah1e. RDT malaria (rapid pembelian RDT malaria pengadaan/pembelian RDTPengadaan diagnostik test/alat (rapid diagnostic malaria (rapid diagnosticRapid diagnostik cepat) test/alat diagnostik test/alat diagnostik cepat)diagnostic test cepat) untuk untuk pemeriksaan sediaan(RDT) pemeriksaan sediaan darah suspek atau klinis(terutama darah suspek atau klinis malaria pada unituntuk Daerah malaria pada unit pelayanan kesehatan (Pusk,Terpencil pelayanan kesehatan Pustu, Poliklinik) yangPerbatasan dan (Pusk, Pustu, Poliklinik) belum dapat melakukanKepulauan) yang belum dapat konfirmasi secara melakukan konfirmasi mikroskopist dalam satuan secara mikroskopist wilayah dalam periode 1 (satu) provinsi/kabupaten/kota tahun endemis malaria terutama untuk UPK daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan selama periode 1 (satu) tahun. 100
  • 91. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah pengobatan Jumlah kasus positif Jumlah kasus positif1f. dengan ACT diberikan pengobatan diberikan pengobatanPengobatan (Arthemisinine dengan ACT dengan ACT dalam kegiatan(MBS, MFS, based Combination (Arthemisinine based MBS, MSE, MFS, TMC danMSE, TMC, dll) Therapy) Combination Therapy) rutin di UPK dalam satu dalam periode satu wilayah tahun. provinsi/kabupaten/kota selama periode satu tahunSub kegiatan Jumlah rumah yang Jumlah rumah Jumlah rumah dilakukan1g. dilakukan dilakukan penyemprotan denganPenyemprotan penyemprotan penyemprotan dengan insektisida (indoor residualrumah pd desa dengan insektisida insektisida (indoor spraying/IRS) padadengan malaria (indoor resdiual residual spraying/IRS) lokasi/desa endemis malariatinggi spraying) pada lokasi/desa tinggi atau terjadi endemis malaria tinggi peningkatan kasus/KLB atau atau terjadi daerah pemukiman peningkatan kasus/KLB baru/daerah transmigrasi atau daerah endemis malaria tinggi pemukiman dalam satu wilayah baru/daerah provinsi/kabupaten/kota transmigrasi endemis selama periode 1 (satu) malaria tinggi dalam tahun periode 1 (satu) tahun 101
  • 92. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanSub kegiatan Jumlah Jumlah Jumlah pengadaan/pembelian1h. pengadaan/ pengadaan/pembelian insektisida dalam kg atau literPengadaan pembelian insektisida dalam kg yang dibutuhkan untukinsektisida insektisida. atau liter yang penyemprotan sejumlah dibutuhkan untuk sasaran rumah di daerah penyemprotan endemis malaria dalam satu sejumlah sasaran wilayah provinsi/kabupaten/ rumah di daerah kota selama periode 1 (satu) endemis malaria dalam tahun. 1 (satu) tahun.Sub kegiatan Jumlah Jumlah Jumlah pengadaan/pembelian1i. pengadaan/ pengadaan/pembelian spraycan untuk penyemprotanPengadaan pembelian alat spraycan untuk sasaran rumah di daerahalat semprot semprot penyemprotan sasaran endemis malaria dalam wilayah(spraycan) dan (spraycan) rumah di daerah provinsi/kabupaten/kotaperlengkapan endemis malaria dalam selama 1 (satu) tahunalat satu tahunpenyemprotSub kegiatan Jumlah Jumlah mikroskopist Jumlah mikroskopist malaria1j. mikroskopist malaria pada UPK yang pada UPK yangPelatihan malaria dilatih mendapatkan/dilakuka mendapatkan/dilakukantenaga n pelatihan/refreshing pelatihan/refreshing dalammikroskopist dalam 1 (satu) tahun wilayahmalaria provinsi/kabupaten/kota 102 selama periode 1 (satu) tahun
