Your SlideShare is downloading. ×
Metabolisme  lemak bs1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Metabolisme lemak bs1

10,305

Published on

0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
10,305
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
825
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. DISUSUN OLEH dr. TIEN SHS, MS LABORATORIUM BIOKIMIA 1FAKULTAS KEDOKTERAN UNIV. BRAWIJAYA
  • 2. METABOLISME LEMAKPENDAHULUAN : LEMAK adalah SENYAWA ORGANIK YANG TIDAK LARUT DALAM AIR, TETAPI LARUT DALAM PELARUT NON POLAR ( ETER, ALKO- HOL, BENZEN ); BERUPA ESTER DENGAN ASAM LEMAK.KEPENTINGAN : 1. Unsur penting dalam makanan 2. Sumber energi tubuh 3. Sebagai isolator ( organ, listrik, saraf ) 4. Membran sel 2 5. Sebagai lipoprotein.
  • 3. KLASIFIKASI : 1. LEMAK SEDERHANA : ( SIMPLE LIPID ) -. TRI ASIL GLISERIDA -. MALAM 2. LEMAK CAMPURAN ( COMPOUND LIPID ) : -. FOSFOLIPID -. SULFATIDA -. GLIKOLIPID -. AMINO LIPID 3. LEMAK TURUNAN ( DERIVED LIPID ) : . ASAM LEMAK . GLISEROL . KOLESTEROL . BENDA KETONTRIGLISERIDA O ASAM LEMAK O O CH2-O-C-R1 H3C-CH2-CH2-CH2- ......-CH-C OH R2-C-O-CH O O 3
  • 4. PENCERNAAN & ABSORPSI LEMAK :DIET lemak -. TRI ASIL GLISEROL ( TG ) -. FOSFOLIPID ( FL ) -. STEROID : KOLESTEROLDALAM USUS : -. TG lipase 2-MONO ASIL GLISEROL 1-MONO ASIL GLISEROL ASAM LEMAK ( FA ) -. KOLESTEROL ESTER kolesterase KOLESTEROL + FA -. FOSFOLIPID fosfo lipase α LISO FOSFOLIPID + FA 4
  • 5. HASIL PENCERNAAN + ASAM / GARAM EMPEDU : MISEL / EMULSI DISERAP MUKOSA USUS RE-ESTERIFIKASI / RESINTESIS APOPROTEIN A & B “ CALON KILOMIKRON “ ( NASCENT CHYLOMICRON ) RUANG ANTAR SEL MUKOSA USUS PEMBULUH LIMFE APOPROTEIN C & E 5 SIRKULASI DARAH KILOMIKRON
  • 6. LIPOPROTEIN PLASMA. LEMAK TIDAK LARUT DALAM AIR. MEDIA PELARUT DALAM TUBUH : AIRTRANSPORTASI LEMAK HARUS DALAM BENTUKEMULSI. UNTUK MEMBUAT EMULSI DIPERLUKANEMULGATOR  SENYAWA BIPOLAR : FOSFOLI –PID ; KOLESTEROL ; PROTEIN.== LIPOPROTEIN . 6
  • 7. STRUKTUR LIPOPROTEIN : . INTI  HIDROFOBIK : TG & KOLESTEROL ESTER . LAPISAN KULIT  AMPIFATIK : APOPROTEIN ; FOSFO– LIPID ( FOSFATIDIL KOLIN / SPINGOMIELIN ) ; KOLESTE- ROL BEBAS.MACAM LIPOPROTEIN : 1. KILOMIKRON 2. VLDL = VERY LOW DENSITY LIPOPROTEIN 3. LDL = LOW DENSITY LIPOPROTEIN 4. HDL = HIGH DENSITY LIPOPROTEIN 7
  • 8. KOMPOSISI LIPOPROTEIN : . MENGANDUNG PROTEIN, TG , FOSFOLIPID, KOLES – TEROL dan KOLESTEROL ESTER DALAM JUMLAH YANG BERBEDA. . KANDUNGAN PROTEIN TERBANYAK  HDL KANDUNGAN TG TERBANYAK  KILOMIKRON dan VLDL KANDUNGAN KOLESTEROL TERBANYAK  LDL 8
  • 9. KOMPOSISI LIPOPROTEIN DALAM PLASMA Diame Densi- KomposisiFraksi Sumber ter tas Prote Total Persentase total lipid (nm) in lipid TG FL Koles. Koles. FFA (%) (%) ester bebasKilomimi Usus 90 - < 0,95 1-2 98 - 88 8 3 1 -kron 1000 99Sisa Kilomi- 45-100 < 0.019 6-8 92 -94 80 11 - 4 1Kilomi. kronVLDL Hati 30 - 90 0,95 - 7-10 90-93 56 20 15 8 1 /usus 1,006IDL VLDL 25-30 1,006 – 11 89 29 26 34 9 1 1,019LDL VLDL 20-25 1,019 – 21 79 13 28 48 10 1 1,063HDL1 Hati dan 20 – 25 1,019 – 32 68 2 53 34 11 ... usus, 1,063 VLDL, KiloHDL2 mikron 10 – 20 1,063-1,125 33 67 18 43 31 10HDL3 5 - 10 1,125-1,210 57 43 13 46 29 6 6Pre –β –HDL3 <5 > 1,21 70 30 ... 83 ... 17 ...Albumin- Jaringan ... >1,281 99 1 0 0 0 0 100FFA Adiposa 9
  • 10. LUMEN USUS SEL MUKOSA NASCENT CHYLOMICRON LIPASE TG TG COLIPASE MG FL LPL TG FA FA FL FL APO- MG MG MG B48 FA FA KILOMI MISELE APO E & C LFL SER KRON RERKOMPLEKSEMULSI LEMAK HDL GARAM EMPEDU ABSORPSI LEMAK dan PEMBENTUKAN KILOMIKRON 10
  • 11. METABOLISME KILOMIKRON dan VLDL : . TEMPAT SINTESIS KILOMIKRON DI USUS HALUS VLDL DI HEPAR. . KOMPOSISINYA HAMPIR SAMA . PROSES METABOLISMENYA SAMA LIHAT S K E M A KILOMIKRON   DARAH   JARINGAN : HIDROLISA ASAM LEMAK GLISEROL REESTERIFIKASI & β-OKSIDASI 11 DI ADIPOSA & HEPAR OTOT
  • 12. Dietary TG METABOLISME Nascent KILOMIKRON Chylomicron B-48 Lymp hatic TG Chylomicron SMALL EXTRA INTESTINE A C B-48 & E HEPATIC oC TISSUES Ap E TG A C C E P,C C & A Apo C A HDL LIPOPROTEIN LIPASE B-48 Fatty acids FA Cholesterol P,C C GLISEROL E HL CHYLOMICRON REMNANTLIVER ( SISA KILOMIKRON ) LDL (apo B-100, E) receptor 12 Chylomicron remnant (apo E) receptor
  • 13. METABOLISME VLDL NASCENT VLDL B-100 TG E & E VLDL C C AP O B-100 C LDL (APO B-100,E) A TG EXTRAHE- RECEPTOR E PATIC C TISSUE E P,C C C APO C HDL LIPOPROTEIN LIPASE FATTY ACIDS B-100 FACHOLESTEROL B-100 TG ? C ELIVER C IDL ( VLDL REMNANT ) LDL LDL (APO B-100,E) (VLDL REMNANT ) GLISEROL RECEPTOR 13 EXTRAHEPATIC TISSUE
  • 14. METABOLISME HDL APOPROTEIN C HEPAR FL,APO-A-1 CE LCAT JAR. EKSTRA CEKOLESTANOL POOL VLDL HEPAR TG C,CE C TG CE AS.EMPEDU CETP C C GARAM CE CE CE CE HDL3 VLDL EMPEDU TG CE C CETP HDL2 KM TG C EMPEDU KM FL=FOSFOLIPID C=KOLESTEROL CE=KOLESTEROL ESTER CETP= KOLESTEROLESTER TRANSFER PROTEIN LCAT=LECITIN CHOLESTEROL14 – ACYL TRANSFERASE
  • 15. METABOLISME L D L :LDL SEBAGAI SISA VLDL DIBAWA KE JARINGAN2, DITANG-KAP OLEH RESEPTOR APOPROTEIN B100 & E.DI DALAM SEL OLEH ENZIM PROTEOLITIK LISOSOMAPOPROTEINNYA DIHIDROLISA; DAN KOLESTEROLNYAJADI BEBAS  DITIMBUN / DIGUNAKAN OLEH JARINGAN -. JARINGAN ADRENAL  H. STEROID -. JARINGAN KULIT  VITAMIN D -. JARINGAN HEPAR  ASAM EMPEDU -. ENDOTEL PEMBULUH DARAH   SKLEROSIS 15
  • 16. OKSIDASI ASAM LEMAKTEMPAT OKSIDASI : didalam MITOKONDRIATUJUAN OKSIDASI : UNTUK MEMPEROLEH ENERGI ( ATP )3 MACAM OKSIDASI ASAM LEMAK : 1. OKSIDASI α ω β α 2. OKSIDASI β CH3-CH2-------CH2-CH2-CH2-COOH 3. OKSIDASI ωDIKATALISA OLEH ENZIM-ENZIM TERTENTU ( FATTY ACIDOXIDASE ) dengan NAD+ & FAD+ SEBAGAI KOENZIM.ASAM LEMAK ( FFA ) DIAKTIFKAN LEBIH DAHULU. KoA; ATP PPi + AMPASAM LEMAK Asil-KoA sintetase ASIL-KoA (as.lemak aktif) 16
  • 17. ASAM LEMAK RANTAI PANJANG TIDAK DAPAT MENEMBUSDINDING MITOKONDRIA  perlu PENGEMBAN : KARNITIN( β-Hidroksi-γ-tri-metil amonium butirat ) KoA + AMP + PPi ATP FFA ASIL-KoA Asil-KoA Karnitin Pal- Membran sintetase mitoil Trans- Mitokondria luar ferase I ASIL-KoA ASIL-KARNITIN KARNITIN Membran Karnitin Pal- Karnitin asil-karnitin Mitokondria dalam mitoil Trans- translokase ferase II KoA KARNITIN ASIL-KARNITIN ASIL-KARNITIN ASIL-KoA 17 OKSIDASI - β
  • 18. OKSIDASI – β ASAM LEMAK :I. TAHAP AKTIVASI ASAM LEMAK : PADA TAHAP INI DIPERLUKAN 2 MOL. ATP KoA-SH + ATP AMP + PPi CH3-(CH2)n-CH2-COOH CH3-(CH2)n-CH2-COS-KoA Asil-KoA sintetase ASAM LEMAK ASIL-KoA ( AS.LEMAK AKTIF )II. TAHAP DEHIDROGENASE / OKSIDASI I : -. OKSIDASI TERHADAP ATOM C ALFA ( α ) dan BETA ( β )  MELEPASKAN 2 ATOM H  MEMBENTUK IKATAN RANGKAP  ASAM α - β ENOIL-KoA ( ASAM LEMAK TIDAK JENUH ) -. DIPERLUKAN : ENZIM ASIL-KoA DEHIDROGENASE dan KOENZIM FAD sebagai pengemban H+ dan elektron  OKSIDASI RESPIRASI melalui ELECTRON TRANSFERRING FLAVOPROTEIN-  ENERGI ASIL-KoA DEHIDROGENASE β α CH3-(CH2)n-CO-S-KoA CH3-(CH2) n-1-CH=CH-S-KoA FP FPH2 α - β ENOIL-KoA H2O OKSIDASI RESPIRASI O2 18 2 ATP 2 ADP + 2Pi
  • 19. III. TAHAP HIDRASI : -. ENZIM : ∆2- ENOIL-KoA HIDRATASE -. HASILNYA : β- HIDROKSI ASIL-KoA H2O OH CH3-(CH2)n-1-CH=CH-CO-S-KoA CH3-(CH2)n-1-CH-CH2-CO-S-KoA ENOIL-KoA HIDRATASE β- HIDROKSI ASIL-KoAIV. TAHAP DEHIDROGENASI / OKSIDASI II : . OKSIDASI TERHADAP GUGUS –OH PADA C beta . ENZIM : β- HIDROKSI ASIL-KoA DEHIDROGENASE . PERLU KOENZIM NAD SEBAGAI PENGEMBAN H+ dan ELEKTRON  OKSIDASI RESPIRASI  ENERGI L(+)-3-HIDROKSI ASIL-KoA O OH DEHIDROGENASE CH3-(CH2)n-1-CH-CH2-CO-S-KoA CH3-(CH2)n-1-C-CH2-CO-S-KoA NAD+ NADH + H+ H2O OKSIDASI RESPIRASI O2 3 ATP 3 ADP + 3PPi 19
  • 20. V. TAHAP HIDROLISA ikatan alfa-beta : -. TAHAP AKHIR dari SATU SIKLUS. -. ENZIM : TIOLASE ,yang membutuhkan KoA-SH -. HASILNYA : - 1 MOL. ASETIL-KoA  MELANJUTKAN KE SAS. - 1 MOL. AS.LEMAK ( TELAH BERKURANG 2 ATOM.C )  MASUK KE SIKLUS β-OKSIDASI BERIKUTNYA O KoA-SH CH3-(CH2)n-1-C-CH2-CO-S-KoA CH3-(CH2)n-1CO-S-KoA + CH2-CO-S-KoA Tiolase ASETIL-KoA -. OKSIDASI TERHADAP AS.LEMAK RANTAI GANJIL  HASILNYA : ASETIL-KoA + PROPIONIL-KoA. ASETIL-KoA selanjutnya dlm keadaan FISIOLOGIS akan MASUK KE SIKLUS ASAM SITRAT. BILA BETA OKSIDASI DILUAR batas FISIOLOGIS, ASETIL-KoA DAPAT 20 MASUK KE PEMBENTUKAN KOLESTEROL dan BENDA KETON.