  • 93. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 1k. Jumlah tenaga Jumlah dokter dan Jumlah dokter dan tenagaPelatihan medis dokter dan tenaga keperawatan keperawatan pada UPK yangdan paramedis paramedis yang pada UPK yang mendapatkan/dilakukandalam tatalaksana dilatih dalam mendapatkan/dilakuk pelatihan manajemenkasus malaria manajemen an pelatihan tatalaksana kasus malaria tatalaksana kasus manajemen terkini dalam wilayah malaria tatalaksana kasus provinsi/kabupaten/kota malaria terkini dalam selama periode 1 (satu) 1 (satu) tahun. tahun.Sub kegiatan 1l. Jumlah tenaga Jumlah Pengelola Jumlah Pengelola malariaPelatihan pengelola Malaria Kab/kota dan kab dan puskesmas yangpengelola malaria malaria yg dilatih Pusk yang mendapat- mendapatkan/dilakukandalam manajemen kan/dilakukan pelatihan manajemenprogram malaria pelatihan manajemen program malaria dalam pengendalian malaria wilayah provinsi/kabupaten dalam 1 (satu) tahun /kota selama periode 1 (satu) tahun 103
  • 94. TUJUAN 6 : Memerangi HIV/AIDS, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan 1m. Provinsi: Jumlah Jumlah kab/kota Jumlah kab/kota yangPengembangan kabupaten/kota yang melakukan melakukan kegiatanmodel intervensi yang melakukan kegiatan pengembangan model danlintas sektor intervensi vector pengembangan jenis intervensi(seperti control dan model dan jenis pengendalian malariaLarvaciding, pengembangan intervensi seperti pembentukan timbiological model pengendalian malaria eliminasi atau tim gebrakcontrol/penebaran pengendalian seperti pembentukan malaria, pengembanganikan pemakan malaria. tim eliminasi atau tim model berbasis masyarakatjentik, source gebrak malaria, (PLA), penebaran jentik,reduction, dll) pengembangan source reduction, dll dalam model berbasis wilayah masyarakat provinsi/kabupaten/kota (PLA=Participatory selama periode 1 (satu) Learning & Action), tahun. penebaran ikan pemakan jentik, source reduction, dll dalam 1 (satu) tahun. 104
  • 95. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan HidupTARGET 7C : Menurunkan hingga setengahnya proporsi rumah tangga tanpa akses berkelanjutan terhadap air minum layak dan sanitasi dasar hingga tahun 2015INDIKATOR : 1. Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum layak (perkotaan dan perdesaan) 2. Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap sanitasi dasar (perkotaan dan perdesaan)PROGRAM 1 : Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015NasionalKegiatan 1 : 1. Persentase Persentase Penduduk Jumlah penduduk di 62,5 63,0 63,5 67 -Penyehatan penduduk yang yang memiliki akses wilayahLingkungan memiliki akses terha-dap air minum kecamatan/kabupaten/ terhadap air minum berkualitas pada kota yang memiliki berkualitas wilayah kecama- akses terhadap air tan/kabupaten/kota minum yang dalam periode waktu berkualitas pada tertentu. periode waktu tertentu Penduduk adalah dibagi dengan jumlah orang-orang yang penduduk wilayah berada dalam suatu kecamatan/kabupaten/ wilayah yang terkait kota pada periode oleh aturan-aturan waktu yang sama yang berlaku dan dikalikan 100%. saling berinteraksi satu dengan yang lain secara terus menerus 105
  • 96. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Target Pencapaian Kegiatan/ Perhitungan Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 1. Persentase Akses air minum yang berkualitas Jumlah 62,5 63,0 63,5 67 -Penyehatan penduduk yang adalah akses terhadap sumber air penduduk diLingkungan memiliki akses minum yang terlindung meliputi air wilayah terhadap air ledeng, kran umum, sumur pompa kecamatan/kab minum atau bor sumur terlindung mata air upaten/kota berkualitas terlindung dan air hujan dengan yang memiliki tingkat konsumsi minimal 2 liter akses terhadap perorang perhari yang dapat air minum yang dijangkau dalam jarak maksimal 1 KM berkualitas atau dalam 30 menit perjalanan. pada periode Untuk sumur pompa atau bor, sumur waktu tertentu terlindung, mata air terlindung dibagi dengan minimal harus berjarak 10 M dari jumlah septic tank. penduduk Wilayah tertentu adalah Kecamatan, wilayah Kabupaten/Kota, Provinsi kecamatan/kab Periode waktu : 6 Bulan atau 1 tahun upaten/kota pada periode waktu yang sama dikalikan 100%. 106