  • 21. OKSIDASI BETA O R-CH2-CH2C-OH ASAM LEMAK ATP + KoA-SH I AMP + PPi O R-CH2-CH2C~S-KoA ASIL-KoA MEMBRAN MITOKONDRIA O 2ADP 2ATP = R-CH2-CH2C~S-KoA FP OKSIDASI RESPIRASI ASIL-KoA DEHIDROGENASE FPH2 II O R-CH=CH-C~S-KoA α-β-ENOIL-KoA α-β-ENOIL-KoA HIDRATASE H2O III OH O 3 ADP 3 ATP β-HIDROKSI ASIL-KoA R-CH-CH2-C~S-KoA NAD OKSIDASI RESPIRASI β-HIDROKSI ASIL-KoA DEHIDRO- NADH + H+IV GENASE O O BENDA KETON R-CH-CH2-C~S-KoA β-KETO ASIL-KoA KoA-SH TIOLASE V O O MOBILISASI FFA ↑ R-C~S-KoA + CH3-C~S-KoA ASETIL-KoA ATP AL SAS 21 RM NO KOLESTEROL
  • 22. ENERGI β-OKSIDASI :ENERGI YANG DIHASILKAN dari β-OKSIDASI BILA DIKAIT-KAN dengan OKSIDASI BIOLOGI dan S.A.S adalah : - TAHAP OKSIDASI I ( FAD ) = 2 ATP - TAHAP OKSIDASI II ( NAD ) = 3 ATP + SETIAP SIKLUS β-OKSIDASI = 5 ATP - DARI S.A.S. PER MOL. ASETIL-KoA = 12 ATP - PADA TAHAP AKTIVASI, HUTANG = 2 ATPKALAU JUMLAH ATOM C dari ASAM LEMAK =N  MAKA TERDAPAT½ N MOL. ASETIL-KoA dan ( N/2 – 1 ) SIKLUS OKSIDASI ENERGI : ½ N X 12 + (½ N – 1 ) X 5 - 2 MOL.ATPMISAL : ASAM PALMITAT ( 16 ATOM C ) 16/2 x 12 + ( 16/2 -1 ) X 5 - 2 = 129 MOL. ATP22 22
  • 23. OKSIDASI AS.LEMAK dengan ATOM C GANJIL :-. DIAWALI DENGAN OKSIDASI β, SAMPAI TERSISA 3(TIGA) ATOM C ( PROPIONAT ) PROPIONIL-KoA-. DALAM TUBUH JARANG TERDAPAT AS.LEMAK denganATOM C GANJIL. MISAL : SPINGOLIPIDA  DI JAR.OTAK ω- OKSIDASI ASAM LEMAK :* OKSIDASI MULAI DARI ATOM ω ( GUGUS CH3 / METIL )  GUGUS COOH  JADI ASAM DIKARBOKSILAT  DILAN-JUTKAN DENGAN OKSIDASI β. O2 CH3-(CH2)n-COOH CH2OH-(CH2)n-COOH NADP NADPH + H+ O2 NAD+ NADH + H+ HOOC-(CH2)n-COOH OHC-(CH2)n-COOH NADH + H+ NAD+ 23
  • 24. KETOGENESIS & KETOLISISPADA KEADAAN TERTENTU ( KELAPARAN; DIABETES M.)MOBILISASI AS. LEMAK ↑ OKSIDASI-β ↑ ENERGI KETOGENESIS KETOGENESIS = SINTESIS BENDA KETON KETOLISIS = KATABOLISME BENDA KETONKETOGENESIS terjadi di HEPAR, dengan TUJUAN UNTUKPENGHEMATAN ENERGI ( TIDAK SEMUA AS.LEMAK DI OK-SIDASI + SAS, TAPI DIBENTUK MENJADI BENDA KETON )BENDA KETON : β-HIDROKSI BUTIRAT, ASETOASETAT dan ASETON. 24
  • 25. HEPAR DARAH(BENDA KETON) OTOT SKELET ENERGI OTAK ENERGI ( sebagai peng- ganti glukosa, melalui : glucose-fatty acids-keton bodiesBENDA KETON bersifat ASAM cycle ) GANGGUAN ASAM BASA DARAH ( KETOASIDOSIS ) terutama pada - DIABETES MELLITUS - KELAPARAN  masih dapat diatasi 25 oleh tubuh dengan SISTEM BUFFER
  • 26. KETOGENESIS A( MOBILISASI dari ADIPOSA ) FF GLISEROL-P TG ASIL-KoA FOSFOLIPID Membran Mitokondria ASIL-KoA ( ASETIL-KoA )n OKSIDASI - β KOLESTEROL H3C-CO-CH2-CO~SKoA ASETOASETIL-KoA CH2-COO- KoA-SH H3C-COH-CH2-CO-SKoA HMG-KoA H2O HMG-KoA CH3-CO-SKoA Liase ASETIL-KoA CH3-CO-SKoA ASETOASETAT NADH + H+ NAD+ ASIL-KoA 3β-HIDROKSI BUTIRAT26 SAS ( paling dominan )
  • 27. KETOGENESIS HANYA TERJADI DI HEPAR, KATABOLISME NYATERJADI DI LUAR HEPAR SEBAGIAN BESAR DI OTOT SKELET 3-HIDROKSI BUTIRAT NAD NADH + H+ ASETO ASETAT SUKSINIL-KoA SITRAT KoA-Transferase SIKLUS ASAM SITRAT SUKSINAT OKSALO ASETAT ASETO ASETIL-KoA Tiolase ASETIL-KoA 27
  • 28. BIOSINTESIS ASAM LEMAKBAHAN BAKU : ASETIL-KoAPRINSIPNYA : PENGGANDENGAN ASETIL-KoAASETIL-KoA BERASAL DARI - KH  glikolisis - PROTEIN / AS.AMINOCARA SINTESIS :1. SISTEM MITOKONDRIA 2. SISTEM EKSTRA MITOKONDRIA 28
  • 29. SINTESIS ASAM LEMAK SISTEM MITOKONDRIA :►MERUPAKAN SISTEM UNTUK MEMPERPANJANG ASAMLEMAK YANG SUDAH ADA atau UNTUK KONVERSI SATUASAM LEMAK KE JENIS ASAM LEMAK YANG LAIN► LEBIH SERING DIPAKAI UNTUK SINTESIS ASAM LEMAKTIDAK JENUH = UNSATURATED FATTY ACIDS = UFA ► BAHAN BAKU : ASAM PALMITAT ( 16 C ) atau ASAM LEMAK TIDAK JENUH YANG ADA DALAM TUBUH.► PRINSIP REAKSINYA merupakan KEBALIKAN DARIOKSIDA-SI β ( ENZIMNYA SAMA, KECUALI ENZ. TIOLASEDIGANTI DENGAN ENZ. ENOIL-KoA REDUKTASE. ►BERLANGSUNG DALAM SUASANA ANAEROB 29
  • 30. SINTESIS ASAM LEMAK SISTEM MITOKONDRIA CH3-(CH2)n-CH2-CO-S-KoA FAD+ FADH + H+ CH3-(CH2)n-1-CH=CH-CO-S-KoA H2O OH CH3-(CH2)n-1-CH-CH2-CO-S-KoA NAD+ NADH + H+ O CH3-(CH2)n-1-C-CH2-CO-S-KoA KoA-SH OCH3-(CH2)n-1- C-S-KoA + CH2-CO-S-KoA 30 ASETIL-KoA
  • 31. SINTESIS ASAM LEMAK SISTEM EKSTRA MITOKONDRIA : ★ SINTESIS ASAM LEMAK “DE NOVO” DENGAN BAHAN DASARNYA : ASETIL-KoA + CO2 ★ SISTEM INI SERING DIGUNAKAN dan AKTIF DI JARINGAN- JARINGAN HEPAR, ADIPOSA dan KELENJAR MAMMAE YANG SEDANG LAKTASI★ DIKATALISA OLEH KOMPLEKS ENZIM : “ FATTY ACIDSINTHASE COMPLEX “  YANG MENGANDUNG GUGUSPROTEIN PENGEMBAN ASIL ( ACYL CARRIER PROTEIN= ACP ) 31
  • 32. CO2 SINTESA CH3-CO-SKoA OOC-CH2-CO-SKoA - ASETIL-KoA BIOTIN MALONIL-KoA ASAM LEMAK HS-PAN- -Cys-HS SISTEM KoA KoA EXTRA HS-Cys- -PAN-HS O MITOKON = ENZIM -- -Cys-S-C-CH3 O -- -PAN-S-C-CH2-COO DRIA -ENZ-ASIL ( ASETIL MALONIL ) 3-KETOASIL SINTASE CO2 - -CyS-SH O O - -PAN-S-C-CH2-C-CH3 ENZ-3-KETOASIL ( ENZ ASETOASETIL ) NADPH + H+ NADP+ 3-KETO ASIL REDUKTASE - -CyS-SH PENGHASIL NADPH : O O - -PAN-S-C-CH2-CH-CH3 ENZ.-3-HIDROKSI ASIL - JALUR HMP HIDRATASE - ISOSITRAT DEHIDRO H2O GENASE - - -Cys-SH ENZIM MALAT - -PAN-S-C-CH=CH-CH3 ENZ.-2,3-ASIL TAK JENUH NADPH + H+ NADP+ - -Cys-SH7X - -PAN-S-C-CH2-CH2-CH3 ( Cn ) 32PALMITAT ENZIM-ASIL
  • 33. SINTESIS ASAM LEMAK SISTEM MIKROSOM ☺ JARANG DILAKUKAN ☺ FUNGSI : SEPERTI SISTEM MITOKONDRIA :  MEMPERPANJANG RANTAI AS. LEMAK ☺ REAKSINYA MIRIP DENGAN SISTEM EKSTRA MITOKON DRIA, YAITU MEMERLUKAN ADANYA MALONIL-KoA 33
  • 34. BIOSINTESIS GLISERIDAGLISERIDA : ESTER ANTARA GLISEROL + ASAM LEMAK * TRIGLISERIDA ( TG )  GLISEROL + AS. LEMAK * FOSFOLIPID  GLISEROL + AS.LEMAK + FOSFAT + BASA –N ( LESITIN; SEFALIN; dsb )BAHAN BAKU SINTESIS GLISERIDA : 1. GLISEROL FOSFAT ( GLISEROL AKTIF )  1.1. DENGAN ENZIM GLISEROKINASE : GLISEROKINASE GLISEROL + ATP GLISEROL-3P + ADP 1.2. DARI GLIKOLISIS ( bila tak PUNYA GLISEROKINASE ) 2. ASIL-KoA ( ASAM LEMAK AKTIF ) : O TIOKINASE O 34 R – C –OH + ATP + KoA-SH R – C ~S-KoA + ADP
  • 35. SINTESIS T.G TERJADI DISEMUA JARINGAN, TERUTAMADI ADIPOSA ; YANG DIPAKAI SEBAGAI CADANGAN ENER-GI, ISOLATOR SUHU DAN PELINDUNG ORGAN TERHADAPTRAUMA.FOSFOLIPID TERUTAMA DISINTESIS DI HEPAR; YANGBERFUNGSI : - PENYUSUN MEMBRAN SEL, - PENGEMBAN TRANSPORTASI LIPID - KOMPONEN SARUNG MYELIN - “PLATELET ACTIVATING FACTOR” (PAF) - SUMBER POLY UNSATURATED FATTY ACIDS = PUFA 35
  • 36. NADH +H2- C-OH H2- C-OH NAD+ H+ ATP ADP H2- C-OHHO-C-H HO-C-H HO-C=O GLIKO Gliserol-3P GLISEROKI- H2-C-O-P dehidrogenase H2-C-OH LISIS H2-C-OH NASE DIHIDROKSI -GLISEROL GLISEROL-3P ASETON FOSFAT ASIL-KoA GLISEROL-3P ASIL TRANSFERASEBIOSINTESIS T.G. KoA-SHdan FOSFOLIPIDA O H2- C-O-C-R1 HO-C-H H2-C-O-P 1-ASIL GLISEROL-3P ASIL-KoA 1-ASIL GLISEROL-3P ASIL TRANSFERASE KoA-SH O H2- C-O-C-R1 R2-C-O-C-H O H2-C-O-P 1,2-DIASIL GLISEROL-P ( FOSFATIDAT ) 36
  • 37. ( lanjutan ) O US H2- C-O-OH H2- C-O-C-R1 US R2-C-O-C-H R2-C-O-C-H CTP O H2-C-O-P O H2-C-O-P CTP-FOSFATIDAT 2-MONO ASIL GLI 1,2-DIASIL GLISEROL-P SITIDIL TRANSFE- -SEROL L ( FOSFATIDAT ) RASE E RO H2O PPi ASIL-KoA IS SE FOSFATIDAT FOSFO-HIDROLASE GL A Pi O I L FER O AS NS H2- C-O-C-R1 H2- C-O-C-R1 A NO TR O M SIL R2-C-O-C-H R2-C-O-C-H A KoA-SH O H2-C-OOH O H2-C-O-P-PKOLIN SITIDIN 1,2-DIASIL GLISEROLFOSFOKOLIN ASIL-KoA CDP-DIASIL GLISEROL DIASIL GLISEROL- CDP-DIASIL INOSITOL ASILTRANSFERASE GLISEROL-CDP-KOLIN KoA-SH INOSITOL TRANSFER DMP CARCMP O ASE O DIOLI O H2- C-O-C-R1 H2- C-O-C-R1 H2- C-O-C-R1 PIN R2-C-O-C-H O R2-C-O-C-H O R2-C-O-C-H O O H2-C-O-C-P O H2-C-O-C-R3 O H2-C-O-C-P INOSITOL KOLIN 37 TRIASIL GLISEROL FOSFATIDIL INOSITOLFOSFATIDIL-KOLIN