  • 97. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 2. Persentase Persentase jumlah Jumlah Sampel Air 90 95 100 100Penyehatan kualitas air sampel air minum yang Minum yang diuji danLingkungan minum yang memenuhi syarat pada memenuhi syarat memenuhi syarat penyelenggara air pada penyelenggara minum di wilayah air minum di wilayah tertentu dibagi dengan tertentu pada periode jumlah seluruh sampel waktu tertentu dibagi air minum yang diuji dengan Jumlah pada wilayah tertentu seluruh Sampel Air dan periode waktu Minum yang diuji tertentu. pada penyelenggara Kualitas air minum yang air minum di wilayah memenuhi syarat : tertentu dan periode adalah kualitas air waktu yang sama minum yang memenuhi dikalikan 100%. syarat secara fisik, mikrobiologi dan kimia sesuai dengan peraturan menteri kesehatan RI No. 492/ MENKES/PER/IV/2010 107
  • 98. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 2. Persentase Penyelenggara air Jumlah Sampel Air 90 95 100 100Penyehatan kualitas air minum adalah badan Minum yang diuji danLingkungan minum yang uusaha milik negara/ memenuhi syarat memenuhi syarat badan usaha milik pada penyelenggara daerah, koperasi, badan air minum di wilayah usaha swasta, usaha tertentu pada periode perorangan, kelompok waktu tertentu dibagi masyarakat dan / atau dengan Jumlah individual yang seluruh Sampel Air melakukan Minum yang diuji penyelenggaraan pada penyelenggara penyediaan air minum air minum di wilayah Wilayah tertentu tertentu dan periode adalah Kecamatan, waktu yang sama Kabupaten/ Kota, dikalikan 100%. Provinsi Periode waktu : 6 Bulan atau 1 tahun 108
  • 99. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 3. Persentase Persentase penduduk yang Jumlah penduduk 67 69 72 75Penyehatan penduduk menggunakan jamban sehat yang menggunakanLingkungan yang pada wilayah jamban sehat pada menggunakan kecamatan/kabupaten/kota wilayah kecamatan/ jamban sehat dalam periode waktu kabupaten/kota tertentu. dalam peri-ode waktu Penduduk adalah orang- tertentu dibagi orang yang berada dalam dengan jumlah suatu wilayah yang penduduk pada wilayah terikat oleh aturan- kecamatan/kabupaten aturan yang berlaku dan /kota dikalikan 100% saling berinteraksi satu dengan yang lain secara terus menerus. Jamban sehat adalah jamban milik sendiri atau milik bersama dengan kloset leher angsa dan pembuangan akhir di septic tank. 109
  • 100. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Target Pencapaian Kegiatan/ Perhitungan 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanKegiatan 1 : 4. Persentase Cakupan Desa dalam Jumlah Desa 5.500 11.000 16.000 20.000 -Penyehatan Jumlah desa satu wilayah dalam satuLingkungan yang Kabupaten/Kota yang wilayah melaksanakan melaksanakan Sanitasi Kabupaten/Kota, Sanitasi Total Total Berbasis provinsi yang Berbasis Masyarakat ( STBM) melaksanakan Masyarakat Sanitasi Total (STBM) Desa yang melaksanakan Berbasis STBM adalah desa yang Masyarakat ( telah dilakukan STBM ) dibagi pemicuan, ada natural jumlah seluruh leader (pemimpin di desa dalam satu masyarakat), ada wilayah Rencana Tindak Lanjut kecamatan, Masyarakat Untuk kabupaten/kota, propinsi pada Mencapai Sanitasi Total periode waktu Jamban sehat adalah satu tahun dikali jamban milik sendiri atau 100% milik bersama dengan kloset leher angsa dan pembuangan akhir di 110 septic tank.