  • 38. ADA KENYATAAN PENGGUNAAN ASAM LEMAK YANG BERBEDA PADA SINTESIS TRIGLISERIDA DENGAN SINTESIS FOSFOLIPID ★ ASAM LEMAK JENUH SINTESIS T.G. ★ AS.LEMAK TAK JENUH SINTESIS FOSFOLIPID ( AS.LEMAK ESENSIEL )DIET DENGAN BANYAK AS.LEMAK TAK JENUH ( AS.LEMAK ESENSIEL ) dapat MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH. ???? AS.LEMAK ESENSIEL >>  SINTESIS F.L. >>  SINTESIS HDL >>  TRANSPORTASI KOLESTEROL JARINGAN KE HEPAR ↑ ↑  KOLESTEROL DARAH ↓ 38
  • 39. SINTESIS ASAM LEMAK TIDAK JENUH ( UFA )TUBUH DAPAT MENSINTESIS AS.LEMAK TIDAK JENUH = UNSATURA-TED FATTY ACID, DENGAN KEMAMPUAN YANG SANGAT TERBATASPRINSIP DENGAN PERPANJANGAN RANTAI dan DESATURASI ( ELONGATION & DESTURATION )MANUSIA TIDAK DAPAT MEMBENTUK ASAM LEMAK DENGANIKATAN RANGKAP YANG TERLETAK ANTARA GUGUS METIL ( -CH3 )dan C6  MENGAPA ??  MUNGKIN SISTEM ENZIMNYA YANGTIDAK LENGKAP.JADI MANUSIA PERLU ASUPAN ASAM LEMAK TIDAK JENUH GANDA POLY UNSTURATED FATTY ACIDS = PUFA   ASAM LEMAK ESENSIEL. AS.LEMAK ESENSIEL, a.l. : - AS. OLEAT ( 18:1;9 ) --- ω9 - AS. LINOLLEAT ( 18:2;9,12 ) --- ω6 - AS. LINOLENAT ( 18:3;9,12,15 ) --- ω6 39
  • 40. ASAM LEMAK ESENSIEL  IKATAN RANGKAP-NYA ANTARA GUGUSMETIL ( -CH3 ) DENGAN C6 KEBAWAH.MANUSIA DAPAT MENGUBAH ASAM LINOLEAT  ARAKHIDONAT : ASAM LINOLEIL-KoA ( 18:2;9,12 ) ∆6-DESATURASE 2H ASAM GAMMA LINOLEIL-KoA ( 18:3;6,9,12 ) ASETIL-KoA ELONGASE HOMO GAMMA LINOLEIL-KoA ( 20:3;8,11,14 ) ∆6-DESATURASE 2H ASAM ARAKHIDONAT-KoA ( 20:4;5,8,11,14 )SISTEM SINTESIS AS.LEMAK TIDAK JENUH INI DIPAKAI UNTUKSINTESIS EIKOSAENOAT ( KELOMPOK ASAM LEMAK DENGAN C20 );YAITU PROSTAGLANDIN, TROMBOKSAN, LEUKOTRIEN. 40
  • 41. KELOMPOK EIKOSAENOAT : PROSTAGLANDIN (PG), TROMBOKSAN (TX), LEUKOTRIEN (LT) & LIPOKSIN (LX)► MEMPUNYAI FUNGSI FISIOLOGIK dan FARMAKOLOGIK sebagaiHORMON LOKAL, YANG BEKERJA MELALUI PROTEIN G DENGAN RESEP-TOR SPESIFIKNYA.► FUNGSI : -, ANTI INFLAMASI -. KONTRAKSI OTOT POLOS  ABORTUS TERAPOETIK, INDUKSI PERSALINAN, KONTRASEPSI, HIPERTENSI dan ASMA► DISINTESIS DARI ASAM LEMAK ESENSIEL : ARAKHIDONAT DENGAN CARA : 1. SIKLOOKSIGENASI  ENZ. SIKLO OKSIGENASE PROSTAGLANDIN (PG) & TROMBOKSAN (TX) 2. LIPOKSIGENASI  ENZ. LIPOKSIGENASE LEUKOTRIEN (LT) & LIPOKSIN (LX) 41
  • 42. EIKOSAENOATPEMBAGIAN BERDASAR STRUKTUR & FUNGSINYA 1. KELOMPOK PROSTAGLANDIN ( PG ) : PGA1; PGA2; PGB1; PGB2; PGE1; PGE2; PGF1; PGF2 & PGI ( prostasiklin ) 2. KELOMPOK TROMBOKSAN ( Tx ) : TxA2; TxB2 3. KELOMPOK LEUKOTRIEN ( LT ) : LTA4; LTB4; LTC4 4. KELOMPOK LIPOKSIN ( LX ) : LXA4; LXB4; LXC4; LXD4; LXE4 42
  • 43. SPINGOLIPIDAMERUPAKAN FOSFOLIPIDA YANG MENGANDUNG IKATAN KOMPLEKSAMINO-ALKOHOL ( SPINGOL / SPINGOSIN )PERAN FISIOLOGI : -. ALAT KOMUNIKASI ANTAR SEL -. ANTIGENIK ADALAM GOLONGAN DARAH ABO -. RESEPTOR DARI VIRUS dan TOKSIN -. KOMPONEN SARUNG SARAF ( SPINGOMIELIN )GOLONGAN SPINGOLIPIDA : -. CERAMIDA -. GLUKOCEREBROSIDA -. SPINGOMIELIN -. GANGLIOSIDA -. GALAKTOCEREBRO SIDA -. SULFATIDA -. GLOBOSIDA 43
  • 44. FUNGSI KOLESTEROL : 1. SINTESIS HORMON STEROID & HORMON REPRODUKSI 2. SINTESIS VITAMIN D 3. SINTESIS HORMON KALSITRIOLSUMBER KOLESTEROL TUBUH : 1. EKSOGEN  DARI MAKANAN / KILOMIKRON 2. ENDOGEN  SINTESIS DALAM TUBUH, TERUTAMA DI HEPAR  VLDLBAHAYA KOLESTEROL : dapat menimbulkan SKLEROSISKOLESTEROL (C27H45O)  DISINTESIS DARI ASETIL-KoA 44
  • 45. BIOSINTESIS KOLESTEROL :SINTESIS KOLESTEROL TERJADI DI SITOPLASMA SEMUASEL TUBUH, TERUTAMA DI HEPARTAHAPAN SINTESIS : I. ASETIL-KoA ( 2 ATOM C ) MEVALONAT ( 6 ATOM C ) ENZIM KUNCI : HMG-KoA REDUKTASE II. MEVALONAT ISOPENTINILPIROFOSFAT ( ISO- PRENOID )  5 ATOM C III. ISOPRENOID SQUALEN ( 30 ATOM C ) IV. SQUALEN LANOSTEROL V. LANOSTEROL KOLESTEROL ( C27H46O ) 45
  • 46. SINTESA MEVALONAT : CH3-CO-KoA CH3-CO-KoA TIOLASE CH3-CO-CH3-CO-KoA + ASETIL-KoA ASETIL-KoA ASETO-ASETIL-KoA KoA-SH CH3-CO-KoA HMG-KoA SINTASE KoA-SH 2NADP 2NADPH + 2H+ + KoA-SH CH3 CH3-OOC-CH2-C-CH2-CH2OH - OOC-CH2-C-CH2-CO-KoA OH OHMEVALONAT 3-HIDROKSI-3-METIL GLUTARIL-KoA ( HMG-KoA ) ☺ LANGKAH AWAL dari SINTESE KOLESTEROL : KONDENSASI 2 MOL. ASETIL-KoA HMG-KoA MEVALONAT ☺ ENZIM KUNCI : HMG-KoA REDUKTASE 2 BENTUK : -. AKTIF  TERDEFOSFORILASI ( HMG-KoA ) 46 -. TAK AKTIF  TERFOSFORILASI ( HMG-KoA-P )
  • 47. PEMBENTUKAN SQUALEN :♦ DIAWALI DENGAN PERUBAHAN MEVALONAT MENJADI ISOPRENOID ( ISOPENTENIL PIROFOSFAT dan DIMETILALIA PIROFOSFAT )♦ SELANJUTNYA SECARA BERTAHAP, MENGUBAH ISOPRENOID MEN- JADI SQUALEN. ATP ADP CH3 CH3-OOC-CH2-C-CH2-CH2OH -OOC-CH2-C-CH2-CH2O-PO3 Mevalonat kinase OH OHMEVALONAT 5-FOSFOMEVALONAT Fosfomevalonat kinase ATP Pirofosfo mevalonat ADP CH3 dekarboksilase CH3 C-CH2-CH2O-PO3-PO3 -OOC-CH2-C-CH2-CH2O-PO3-PO3H2C OHISOPENTENIL-PIRO-P HCO3 ~E H2O 5-PIROFOSFOMEVALONAT H3C CH2O-PO3-PO3Isopentenil-piro-P C=C 47isomerase H3C H DIMETILALIL PIRO-P
  • 48. CH3 C-CH2-CH2O-PO3-PO3 H2C ISOPENTENIL-PIRO-P CH3H3C CH2O-PO3-PO3 C=CH-CH2O-PO3-PO3 Pren C=C il tra nsfe H3C CH2 CH2H3C H r ase C=CDIMETILALIL PIRO-P H3C H GERANIL-PIROFOSFAT PPi H+ CH3 C-CH2-CH2O-PO3-PO3 H2C ISOPENTENIL-PIRO-P CH3 CH3 C=CH-CH2O-PO3-PO3 C=CH-CH2H3C CH2- CH2 CH2 C=CH3C H FARNESIL-PIRO FOSFAT 48
  • 49. 2 MOL. FARNESIL-PIRO FOSFAT NADPH + H+ PPi Squalene sintase NADP + SQUALEN NADPH + H+FAD KOLESTEROL O2H2O NADP + Desaturasi C24 – C25 ( satu langkah )SQUALEN 2,3-EPOKSIDA DESMOSTEROL 2,3 OKSIDO-SQUALEN - LANOSTEROL SIKLASE Pergeseran ikatan rangkap PROTOSTEROL ( banyak tahap ) H+ Demetilasi LANOSTEROL ZYMOSTEROL 49
  • 50. KATABOLISME KOLESTEROL► DALAM SATU HARI ± 1 gram DI EKSKRESI dari TUBUH  melaluitinja dalam bentuk ASAM EMPEDU► DALAM METABOLISMENYA INTI STEROID (SIKLOPENTANOPERHIDRO FENA- TREN ) TIDAK BERUBAH , KECUALI YANG DISINTESE JADI VITAMIN D dan hormon KALSITRIOL.► SISA KOLESTEROL JARINGAN HDL ke HEPAR : * DIOKSIDASI KOLESTANOL * ASAM EMPEDU KOLAT, KENODEOKSIKOLAT * KOLESTEROL yang tidak dirubah► dari HEPAR USUS : - ASAM EMPEDU REDUKSI DEOKSIKOLAT & LITOKOLAT - sebagian dari KOLESTEROL KOPROSTANOL - SEBAGIAN dari HASIL METABOLIT KOLESTEROL INI DISERAP KEMBALI OLEH USUS HEPAR  50  SIKLUS ENTEROHEPATIK
  • 51. KATABOLISME KOLESTEROL OTOT VLDL TG C KULIT ASETIL-KoA TG C C Pro Vit. D VLDL C ADRENAL HDL KOLESTEROL C C LDL HORMON STEROID AS.EMPEDU KOLAT KOLESTANOL C C C KENOKOLAT + HDL TAURIN / GLISIN C TESTES OVARIUM C IDL GRM.EMPEDU HDL TAURO / GLIKO-KOLAT C JAR. LAIN TAURO / GLIKO-KENO- C KOLAT TG KILOMIKRON ADIPOSA USUS MISELE AS.&GRM. EMPEDU FECES KOLESTEROL 51 KOLESTANOL
  • 52. PERANAN HEPAR DALAM METABOLISME LEMAK★ SUMBER VLDL : PENYALUR CADANGAN ENERGI DARIJARINGAN ADIPOSA KE JARINGAN LAIN SAAT TIDAK MAKAN /KELAPARAN★ SUMBER HDL : SUMBER APOPROTEIN, PENGANGKUT KELEBIH-AN KOLESTEROL★ SUMBER BENDA KETON : SUMBER ENERGI KHUSUS BAGI SELOTOT SKELET dan JANTUNG SAAT KELAPARAN★ KATABOLISME KOLESTEROL : SUMBER ASAM EMPEDU VLDL : 52
  • 53. VLDL :  SEBAGAI ALAT TRANSPORT ASAM LEMAK YANG DITIMBUN JAR. ADIPOSA KE OTOT SKELET & JANTUNG,  PADA SAAT TUBUH PERLU ENERGI BESAR & LAMA. MISAL : PADA - ATLIT YANG BERTANDING, - PEKERJA BERAT (KULI, TUKANG, SOPIR )HDL :  -PENYALUR APOPROTEIN ( APO-C II & APO- E ) UNTUK LIPOPROTEIN ;KILOMIKRON & NASCENT VLDL. -PENGEMBAN KELEBIHAN KOLESTEROL JARINGAN EKS- TRA HEPAR DIBAWA KE HEPARBENDA KETON :  HEPAR ADALAH SATU-SATUNYA ORGAN TEMPAT KETOGENESIS, TERUTAMA PADA SAAT TUBUH KURANG ENERGI ( AWAL STAR- VASI ) TUJUAN KETOGENESIS UNTUK PENGHEMAT- AN DAN PENYELAMATAN, SEBAB HANYA GLU- KOSA & BENDA KETON YANG DAPAT DIPAKAI 53 OLEH JAR. SARAF ( OTAK )