  • 101. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ 2011 2012 2013 2014 2015 TindakanDaerah:Kegiatan 1 : 1. Persentase Persentase Penduduk Jumlah penduduk di 62,5 63 63,5 67 -Penyehatan penduduk yang yang memiliki akses wilayahLingkungan memiliki akses terhadap air minum kecamatan/kabupaten terhadap air berkualitas pada wilayah /kota yang memiliki minum kecama- akses terhadap air berkualitas tan/kabupaten/kota minum yang dalam periode waktu berkualitas pada tertentu. periode waktu Penduduk adalah orang- tertentu dibagi orang yang berada dalam dengan jumlah suatu wilayah yang penduduk wilayah terkait oleh aturan- kecamatan/kabupaten aturan yang berlaku dan /kota pada periode saling berinteraksi satu waktu yang sama dengan yang lain secara dikalikan 100%. terus menerus Akses air minum yang berkualitas adalah akses terhadap sumber air minum yang terlindung meliputi air ledeng, kran 111 umum, sumur pompa atau
  • 102. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 1. Persentase bor sumur terlindung mata air Jumlah penduduk 62,5 63 63,5 67 -Penyehatan penduduk yang terlindung dan air hujan dengan di wilayahLingkungan memiliki akses tingkat konsumsi minimal 2 liter kecamatan/kabu terhadap air perorang perhari yang dapat paten/kota yang minum dijangkau dalam jarak maksimal 1 memiliki akses berkualitas KM atau dalam 30 menit terhadap air perjalanan. Untuk sumur pompa minum yang atau bor, sumur terlindung, mata berkualitas pada air terlindung minimal harus periode waktu berjarak 10 M dari septic tank. tertentu dibagi Wilayah tertentu adalah dengan jumlah Kecamatan. Kabupaten/Kota, penduduk Provinsi Periode waktu 6 bulan wilayah atau 1 tahun kecamatan/kabu paten/kota pada periode waktu yang sama dikalikan 100%. 112
  • 103. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah sarana air Jumlah Sarana Air Minum Jumlah komulatif1a. minum berkualitas yang dibangun dan Sarana Air MinumPembangunan yang dibangun diperbaiki menjadi Sarana yang dibangun dansarana air Air Minum yang ber-kualitas diperbaiki menjadiminum pada wilayah Sarana Air Minumberkualitas kecamatan/kabupaten/kota yang ber-kualitas pada dalam periode waktu 6 bulan wilayah kecamatan/kabupaten / kota da-lam periode waktu 6 bulan 113
  • 104. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub Kegiatan 1 b : Cakupan Jumlah sarana air minum Jumlah sarana airInspeksi sanitasi sarana air yang dilakukan inspeksi minum yangsarana air minum minum yang sanitasi di wilayah tertentu dilakukan inspeksi dilakukan pada periode waktu sanitasi dibagi inspeksi tertentu jumlah sarana air sanitasi Inspeksi sanitasi sarana air minum di wilayah minum dilakukan dengan tertentu pada cara pengamatan dan periode waktu penilaian kualitas fisik air tertentu dikali 100% minum dan faktor risiko pencemaran dengan menggunakan formulir Sarana air minum : sarana air minum dari perpipaan (PDAM, perpipaan di masyarakat maupun non perpipaan (sumur gali, sumur pompa, PAH, PMA, dst) 114
  • 105. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Daerah:Sub kegiatan Presentasi desa Persentase Desa dalam Jumlah Desa dalam1c. yang di advokasi wilayah kecamatan/kabu- wilayah kecamatan/Advokasi paten/kota yang telah kabupaten/ kotapenyediaan air diberikan advokasi dalam yang telah diberikanminum periode waktu 6 bulan advokasi dalamberkualitas Desa yang diadvokasi periode waktu 6 adalah desa yang telah bulan dibagi jumlah diadvokasi pengelolaan air desa dalam wilayah minum dan makanan di kecamatan/kabupat rumah tangga dan en/kota pada mengimplentasikan periode yang sama di-kalikan 100%. 115