  • 54. PERANAN HEPAR DLM METABOLISME LEMAK FFA FFA OTOT ASIL-KoA FFA TG TG OX. GLIS-3P DG BK FL C FL ENERSI ASETIL-KoA KH VLDL APO APO C,E C VIT.D C C BENDA KETON LDL STEROID HDL ASETIL-KoA KOLESTEROL BKAS. EMPEDU C KOLESTANOL ADIPOSA FFA FFAGRM.EMPEDU GLISEROL C TG TG IDL C FL FFA KILOMIKRON DG MG FFA AS/GRM.EMPEDU MISELE FL KOLESTEROL C 54
  • 55. PERLEMAKAN HATI ( “ FATTY LIVER “ ) :♦ UNTUK SEKRESI VLDL PERLU FOSFOLIPID & APOPROTEIN SEBAGAI EMULGATOR. EMULGATOR <<  EMULSI TIDAK STABIL  LEMAK MUDAH LEPAS DARI MEDIA AIR  EMBOLI LEMAK  OTAK/JANTUNG  FATAL !!♦ EMULGATOR <<  VLDL TIDAK DISEKRESI OLEH HEPAR PENUMPUKAN T.G FATTY LIVER CIRRHOSIS HEPATICUS ( SIROSIS HATI )♦ FAKTOR UNTUK SINTESIS EMULGATOR = FAKTOR LIPOTROPIK : ASAM LEMAK ESENSIEL, BASA - N ( KOLIN, ETANOLAMIN ), ASAM AMINO ( HAMBATAN APOPROTEIN ), KOMPONEN 55 LEMAK, DSB.
  • 56. VLDL PERLEMAKAN HATI DARAH VLDL APO C HDL NASCENT APO EHEPATOSIT VLDLHATI NASCENT RESIDU GLIOKSIL RETIKULUM Asam orotat Karbon tetrakhlorida ENDOPLASMIK Puromisin HALUS Karbon tetra Etionin KOLESTEROL khlorida APO B-100 -ESTER APO C SINTESIS APO E PROTEIN SINTESIS MEMBRAN PEMBERIAN KOLESTEROL TRI ASILGLISEROL FOSFOLIPID DEFISIENSI EFA DEFISIENSI EFA KOLIN 1,2-DIASIL GLISEROL INSULIN CDP-KOLIN FOSFOKOLIN KOLIN ETANOL GLUKAGON ASIL-KoA + OKSIDASI FFA +LIPOGENESIS DARI KH 56 INSULIN
  • 57. PERANAN JARINGAN ADIPOSA dalam METABOLISME LEMAKJARINGAN ADIPOSA  TEMPAT PENIMBUNAN KELEBIHAN ENERGI, dalam bentuk TRIASIL GLI SEROL ( T.G ) DI JAR. ADIPOSA : PADA SAAT ABSORPSI ( FED STATE )  ENERGI dari KH & LEMAK MAKANAN  TG. PADA SAAT FASTING  CADANGAN ENERGI (TG) DIGUNAKAN. PADA SAAT STARVASI / AKHIR STARVASI  TG merupakan CADANGAN UTAMA YANG DIPAKAI. 57
  • 58. SEL ADIPOSIT GLUK F-1,6-P DHPA GLISERALDEHID-3P HMP GLISEROL-3P NADPH ASETIL-KoA ASIL-KoA TG TG-Lipase ADP sensitif Hor SAS DGmon Asil-KoA sintase KoA-SH + ATP MG GLISEROL POOL-1 POOL-1 GLUK FFA FFA FASILITATOR GLUKOSA LPLINSULIN GLUK TG GLISEROL 58 FFA-ALBUMIN
  • 59. ENZIM ADIPOLITIK TRIASIL GLISEROL LIPASE merupakanENZIM KUNCI .ENZIM INI BERADA DALAM 2 BENTUK : AKTIF dan TIDAKAKTIF, dengan cara FOSFORILASI & DEFOSFORILASIOLEH ENZIM PROTEIN KINASE dan LIPASE FOSFATASE.ENZIM PROTEIN KINASE DEPENDENT cAMP.cAMP DIPENGARUHI OLEH ADENILAT SIKLASE.ADENILAT SIKLASE DIPENGARUHI OLEH : -. HORMON INSULIN, GLUKAGON, ADRENALIN -. SENYAWA LAIN : AS.LEMAK, AS.NIKOTINAT, OBAT-OBAT GOLONGAN XANTIN, dsb. 59
  • 60. INSULIN, PG-E1, ACTH, TSH, AS.NIKOTINAT ADRENALIN GLUKAGON NORADRENALIN TG Lipase sensitif hormon - ATP ( tidak aktif )Β-Blocker Adre- + + -nalin H. TIROID + Insulin ADENILAT SIKLASE - + Lip. Fosfatase - Protein kinase GH Penghambat - cAMP + (dependent TG sintesa ADENOSIN -cAMP) FOSFODIESTERASE TG Lipase METIL XANTIN, - - sensitif hormon FFA KAFEIN, TEOFI – 5AMP + (aktif ) LIN, dsb INSULIN + - DG H. TIROID - GLUKOKORTIKOID 2 FFAPENGENDALIAN TG- LIPASE Pebghanbat sintesa 60 GLISEROLDI JARINGAN ADIPOSA protein
  • 61. INSULIN MENGHAMBAT LIPOLISIS dengan cara : 1. MENGHAMBAT ADENILAT SIKLASE 2. MENGHAMBAT TG-LIPASE DENGAN CARA MENGHAMBAT GLUKOKORTIKOID 3. MEMACU ENZIM FOSFODIESTERASE 4. MEMACU ENZIM LIPASE FOSFATASEINSULIN MENINGKATKAN SINTESA TG dengan cara : 1. FASILITAS TRANSPORT GLUKOSA MASUK KE JAR.LEMAK 2. MEMACU GLIKOLISIS  PENYEDIAAN ASETIL-KoA dan GLISEROFOSFAT 3. MEMACU JALUR HMP  PENYEDIAAN NADPH 4. MEMACU ENZIM-ENZIM : ASIL-KoA SINTETASE; ASETIL-KoA KARBOKSILASE; ATP SITRAT LIASE dan MALAT DEHIDRO- GENASE 61
  • 62. PADA DIABETES TAK TERKONTROL : LIPOLISIS MENINGKAT, karena TG-LIPASE ↑ dan PENYEDIAAN GLISEROFOSFAT ↓ MOBILISASI FFA BERLEBIHAN de-ngan akibat terjadi : 1. VLDL ↑ 2. LDL ↑ SKLEROSIS 3. KETOGENESIS ↑ 4. FL ↓ dan ALE ↓ , GANGGUAN APOPROTEIN  PERLEMAKAN HATI 62
  • 63. JARINGAN LEMAK COKLAT ( TENGGULI )JARINGAN LEMAK BIASA (KUNING) : TG  sebagai CADANGAN ENERGI,ISOLATOR SUHU dan PELINDUNG ORGAN.JARINGAN LEMAK COKLAT  berfungsi sebagai PEMBANGKIT PANASpada HEWAN / MANUSIA DIDAERAH DINGIN, BAYI BARU LAHIR ( alatpembantu mempertahankan suhu )ORANG DEWASA YANG PUNYA JAR.LEMAK COKLAT DIATAS NORMAL TIDAK DAPAT GEMUK, karena ENERGI BANYAK TERBUANG SEBAGAIPANAS.PADA OBESITAS  JAR.LEMAK COKLAT SEDIKIT  ENERGI DITIMBUNSEBAGI TG.SIFAT LAINNYA : -. KAYA PEMBULUH DARAH -. KAYA MITOKONDRIA -. PUNYA PEROTEIN KHUSUS  TERMOGENIN 63
  • 64. KELAINAN KLINIK1. ATEROSKLEROSIS dan PJK : ADA KORELASI POSITIP DAN KUAT, ANTARA KOLESTEROL ( ESTER ) DARAH DENGAN ATEROSKLEROSIS & PJK. ATEROSKLEROSIS : SINDROMA PADA DINDING ARTERIA DENGAN PLAQUE MEMPERSEMPIT dan MENURUNKAN ELASTISITAS PEM- BULUH DARAH. PLAQUE : SEL OTOT POLOS, JARINGAN IKAT, LEMAK, DEBRIS- TUNI– KA INTIMA DINDING ARTERI. PENYAKIT dengan KENAIKAN KADAR VLDL, IDL atau LDL ( PADA DM, HIPOTIRODI, HIPERLIDEMIA ) ATEROSKLEROSIS. PJK DAN KADAR HDL ADA HUBUNGAN TERBALIK. TG JUGA ADA KORELASI DENGAN ATEROSKLEROSIS. 64
  • 65. PENYEBAB ATEROSKLEROSIS adalah MULTIFAKTOR.HIPOTESA “PLAQUE” (PLAK) ATEROSKLEROSIS.CARA MENGATASI : - DIET KOLESTEROL - MEMAKAN ASAM LEMAK TIDAK JENUH - OBAT-OBATAN : KOLESTRAMIN, KLOFIBRATMODIFIKASI DIET BERPERAN DALAM MENURUNKANKADAR KOLESTEROL. PENGGANTIAN ASAM LEMAK JENUH dengan ASAM LEMAK TIDAK JENUH GANDA dan TUNGGAL SANGAT BERMANFAAT. ASAM LEMAK TIDAK JENUH GANDA : MINYAK DARI BUNGA MATA- HARI, BIJI KAPAS. JAGUNG, KEDELAI ASAM LEMAK TIDAK JENUH TUNGGAL : MINYAK ZAITUN. ASAM LEMAK JENUH : MINYAK KELAPA, MENTEGA, MINYAK HEWAN. 65
  • 66. 2. STRES ATEROSKLEROSIS : KECEMASAN : Penumpang pesawat; terjun parasut; operasi; dsb. AGRESIVITAS : sopir; pertandingan olah raga  ADR.& NORADR. ↑ KECEMASAN  NORADR. ↑ AGRESIVITAS  ADR. ↑ STRES : GLUKOSA dan FFA ↑ DAMPAKNYA : 1. DILUAR SEL : MERUSAK MEBRAN SEL DIDALAM SEL : MENGGANGGU KONDUKSI SARAF dan OTOT 2. HEPAR VLDL dan LDL ↑3. HUBUNGAN DENGAN DIABETES MELLITUS MOBILISASI FFA dari ADIPOSA KE HEPAR, DENGAN AKIBAT : A. KOLESTEROL, TG, VLDL dan KETON MENINGKAT B. PERLEMAKAN HATI C. VLDL ↑  ATEROSKLEROSIS, KERUSAKAN ENDOTEL D. KETON ↑  KETOASIDOSIS  KOMA 66
  • 67. 4. HIPERLIPOPROTEINEMIA : a. TIPE I : HIPERKOLESTEROLEMIA b. TIPE II : HIPER BETALIPOPROTEINEMIA c. TIPE III d. TIPE IV : HIPER PREBETALIPOPROTEINEMIA e. TIPE V : HIPER PREBETALIPOPROTEINEMIA dan HIPERKOLES- TEROLEMIA5. KELAINAN HEREDITER : ( JARANG ) A. TRUE DEMYELINATING DISEASE = MULTIPEL SKLEROSIS B. SPHINGOLIPIDOSIS C. SCHULLER CHRISTIAN DISEASE D. GAUCHER DISEASE E. TAY SACHS DISEASE F. FABRY DISEASE 67 G. NIEMANIN PICK DISEASE
  • 68. 6. OBESITAS : - PENIMBUNAN LEMAK BERLEBIHAN - KORELASI ANTARA OBESITAS DENGAN DM dan PJK - INTAKE KALORI LEBIH DARI YANG DIBUTUHKAN  LIPIDA DITIMBUN DI JARINGAN LEMAK 68
  • 69. FAKTOR RESIKO PJK :1. PENINGKATAN USIA2. RIWAYAT PJK pada KELUARGA3. MEROKOK4. HIPERTENSI5. OBESITAS6. GAYA HIDUP / KURANG GERAK7. DIABETES MELLITUS8. HDL RENDAH9. LDL TINGGI 69
  • 70. KADAR IDEAL KOLESTEROL, LDL, HDL DAN TGTOTAL KOLESTEROL ≤ 200mg%LDL - TANPA PJK & <2 FR ≤ 160 mg% - TANPA PJK & 2/> FR ≤ 130 mg% - DENGAN PJK < 100 mg%HDL - WANITA ≥ 45 mg% - PRIA ≥ 35 mg%TG 60-160 mg% DAN SELAMAT BELAJAR 70

×