  • 106. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Daerah:Kegiatan 1 : 2. Persentase Persentase jumlah sampel air Jumlah Sampel Air 90 95 100 100 -Penyehatan kualitas air minum yang memenuhi Minum yang diujiLingkungan minum syarat pada penyelenggara dan memenuhi yang air minum di wilayah syarat pada memenuhi tertentu dibagi dengan penyelenggara air syarat jumlah seluruh sampel air minum di wilayah minum yang diuji pada tertentu pada wilayah tertentu dan periode periode waktu waktu tertentu. tertentu dibagi Kualitas air minum yang dengan Jumlah memenuhi syarat : adalah seluruh Sampel Air kualitas air minum yang Minum yang diuji memenuhi syarat secara pada penyelenggara fisik, mikrobiologi dan kimia air minum di sesuai dengan peraturan wilayah tertentu menteri kesehatan RI No. dan periode waktu 492/MENKES/PER/IV/2010 yang sama dikalikan Penyelenggara air minum 100%. adalah badan uusaha milik negara/ badan usaha milik daerah, koperasi, badan usaha swasta, usaha perorangan, kelompok masyarakat dan / atau individual yang melakukan penyelenggaraan penyediaan 116 air minum
  • 107. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Daerah:Kegiatan 1 : 2. Persentase Wilayah tertentu adalahPenyehatan kualitas air Kecamatan,Lingkungan minum Kabupaten/Kota, Provinsi yang memenuhi syaratSub kegiatan Persentase Persentase Sampel air Jumlah Sampel air1a. Sampel air minum pada Jaringan minum pada JaringanPengawasan minum pada perpipaan yang diambil dan perpipaan yangkualitas air jaringan diuji kualitas air minum di diambil dan diuji diminum perpipaan wilayah tertentu pada wilayah tertentu padaperpipaan. yang periode waktu tertentu dan periode tertentu dan memenuhi memenuhi syarat air memenuhi syarat air syarat.air minum . minum dibagi dengan minum Jaringan perpipaan yaitu seluruh Sampel jaringan distribusi PDAM Jaringan Perpipaan dan perpipaan di yang diambil dan diuji masyarakat kualitas air di wilayah Kualitas air minum yang tertentu pada periode diuji : air minum yang yang sama dikalikan diperiksa secara fisik, 100%. mikrobiologi dan kimia 117
  • 108. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Persentase Persentase Sampel Air Jumlah Sampel Air1a. Sampel Air Minum Non Perpipaan Minum Non PerpipaanPengawasan Minum Non yang diambil dan diuji yg diam-bil dan diujikualitas air Perpipaan kualitas di wialayah kualitas di wilayahminum yang meme- tertentu pada periode tertentu pada periodeperpipaan. nuhi syarat. waktu tertentu dan waktu tertentu dan memenuhi syarat air memenuhi syarat air minum. minum dibagi dengan Non perpipaan adalah jumlah seluruh sampel air minum yang berasal air minum non perpipaan dari sarana air minum yg diambil dan diuji terlindung yakni sumur kualitas pada di wilayah gali , sumur pompa tertentu pada periode tangan, PAH, PMA dst. yang sama dikalikan Kualitas air minum yang 100% diuji : air minum yang diperiksa secara fisik, mikrobiologi dan kimia 118
  • 109. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Persentase Persentase Sampel air Jumlah Sampel air1a. Sampel air minum dari Depot Air minum dari Depot AirPengawasan minum dari Minum yang diambil Minum yang diambilkualitas air Depot Air dan diuji kualitas di dan diuji kualitas padaminum Minum yang wilayah tertentu pada periode waktu tertentuperpipaan. memenuhi periode waktu tertentu dan memenuhi syarat air syarat. dan memenuhi syarat minum dibagi dengan air minum. jumlah seluruh sampel Kualitas air minum yang air minum depot air diuji : air minum yang minum yang diambil dan diperiksa secara fisik, diuji kualitas pada mikrobiologi dan kimia periode yang sama dikalikan 100% 119
  • 110. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Operasional Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah Persentase Jumlah Puskesmas di1b. puskesmas Puskesmas di wilayah wilayah kabupaten/kotaPenyediaan yang memiliki kabupaten/kota yang yang memiliki Water Testwater test kita water test kit memiliki Water Test Kit dalam periode waktuuntuk setiap Kit dalam periode terten-tu dibagi denganpuskesmas. waktu tertentu. jumlah seluruh Puskesmas di wila-yah Water test kit adalah kabupaten/kota dalam peralatan yang periode waktu tertentu digunakan untuk dikalikan 100%. pemeriksaan mikrobiologi dan atau kimia 120
  • 111. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 3. Persentase Persentase penduduk yang Jumlah penduduk 67 69 72 75 -Penyehatan penduduk menggunakan jamban sehat yang menggunakanLingkungan yang pada wilayah jamban sehat pada menggunakan kecamatan/kabupaten/kota wilayah jamban sehat dalam periode waktu kecamatan/kabupat tertentu. en/kota dalam Penduduk adalah orang- periode waktu orang yang berada dalam tertentu dibagi suatu wilayah yang terikat dengan jumlah oleh aturan-aturan yang penduduk pada berlaku dan saling wilayah berinteraksi satu dengan kecamatan/kabupat yang lain secara terus en/kota dikalikan menerus. 100% Jamban sehat adalah jamban milik sendiri atau milik bersama dengan kloset leher angsa dan pembuangan akhir di septic tank. 121
  • 112. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan jumlah desa Jumlah Desa pada wilayah Jumlah komulatif1a. yang kecamatam/kabupa-ten/kota Desa pada wilayahAdvokasi dan mendeklarasi yang mendeklarasikan Stop kecamatan/kampanye STOP BABS BABS dalam periode waktu kabupaten/kotaSTOP BABS tertentu. yang(buang air Desa yang telah mendeklarasikanbesar mendeklarasikan Stop BABS Stop BABS dalamsembarangan) adalah desa yang telah periode waktu diverifikasi status bebas dari tertentu. buang air besar sembarangan oleh tim verifikasi yang dibentuk oleh puskesmas. 122
  • 113. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Kegiatan 1 : 4. Jumlah Jumlah Desa dalam Jumlah Desa 5.500 11.000 16.000 20.000 -Penyehatan desa yang satu wilayah dalam satuLingkungan melaksanak Kabupaten/Kota yang wilayah an Sanitasi melaksanakan Sanitasi Kabupaten/Kota, Total Total Berbasis provinsi yang Berbasis Masyarakat ( STBM) melaksanakan Masyarakat pada periode waktu Sanitasi Total (STBM) satu tahun Berbasis Masya- Desa yang rakat ( STBM ) melaksanakan STBM pada periode adalah desa yang telah waktu satu dilakukan pemicuan, tahun ada natural leader (pemimpin di masyarakat), ada Rencana Tindak Lanjut Masyarakat Untuk Mencapai Sanitasi Total 123
  • 114. TUJUAN 7 : Menjamin Kelestarian Lingkungan Hidup Lanjutan ..... Program/ Indikator Definisi Operasional Cara Perhitungan Target Pencapaian Kegiatan/ Tindakan 2011 2012 2013 2014 2015Sub kegiatan Jumlah desa Jumlah Desa dalam Jumlah Desa di1a. yang wilayah wilayahAdvokasi melaksanakan kecamatan/kabupa- kecamatan/kabupelaksanaan Sanitasi Total ten/kota yang paten/kota yangSTBM Berbasis melaksanakan STBM telah(sanitasi total Masyarakat pada wilayah melaksanakanberbasis (STBM) kecamatan/kabupaten/ STBM. Padamasyarakat) kota dalam periode periode waktu waktu tertentu. tertentu Desa yang telah melaksanakan STBM adalah desa yang telah dilakukan pemicuan, ada natural leader, ada rencana tindak lanjut masyarakat untuk mencapai Sanitasi Total 124
  • 115. CATATAN MATRIK :• MDGs 1 : Target nasional dan daerah sesuai dengan data dalam matrik• MDGs 4 : Target nasional sesuai dengan data dalam matrik Target per daerah sesuai dengan hasil kesepakatan pertemuan nasional akselerasi pencapaian MDGs 4 pada tanggal 17-19 Maret 2010 di Bandung, Jawa Barat (Terlampir)• MDGs 5 : Target nasional sesuai dengan data dalam matrik Target per daerah sesuai dengan hasil pertemuan Dit. Bina Kesehatan Ibu dengan daerah pada tanggal 30 Jan 2011 di Bandung, Jawa Barat (Terlampir)• MDGs 6 : Target nasional dan daerah sesuai dengan data dalam matrik• MDGs 7 : Target nasional dan daerah sesuai dengan data dalam matrik 125

×